[Valid RSS]

Foto : Plt. Dirut Perumda Tirta Manuntung Balikpapan , Purnamawati

KabarIkn.com,BALIKPAPAN-Sudah beberapa hari terakhir , tiga pelanggan Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) mengalami kehilangan meteran air yang diambil pencuri.

Menurut data yang dihimpun Sub Bagian Customer Service PTMB, ada tiga wilayah diantaranya pelanggan di Jalan Patimura Batu Ampar, Jalan MT Haryono dan Arjuna Meubel.

Menyikapi aksi pencurian meteran air pelanggan, Plt Dirut Perumda TMB, Purnamawati menyebutkan bahwa kasus hilangnya beberapa meteran air PTMB milik pelanggan, setelah ditelusuri adalah rumah atau ruko yang dalam keadaan kosong tidak berpenghuni.

"Kejadian ini dilaporkan dari pihak tetangga atau masyarakat yang melihat air keluar dari pipa yang berada di halaman rumah pelanggan yang tidak ada meteran airnya," jelas Purnamawati.

Untuk itulah pihaknya mengimbau kepada seluruh pelanggan agar berhati-hati terhadap petugas yang mengaku dari PTMB, tetapi tidak memiliki kelengkapan seperti ID Card (pegawai permanen, pegawai koperasi atau kontraktor) atau tidak memakai seragam, atau tidak menunjukan surat tugas.

ILUSTRASI: Pencurian meteran air milik PTMB. Inzet Purnamawati.

"Kami mengharapkan lakukan introgasi terlebih dahulu, dikhawatirkan jika itu adalah "petugas palsu," kemudian pastikan ke Call Center PTMB jika memang benar adanya petugas yang melakukan penggantian meteran untuk kegiatan resmi dari PTMB," tambah Purnamawati.

Dan kepada pelanggan yang ingin mendaftar sambungan baru agar langsung datang ke kantor Tirta Manuntung untuk menghindari sambungan baru ilegal yang bisa saja menggunakan meter air curian yang berlogo PTMB/PDAM.

"Kepada pembeli atau pengepul dari usaha barang bekas agar tidak menerima atau membeli meter air bekas yang tidak jelas asal usulnya, agar terhindar dari keterlibatan maraknya pencurian meter air yang berlogo milik PTMB/PDAM. 

Begitu pula bagi masyarakat yang mempunyai usaha rumah sewaan atau kost-kostsan dan pengusaha developer perumahan agar tidak membeli meter air yang tidak jelas asal usulnya, agar terhindar dari keterlibatan maraknya pencurian meter air yang berlogo milik PTMB/PDAM. 

"Apabila ada pihak atau oknum yang tidak jelas datangnya, kemudian menawarkan atau menjual meter air yang berlogo PTMB/PDAM, harap melaporkan kepada pihak kepolisian setempat dan Perumda Tirta Manuntung Balikpapan," harapnya lagi.

Kepada pelanggan yang meteran air dicuri, merupakan tanggung jawab pelanggan, dan jika ingin dilakukan pemasangan meter air kembali dapat langsung ke kantor Tirta Manuntung.

Demikian imbauan ini dibuat, sebagai bentuk kewaspadaan kita bersama, baik Perumda Tirta Manuntung Balikpapan dan masyarakat pelanggan, untuk sama sama berperan aktif menjaga keamanan di lingkungan rumah, menjaga dari gerak gerik oknum pelaku yang tidak dikenal dan berniat tidak baik di tempat kita, maka segera tindak dan laporkan kepada pihak kepolisian serta PTMB, dengan upaya lainnya yaitu menghidupkan kembali POS Kamling. (call center 0542 878991 - 878992, Chat WA : 0816200110). 

"Bersama-sama menjalankan amanat Perwali Balikpapan, No. 19 Tahun 2010, Tentang Sistem Penyediaan Air Minum : Merawat Meter air dan Jaringan Pipa Persil setelah meteran didalam rumah," tegasnya.

Adapun kasus meter air hilang ini akan dilaporkan ke pihak kepolisian sehingga apabila pembeli atau pengepul pengusaha barang bekas tetap membeli meter air yang tidak jelas asal usulnya, berarti melanggar ketentuan hukum. 

"Selain itu PTMB berharap setelah melaporkan bersama polisi dapat melakukan penyidikan dari internal hingga eksternal, agar memastikan tidak ada keterlibatan dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, jika terbukti akan ditindak secara hukum," pungkas Purnamawati. 

Sumber : Perumda Tirta Manuntung Balikpapan

KabarIkn.com,Balikpapan - Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) mengalami kebocoran pipa air baku di PAB (Pompa Air Baku) Pipa Header Tee Y transmisi dia. 700 mm jalur ke IPA Kp. Damai sejak pukul 03.45 Dinihari. Sehingga tekanan dan supply air baku ke IPA Kp. Damai menurun dan menyebabkan Stop Produksi

Dengan adanya kerusakan tersebut, PTMB akan segara melaksanakan tindakan perbaikan darurat yang akan dilaksanakan pada hari ini Jum'at, 12 Agustus 2022 mulai pukul 08.30 Wita, estimasi lama waktu pekerjaan kurang lebih 1 x 24 jam, namun diupayakan waktu penyelesaian pekerjaan lebih cepat lebih baik. Berkenaan hal tersebut, maka akan terjadi gangguan pelayanan distribusi air dari IPA Kp. Damai atau mengalami "Stop Produksi." 

