[Valid RSS]

Kabarikn.com,Balikpapan-Para perwakilan provinsi dari seluruh Tanah Air hadir mengikuti  prosesi penyatuan tanah dan air secara simbolis bersama Presiden Joko Widodo di Kawasan Titik Nol Kilometer Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, Senin, 14 Maret 2022. Pada kesempatan tersebut, sejumlah gubernur menyampaikan kesan dan harapannya terhadap pembangunan IKN.

Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor mewakili seluruh lapisan masyarakat di Kalimantan Timur mendukung penuh pembangunan IKN di daerah tersebut. Isran menyebut, keberadaan IKN di wilayahnya akan berdampak luas dari segi pemerataan dan keadilan pembangunan di Tanah Air.

"Saya kira tadi akan berdampak luas dari segi pemerataan dan keadilan pembangunan di seluruh nusantara ini. Karena kalau kita tarik garis silang begini maka ibu kota ini berada pada titik silang itu. Jadi dampak semuanya apakah itu ekonomi, pembangunan, dan segala kesejahteraan masyarakat akan mengikutinya secara otomatis," ucap Isran.

Senada, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Laiskodat berharap agar pembangunan ibu kota baru tersebut dapat menciptakan pemerataan ekonomi di seluruh Indonesia.

"Bagi Nusa Tenggara Timur ini sesuatu yang baik karena kami lihat bahwa pemerataan ekonomi itu dapat dilakukan sehingga ibu kota baru yang akan ada ini memberikan pertumbuhan baru bagi kawasan, baik di Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, bahkan Papua," ucap Viktor.

Selanjutnya, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan juga turut mendukung pembangunan IKN tersebut. Dominggus menuturkan bahwa untuk menuju lokasi IKN memerlukan waktu yang jauh lebih singkat sehingga dapat mempermudah urusan penyelenggaraan pemerintahan. 

"Ke depan, semua urusan penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanan pembangunan pimpinan kepada masyarakat yang berhubungan dengan kepala negara ataupun kepala pemerintahan, ataupun kita berhubungan dengan menteri terkait ini kan tidak terlalu jauh lagi, dan ini dari sisi cost juga sudah lebih murah lagi," tuturnya.

Di kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan bahwa pembangunan IKN dapat menjadi salah satu kesempatan untuk menjadi kota terbaik di dunia. 

"Untuk menjadi kota terbaik dunia itu satu dari sisi sistemnya harus smart, _reen, zero carbon. Yang kedua dari sisi desain, biasanya yang terdesain kota-kota bikinan swasta, kalau kota bikinan negara belum pernah ada, jadi ini kesempatan," ucapnya.

Selanjutnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap agar kehadiran IKN kelak dapat melindungi seluruh masyarakat serta menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. 

"Semoga di kota yang dibangun ini yang nantinya menjadi ibu kota akan bisa menghadirkan pesan utama dan pertama atas pendirian republik ini yaitu menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," tuturnya.(**)

Sumber foto : diskominfo provinsi kaltim

Kabarikn.com,Balikpapan - Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo kembali menginjakkan Tanah Borneo untuk hadir di lokasi Ibu Kota Negara pada Senin, 14 Maret 2022. Hari ini pukul 16.00 wita, Presiden bersama dengan Ibu Negara Iriana Jokowi tiba di Bandara Internasional Sultan Adji Muhammad Sulaiman Balikpapan.

Disambut langsung oleh Gubernur Kaltim Isran Noor beserta Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Teguh Pujo Rumekso dan Kapolda Kaltim Irjen Pol Imam Sugianto.

Selain itu, Gubernur se-Indonesia pun telah mulai berdatangan sejak kemarin di Balikpapan, terkhusus untuk dikumpulkan Presiden RI di IKN Nusantara.

“Selamat datang Pak Jokowi dan para Gubernur se Indonesia di Kaltim dan IKN Nusantara,” ucap Gubernur Provinsi Kalimantan Timur Dr Isran Noor, Minggu (13/3).

Isran juga menyampaikan permohonan dukungan dan restu kepada para Gubernur se- Indonesia, agar IKN bisa lancar.

“Mohon dukungan dan doa restunya agar IKN Nusantara lancar,” tutur Isran.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim M Faisal mengatakan Presiden RI akan melakukan camping di IKN Nusantara, Kecamatan Sepaku kabupaten Penajam Paser Utara.

Kemudian, lanjut Faisal para Gubernur juga akan hadir dan yang datang wajib membawa air 1 (satu) liter dengan kemasan khas daerah dan tanah 2 kg dari lokasi yang bersejarah adat budaya di wilayahnya masing-masing. Namun, para Gubernur kecuali Gubernur Kaltim tidak ikut kegiatan kemah Presiden RI di IKN.

“Air dan tanah yang dibawa Gubernur dari 34 provinsi di Indonesia ini akan digabungkan di satu titik di IKN Nusantara atau disebutnya seremoni Gentong Nusantara,” terang Faisal yang juga ikut menyambut kedatangan beberapa Gubernur di bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan.

Hal ini dibenarkan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Laiskodat. Menurut Viktor, pemindahan ibu kota negara adalah sejarah baru bagi Indonesia. Ia menegaskan atas nama pemerintah dan warga NTT, memberikan dukungan atas pemindahan Ibu Kota Negara ke Kaltim.

