[Valid RSS]

KabarIkn.com,Balikpapan - Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) kembali mengalami kerusakan jaringan pipa transmisi air baku. Jaringan yang mengalami kebocoran adalah pipa dia. 600 mm Steel yang mensuplai air baku ke Instalasi Pengolahan Air Kampung Damai. Kebocoran teridentifikasi setelah terjadi penurunan debit air yang dikirim dari rumah pompa waduk manggar/KM.12 ke IPA Kampung Damai. Debit normal yg dikirim  biasanya 450 liter/detik, namun saat ini hny 430 liter/detik.

Dengan adanya Kebocoran tersebut, PTMB akan segara melaksanakan perbaikan yang direncanakan dilaksanakan pada Selasa, 11 Januari 2022, dari jam 10.00 Wita s.d Selesai, dengan estimasi wakktu pengerjaan Kurang Lebih 1x24 Jam, lebih cepat lebih baik. Berkenaan hal tsb akan terjadi gangguan pelayanan Distribusi air dari IPA KAMPUNG DAMAI atau mengalami "Stop Distribusi Air." Perumda Tirta Manuntung Balikpapan menyampaikan permohonan maaf yang sebesar besarnya atas kegiatan ini, terutama kepada Pelanggan yang mengalami air tidak mengalir lebih dahulu, Tim Tanggap Darurat Sumber Air Baku langsung bertindak cepat membuat galian pada jalur yang bocor dan mempersiapkan segala kebutuhan operasional untuk perbaikan. 

Apabila perbaikan sudah selesai nantinya, proses Normalisasi kembali pendistribusian air ke rumah pelanggan membutuhkan waktu, tergantung jauh dekat dan tinggi rendah rumah pelanggan itu sendiri. Pelanggan di daerah  bukit, dan jauh dari IPA Kp Damai spt di daerah Balikpapan Barat, akan membutuhkan waktu normalisasi yg lebih lama. Mohon doanya kepada Masyarakat semoga pekerjaan dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan.

Adapun wilayah distribusi dr IPA KAMP. DAMAI : Balikpapan Selatan, Balikpapan Kota, Sebagian Balikpapan Tengah dan Balikpapan Barat : Simp.Tiga Kp.Damai, Komp.Bank Duta, Perum Pos & Giro, Komp.BDS, Komp.BDI, Komp.PLN Pikitring Ring-Road, Gg.Mex, Gg.Teratai, Gg.PLN, Gg.Sampurna, Gg.Orienz, Simpang Tiga Jl.Mt.Haryono, Stalkuda, Gn.Bakaran, Sepinggan s/d Mulawarman (PJHI) Batakan, Bpp.Permai, Ps.Baru, Markoni, Klandasan, Pelayaran, Prapatan, Jl.Melati, Telogorejo, Bhayangkara, Cendrawasih, Dondang, Gn.Malang, Belakang Toko Utama, Gn.Malang Radar, Auri, Marbo, Siaga, Markoni Auto 2000, Gn.Guntur, Gn.Rambutan, Gn.Kawi, Kr.Rejo, Kp.Damai (Al’Makmur), Komp.Telkom, Terminal Tangki PDAM, Gg.Agung Tunggal, Komp.Bpp.Baru, Jalan Beler, Dam, Sebagian Daun Village, Muara Rapak, Kr.Anyar, Pdn.Sari, Pdn.Wangi, Kebun Sayur, Semoi, Kp.Baru Tengah, 21 Januari, Sepaku dan sekitarya, seluruh aliran Distribusi air dari IPA KP.Damai.

Kabarikn.com,Balikpapan-Dokter spesialis kandungan kah Kang Uyo, sehingga harus mengajarkan ‘SEX’ ke ibu-ibu? Judul di atas merupakan hiperbolik yang sebenarnya  tak ada kaitan dengan  urusan kandungan. Biasanya itu disampaikan vulgar dokter spesialis kandungan dr Boyke Dian Nugraha yang terkadang bicara sex secara global di berbagai event.

Kang Uyo atau Suryo Hadi Prabowo yang sehari-harinya sebagai Kepala Bagian Customer Service (CS) Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PDAM) ternyata menafsirkan ‘SEX’  dalam sisi pelayanan yang lebih menekankan pada pola Service Exellent (SEX) atau pelayanan yang prima dan baik.

Suryo memang expert di bidang customer service. Sehingga, sharing kaitan standar  kenyamanan pelayanan (hospitality) sering dilakukan di berbagai kesempatan. “Penampilan seorang pelayan apalagi di bagian terdepan (frontliner), itu harus dijaga.  Dan bersahabat serta  ada sentuhan pribadi ke pelanggannya sehingga pelanggan senang,” kata Suryo saat sharing knowledge ke ibu-ibu Puskemas Margomulyo Balikpapan Barat kaitan standar pelayanan.

Gaya Suryo saat sharing knowledge depan ibu-ibu kaitan SEX Suryo bicara tak di dalam ruang. Konsepnya lebih  belajar di luar ruang (outdoor study). Lokasinya di pantai Villa Dolphin, Lembayung, Sunrise dan Srikandi pada Sabtu (11/12/2021) malam. Ini untuk mendapatkan suasana tak jenuh dan lebih fresh.

“Ingat ya petugas pelayanan itu garda terdepan yang dapat menimbulkan citra instansi baik dan buruk.  Jika di puskemas maka jadi pusat informasi dan sekaligus jadi humas,” urai Suryo.

