[Valid RSS]

KabarIkn.com,Balikpapan - 23 Juni 2026, Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) terus mengakselerasi upaya pemulihan layanan air bersih bagi pelanggan di kawasan Balikpapan Damai Sejahtera (BDS), Jalan Manunggal, Kampung Buton, dan wilayah sekitarnya yang terdampak gangguan distribusi dalam beberapa hari terakhir.

Gangguan yang dirasakan pelanggan merupakan rangkaian kejadian yang terjadi secara berturut-turut pada jaringan distribusi utama. Kondisi tersebut menyebabkan proses normalisasi aliran membutuhkan waktu lebih panjang dibandingkan penanganan gangguan pada umumnya.

Berdasarkan hasil investigasi dan penelusuran lapangan yang dilakukan secara intensif oleh tim teknis PTMB, gangguan awal teridentifikasi pada 15 Juni 2026 ketika distribusi air menuju kawasan Jalan Manunggal, BDS 2, dan sekitarnya mulai mengalami penurunan tekanan. Situasi tersebut kemudian diperparah dengan terjadinya kebocoran pada pipa air baku IPA Kampung Damai pada 19 Juni 2026 yang berdampak terhadap penurunan distribusi air ke pelanggan.

Setelah perbaikan berhasil dilakukan dan proses normalisasi mulai berjalan, pada 21 Juni 2026 kembali terjadi insiden eksternal berupa kecelakaan truk di Simpang Tiga BDS yang mengenai jembatan pipa dan menyebabkan kerusakan pada jaringan distribusi. Rangkaian kejadian tersebut berdampak pada tertundanya proses pemulihan layanan di wilayah terdampak.

Sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap pelanggan, Direktur Utama PTMB Dr. Saharddin, M.M. beserta tim turun langsung ke lapangan pada 21 Juni 2026 untuk bertemu dan berdialog dengan warga terdampak. Dalam kesempatan tersebut, manajemen menyampaikan secara terbuka kondisi yang terjadi di lapangan, langkah-langkah teknis yang sedang dilakukan, serta komitmen perusahaan untuk mempercepat pemulihan distribusi air bersih.

Di tengah proses penanganan yang terus berlangsung, PTMB juga melakukan berbagai metode investigasi jaringan untuk memastikan sumber gangguan dapat ditemukan secara tepat. Pada 22 Juni 2026 dilakukan penyekatan aliran melalui pemasangan gate valve di kawasan Gerbang BDS 2. Langkah ini dilakukan untuk mempersempit area pencarian dan membantu tim teknis mengidentifikasi titik gangguan yang selama ini menghambat normalisasi aliran.

Dari hasil pengukuran debit dan evaluasi teknis lanjutan, tim akhirnya menemukan adanya kebocoran pada pipa induk utama di jalur distribusi Jalan Manunggal.

Pada hari ini, sejumlah warga menyampaikan aspirasi dan keluhan terkait belum normalnya distribusi air di beberapa kawasan. Menanggapi hal tersebut, PTMB kembali hadir di tengah masyarakat melalui dialog langsung yang dipimpin oleh Direktur Operasional Ir. Ali Rachman AS, S.T., M.T., didampingi Manajer Sekretaris Perusahaan Abdul Ramli dan Manajer Distribusi Indra Gunawan.

Pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi terbuka antara perusahaan dan pelanggan guna menjelaskan perkembangan penanganan sekaligus mendengarkan berbagai masukan dari masyarakat.

PTMB memahami bahwa air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, perusahaan memandang setiap keluhan pelanggan sebagai perhatian serius yang harus segera ditindaklanjuti.

Selama proses penanganan berlangsung, tim teknis bekerja secara berkelanjutan di lapangan untuk melakukan penelusuran, penggalian, perbaikan, hingga pengujian jaringan distribusi.

Sebagai perkembangan terbaru, PTMB menyampaikan bahwa proses perbaikan pada jalur pipa distribusi di Jalan Manunggal telah berhasil diselesaikan pada Selasa, 23 Juni 2026 pukul 16.15 WITA. Setelah pekerjaan fisik selesai dilaksanakan, tahapan selanjutnya adalah pengisian jaringan, pengaturan tekanan, dan stabilisasi sistem distribusi yang dilakukan secara bertahap sebelum aliran dapat kembali normal sepenuhnya di seluruh wilayah terdampak.

Masyarakat perlu memahami bahwa proses normalisasi tidak dapat terjadi secara instan setelah perbaikan selesai dilakukan. Air harus terlebih dahulu mengisi jaringan pipa yang kosong, membangun kembali tekanan distribusi, dan memastikan seluruh sistem beroperasi dalam kondisi aman dan stabil.

Oleh karena itu, pemulihan aliran akan berlangsung secara bertahap sesuai kondisi jaringan dan topografi wilayah pelayanan.

