[Valid RSS]

KabarIkn.com,NUSANTARA– Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bekerja sama dengan INOVASI (Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia), kemitraan Australia–Indonesia, menyelenggarakan pelatihan penulisan cerita anak di SDN 019 Sepaku pada 21–23 April 2026 sekaligus merayakan Hari Kartini yang jatuh pada Selasa, 21 April 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 24 siswa yang didampingi oleh 1 guru dari 8 sekolah dasar di Gugus 1 Sepaku.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang pendidikan di wilayah sekitar delineasi IKN, khususnya dalam mengasah kemampuan anak untuk mengamati, memahami, dan menuangkan pengalaman mereka ke dalam bentuk tulisan dengan tema “Suara Kecil untuk Bumi Nusantara”. Kegiatan ini menghadirkan penulis buku anak, Reda Gaudiamo, yang dikenal sebagai penulis seri buku Na Willa serta seniman dan musisi yang turut mempopulerkan musikalisasi puisi melalui duo AriReda.

Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi katalisator dalam penguatan kualitas sumber daya manusia di IKN sejak usia dini.

“Kita ingin mengetuk hati anak-anak untuk mulai menulis. Mudah-mudahan generasi ini menjadi generasi penggerak peningkatan kualitas SDM kita. Kalianlah yang kelak akan mengisi dan membangun IKN, serta menjadi bagian dari Indonesia Emas,” ujar Alimuddin.

Handoko Widagdo, Deputi Director Bidang Ekosistem sekolah dan Implementasi Program INOVASI menyampaikan bahwa anak merupakan penerima manfaat langsung dari program.

”Penting untuk mendengar suara anak dalam bentuk tulisan dan cerita perubahan dari perspektif anak tersebut, karena merekalah penerima manfaat lansung dari sebuah program,” Ujar Handoko.

Kepala Sekolah SDN 019 Sepaku, Suleiman Effendi, sebagai tuan rumah turut menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan dalam penyelenggaraan kegiatan ini.

“Kami berterima kasih atas kesempatan yang diberikan. Kami terus berupaya untuk siap mendukung setiap program yang diinisiasi oleh INOVASI maupun Otorita IKN, khususnya dalam pengembangan kapasitas peserta didik,” ujarnya.

Dalam sesi pelatihan, Reda Gaudiamo memberikan motivasi kepada para peserta untuk berani mengekspresikan diri melalui tulisan.

“Dengan menulis, karya saya bisa menjadi buku dan bahkan diadaptasi menjadi film. Menulis juga membawa saya bertemu banyak orang dan menjelajahi berbagai tempat. Menulis itu penting, menyenangkan, dan seru,” ungkap Reda.

Pelatihan dirancang dengan pendekatan yang interaktif dan dekat dengan keseharian anak. Para peserta diajak untuk mengeksplorasi lingkungan sekitar sekolah, menuangkan hasil pengamatan mereka ke dalam tulisan, serta mempresentasikan karya tersebut di hadapan teman-teman sebaya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Otorita IKN dalam mendukung pengembangan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di kawasan Ibu Kota Nusantara, sebagai fondasi menuju terwujudnya generasi unggul Indonesia 2045.(*)

KabarIkn.com,NUSANTARA – Dukungan lembaga negara terhadap pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) semakin menguat, ditandai dengan kunjungan kerja Pimpinan MPR RI ke Ibu Kota Nusantara pada Senin (20/04/2026). Rombongan tiba melalui Bandar Udara Internasional Nusantara dan melanjutkan peninjauan ke sejumlah titik strategis, termasuk persil kawasan legislatif yang akan menjadi pusat aktivitas parlemen di masa mendatang.

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan progres pembangunan serta kesiapan fasilitas di IKN yang terus berjalan sesuai rencana. Beberapa lokasi yang ditinjau meliputi kawasan pembangunan kompleks legislatif, Masjid Negara IKN, Rumah Tapak Jabatan Menteri, Kantor Otorita IKN, serta kawasan glamping sebagai bagian dari dukungan ekosistem kawasan.

Kunjungan kerja ini dihadiri oleh pimpinan MPR RI, antara lain Ketua MPR RI Ahmad Muzani beserta para Wakil Ketua MPR RI, Pimpinan Alat Kelengkapan MPR, Pimpinan DPD RI, anggota MPR RI, Pimpinan Fraksi di lingkungan MPR RI, serta Plt Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dan jajaran. Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono bersama jajaran, serta Wakil Gubernur Kalimantan Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyampaikan apresiasi atas kunjungan pimpinan MPR RI sekaligus memaparkan perkembangan pembangunan IKN. Ia menegaskan bahwa pembangunan tahap pertama yang berfokus pada kawasan eksekutif telah selesai secara umum, dan saat ini pemerintah tengah mengakselerasi pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif.