Plt. Direktur Tekni Perumda Tirta Manuntung Balikpapan, M. Kohirudin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar besarnya atas terganggunya pelayanan akibat kegiatan ini terutama kepada pelanggan yang tiba-tiba terjadi pemadaman air sejak subuh dinihari tadi. 

Plt. Direktur Teknik Perumda Tirta Manuntung Balikpapan, M. Kohirudin menambahkan dengan adanya kegiatan ini maka akan stop produksi IPA Kp. Damai. Pekerjaan perbaikan diupayakan selesai lebih cepat dari target yang ditetapkan sehingga IPA Kp. Damai berproduksi normal kembali dan dapat melayani para pelanggan yang terganggu alirannya selama proses perbaikan tersebut. Untuk normalisasi pelayanan terutama untuk pelanggan terjauh dan tertinggi atau daerah bukit seperti di daerah Balikpapan Tengah dan Balikpapan Barat diperlukan waktu yang cukup untuk normalisasi pelayanan. Mohon doanya dari masyarakat para pelanggan PTMB semoga pekerjaan dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan.

Adapun daerah pelayanan IPA Kp. Damai yang mengalami gangguan pelayanan yaitu Kecamatan Balikpapan Selatan, Kecamatan Balikpapan Kota, Sebagian Kecamatan Balikpapan Tengah dan Kecamatan Balikpapan Barat. Dimulai dari Simpang Tiga Kp. Damai, Komp. Bank Duta, Perum. Pos & Giro, Perum. BDS, Perum. BDI, Komp. PLN Pikitring Ring-Road, Gg. Mex, Gg. Teratai, Gg. PLN, Gg. Sampurna, Gg. Orienz, Jl. Al Makmur Dam, Jl. Beller Dam, Jl. Agung Tunggal, Komp. Telkom, Komp. Balikpapan Baru, Sebagian Perum. Daun Village. Dimulai dari Simpang Tiga Tugu Beruang Madu Jl. MT. Haryono, Stalkuda, Gn. Bakaran, Sepinggan Raya, Balikpapan Permai, Pasar Baru, Markoni, Klandasan, Pelayaran, Prapatan, Jl. Melati, Telogorejo, Jl. Bhayangkara, Jl. Cendrawasih, Jl. Dondang, Gn. Malang, Belakang Toko Utama, Gn. Malang Radar, Marbo, Jl. Siaga, Markoni Auto 2000, Gn. Guntur, Gn. Rambutan, Gn. Kawi, Kr. Rejo, Muara Rapak, Kr. Anyar, Pandan Sari, Pandan Wangi, Kebun Sayur, Kp. Baru Tengah, Jl. Semoi, Jl. 21 Januari, Jl. Sepaku serta seluruh daerah pelayanan IPA Kp. Damai.

Foto : Kabag Hubungan Pelanggan Perumda TMB Abdul Ramli

Ramli: Biaya penyambungan kembali akan dikenakan biaya Rp 1.518.000 plus tunggakan

Kabarikn.com,Balikpapan- Saat di fase covid- 2019-2020 memang PDAM pada saat masa itu mengeluarkan kebijakan untuk tidak melakukan penyegelan pada saat fase 2020 mengeluarkan kebijakan tidak melaksanakan adanya kegiatan penyegelan ataupun pencabutan sangat memahami pada fase tersebut terjadi perubahan ekonomi yang cukup drastis di sisi pelanggan sehingga Perumda Tirta Manuntung Balikpapan memaklumi adanya pelanggan yang akhirnya masih adanya melakukan tunggakan pembayaran tagihan kata Kabag Hublang Perumda TMB Abdul Ramli diruang kerjanya Rabu (3/8/22).

 "akibat dari pada terjadinya tunggakan yang cukup lama ya gimana saat ini masih adanya pelanggan yang akhirnya tidak membayarkan tagihannya sampai dengan fase 1 tahun bahkan lebih daripada itu hingga di Tahun 2022 di bulan Agustus Akibat yang terjadi adalah tunggakan piutang pelanggan terhadap pembayaran pemakaian air tidak terlunaskan dan mempengaruhi terhadap biaya operasional, maka daripada itu kami ingin menghimbau kepada pelanggan yang saat ini merasa memang belum ada melakukan pembayaran tagihan PDAM kami memberikan waktu dalam durasi gratis 2 minggu di bulan Agustus ini sampai sebelum tanggal 25 atau sebelum akhir bulan di bulan Agustus untuk dapat segera melunasi tunggakan tagihan piutang pemakaian air perumda Tirta manuntung Balikpapan,"jelasnya. 

Awal bulan September perumda Tirta manuntung Balikpapan akan mulai bergerak mengingatkan kepada pelanggan untuk membayar tunggakan tagihan tersebut jika tidak maka akan terjadinya proses penyegelan hingga pencabutan pelanggan kalau kita melihat dalam Peraturan Walikota perwalian ada nomor 19 tahun 2010 tentang sistem penyediaan air minum pada bagian tempat sambungan tentang pemutusan sambungan langganan pada pasal ke 14 pasal 15 dan pasal ke-6 bahwa itu memang sudah diatur sebenarnya jika kita mengikuti aturan apabila pelanggan tidak melakukan pembayaran 2 bulan maka di bulan ketiga PDAM atau Perumda Tirta Manuntung Balikpapan akan melakukan proses penyegelan, dan apabila di bulan ketiga masih tidak ada proses pembayaran maka masuk Bulan ke-4 PDAM akan melakukan proses pencabutan atau pemutusan calon pemutusan pelanggan pembayaran ulang dan akan dikenakan biaya Sambung kembali sebesar Rp 1.518.000 plus tunggakan yang belum terbayarkan itulah aturan yang sebenarnya,"tegas Ramli.

