[Valid RSS]

Nour Hidayah:PDAM Tahun Ini Membuka 1.500 MBR 

Kabarikn.com,BALIKPAPAN-PDAM sebagai PERUMDA (Perusahaan Umum Daerah) Balikpapan, diminta untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Khususnya, menjelang bulan suci Ramadan tahun ini. 

Melalui Ketua Komisi II DPRD Balikpapan H. Haris dalam pertemuannya bersama pihak PDAM Balikpapan, bahwa pentingnya PDAM Balikpapan meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Utamanya, bulan puasa tahun ini, diupayakan tidak ada lagi gangguan, selama menjalankan ibadah puasa. 

Selain itu, Komisi II DPRD Balikpapan juga meminta, pihak PDAM Balikpapan untuk tanggap dan sigap, melayani pelanggan. "Perlu dilakukan dengan "jemput bola," petugas PDAM perlu turun ke lapangan langsung melayani masyarakat. Tidak hanya menunggu di kantor saja," ungkap H. Haris, di ruangan rapat PDAM Balikpapan, Senin (5/4/2021). 

Sementara Direktur Umum (Dirum) PDAM Balikpapan, Hj. Nour Hidayah menanggapi bahwa, pihaknya akan melakukan  pembenahan bidang IT tahun ini. 

"Kami akan benahi, tahun ini Insha Allah," ungkap Dirum PDAM Balikpapan. 

dalam pelayanan pihak PDAM Balikpapan, berkomitmen meningkatkan pelayanan pelanggan. "Pertemuan ini, banyak masukan Komisi II ke kami. Khususnya, pelayanan pelanggan. Ya, kami berkomitmen untuk melakukan dengan cara jemput bola," ucapnya.

Dirum PDAM Balikpapan "Kami sudah sampaikan bagian pelayanan untuk segera melaksanakan pelayanan dengan sistem jemput bola, turun langsung ke masyarakat," tegasnya. 

Untuk diketahui, PDAM Balikpapan tahun ini, akan membuka 1.500 MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) akan dimulai bulan April ini," jelasnya. (tri)

KabarIkn.com,Balikpapan - Sebentar lagi akan memasuki bulan Ramadhan , PDAM Kota Balikpapan dalam hal ini turut mengingatkan kepada masyarakat Kota Balikpapan khususnya pelanggan Perumda Tirta Manuntung Balikpapan bahwa dari pengalaman sebelumnya selama bulan Ramadhan telah terjadi Pola perubahan pemakaian air di Masyarakat.

Kasubag Customer Service PDAM Kota Balikpapan , Suryo Hadi Prabowo menyampaikan Pada Bulan Ramadhan pola pemakaian air berubah , hal ini terjadi saat masyarakat membuka air pada jam sahur . 

" Saya mengingatkan kepada masyarakat bahwa pola perubahan jam puncak ini diharapkan selama air Perumda Tirta Manuntung Balikpapan mengalir , kami menyampaikan kepasa pelanggan untuk selalu menampung air sebagai cadangan untuk persiapan kebutuhan air selama Ramadhan karena akan terjadi pola perubahan pemakaian air," Kata Suryo di Ruang Kerjanya . Selasa ( 30/03/2021 )

Dikhawatirkan , bagi daerah pelanggan yang airnya mengalir saat malam hari karena bisa saja air tersebut akan mengalir lebih lama saat terjadi perubahan pola jam puncak . 

Untuk pelayanan di Kantor PDAM Balikpapan sensdiri tetap seperti biasa , tidak ada perubahan dan tetap harus menggunakan protokol kesehatan Covid-19. ( tri )

Kabarikn.com,Balikpapan- Saat air di rumah diperoleh dengan berlangganan terhadap Perusahaan Umum Daerah Tirta Manuntung Balikpapan yang merupakan Jasa Penyedia air bersih, tentu “Sahabat Air” wajib membayar tagihan penggunaan setiap bulannya. 

Sayangnya, ada cukup banyak kasus di mana tagihan air seseorang di rumahnya menjadi membengkak. 

Kebanyakan dari pelanggan merasa tidak menggunakan air berlebihan, digunakan sewajarnya. 

