[Valid RSS]

 

KabarIkn.com,NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama sejumlah instansi kesehatan Nusantara menggelar program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi pegawai dan masyarakat sekitar pada Kamis hingga Jumat, 9–10 Oktober 2025. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Balai Kota Otorita IKN, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), Nusantara ini menjadi wujud nyata komitmen Otorita IKN dalam meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.

Program CKG ini melibatkan tenaga medis dari berbagai fasilitas kesehatan di Nusantara, seperti Mayapada Hospital Nusantara, Puskesmas Sepaku 1, Klinik Nusantara Baru, Kimia Farma, dan Klinik Sehat Bahagia (KSB), serta berhasil menjangkau ratusan penerima manfaat. Inisiatif ini sejalan dengan program nasional yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto, yang diluncurkan serentak pada 10 Februari 2025 melalui jaringan puskesmas dan klinik mitra BPJS Kesehatan di seluruh Indonesia.

Melalui program CKG, penerima manfaat memperoleh layanan skrining kesehatan gratis, meliputi pemeriksaan tinggi dan berat badan, tekanan darah, kolesterol, asam urat, serta gula darah untuk deteksi dini berbagai penyakit. Selain itu, peserta juga mendapatkan sesi konsultasi gizi dan pemberian obat secara gratis sebagai bagian dari edukasi dan peningkatan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat sehari-hari.

Juru Bicara Otorita IKN / Staff Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik, Troy Harrold Yohanes Pantouw, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Otorita IKN dalam memastikan seluruh pegawai dan masyarakat di kawasan Nusantara untuk selalu sehat dan produktif, serta memiliki akses kesehatan yang mudah dan berkualitas.

“Kami ingin menanamkan kesadaran, terutama bagi pegawai Otorita IKN dalam membangun pola hidup sehat. Dimulai dari langkah kecil, mengatur pola makan dan minum serta menjaga kesehatan pribadi, sekaligus menciptakan pelayanan publik untuk mewujudkan masyarakat Nusantara yang sehat dan produktif,” ujar Troy.

Kegiatan CKG ini menjadi wujud nyata Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Kolaborasi dengan stakeholderkesehatan menjadi cerminan sinergi Otorita IKN pula dalam mewujudkan akses layanan kesehatan yang mudah, sekaligus membangun masyarakat sehat dan produktif menuju Nusantara yang berkelanjutan.(*)

KabarIkn.com,JAKARTA - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Bambang Susantono, secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan fungsional dan jabatan pelaksana di lingkungan Otorita IKN pada Rabu (6/3/2024).

Acara tersebut berlangsung di assembly hall Menara Mandiri, Jakarta, dan diikuti oleh 214 peserta pelantikan, yang terdiri dari 212 jabatan fungsional dan 2 jabatan pelaksana di lingkungan Otorita Ibu Kota Nusantara.

Pelantikan ini dilakukan berdasarkan Keputusan Kepala OIKN Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pengangkatan Aparatur Sipil Negara dalam Jabatan Fungsional di Lingkungan Otorita Ibu Kota Nusantara dan Keputusan Kepala OIKN Nomor 14 Tahun 2024 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Pelaksana di Lingkungan Otorita Ibu Kota Nusantara.

Dalam sambutannya, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Bambang Susantono, menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh peserta pelantikan. Ia juga menegaskan bahwa kehadiran mereka akan menjadi bagian bersejarah dalam pembangunan Ibu Kota, untuk itu pelantikan dan pengambilan sumpah janji ini bukan hanya sekadar kata-kata melainkan janji kepada Tuhan.

"Mengemban amanat bukan hal yang mudah, pengucapan sumpah janji ini bukan sekadar ucapan melainkan janji kita kepada Tuhan untuk bekerja dengan jujur, dengan sungguh-sungguh," ujarnya.

Bambang juga mengatakan, "Jangan lelah untuk belajar, kelak kita akan menghadapi transformasi dari berbagai aspek. Semoga setiap langkah yang diambil oleh para pejabat yang baru dilantik membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi Ibu Kota Nusantara."