“Kami datang dengan membawa tanah dan air sebagai lambangdan simbol untuk dipersatukan dengan tanah dan air dari seluruh pelosok nusantara,” tegas Gubernur berkepala plontos ini.

Begitu pula dengan Gubernur Jambi Al Haris yang datang membawa air dan tanah menegaskan tidak ada lagi perdebatan lagi tentang IKN. Menurutnya sudah mantap di Kaltim, sudah tepat dan pantas menjadi IKN. Terlebih dengan tanah dan air yang dibawanya cukup luar biasa bernilai sejarah.

“Tanah yang kita bawa adalah dari Raja Jambi. Sejarahnya ada dua Angsa yang menunjuk tanah tersebut dan air dari candi Muara Jambi, lokasi tempat belajar orang China di Jambi dengan luas lokasi 4.000 hektare bertempat di asrama Budha di Jambi dengan nama Tanggo Rajo memiliki PH air 8,” ungkapnya.

Kedatangan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah juga menyampaikan dukungan terhadap IKN baru di Kaltim.

“Mudahan lancar (Pembangunan IKN). Semua yang tinggal di ibu kota Negara semua masuk surga,” ujar mendukung.

Gubernur NTB ini pun sama membawa air dan tanah dari daerahnya. “Kami membawa tanah dari Tambora sejarah besar menggetarkan dunia dan air yang kami bawa dari Narmada akan membuat awet muda,” tuturnya.

Dukungan tegas juga disampaikan Gubernur Provinsi Jawa Barat Ridwan Kamil setibanya di Balikpapan dengan membawa air dan tanah.

“Kami membawa tanah dan air dari 27 kabupaten dan kota yang kami kumpulkan di Bandung. Ini menyimbolkan, tanah dan air dari Jawa Barat akan bersatu dalam tanah ibu kota Nusantara,” tegas Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil.

Selain itu ada pula Gubernur Sulawesi Tengah Rusdi Mastura yang telah datang sejak Jumat 11 Maret. Kemudian ada pula Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Sulawesi Tenggara Ali Mazi, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan beberapanya yang tiba di Kaltim.(**) 

Sumber : dho/kmfkt/adpimkt

KabarIkn.com,Balikpapan - Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono menjelaskan rangkaian kegiatan yang akan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya di Provinsi Kalimantan Timur yang akan dilangsungkan pada Senin-Selasa, 14-15 Maret 2022. Agenda pada Senin (14/3) diawali dengan kunjungan Presiden ke Kawasan Titik Nol Kilometer Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kasetpres dalam keterangan persnya bersama dengan Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, Komandan Paspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso, dan Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol. Imam Sugianto di Kota Balikpapan, pada Minggu malam, 13 Maret 2022.

"Pertama adalah Bapak Presiden berangkat dari Balikpapan menuju ke IKN itu pada pagi hari di hari Senin. Selanjutnya kegiatan bersama para gubernur akan melakukan sebuah prosesi kegiatan di mana tentunya kita sebagai orang timur meminta doa, memanjatkan doa, dan menjunjung kearifan lokal di Kalimantan Timur ini," ujar Kasetpres. 

Menurut Kasetpres, Presiden Jokowi mengajak 34 gubernur dari seluruh provinsi di Indonesia agar seluruh elemen masyarakat dapat turut menyukseskan program pembangunan IKN. Terlebih, pembangunan IKN merupakan sebuah pekerjaan besar yang membutuhkan dukungan dan doa dari semua pihak.

Lebih lanjut, Kasetpres menjelaskan bahwa nantinya seluruh gubernur akan membawa tanah dan air dari masing-masing wilayahnya, sesuai dengan kearifan lokal dan budaya masing-masing daerah. Selanjutnya, para gubernur akan menyerahkan tanah dan air tersebut kepada Presiden yang kemudian akan dituangkan ke dalam gentong yang telah disiapkan. 

"Kenapa tanah dan air? Tentunya adalah kita adalah negara Nusantara yang dari ujung Aceh sampai Papua dan kearifan lokal itu berbeda-beda, dituangkan di dalam sebuah simbolis tanah dan simbolis air dijadikan satu menjadi kalimat Tanah Air. Kira-kira seperti itu. Para gubernur sudah melakukan prosesi itu di masing-masing tempatnya dan puncaknya nanti besok bersama Bapak Presiden," jelas Kasetpres.

Selepas itu, Presiden bersama para gubernur akan mengikuti kegiatan penanaman pohon bersama. Semua pihak yang terlibat dalam penanaman pohon akan menanam pohon yang berbeda-beda.

"Kami dari Sekretariat Presiden bersama dengan Kementerian PU, Kementerian Lingkungan Hidup mempersiapkan pohon-pohon yang akan ditanam oleh seluruh gubernur bersama Bapak Presiden," imbuh Kasetpres.

Terkait kesiapan pengamanan, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso menjelaskan bahwa pihaknya telah menggelar sekitar 2 ribu pasukan dari unsur TNI, kepolisian, dan unsur pemerintah daerah. Pengamanan juga akan dibagi dan disebar menjadi beberapa lapis.