“Suatu kehormatan bagi kami menyambut Bapak/Ibu pimpinan MPR RI. Ini merupakan kunjungan pertama lembaga yang mendarat langsung di Bandara Internasional IKN. Dapat kami sampaikan bahwa minggu lalu, Bapak Presiden Prabowo Subianto telah menandatangani persetujuan desain kawasan legislatif dan yudikatif. Hal ini merupakan dukungan penuh buat kami," ujar Basuki.

Pimpinan MPR RI juga menerima paparan terkait rencana pembangunan tahap kedua, yang menitikberatkan pada pembangunan fisik lembaga legislatif dan yudikatif serta ekosistem yang mengiringinya di IKN. Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen lembaga legislatif untuk memastikan kesiapan perpindahan ibu kota negara.

“Kepastian kita pindah itu sekarang makin jelas, kedatangan kami merupakan rasa tanggung jawab dan rasa kami mencintai IKN sebagai ibu kota negara,” ujar Ahmad Muzani.

Kunjungan ini menegaskan sinergi kuat antar lembaga negara dalam mendukung percepatan pembangunan IKN sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan.(*)

KabarIkn.com,NUSANTARA - Pengurus Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Cabang Kalimantan Timur periode 2025–2028 resmi dilantik di Ibu Kota Nusantara, Sabtu (18/4/2026). Pelantikan yang digelar di Ruang Multifunction Hall Kemenko 4 IKN ini menjadi momentum penguatan kolaborasi dalam meningkatkan layanan kesehatan ibu dan anak di Kalimantan Timur, khususnya di kawasan IKN.

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menyambut baik pelantikan tersebut dan menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam membangun layanan kesehatan yang inklusif dan berkualitas.

Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, dalam sambutannya mewakili Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, menyampaikan bahwa kepengurusan baru POGI Kaltim diharapkan mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah, terutama dalam menghadirkan standar layanan kesehatan ibu dan anak kelas dunia di Nusantara.

Ia juga menekankan pentingnya pemerataan akses layanan kesehatan reproduksi di seluruh wilayah Kalimantan Timur. Menurut dia, peran tenaga medis menjadi krusial untuk memastikan setiap lapisan masyarakat memperoleh layanan dengan kualitas yang setara.

Selain itu, Alimuddin mendorong penguatan inovasi dan edukasi sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan. Ia menegaskan bahwa peluang kerja sama antara Otorita IKN dan organisasi profesi terbuka luas.

“Pintu kerja sama antara Otorita IKN dengan organisasi profesi seperti POGI terbuka lebar. Mari kita jadikan momentum pelantikan ini sebagai langkah awal untuk berkolaborasi lebih erat demi mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujar Alimuddin.

Ketua POGI Cabang Kalimantan Timur yang baru, dr. Noviana Indarti, Sp.O.G., Subsp. Obginsos, M.H., M.M., FISQua, menyampaikan apresiasi atas dukungan Otorita IKN dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat membawa POGI Kaltim memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Dukungan semua pihak sangat kami harapkan agar POGI Kaltim tidak hanya menjadi organisasi profesi, tetapi juga menjadi berkat bagi masyarakat di Kalimantan Timur,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum PP POGI, Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, Sp.O.G., Subsp. F.E.R., MPH., FRANZCOG (Hons)., FICRM, menegaskan pentingnya kolaborasi tanpa sekat dalam mendukung pembangunan sistem kesehatan di IKN.

Menurut dia, konsep pembangunan IKN yang terintegrasi membuka peluang kolaborasi lintas kementerian dan lembaga tanpa batasan administratif, sehingga dapat mempercepat peningkatan kualitas layanan kesehatan.

Pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal penguatan peran organisasi profesi dalam mendukung pembangunan ekosistem kesehatan yang berkelanjutan di Ibu Kota Nusantara dan Kalimantan Timur secara luas.(*)

KabarIkn.com,NUSANTARA — Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menerima kunjungan Universitas Gunadarma di Kantor Balai Kota Otorita IKN, pada Kamis (16/04/2026). Dalam kesempatan tersebut, Rektor Universitas Gunadarma, Prof. Dr. E.S. Margianti, S.E., M.M., beserta jajarannya menyampaikan bahwa universitas tersebut akan mulai menyelenggarakan kegiatan perkuliahan pada September 2026, sekaligus menandai kehadiran perguruan tinggi pertama yang beroperasi di kawasan Nusantara.

“Kemarin sore, saya sudah melihat langsung gedung pertama yang memiliki tujuh lantai. Begitu izin keluar, dan saat ini terlihat sudah aman, kami akan segera melaksanakan perkuliahan tersebut pada semester ini, dengan kuliah perdana direncanakan pada tanggal 28 September tahun ini (Tahun 2026),” ujar Prof. Margianti.