PTMB menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kesabaran, pengertian, serta dukungan masyarakat selama proses penanganan berlangsung. Perusahaan berkomitmen untuk terus memberikan informasi perkembangan secara terbuka dan berkala hingga layanan kembali normal sepenuhnya.

"Hingga saat ini seluruh tim masih bekerja di lapangan untuk memastikan proses normalisasi berjalan dengan baik. Kami memahami kebutuhan masyarakat akan layanan air bersih dan akan terus berupaya semaksimal mungkin sampai distribusi kembali normal," ujar Direktur Utama PTMB.(*)

KabarIkn.com,BALIKPAPAN – Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) bersama Dinas Pekerjaan Umum Kota Balikpapan melakukan relokasi pipa distribusi berukuran 250 mm dan 100 mm di kawasan Jalan Syarifuddin Yoes. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan layanan air bersih sekaligus mendukung penyesuaian infrastruktur kota.

Pekerjaan relokasi tersebut bertujuan memastikan jaringan distribusi air tetap aman dan optimal, serta meminimalisir potensi gangguan layanan di masa mendatang. PTMB menegaskan, penyesuaian jaringan pipa menjadi penting agar distribusi air kepada pelanggan tetap berjalan lancar seiring perkembangan infrastruktur di wilayah tersebut.

Akibat proses pengerjaan, sejumlah kawasan mengalami gangguan layanan sementara, di antaranya Kantor Pengadilan Agama, Gedung Kesenian Balikpapan, dan wilayah sekitarnya.

Sebagai bentuk pelayanan kepada pelanggan terdampak, PTMB juga menyiapkan bantuan distribusi air bersih menggunakan mobil tangki selama pekerjaan berlangsung.

PTMB menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan mengapresiasi pengertian serta dukungan masyarakat selama proses relokasi pipa dilaksanakan.

Untuk informasi dan pengaduan layanan, pelanggan dapat menghubungi Call Center PTMB di nomor 0542-878991 atau 0542-878992.(*)

KabarIkn.com,BALIKPAPAN – Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) menerima kunjungan Singapore Water Center (SWC) bersama World Bank dalam agenda diskusi terkait ketahanan air di Kota Balikpapan.

Kegiatan diawali dengan pertemuan di Graha Tirta PTMB yang membahas pengelolaan sumber daya air, keberlanjutan layanan air bersih, hingga strategi penguatan ketahanan air menghadapi fenomena El Nino.

Dalam diskusi tersebut, PTMB memaparkan berbagai langkah yang telah dilakukan untuk menjaga ketersediaan air baku dan memastikan layanan distribusi air bersih tetap optimal bagi masyarakat Kota Balikpapan.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan ke Waduk Manggar yang menjadi salah satu sumber utama air baku di Balikpapan. Kunjungan ini bertujuan melihat secara langsung kondisi sumber daya air serta sistem pengelolaannya.

Selain itu, rombongan juga mengunjungi Embung Wain guna meninjau upaya konservasi dan penguatan cadangan sumber daya air yang disiapkan untuk mendukung ketahanan air kota di masa mendatang.

Melalui kunjungan tersebut, diharapkan terjalin pertukaran pengalaman dan penguatan kolaborasi dalam pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan, khususnya dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan musim kemarau panjang akibat El Nino.(*)

KabarIkn.com,BALIKPAPAN – Direktur Utama Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB), Yudhi Saharuddin, memaparkan sejumlah langkah mitigasi yang telah disiapkan pihaknya untuk menghadapi dampak fenomena El Nino yang diperkirakan terjadi mulai pertengahan tahun 2026.

Yudhi menjelaskan, salah satu langkah utama adalah menyiapkan sumber air baku alternatif. Hal ini dilakukan menyusul rencana pengurangan pengambilan air dari Waduk Tritip dan Waduk Manggar hingga sekitar 25 persen mulai Juni mendatang.

“Kami mengantisipasi penurunan debit dengan mencari sumber air baku lain. Berdasarkan koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai, kami bisa memanfaatkan beberapa bendali di Balikpapan. Namun pengolahannya harus menggunakan IPA mobile atau IPA mini,” ujar Yudhi, Rabu (06/05/2026).

Menurutnya, air yang diolah melalui IPA mini nantinya akan didistribusikan menggunakan mobil tangki ke wilayah-wilayah yang mengalami kekurangan pasokan. Untuk mendukung hal tersebut, PTMB telah menyiapkan armada tangki lebih banyak dibanding tahun sebelumnya.

“Tahun ini kami siapkan hingga 30 unit mobil tangki, meningkat dari sebelumnya sekitar 10 unit,” jelasnya.

Selain itu, PTMB juga mengidentifikasi sejumlah kantong air di Kota Balikpapan yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber tambahan guna menutup kekurangan pasokan dari Waduk Manggar dan Tritip.