"Kegiatan untuk ring satu nanti dari Paspampres, kemudian ring dua dan ring tiga dari kami unsur kewilayahan yaitu dari TNI dan Polri ditambah dengan unsur pemerintah daerah. Segala kemungkinan sudah kami antisipasi yang mulai dari keberangkatan sampai dengan nantinya di lokasi," jelas Pangdam VI/Mulawarman.

Senada, Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol. Imam Sugianto menyebut bahwa pihaknya siap mendukung dan mengamankan jalannya rangkaian kegiatan Presiden. "Alhamdulillah finalnya kemarin dipimpin oleh Bapak Pangdam kita kurang lebih mengerahkan 1300-an melibatkan unsur lalu lintas, kemudian terutama intelijen Bapak Kasetpres, dan polisi pasukan berseragam yang digelar, dipenggal-penggal yang terutama memiliki kerawanan," jelas Kapolda Kalimantan Timur.

Sementara itu, Komandan Paspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo menekankan pentingnya pelaksanaan protokol kesehatan dalam kegiatan yang akan dihadiri oleh Presiden. Ia pun menyebutkan bahwa seluruh pihak yang mengikuti kegiatan harus dipastikan telah mengikuti tes PCR.

"Semua personel nanti yang akan masuk ke IKN memang kami wajibkan terutama yang sudah merapat harus melalui _swab_. Jadi protokol kesehatan tetap kita laksanakan di sana meskipun itu tempatnya ada di sekitaran hutan yang mungkin udara juga cukup, tetapi itu sudah menjadi protap bagi kami siapapun yang merapat di sekitaran Bapak Presiden harus melakukan protokol kesehatan dengan ketat," ujar Komandan Paspampres.

Kasetpres menambahkan bahwa kegiatan Presiden di IKN dapat diikuti oleh seluruh masyarakat Indonesia melalui tayangan dari Sekretariat Presiden.

"Biro Pers dan Media mempersiapkan itu sehingga media semua bisa menyaksikan mulai dari prosesi awal di sana nanti ada tari-tarian dari lokal dan tentunya Pak Gubernur menyiapkan segala sesuatu yang sesuai dengan kearifan lokal Kalimantan timur, sampai dengan penanaman pohon," tandasnya.

Balikpapan, 13 Maret 2022

Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden 

 

Website: https://www.presidenri.go.id

YouTube: Sekretariat Presiden

Kabarikn.com,Balikpapan-Presiden Joko Widodo memberikan sejumlah arahan kepada para gubernur se-Indonesia terkait penanganan Covid-19 hingga Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Hal tersebut disampaikannya pada Pengarahan Presiden RI kepada para Gubernur se-Indonesia di Hotel Novotel Balikpapan, Minggu, 13 Maret 2022.

Terkait penanganan Covid-19, Presiden Jokowi mengingatkan kepada para gubernur untuk tidak mengendurkan pelaksanaan protokol kesehatan di daerahnya masing-masing.

“Patut kita syukuri penurunan kasus harian, tetapi harus hati-hati untuk semua gubernur pengendaliannya tidak dikendurkan utamanya protokol kesehatan, diimbau terus masyarakat agar taat dan patuh pada protokol kesehatan,” ucap Presiden.

Presiden juga menekankan pentingnya vaksinasi yang harus terus digencarkan pelaksanaannya di daerah. “Dilanjutkan dengan vaksinasi, vaksin 1, vaksin 2 hingga vaksin penguat atau _booster_,” kata Presiden.

Presiden juga menyampaikan terkait situasi global yang terjadi saat ini yang perlu disikapi oleh para Gubernur, antara lain soal krisis energi, krisis pangan, hingga situasi perang.

“Dunia pada situasi tidak mudah, baik karena disrupsi kronis akibat revolusi industri 4.0 ditambah lagi kekacauan karena pandemi, ditambah lagi urusan yang namanya perang,” ujar Presiden.

Saat ini menurut Presiden, akibat situasi global yang tidak menentu, terjadi krisis energi dan krisis pangan yang bisa berdampak kepada negara kita.

“Harga minyak dunia naik dua kali lipat, belum gas, belum lagi kelangkaan pangan, yang menyebabkan harga-harga juga akan melonjak,” ujar Presiden.

Oleh sebab itu, Presiden meminta kepada para gubernur untuk menyesuaikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan situasi yang terjadi saat ini.

“Dalam penganggaran di APBD Bapak/Ibu ubah semuanya tidak seperti pada waktu yang normal dulu, jangan _business as usual_ APBD harus bisa kita _create_ disesuaikan, kuncinya cuma satu kecepatan kita untuk menyesuaikan,” jelas Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menjelaskan kepada para gubernur terkait pemindahan Ibu Kota Negara ke Nusantara.

“Bukan berarti kita ingin meninggalkan DKI, jangan ada yang mengartikan itu, karena negara kita ini besar sekali 17 ribu pulau, PDB ekonomi 58 persen ada di Jawa, saat ini magnetnya ada di DKI Jakarta. 56 persen populasi ada di Jawa, sehingga terjadi ketimpangan ekonomi, ketimpangan infrastruktur,” ungkap Presiden.

Presiden menginginkan dengan dibangunnya Ibu Kota Nusantara, Indonesia memiliki kota dengan standar internasional yang memilki fasilitas-fasilitas berstandar internasional pula.