Menurut Suryo, menjadi customer service tak gampang.  Apalagi di puskemas atau menjadi pelayan kesehatan. Harus bisa melakukan pertolongan pertama yang menitiberatkan pada komunikasi dan sikap.

Wujud  kualitas pelayanan itu kata Suryo,  sangat nyata. Karena, konsumen berhadapan langsung. Sehingga, ada sifat membantu pasien serta memberikan pelayanan dengan

Coba bayangkan, pelayan kesehatan itu juga harus jadi problem solving atau ikut memecahkan masalah. Jangan cuek, judes dan membuat pasien justru tidak simpatik,” kata Suryo yang juga piawai di bidang IT dan kerap memberikan sharing konsep informasi pelayanan digital secara nasional.

Suryo juga membeber bagaimana dasar pelayanan itu yang   lebih menitikberatkan pada sikap individu. Harus  ramah dan sopan. Bahkan, lebih pada  apa yang menjadi kebutuhan (need) pelanggan.

“Harus bisa menerapkan konsep pelayanan yang disebut  meet & greet (MG) atau bertemu dan mengenal dan dibantu petugas security. Ucapkan dengan sopan, selamat pagi, siang atau sore bapak dan ibu. Ada yang bisa saya bantu,” contoh Suryo.

KRITIK PASIEN

Ada yang lebih penting untuk disikapi secara baik dan sopan kata Suryo, yakni ketika pasien memberikan kritik terhadap pelayanan yang diberikan. Petugas harus berterimakasih, apalagi demi perbaikan pelayanan.

“Silakan ucapkan dengan simpatik. Terimakasih ya bapak-ibu sudah ikut memecahkan masalah pelayanan kami.  Kritik itu demi perbaikan pelayanan ke depan lebih baik,”  jelas Suryo.

Keluh-kesah petugas kepada Suryo berbagi pengalaman.

Sharing Suryo juga memperbaiki pelayanan internal di puskemas. Ia meminta kepada sesama petugas pelayanan Puskemas Margomulyo tidak boleh menyalahkan  unit kerja lain atau melemahkan sehingga pasien akan melihat bahwa standar pelayanannya buruk.

“Kuncinya bapak-ibu, berpikir positif dan melihat kondisi pasien. Apa sedang dalam kondisi marah atau tidak. Selesaikan masalah pasien dengan sabar. Karena itu tugas kita dan memang dibayar untuk menyelesaikan masalah,” kata Suryo.

EMPATI

Suryo menyampaikan sharing  dengan santai. Duduk lesehan sambil bercanda dan berpikir inovatif. Ia menyebutkan, kunci dasar pelayanan itu juga adanya empati.  Karena itu meraba perasaan orang lain dari sudut pandang orang tersebut. “Kita juga harus ikut larut dalam perasaan pasien dan apa yang dirasakannya. Jangan tak peduli. Justru paling baik mengucapkan “kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang bapak-ibu alami”,” katanya.

Bukan itu saja, paparan Suryo juga mengingatkan petugas fronliner wanita.  Khususnya kaitan rambut. Jangan mencat rambut dengan warna mencolok. “Tata rambutnya feminim ya. Jangan  rambut menjutai ke arah depan. Apalagi tidak disisir seperti baru bangun tidur. Awut-awutan atau seenaknya saja,” kelakar Suryo.

Khusus pelayan laki-laki, Suryo mengingatkan pula dan lebih menekankan menjaga kerapian.  Jika memiliki kumis harus ditata dengan rapi jangan ‘ke utara dan selatan’. “Apalagi memiliki cambang. Rasanya tidak diperkenankan. Kalaupun ada yang rapi dan elegant,” ujar Suryo.

Suryo lebih detail memberikan sharing.  Bahkan sampai ke aksesoris petugas pelayanan.  Misalnya, laki-laki menggunakan anting-anting, gelang atau kalung yang menonjol.  “Jangan juga meletakkan barang-barang yang tidak perlu di meja. Apalagi ada tumbler atau lainnya. Ini mengganggu konsentrasi pelayanan. Meja pelayanan bukan meja dapur,” ujarnya.

Menurut Suryo, untuk evaluasi dan monitoring  perlu dilakukan semacam kuisioner dengan metode khusus.  Ada sejumlah pertanyaan dan jawaban. Lalu dimasukkan ke kotak saran  dan itu harus diisi oleh konsumen atau pasien.  Itu bisa dilakukan di unit bagian kerja seperti loket, gizi,  laboratorium, apotek ataupun tata usaha (TU).

DISKUSI INTERNAL

Dalam kegiatan outdoor study itu, Suryo mengajak seluruh peserta untuk berdiskusi internal dan mendengar pengalaman yang dialami selama memberi pelayanan. Ada petugas yang  mengalami dan menangani pasien tidak mood. “Ada pasien datang, kondisinya tak mood. Kartu antre dan nomornya dilempar di meja. Kita kan harus sabar Pak Suryo. Ya, itulah kondisi petugas menghadapi karakter pasien berbeda-beda,” keluh seorang petugas pelayanan Puskemas Margomulyo.

Mendengar itu, Suryo menyebutkan apakah banyak  pasien dengan karakter semacam itu? “Dicarikan solusi, ya itu, sabar bagian dari sikap pelayan. Tetapi selesai toh persoalannya kalau sabar,” tanya Suryo yang disambut selesai oleh petugas.