Tahun 2020-2022 toleransi Perumda TMB memberikan kesempatan pelanggan sehingga terjadi tunggakan yang cukup panjang kami belum melaksanakan keseluruhan kegiatan penyegelan ataupun pencabutan. 

Makanya kami mengingatkan di sini di periode September ini kami minta pelanggan yang merasa adanya tunggakan agar segera dilunasin pembayarannya. Jika tidak maka nanti akan kena lagi biaya Sambung kembali sekarang sudah mulai.

Ramli mengharapkan mulai untuk saling berinisiatif dan menyadari atas toleransi yang sudah diberikan Perumda Tirta Manuntung Balikpapan jika ingin lebih lanjut silakan pelanggan untuk menyampaikan permasalahan tersebut di subbagian customer service perumda Tirta manuntung Balikpapan dan informasi ini akan kami sampaikan sosialisasi dari rumah ke rumah," pungkasnya.(tri)

Kabarikn.com,Balikpapan– Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (TMB) sejak 2021 telah melakukan peserta iuran sedot WC yang dikelola Bagian Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL).

Sejak diluncurkan 2018 lalu jumlah peserta baru sekitar 456 namun sejak 2020 jumlahnya kini mencapai lebih dari 10.000 pelanggan lebih.

“Di 2020 pertumbuhan pelanggan itu hampir 4000 lebih. Di 2021 3800 sekarang sudah 10 ribu pelanggan,” ungkap Kabag IPAL Perumda Tirta Manuntung Balikpapan, H Sungkowo belum lama ini di ruang kerjanya.

Diakui Sungkowo masyarakat pelanggan PDAM awalnya belum mengetahui program ini. Karena itu sosialisasi terus dilakukan secara gencar. Faktor lainya perlu dilakukan kampanye hidup sehat terutama soal penampung limbah tinja dan bersih dan tidak merusak lingkungan.

“Apalagi sudah diserahkan program L2T2 (Layanan Lumpur Tinja Terjadwal) dari kementerian PUPR provinsi yang kapasitas 20 meter kubik perhari,” ucapnya.

Dalam perhitungan PUPR, setiap rumah tangga dengan penghuni 5-6 orang, harus rutin melakukan pengurasan atau sedot tinja tiap 3-4 tahun. Bak penampung tinja harus disemen rapat dan memiliki ruang angin serta akses sedot yang aman dan bersih.

“Kalau lebih dari itu kapasitas (lebih 6 orang rumah) harus rutin disedot. Memang hanya 1,5 kubik tapi saat dia kembali belum jatuh tempo dia harus bayar sisanya,” jelas Sungkowo.

Misalnya peserta sudah menabung Rp200 ribu tapi belum jatuh tempo sudah sedot kembali yang kedua karena rumah yang dimiliki ada kost-kost.

“Nah volume misalnya rumah kost sudah penuh wcnya, dua tahun dihitung dana yang masuk kekami nanti kurangnya baru bayar,” sambungnya.

Program langganan sedot WC ini selain murah juga tidak membebani pelanggan karena pelanggan menabung dahulu setiap bulan Rp9500 selama 3-4 tahun.

“Memudahkan dalam pelayanan kepada pelanggan tidak membebankan ke pelanggan. Setiap bulan diangsur Rp9500 dalam rekening air PDAM dikali umur rekening 3-4 tahun. Tidak sekaligus dibayar tanpa harus menelpon jika sudah masuk dalam jadwal penyedotan tinja,” Persyaratan mudah yakni berlanggaran Air PDAM, memiliki septitank dan jarak dari rumah ke jalan maksimal 50 meter serta punya akses lobang sedot diameter 4 inchi.

Untuk kendaraan penyedot, Perumda TMB bekerjasama pihak transportir dengan. Setiap pekan dilakukan penyedotan kepada pelanggan yang sudah masuk dalam jadwal penyedotan. Penyedotan dilakukan rekanan yakni TMS dan Andi Bunga Lemo.(**)

Sumber :Kasubag CS Perumda Tirta Manuntung Balikpapan Suryo Hadi Prabowo

Studi Excursie Pelajari Sistem Pengolahan Air Bersih

Kabarikn.com,Balikpapan- Rabu (29/6/2022) Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (TMB) mendapat kunjungan dari mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Fakultas Teknik Program Studi Teknik Lingkungan.

84 mahasiswa ULM ini bersama dosen pembimbing Dr Rizqi Puteri Mahyudin SSi MS dan Gusti Ihda Mazaya ST MT diterima Plt Direktur Teknik Perumda TMB, M Kohirudin didampingi Kabag Hublang Abdul Ramli, Kabag Produksi Rifyan, Kasubag Laboratorium Rismawati, Suryo HP Kasubag Customer Servis bertempat di aula Lt. III Manggar Graha Tirta Manuntung. 

Dalam penjelasannya, dosen pembimbing Dr Rizqi menyebutkan bahwa kegiatan study excursie 1 mahasiswa Prodi Teknik Lingkungan ULM untuk meningkatkan kualitas dan memicu motivasi mahasiswa sehingga terbentuk pribadi yang lebih kreatif dan kritis serta mampu menjadi pendorong kemajuan pembangunan agar mampu bersaing dengan kompetitif.