“Kita ingin memiliki kota yang internasional, RS internasional, perguruan tinggi internasional, sebelumnya tidak boleh, karena omnibus law sekarang boleh, bapak ibu gubernur kalau mau tarik investasi dari luar boleh, silakan,” ucap Presiden.

Tampak hadir mendampingi Presiden dalam acara tersebut antara lain Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Bambang Susantono, Wakil Kepala Otorita IKN Dhony Rahajoe (**) 

Balikpapan, 13 Maret 2022

Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden 

 

Website: https://www.presidenri.go.id

YouTube: Sekretariat Presiden

( Forkopinda Kaltim Menyambut Kedatangan Presiden RI Joko Widodo Ke Kaltim)

Kabarikn.com,Balikpapan- Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 yang membawa Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Iriana Joko Widodo dan rombongan sekitar pukul 16.15 Wita mendarat di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Minggu, (13/3/2022).

Kepala Negara bersama rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Adi Sutjipto, Kabupaten Sleman. Sebelumnya Presiden Jokowi melakukan serangkaian kunjungan kerja di Jawa Tengah.

Kedatangan Presiden Jokowi di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan disambut langsung oleh Gubernur Kaltim Isran Noor, Pangdam VI/MLW Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso, Kapolda Kaltim Irjen Pol Drs. Imam Sugianto, M.Si.

Mobil Kepresidenan RI-1 yang membawa Presiden Jokowi langsung bertolak dari Bandara menuju ke Hotel tempat menginap di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Klandasan, Balikpapan.

Presiden Jokowi sempat melambai-lambaikan tangan kepada warga Balikpapan yang menyambut di sepanjang jalan Jenderal Sudirman, Minggu sore.

Kedatangan Presiden Jokowi ke Balikpapan memang memiliki agenda yang cukup padat. Pada Minggu malam ini, Presiden akan memberikan pembekalan kepada 33 Gubernur se-Indonesia yang kini sudah berdatangan melalui Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan.

"Besok, jika tak ada aral melintang, saya akan menuju Kawasan Titik Nol Kilometer Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kabupaten Penajam Paser Utara dan bermalam di lokasi itu," kata Presiden Jokowi seperti dikutip melalui media sosial instagram @jokowi. (**)

Foto : Kadiskominfo Kaltim Muhammad Faisal mengalungkan cenderamata khas Kalimantan ke Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat sebagai tanda ucapan selamat datang

Muhammad Faisal : Kami Mengapresiasi Kedatangan Para Gubernur se - Indonesia ke Kalimantan Timur 

KabarIkn.com, BALIKPAPAN- Sesampainya di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Gubernur NTT (Nusa Tenggara Timur) Viktor Bungtilu Laiskodat langsung disambut oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kaltim Muhammad Faisal bersama staff di Bandara SAMS Sepinggan, Balikpapan. 

Dalam kunjungannya , Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat menyatakan bahwa pihaknya telah melaksanakan ritual adat istiadat masyarakat NTT dengan baik sebelum berangkat ke Kaltim dengan membawa tanah dan air ke kawasan IKN. 

" Kami membawa tanah dan air ini untuk dipersatukan dengan di Kaltim sebagai bentuk dan wujud kebersamaan dan telah kami laksanakan ritual adat flobamorata, (Flores, Timor, Sumba, dan Lembata) termasuk pulau-pulau kecil di NTT," kata Viktor. 

Ia menambahkan pemindahan IKN ini merupakan sejarah baru bagi bangsa indonesia yang sebelumnya direncanakan Presiden pertama Soekarno dan kini dilaksanakan Presiden RI Joko Widodo. Meski diketahui, banyak negara yang memindahkan ibukota negaranya dan inspirasi ini dilakukan oleh Presiden saat ini. 

Gubernur NTT ini menegaskan bahwa dengan membawa tanah dan air untuk dipersatukan sebagai lambang kebersamaan, dari berbagai daerah. 

" Ritual telah kami laksanakan dengan adat istiadat kami, dilakukan dengan baik dan sisanya kami simpan di meseum NTT, sebagai bentuk sejarah tidak akan hilang, antara pusat pemerintahan di Kaltim dan NTT tidak dapat dipisahkan," tegasnya. 

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika ( Diskominfo ) Kalimantan Timur Muhammad Faisal mengapresiasi kedatangan para Gubernur se-indonesia yang menghadiri kemah bersama Presiden RI Joko Widodo yang digelar di kawasan IKN (Ibu Kota Negara) Nusantara, Sepaku IV kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). 

Menurutnya, pertemuan dan dukungan ini penting untuk pembangunan IKN Nusantara mendatang.Kedatangan 34 Gubernur se-indonesia ini menjadi momen sejarah atas pembangunan IKN di Kaltim. 

"Kami mengapresiasi atas dukungan para Gubernur di Kaltim, untuk pembangunan IKN kedepan, dan kita berdoa semoga rangkaian acara dapat berjalan lancar," pungkasnya. ( beny )

Kabarikn.com,Bengkulu - Prosesi adat pengambilan air dan tanah dari Gedung Daerah (rumah dinas Gubernur Bengkulu) dan rumah pengasingan Bung Karno digelar oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu. Air dan tanah itu akan dikirim ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

"Jadi nanti seluruh gubernur akan hadir dan membawa air serta tanah dari daerah masing-masing, kemudian disatukan di tanah IKN Nusantara," ujar Asisten I Pemerintah Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, Sabtu (12/3/2022).