Suryo tak hanya mengingatkan pentingnya pelayanan. Tetapi juga sharing kaitan bagaimana kreativitas petugas kesehatan untuk mendapatkan income resmi. Seperti misalnya, bidang gizi dapat melakukan kegiatan berupa program Segar (sehat dan bugar) yang itu bersifat umum dan jadi income.

“Kan tidak masalah. Itu wujud bagaimana membuat kreasi (how to create). Lakukan jika itu positif dan mampu menumbuhkan kreativitas internal di jajaran Puskemas Margomulyo,” pungkas Suryo

Sumber : Suryo Hadi Prabowo

KabarIkn.com,Balikpapan - Mendesak, Tirta Manuntung Balikpapan mengalami kembali kerusakan yang diluar dari perkiraan, akan dilakukan pengantian pipa transmisi diameter 600 mm st di jalur Ipa Km. 8 serta perbaikan kebocoran di pipa air baku diameter 700mm di belakang gudang pak akit Km. 12 Waduk Manggar. 

Direktur Utama, Haidir Effendi menyampaikan bahwa karena kerusakan ini bersifat Darurat maka akan segara dilaksanakan perbaikan yang dilaksanakan pada hari ini rabu, 1 Desember 2021, dari Pukul 20.00 Wita s.d Selesai dengan estimasi Pekerjaan Kurang Lebih 1x24 Jam, lebih cepat lebih baik. Maka dari dari itu pelayanan Distribusi air Kota Balikpapan dari Jalur Produksi IPAM Km. 8 Batu Ampar terganggu atau mengalami "Stop produksi Air."

Haidir Effendi mewakili Perumda Tirta Manuntung Balikpapan menyampaikan permohonan maaf yang sebesar besarnya atas ketidak nyamanan ini, terutama kepada pelanggan yang daerahnya lebih dahulu mengalami tekanan distribusi yang kecil bahkan Tidak mengalir lebih dahulu.

Dan juga mengingatkan bahwa, apabila perbaikan sudah selesai nantinya, proses Normalisasi kembalinya air kerumah pelanggan membutuhkan waktu dan jarak, tergantung jauh dekat, tinggi rendah rumah pelanggan itu sendiri, sehingga sangat membutuhkan waktu, jelasnya, mohon doanya kepada Masyarakat semoga pekerjaan dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan.

Adapun aliran Produksi IPAM KM. 8 BATU AMPAR : Sepanjang Jalur KM.10 sampai dengan Rapak (Jalan Soekarno Hatta), Jl. MT. Haryono Rumah Sakit Umum, RSS Damai III, Komp.PGRI Damai III, Perum Kopri, Perum PT.HER Mandiri, Komp.Perusda, Komp. Bumi Sepinggan Baru, Komp.PLN Spala, Villa Damai Indah, Perum Depsos Ringroad, sepanjang jalan Syarifuddin Yoes, Perum. Daksa, Sebagian Daerah di Batakan, Perum. WIKA, Sebagian Daun Village, Komp. Pemda BB, Boster AMD sungai Ampal, Perum H.Ruslan Gn.Guntur, Perum.Pelabuhan Gn.Guntur, Gn. SMD Strat I s/d Strat VI, Jl. Patimura, Jl.Kp.Timur, Jl.Wonorejo, Jl. Sumber Rejo, Jl. Kr.Rejo s/d gg.Buntu, Gg.Rohani, KM09 Komp.AD, KM08, Komp. Klaus Reppe, Komp.Bangun Reksa, Perum PDAM, Perum.Graha Indah, Perum Bhumi Nirwana Indah, Perum Adi guna unggul, perum mandastana, perum batu ampar lestari, perum Ramayana, jl. Brantas, komp perumnas, jalan telindung, Jl, Padat Karya, Inpres I sd IV, perum Somber, Jl. Gn satu, Jl. Gn Empat, Jl. Gn Bugis, Asrama bukit, Sidomulyo, Kampung Baru Ujung, Jumpi, sidodadi, Jl. Borobudur, Kampung Baru Ilir, Gn. Polisi, Seluruh Aliran Dari Ipam Batu Ampar.

Cek dan Bayar Tagihan Air PDAM Kota Balikpapan menjadi mudah hanya di Blibli! 

Kabarikn.com,Balikpapan- Penggunaan air sudah menjadi rutinitas masyarakat Indonesia. Banyak kebutuhan harian masyarakat yang membutuhkan pasokan air bersih sehingga tidak dapat dipungkiri lagi bahwa air bersih merupakan hal yang penting dalam kehidupan manusia. Salah satu pemasok air bersih terbaik di Indonesia adalah PDAM. Untuk mendapatkan air bersih dari PDAM, diperlukan kewajiban tertentu bagi pengguna air PDAM setiap bulannya, yaitu membayar tagihan air PDAM Kota Balikpapan.

Foto : Kasubag CS Perumda TMB Suryo Hadi Prabowo

Namun, Anda tidak perlu khawatir karena Blibli menyediakan layanan membayar tagihan air PDAM Kota Balikpapan dengan mudah. Anda tidak perlu repot lagi untuk membayar tagihan air PDAM Kota Balikpapan. Hanya dengan sentuhan jari, tagihan air PDAM Kota Balikpapan Anda dapat dibayarkan di Blibli. Tidak hanya bayar tagihan, Anda juga dapat mengecek berapa tagihan air PDAM Kota Balikpapan Anda melalui aplikasi Blibli.

Bagaimana cara cek dan bayar tagihan air PDAM Kota Balikpapan di Blibli?