"Dan studi di Perumda Tirta Manuntung Balikpapan untuk mengetahui proses lengkap pengolahan air bersih, mulai dari air baku, hingga proses distribusi, juga proses lainnya," jelasnya.

Sementara itu menurut Plt Dirtek Perumda TMB, Kohirudin mengucapkan terimakasih atas kunjungan para mahasiswa ULM ke Perumda TMB.

"Semoga maksud dan tujuan studi excursie ini dapat memberikan hasil yang maksimal di Perumda Tirta Manuntung Balikpapan," ujarnya.

Harapan pihaknya atas kunjungan ini, para mahasiswa ULM dapat melihat langsung bagaimana proses pengolahan air bersih di Perumda TMB, serta distribusi ke pelanggan.

Selain diterima pimpinan Perumda TMB, para mahasiswa mengunjungi langsung Waduk Manggar di KM 12, tepatnya di IPAM KM 12 yang diterima oleh Darto Kasubag Sumber Air Baku, Kasubag Produksi IPAM KM 12 Suharyono.

Ditambahkan Suryo Hadi Prabowo Kasubag CS Perumda TMB, para mahasiswa ULM sangat antusias menggali berbagai informasi tentang proses pengolahan air di Balikpapan, begitu pula proses distribusi, yang tentunya terkait dengan dasar ilmu yang mereka pelajari di teknik lingkungan.

Sumber: Kasubag CS TMB Suryo Hadi Prabowo

JUARA: Tim futsal Perumda Tirta Manuntung Balikpapan yang meraih medali emas pada PORDA Perpamsi V  Kaltim  di Bontang, bersama Dirum TMB Nour Hidayah dan Ketua Kontingen Abdul Ramli

KabarIkn.com,BALIKPAPAN-Kontingen Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (TMB) berhasil meraih 13 medali pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) Persatuan perusahaan air minum seluruh Indonesia (Perpamsi) Kaltim ke-5 di Kota Bontang pada 21 hingga 24 Juni.

Menurut Ketua Kontingen Perumda TMB, Abdul Ramli, ke-13 medali diraih, terdiri atas empat medali emas, dua perak dan tujuh perunggu.

"Untuk emas sendiri diraih pada cabor catur, tenis ganda putra prestasi, tenis ganda putra veteran u-50, serta futsal," jelas Abdul Ramli.

Dikatakan Ramli, tim futsal Perumda Tirta Manuntung Balikpapan dibabak semifinal berhasil mengalahkan PDAM Paser dengan skor 6-2. 

"Alhamdulillah tim futsal menang dengan skor 8-1 mengalahkan tim PDAM kota Bontang," jelas Ramli yang juga didampingi Direktur Umum Perumda TMB, Nour Hidayah.

Sementara itu menurut Plt Dirut Perumda TMB, Purnamawati, merasa bangga atas keberhasilan kontingen Perumda TMB meraih 13 medali, dan berada di posisi ketiga total peraih medali.

"Alhamdulillah atas perjuangan dan dedikasi seluruh anggota kontingen Perumda Tirta Manuntung Balikpapan, kalah dan menang adalah hal wajar, dan para pegawai kami menjadikan ajang Porda untuk menjunjung tinggi sportifitas dan silaturahmi," jelas Purnamawati yang menjabat Kepala Satuan Pengawas Internal (SPI) Perumda TMB.

Apalagi seluruh kontingen Perumda TMB adalah para pegawai yang memang bertugas di Perumda Tirta Manuntung Balikpapan.

"Sekali lagi saya ucapkan selamat atas prestasi yang telah diraih, dan akan lebih berprestasi di ajang tingkat selanjutnya," harap Purnamawati. (Humas PTMB )

 

Foto : Kabag Customer PTMB Suryo Hadi Prabowo

Kabarikn.com,Balikpapan- Kepala Bagian (Kabag) Customer Service (CS) PDAM Balikpapan Suryo Hadi Prabowo menjelaskan,  langkah sanksi  pencuri air termasuk illegal connection ada administratif dan pidana. Sebenarnya sudah tertuang pada Perwali Nomor 19 Tahun 2010 dan keputusan direksi nomor 60 tahun 2018 serta Perda nomor 3 tahun 2008.

Jika sanksi administrasi, pelanggan mengakui telah mencuri air. Nanti pola perhitungan dilakukan antara pelanggan dan PDAM. Tetapi, jika tak diselesiakan, justru merugikan pelanggan. “Kita jerat dengan pasal pidana KUHP pasal 362 bersama kepolisian,” jelas Suryo.

Pasal 362 itu berbunyi: Barangsiapa mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya  atau sebagian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum, diancam karena pencurian, dengan pidana penjara paling lama 5 tahun atau pidana denda.

“Air bersih PDAM itu merupakan barang. Jadi jika diambil secara illegal maka mencuri. Jelas sanksi pidananya ,” kata Suryo.

Pencurian air PDAM kata Suryo juga melanggar norma agama dan berdosa. Serta  norma sosial sebab merugikan pelanggan lainnya. Hanya jika pencurinya mengaku, maka sanksinya administratif dengan ketentuan menyelesaikan masalahnya dengan PDAM.

Oleh karena itu kata Suryo, masyarakat diminta bersama-sama memerangi pencurian dengan melapor melalui call center PDAM di nomor (0542-878991 atau 878992. Bisa juga SMS/WhatsApp di nomor: 0816200110.