Khairil menjelaskan prosesi ambil air di rumah pengasingan Bunga Karno digelar dengan dukungan dari seluruh elemen masyarakat Bengkulu.

"Pemangku adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga pemerintah hadir untuk prosesi ini. Sebagai wujud dukungan untuk pemerintah pusat membangun IKN Nusantara di tanah Borneo," kata Khairil.(**)

KabarIkn.com - Pemindahan dan Penunjukan Kaltim sebagai Ibukota telah diyndangkan dan pada tanggal 18 Pebruari 2022, Kepala Otorita Bambang Susantono dan wakil Kepala Otorita Dhony Rahajoe pun sudah dilantik di Istana negara pada tanggal 10 Maret 2022, masih tersisa sekretasis dan sejumlah Deputy yang belum ditunjuk. Presiden Jokowi dalam arahannya pada tanggal 10 Maret 2022 berharap agar kepala dan wakil kepala otorita memberi ruang dan posisi kepada warga lokal untuk mengisi sejumlah pos di Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN). Salah satu sosok yang bisa dianggap layak unyuk masuk di tim otorita adalah Isradi zainal (IZ). IZ sangat mendukung dan mengawal pemindahan Ibu Kota Negara di Kaltim.

IZ adalah tokoh nasional sekaligus tokoh masyarakat kaltim yang saat ini menjabat sebagai Rektor Universitas Balikpapan dan Komisaris sejumlah Perusahaan. Sebagai tokoh nasional IZ adalah Ketua umum Asosiasi Perusahaan Jasa K3 Nasional 2005-2020,Ketua Komisi II Dewan K3 Nasional (DK3N), 2017-202, Sekjen Forum Dekan Teknik Indonesia (FDTI) 2019-2021, Sekjen Forum Rektor Persatuan Insinyur Indonesia (PII) 2021-2024, wakil ketua BKM PII 2016-2019, 2019-2020, dll. Sebagai tokoh Kaltim IZ pernah berkiprah sebagai Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kaltim, Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa K3 Kaltim, Wakil Ketua Ketua Asosiasi Ahli Korosi Indonesia Kaltim, Ketua Forki Balikpappan, Pengurus dan anggota Ikatan Alumni Unhas, UI, UGM, ITS, Unmul, Uniba, dll. IZ yang saat ini adalah Ketua Penjamin Mutu PII dan wakil ketua Apindo Kaltim merupakan Insinyur Profesional jebolan Unhas, ITS, UGM dan Insinyur Profesional Utama (IPU) PII serta Asean Engineering dari AFEO. Sarjana dan Magister bidang Perkapalan dan Mesin ini sempat mengambil Magister Manajemen di Universitas Indonesia (UI) dan merupakan Jebolen Master Busines Administration (DESS) Universite Pierre Mendez France de Grenoble, Perancis. IZ memperole S3 di Universitas Mulawarman untuk Sistem Manajemen. IZ memiliki pengalaman selaku Insinyur Profesional, Ahli K3, Sistem Manajemen, dll untuk sejumlah Perusahaan Internasional dan nasional dan bahkan sering keluar negeri dengan keahlian dan kepakarannya. 

Di awal rencana pemindahan ibu kota negara Ia adalah sosok yang mendukung Kaltim sebagai Ibukota. Di awal Agustus 2019 Sebelum   Kaltim ditunjuk sebagai calon Ibu Kota IZ dalam kapasitasnya  saat itu sebagai ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kaltim dan Dekan Fakultas Teknik Uniba diminta tanggapannya oleh sejumlah media terkait keunggulan dan ketepatan Kaltim sebagai Ibukota. Saat itu IZ berpendapat bahwa Kaltim adalah satu2nya wilayah di luar pulau Jawa yang dinilai paling layak juka ditinjau dari kriteria yang ditetapkan Bappenas. Bahkan di Akhir Agustus 2019 IZ berhasil mengajak Forum Dekan Teknik (FDTI) se Indonesia saat Kongres FDTI di Bali 27 Agustus 2019.IZ lalu mengajak Dirjen Inovasi Kemristek Dikti untuk hadir dalam seminar yang diselenggarakan olrh Uniba, PII Kaltim dan FDTI di tanggal 26 September 2019. Sebagai informasi IZ terpilih sebagai Sekjen Forum Dekan Teknik Indonesia (FDTI) periode 2019-2021 saat Kongres FDTI di Bali yang memilih Prof Nizam dari UGM sebagai ketua umum. Di bulan september juga IZ berdiskusi dengan menteri Ketenagakerjaan RI hanif Dakhiri terkait keunggulan IKN di Kaltim dan menggalang dukungan APJK3 se Kaltim. Di bulan Novrmber 2019, IZ melalui FDTI mengundang Rakernas Dekan Teknik se Indonesia di Uniba yang salah satu hasilnya adalah Konsep Blue City yang akan diusulkan sebagai pelengkap konsep IKN. IZ menggalang dukungan dan memvantu pemerintah mensosialisasikan dan menggalang dukungan IKN Nusantara ke seluruh Indonesia sejak 2019 sampai sekarang. (Lihat lampiran) 

Pendidikan :