Yudhi mengungkapkan, berdasarkan prakiraan cuaca, periode El Nino diperkirakan berlangsung dari Juni hingga Oktober 2026. Curah hujan diprediksi menurun hingga 40 persen, yang berdampak pada penurunan inflow air permukaan hingga 50 persen.

“Dengan kondisi itu, produksi air bersih hanya bisa mencapai sekitar 75 persen. Artinya, pasti akan ada potensi kekurangan, tapi kami sudah siapkan langkah mitigasinya,” katanya.

PTMB juga telah memetakan wilayah yang berpotensi terdampak paling besar, terutama di kawasan utara dan barat Balikpapan. Distribusi air melalui mobil tangki akan difokuskan ke wilayah tersebut, termasuk penyediaan tandon atau drum penampungan bagi masyarakat.

“Wilayah utara dan barat menjadi prioritas karena memang cenderung lebih rawan kekurangan air saat debit menurun,” ungkap Yudhi.

Di sisi lain, PTMB terus melakukan perbaikan jaringan pipa secara masif guna memastikan distribusi air tetap stabil saat produksi menurun.

“Kami lakukan perbaikan di berbagai titik, seperti kawasan Green City, Kilometer 12, dan beberapa wilayah lainnya. Harapannya saat debit turun, tidak ada kebocoran sehingga distribusi bisa tetap stabil 24 jam,” tegasnya.

Yudhi juga mengakui adanya potensi peningkatan biaya operasional, terutama dari sisi bahan bakar minyak (BBM) untuk operasional mobil tangki. Namun demikian, pihaknya tetap berkomitmen menjaga pelayanan kepada masyarakat.

“Kami berharap kondisi ini tidak berlangsung panjang hingga akhir tahun. Namun jika pun terjadi, kami sudah siapkan langkah antisipasi agar kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi,” tutupnya.(bs)

Kabarikn.com,Balikpapan — Direktur Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB), Yudhi Saharuddin, melakukan peninjauan langsung terhadap progres perbaikan pipa air baku di jalur Kampung Damai Kilometer 9.

Dalam kesempatan tersebut, Yudhi menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan PDAM, khususnya yang berada di wilayah layanan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kampung Damai, atas gangguan distribusi air yang tengah terjadi. Ia menjelaskan bahwa saat ini terdapat kendala pada sistem transmisi yang mengalirkan air baku menuju IPA Kampung Damai di Km 9.

“Kami mohon maaf kepada seluruh pelanggan, khususnya di wilayah layanan IPA Kampung Damai, karena saat ini sedang terjadi gangguan pada pipa transmisi air baku. Proses perbaikan memang membutuhkan waktu lebih lama,” ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi medan yang sulit menjadi salah satu faktor utama lambatnya proses perbaikan. Akses menuju lokasi pipa cukup berat, terutama setelah hujan yang menyebabkan jalan menjadi becek dan berlumpur. Oleh karena itu, pihaknya tengah menyiapkan tambahan alat berat untuk mempercepat proses pengerjaan.

Sementara itu, salah satu pekerja di lapangan menjelaskan bahwa kondisi tanah di lokasi perbaikan cukup ekstrem. Selain berlumpur, area tersebut juga rawan longsor dan tergenang air, baik dari hujan maupun aliran parit di sekitar lokasi.

“Di sini memang berat, tanahnya lumpur dan sering terjadi longsor. Air juga masuk ke area kerja, sehingga cukup menyulitkan. Lokasi dari jalan raya juga jauh, jadi harus ditempuh dengan berjalan kaki, itu yang membuat pekerjaan menjadi lebih lambat,” jelasnya.

PTMB berharap masyarakat dapat memahami kondisi tersebut dan bersabar hingga proses perbaikan selesai, sehingga layanan air bersih dapat kembali normal.(*)

KabarIkn.com, Balikpapan - 1 April 2026, Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) menegaskan kesiapan menghadapi potensi dampak fenomena El Nino 2026 melalui rapat koordinasi strategis bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Wilayah IV yang dilaksanakan pada 31 Maret 2026 di Kantor BWS Wilayah IV. Rapat ini menghasilkan sejumlah kesepakatan penting berbasis data dan simulasi teknis guna memastikan keberlanjutan layanan air bersih bagi masyarakat Kota Balikpapan.

Fenomena El Nino tahun 2026 diprediksi mulai terjadi pada April dan mencapai puncaknya pada Agustus hingga September, dengan potensi intensitas tinggi yang dapat memicu kekeringan ekstrem. Kondisi ini menjadi perhatian serius mengingat sistem penyediaan air baku Balikpapan masih sangat bergantung pada sumber air tadah hujan, khususnya Waduk Manggar.

Direktur Utama PTMB, Dr. Saharuddin, MM, menegaskan bahwa kesiapan menghadapi El Nino dilakukan secara terukur dengan mengacu pada data teknis dan skenario operasional yang telah disusun bersama BWS.