Banyak cara untuk ikut membantu mengungkap pencurian air. Jika ada di lingkungan mencurigakan atau memasang pipa  yang tidak melalui proses PDAM, bisa dikategorikan

pencuri air. “Laporkan saja ke PDAM. Kami bersama-sama tim satgas akan turun melakukan pengecekan. Sebab, tanpa bantuan masyarakat kami juga sulit melakukan identifikasi,” kata Suryo. 

Sumber : Kasubag CS PTMB Suryo Hadi Prabowo

Nunu: Masyarakat Bisa Melaporkan Apa Bila Menemukan Pencurian Air 

Kabarikn.com,Balikpapan-Air bersih PDAM terbatas, karena air bakunya juga defisit. Di tengah keterbatasan itu, muncul tindakan melanggar hukum  berupa komersialisasi air atau mencuri dan menggunakan  secara illegal. Perumda Tirta Manuntung Balikpapan kini mengenakan sanksi pidana untuk pencuri air bisa dipenjara 5 tahun.

Langkah penegakan hukum itu bekerjasama dengan Polresta Balikpapan dan bisa melakukan penindakan terhadap oknum pencuri air. Upaya ini  merupakan kerja-kerja PDAM lewat kebijakan direksi demi pelayanan air bersih ke pelanggan.

“Kita membentuk tim satuan tugas (Satgas) air sebutlah tim pelacak di tiap rukun tetangga (RT). Sebab, kasus pencurian air ini sangat merugikan PDAM dan mengganggu pasokan air bersih,” kata Direktur Umum (Dirum) Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PDAM) Hj Noer Hidayah atau Nunu menjelaskan kaitan kebijakan yang dilakukan perusahaan BUMD ini.

Menurut Nunu, masyarakat juga bisa bersama-sama untuk ikut mengawasi pencurian air. Laporkan ke PDAM atau call centre yang ada. Pola pencurian air itu,  air illegal disedot dan digunakan tanpa harus membayar ke PDAM. Sehingga, secara finansial perusahan dirugikan.

“Ada istilah dalam perusahaan kami itu namanya NRW (Non Revenue Water) atau angka kehilangan air. Pencurian salah satu faktor. Air tidak berekening dan akhirnya dampaknya ke konsumen lain,” kata Nunu.

Menurut Nunu, langkah-langkah strategis penurunan NRW itu  dengan upaya sanksi terhadap pencurian air. Sebab, di satu sisi PDAM dituntut harus profit namun masih ada  pencurian air atau sambungan illegal yang dilakukan orang tak bertanggungjawab.

“Kalau airnya dicuri banyak. Debit air yang harusnya dialirkan ke tempat lain kan tersedot. Apalagi tidak membayar. Ini yang akan kita bersihkan,” jelas Nunu.

Bukan itu saja kata Nunu, sambungan illegal (illegal connection), saat ini PDAM telah  memiliki satgas dan menelusuri pencurian air. Mereka disebar ke beberapa lokasi yang dicurigai ada pemasangan sambungan pipa illegal. Petugas bakal mengecek dan menelusuri orang yang memasang sambungan pipa tanpa izin PDAM.

“Intinya jangan main-main.  Sanksi tegas menunggu. Sebab, PDAM sudah bekerjasama dengan institusi kepolisian,” ancam Nunu terhadap pencuri air. 

Sumber : Kasubag CS PTMB Suryo

KabarIkn.com - Pria Kelahiran Tinambung (Sulbar) 57 tahun lalu dikenal dengan sapaan Rusdhie, dengan lengkapnya Drs. Rusdhie Abdul Ganie Tanggula Sanua, MM, adalah putra sulawesi yang sudah mengabdi serta kecintaannya, tumbuh dan hidup besar di Kota Balikpapan. 

Pengabdiannya semenjak bekerja sebagai Konsultan Proyek Pengembangan Sistem Penyediaan Air Bersih (PPSPAB) se-Indonesia dari tahun 1985 sampai dengan 1997, banyak sekali proyek Sistem Penyedian Air Bersih yang Rusdhie laksanakan untuk mendukung kebutuhan air bersih demi kehidupan hajat hidup orang banyak.

Proyek pengembangan dan pembangunan Instalasi Pengolahaan Air, Jaringan perpipaan Air Baku (transmisi), pipa distribusi hingga pembangunan bendungan atau pun waduk sebagai sumber air bersih. Dimana dimasa itu Rusdhie sudah banyak melaksanakan proyek SPAM di wilayah Indonesia dari satu daerah ke daerah lain, pada tahun 1985 – 1997 Rusdhie sudah konsentrasi Pada Proyek Pengembangan Sistem Penyedian Air Bersih (PPSPAB) – PDAM Seluruh Indonesia, Sebagai Konsultan Perencana & Pengawasan (Detail Engineering Design and Supervision For Water Treatment Plant and Supplay) dibeberapa Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Provinsi & Kabupaten Kota Se Indonesia. Diantaranya : PDAM Kota Samarinda Kaltim (1985-1995), PDAM Kota Balikpapan Kaltim (1989-1996), PDAM Kota Palu & PDAM Kab. Buol Toli-Toli Sulteng (1994-1996), PDAM Kota Bontang Kaltim (1996-1997), PDAM Kota Tarakan Kaltim (1996-1997) dan PDAM Kota Banjarmasin Kalsel (1995-1996).