Pada tahap awal ini, Universitas Gunadarma akan menghadirkan delapan program studi prioritas, di antaranya Teknik Sipil, Arsitektur, Informatika, Sistem Informasi, Ilmu Komunikasi, Psikologi, Akuntansi, serta Manajemen. Kehadiran program studi ini jenjang Sarjana (S1) ini disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan, termasuk ekosistem digital di Kawasan Nusantara. 

Saat ini, pembangunan Kampus Nusantara 1 yang berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara telah memasuki tahap awal dengan satu tower yang telah berdiri, dari rencana pengembangan tiga tower secara keseluruhan. Sementara itu, pembangunan Kampus Nusantara 2 berada di Desa Giri Mukti, Kabupaten Penajam Paser Utara.

Dalam paparannya, Prof. Margianti turut menjelaskan bahwa proses pembelajaran telah lebih dahulu dimulai melalui tahap _soft launching_ berbasis _smart classroom_.

“Sebetulnya kami sudah memulai kuliah perdana dalam bentuk soft launching melalui smart classroom. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan September tahun lalu dalam bentuk pembelajaran jarak jauh yang terhubung ke lima lokasi, termasuk hingga ke Prancis,” ulasnya.

“Sebetulnya kami sudah memulai kuliah perdana dalam bentuk _soft launching_ melalui _smart classroom_. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan September tahun lalu dalam bentuk pembelajaran jarak jauh yang terhubung ke lima lokasi, termasuk hingga ke Prancis,” ulasnya.

Merespons hal tersebut, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyampaikan dukungannya terhadap langkah Universitas Gunadarma dalam mengambil peran awal sebagai penguatan ekosistem pendidikan di Ibu Kota Nusantara.

“Selamat datang kembali di Nusantara, terima kasih telah hadir melalui fasilitas pengajaran di Ibu Kota Nusantara, ke depan. Kami siap mendukung untuk Universitas Gunadarma dalam memberikan pengajaran kepada generasi muda, khususnya masyarakat Nusantara. Ini serius,” ujar Basuki.

Dengan dukungan fasilitas yang ada, kapasitas awal Kampus Gunadarma di IKN diperkirakan dapat menampung sekitar 1.500 mahasiswa. Selain itu, Universitas Gunadarma juga menyediakan dan menerima berbagai skema beasiswa, baik melalui kebijakan internal kampus maupun sumber eksternal, salah satunya seperti program Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Ke depan, kehadiran Universitas Gunadarma di Ibu Kota Nusantara menjadi bagian dari pengembangan layanan pendidikan perguruan tinggi di kawasan tersebut. Dengan delapan program studi awal, kapasitas sekitar 1.500 mahasiswa, serta dukungan skema beasiswa, kegiatan perkuliahan ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan talenta di berbagai sektor pembangunan.(*)

KabarIkn.com,NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mendukung penyelenggaraan konser Road to 165 tahun Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) yang digelar di Amphitheater Plaza Seremoni Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Rabu (15/06/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan nasional yang turut menghadirkan semangat kebersamaan di IKN.

Menjelang senja di Nusantara, lantunan musik dari sejumlah seniman Batak seperti Marsada Band, Osen Hutasoit, Dorman Manik, Rany Simbolon, serta Maria Calista bersama Simbolon Band, menggema dengan latar ikonik Istana Garuda. Ratusan penonton yang terdiri dari ASN, pekerja, dan masyarakat umum tampak antusias menikmati pertunjukan.

Beragam lagu dibawakan, mulai dari lagu kebangsaan, lagu daerah Batak, hingga lagu nasional, yang semakin menghidupkan suasana kebersamaan. Kehadiran dan penampilan Ketua Umum Panitia 165 tahun HKBP Effendi Simbolon serta Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono turut menambah semarak acara.

Effendi Simbolon mengungkapkan bahwa konser Road to 165 tahun HKBP di IKN menjadi bagian penting dalam rangkaian perayaan yang menjangkau berbagai daerah di Indonesia, sekaligus menunjukkan perhatian nasional terhadap perkembangan Nusantara.

“Tentu seluruh episentrum perhatian indonesia ke titik ini, kami memprogramkan konser di 165 kota, rasanya tidak lengkap kalau tidak ke IKN. IKN maju pesat dari beberapa tahun yang lalu. Terima kasih atas penataan tata kota dan tata ruangnya luar biasa,”

Juru Bicara Kepala Otorita IKN, Troy Pantouw, menyampaikan bahwa kegiatan ini mencerminkan komitmen IKN sebagai kota yang inklusif dan terbuka bagi keberagaman budaya.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa IKN adalah ruang yang terbuka bagi keberagaman budaya dan komunitas, sekaligus memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.

Salah satu penampil, Maria Calista, mengaku terkesan dengan suasana IKN yang asri dan nyaman.

“Saya senang sekali di IKN. Saya menikmati alamnya, mulai dari jogging dan bersepeda, menikmati udara, pepohonan, hingga suara burung. Di sini kita bisa healing dari keramaian,” ungkapnya.