“Mitigasi yang kami siapkan bukan berbasis asumsi, tetapi berbasis data dan simulasi. Kami menghitung secara detail potensi penurunan air baku, dampaknya terhadap produksi, hingga skema distribusi agar layanan tetap berjalan,” ujar Saharuddin.

Dalam kondisi normal, penurunan muka air Waduk Manggar dapat mencapai sekitar 5 cm per hari. Dengan tingkat konsumsi yang tetap dan berkurangnya inflow akibat minimnya curah hujan, kondisi ini berpotensi mempercepat penurunan volume tampungan secara signifikan. Di sisi lain, kualitas air juga berisiko menurun akibat peningkatan kekeruhan (turbidity), masuknya pasir dan udara ke dalam sistem pompa, serta pertumbuhan gulma air seperti kayu apu yang dapat mengganggu proses produksi.

Saat ini, cakupan layanan air bersih di Kota Balikpapan telah mencapai sekitar 77,02% dari total kebutuhan masyarakat, dengan asumsi 5 jiwa per sambungan pelanggan. Angka ini menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat sangat bergantung pada sistem distribusi PTMB, sehingga setiap potensi penurunan produksi harus diantisipasi secara cermat.

Sebagai langkah mitigasi utama, PTMB dan BWS telah menyepakati optimalisasi tampungan Waduk Manggar serta pemanfaatan Bendungan Sungai Wain secara optimal melalui pengaturan pintu spillway untuk mempertahankan volume air sebelum memasuki puncak musim kemarau. Selain itu, disepakati penggunaan skenario simulasi pengambilan air sebesar 75% dengan asumsi inflow hanya 50% sebagai upaya menjaga stabilitas elevasi waduk hingga akhir tahun.

BWS juga merekomendasikan pemanfaatan tiga bendali (bendungan pengendali) di Balikpapan, yaitu Bendali 1, Bendali 3, dan Bendali 4 yang tersebar di beberapa titik daerah aliran sungai sebagai sumber suplai tambahan untuk mendukung ketahanan air baku.

Dari sisi operasional, PTMB juga menyiapkan skema penyesuaian distribusi apabila kapasitas produksi mengalami penurunan. Dalam kondisi tertentu, jika produksi air turun di bawah 70% dari kapasitas normal, maka akan diberlakukan sistem penggiliran distribusi secara terukur dari wilayah hulu ke hilir guna memastikan pemerataan layanan.

Untuk menjamin kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, PTMB juga menyiapkan skema distribusi darurat melalui mobilisasi sekitar 30 unit mobil tangki air yang disiagakan di berbagai kecamatan. Distribusi ini akan difokuskan pada wilayah prioritas, seperti kawasan dengan elevasi tinggi, wilayah terjauh, serta objek vital seperti rumah sakit dan fasilitas pelayanan publik lainnya.

Tidak hanya berfokus pada langkah jangka pendek, PTMB juga memperkuat strategi jangka menengah melalui optimalisasi sumber air alternatif. Beberapa langkah yang tengah disiapkan antara lain identifikasi dan reaktivasi sumur bor yang tidak aktif, pembangunan dua sumur bor baru di kawasan Gunung Tembak dan Jalan Mufakat, serta optimalisasi bendali eksisting sebagai sumber suplai tambahan.

Selain itu, PTMB bersama BWS juga membuka peluang pengusulan anggaran tambahan ke pemerintah pusat untuk mendukung pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur air bersih sebagai bagian dari mitigasi kekeringan nasional.

Saharuddin menambahkan bahwa kesiapan teknis harus berjalan seiring dengan penguatan komunikasi kepada masyarakat.

“Kami ingin masyarakat memahami bahwa kondisi ini adalah tantangan bersama. Dengan penggunaan air yang lebih bijak, kita bisa menjaga agar distribusi tetap merata dan tidak terjadi krisis yang lebih besar,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut, PTMB bersama BWS akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Balikpapan untuk menyampaikan imbauan resmi terkait penghematan penggunaan air, sekaligus memperkuat literasi publik mengenai dampak El Nino terhadap ketersediaan air bersih.

PTMB mengajak seluruh masyarakat untuk mulai menerapkan perilaku hemat air sejak dini, seperti mengurangi penggunaan air berlebih, menampung air saat distribusi mengalir, serta memanfaatkan air secara efisien dalam aktivitas sehari-hari.

Dengan kesiapan berbasis data, koordinasi lintas sektor, serta dukungan masyarakat, PTMB optimistis mampu menjaga stabilitas layanan air bersih di tengah tantangan El Nino 2026.