Cek dan bayar tagihan air PDAM Kota Balikpapan kini tidak lagi sulit karena Anda dapat membayarnya secara online di Blibli. Dengan hanya menggunakan smartphone Anda, Anda dapat membayar tagihan air PDAM Kota Balikpapan Anda lunas. Kemudian, Anda dapat menikmati pasokan air bersih setelah pembayaran tanpa harus pergi mengurusi pembayaran. Pastikan Anda membayar tagihan air PDAM Kota Balikpapan Anda tepat waktu atau sebelum jatuh temponya agar pemakaian air bersih Anda menjadi lancar.

Lalu, bagaimana cara cek dan bayar tagihan air PDAM Kota Balikpapan di Blibli? Mudah sekali, simak di bawah ini!

Masuk ke situs atau aplikasi Blibli dan pilih Menu Tagihan Air Pilih Penyedia air PDAM Anda Kemudian Masukkan Nomor Pelanggan dan Klik "Lihat Tagihan" untuk melihat total tagihan air PDAM Kota Balikpapan Anda Lalu lakukan pembayaran dengan metode Pembayaran yang tersedia.

Mudah sekali, bukan? Bayar tagihan air PDAM Kota Balikpapan tidak lagi memakan waktu lama dan energi yang besar, bahkan tidak mengeluarkan usaha yang banyak pula. Jadi, tunggu apalagi? Yuk, cek dan bayar tagihan air PDAM Kota Balikpapan sekarang.(*) 

Sumber: Kasubag CS TMB Suryo

Perumda TMB Siap Lakukan Kerjasama 

Kabarikn.com, Balikpapan-Keberadaan layanan pengurasan limbah septic tank warga oleh Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (TMB) dimanfaatkan oleh warga RT 18 Komplek Pondok Karya Agung (Poka) Kelurahan Sungai Nangka, Kecamatan Balikpapan Selatan.

Menurut Ketua RT 18 Poka, Riduan Mattoha didampingi istri Maria Evie, yang juga kader lingkungan wilayah ini menyebutkan bahwa kegiatan arisan tinja di-RT-nya mulai bulan Maret 2019 lalu.

"Diikuti 15 warga, dan diadakan arisan tinja karena perumahan Pondok Karya Agung adalah perumahan lama yang belum pernah dikuras septic tank-nya dan atas bimbingan dari Kelurahan Sungai Nangka maka dijalin kerja sama atau MoU dengan PDAM (Perumda TMB,red) yang akan menguras septic tank warga dengan program L2T3 atau layanan lumpur tinja tidak terjadwal dengan biaya Rp.550 ribu untuk 1 rumah," jelas Riduan.

Atas saran ini, melalui istrinya yang bersama ibu-ibu warga RT 18 Poka sepakat untuk melakukan arisan tinja guna menghimpun dana agar penyedotan tinja dapat segera dilakukan secara bergiliran.

"Akhirnya dalam 10 bulan selesai dilaksanakan pengurasan septic tanknya oleh pihak PDAM," tambah wanita yang akrab disapa ibu Evie ini.

Kemudian, setelah selesai arisan untuk menjaga kebersihan septic tank warga, pihaknya lanjut ikut program PDAM yaitu L2T2 yaitu layanan lumpur tinja terjadwal dengan biaya Rp.9.500 perbulan yang ditagihkan langsung bersama dengan rekening air PDAM .

"Saat ini ada 32 warga yang menjadi eserta L2T2 ada 32 warga dan akan terus diupayakan agar semua rumah di RT 18 Poka dapat ikut program ini," jelas Evie

Keuntungan peserta L2T2 antara lain yaitu septic tank akan dikuras minimal 3 bulan setelah menjadi mendaftar.

"Lalu oleh pihak PDAM Balikpapan dibuatkan lubang sedot dengan diameter 4 inci secara gratis. Rutin dilakukan penyedotan dalam kurun 4 tahun sekali, serta terjaganya lingkungan dari pencemaran air tanah," jelasnya.

Namun diakui pihaknya ada sedikit kendala di perumahan Poka, terutama yang lubang septictank tidak ada atau tertutup bangunan, tidak tahu letaknya, juga ada lubang septictank yang ukurannya 3 inchi, sedang pipa sedot dari PDAM 4 inci.

Sementara itu menurut Dirut Perumda TMB, Haidir Effendi melalui Direktur Air Limbah Perumda TMB, Anang Fadliansyah, membenarkan informasi yang disampaikan ketua RT 18 Poka.

Terkait layanan L2T2, dijelaskan apabila di tanki septic tank pelanggan belum tersedia akses lubang sedot maka akan dibuatkan secara gratis dengan melakukan pendaftaran terlebih dahulu melalui bagian pelayanan air limbah non perpipaan dengan syarat sudah menjadi pelanggan Perumda Tirta Manuntung Balikpapan dengan menunjukkan bukti rekening pembayaran airnya. (*) 

Sumber : Kasubag CS Perumda TMB Suryo H.P

Ramli, Pembaca Meter Kesulitan karena Rumah Dipagar dan Terkunci 

Kabarikn.com, Balikpapan -Upaya Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (TMB) (PDAM) secara rutin melakukan pembacaan meter air bersih di setiap rumah pelanggan.

Namun kendala pembacaan ditemui saat meteran air yang berada di dalam halaman rumah, dengan kondisi berpagar tertutup atau memiliki hewan peliharaan yang kurang bersahabat, seperti anjing.