Antusiasme juga disampaikan oleh salah satu penonton, Irene, yang mengapresiasi terselenggaranya konser tersebut.

“Happy sekali Otorita IKN sudah menyelenggarakan konser Batak ini, seru sekali,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Otorita IKN terus mendorong terciptanya ruang publik yang hidup, inklusif, dan mempererat kebersamaan lintas budaya sebagai bagian dari pembangunan Nusantara.(*)

KabarIkn.com,NUSANTARA — Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menerima kunjungan perwakilan United Nations Department of Safety and Security (UNDSS) di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara pada Senin (13/04/2026). Kunjungan ini memperkuat pemahaman terhadap perkembangan pembangunan IKN sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan komunitas internasional.

Kunjungan tersebut dihadiri oleh Security Adviser and Representative of UNDSS to Indonesia and Timor-Leste, Allan Mendoza, dan disambut langsung oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, beserta jajaran. Dalam pertemuan tersebut, UNDSS menyampaikan ketertarikannya terhadap perkembangan pembangunan IKN serta peluang kerja sama ke depan.

“Kami tertarik dengan berbagai perkembangan yang terjadi di Ibu Kota Nusantara. Salah satu latar belakang kunjungan kami adalah untuk menindaklanjuti survei yang dilakukan _diplomatic community_ tahun lalu. Dan, ternyata Otorita IKN sangat membuka pintu bagi UN untuk hal ini, akan kami sampaikan kabar itu. Harapannya, perwakilan kami yang lainnya dapat berkunjung ke sini juga ke depan,” ulas Allan.

Sebagai informasi lebih lanjut, UNDSS merupakan bagian dari Sekretariat Perserikatan Bangsa-Bangsa yang bertugas mengoordinasikan aspek keselamatan dan keamanan bagi seluruh entitas PBB secara global.

Dalam kesempatan tersebut, Basuki turut menyampaikan progres pembangunan IKN yang saat ini memasuki fase penguatan kawasan inti pemerintahan. Ke depan, pembangunan akan difokuskan pada pengembangan kawasan yudikatif dan legislatif sebagai bagian dari tahapan pembangunan jangka panjang.

“Saya sampaikan rencana pembangunan Ibu Kota Nusantara, terdiri dari lima tahap dari tahun 2022 hingga 2045. Saat ini, kita telah bersiap untuk menyelesaikan segala pembangunan di sektor inti pusat pemerintahan perkantoran. Di tahun mendatang, kami akan berfokus pada pembangunan kawasan yudikatif dan legislatif yang sudah kita mulai dari sekarang,” ujar Basuki.

Kunjungan ini menjadi momentum awal dalam membuka ruang dialog antara Otorita IKN dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa, sekaligus memperkuat posisi Nusantara sebagai kawasan yang terbuka terhadap kolaborasi global di masa depan.(*)

KabarIkn.com,JAKARTA — Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja Sama terkait penyelenggaraan Pengolahan Sampah Menjadi Energi (PSEL) untuk wilayah Samarinda Raya dan Balikpapan Raya resmi ditandatangani oleh Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Pemerintah Kota Balikpapan, dan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara pada Jumat (10/04/2026) di Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta (DKJ). Kegiatan penandatanganan tersebut turut dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup sekaligus sebagai Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Hanif Faisol Nurofiq, beserta jajarannya.

Penandatanganan ini menjadi langkah konkret dalam mempercepat implementasi pengelolaan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan sekaligus mendorong pemanfaatan sampah sebagai sumber energi terbarukan. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, yang menegaskan bahwa penyelenggaraan PSEL merupakan upaya transformasi pengelolaan sampah di Kawasan Nusantara menuju sistem terpadu berbasis teknologi yang berkelanjutan.

“Ini bukan sekadar proyek pengelolaan sampah, tetapi transformasi besar dari masalah lingkungan menjadi sumber energi yang bernilai bagi masyarakat. PSEL ini menjadi solusi konkret untuk mempercepat penanganan sampah perkotaan sekaligus menjawab kebutuhan energi berkelanjutan di Kalimantan Timur,” ujar Bimo.

Dalam keterangannya, Bimo menambahkan bahwa pengembangan PSEL ini diharapkan mampu menjadi solusi melalui penerapan sistem pengelolaan sampah regional di Kalimantan Timur, khususnya di Kawasan Nusantara. Sistem ini diarahkan untuk mendukung terwujudnya kota yang ramah lingkungan, termasuk di sepanjang wilayah delineasi IKN, yaitu Muara Jawa, Samboja, dan Samboja Barat.

“Bagi IKN, ini adalah _game changer_. Kawasan delineasi IKN akan merasakan langsung manfaat dari sistem pengelolaan sampah terintegrasi ini. Masalah sampah tidak bisa diselesaikan sendiri. Kolaborasi lintas daerah adalah satu satunya cara untuk menciptakan sistem yang benar-benar berkelanjutan,” ulasnya.