Untuk menghindarkan “Sahabat Air” dari kasus tagihan air yang membengkak, maka perlu mengetahui beberapa penyebab yang mengakibatkan tagihan air menjadi bengkak meski sahabat tidak menggunakannya berlebihan.

1. Kebocoran besar dan Kecil pada Pipa Persil Milik Pelanggan setelah meteran.

2. Lupa Menutup Keran-keran air dirumah dengan Durasi yang cukup lama sehingga air terbuang percuma

3. Rusak pada Pelampung dan Bak Penampungan Toilet duduk, jika terus menerus maka air akan terbuang didalam closet.

4. Pelampung Otomatis Tandon/ Tangki Rusak sehingga terus menerus mengalir meskipun tangki sudah penuh.

5. Pola Pemakaian air yang Boros, maka perlu melakukan pemantauan pada penggunaan air di rumah mulai saat ini.

Cara terakhir untuk memastikan ada kebocoran atau tidak adalah dengan mengecek stop keran air. "Pastikan stop keran airnya tidak dol (rusak), karena yang paling jelas terlihat ada kebocoran atau tidak bisa dilihat dari stop keran airnya," Jbpnika terjadi kerusakan, perbaikan kebocoran instalasi sambungan air yang terjadi di rumah merupakan tanggung jawab pelanggan. 

Jadi tanggung jawab Perumda Tirta Manuntung itu sampai di batas meter. Kalau titik kebocoran teridentifikasi sebelum meter, maka itu menjadi tanggung jawab Perumda Tirta Manuntung Balikpapan dan pelanggan tidak dikenakan biaya apa pun. Tetapi kalau kebocoran teridentifikasi ada pada instalasi sambungan pipa setelah meteran, maka itu sudah termasuk wilayah pelanggan," Jika kebocoran pipa air terjadi di wilayah pelanggan, maka Perumda Tirta Manuntung tidak memiliki tanggung jawab untuk melakukan perbaikan. Namun Teman-teman Customer Service Perumda Tirta Manuntung, mencoba membantu masyarakat atau pelanggan untuk mengidentifikasi adanya kebocoran dengan membagikan langkah-langkah pengecekan dirumah. 

Rilis : Kasubag CS PDAM Balikpapan , Suryo Hadi Prabowo S.kom

KabarIkn.com,Balikpapan -  Selama Pandemi Covid -19 sampai saat ini PDAM Kota Balikpapan masih memberlakukan Pembatasan terhadap kunjungan tatap muka khususnya pelayanan ke Kantor Graha Tirta Manuntung.

Kasubag Customer Service PDAM Balikpapan , Suryo Hadi Prabowo menyampaikan Pemberlakukan jam untuk kunjungan tatap muka sendiri dibatas sampai dengan jam 12 siang. Jadi , jika ada masyarakat khususnya pelanggan Tirta Manuntung akan melakukan pelayanan tatap muka ke PDAM Balikpapan , Untuk Hari Senin - Kamis mulai dari jam 08.00 - 12.00 dan Hari Jumat dari jam 08.00 - 10.30 .

Jumlah rata rata Pembatasan pelanggan untuk complain itu 70 antrian , untuk pelanggan pembayaran locket 150 antrian , dan untuk sambungan baru kurang lebih 15 - 20 antrian.

" Pemberlakuan protokol kesehatan covid -19 tetap dilaksanakan , saat berkunjung pelanggan harus mencuci tangan terlebih dahulu , menggunakan masker dan pemeriksaan suhu tubuh . Begitu pelanggan berada di dalam ruangan diupayakan untuk dapat saling menjaga jarak," ujarnya. ( tri )

KabarIkn.com,Balikpapan - Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (DPMPT) Kota Balikpapan bekerjasama dengan beberapa dinas dan instansi terkait lainnya dalam sistem pelayanan publik.

Bergabung dalam satu pintu dalam di Mal Pelayanan Publik, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur. 

Kepala Dinas DPMPT Kota Balikpapan Elvin Junaidi, menyebut dalam soft launching tersebut, sebanyak 13 pelayanan publik, baik pusat, daerah, BUMN, BUMD, dan swasta telah memiliki loket masing-masing.

