
KabarIkn.com,Balikpapan – Direktur Utama PT Manuntung Sukses (PTMB), Yudhi Saharuddin, menyampaikan bahwa tahun 2026 menjadi momentum transformasi bagi perusahaan dalam mempercepat produksi dan meningkatkan efisiensi distribusi air bersih.
Hal tersebut disampaikan Yudhi saat kegiatan buka puasa bersama jajaran manajemen dan karyawan PTMB. Ia menegaskan, tantangan yang dihadapi perusahaan ke depan tidaklah ringan, mengingat dinamika perubahan iklim dan kebutuhan air bersih masyarakat yang terus meningkat.
Yudhi mengulas kembali kondisi saat awal dirinya bergabung di PTMB pada 2024, ketika hampir seluruh wilayah Indonesia mengalami kekurangan air akibat fenomena El Nino. Balikpapan pun terdampak cukup signifikan hingga produksi air sempat terganggu. Namun, memasuki semester kedua 2024, produksi air mulai kembali normal dan mencapai 100 persen.
“Memasuki 2025 kondisi mulai stabil. Kami fokus melakukan pembenahan layanan, terutama perbaikan jaringan dan peningkatan produksi,” ujarnya.
Berdasarkan laporan unaudited 2025, PTMB berhasil mempertahankan status perusahaan dalam kondisi sehat serta tetap mencatatkan keuntungan. Perusahaan juga masih mampu memberikan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) kepada pemerintah kota.
Sepanjang 2025, PTMB melakukan berbagai perbaikan fisik, mulai dari penggantian pipa dengan tingkat kebocoran tinggi hingga pembenahan jaringan distribusi. Perbaikan dilakukan di sejumlah titik seperti Grand City, Agung Tunggal, MT Haryono, kawasan Transad, hingga Kilometer 11. Selain itu, perusahaan juga melakukan revitalisasi sumur serta menambah sumber air baku melalui bantuan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Hasilnya, produksi air pada 2025 meningkat signifikan. Total produksi mencapai 46,6 juta meter kubik atau naik sekitar 4,3 juta meter kubik dibandingkan 2024. Meski demikian, pendapatan masih relatif stagnan karena perusahaan memprioritaskan pembenahan jaringan sebelum melakukan ekspansi sambungan baru.
Pada 2025, pertumbuhan pelanggan hanya mencapai sekitar 4.000 sambungan dari target 5.000–6.000 sambungan baru, akibat fokus perbaikan infrastruktur.
Memasuki 2026, PTMB menargetkan penambahan sekitar 12.000 sambungan rumah (SR) baru di wilayah dengan debit air yang dinilai sudah mencukupi. Dengan jumlah pelanggan saat ini sekitar 119 ribu, perusahaan menargetkan total pelanggan menembus lebih dari 120 ribu pada akhir 2026.
Fokus utama tahun ini adalah akselerasi produksi dan efisiensi distribusi. Yudhi menjelaskan, efisiensi dilakukan baik secara fisik maupun nonfisik, termasuk pengelolaan tekanan air agar kebocoran dapat ditekan seminimal mungkin.
PTMB juga memastikan komitmennya untuk tidak mengandalkan penyertaan modal dari APBD dalam menjalankan investasi. Manajemen telah melakukan analisis keuangan hingga 2029 dan menilai perusahaan masih mampu membiayai perbaikan, optimalisasi produksi, serta pertumbuhan pelanggan secara mandiri.
Pada 2026, perusahaan kembali merencanakan penambahan sumber air baku, termasuk tambahan izin pengambilan air sebesar 50 liter per detik serta pengembangan beberapa sumur baru. Pengaturan manajemen distribusi akan dilakukan agar daerah-daerah yang debit airnya memadai dapat segera terlayani.
Saat ini kapasitas produksi PTMB sekitar 1.500 liter per detik untuk melayani sekitar 900 ribu penduduk Balikpapan. Kondisi geografis kota yang berbukit membuat distribusi air harus menggunakan pompa berkapasitas besar, berbeda dengan daerah yang mengandalkan sistem gravitasi. Hal ini turut memengaruhi biaya operasional dan tingkat kebocoran jaringan.
Menanggapi keluhan masyarakat terkait air keruh di beberapa wilayah, Yudhi menegaskan bahwa kualitas air dari instalasi pengolahan memenuhi standar. Nilai kekeruhan (NTU) rata-rata berada di bawah 1 atau sekitar 0,9. Menurutnya, air keruh biasanya terjadi akibat proses perbaikan pipa atau peningkatan tekanan distribusi yang memicu endapan dalam jaringan ikut terbawa.
“Kami pastikan jika ada laporan air keruh, tim akan turun maksimal 1x24 jam untuk melakukan pembersihan atau pengurasan jaringan,” tegasnya.
PTMB, lanjut Yudhi, berkomitmen terus melakukan perbaikan menyeluruh demi memastikan pelayanan air bersih kepada masyarakat Balikpapan semakin optimal di tahun-tahun mendatang.(bs)