Menurut Kepala Bagian Hubungan Pelanggan Perumda TMB, Abdul Ramli didampingi Kasubag Customer Service Suryo Hadi Prabowo, jika kondisi di atas terjadi, maka pihak Perumda TMB dapat melakukan estimasi pembacaan meter air.

"Kadang petugas pembaca meter, saat ke rumah pelanggan, letak meteran di halaman yang rumahnya berpagar dan terkunci, sehingga petugas kami tidak dapat membaca langsung, adapula binatang peliharaan yang seperti anjing yang tidak bersahabat, sehingga kalau orang rumah tidak ada kesulitan juga membaca meteran air," terangnya.

Hal lain, kendala pada petugas pembaca meter yang sakit atau berhalangan, tetapi hal ini tidak rutin.

"Sesuai aturan Perwali nomor 19 tahun 2010 tentang sistem penyediaan air minum pada Bab VII Bagian Kedua Rekening Air Minum di pasal 19 ayat (1) perhitungan pemakaian air minum pelanggan berdasarkan angka pemakaian yang tertera pada meter air pelanggan dalam periode 1 (satu) bulan," jelasnya.

Diayat kedua, jika meter air tidak dapat terbaca atau tidak berjalan baik, maka perhitungannya ditetapkan berdasarkan rata-rata pemakaian selama 6 (enam) bulan terakhir.

"Namun kami bisa memberikan kemudahan bagi pelanggan, misalnya dengan meletakkan papan pembaca meter di dinding pagar, sesuai waktu pembacaan meter oleh pelanggan, atau dapat melaporkan di website Perumda Tirta Manuntung Balikpapan," papar Ramli, akrab disapa.

Ditegaskannya, bahwa penetapan angka estimasi tagihan rekening pelanggan, tidak asal, namun ada ketentuan dalam Perwali yaitu memakai angka rata-rata pemakaian dalam enam bulan terakhir.

"Jika pelanggan ingin melaporkan langsung catatan meteran air terpakai, dapat mengakses laman https://pelanggan.tirtamanuntung.co.id/ lalu langsung klik baca meter mandiri, dengan mengirimkan empat digit angka meter yang berwarna hitam dengan bukti foto angka meteran air," tambahnya.

Dan jika ada kendala dalam layanan ini dapat menghubungi call center Perumda Tirta Manuntung Balikpapan 0542 878991 dan 878992 atau WA teks 0816200110.

"Kami tentunya berharap melalui inovasi layanan Perumda Tirta Manuntung Balikpapan, pelanggan dapat mudah mengakses layanan, keluhan hingga melakukan pembacaan meter secara mandiri," pungkas Ramli. 

Rilis : Kasubag CS Perumda TMB Suryo H.P

Kabarikn.com,Balikpapan- Sesuai Peraturan Wali Kota (Per­wali) nomor 19 tahun 2010, telah disebutkan bahwa pel­anggan air bersih Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (TMB) diberikan tanggung jawab dalam menjaga me­teran air dan jaringan pipa rumah.

Pada bab VIII terkait hak dan kewajiban pelanggan, bagian kedua kewajiban pel­anggan sesuai pasal 24 me­nyebutkan bahwa pelanggan mempunyai kewajiban seba­gai berikut yaitu melaksana­kan pembayaran rekening tagihan air minum bulanan yang tercantumn pada pasal 21 ayat (2).

“Pelanggan di­harapkan segera melaporkan apabila mengetahui adanya kerusakan pipa dinas atau sarana milik PDAM lainnya, nah di ayat d, pelanggan ber­tanggungjawab atas kerusa­kan atau kehilangan meter air dan rangkaian pipa dinas yang berada di lingkungan rumah pelanggan,” ujar Ka­bag Hubungan Pelanggan Pe­rumda TMB, Abdul Ramli did­ampingi Kasubag Customer Service Suryo Hadi Prabowo menunjukkan batasan pipa yang menjadi tanggung pel­anggan. 

Sehingga pelanggan air bersih Perumda TMB dilar­ang untuk menimbun, mele­pas, menghilangkan, meru­sak meter air. Membalik arah meter, merubah, memutus segel pabrik dan segel dinas hingga menyadap air minum sebelum meteran air.

“Juga pelanggan dilarang menyedot air minum lang­sung dari pipa dinas ke pipa persil, memindah meter air atau mengubah letak meter air, juga merubah letak dan ukuran pipa dinas yang di­pasang,” jelas Ramli akrab disapa. Begitu pula larangan pelanggan untuk mendistri­busikan air minum kepada pihak lain atau menjual den­gan cara dan dalih apapun, terkecuali hidran umum yang telah ditunjuk oleh Perumda Tirta Manuntung Balikpa­pan. Juga mendistribusikan air minum dari hidran den­gan segala jenis pipa kepada pihak lain.

“Pelanggaran terhadap hal-hal tersebut diatas akan dikenakan sanksi sesuai den­gan peraturan yang berlaku,” jelasnya lagi. Untuk itulah kepada pelanggan air bersih yang bijak, bahwa melalui informasi yang disampaikan ini, dapat mengetahui serta menjaga meteran air dan jar­ingan pipa air bersih.

Bagi para pelanggan air ber­sih, Perumda Tirta Manuntung Balikpapan, kepedulian men­jaga dan memelihara meteran air menjadi tanggung jawab yang harus dilakukan.

“Karena jika pelanggan kurang peduli, bisa jadi tagi­han air membengkak atau kurang terkontrol.