Permasalahan dan penumpukan sampah perkotaan yang terus meningkat menjadi tantangan bersama yang membutuhkan solusi lintas wilayah. Penandatanganan kerja sama ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menegaskan pentingnya percepatan penanganan sampah oleh pemerintah, salah satunya melalui penerapan program _waste-to-Energy_ (WtE).

“Dalam waktu dua sampai tiga tahun sampah seluruh Indonesia akan kita selesaikan. Tidak akan ada kota, jalan, tidak akan ada bagian Indonesia yang bau karena sampah dari Sabang sampai Merauke,” ujar Prabowo pada Rabu (08/04/2026) dalam taklimat saat rapat kerja pemerintah anggota Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan Jakarta.

Ke depan, proyek PSEL Samarinda Raya dan Balikpapan Raya diharapkan segera direalisasikan sehingga menjadi tonggak penting dalam pengembangan sistem pengelolaan sampah regional yang modern dan terintegrasi. Inisiatif ini tidak hanya menjawab tantangan timbulan sampah perkotaan, tetapi juga memperkuat langkah Indonesia dalam menghadirkan solusi energi bersih yang berkelanjutan.(*)

KabarIkn.com,NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (DPD HIPPI) Kalimantan Timur, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abadi Samboja, RSUD Ratu Aji Putri Botung, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Balikpapan, serta Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Sepaku menyelenggarakan kegiatan donor darah dan sosialisasi skrining diabetes melitus berbasis aplikasi DoScreen. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Kementerian Koordinator 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Ibu Kota Nusantara, Jumat (10/04/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini dan pencegahan diabetes melitus melalui pemanfaatan teknologi digital. Selain itu, kegiatan donor darah juga diharapkan dapat meningkatkan kepedulian sosial sekaligus memenuhi kebutuhan stok darah. 

Acara yang terbuka untuk umum ini diikuti oleh ratusan peserta, yang terdiri dari pegawai Otorita Ibu Kota Nusantara, pekerja konstruksi, hingga masyarakat di sekitar Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan berkontribusi bagi sesama.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan ini.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Semoga kegiatan ini menjadi amal ibadah bagi kita semua, dan hari ini kita dapat mengumpulkan minimal 300 kantong darah,” ujar Basuki.

Sementara itu, Dosen UMY, Mahendro Kusumo, yang mewakili Kepala Program Studi Magister Administrasi Rumah Sakit UMY, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung terwujudnya Ibu Kota Nusantara sebagai kota yang sehat dan berdaya saing.

“Sinergi antara pemerintah, akademisi, fasilitas kesehatan, dan organisasi masyarakat merupakan kunci utama dalam mewujudkan ibu kota yang sehat dan berdaya saing,” ujar Mahendro.

Melalui kegiatan ini, Otorita IKN terus mendorong terciptanya ekosistem kesehatan yang inklusif, preventif, dan berbasis teknologi guna mendukung pembangunan IKN sebagai kota masa depan yang berkelanjutan.(*)

KabarIkn.com,NUSANTARA - Aktivitas di Pasar Segar Sepaku mulai menggeliat. Sejumlah pedagang tampak menata barang dagangan di kios dan los yang baru beberapa hari ditempati. Bangunan pasar bersih dan tertata rapi menghadirkan suasana berbeda dibandingkan pasar tradisional yang selama ini dikenal warga.

Juru Bicara Otorita Ibu Kota Nusantara sekaligus Staff Khusus Kepala OIKN Bidang Komunikasi Publik, Troy Pantouw menjelaskan, "Pasar yang berdiri di atas lahan seluas 5.880 meter persegi ini terdiri dari dua bangunan utama. Bangunan pertama memiliki luas 980,72 meter persegi dengan dua lantai, sementara bangunan kedua seluas 970 meter persegi juga terdiri dari dua lantai. Bangunan modern Pasar ini mencerminkan komitmen untuk menghadirkan infrastruktur yang layak, modern, dan berkelanjutan bagi pedagang dan masyarakat."

"Pembangunan dan penataan Pasar Segar Sepaku bertujuan melakukan beautifikasi kawasan serta peremajaan pasar, sehingga tercipta lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat sekaligus menjadikan kawasan lebih indah, tertata, dan nyaman untuk aktivitas ekonomi maupun sosial," tegas Troy.

Pasar ini mulai dioperasikan setelah proses serah terima kunci dan penandatanganan perjanjian pada 15 Maret 2026. Operasional pasar dimulai sejak 30 Maret 2026 dengan jam layanan pukul 06.00 hingga 20.00 WITA. Hingga saat ini, sebanyak 135 pedagang telah terdaftar dan menempati lapak yang tersedia, dengan proses pengisian yang masih berlangsung secara bertahap.

Secara keseluruhan, pasar ini memiliki 43 kios kering, 10 kios basah, 36 los kering, dan 35 los basah, serta dilengkapi dengan 11 unit foodcourt.