Salah satunya adalah Perumda Tirta Manuntung Balikpapan, yang turut mendukung dalam Mal Pelayanan Publik, Haidir Effendi selaku Direktur Utama Tirta Manuntung Balikpapan mengatakan bahwa adanya Pelayanan ini salah satu cara memberi ruang untuk melakukan percepatan dalam merespon semua permasalahan yang terjadi didalam Pelayanan Air Bersih kepada masyarakat Kota Balikpapan, seperti Pengaduan, Info Tagihan, Info syarat pemasangan baru dan pembayaran Tagihan pada Loket terpusat, harapannya dengan fasilitas ini Masyarakat akan mendapat kenyamanan dalam "One All Service", dimana masyarakat bisa berurusan apa saja di ruang ini, bukan hanya pelayanan air bersih tetapi juga urusan pelayanan publik lainnya. Jelas Haidir.

Selain itu Elvin juga menambahkan bahwa di Mal Pelayanan Publik juga menyediakan satu tenant untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Di sini juga ada gerai UMKM. UMKM andalan kota Balikpapan bisa memamerkan kegiatan dan produknya di sana," pungkas Elvin.(*)

Humas Perusahaan Daerah Air Minum Wajib Hukumnya Punya Media Sosial

KabarIkn.com,BALIKPAPAN-PDAM Kota Balikpapan mendapatkan kesempatan untuk mengisi materi pada kegiatan workshop Media Sosial gelaran Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia, yang dilaksanakan pada hari Kamis (12/11) melalui media Daring Zoom Meeting.

Pemateri dari PDAM Balikpapan oleh Kepala Sub Bagian Customer Service, Suryo Hadi Prabowo memaparkan tentang kehumasan Media Sosial tentang materi membuat Konten Video untuk Media Sosial.

Apalagi Suryo yang biasa disapa Kang Uyo ini berpengalaman dalam bidang kehumasan, dirinya memaparkan bagaimana caranya memulai dan mempersiapkan Konten Video yang akan ditampilkan didalam media Sosial.

"Terutama saat melakukan adanya kegiatan Perbaikan Pipa PDAM, bagaimana seorang Humas harus dapat mensajikan sebuah Konten Video terkait informasi kegiatan tersebut, agar menjadi opini yang cepat tersampaikan kepada Masyarakat khususnya Pelanggan PDAM, jelasnya.

Sehingga pentingnya PDAM Wajib memiliki Media Sosial dan keharusan Humas agar dapat membuat sebuah Konten-konten Video yang menarik, karena ruang lingkup humas juga menjadi corong dalam penyampaian informasi kepada publik.

Suryo yang juga banyak mengikuti seminar dan pelatihan kehumasan, berbagi banyak Informasi kepada para peserta yang Ikut dalam Pelatihan tersebut, mengenai apa saja yang sudah dilakukan oleh PDAM Kota Balikpapan.

Dari akhir pelatihan, Kang Uyo menyimpulkan beberapa hal yang dapat menjadi Motivasi dalam mengelola media sosial untuk PDAM di masing-masing daerah, bahwa prinsipnya Tidak perlu ragu atau bingung dalam membuat konten media sosial karena keterbatasan dalam menggunakan aplikasi tertentu sebagai media editing, Terus berkreasi terhadap ide-ide Narasi Informasi yang bisa dikomunikasikan kepada Publik, tidak perlu mewah dalam tampilan grafis, walaupun dibuat video/ grafis yang sederhana, tetapi penyampaian Informasi sangat mudah dan jelas, Terus jangan lupa Buatlah Kalender atau Jadwal untuk Men-Share Informasi di media Sosial setiap harinya, agar menjadi sebagai Perusahaan yang selalu Update Informasi kepada pelanggan dan kemudian yang utama adalah Bagaimana tugas Humas harus terus menerus memberikan Informasi dengan menggiring opini kepada pelanggan atau masyarakat minimal membangun pemahaman serta penilaian wajar mereka terhadap pelayanan PDAM, tutupnya. 