Selain Kepala Otorita IKN, acara pelantikan ini juga dihadiri oleh istri Kepala Otorita IKN, Lusi Susantono, serta jajaran Eselon I dan Eselon II di lingkungan Otorita Ibu Kota Nusantara.(*)

KabarIkn.com,BANGKOK - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono melakukan soft launching Evaluasi Sukarela Sustainable Development Goals (SDGs) di Tingkat Lokal atau Voluntary Local Review (VLR) Nusantara, pada Kamis (22/02/2024), di sela acara Asia-Pacific Forum on Sustainable Development (APFSD) Ke-11, sebuah forum yang diselenggarakan oleh United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (UN ESCAP) pada 20-23 Februari 2024 di Bangkok, Thailand. APFSD merupakan forum tahunan dalam rangka tindak lanjut dan peninjauan (review) kemajuan Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030 dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs).

" InsyaAllah kita lakukan soft launch VLR Nusantara, ini adalah the first in the world untuk the new capital city yang melakukan reviu awal keselarasan perencanaan pembangunan dengan SDGs. VLR IKN menguraikan bagaimana perencanaan dan strategi pembangunan di IKN baik infrastruktur maupun non infrastruktur, telah selaras dengan agenda 2030. Selain itu SDGs juga dimanfaatkan sebagai kerangka untuk mendiskusikan inovasi dan tantangan berkelanjutan dari ibu kota Nusantara. Berbeda dengan VLR dari berbagai daerah lainnya di dunia, VLR IKN juga melakukan analisis ex-ante dampak keberadaan IKN terhadap capaian SDGs wilayah dimana IKN berada yaitu Kabupaten Penajam Paser Utara, Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kalimantan Timur sampai tahun 2030. Ditambahkan oleh Bambang bahwa OIKN baru pertama menyusun VLR, namun harapannya, menjadi VLR yang memberikan impact bagi akselerasi SDGs di IKN dan nasional" ucap Kepala Otorita IKN, Rabu (21/02/2024). 

Dokumen VLR SDGs Nusantara ini disusun dengan melibatkan para pihak baik pemerintah dan nonpemerintah serta mendapat dukungan dari Kementerian PPN/Bappenas selaku Koordinator Pelaksana SDGs Indonesia dan mitra pembangunan cq. UNESCAP, UNRCO di Indonesia, UNDP, dan ADB. 

Dalam intervensi negara yang disampaikan Bambang selaku Ketua Delegasi Republik Indonesia pada APFSD ke-11 ini, Bambang menyampaikan pentingnya melokalisasi program SDGs sampai ke tingkat desa. "Dengan melokalisasi SDGs, kami tidak hanya menyinkronkan agenda global dan nasional, namun kami juga memberikan jalan bagi pemerintah daerah untuk mendukung pencapaian SDGs melalui pendekatan _bottom-up_," katanya.  

Selain itu, Kepala Otorita juga menekankan pentingnya kemitraan multipihak dalam pencapaian SDGs. "SDGs hanya dapat dicapai bila seluruh pemangku kepentingan terlibat aktif, termasuk pemerintah dan semua aktor non-negara, seperti sektor swasta, masyarakat sipil, dan mitra pembangunan. Kami belajar bahwa mendorong kerja sama multipihak tidak bisa dibiarkan begitu saja dan harus disusun secara strategis," ungkapnya.

Inisasi VLR SDGs Nusantara Ini banyak diapresasi dunia, karena berbeda dari kebanyakan kota yang memiliki VLR ketika kota sudah terbangun. Hal ini sesuai dengan yang disampaikan oleh Armida Salsiah Alisjahbana selaku Under-Secretary General untuk PBB dan ESCAP Executive Secretary, "kami senang bisa bekerja sama dengan OIKN untuk penyusunan VLR ini. Khusus VLR Nusantara berbeda karena biasanya VLR kota-kota pada umumnya semacam evaluation of assessment yang sifatnya ex-post, untuk Nusantara berbeda karena kotanya belum ada, baru dibangun." ungkapnya.(*)

KabarIkn.com,NUSANTARA - Achmad Jaka Santos Adiwijaya selaku Sekretaris Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) telah tercatat sebagai penduduk Kecamatan Sepaku, wilayah pembangunan IKN. 

Ia menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 yang berlangsung di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Khusus, Rest Area IKN, pada Rabu (14/02/2024). Sekretaris Jaka menggunakan hak pilih bersama Istri, Ratih Haryati.

Di wilayah IKN terdapat dua TPS khusus yang berlokasi di _Rest Area_ serta tersebar 424 TPS di tiga kecamatan yaitu Sepaku, Penajam, dan Waru.