Plt. Direktur Pengelolaan Gedung, Kawasan, dan Perkotaan Otorita IKN, Cakra Nagara, menegaskan, “Kami memastikan pembagian dan penataan los dan kios dilakukan secara fair melalui undian yang disaksikan banyak pihak termasuk pemerintah daerah setempat sehingga semua pedagang mendapatkan kesempatan yang sama,” ungkapnya.

“Kami berharap para pedagang segera masuk untuk menempati los dan kios yang disiapkan. Karena kami ingin mengantisipasi tingginya kehadiran masyarakat yang datang ke kawasan IKN,” ungkapnya dalam keterangan tertulis.

Sementara itu, Staf Direktorat Pelayanan Sosial Otorita IKN, Steven mengatakan, “Pasar ini dibuka setiap hari, sehingga kebutuhan bisa dipenuhi kapan saja,” ujarnya.

Pasar ini dilengkapi fasilitas yang mendukung kenyamanan dan keamanan, seperti area parkir dengan kapasitas 25 mobil dan 20 sepeda motor, toilet, mushola, layanan kebersihan oleh petugas cleaning service, serta sistem keamanan dengan CCTV yang beroperasi selama 24 jam dan petugas keamanan yang berjaga.

Jenis dagangan yang tersedia juga beragam. Pada kios basah dan los basah, pedagang menjual ikan, daging sapi, daging kambing, ayam potong, dan sayur mayur. Kios kering diisi berbagai usaha seperti konter telepon seluler dan aksesoris, pakaian, elektronik, barang pecah belah, sepatu dan tas, kerajinan, kosmetik, sembako, bahan kue, alat pancing, bawang goreng, toko buku, emas, perabot rumah tangga, perlengkapan bayi, merchandise IKN, air isi ulang, jamu, hingga perlengkapan dan alat pertanian.

Sementara itu, los kering menyediakan aksesoris telepon seluler, mainan anak, pakaian, sembako, buah, serta aneka makanan dan minuman termasuk jajanan tradisional. Area foodcourt menghadirkan pilihan seperti kedai kopi, warmindo, serta berbagai makanan dan minuman.

Suasana pasar yang bersih dan rapi dirasakan langsung oleh para pedagang. Ilmi Nafia, yang membuka usaha oleh-oleh khas IKN, mengaku terkesan dengan kondisi pasar yang dinilainya lebih modern.

“Kalau kebersihan, bersih banget di sini. Sudah lebih rapi dan lebih modern dari sebelumnya,” kata Ilmi.

Ia melihat peluang pasar ini tidak hanya melayani kebutuhan warga, tetapi juga wisatawan yang berkunjung ke IKN.

“Pengunjung IKN bisa mampir ke sini sambil cari oleh-oleh,” ujarnya.

Harapan agar pasar segera ramai juga disampaikan Burhan, pedagang konter telepon seluler yang baru tiga hari membuka usaha di lokasi tersebut. Ia menilai kondisi pasar sudah tertata dengan baik.

“Suasana pasar sangat bersih, rapi, sudah tertata,” kata Burhan.

Sementara itu, Arif, yang membuka jasa servis telepon seluler, menilai kondisi pasar sudah cukup baik, terutama dari sisi kebersihan. Namun, ia mengakui masih banyak masyarakat yang belum mengetahui keberadaan pasar tersebut.

“Kebersihan bagus, yang bersihkan tiap hari ada. Tidak ada kendala. Semoga semakin banyak pengunjung ke Pasar Segar Sepaku,” kata Arif.

Pasar Segar Sepaku sebagai ruang ekonomi sekaligus ruang sosial. Tidak hanya menjadi tempat transaksi, pasar ini diharapkan menjadi titik temu warga dan pengunjung di kawasan IKN.(*)

KabarIkn.com,NUSANTARA — Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi salah satu lokasi pemantauan hilal dalam penentuan 1 Syawal 1447 H, dengan posisi hilal tercatat berada di atas 2 derajat dan elongasi sekitar 4,51 derajat pada Kamis (19/3/2026). Pengamatan rukyatul hilal dilakukan di Rusun ASN 1, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara oleh tim dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Pemilihan lokasi ini didasarkan pada kondisi pandangan ke ufuk barat yang cukup baik (relatif terbuka) sehingga mendukung proses pengamatan hilal. Namun demikian, hasil pemantauan tersebut menunjukkan bahwa hilal belum dapat terlihat karena posisinya masih berada di bawah kriteria yang ditetapkan oleh MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).

Sebagai informasi, kriteria MABIMS menetapkan batas minimal visibilitas hilal pada ketinggian minimal 3 derajat dengan elongasi 6,4 derajat. Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, Abdul Khaliq, menyampaikan bahwa hasil perhitungan rukyatul hilal ini akan dilaporkan sebagai bahan pertimbangan dalam sidang isbat penetapan 1 Syawal 1447 H.