Insinyur Profesional (PS PPI Unhas, ITS, UGM), Insinyur Profesional Utama PII, Asean Engineering, AFEO 

S1 dan S2 Perkapalan Unhas

S1 dan S2 Mesin (Uniba) dan Universitas Pancasila (ST, MT) 

S2 Magister Manajemen Universitas Indonesia (MMUI) 

S2 Manajemen Stratejik Universite Pierre MendeZ France de Grenoble Perancis (DESS)

S2 Magister Hukum Universitas Balikpapan

S3 Doktor Ilmi Manajemen Universitas Mulawarman (Dr) 

Pekerjaan:

Rektor Universitas Balikpapan, 2021-2025

Dekan Fakultas Vokasi Uniba, 2020-2021

Dekan Fakultas Teknik Uniba 2018-2020

Wakil Dekan Fakultas Vokasi 2016-2018

Pengajar (Dosen) di Uniba dan Pasca Sarjana Trisakti, Dosen tamu Unhas, Undip, dll 

Komisaris dan CEO Insurin Group, 2006-Sekarang

Konsultan, Pengajar, Insinyur Profesional, Ahli K3 dan Sistem Manajemen untuk sejumlah Perusahaan Jasa Industri, Pelayaran, Pertambangan, Migas, Batubara, BUMN, BUMD, Chevron, Total Indonesie, PT. Badak, Pertamina, Pupuk Kaltim,dll, 1997-Sekarang 

Peneliti (Asisten Peneliti) Kolaborasi Japan Internasional Cooperation (JICA) dan Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, 1996

Pengajar (Asisten Dosen), Unhas, UMI, AMI Makassar, 1993-1995

Organisasi Profesi (Nasional):

Ketua Umum Asososi Perusahaan Jasa K3 Nasional (APJKN), 2015-2016

Ketua umum Asosiasi Perusahaan Jasa K3 Riksa Uji Indonesia (APJK3 RUI) 2016-2020

Ketua Komisi II Dewan K3 Nasional  (DK3N)

Wakil Ketua Umum BKM PII Periode 2016-2019, 2020-2023

Sekjen Forum Dekan Teknik Indonesia (FDTI), 2019/2021)

Sekjen Forum Rektor PII, 2021-2024

Ketua Penjaminan Mutu Persaruan Insinyur Indonesia (PII), 2021-2024 

Organisasi Profesi Lokal:

Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Kaltim, 2016-2019,2019-2022

Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Kaltim

Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa K3 (APJK3), Kaltim

Ketua Asosiasi Korosi Indonesia (Indocor), Kaltim, 2006-2010, 2010-2014

Pengurus dan Anggota Ikatan Alumni Unhas, UI, ITS,UGM, Unmul, Uniba, Universite Pierre Mendez France de Grenoble, dll

Kabarikn.com,Balikpapan-Kalimantan atau Borneo oleh dunia internasional adalah pulau terbesar ketiga di dunia.

Pulau Kalimantan dibagi menjadi wilayah Indonesia 73 persen, Malaysia 26 persen dan Brunei Darussalam 1 persen.

Saat ini di Kalimantan, Indonesia memiliki 5 Provinsi, namun pada awal kemerdekaan tahun 1945 di Pulau Kalimantan Indonesia hanya terdapat 1 Provinsi yaitu Provinsi Borneo.

Pada era orde lama tahun 1956 Provinsi Borneo dipecah menjadi tiga yaitu Provinsi Kalimantan Barat, Provinsi Kalimantan Timur dan Provinsi Kalimantan Selatan.

Setahun kemudian Kalimantan dimekarkan menjadi Provinsi Kalimantan Tengah dan Provinsi Kalimantan Selatan, lalu Provinsi Kalimantan Utara yang dimekarkan pada tahun 2012.

Namun selain Provinsi Kalimantan Utara masih ada beberapa usulan wacana pembentukan Provinsi yang belum terealisasi sampai saat ini. 

1. Provinsi Kapuas Raya 

Provinsi  Kapuas Raya akan dimekarkan dari Provinsi Kalimantan Barat 

Wilayahnya mencakup 5 Kabupaten yakni Kabupaten Sanggau, Kabupaten Sekadau, Kabupaten Melawi, Kabupaten Sintang dan Kabupaten Kapuas Hulu. 

Ibu kota Provinsi direncanakan akan berada di Kecamatan Sintang Kabupaten Sintang. 

2. Provinsi Tanjung Pura 

Provinsi  Tanjung Pura akan dimekarkan dari Provinsi Kalimantan Barat. 

Wilayahnya mencakup Kabupaten Kayong Utara dan Kabupaten Ketapang. 

Karena syarat minimum pembentukan Provinsi harus 5 kabupaten kota, maka Kabupaten Ketapang akan dipecah menjadi 3 Kabupaten yaitu Kabupaten Hulu Aik (CDOB), Kabupaten Tumbang Titi (CDOB) dan Kabupaten Jelai Kendawangan Raya (CDOB).  

Ibu kota Provinsi direncanakan akan berada di Kecamatan Delta Pawan Kabupaten Ketapang. 