“Otorita IKN bersama Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), KPUD PPU, Panwaslu PPU, TNI, Polri, dan Manajemen Konstruksi Induk (MKI) IKN telah bekerja sama untuk memastikan para pekerja IKN dapat menggunakan hak pilihnya,” ucap Sekretaris Jaka.

Senada dengan Sekretaris Jaka, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) PPU, Irwan Syahwana menyatakan, “Pemilu di wilayah Sepaku telah kami persiapkan secara maksimal dan kami telah berkoordinasi serta mensosialisasikan Pemilu kepada calon pemilih terutama para pekerja IKN.”

Wiwik Susiati, Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Korwil Sepaku, Kabupaten PPU juga menambahkan, "Kami dari KPU juga telah semaksimal mungkin melakukan sosialisasi baik langsung mendatangi TPS dan PPK , bersurat ke perusahaan-perusahaan dan balai pusat yanga ada di Samarinda dan Balikpapan. Usaha kami juga difasilitasi oleh Polda, Polres dan Pj. Bupati PPU untuk sosialisasi terkait daftar pemilih tambahan (DPTb) untuk pekerja IKN."

Suasanan proses pemilihan terjaga dengan baik seperti yang diungkapkan oleh Muhammad Hafidz, Ketua Panitia Pemungutan Suara, Desa Bumi Harapan, Kec. Sepaku. "Alhamdulillah proses pemilu berjalan dengan lancar, kondusif, dan aman."

Sekretaris Jaka mengungkapkan harapannya, “Pemilu 2024 akan menjadi momentum yang pas bagi konsolidasi demokrasi menuju demokrasi yang paripurna untuk mewujudkan IKN sebagai ibu kota negara yang untuk pertama kalinya dirancang, dibangun, dan diwujudkan oleh Putra-putri Bangsa Indonesia.” 

"Sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2023 tentang Ibu Kota Negara, secara geografis IKN dibangun tepat di tengah wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, baik dari wilayah utara ke selatan, maupun timur ke barat. Tentunya IKN akan menjadi simbol keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia karena pembangunan tidak lagi berfokus di Jawa-sentris tetapi Indonesia-sentris," jelasnya.

Hal ini dilakukan untuk mempercepat dan mewujudkan Indonesia Emas 2045 dengan IKN sebagai kota hutan yang hijau, cerdas, maju, dan berwawasan global yang pertama di dunia.(*)

KabarIkn.com,NUSANTARA - Sebagai upaya menyukseskan Penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2024 di Ibu Kota Nusantara (IKN), Otorita IKN bersama Kementerian PUPR, KPU Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Bawaslu PPU, Pemkab PPU, dan Manajemen Konstruksi Induk (MKI) IKN sebagai bagian dari satuan tugas (satgas) telah aktif dalam memberikan sosialisasi tata cara dan lokasi TPS kepada para pekerja.

Guna mengantisipasi pemilih tambahan dari pekerja pembangunan IKN, Otorita IKN bersama KPU Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Bawaslu PPU, dan Pemerintah Kabupaten PPU telah menetapkan dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) khusus yang berada di Rest Area Bumi Harapan Sepaku dan di Karang Joang.

Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono, menyatakan bahwa meskipun pengaturan teknis Pemilu 2024 di kawasan Nusantara tetap menjadi ranah kerja KPU Kabupaten PPU dan Pemerintah Kabupaten PPU, peran Otorita IKN tetap dibutuhkan sebagai fasilitator bagi para pekerja di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) yang akan menggunakan hak pilihnya saat pencoblosan.

"Kami (Otorita IKN) mendorong kepada para pekerja yang berasal dari luar Kalimantan ingin menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan umum 2024," ujar Bambang.

Berkaitan dengan hal tersebut, Bambang Susantono melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi untuk memastikan kesiapan pelaksanaan Pemilu di wilayah pembangunan Nusantara pada Selasa (13/2/2024). Persiapan penyelenggaraan pemilihan umum di IKN yang akan dilaksanakan esok hari pada tanggal 14 Februari 2024 berjalan lancar, tanpa hambatan. Ia juga berharap agar partisipasi masyarakat dalam proses pemilihan dapat berjalan sukses dan demokratis.(*)

KabarIkn.com,NUSANTARA - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus memastikan kesejahteraan warga sekitar dan telah mengambil langkah proaktif dalam menyiapkan fasilitas kesehatan yang berkualitas.

Terkait hal tersebut, Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono bersama team mengadakan kunjungan ke sejumlah fasilitas kesehatan di Kecamatan Sepaku yaitu Puskesmas Semoi II, Puskesmas Sepaku I, dan UPT. Puskesmas Sepaku III pada Jumat (9/2/2024).