“Kita tidak dapat memberikan keputusan, harus tetap menunggu hasil sidang isbat di Jakarta. Harapannya, momentum Ramadan ini untuk mendekatkan diri kepada Allah, dan yang terpenting kita tetap menjaga keutuhan,” ujarnya.

Hasilnya, sidang Isbat yang digelar di Kantor Layanan Kementerian Agama menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 H bertepatan pada Sabtu, 21 Maret 2026. Penetapan ini disampaikan langsung oleh Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar dalam konferensi pers yang digelar usai sidang.

“Berdasarkan hasil hisab dan tidak adanya laporan rukyat hilal, disepakati bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026,” ujar Menag pada Kamis (19/3/2026) di Jakarta.

Pelaksanaan rukyat hilal di Ibu Kota Nusantara ini sekaligus menegaskan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara sebagai salah satu titik pemantauan hilal dalam penentuan awal 1 Syawal 1447 H di Indonesia. Kegiatan ini memperkuat fungsi kawasan Nusantara, bukan hanya sebagai pusat pemerintahan masa depan, tetapi juga sebagai ruang aktivitas sosial dan keagamaan masyarakat.

Menjelang penetapan Hari Raya Idulfitri 1447 H, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono, hadir dalam pemantauan hilal yang berlangsung di puncak atap hunian ASN 1 di KIPP Nusantara. Basuki menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat yang akan merayakan hari kemenangan ini.

“Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Basuki Hadimuljono, Kepala Otorita IKN, mengucapkan selamat hari Raya Idul Fitri 1447, dengan doa tentunya segala ibadah kita di selama bulan Ramadhan bisa diterima oleh Allah SWT. Semoga, kita akan dipertemukan lagi nanti di Ramadhan selanjutnya,” sambutnya.

Kegiatan pemantauan hilal ini kian menegaskan bahwa Otorita IKN terus mendukung pelaksanaan aktivitas keagamaan sebagai bagian dari pembangunan ekosistem kehidupan di Nusantara.(*)

KabarIkn.com,NUSANTARA — Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menandatangani tiga perjanjian kerja sama baru serta dua adendum perjanjian kerja sama dengan sejumlah pelaku usaha guna memperkuat pengembangan ekosistem hunian dan aktivitas perekonomian di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara. Penandatanganan tersebut berlangsung di Kantor Balai Kota Otorita IKN pada Senin (16/3/2026).

Perjanjian kerja sama baru ditandatangani bersama PT Hauptstadt Indonesia Borneo, PT Starbright International Investment, dan PT Oceans Resto Nusantara dengan estimasi nilai investasi mencapai Rp1,275 triliun. Sementara itu, adendum perjanjian kerja sama dilakukan dengan PT Balikpapan Ready Mix dan PT Citadel Group Indonesia sebagai tindak lanjut dari Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 185/PUU-XXII/2024.

Penandatanganan ketiga perjanjian kerja sama ini mencakup pengembangan hunian dan berbagai fasilitas penunjang aktivitas kawasan, seperti apartemen, perkantoran, restoran, kafetaria, hingga _sport center_. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan para pelaku usaha yang terus menunjukkan komitmennya untuk berinvestasi dan berkontribusi dalam pembangunan ekosistem perkotaan di Ibu Kota Nusantara.

“Saya berterima kasih atas kepercayaan dari bapak ibu sekalian, untuk membangun investasi di IKN. Kami sampaikan, bahwa disini kami masih membutuhkan sektor perhotelan, termasuk logistik atau restoran. Apalagi, dengan adanya SMA Taruna Nusantara yang akan beroperasi tahun ini. Kalau sudah melihat, mulai dibangun juga kawasan yudikatif dan legislatif. Jadi, ini akan menjadi _crowd_ kita melalui ekosistem perkotaan yang akan bertambah sampai dengan tahun 2028,” tegas Basuki.

Otorita IKN terus memberikan dukungan terhadap kemudahan berusaha serta percepatan proses perizinan bagi para pelaku usaha yang berinvestasi di kawasan Nusantara. Basuki menilai bahwa saat ini merupakan momentum yang tepat bagi pelaku usaha untuk menjajaki berbagai peluang bisnis di Ibu Kota Nusantara.

“Kami akan mendukung apapun yang dibutuhkan. Tidak perlu takut terkait proses perizinan, apalagi izin mendirikan bangunan. Insyaallah, akan kami dukung, termasuk memberikan proses percepatan perizinan bagi bapak ibu sekalian yang melakukan investasi disini (Ibu Kota Nusantara). Ini adalah waktu yang terbaik untuk melakukan investasi di Nusantara,” pungkasnya

Salah satu pelaku usaha yang menandatangani kerja sama pada kesempatan ini adalah PT Starbright International Investment. Perusahaan yang berafiliasi dengan Zhongda Jiancheng Engineering Management Group Co., Ltd. tersebut akan mengembangkan apartemen _suite_, restoran, ritel, serta kawasan perkantoran yang dijadwalkan mulai dibangun pada kuartal II tahun 2027.