Untuk itulah Perumda Tir­ta Manuntung Balikpapan (TMB) selalu mengingatkan pelanggan untuk mencegah kehilangan air ataupun tinda­kan pencurian air yang tidak disadari, dapat merugikan pelanggan,” pungkasnya.

Untuk itulah Perumda TMB mengimbau kepada masyarakat dan pelanggan air bersih apabila melihat kejanggalan saluran air ter­ganggu untuk dapat mel­aporkan segera ke call center Perumda TMB (0542) 878991 dan 878992 atau WA 0816200110.

Dengan upaya pencega­han bersama, kita akan dapat menikmati air bersih berkual­itas terjamin. “Ayo bersama-sama kita cegah kehilangan air. Pelanggan bijak, peduli akan distribusi air bersih yang lancar dan aman,” pungkasn­ya. 

Rilis: Kasubag CS Perumda TMB Suryo H.P

Kabarikn.com,Balikpapan -Perumda Tirta Manuntung Balikpapan menggelar SKP 2021, yang dihadiri Dirut Perumda TMB, Haidir Effendi menggandeng Akademi Teknik Tirta Wiyata Magelang dalam pelaksanaan survei yang melibatkan para mahasiswa Balikpapan

Meningkatkan profesionalisme Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (TMB) dengan motto 'Pelayanan Berkualitas Prioritas Kami'  dengan semangat ramah, cepat, berkualitas serta mengajak pelanggan untuk  bayar air tepat waktu serta bijaksana memakai air dimasa pandemi Covid -19 dan peduli akan kelestarian air.

Adalah tema yang disampaikan Direktur Utama Perumda Tirta Manuntung Balikpapan, Haidir Effendi dalam pembukaan dan pelepasan surveyor survei kepuasan pelanggan (SKP) tahun 2021 pada Kamis (30/9) di aula Manggar Lantai 3 Graha Tirta Manuntung Balikpapan.

Kegiatan pembukaan SKP 2021 digelar secara vitual antara Perumda Tirta Manuntung Balikpapan dengan Konsultan Pelaksana lembaga pendidikan air minum Indonesia yaitu Akademi Teknik Tirta Wiyata Magelang dibawah pimpinan Direktur H Suparto Edi Sucahyo, SE, ST, MT dan pelaksana kegiatan survei dengan Ketua Tim SKP Awaluddin Setya Aji, S.T., M.Eng., IPM.

Metode SKP Perumda TMB 2021 dipilih secara random untuk mewakili masing – masing pelanggan dengan sample audience sebanyak 2.500 Sambungan Rumah, kegiatan SKP ini dilaksanakan dari bulan Oktober sampai dengan November 2021.

Dalam survei ini surveyor akan menggunakan aplikasi Mwater dalam pelaksanaan survei kepuasan pelanggan (SKP), merupakan terobosan yang dilakukan oleh Perumda Tirta Manuntung Balikpapan untuk meningkatkan akurasi dalam hasil survei kepada pelanggan," ungkap Ketua Tim SKP Awaluddin Setya Aji saat pelepasan surveyor survey kepuasan pelanggan melalui virtual.

Tim survei dilepas Direktur Utama Haidir Effendi dan disaksikan direksi dan jajaran Perumda Tirta Manuntung Balikpapan yang hadir dibagi menjadi dua undangan, yaitu undangan terbatas didalam ruangan dan undangan melalui virtual.

Melalui aplikasi ini, tim surveyor dapat melakukan wawancara langsung kepada pelanggan berdasarkan pertanyaan yang sudah disediakan dalam sistem aplikasi.

Aplikasi ini akan mencatat langsung lokasi wawancara yang dilakukan tim surveyor sesuai dengan koordinat titik yang ditentukan.

Anggota tim surveyor juga diwajibkan untuk meng-upload foto diri bersama pelanggan sebagai bukti kunjungan, dan kami berharap pelanggan yang mendapat kunjungan dari Tim Surveyor SKP 2021 untuk berkenan memberikan waktunya” tandas Aji  dari Akatirta Wiyata Magelang.

Harapan kami, dengan SKP ini bisa memotret kinerja Perumda Tirta Manuntung Balikpapan setahun lalu. Yang disurvei kualitas air, kelancaran air, kemudahan membayar rekening , tarif rekening terkait juga percepatan penanganan keluhan pelanggan,” tutur Kepala Bagian Hubungan Pelanggan Perumda TMB, Abdul Ramli.

Ditambahkan Abdul Ramli, target SKP 2021  ini yakni untuk sangat puas 16  persen, cukup puas 48 persen dan puas 36  persen, dimana penilaian tersebut akan mengukur kinerja pelayanan air bersih untuk 9 Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) dan 1 Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). 

Sumber: Kasubag CS PTM Suryo Hadi Prabowo

Direktur Teknik Perumda Tirta Manuntung Arief Purnawarma

Kabarikn.com,Balikpapan-Pipa Air baku milik Perumda Tirta Manuntung Balikpapan kembali mengalami kebocoran di kawasan Jalan Agung Tunggal. Pipa dengan diameter 400 mm steel yang bocor tersebut menyuplai air baku ke Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Kampung Damai. Kebocoran teridentifikasi setelah terjadinya penurunan debit air yang dikirim dari Waduk Manggar Km 12 ke IPAM Kampung Damai, saat produksi air tidak standar seperti biasanya dengan kapasitas produksi dibawah 350 liter perdetik.