“Air adalah kebutuhan dasar yang harus kita jaga bersama. Dengan langkah yang terencana dan kesadaran kolektif, kita bisa menghadapi El Nino ini dengan lebih siap dan tetap melayani masyarakat secara optimal,” tutup Saharuddin.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi:

Kehumasan & Pusat Informasi Perumda Tirta Manuntung Balikpapan

PIC : Nadhila (0822-5200-9500)

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Telp : (0542) 765432

Instagram : @tirtamanuntungbalikpapan | @ptmb_commandcenter

Website : http//:www.tirtamanuntungbalikpapan.co.id⁠ .(*)

KabarIkn.com,Balikpapan — Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) menginformasikan akan dilakukannya pekerjaan perbaikan pipa air baku berdiameter 600 mm di kawasan KM 8 Karetan. Pekerjaan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 2 April 2026, mulai pukul 10.00 WITA dengan estimasi durasi selama 1x24 jam.

Selama proses perbaikan berlangsung, distribusi air dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) KM 8 diperkirakan akan mengalami gangguan. Sejumlah wilayah terdampak meliputi sepanjang jalur KM 10 hingga Rapak di Jalan Soekarno Hatta, Jalan MT Haryono kawasan Rumah Sakit Umum, RSS Damai III, Komplek PGRI Damai III, Perumahan Kopri, Perum PT HER Mandiri, Komplek Perusda, hingga Komplek Bumi Sepinggan Baru.

Selain itu, gangguan juga berpotensi terjadi di Komplek PLN Spala, Villa Damai Indah, Perum Depsos Ringroad, sepanjang Jalan Syarifuddin Yoes, Perumahan Daksa, sebagian wilayah Batakan, Perum WIKA, sebagian Daun Village, serta Komplek Pemda BB. Wilayah lain yang turut terdampak antara lain Boster AMD Sungai Ampal, Perum H Ruslan Gunung Guntur, Perum Pelabuhan Gunung Guntur, Gunung Sari mulai Strat I hingga Strat VI, Jalan Patimura, Kampung Timur, Wonorejo, Sumber Rejo, Karang Rejo hingga Gang Buntu, dan Gang Rohani.

Gangguan distribusi juga mencakup kawasan KM 9 Komplek AD, KM 8 Komplek Klaus Reppe, Komplek Bangun Reksa, Perumahan PDAM, Graha Indah, Bhumi Nirwana Indah, Adi Guna Unggul, Mandastana, Batu Ampar Lestari, Ramayana, hingga Jalan Brantas dan Komplek Perumnas.

Wilayah lain yang turut terdampak meliputi Jalan Telindung, Jalan Padat Karya, kawasan Inpres I hingga IV di Perumahan Somber, Jalan Gunung Satu, Gunung Empat, Gunung Bugis, Asrama Bukit, Sidomulyo, Kampung Baru Ujung, Jumpi, Sidodadi, Jalan Borobudur, Kampung Baru Ilir, serta Gunung Polisi.

PTMB menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses pekerjaan berlangsung. Masyarakat diimbau untuk melakukan penampungan air secukupnya sebagai langkah antisipasi.

Untuk informasi lebih lanjut dan layanan pengaduan, pelanggan dapat menghubungi Call Center di nomor 0542-878991 atau 0542-878992, SMS dan WhatsApp di 0816200110, serta melalui media sosial Instagram @tirtamanuntungbalikpapan dan @ptmb_commandcenter. Informasi juga dapat diakses melalui situs resmi www.tirtamanuntung.co.id⁠� serta layanan pelanggan online di pelanggan.tirtamanuntung.co.id.(*)

KabarIkn.com,Balikpapan - 30 Maret 2026, Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Kejaksaan Negeri Balikpapan dalam penanganan masalah hukum di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (DATUN), sebagai langkah nyata memperkuat tata kelola perusahaan sekaligus memastikan keberlanjutan pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Penandatanganan kerja sama yang dilaksanakan pada Rabu, 11 Maret 2026 lalu di Balikpapan ini dilakukan oleh Direktur Utama PTMB, Dr. Saharuddin, MM, bersama Kepala Kejaksaan Negeri Balikpapan, Andri Irawan. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya sistematis PTMB dalam menghadirkan pengelolaan perusahaan yang semakin profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Direktur Utama PTMB, Dr. Saharuddin, MM, menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar formalitas kelembagaan, melainkan fondasi penting dalam memastikan setiap langkah strategis perusahaan berjalan dalam koridor hukum yang kuat.

“Bagi kami, pelayanan air bersih bukan hanya soal distribusi, tetapi juga tentang tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan kepastian hukum yang jelas. Kerja sama ini menjadi langkah penting agar setiap program strategis PTMB dapat berjalan dengan aman, terarah, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujar Saharuddin.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kompleksitas pengelolaan sektor air minum menuntut adanya pendampingan hukum yang komprehensif, terutama dalam menghadapi dinamika pembangunan, pengembangan sumber air, hingga pengelolaan aset perusahaan.