Rilis : Kasubag CS PDAM,Suryo Hadi Prabowo S.kom

KabarIkn.com,Balikpapan - Pelayanan Customer Service Tatap Muka untuk PDAM Kota Balikpapan dapat diminimalisir dan dikondisikan bagi seluruh pelanggan air bersih, langkah ini diharapkan dapat dilakukan oleh pelanggan PDAM guna mencegah potensi penyebaran Covid-19 agar dapat memproteksi diri dan selalu waspada.

Setelah Intruksi, berdasarkan Surat Edaran Walikota Balikpapan Tanggal 14 Januari 2021, Nomor : 300/142/Pem, Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease (Covid – 19) di Kota Balikpapan.

Abdul Ramli, Kabag Hubungan Pelanggan, mewakili Direksi PDAM Kota Balikpapan menyampaikan bahwa "Kami harap pelanggan mengenai kegiatan pelayanan tatap muka kunjungan ke Kantor Graha Tirta PDAM Kota Balikpapan bisa diminimalisir mungkin, pelanggan dapat meminta permohonan fasilitas pelayanan PDAM melalui Call Center PDAM di 0542 878991 atau 878992 dan bisa juga SMS/ Whatsapp di 0816200110, baik itu permohonan pelayanan teknis dan juga termasuk pelayanan administrasi yang bisa di tanyakan terlebih dahulu ke Call Center jika ada hal hal yang bersifat urgensi" sebelum penyelesaian secara langsung di Kantor Pelayanan Graha Tirta PDAM Kota Balikpapan, ujar Abdul Ramli.

Dalam upaya melakukan pencegahan Covid 19, untuk pelayanan Administrasi kunjungan Tatap Muka PDAM Kota Balikpapan menerapkan pola Waktu dan batasan Jumlah Pelanggan yang berkunjung ke Kantor Pelayanan Graha Tirta PDAM Kota Balikpapan, adapun dengan pola sebagai berikut :

Komplen Customer Service, Pemasangan Baru dan Loket, akan dibagi menjadi dua waktu kunjungan dengan batasan Jam dan Jumlah Pengunjung yang datang.

Petugas-petugas PDAM Kota Balikpapan tetap bekerja seperti biasa serta kegiatan Lapangan baik pelayanan Customer Service, Pembaca Meter dan Pelayanan Teknis demi memberikan pelayanan kontinuitas air bersih untuk masyarakat Kota Balikpapan dan juga menerapkan Protokol Kesehatan terkait Covid – 19 seperti alat pelindung diri dan menjaga jarak. 

Hanya saja permintaan pelayanan dibatasin untuk kegiatan administrasi di Kantor Graha Tirta PDAM Ruhui Rahayu dari Jam 08.00 sampai dengan Jam 11.30 Wita (Shift1) kemudian Jam 11.30 sampai dengan 15.30 (Shift2) untuk Hari Senin sampai dengan Kamis dan Jumat dari jam 08.00 sampai dengan Jam 10.30 Wita, terlepas dari pada itu silakan berkomunikasi melalui pelayanan Call Center, SMS atau WA Center.

Kemudian untuk pembayaran tagihan rekening air bulanan, pelanggan diharapkan menggunakan Fasilitas Online untuk mempermudah pembayaran tagihan PDAM, kapanpun dan dimana pun, seperti Mobile Banking, ATM, Konter-konter PPOB, Kantor Pos dan pelanggan yang memiliki tunggakan tagihan diatas satu bulan dapat melalui Loket BRI yang berada di Kantor Graha Tirta PDAM Ruhui Rahayu dengan waktu yang sudah ditentukan dan diharapkan kordinasi terlebih dahulu melalui Call Center PDAM.

PDAM Kota Balikpapan, memohon kepada pelanggan untuk mengerti di situasi saat ini, Ayo kita jaga kesehatan bersama-sama, tahan diri kita untuk tetap dirumah dan berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, agar kita selalu kuat dan bugar dalam menjalani kehidupan sehari-hari dan semoga wabah ini segera berakhir. Imbuh Abdul Ramli.(*)

KabarIkn.com,Balikpapan - Senin ( 18/01/2021 ) , PDAM Kota Balikpapan mengikuti kegiatan Rapat Dengar Pendapat yang dilaksanakan oleh DPRD Kota Balikpapan terkait Realisasi Program MBR serta sarana dan Prasarana Operasional Pendukung di PDAM. 

