[Valid RSS]

KabarIkn.com,Balikpapan - SKK Migas  gelar pertemuan silaturahmi dengan Kapolda Kaltim sekaligus Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama ( PKS ) Pengamanan dan Penegakan Hukum pada Obvitnas Hulu Migas di Kalimantan Timur. Kegiatan ini dilaksanakan di RMBC Batakan , Jumat ( 21/1/2022) malam.

Dalam sambutannya , Kepala Perwakilan SKK Migas Kalsul Azhari Idris menyampaikan Kegiatan Operasi Hulu Migas dan Gas Bumi di provinsi Kalimantan Timur ini kerap bekerja sama dengan Kepolisian Daerah Kalimantan Timur karena keseharian mereka dalam menyediakan Gas Bumi untuk menyokong pendapatan negara perlu suasana yang aman dan nyaman.

" Alhamdulillah sudah sekian tahun kita bekerja sama dengan Polda Kalimantan Timur kita mendapatkan dukungan yang luar biasa. Rekan - rekan dari perusahaan minyak sangat senang dengan kerjasama selama ini dari Polda Kaltim dan sangat kita hargai," ujarnya.

Kontribusi Minyak dan Gas Bumi dari provinsi atau Kalimantan - Sulawesi ini telah dikontribusi sebanyak 30% dari produksi nasional dan 46% minyak bumi dari produksi nasional. Produksi ini cukup besar , SKK Migas menyokong ketetapan negara yang cukup besar. 

Azhari berharap kedepannya kerjasama yang telah dibangun selama ini terus dapat dilakukan lebih baik dimasa yang akan datang. Karena tuntutan SKK Migas Pemerintah menetapkan agar mereka menyetor produksi Minyak dan Gas Bumi di Indonesia sebanyak 1 Juta Barel pada tahun 2030.

" Tantangan ini tidak mungkin kita capai sendiri walaupun kami ahli dibidang tekhnis kalau tidak di dukung oleh jajaran kapolda kalimantan timur," imbuhnya.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Kapolda terkait vaksinasi , ada diatas 20 ribu pekerja hulu migas di provinsi ini mendapatkan dukungan vaksinasi dan tenaga vaksinasi dari Polda Kaltim.

Dengan adanya bantuan vaksin dari polda kaltim Rig para pekerja SKK Migas yang sempat terhenti karena tidak bisa bergerak untuk melakukan pengeboran , para pekerja yang tidak bisa masuk kerja karena kondisi pandemi pada tahun 2021 lalu dengan adanya bantuan dari polda mereka bisa melaksanakan kembali pekerjaan mencari dan memproduksi minyak di Kalimantan Timur dengan baik. (tri)

KabarIkn.com,Balikpapan - Pada Tahun 2022 ini SKK Migas menargetkan 703 ribu minyak dan masih ada beberapa trobosan yang harus dicari agar bisa mengangkat dari 660 ribu menjadi 700 ribu.

Kepala SKK Migas , Dwi Soetjipto menyampaikan tahun ini telah disepakati bersama target minyak mereka adalah 700 ribu. Kemudian untuk Gas tahun lalu realisasinya sekitar 5.500 mm skaf dan tahun ini ada 5.800 mm skaf , jadi ada kenaikan 300.

" Kalau disini kita lihat minyak kita masih berusaha untuk tidak zero decline , tetapi juga di APBN harus naik dan di Gas juga harus naik. Tahun lalu gas kita sudah sedikit , meskipun cuma sedikit naiknya lebih dari tahun 2020," Kata Kepala SKK Migas Dwi Soejipto setelah melakukan peresmian Kantor Perwakilan Kalimantan Timur dan Sulawesi di Pasir Ridge , Jum'at ( 21/01/2022).

Diketahui memang kedepannya potensi gas akan lebih besar. Oleh karena itu  SKK Migas mengharapkan kebutuhan energi lebih banyak terkonversi ke Gas , jadi pemilihan energi yang akan dilakukan diharapkan karena potensi Gas di Indonesia lebih bagus.

Gas dipandang sebagai energi transisi yang lebih bersih , jadi indonesia cukup beruntung mempunyai gas kedepannya.

Dwi Soejipto menambahkan Pemerintah sangat mendorong untuk target jangka panjang SKK Migas dan ketika ada wilayah kerja yang ke ekonomiannya tidak bagus seperti PHM , PHKT , PSS pemerintah telah menyetujui untuk pemberian penambahan insentif agar bisa mengeluarkan potensi - potensi disana.