“Dengan adanya pendampingan dari Kejaksaan Negeri Balikpapan melalui Jaksa Pengacara Negara, kami memiliki mitra strategis yang tidak hanya membantu dalam penyelesaian perkara, tetapi juga memberikan panduan preventif agar potensi risiko hukum dapat diminimalkan sejak awal,” tambahnya.

Ruang lingkup kerja sama ini mencakup pemberian bantuan hukum dalam perkara perdata dan tata usaha negara, baik secara litigasi maupun non-litigasi, di mana Jaksa Pengacara Negara akan bertindak mewakili PTMB sebagai penggugat maupun tergugat. Selain itu, Kejaksaan juga akan memberikan pertimbangan hukum melalui Legal Opinion, Legal Assistance, dan Legal Audit guna memastikan setiap kebijakan dan langkah operasional PTMB selaras dengan ketentuan perundang-undangan.

Tidak hanya berfokus pada aspek penanganan perkara, kerja sama ini juga mencakup tindakan hukum lain yang bersifat strategis, seperti upaya penyelamatan dan pemulihan keuangan atau kekayaan negara, serta penegakan kewibawaan pemerintah melalui mekanisme mediasi, fasilitasi, dan konsiliasi.

Dalam konteks penguatan internal, kedua belah pihak juga sepakat untuk mendorong peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui program pelatihan bersama, sosialisasi hukum, dan penyediaan narasumber, sehingga pemahaman hukum di lingkungan PTMB semakin kuat dan terintegrasi dalam setiap lini operasional. Kerja sama ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap implementasi Good Corporate Governance (GCG), di mana prinsip akuntabilitas, transparansi, dan kepatuhan hukum menjadi landasan utama dalam menjalankan bisnis pelayanan publik.

Saharuddin menambahkan bahwa keberadaan pendampingan hukum akan memberikan ruang gerak yang lebih pasti bagi PTMB dalam mengeksekusi berbagai program strategis perusahaan.

“PTMB saat ini tengah fokus pada penguatan sistem pelayanan air bersih, termasuk pengembangan sumber air dan peningkatan jaringan distribusi. Dengan adanya kepastian hukum, kami dapat bergerak lebih cepat dan lebih percaya diri dalam menjalankan program-program tersebut tanpa kekhawatiran terhadap potensi hambatan hukum di kemudian hari,” jelasnya.

Kerja sama ini berlaku selama dua tahun dan dapat diperpanjang sesuai kesepakatan kedua belah pihak. Kejaksaan Negeri Balikpapan juga menyatakan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh melalui pendampingan dan pertimbangan hukum yang objektif dan profesional.

Melalui sinergi ini, PTMB optimistis dapat memperkuat fondasi tata kelola perusahaan sekaligus menghadirkan pelayanan air bersih yang semakin andal, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kota Balikpapan.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:

Kehumasan & Pusat Informasi Perumda Tirta Manuntung Balikpapan

PIC : Nadhila (0822-5200-9500)

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Telp : (0542) 765432

Instagram : @tirtamanuntungbalikpapan | @ptmb_commandcenter

Website : http//:www.tirtamanuntungbalikpapan.co.id⁠ .(*)

KabarIkn.com,BALIKPAPAN — Perusahaan Umum Daerah Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) menyampaikan informasi resmi terkait rencana pekerjaan perbaikan kebocoran pipa air baku berdiameter 600 mm di kawasan Trans AD yang akan berdampak pada gangguan distribusi air bersih.

Pekerjaan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 26 Maret 2026, mulai pukul 10.00 WITA, dengan estimasi durasi selama 1 x 24 jam. Meski demikian, PTMB menyatakan akan mengupayakan penyelesaian pekerjaan lebih cepat dari waktu yang ditentukan.

Sehubungan dengan kegiatan perbaikan tersebut, distribusi air bersih pada wilayah pelayanan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kampung Damai akan mengalami gangguan. Adapun wilayah terdampak meliputi Balikpapan Selatan, Balikpapan Kota, sebagian Balikpapan Tengah, serta sebagian Balikpapan Barat.

Selain itu, sejumlah kawasan yang berpotensi terdampak di antaranya Simpang Tiga Kampung Damai, Komplek Bank Duta, Perum Pos dan Giro, Komplek BDS dan BDI, Komplek PLN Pikitring Ring Road, hingga sejumlah gang dan permukiman seperti Gang Mex, Gang Teratai, Gang PLN, dan Gang Sampurna. Dampak juga mencakup kawasan Simpang Tiga Jalan MT Haryono, Stalkuda, Gunung Bakaran, Balikpapan Permai, Pasar Baru, Markoni, Klandasan, Pelayaran, Prapatan, serta sejumlah wilayah lain seperti Telogorejo, Bhayangkara, Cendrawasih, Dondang, Gunung Malang, AURI, hingga Karang Rejo dan Kampung Damai.