Disampaikan Program MBR  pada tahun 2021 rencananya ada 1600 dari 3500 total layanan baru , Jadi ada yang untuk Reguler dan MBR. 

Direktur Utama PDAM Kota Balikpapan ,  Haidir Efendi menjelaskan bahwa total tersebut termasuk angka yang lebih tinggi dari beberapa waktu lalu. Dulu PDAM hanya ada 763 yang teralisasi, dari 850 yang  diusulkan dan yang teralisasi ada 763. 

" Rencana di realisasikan nanti untuk di daerah Balikpapan Timur dan Balikpapan Utara karena ada potensi untuk bisa membuka layanan baru," ujarnya. ( tri ) 

Kabarikn.com,Balikpapan- Sabtu 9 Januari 2021, Jam 17.45 Wita Pipa Air Baku 600mm stell Bocor, 45% Pelayanan dari IPAM Kampung Damai Stop Produksi dan Distribusi, Kondisi di musim penghujan cukup mengkhawatirkan disaat terjadinya pergerakan tanah, apalagi Pipa Air Baku ini memiliki panjang kurang 15 Kilo meter dari KM.12 Jalan Soekarno Hatta Menuju MT.Haryono DAM, lokasi kerusakan dijalur Pipa Hutan Transad KM.8.

Direktur Teknik, Arief Purnawarman menyampaikan bahwa karena kerusakan ini bersifat Darurat, maka akan dikerjakan pada Malam hari ini juga, Sabtu, 09/01/21, Jam 20.00 Wita s.d Selesai (Target Pekerjaan 1×24 Jam, lebih cepat lebih baik), Arief menyampaikan permohonan maaf yang sebesar besarnya atas ketidak nyamanan ini, terutama kepada pelanggan yang daerahnya lebih dahulu mengalami tekanan distribusi yang kecil bahkan Tidak mengalir lebih dahulu.

Ia juga mengingatkan bahwa, apabila perbaikan sudah selesai nantinya, proses Normalisasi kembalinya air kerumah pelanggan membutuhkan waktu dan jarak, tergantung jauh dekat, tinggi rendah rumah pelanggan itu sendiri, apalagi Kontur Kota Balikpapan yang 80% adalah berbukit bukit dan lembah, seperti daerah Balikpapan Utara dan Balikpapan Barat, sangat membutuhkan waktu, jelasnya, mohon doanya kepada Masyarakat semoga pekerjaan dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan.

Adapun aliran Produksi IPAM KAMP. DAMAI : Balikpapan Selatan, Balikpapan Kota, Sebagian Balikpapan Tengah dan Balikpapan Barat : Simp.Tiga Kp.Damai, Komp.Bank Duta, Perum Pos & Giro, Komp.BDS, Komp.BDI, Komp.PLN Pikitring Ring-Road, Gg.Mex, Gg.Teratai, Gg.PLN, Gg.Sampurna, Gg.Orienz, Simpang Tiga Jl.Mt.Haryono, Stalkuda, Gn.Bakaran, Sepinggan s/d Mulawarman (PJHI) Batakan, Bpp.Permai, Ps.Baru, Markoni, Klandasan, Pelayaran, Prapatan, Jl.Melati, Telogorejo, Bhayangkara, Cendrawasih, Dondang, Gn.Malang, Belakang Toko Utama, Gn.Malang Radar, Auri, Marbo, Siaga, Markoni Auto 2000, Gn.Guntur, Gn.Rambutan, Gn.Kawi, Kr.Rejo, Kp.Damai (Al’Makmur), Komp.Telkom, Terminal Tangki PDAM, Gg.Agung Tunggal, Komp.Bpp.Baru, Jalan Beler, Dam, Sebagian Daun Village, Muara Rapak, Kr.Anyar, Pdn.Sari, Pdn.Wangi, Kebun Sayur, Semoi, Kp.Baru Tengah, 21 Januari, Sepaku dan sekitarya, seluruh aliran Distribusi air dari IPAM KP.Damai. 