Baca Juga: Pulau Sulawesi Akan Miliki 5 Provinsi Baru, Inilah Namanya 

3. Provinsi Kotawaringin

4. Provinsi  Kotawaringin akan dimekarkan dari Provinsi Kalimantan Tengah. 

Wilayahnya mencakup 5 Kabupaten yakni Kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Seruyan, Kabupaten Lamandau dan Kabupaten Sukamara. 

Ibu kota Provinsi direncanakan akan berada di Kecamatan Hanau Kabupaten Seruyan. 

4. Provinsi Barito Raya 

Provinsi  Barito Raya rencananya akan dimekarkan dari Provinsi Kalimantan Tengah dan Provinsi Kalimantan Selatan. 

Wilayahnya mencakup 5 Kabupaten yaitu: 

4 Kabupaten berasal dari Provinsi Kalimantan Tengah yaitu Kabupaten Murung Raya, Kabupaten Barito Utara, Kabupaten Barito Selatan dan Kabupaten Barito Timur. 

1 Kabupaten berasal dari Provinsi Kalimantan Selatan yaitu Kabupaten Barito Kuala. 

Ibu kota Provinsi direncanakan akan berada di Muara Taweh Kabupaten Barito Utara 

5. Provinsi Kalimantan Tenggara 

Provinsi  Kalimantan Tenggara akan dimekarkan dari Provinsi Kalimantan Timur dan Provinsi Kalimantan Selatan. 

Wilayahnya mencakup 5 Kabupaten yaitu: 

3 Kabupaten berasal dari wilayah Provinsi Kalimantan Timur yakni Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Paser dan Kabupaten Penajam Paser Utara. 

2 Kabupaten berasal dari wilayah Provinsi Kalimantan Selatan yaitu Kabupaten Kota Baru dan Kabupaten Tanah Bumbu. 

Ibu kota Provinsi direncanakan akan berada di Kabupaten Kota Baru atau di Kabupaten Paser.(***) 

Sumber: Beritainspiratif.com

Kabarikn.com,Jakarta- Indonesia memiliki kekayaan 718 bahasa daerah yang tersebar di 38 provinsi. Sayangnya, 25 diantaranya terancam punah, 6 dinyatakan kritis, dan 11 telah punah. Hal ini mendasari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk meluncurkan episode ke 17 Merdeka Belajar yang bertajuk “Revitalisasi Bahasa Daerah” (22/2/2022).

Nadiem Makarim (Mendikbudristek) sampaikan bahwa Bahasa bukan sekedar kumpulan kata namun bagian dari identitas bangsa. “Bahasa termasuk khazanah kekayaan budaya, pemikiran, dan pengetahuan. Kalau Bahasa daerah kita punah, kita kehilangan identitas dan kebhinekaan Indonesia,” papar Nadiem.

Nadiem sampaikan bahwa Kemendikbudristek mengklasifikasi 3 model revitalisasi Bahasa sesuai dengan kondisi lapangan. “Model A berarti daya hidup bahasanya masih aman karena masih digunakan secara dominan oleh masyarakatnya, contohnya Bahasa Jawa, Sunda, Bali. Sedangkan Model C terancam punah, contohnya Bahasa-bahasa di Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Papua, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur,” tambahnya.

Hetifah Sjaifudian legislator Kaltim prihatin akan terancamnya Bahasa-bahasa daerah Kaltim. 

“Sangat menyesalkan bahwa Bahasa-bahasa di Kaltim termasuk golongan yang terancam punah. Padahal Bahasa di Kaltim itu beragam, ada Bahasa Paser, Banjar, Kutai, Melayu Berau, Kutai Tenggarong, Tidung, dan Bulungan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Hetifah Sjaifudian yang duduk di DPR RI sebagai Wakil Ketua Komisi X ini juga ingatkan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) jangan sampai menghilangkan Bahasa asli Kaltim. “Dengan dibangunnya IKN, tentu akan ada pertukaran budaya dengan ratusan ribu pendatang baru dari luar Kaltim. Oleh karena itu, Bahasa asli Kaltim harus terus direvitalisasi agar tidak menghilang. Jangan sampai tergerus kebudayaan baru,” ucapnya.

Hetifah dorong peran Pemerintah Daerah (Pemda) dalam mewajibkan Bahasa Daerah sebagai muatan lokal sekolah. “Wewenang untuk menentukan Mata pelajaran Muatan Lokal (Mapel Mulok) ada pada Dinas Pendidikan (Disdik) Kab/Kota masing-masing. Di Paser contohnya, ada anjuran dari Disdik kepada sekolah untuk menjadikan Bahasa Paser sebagai Mulok. Sedangkan laporan dari sekolah-sekolah di Balikpapan, Samarinda, dan Kutai Kartanegara mengatakan bahwa belum ada anjuran seperti itu. Saya mendorong agar seluruh Disdik di Kalimantan Timur mewajibkan Bahasa atau Seni Daerah sebagai Mulok. Kurikulum Merdeka yang berbasis project pun dapat mengakomodir hal tersebut,” ujar Hetifah.

Terakhir, Hetifah usul agar Pemda semakin melibatkan penutur asli daerah dalam melestarikan Bahasa Daerah. "Para penutur bahasa asli daerah perlu diberdayakan dan diperbanyak. Berbagai program dan kebijakan yang melibatkan para penutur bahasa ini bisa ditelurkan melalui koordinasi lintas Pemda," pungkasnya.