Bambang Susantono memastikan bahwa fasilitas kesehatan ini tidak hanya memenuhi standar kelayakan, tetapi juga mampu memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat sekitar serta masyarakat yang akan segera menempati Ibu Kota Nusantara.

"Kesehatan masyarakat adalah prioritas utama kami dalam membangun Ibu Kota Nusantara yang baru. Kami berkomitmen untuk menyediakan fasilitas kesehatan yang terbaik, memastikan setiap penduduk dapat mengakses perawatan kesehatan yang memadai. Ini adalah langkah nyata dalam membangun lingkungan yang sehat dan berkelanjutan," ujarnya.

Fokus peningkatan kualitas layanan kesehatan di wilayah sekitar Nusantara perlu melibatkan peningkatan SDM dengan penambahan tenaga medis. Ketersediaan alat kesehatan dan standar bangunan rumah sakit juga perlu diperhatikan, khususnya dalam revitalisasi RSUD dan puskesmas di Sepaku, yang mengusung konsep smart and green building.

Persiapan layanan kesehatan juga memerlukan sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) serta koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Direktur RSUD Sepaku. Untuk itu perlu dilakukan percepatan dan revitalisasi pelayanan kesehatan. Langkah-langkah ini diharapkan membentuk pusat layanan kesehatan yang efisien bagi masyarakat yang akan menempati kawasan tersebut.

Dengan langkah-langkah progresif ini, Otorita IKN menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan yang ramah, aman dan nyaman bagi setiap orang yang berada di Ibu Kota Nusantara.(*)

 

KabarIkn.com,Jakarta - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) melalui Kedeputian Bidang Sarana dan Prasarana mengadakan acara Public Expose Penyelenggara Infrastruktur Bersama Telekomunikasi dan Market Briefing Lanjutan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) 1A IKN di Hotel The Westin, Jakarta pada Senin, (15/01/2024). 

Acara ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi penyediaan infrastruktur telekomunikasi di KIPP 1A IKN serta informasi terkait rencana terbangun di Juni 2024 kepada seluruh pelaku bisnis telekomunikasi/ _provider_ telekomunikasi yang berminat untuk berpartisipasi dan berkolaborasi dalam pembangunan Nusantara. 

Dalam sambutannya, Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN, Silvia Halim, menyampaikan bahwa infrastruktur telekomunikasi merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung konektivitas, integrasi, dan inovasi di Nusantara. 

“Kami mengundang seluruh penyedia/provider telekomunikasi yang ingin berkontribusi dalam penyediaan infrastruktur telekomunikasi di IKN untuk berkoordinasi dengan PT. Telkom Indonesia dan PT. Indonesia Comnet Plus sebagai pemegang Hak Perlintasan. Kami berharap kerjasama ini dapat menghasilkan infrastruktur telekomunikasi yang handal, berkualitas, dan sesuai dengan standar _smart city_ yang kami tetapkan,” kata Deputi Silvia. 

Ia menjelaskan bahwa Otorita IKN telah menunjuk PT. Telkom Indonesia dan PT. Indonesia Comnet Plus sebagai pemegang Hak Perlintasan di KIPP 1A IKN, yang berhak untuk membangun, mengoperasikan, dan memelihara infrastruktur dasar telekomunikasi di kawasan tersebut.

Deputi Silvia juga menambahkan bahwa melalui skema shared infrastructure tersebut, meskipun PT. Telkom Indonesia serta PT. Indonesia Comnet Plus dengan Otorita IKN mengadopsi skema _business as usual_ dalam jaringan _broadband_, peluang konektivitas bersama telekomunikasi ini dibuka luas bagi penyedia layanan telekomunikasi _fixed_ dan _mobile broadband_. Sehingga, skema tersebut mengedepankan layanan telekomunikasi yang adil dan saling menguntungkan dalam mendukung kehadiran _Smart City_ di IKN. Selanjutnya, infrastruktur bersama telekomunikasi di IKN diharapkan dapat membuat para penyedia layanan untuk berkolaborasi dan berkompetisi secara sehat.

Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Utama PT Indonesia Comnet Plus, Ari Rahmat Indra Cahyadi, menyebut peran Otorita IKN dalam membangun standar kota yang hijau, berkelanjutan dan cerdas menjadi perhatian utama pihaknya. 