Direktur Teknik Perumda Tirta Manuntung, Arief Purnawarman mengatakan, kerusakan pipa tersebut bersifat darurat sehingga segera dilakukan perbaikan pada Selasa (7/9/2021) mulai pukul 20.00 Wita sampai selesai dengan estimasi pekerjaan kurang lebih 12 Jam.

“Lebih cepat lebih baik. Maka dari dari itu pelayanan distribusi air Kota Balikpapan dari jalur produksi IPAM Kampung Damai mengalami gangguan atau setop produksi,” kata Arif, kepada media ini, Selasa (7/9/2021).

Mewakili jajaran Perumda Tirta Manuntung Balikpapan, Arief menyampaikan permohonan maaf sebesar besarnya atas ketidaknyamanan ini, terutama kepada pelanggan yang daerahnya lebih dahulu mengalami tekanan distribusi yang kecil bahkan tidak mengalir lebih dahulu.

Ia juga mengingatkan apabila perbaikan sudah selesai nantinya, proses normalisasi kembalinya air kerumah pelanggan membutuhkan waktu dan jarak.

“Yah tergantung jauh dekat, tinggi rendah rumah pelanggan itu sendiri, sehingga sangat membutuhkan waktu. Mohon doanya kepada masyarakat semoga pekerjaan dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan,” harap Arief. Akibat kerusakan pipa tersebut produksi IPAM Kampung Damai mengalami gangguan yang meliputi wilayah Balikpapan Selatan, Balikpapan Kota, sebagian Balikpapan Tengah dan Balikpapan Barat.(*)

Foto : Kasubag Customer Service Perumda Tirta Manuntung Balikpapan , Suryo Hadi Prabowo S.kom

KabarIkn.com - Memindahkan meteran air tanpa izin PDAM menurut Suryo sangat dilarang. Sehingga, melaporkan kepada PDAM adalah kewajiban dari pelanggan. 

“Jangan ditangani sendiri. Laporkan  saja, sebab itu nanti akan ditinjau dan diperbaiki PDAM,” ujarnya.

TAGIHAN MELONJAK

Menurut Suryo, pelanggan baru sadar ketika meteran rusak. Biasanya ketika tagihan air mendadak melonjak tinggi meskipun dalam pemakaian wajar.  Jika itu terjadi, maka pelanggan wajib mengecek apakah meteran berfungsi dengan baik.

Ditambahkannya, ada identifikasi untuk melihat meteran rusak  misalnya meteran terus berputar atau sebaliknya. Juga meteran air berputar dan tidak bisa berhenti, ataupun tidak berfungsi sama sekali.

Tandi hitam dan merah di meteran dicek juga

Untuk itu kata Suryo, pengecekan  untuk melakukan monitoring. Hanya, jika terjadi kebocoran yang teridentifikasi pada instalasi sambungan pipa persil setelah meteran maka itu termasuk wilayah pelanggan.

“Yang menjadi wilayah PDAM itu adalah jika titik kebocoran terdapat pada instalasi sambungan  pipa sebelum meteran. Jadi ini perlu diketahui pelanggan,” tambah Suryo.

AWASI KUBIKASI

Sementara itu, dalam konteks kubikasi air atau pemakaian air pelanggan setiap bulan, pelanggan diminta untuk ikut mengawasi. Agar tidak terjadi tagihan membengkak.

Suryo menyebutkan, pada meteran air, terdapat dua warna digit angka yaitu warna hitam untuk jumlah kubikasi  (meter kubik) dan warna merah untuk jumlah  liter. Setiap bulan petugas pembaca meter Perumda TMB melakukan kunjungan ke rumah pelanggan untuk melihat jumlah pemakaian.

Biasanya kalau pembaca meter, tanggal bacanya setiap tanggal 5, maka akan dicatat jumlah kubikasi  pemakaian air. Dicontohkan, misalnya tertanggal 5 bulan Mei tercatat di meter air warna hitam berupa angka 0016, lalu dibulan Juni 2021 menjadi 0030, berarti ada kenaikan 14 kubik.

Nantinya jumlah 14 kubik akan dihitung  sesuai tarif harga tiap pelanggan, lalu dimasukkan pada tagihan bulan berikutnya. Sehingga, pelanggan agar rutin mengontrol pemakaian air di rumah setiap bulannya.

Sumber: Kasubag CS Perumda TMB Suryo Hadi Prabowo S.kom

Kabarikn.com,Balikpapan – Sebelum diterima di PDAM Balikpapan,yang sekarang Perumda Tirta Manuntung suryo adalah marketing sebuah perusahaan telekomunikasi. Di bulan November tahun 2010, ia mendapat kesempatan bergabung di PDAM Balikpapan untuk membantu tugas kehumasan. Bertemu dan kenal banyak orang, serta melakukan pekerjaan mulia dan bermanfaat bagi hajat hidup orang banyak, menjadi alasan suryo bangga bekerja di PDAM.

Suryo yang memiliki motto hidup “Energik dan Bermanfaat”, dengan kreatifitasnya, sesuai dengan penugasannya di bidang kehumasan, terus berupaya melakukan sejumlah terobosan untuk melakukan interaksi dengan pelanggan.

“Pria kelahiran Balikpapan tahun 1986 tersebut, sering membuat konsep sosialisasi dalam bentuk multimedia. Baik berupa film pendek atau program show in televison. semua materi tidak terlepas dari permasalahan seputar Perusahaan

Suryo yang sekarang dipercayakan mendapat tugas yakni Kasubag Costumer Service Perumda Tirta Manuntung Kota Balikpapan.