Selain itu, PT Hauptstadt Indonesia Borneo akan membangun kafe bergaya pesawat terbang dengan konsep lounge and mini sport. Pembangunan fasilitas ini direncanakan dimulai pada kuartal III tahun 2026. Adapun PT Oceans Resto Nusantara, sebagai salah satu restoran seafood terkemuka di Balikpapan, akan memulai perencanaan pembangunan restoran pada kuartal II tahun 2026.

Kerja sama ini turut mendapatkan apresiasi dari Direktur Utama PT Starbright International Investment, Lu Keming. Ia menyampaikan keyakinannya terhadap prospek investasi dan pengembangan kawasan di Ibu Kota Nusantara.

“Sebagai Presiden pendiri Kamar Dagang untuk Hainan, kami akan secara aktif mempromosikan proyek investasi di Ibu Kota Nusantara untuk menarik lebih banyak investor dan memulai bisnis disini. Kami bersyukur dan merasa terhormat mendapat kesempatan berinvestasi di Ibu Kota Nusantara. Kami optimis dengan adanya Ibu Kota Nusantara ini, yang akan menjadi kota terindah di dunia,” ujarnya.

Penandatanganan ini menjadi sinyal positif bagi dunia usaha bahwa Ibu Kota Nusantara merupakan destinasi investasi yang menjanjikan. Pembangunan Nusantara terus membuka peluang investasi yang luas bagi pelaku usaha di berbagai sektor strategis, yang didukung oleh komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan yang optimal, proses yang transparan, serta kepastian hukum yang selaras dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.(*)

KabarIkn.com,NUSANTARA – Untuk menunjang kelancaran arus mudik Lebaran 2026 antara Kalimantan Timur (Ibu Kota Nusantara) dan Kalimantan Selatan, Otorita Ibu Kota Nusantara berkolaborasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur.

Dalam kolaborasi tersebut, ruas Jalan Tol IKN dibuka secara fungsional dan akses ruas 1C Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN dioptimalkan selama periode arus mudik dan arus balik Idulfitri 2026 pada 13–29 Maret 2026.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur, Yudi Hardana, menjelaskan bahwa selama masa operasional fungsional, ruas Tol IKN dapat dilalui setiap hari pada pukul 06.00–18.00 WITA.

“Khusus pada Hari Raya Idulfitri 2026, ruas tol dibuka lebih awal mulai pukul 05.00 hingga 18.00 WITA untuk mendukung mobilitas masyarakat yang akan melaksanakan salat Idulfitri di Masjid Negara IKN,” ujar Yudi.

Ia menjelaskan bahwa selama periode tersebut, BBPJN Kalimantan Timur membuka dua akses gerbang menuju kawasan IKN.

“Akses menuju Tol IKN melalui Gerbang Tol Manggar, seperti yang telah diterapkan pada periode Natal dan Tahun Baru lalu. Selain itu, dibuka satu akses tambahan di Tol IKN Seksi 1B yang dapat dicapai melalui kawasan Ring Road Balikpapan Selatan dan Jalan Mulawarman, tepatnya dari jalur belakang Stadion Batakan di Balikpapan Timur,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yudi menambahkan bahwa operasional tol tetap dilakukan secara terbatas untuk menjaga keselamatan dan kelancaran lalu lintas.

“Ruas tol yang dibuka secara fungsional ini hanya diperuntukkan bagi kendaraan Golongan I atau kendaraan kecil, seperti mobil pribadi. Sepeda motor, bus, serta kendaraan angkutan barang atau truk tidak diperkenankan melintas selama masa operasional fungsional ini,” katanya.

“Pembukaan Tol IKN ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan di jalur utama, sehingga perjalanan masyarakat menjadi lebih aman dan nyaman, baik bagi yang menuju kampung halaman maupun masyarakat yang ingin berkunjung ke kawasan KIPP IKN selama libur Lebaran,” ujar Yudi.

Selain itu, Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN, Aswin Grandiarto Sukahar menambahkan, untuk membantu mengurai potensi kemacetan, Otorita IKN juga membuka akses jalan melalui KIPP 1C sebagai jalur alternatif bagi kendaraan kecil dan sepeda motor menuju Sepaku. 

Sementara itu, Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, mengimbau masyarakat yang melintas di ruas tol tersebut agar tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan jalur ini dengan tertib dan bertanggung jawab. Tetap patuhi rambu lalu lintas, ikuti arahan petugas di lapangan, serta pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melakukan perjalanan,” ujar Troy.

Masyarakat juga diimbau untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas serta menjaga keselamatan berkendara selama melintas di ruas Tol IKN yang dibuka secara fungsional tersebut.(*)