“Pembangunan infrastruktur layanan telekomunikasi akan dibangun secara paralel dengan infrastruktur energi yang hijau dan berkelanjutan. Selain itu kami akan siapkan infrastruktur yang menggunakan sistem kelistrikan canggih berbasis digital dengan pemanfaatan AI, sehingga meingkatkan efisiensi para provider dalam memberikan layanannya,” sebut Ari.

Vice President of Network/IT Strategy, Technology & Architecture dari PT. Telkom Indonesia, Rizal Akbar, menyatakan kesiapan dari PT. Telkom Indonesia untuk membangun infrastruktur tekelomunikasi di Wilayah KIPP 1A IKN.

“PT. Telkom Indonesia yang sebelumnya telah ditunjuk menjadi pemegang hak perlintasan seperti fiber optic dan menara BTS telah menerima berbagai tawaran untuk menjadi mitra infrastruktur kami. Sejauh ini sudah ada Indosat dan XL Axiata yang siap untuk menjadi mitra perlintasan kami,” ujar Rizal.

Selain itu, acara Market Briefing ini juga diisi dengan paparan dan diskusi mengenai rencana, strategi, dan mekanisme penyediaan infrastruktur telekomunikasi di KIPP 1A IKN, termasuk kesempatan berinvestasi infrastruktur _Smart Pole_, serta teknologi 5G yang akan diimplementasikan di Nusantara kepada para pelaku bisnis telekomunikasi.(*)

KabarIkn.com,NUSANTARA - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, meresmikan pembangunan Kantor Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) 1A IKN, pada Rabu (17/1/2024). Pembangunan Kantor Otorita IKN ini merupakan salah satu langkah konkret dalam penyiapan, pembangunan, dan pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Nusantara.

“Pembangunan Gedung Otorita IKN saya harap bisa menjadi gedung perkantoran yang nyaman bagi para pekerja sehingga bisa lebih efektif dalam bekerja, serta mampu memberikan layanan real time kepada masyarakat,” kata Joko Widodo.

Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono, menegaskan bahwa pembangunan Kantor Otorita IKN ini merupakan bukti keseriusan pemerintah mempersiapkan IKN sebagai liveable and loveable city.

"Gedung Otorita IKN di desain menyatu dengan alam, serta menerapkan konsep kantor yang smart, green, and sustainable. Hal tersebut diharapkan membawa gaya hidup dan bekerja baru serta menjadi percontohan perkantoran di seluruh Indonesia,” kata Bambang Susantono.

Pembangunan tahap 1 Kantor Otorita IKN ini ditargetkan selesai pada Januari 2025, dan akan menjadi salah satu ikon dan landmark dari IKN. Diharapkan, pembangunan Kantor Otorita IKN dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan IKN.

Kantor OIKN ini dibangun di atas lahan seluas 2,5 hektare, dengan luas bangunan tahap 1 sebesar 16.075 meter persegi. Kantor OIKN ini memiliki enam lantai, dengan kapasitas ruang kerja sebesar 6.578,5 meter persegi, dan dapat menampung sekitar 600 pegawai. Kantor Otorita IKN ini dilengkapi dengan fitur hijau dan cerdas untuk mendukung konsep green and _smart city_, seperti sistem keamanan, sistem manajemen energi, sistem pengelolaan air, sistem pengelolaan sampah, sistem transportasi, dan lain-lain.(*)

KabarIkn.com,NUSANTARA – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono mendampingi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi area Sumbu Kebangsaan IKN pada Rabu (20/12/2023). Disana, Presiden Jokowi meninjau progres pembangunan Sumbu Kebangsaan dan melaksanakan penanaman pohon bersama.

Penanaman pohon bersama tersebut dilakukan secara serentak dengan sekitar 200 peserta lainnya yang terdiri dari pekerja konstruksi dan pemuda pecinta lingkungan rangka penghijauan dan memperindah kawasan plaza sumbu kebangsaan juga menghiasi area sekitar Istana Kepresidenan.

Presiden Jokowi menyampaikan bahwa penghijauan ini merupakan langkah pemerintah dalam membangun kembali hutan hujan tropis di Nusantara dengan tanaman yang beragam. 

Dijelaskan oleh Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, bahwa penanaman pohon bersama ini selain dapat memperindah area Sumbu Kebangsaan, juga sesuai dengan masterplan pembangunan IKN, yaitu perbaikan dan pemulihan tutupan lahan di lanskap IKN dengan melakukan revitalisasi ruang terbuka hijau dari jenis-jenis hutan dataran rendah asli Kalimantan.