Memiliki tanggung jawab untuk mempromosikan perusahaan mulai dari pembuatan iklan sosialisasi menampung air, hemat air, bayar air tepat waktu, perlunya penyesuaian tarif, hingga program in show television, program dimana Perumda TMB menceritakan tentang proses pengolahan air bersih, “Juga ada program kunjungan ke masyarakat, dimana program ini berjudul “Perumda TMB The Explore” Di dalamnya melibatkan seorang host sebagai icon perusahaan, Kemudian host berkunjung ke instalasi hingga kunjungan ke masyarakat.

Program dengan tema dan judul tesebut berbeda-beda. Produksi Informasi sosialisasi tersebut ditayangkan di TV lokal ataupun di media sosial Perumda TMB seperti di Instagram maupun Facebook, dan sebagian di Youtube, Satu Konten televisi tersebut membutuhkan anggaran Rp 2.000.000,-.

Semua dikonsep dalam sebuah sketsa yang menarik dan mudah dipahami, Para aktor diperankan petugas Perumda TMB sendiri, Kameramen dan editing melibatkan pihak ketiga, Sutradara, narasi hingga strategis opini yang digiring berasal dari ide kehumasan ungkap pemilik akun instagram Kanguyo dan akun facebook Suryo Hadi Prabowo.

Kreatifitas dari Perumda TMB  yang”digawangi” Suryo, sempat mendapat pujian dari Heru Margiono praktisi media online saat berbicara dalam “Workshop Media Informasi yang digelar Majalah Air Minum pada 1-2 November 2018 di Jakarta.

Dengan konten kreatif tersebut, menurutnya, masyarakat menyadari dan mau menerima secara wajar apa yang dialami oleh Perumda TMB , Baik kekurangan maupun keberhasilan, walaupun komplain pasti tetap ada.

“Suryo Hadi Prabowo” yang sering mendapat sapaan kang uyo,,Kreatif dan Interaktif Berhubungan dengan Pelanggan Bergabung sejak 2010 di Bagian Kehumasan PDAM Balikpapan, sejumlah terobosan dilakukan Suryo Hadi Wibowo untuk berinteraksi dengan para pelanggan ia juuga memanfaatkan media sosial yang menjadi tren dimasyarakat secara optimal. 

Catatan Kang Uyo : Kasubag CS Perumda Tirta Manuntung Balikpapan

Foto : Kasubag CS Perumda Tirta Manuntung Suryo Hadi Prabowo S.kom

Kabarikn.com, Balikpapan -Sebagai pelanggan air bersih yang bijak  dan punya komitmen setelah menggunakan airnya, maka membayar tagihan air tepat waktu menjadi tanggung jawab pelanggan PDAM Balikpapan.

Karena, uang dari hasil pembayaran penggunaan air bersih itu, akan membantu dan jadi sinergi dengan Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (TMB) dapat memberikan pelayanan dan beroperasi secara baik.

“Dulu kita belum bernama Perumda. Sekarang secara manajemen sudah menjadi perumda. Sehingga, proses tagihan itu juga harus menjadi dukungan operasional bagi kelangsungan produksi dan distribusi air bersih  ke pelanggan,” kata Kepala Sub Bagian Customer Service Perumda TMB, Suryo Hadi Prabowo S.kom

Menurut Suryo, PDAM juga memahami kondisi pandemi covid-19, ada kaitan dengan kondisi ekonomi yang terganggu. Sehingga, perusahaan ini masih memberikan toleransi.Jika terlambat membayar rekening air 1 bulan, lewat tanggal 20 tiap bulan, hanya didenda 10 persen dari tagihan air yang dibayarkan bulan itu.

“Jika sudah menunggak 2 bulan, tentu petugas Perumda TMB akan menyegel meter air milik pelanggan tanpa pemberitahuan,” tambah Suryo yang akrab disapa Kang Uyo ini.

Proses sanksi Perumda TMB terhadap pelanggan kata Suryo, tentu tidak berhenti di situ. Kalau pelanggan masih juga belum membayar bahkan sampai 3 bulan tunggakan, maka di bulan ke-4 melewati tanggal 20 akan memutus status dan meter air pelanggan. Dan Ini tentu merugikan pelanggan yang tidak mendapat pelayanan air bersih.

Proses kerja Perumda TMB terhadap meter air pelanggan, menurut Suryo mengikuti regulasi yang diatur dalam peraturan walikota (Perwali) Nomor 19 Tahun 2010 tentang sistem penyediaan air minum pasal 16 ayat 2.

Suryo sempat menempuh pendidikan di Qatar

Jelas dalam pasal itu disebutkan pemutusan tetap atau pencabutan air PDAM dilakukan apabila pelanggan tidak menyelesaikan segala kewajibannya dalam jangka waktu dua bulan terhitung sejak tanggal dilakukan penyegelan.

Artinya PDAM sudah memberikan keringanan kepada pelanggan, inilah harapan kami agar pelanggan dapat memahami pentingnya membayar air tepat waktu.

Selain itu Perumda TMB masih memberikan kesempatan kepada pelanggan yang merasa keberatan terhadap tagihannya, untuk dapat langsung menyampaikan keberatannya ke kantor PDAM di bagian Customer Service. (*)

Sumber :Kasubag CS Perumda Tirta Manuntung Suryo Hadi Prabowo S.kom