Beberapa perusahaan besar Rusdhie bekerja dalam proyek SPAM sebagai Konsultan Perencana dan Supervisi, mulai dari PT. ENCONA ENGINEERING – Jakarta, PT. LARONA SEJAHTERA ENGINEERING – Bandung, PT. BERNAS CIPTA UTAMA – Samarinda, PT. GADING MANDALA TIRTA (HUMPUSS Group) – Jakarta, PT. NADYA KARSA AMERTA – Jakarta (Konsultan DEPDAGRI/ Sistem Keuangan Daerah).

Dalam perjalanan karier Rusdhie pernah menjabat sebagai Direktur Utama dibeberapa perusahaan diantaranya pernah sebagai Direktur di PT. GLOBAL ENERGY MANDIRI, CV. EKSKLUSIF 66, CV. BENANG MUTIARA SAKTI, CV. BENANG MAS, CV. INTAN NUSA RAYA, CV. SERABUT INTAN dan “EKSKLUSIF” Garment and International Tailor, Wedding Decorations dan Rumah Mode.

Rusdhie Tidak pernah aktif sebagai anggota Parpol manapun, dalam hidupnya dia lebih konsen sebagai Tenaga Profesional dan sebagai pengusaha, bahkan Rusdhie pun aktif dibeberapa organisasi kemasyarakatan dan asosiasi pengusaha, seperti Karang Taruna Putra Pertiwi sebagai Ketua, kemudian APEKSIB (Asosiasi Penjahit & Konveksi Kota Balikpapan) sebagai Ketua pada tahun 2000 – 2015 dan pernah sebagai Ketua BDS – APEKSIB (Business Development Service).

Setelah ditetapkan sebagai anggota Dewan Pengawas (Dewas) Perumda Tirta Manuntung Periode 2022/2026, Rusdhie Sanua bersemangat untuk mendukung program Direksi dalam memajukan perusahaan plat merah milik pemerintah Kota Balikpapan agar menjadi perusahaan yang berdaya guna dan berhasil guna serta menjadi perusahaan yang terkemuka di Indonesia.

Rusdhie mengatakan, sebelum menentukan strategi dalam pengawasan perlu diperhatikan kondisi dan kendala yang dihadapi Tirta Manuntung Balikpapan saat ini, seperti keterbatasan sumber air baku, kualitas produksi dan distribusi yang tidak stabil, pemanfaatan dan ketersedian sumber daya energi listrik, tingkat kebocoran pipa, keterbatasan utilitas umum. “Termasuk topografi Kota Balikpapan 80 persen perbukitan dan penyertaan modal pemerintah kota ke tirta manuntung,” ujar Rusdhie. 

Setelah menemukan kondisi dan kendala yang dialami Perumda Tirta Manuntung, Rusdhie sudah menyiapkan visi dan misi yang dituangkan dalam lima langkah strategis penangnannya yakni :

Pertama pengawasan managemen sumber daya manusia yang didalamnya menyangkut menerapkan  key performance indikator Direksi sebagai tolak ukur kinerja, mendukung program Direksi dan pengembangan SDM, serta meningkatkan kinerja semua bagian. 

Kedua pengawasan managemen keuangan yang didalamnya meliputi memeriksa dan menyampaikan rencana strategi bisnis, meminitoring penggunaan anggaran, mengingatkan kepada direksi sumbangsih Perumda dalan mendukung PAD bagi Kota Balikpapan, serta memastikan bahwa direksi melaksanakan pemeriksaan keuangan melalui audit KAP, BPKP, BPK. 

Ketiga pengawasan management mutu yang didalamnya meliputi pengawasan dalam menjaga stabilitas kinerja Direksi melalui standar management mutu dan membuat standar SOP dan melaksanakan sistem yang ada di Tirta Manuntung Balikpapan. 

Keempat pengawasan dalam pengembangan teknik melalui mendukung direksi dalam pengembangan sistem IT yang terintegrasi antara proses produksi, distribusi, pelayanan dan data pelanggan, mengarahkan direksi untuk selalu memperhatikan enam langkah dalam pengelolaan tirta manuntung yaitu, optimalisasi, rehabilitasi, pengembangan, pelayanan, non teknis, air limbah. 

Terakhir yang kelima kepastian hukum melalui mengawal dan menjembatani dalam usulan payung hukum yang jelas untuk menjalankan seluruh sistem di Perumda Tirta Manuntung Balikpapan. “Harapannya tirta manuntung Balikpapan dapat melayani masyarakat nonstop 24 jam, nonstop produksi dan nonstop distribusi,” harapnya.(*)

Foto : Kasubag CS Perumda Tirta Manuntung Balikpapan , Suryo Hadi Prabowo

Kabarikn.com,Balikpapan-Penggunaan air sudah menjadi rutinitas masyarakat Indonesia. Banyak kebutuhan harian masyarakat yang membutuhkan pasokan air bersih sehingga tidak dapat dipungkiri lagi bahwa air bersih merupakan hal yang penting dalam kehidupan manusia.

Salah satu pemasok air bersih terbaik di Indonesia adalah PDAM. Untuk mendapatkan air bersih dari PDAM, diperlukan kewajiban tertentu bagi pengguna air PDAM setiap bulannya, yaitu membayar tagihan air PDAM Kota Balikpapan. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena Blibli menyediakan layanan membayar tagihan air PDAM Kota Balikpapan dengan mudah. Anda tidak perlu repot lagi untuk membayar tagihan air PDAM Kota Balikpapan.