Turut mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut, yakni Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Hadi Tjahjanto, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Pj. Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik, Pj. Bupati Penajam Paser Utara Makmur Marbun, Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, dan Kurator Pembangunan IKN Ridwan Kamil.(*)

 

KabarIkn.com,NUSANTARA– Dalam rangka penyusunan VLR ( Voluntary Local Review) Nusantara, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui UNESCAP (United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific), kunjungi Nusantara untuk meninjau pembangunan IKN yang selaras dengan visi pembangunan berkelanjutan atau SDGs (_Sustainable Development Goals_) pada Minggu, (17/12/2023).

Kunjungan tersebut didelegasikan oleh Executive Director of UNESCAP Armida Salsiah Alisjahbana dan didampingi oleh perwakilan dari Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) yakni Staf Khusus Bidang Pembangunan Berkelanjutan, Diani Sadiawati serta Deputi Perencanaan dan Pertanahan, Mia Amalia. 

Delegasi UNESCAP dan Otorita IKN mengunjungi dua lokasi yang berkaitan dengan reforestasi di Nusantara dan pemberdayaan masyarakat, di antaranya Persemaian Mentawir dan Pertanian Hidroponik dari Warga Sepaku yang telah mengikuti pelatihan hasil kerja sama OIKN dan BLK Samarinda selama satu Bulan pada tahun 2022. 

Dua program penghijauan dan pemberdayaan yang dikunjungi oleh UNESCAP tersebut akan menjadi salah satu sumber data yang akan menjadi laporan dalam VLR nusantara mengenai perkembangan SDGs di Indonesia pada High-Level Political Forum SDGs yang akan dilaksanakan di New York di tahun 2024.

Sebelumnya, Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono menerima delegasi UNESCAP pada Sabtu, (16/12/2023). Ia menyebut aksi nyata di Nusantara mengenai implementasi SDGs menjadi perhatian penting dalam pembangunan Nusantara.

“Perhatian pertama kami (Otorita IKN) dalam membangun Nusantara adalah menjadikannya sebagai _sustainable_ dan _livable city_ (kota layak hidup dan berkelanjutan), pengimplementasian SDG sudah kita masukkan dalam setiap proyek di Nusantara, di mana terlihat dalam Persemaian Mentawir sebagai langkah awal reforestasi serta Pertanian Hidroponik dari Warga Sepaku yang menjadi aksi dukungan usaha ekonomi yang berkelanjutan,” jelas Kepala Otorita IKN.

Menurut Executive Director UNESCAP Armida Alisjahbana, proses pembangunan yang dilakukan Kementerian dan Lembaga terkait (seperti halnya Kementerian PUPR) bersama Otorita IKN telah selaras dalam prinsip dan tren global saat ini dalam pembangunan kota modern.

“ _Sustainability_ (keberlanjutan) merupakan poin utama yang saya lihat dalam kunjungan kali ini, dengan upaya Otorita IKN melakukan reforestasi serta memberikan _upskilling_ (pemberdayaan) kepada warga sekitar dalam menunjang mata pencaharian yang berkelanjutan. Ini adalah langkah pertama yang bagus,” ungkap Armida.

Sejalan dengan hal tersebut, Staf Khusus Bidang Pembangunan Berkelanjutan Otorita IKN, Diani Sadiawati menyebut saat ini Otorita IKN sudah membangun berbagai proyek yang berprinsip dengan SDGs.

Ia juga menyebutkan bahwa rencana pada _groundbreaking_ Nusantara ketiga nantinya akan lebih banyak terkait dengan proyek keberlanjutan atau proyek hijau.

“Saat ini Otorita IKN sedang menyusun VLR didukung UNESCAP dan mitra/organisasi internasional lainnya untuk nantinya menjadi bentuk monitoring pelaksanaan SDGs di Nusantara secara berkelanjutan. Setidaknya, 9 dari 17 tujuan SDGs akan kami kembangkan dalam VLR mengingat ini adalah kota yang baru dibangun,” kata Diani.

UNESCAP adalah cabang regional PBB yang mempromosikan kerja sama dan pembangunan di antara 53 negara anggota dan 9 anggota asosiasi di kawasan Asia-Pasifik. UNESCAP menangani berbagai isu seperti pengentasan kemiskinan, kelestarian lingkungan, manajemen risiko bencana,perdagangan dan investasi, inklusi sosial, dan konektivitas regional.