Sumber : Humas PDAM Balikpapan

KabarIkn.com,Balikpapan - Terkait dengan kondisi meningkatnya angka pasien covid-19 di Kota Balikpapan , PDAM Kota Balikpapan tetap menjalankan protokol kesehatan covid-19 sampai saat ini sesuai dengan prosedur yang ada dan tetap ada pembatasan bagi pelanggan yang akan melakukan kunjungan.

Kasubag Customer Service PDAM Balikpapan , Suryo Hadi Prabowo menyampaikan dalam sehari PDAM membatasi dalam sehari antara 60-70 pelanggan yang masuk tentunya tetap dengan metode batasan jaga jarak ketika pelanggan duduk di dalam ruang pelayanan.

Kemudian ,untuk jam pelayanan PDAM Balikpapan sendiri batas pelayanan hari Senin - Kamis dimulai pada pukul 08.00 - 12.00 dan itu termasuk dari pelayanan Customer Service Complain , Pemasangan dan Loket Pembayaran.

" Untuk jam buka pelayanan hari Jum'at sama saja , tetapi waktu pulang lebih awal yaitu jam 08.00 - 10.00," ujarnya.

Pelayanan tekhnis PDAM tetap dilaksanakan selama 24 jam dengan metode shift pagi ,sore dan malam , diharapkan pelanggan juga tetap dapat berkomunikasi dengan Call Center 0542878991 atau 0542878992 dan WA Center di 0816200110.

Suryo berharap bagi pelanggan PDAM setiap berkunjung ke Kantor PDAM Balikpapan tetap menerapkan protokol kesehatan. ( tri )

Kabarikn.com,Balikpapan-Jumlah pengguna media sosial di Indonesia pada tahun 2020 mencapai 160 juta, meningkat 8,1 persen atau 12 juta pengguna dibanding tahun lalu. Ini berarti, penetrasi pengguna media sosial di Indonesia sudah mencapai 59 persen dari total jumlah penduduk.

Akses kepada media sosial semakin meningkat karena pembatasan aktivitas sosial secara fisik terkait pandemi Covid-19. Hampir semua orang dewasa memiliki akun media sosial sendiri seperti Facebook, Twitter, Instagram, Whatsapp, dan Youtube.

Media sosial juga telah digunakan secara luas sebagai sarana untuk menguatkan bisnis, termasuk komunikasi program-program pemerintah.

Jika dulu banyak instansi yang antipati pada media sosial karena dianggap menurunkan produktivitas, beberapa tahun terakhir trennya justru sebaliknya, banyak perusahaan mulai mengikuti arus perubahan ini.," kata Kasubag CS PDAM Balikpapan Suryo Jadi Prabowo S.kom liwat WhatsApp Selasa(3/11/2020) malam.

Waktu penyelenggaraan Kamis (12/11/2020) secara Daring Via Zoom, Biaya peserta Rp 250.000 dan Acara ini di ikuti se Indonesia.

Menurut Suryo Beberapa alasan yang mendasari perusahaan masuk ke dalam sosial media, antara lain untuk meningkatkan hubungan antara perusahaan dan konsumen, mempercepat proses pembuatan keputusan, meningkatkan brand awareness dan user engagement, memudahkan viral marketing, hingga menurunkan biaya.

Perusahaan air minum yang memberikan pelayanan kebutuhan dasar bagi masyarakat perlu memanfaatkan media sosial secara profesional dalam rangka meningkatkan kinerja pelayanan, khususnya di bidang komunikasi dan informasi. 

Pengelola media sosial di perusahaan air minum perlu memiliki pengetahuan dan keahlian dasar yang memadai agar fungsi pelayanan komunikasi dan informasi ini berjalan sesuai misi perusahaan." ucapnya

PERPAMSI bekerja sama dengan water.org berinisiatif menyelenggarakan lokakarya “Pengelolaan Media Sosial Perusahaan Air Minum” untuk anggota PERPAMSI (termasuk BUMD air minum binaan water.org).

Rilis : Kasubag CS PDAM Balikpapan,Suryo Hadi Prabowo. S.kom

Suryo :Pelanggan mulai Faham Penjelasan Customer Service PDAM, Terkait Lonjakan Tagihan Air

KabarIkn.com,BALIKPAPAN-- Semenjak melonjaknya tagihan rekening air PDAM pelanggan, membuat ruangan layanan Customer Service (CS) PDAM Kota Balikpapan dipenuhi pelanggan yang melakukan klarifikasi jumlah tagihan mereka.