Hanya dengan sentuhan jari, tagihan air PDAM Kota Balikpapan Anda dapat dibayarkan di Blibli. Tidak hanya bayar tagihan, Anda juga dapat mengecek berapa tagihan air PDAM Kota Balikpapan Anda melalui aplikasi Blibli," kata Kasubag PTM Balikpapan Suryo Hadi Prabowo kepada kabarikn.com Selasa (7/6/2022).

Bagaimana cara cek dan bayar tagihan air PDAM Kota Balikpapan di Blibli?

Cek dan bayar tagihan air PDAM Kota Balikpapan kini tidak lagi sulit karena Anda dapat membayarnya secara online di Blibli. Dengan hanya menggunakan smartphone Anda, Anda dapat membayar tagihan air PDAM Kota Balikpapan pelanggan  lunas. Kemudian, pelanggan dapat menikmati pasokan air bersih setelah pembayaran tanpa harus pergi mengurusi pembayaran," jelasnya.

Menurut Suryo,Pastikan pelanggan membayar tagihan air PDAM Kota Balikpapan  tepat waktu atau sebelum jatuh temponya agar pemakaian air bersih pelanggan menjadi lancar. 

Lalu, bagaimana cara cek dan bayar tagihan air PDAM Kota Balikpapan di Blibli? Mudah sekali, simak di bawah ini!

" Masuk ke situs atau aplikasi Blibli dan pilih Menu Tagihan Air

Pilih Penyedia air PDAM Anda

Kemudian Masukkan Nomor Pelanggan dan Klik "Lihat Tagihan" untuk melihat total tagihan air PDAM Kota Balikpapan Anda

Lalu lakukan pembayaran dengan metode Pembayaran yang tersedia.

Mudah sekali, bukan? Bayar tagihan air PDAM Kota Balikpapan tidak lagi memakan waktu lama dan energi yang besar, bahkan tidak mengeluarkan usaha yang banyak pula. Jadi, tunggu apalagi? Yuk, cek dan bayar tagihan air PDAM Kota Balikpapan sekarang," pungkas kang uyo. (*)

Kabarikn.com,Balikpapan-Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) kembali mengalami kebocoran pipa air baku steel dia 600 mm jalur IPA Kp. Damai didaerah Km. 8. Kebocoran teridentifikasi dari penurunan debit air baku yang dikirim dari rumah pompa Waduk Manggar KM. 12 ke IPA Kp. Damai. 

Dengan adanya kerusakan tersebut, PTMB akan segara melaksanakan tindakan perbaikan yang direncanakan akan dilaksanakan pada hari Minggu, 5 Juni 2022 mulai pukul 20.00 Wita, estimasi lama waktu pekerjaan kurang lebih 1 x 24 jam, namun diupayakan waktu penyelesaian pekerjaan lebih cepat lebih baik. Berkenaan hal tersebut, maka akan terjadi gangguan pelayanan distribusi air dari IPA Kp. Damai atau mengalami "Penurunan Kapasitas Produksi Dan Distribusi Air." 

Plt. Direktur Teknik Perumda Tirta Manuntung Balikpapan, M. Kohirudin menyampaikan bahwa sebelumnya Tim Teknik yang terdiri dari Tim Sumber Air dan Tim Pengendalian Kehilangan Air selama 2 minggu ini sudah berupaya mencari penyebabnya dengan melakukan pemerikaan pada jalur pipa air baku dari Km. 12 ke IPA Km. 8 dan IPA Kp. Damai. Dan akhirnya Tim Teknik menemukan titik terang setelah melakukan kegiatan pemeriksaan Air Valve di jalur pipa air baku untuk IPA. Km. 8 dan IPA Kp. Damai. 

Sememtara Plt. Direktur Utama Perumda Tirta Manuntung Balikpapan, Rachmad Julianto menyampaikan permohonan maaf yang sebesar besarnya atas terganggunya pelayanan akibat kegiatan ini terutama kepada pelanggan yang sebelumnya pola alirannya tidak normal, pekerjaan pemeliharaan dan perbaikan ini untuk menjaga pelayanan kepada pelanggan menjadi lebih baik. Saat ini tim teknis tengah berupaya bertindak cepat dengan membuat galian pada jalur pipa yang bocor dan mempersiapkan segala kebutuhan operasional untuk perbaikan. Minggu (5/6/2022).

Plt. Direktur Teknik Perumda Tirta Manuntung Balikpapan, M. Kohirudin menambahkan air baku IPA Kp. Damai selain di suplai dari Waduk Manggar Km. 12 juga memanfaatkan air baku dari sumur bor dalam. Dengan adanya kegiatan ini maka akan menurunkan kapasitas produksi dan distribusi IPA Kp. Damai. Pekerjaan perbaikan diupayakan selesai lebih cepat dari target yang ditetapkan sehingga IPA Kp. Damai berproduksi normal kembali dan dapat melayani para pelanggan yang terganggu alirannya selama proses perbaikan tersebut. Untuk normalisasi pelayanan terutama untuk pelanggan terjauh dan tertinggi atau daerah bukit seperti di daerah Balikpapan Tengah dan Balikpapan Barat diperlukan waktu yang cukup untuk normalisasi pelayanan. Mohon doanya dari masyarakat para pelanggan PTMB semoga pekerjaan dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan.