Turut hadir dalam kunjungan kali ini perwakilan dari UNESCAP, Director Environment and Development Division, Sangmin Nam; Head of Office Subregional for South - East ASIA, Ruhimat Soerakoesoemah.

Hadir juga delegasi dari Development Coordinator Officer Partnership & Development Finance of UNRCO, Chandrasa Sjamsudin; Policy Specialist Programmatic Risk Management of UNDP, Teuku Rahmatsyah; Consultant Team Leader of ADB, Nigel Landon; Environmental of Asian Development Bank Deananda Utami, Chief Executive Officer of UCLG Bernadia Tjandradewi; Executive Assistant of UCLG, Aldrin Chandra; Capacity Development and Learning Coordinator of UCLG, Hendra Susila; dan tiga penulis VLR Nusantara Zuzy Ana, Arief Yusuf, dan Ahmad Komarulzaman.(*)

KabarIkn.com,PENAJAM PASER UTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) bersama Yayasan Pendidikan Astra – Michael D. Ruslim (YPA-MDR) akan memulai pembangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 020 Sepaku di Ibu Kota Nusantara (IKN). Pembangunan ini diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu (1/11/2023) sebagai rangkaian dari Groundbreaking Tahap Kedua di IKN.

Acara groundbreaking ini menandai tonggak bersejarah dalam komitmen Astra untuk memajukan pendidikan di Indonesia, juga komitmen OIKN untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat di sekitar IKN. Dimana SDN 020 Sepaku ini terletak di Desa Bumi Harapan yang masuk dalam kawasan IKN dan pembangunannya dilakukan atas kerja sama OIKN dengan Yayasan Pendidikan Astra.

Para orang tua murid SDN 020 Sepaku menyambut positif proyek revitalisasi ini. Salah satu orang tua murid kelas III SDN 020 Sepaku, Yudi, mengatakan dirinya senang dengan telah dilakukan peletakan batu pertama langsung oleh Presiden Jokowi sebagai tanda dimulainya proses pembangunan. 

Menurut Yudi, kondisi dan situasi sekolah yang ada saat ini dinilai cukup rawan dari bahaya bagi para murid dan orang tuanya, karena letaknya tepat berada di pinggir jalan provinsi dan aktivitas kendaraan juga sangat tinggi.

“Jika bertahan di lokasi lama, aktivitas belajar jadi terganggu karena suara bising dari kendaraan yang lewat. Jalan juga menjadi berlumpur dan licin apabila terkena hujan, sehingga tak jarang kami terpeleset saat mengantar dan menjemput anak kami di sekolah,” ujar Yudi.

Senada dengannya, Anggi Rahmawati juga salah satu orang tua murid kelas V SDN 020 Sepaku menambahkan pemindahan sekolah itu ada suka duka bagi dirinya. Sukanya karena sekolah itu akhirnya direlokasi ke tempat yang lebih baik, tidak berada di jalan raya yang sekarang memang sudah padat pengendara melintas.

“Sedangkan dukanya, karena sekolah menurut saya pribadi banyak menorehkan sejarah kenangannya, karena dulu saya juga alumni SDN 020. Dulu bangunan masih berbahan kayu papan hingga seperti sekarang,” ungkapnya.

Anggi mengharapkan pembangunan sekolah itu cepat selesai dan proses belajar mengajar bisa segera dilakukan di gedung sekolah yang baru. Ia juga berharap semoga bisa lebih baik lagi dari segi keamanan dan pendidikannya.

Sementara itu dalam sambutannya saat acara groundbreaking, Presiden Jokowi menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen OIKN dan Astra. Presiden juga menjelaskan bahwa revitalisasi ini akan melengkapi sarana dan prasarana sekolah. “Ada ruang kelas, ada laboratorium IPA dan TIK, ada perpustakaan, ada amphitheater, ada kantin, ada tempat baca, ada lapangan multifungsi, ada area hijau, ada konservasi embung, dan fasilitas mendukung lainnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Presiden juga menjelaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan ini juga akan dilakukan pada lima sekolah dasar lainnya. “Ini merupakan upaya kita agar nanti anak-anak calon ibukota ini bisa memiliki kualitas pendidikan yang baik,” imbuhnya.