"Setiap hari kami melayani 200 hingga 250 pelanggan yang melakukan komplain atas melonjaknya tagihan air PDAM mereka, beragam keluhan disampaikan pelanggan kepada enam petugas CS yang melayani," ujar Kepala Sub Bagian CS PDAM Kota Balikpapan, Suryo Hadi Prabowo kemarin.

Dikatakan Kang Uyo, akrab disapa, banyak pelanggan awalnya menggerutu saat menyampaikan tagihan air mereka, namun dengan sabar dan menjelaskan secara tuntas terkait melonjaknya tagihan air PDAM.

"Alhamdulillah setelah dijelaskan, dan kami berikan solusi, mereka dapat memahami, dan pelanggan dengan lega dapat langsung melakukan pembayaran di loket yang ada, atau pembayaran online di luar kantor kami," terang Kang Uyo kembali.

Saat menjelaskan kepada salah satu pelanggan, Suryo menyebutkan bahwa pada bulan April dan Mei sejak  awal pandemi Covid 19, Ramadhan hingga Idul Fitri petugas pencatatan meter memang tidak melakukan pencatatan langsung guna menghindari penyebaran wabah Covid 19.

"Jadi pada tagihan April dan Mei kami ambil rata-rata perkiraan pemakaian air setiap pelanggan sejak beberapa 6 bulan sebelumnya, barulah pada bulan Juni petugas kami turun ke lapangan melakukan pencatatan langsung, hingga menerbitkan tagihan yang dibayarkan untuk bulan Juli 2020 yang angkanya sesuai dengan angka meter," jelasnya.

Dari sinilah terjadi akumulasi lonjakan jumlah tagihan rekening air pelanggan, namun pihaknya telah melakukan langkah dengan klarifikasi dari pelanggan untuk datang langsung ke kantor PDAM di jalan Ruhui Rahayu.

"Jumlahnya membludak setiap harinya, namun konsekuensi kami tetap memberikan layanan dan penjelasan terkait hal ini, dan rata-rata setelah mencocokkan foto meteran air yang dibawa, akhirnya persoalan tagihan air meningkat dapat diselesaikan," jelas Kang Uyo.

Bahkan jika ada pelanggan yang kelebihan hitung atau kurang bayar, pihaknya memberikan alternatif apakah dibayarkan kelebihan atau dihitung menyesuaikan pada tagihan bulan Agustus mendatang.

Atas kondisi ini, pihaknya memohon maaf kepada pelanggan yang terkena dampak, lonjakan kenaikan tagihan air, sehingga perlu dilakukan klarifikasi di kantor PDAM Balikpapan.

"Dan pelanggan yang masih keberatan atas lonjakan tagihan air dapat langsung datang ke kantor PDAM setiap hari kerja, layanan mulai pukul 08.00  hingga 12.00 WITA  dengan membawa foto meteran air terbaru, yang menunjukkan volume pemakaian air," harapnya.

Dan para pelanggan yang hadir untuk melakukan sanggahan saat memasuki halaman kantor PDAM diberikan nomor antrean manual, untuk selanjutnya mengambil nomor antrean mesin kembali di depan pintu ruangan customer service, dan jangan lupa pelanggan tetap mengikuti protokol kesehatan untuk mengurangi dampak Covid-19.

 "Jadi memakai jadwal booking antrean mesin, untuk selanjutnya menunggu layanan petugas CS kami," jelas Kang Uyo.

Sementara itu menurut seorang pelanggan PDAM yang namanya enggan dimuat, menyambut positif hal ini, dan berharap agar informasi ini dapat disebarluaskan.

"Yah kami pelanggan kan tahunya air mengalir, tagihan tiap bulan kami bayar. Kaget juga kok biasa bayar Rp 100 ribu lebih menjadi Rp 300 ribu lebih bulan Juli, tapi setelah dijelaskan, kami memahaminya," jelas warga yang tinggal daerah Pasar Baru ini

Rilis: Kasubag CS PDAM Balikpapan Suryo Hadi Prabowo S.kom