Untuk teknik kerja di Industi Hulu Migas meningkat cukup tajam , paling besar di investasi ini adalah pengeboran. Kalau tahun 2021 lalu 480 sumur , tahun ini targetnya adalah diatas 800 sumur dan di kalsul sendiri targetnya 199 sumur yang bisa dibilang lebih tinggi tahun kemarin.

" Hal itu sebagai implementasi pemberian insentif untuk PHM , PHSS dan PHKT baru saja telah disetujui oleh Pak Menteri ," pungkasnya. ( tri )

KabarIkn.com,Bali– Gelaran The 2nd International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas (IOG 2021) pada  29 November - 1 Desember 2021 di Bali  oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) berjalan lancar. 

Konvensi yang menghadirkan narasumber utama yakni Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Arifin Tasrif, Menteri Keuangan Sri Mulyani memberi informasi terkini terkait kegiatan hulu Migas. Selain itu, 120 pembicara yang akan hadir dalam kegiatan ini juga memberi kontribusi informasi penting lainnya. 

Diungkapkan Kepala SKK Migas Perwakilan Kalsul yang juga selaku Koordinator Media Publikasi IOG 2021 Azhari Idris, memberi apresiasi bagi tim Media Publikasi yang berperan penting dalam acara ini . 

Kerja keras sebelum dan saat pelaksanaan kegiatan menjadi cerita tersendiri baginya. Hampir setiap hari rapat-rapat dilakukan demi suksesnya kegiatan.

"Ini kerja bersama semua panitia. Saya memberi apresiasi untuk tim media publikasi yang mampu memberi kontribusi agar kegiatan ini bisa diikuti masyarakat luas. Hasilnya pun bisa dilihat dan diketahui melalui berbagai media"ujar Azhari.  

Ditambahkannya, dengan antusias ratusan ribu masyarakat yang menyaksikan melalui berbagai platform media digital, menunjukan perhatian serius terhadap hulu migas.

Berbagai topik seperti pencapain  target 1 juta barel perhari, Zero emmision Carbon, insentif  hulu migas dan reward untuk KKKS di hadirkan dalam IOG 2021. 

"Semoga IOG kedepan semakin lebih meningkat lagi dengan  berbagai topik isu kekinian hulu migas dibahas"tutup Azhari.

Melalui sebaran informasi tim media publikasi selama  konvensi IOG 2021 terangnya,  peran SKK Migas mendorong kontribusi pelaku industri migas seluruh wilayah kerja  berpartisipasi menghasilkan dan meningkatkan peran strategis industri migas bagi perekonomian nasional. (danang)

KabarIkn.com - Penemuan pertama di Indonesia tahun 2022 berasal dari wilayah SKK Migas Perwakilan Kalimantan & Sulawesi

Kunjungan Kerja Manajemen SKK Migas yang dalam hal ini oleh Wakil Kepala SKK Migas, Fatar Yani Abdurrahman beserta tim SKK Migas Pusat diawali dengan rapat koordinasi rencana pengeboran tahun 2022 secara luring dan daring (hybrid) yang dilaksanakan pada tanggal 31 Desember 2021 dari Kantor Perwakilan Kalsul. Rapat ini dilakukan dalam rangka pembahasan optimasi rencana kinerja pengeboran pengembangan dan eksplorasi tahun 2022 khususnya KKKS di wilayah Kalimantan dan Sulawesi.

Pada hari yang sama disela kepadatan agendanya, Wakil Kepala SKK Migas menyempatkan melakukan soft opening kantor baru SKK Migas Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi (Perwakilan Kalsul) yang berada di Komplek Pasir Ridge, dilanjutkan silaturahmi hangat bersama seluruh pegawai di Perwakilan Kalsul untuk memberikan sharing, dorongan dan semangat kolaborasi dalam rangka mendukung pencapaian target SKK Migas. 

Setelah melakukan persiapan dan pemenuhan syarat protokol kesehatan (Prokes), pada hari berikutnya (2/1), Kunjungan Kerja dilanjutkan ke Rig Maera yang sedang melakukan pengeboran sumur pengembangan di area operasi PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT). Tajak sumur Sapi Gas Handling Surface Facility (GHSF), di Daerah Operasi Bagian Utara (DOBU) telah dimulai pada tanggal 22 Desember 2021.