Kepala OIKN Bambang Susantono menambahkan bahwa pembangunan ini dilakukan tidak hanya untuk meningkatkan sarana prasarana sekolah, tapi juga kualitas guru yang mengajar. “Dengan dibantu oleh Yayasan Pendidikan Astra, kami berupaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang berkualitas di IKN dan sekitarnya,” ucapnya.

Karena, menurut Bambang, menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas sangat penting untuk pembangunan dan ketangguhan masyarakat di IKN.

Sekolah ini akan dibangun di atas tanah yang diberikan dari Desa Bumi Harapan dengan desain baru yang mengusung konsep future smart forest city dimana gedung sekolah mengadopsi dari bentuk Rumah Adat Lamin dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk mendukung perkembangan fisik dan intelektual para siswa serta areal hijau. 

“Pembangunan SDN 020 Sepaku ini merupakan dedikasi kami terhadap peningkatan sektor pendidikan di Indonesia, terutama dalam menjaga keamanan siswa dari banjir yang sebelumnya melanda sekolah binaan kami ini. Kami bangga menjadi bagian dari proyek ini yang bertujuan untuk menciptakan ekosistem belajar yang produktif bagi anak-anak kita dan generasi mendatang,” ujar Ketua Pengurus (YPA-MDR) Gunawan Salim.

Dalam kesempatan yang sama, Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun menuturkan bahwa revitalisasi sekolah dasar ini adalah bukti nyata dampak pembangunan dan pemerataan hadirnya IKN di Kalimantan Timur, khususnya Kabupaten PPU, Kecamatan Sepaku.

“Revitalisasi sekolah ini bagian dari pengembangan pendidikan untuk generasi emas kita mendatang. Apalagi menjadi bagian dari IKN, sudah tentu ini semakin meningkatkan kualitas pendidikan dan kualitas SDM kita bersama dengan IKN,” pungkasnya.(*)

Kabarikn.com,NUSANTARA – Program pembangunan Nusantara Intercultural School (NIS) di kawasan Ibu Kota Nusantara secara resmi dimulai. Hal ini ditandai dengan diadakannya acara groundbreaking NIS yang dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo; Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Bambang Susantono; Pj.Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik; Pj. Bupati Penajam Paser Utara, Makmur Marbun; Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, Nadiem Anwar Makarim; Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono; Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Ad Interim, Erick Tohir; Menteri Sekretaris Negara, Pratikno; dan Ketua Dewan Yayasan Jakarta Intercultural School (JIS), Phill Rickard pada Rabu, 1 November 2023. 

Pada dasarnya Nusantara Intercultural School adalah sekolah swasta yang berada di bawah naungan yayasan Jakarta Intercultural School yang merupakan yayasan sekolah pendidikan swasta bertaraf internasional serta didirikan sejak tahun 1951. Dimulainya pembangunan Nusantara Intercultural School di sini sebagai bukti komitmen pemerintah khususnya di kawasan Otorita Ibu Nusantara dalam membangun fasilitias pendidikan yang unggul. 

Dalam sambutannya Ketua Dewan Yayasan Jakarta Intercultural School menyebutkan “Kami melihat perkembangan pembangunan yang selalu berjalan dengan luar biasa. Nusantara Intercultural School siap berkembang bersama anda dan bersama kita dapat lakukan hal yang spektakuler”. Selain itu, dia juga berharap bahwa nantinya sekolah tersebut dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat untuk saat ini dan masa-masa yang akan datang. 

Di dalam pidato Presiden Republik Indonesia dijelaskan bahwa salah satu bahan pertimbangan bagi pegawai pemerintahan yang akan pindah ke Nusantara adalah bagaimana fasilitas dan kualitas pendidikan yang tersedia bagi anak-anak mereka. “Hari ini kita mendapatkan jawaban. Sekolahnya ada yaitu di Nusantara Intercultural School. Jadi yang mau pindah jangan ragu-ragu lagi” ucap Presiden Republik Indonesia dalam pidatonya. Selain itu, dia juga berharap NIS dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan beragam latar belakang yang ada. 

Kemudian, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara juga menyampaikan bahwa dalam membangun sebuah kota yang smart, tidak hanya berpatok kepada pengembangan aspek software dan hardware, melainkan brainware atau sumber daya manusia merupakan apsek yang tak kalah penting. Oleh karena itu, melalui acara peresmian program pembangunan Nusantara Intercultural School ini mampu menjadi pelengkap fasilitas di Ibu Kota Nusantara khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia bagi seluruh masyarakat.(*)