Kabarikn.com,Balikpapan-Setelah Undang-Undang Ibu Kota Negara (IKN) disahkan Januari lalu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melakukan rapat koordinasi dengan para kepala daerah kawasan sekitar IKN, Kamis (17/2/2022) di Aula Balaikota Balikpapan. Hadir menyambut Mendagri, Gubernur Kaltim Isran Noor.

Sementara, memimpin perwakilan dari Kota Balikpapan, Plt Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, Muhaimin mewakili Wali Kota Rahmad Mas'ud.

Mendagri menyampaikan, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan peraturan pemerintah (PP) yang merupakan turunan dari undang-undang tersebut. PP ini nantinya memuat kewenangan dari IKN yg berstatus khusus. Selain itu pemerintahan di IKN akan sejajar dengan provinsi, namun memiliki kekhususan yang diatur dalam pasal 18 B ayat 1.

"Kekhususan IKN ini akan diketuai oleh Kepala Kawasan Otorita. Tugasnya antara lain membangun infrastruktur IKN, melakukan operasionalisasi pemerintahan dan pembinaan masyarakat. Kepala Kawasan Otorita ini akan langsung ditunjuk oleh presiden karena setara dengan menteri," urainya.

Dengan tujuan percepatan pembangunan IKN, maka kepala otorita harus diberikan kewenangan yang luas sepanjang tidak bertentangan dengan undang-undang. Kewenangan yang menjadi urusan meliputi, kewengan pertahanan keamanan, yustisi, politik luar negeri, fiskal, moneter, serta agama.

"Untuk itu perlu komunikasi baik ke pemprov, pemkab, pemkot, maupun legislatif terkait wilayah yang bertetangga dengan IKN Nusantara," terang menteri Tito.

Mendagri juga telah menyampaikan pada kepala daerah, mengenai informasi tentang apa yang akan dikerjakan ke depan. Termasuk juga mengenai isi PP, pihaknya meminta masukan. Daerah-daerah tersebut antara lain Balikpapan, Samarinda, PPU, Paser, juga Kukar.

"Saya melihat komitmen banyak pihak yang sangat kuat. Ada banyak dukungan, baik dari gubernur, Ketua DPRD, dan seluruh kepala daerah," terangnya.

Ia menambahkan, Kota Balikpapan akan menjadi gerbang yang sangat penting. Terlebih dengan adanya pintu masuk udara dan laut. "Sehingga selama masa pembangunan, Balikpapan jadi pintu gerbang utama," pungkas dia.(**)

Kabarikn.com,Balikpapan -Semenjak di tetapkanya Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur oleh Persiden RI, berbagai persiapan terus dilakukan pemerintah untuk merealisasikan pemindahan IKN tersebut.

Salah satunya yaitu dengan menggelar Rapat Koordinasi oleh Kementerian Dalam Negeri bersama jajaran pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten dan kota di Kalimantan Timur yang digelar di Balai Pertemuan kantor Walikota Balikpapan (17/2).

Mengingat situasi Pandemi yang akhir-akhir meningkat status penyebarannya, maka kegiatan dilaksanakan terbatas, secara Luring dan daring guna mencegah dan memutus mata rantai penularan Covid 19.

Meski demikian acara ini tetap berlangsung hikmat dan diikuti antusias oleh Mendagri Muhammad Tito Karnavian, Gubernur dan Ketua DPRD Kaltim serta para Bupati/Walikota beserta Ketua DPRD kabupaten/kota se Kalimantan Timur.

Dalam jumpa pers, Tito mengatakan kedatangannya kali ini untuk koordinasi terkait Peraturan Pemerintah tentang Kewenangan IKN di Kaltim karena statusnya yang khusus, sama halnya dengan provinsi lainnya seperti Jogjakarta, Aceh dan Papua.

“maka disini Kaltim mempunyai kekhususan terkait persiapan Pembangunan IKN,  dan untuk Pimpinan Provinsi akan di tunjuk oleh Presiden sebagai Kepala kawasan Otorita yang tugasnya mengatur pembangunan infrastuktur IKN,” terang mantan Kapolri tersebut.

Kemudian ia menjelas, termasuk melakukan operasionalisasi Pemerintah dan membina Masyarakat. 

"Pada prinsipnya untuk mempercepat pembangunan kawasan Ibu Kota Negara, maka kepala otorita ini di berikan kewenangan yg luas dan fleksibel sesuai  dengan undang-undang,  untuk mempercepat pembangunan Ibu Kota Negara." tandas Tito.

Dalam kesempatan rakor tertutup ini, Bupati Fahmi menyampaikan harapannya, khususnya bagi Kabupaten Paser yang juga merupakan salah satu daerah penyangga agar mendapat perhatian sehingga bisa mengimbangi pembangunan IKN.

Diungkapnnya bahwa sebagai daerah penyangga, di Paser masih terdapat beberapa desa yang belum teraliri listrik dan termasuk jaringan telekomunikasi.

“Untuk itu, besar harapan kami pembangunan di Paser juga mendapat peningkatan sentuhan dari Pemerintah Pusat sehingga mampu beriringan dengan kemajuan pembangunan IKN ke depan, pungkas Fahmi.

Turut hadir bersama Bupati Fahmi, Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi. 

Sumber : Humas Paser