Adapun daerah pelayanan IPA Kp. Damai yang mengalami gangguan pelayanan yaitu Kecamatan Balikpapan Selatan, Kecamatan Balikpapan Kota, Sebagian Kecamatan Balikpapan Tengah dan KecamatanBalikpapan Barat diperlukan waktu yang cukup untuk normalisasi pelayanan. Mohon doanya dari masyarakat para pelanggan PTMB semoga pekerjaan dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan.

Adapun daerah pelayanan IPA Kp. Damai yang mengalami gangguan pelayanan yaitu Kecamatan Balikpapan Selatan, Kecamatan Balikpapan Kota, Sebagian Kecamatan Balikpapan Tengah dan Kecamatan Balikpapan Barat. Dimulai dari Simpang Tiga Kp. Damai, Komp. Bank Duta, Perum. Pos & Giro, Perum. BDS, Perum. BDI, Komp. PLN Pikitring Ring-Road, Gg. Mex, Gg. Teratai, Gg. PLN, Gg. Sampurna, Gg. Orienz, Jl. Al Makmur Dam, Jl. Beller Dam, Jl. Agung Tunggal, Komp. Telkom, Komp. Balikpapan Baru, Sebagian Perum. Daun Village. Dimulai dari Simpang Tiga Tugu Beruang Madu Jl. MT. Haryono, Stalkuda, Gn. Bakaran, Sepinggan Raya, Balikpapan Permai, Pasar Baru, Markoni, Klandasan, Pelayaran, Prapatan, Jl. Melati, Telogorejo, Jl. Bhayangkara, Jl. Cendrawasih, Jl. Dondang, Gn. Malang, Belakang Toko Utama, Gn. Malang Radar, Marbo, Jl. Siaga, Markoni Auto 2000, Gn. Guntur, Gn. Rambutan, Gn. Kawi, Kr. Rejo, Muara Rapak, Kr. Anyar, Pandan Sari, Pandan Wangi, Kebun Sayur, Kp. Baru Tengah, Jl. Semoi, Jl. 21 Januari, Jl. Sepaku serta seluruh daerah pelayanan IPA Kp. Damai. 

Sumber: Humas PTM Balikpapn

Foto : Kasubag CS PTM Balikpapan Suryo Hadi Prabowo,sebagai Trainer Public Speaking

Kabarikn.com,Balikpapan-Sebuah kehormatan ketika PDAM bertemu PLN membahas Pelayanan, dimana Suryo Hadi Prabowo, selaku kepala sub.bagian customer service, mendapat undangan sebagai Trainer, pembicara dalam kegiatan.

Workshop Public Speaking PLN UPDK Balikpapan. Sebanyak 30 Peserta Pegawai PLN, lokasi pelatihan di Site Office PLTU Kaltim Teluk Balikpapan, KM.13 yang menuju ke arah pelabuhan peti kemas Kata Kasubag Customer Service Suryo Hadi Prabowo kepada kabarikn.com, Rabu (24/5/2022).

Di dalam materi Kang Uyo sapaannya memberikan Materi tentang Komunikasi Perusahaan, Pelayanan Masyarakat dan Public Speaking, Pelatihan ini di laksanakan oleh Site Office PLTU Kaltim untuk memberi pemahaman kepada para pegawai bagaimana cara berbicara dihadapan orang banyak, baik dalam kegiatan even resmi atau komunikasi dalam pekerjaan sehari hari.

Disamping itu para pegawai PLN UPDK Balikpapan memiliki background teknik, sehingga rata rata cara komunikasi pegawai dengan background teknik terkesan kaku dalam penyampaian, apalagi dalam beberapa minggu kedepan 30 pegawai ini akan mengikuti Lomba Kompetisi Inovasi PLN tingkat provinsi, sehingga perlu mendapat pembekalan tentang Ilmu Public Speaking berbicara didepan Forum saat presentasi nantinya", jelas uyo.

Suryo didalam materinya banyak menyampaikan materi dan kupas tuntas tentang pelayanan, komunikasi perusahaan hingga cara memulai public speaking. 

Seperti :

PERSIAPAN DALAM MELAKUKAN PUBLIC SPEAKING

1. Rileks (Kondisi Tubuh & Suara Fit, Segar dan Normal – Tidak Gugup)

2. Know The Room (Kenali Ruangan tempat anda menjadi pembicara)

3. Know The Audience (Kenali Karakteristik tamu dan Pandang mereka sebagai Sahabat Bicara, Bukan Lawan Bicara)

4. Know The Material (Kuasai bahan yang dibawakan) baca beberapa literature untuk menunjang pengetahuan, makin luas pengetahuan makin percaya diri.

5. Susun Pointer atau slide presentasi untuk membantu mengingat materi. (good eye catchy slide)

6. Perhatikan tampilan busana, jangan sampai saltum, badan bersih dan wangi

7. Lakukan gerakan tangan seperlunya saat berbicara.

8. Jaga Mulut & Tenggorokan selalu basah, siapkan minum jika dibutuhkan.

9. Jangan makan & Minum yg akan mengganggu organ tubuh, minimal satu jam sebelum tampil, hindari Soda, lemak, pedas, asam.

10. TARIK NAFAS DALAM, Tampilah dengan Percaya Diri dan Be yourself 

WARNING : Pembicara yang atraktif dan Humoris lebih disukai oleh Audiens. Trik lainnya : Pandang Bagian Kepala Audiens ketika berbicara. 

Dan banyak sekali tips dan trik yang suryo sampaikan dalam kupas tuntas Workshop Public Speaking di PLN UPDK Balikpapan",pungkas Suryo. (*/tri)