Wilayah lain yang turut terdampak meliputi Komplek Telkom, Terminal Tangki PDAM, Komplek Balikpapan Baru, sebagian Daun Village, Muara Rapak, Karang Anyar, Pandan Sari, Pandan Wangi, Kebun Sayur, Semoi, Kampung Baru Tengah, Jalan 21 Januari, Sepaku, dan sekitarnya.

PTMB mengimbau masyarakat yang berada di wilayah terdampak untuk melakukan penampungan air secukupnya sebagai langkah antisipasi selama proses pekerjaan berlangsung.

“Demikian informasi ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja sama rekan media dalam membantu penyebarluasan informasi kepada masyarakat, kami ucapkan terima kasih,” tulis PTMB dalam keterangan resminya.

PTMB juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat gangguan layanan tersebut.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Call Center di nomor 0542-878991 / 878992, layanan WhatsApp di 0816-200110, serta melalui media sosial Instagram @tirtamanuntungbalikpapan dan @ptmb_commandcenter. Informasi juga dapat diakses melalui situs resmi www.tirtamanuntung.co.id⁠ atau layanan pelanggan di pelanggan.tirtamanuntung.co.id. (*)

KabarIkn.com,BALIKPAPAN — Menjelang libur hari raya, Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) memastikan layanan air bersih tetap berjalan optimal guna menjaga kenyamanan pelanggan.

Sejumlah langkah operasional telah disiapkan untuk menjaga stabilitas pasokan air. Di antaranya dengan menerapkan produksi air selama 24 jam nonstop, di mana para operator bekerja secara bergantian (shift) agar distribusi air tetap berjalan tanpa hambatan.

Selain itu, PTMB juga melakukan perluasan sumber air dengan menambah tiga sumur dalam yang berlokasi di Telaga Sari, Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kampung Damai, dan LPM Baru Ulu. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas pasokan air bersih bagi masyarakat.

Upaya lainnya adalah penguatan booster pump guna menjaga tekanan air, sehingga distribusi dapat menjangkau wilayah yang berada di area jauh maupun dengan elevasi tinggi.

PTMB juga memastikan layanan pengaduan pelanggan tetap aktif selama periode libur. Masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui Call Center di nomor (0542) 878991 atau 878992, serta melalui layanan WhatsApp di nomor 0816 200 110. Informasi juga dapat diakses melalui Instagram @ptmb_commandcenter.

PTMB menegaskan komitmennya untuk merespons setiap laporan pelanggan secara cepat dan tanggap, demi memastikan distribusi air tetap lancar selama libur hari raya.

Sebagai tambahan, pelanggan juga dapat mengakses berbagai layanan secara online, seperti cek tagihan, pengaduan, dan baca meter mandiri melalui website resmi di www.tirtamanuntung.co.id⁠ serta pelanggan.tirtamanuntung.co.id. (*)

KabarIkn.com,BALIKPAPAN — Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) bersama Balikpapan Pos menghadirkan Program Ramadhan Ceria (PCR) sebagai wujud kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.

Melalui program tersebut, bantuan disalurkan kepada sejumlah penyandang disabilitas. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kebersamaan sekaligus kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan.

PTMB berharap, melalui Program Ramadhan Ceria, bantuan yang diberikan dapat membawa manfaat serta kebahagiaan bagi para penerima. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat solidaritas dan meningkatkan rasa kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Program ini menjadi bagian dari komitmen PTMB untuk terus hadir dan berbagi, terutama di momen penuh berkah seperti Ramadan. Diharapkan, langkah kecil yang dilakukan ini dapat memberikan dampak positif dan membawa keberkahan bagi semua pihak.

Sebagai informasi, masyarakat dapat mengakses layanan PTMB melalui Call Center di nomor 0542-878991 atau 0542-878992. Selain itu, layanan SMS dan WhatsApp tersedia di nomor 0816200110.

Informasi dan layanan lainnya juga dapat diakses melalui media sosial Instagram @tirtamanuntungbalikpapan dan @ptmb_commandcenter, serta website resmi di www.tirtamanuntung.co.id⁠�. Untuk cek tagihan, pengaduan online, dan baca meter mandiri, pelanggan dapat mengunjungi pelanggan.tirtamanuntung.co.id.(*)

KabarIkn.com,Balikpapan - Layanan air bersih kepada masyarakat tetap berjalan optimal selama pelaksanaan libur panjang Hari Suci Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026. Kesiapsiagaan ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Balikpapan dalam menyambut serta menjalankan rangkaian ibadah dan aktivitas keluarga selama momentum hari besar keagamaan tersebut.

Pemerintah telah menetapkan pelaksanaan libur nasional dan cuti bersama pada 18 hingga 24 Maret 2026 yang mencakup rangkaian libur Nyepi serta Hari Raya Idul Fitri. Menyikapi hal tersebut, PTMB telah menyiapkan berbagai langkah operasional guna memastikan pelayanan produksi dan distribusi air bersih tetap berjalan stabil selama masa libur.

Direktur Operasional PTMB, Ali Rachman, menyampaikan bahwa seluruh unit operasional tetap bertugas melalui sistem kerja siaga sehingga proses produksi air tetap berjalan tanpa henti.

“Operator instalasi pengolahan air tetap bekerja dalam sistem shift sehingga proses produksi air berjalan secara berkesinambungan. Hal ini dilakukan untuk memastikan layanan air bersih kepada masyarakat tetap terjaga selama masa libur,” ujarnya.

Kinerja layanan PTMB dalam beberapa waktu terakhir juga menunjukkan tren yang semakin baik. Produksi air tercatat mencapai 46,6 juta meter kubik dengan cakupan layanan stabil di angka 79,32 persen, yang menunjukkan kapasitas produksi dan distribusi air bersih terus dijaga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Balikpapan.

Untuk memperkuat ketahanan pasokan air baku, PTMB juga menambah sumber produksi melalui Sumur Dalam (SD) di beberapa wilayah. Tiga titik sumur dalam yang telah disiapkan yaitu SD Telagasari di Balikpapan Tengah, SD IPA Kampung Damai di Balikpapan Selatan, serta SD LPM Baru Ulu di Balikpapan Barat.

Air baku dari SD Telagasari diolah melalui IPA Gunung Sari, sementara air baku dari SD Kampung Damai diolah di IPA Kampung Damai, dan SD LPM Baru Ulu diolah melalui IPA Baru Ulu. Dengan skema tersebut, distribusi air dari masing-masing sumur bor akan memperkuat pelayanan pada wilayah layanan yang berada dalam cakupan ketiga instalasi pengolahan air tersebut.

Selain penambahan sumber air baku, PTMB juga memperkuat sistem distribusi dengan menyiapkan booster pump di beberapa titik jaringan. Booster pump ini berfungsi untuk menjaga tekanan air agar tetap stabil hingga menjangkau pelanggan pada wilayah yang lebih jauh atau memiliki kontur elevasi yang lebih tinggi.

Secara teknis, instalasi daya listrik pada titik-titik booster pump tersebut telah selesai dikerjakan, sehingga siap mendukung pengoperasian sistem distribusi air secara optimal. Keberadaan booster pump ini diharapkan semakin memperkuat tekanan air dalam jaringan distribusi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Direktur Teknik PTMB, Kohirudin, menambahkan bahwa kesiapan layanan juga diperkuat melalui sistem teknologi informasi perusahaan.

Melalui Divisi Sistem Informasi Manajemen (SIM), PTMB melakukan pemeliharaan preventif terhadap infrastruktur teknologi informasi guna memastikan layanan digital perusahaan tetap berjalan normal selama masa libur, termasuk sistem pembayaran tagihan rekening air pelanggan.

“Tim teknis juga disiagakan untuk memastikan seluruh sistem layanan digital tetap berjalan dengan baik sehingga masyarakat tetap dapat mengakses layanan PTMB secara mudah selama pelaksanaan libur,” jelasnya.

PTMB juga terus melakukan pemantauan kualitas air secara rutin pada setiap instalasi pengolahan air melalui laboratorium mini di masing-masing unit produksi guna memastikan air yang didistribusikan kepada pelanggan tetap memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.

Dalam kesempatan tersebut, masyarakat yang berencana melakukan perjalanan mudik juga diimbau untuk memastikan instalasi air di rumah dalam kondisi aman sebelum meninggalkan tempat tinggal, seperti memastikan keran tertutup dengan baik serta tidak terdapat potensi kebocoran pada instalasi pipa rumah tangga.

Selama pelaksanaan libur Nyepi dan Idul Fitri 2026, layanan pengaduan pelanggan PTMB tetap beroperasi dan dapat diakses melalui Call Center (0542) 878991 atau 878992, serta melalui WhatsApp layanan pelanggan di nomor 0816 200 110. PTMB juga menyiapkan petugas siaga di wilayah pelayanan untuk memastikan setiap laporan pelanggan dapat ditangani secara cepat dan responsif.

Melalui berbagai langkah kesiapsiagaan tersebut, PTMB berkomitmen untuk terus menjaga kualitas, kontinuitas, serta keandalan layanan air bersih bagi masyarakat Kota Balikpapan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Idul Fitri dengan nyaman bersama keluarga.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi:

Kehumasan & Pusat Informasi Perumda Tirta Manuntung Balikpapan

PIC : Nadhila (0822-5200-9500)

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Telp : (0542) 765432

Instagram : @tirtamanuntungbalikpapan | @ptmb_commandcenter

Website : http//:www.tirtamanuntungbalikpapan.co.id⁠ .(*)