Kegiatan tajak menjadi 1,5 tahun lebih cepat dari target, yang rencana awal selesai tajak pada kuartal ke-2 tahun 2023. Percepatan ini telah menambah sumur yang dikelola PHKT dari 3 menjadi 7 sumur, yang nantinya akan menghasilkan produksi secara total sebesar 8 MMSCFD dan kemudian akan mencapai puncak produksi di angka 30 MMSCFD.

Wakil Kepala SKK Migas, Fatar menjelaskan bahwa Kunjungan Kerja ke beberapa area operasi KKKS termasuk PHKT merupakan bagian dari Drilling Campaign yang dicanangkan oleh SKK Migas di tahun 2022. ”Dengan total target 17 sumur baru di PHKT tahun 2022, harapannya dapat terealisasi seluruhnya hingga sejalan dengan total target SKK Migas untuk pengeboran pengembangan dan eksplorasi sebanyak 900 sumur di Indonesia secara keseluruhan” tambah Fatar. 

General Manager PHKT, Raam Krisna menyampaikan bahwa proyek ini sangat penting bagi PHKT karena akan mendukung pengadaan 80% gas di 2022 dan merupakan implementasi borderless antar anak perusahaan PHI. “PHKT optimis capai target produksi Migas 2022 dengan reaktivasi Sapi GHSF”, ujar Krisna.

Selanjutnya (3/1), Fatar melakukan Kunjungan Kerja ke Rig Raisis yang akan melakukan tajak sumur pengeboran pengembangan TN-AA322/323 di area operasi PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM). Kemudian lanjut melakukan Kunjungan Kerja ke Rig Hakuryu-14 yang sedang melakukan pengeboran eksplorasi sumur Manpatu-1X (MPT-1X) di area operasi PHM. Sumur MPT-1X tajak pada 20 Oktober 2021 dan saat ini telah dilakukan Uji Kandungan Lapisan (UKL) pada DST-1 di Formasi Batupasir Mentawir (kedalaman 3630 mMD), yang terbukti menemukan hidrokarbon berupa Minyak dan Gas, dengan rate terukur untuk gas sebesar 15 MMSCFD dan minyak sebesar 600 BOPD. Operasi UKL masih berlangsung kemudian akan dilanjutkan untuk melakukan UKL pada DST-2 di Formasi Batupasir Tanjung Batu (kedalaman 2240 mMD) untuk mengetahui kemampuan laju alir di lapisan/formasi tersebut.

Sebagai rangkaian penutup Kunjungan Kerja, Manajemen SKK Migas melakukan ramah tamah apresiasi pencapaian Proper Emas yang digelar oleh PHM dan turut dihadiri para mitra binaan PHM.

Fatar menyampaikan apresiasi atas upaya yang dilakukan oleh PHM, baik dari segi capaian lifting minyak & gas yang mencapai diatas 100%, pemenuhan komitmen pengeboran pengembangan & eksplorasi yang discovery “big fish” di awal tahun 2022 serta empowering masyarakat sekitar operasi yang alhamdulillah mengantarkan PHM meraih 2 (dua) Proper Emas yaitu dari lapangan BSP dan lapangan SPU. 

Ramah tamah yang digelar di Rocket Mahakam Club (RMC) pada senin malam tadi menjadi sangat berbeda karena dihiasi pemandangan pancaran cahaya hasil flaring dari kegiatan UKL di sumur MPT-1X yang dapat dilihat dari RMC yang berada di pinggir pantai Batakan, Balikpapan. 

General Manager PHM, Agus Amperianto menyampaikan terima kasih atas dukungan SKK Migas dalam pencapaian PHM di tahun 2021 dan optimis pada tahun 2022 ini akan memberikan kontribusi yang lebih baik, dengan kinerja yang “me-Rocket”.

Kepala SKK Migas Perwakilan Kalsul, Azhari Idris menyampaikan bahwa discovery (penemuan) pertama di Indonesia tahun 2022 berasal dari wilayah Perwakilan Kalsul yaitu sumur eksplorasi MPT-1X di Wilayah Kerja (WK) Mahakam PHM. Semangat baru dari Mahakam melalui new discovery PHM. “Hope for the best sebagai hadiah tahun baru 2022” ujar Azhari.

Pada tahun 2021, capaian lifting Migas KKKS Kalsul secara keseluruhan untuk minyak mencapai 73.933 BOPD (per 31 Des 2021) atau 99,9% dari target APBN sebesar 74.015 BOPD dan gas sebesar 1.666 MMSCFD (per 30 Nov 2021) atau 106% dari target APBN sebesar 1.570 MMSCFD. Dengan rencana pengeboran yang lebih massif, kami optimis di tahun ini target lifting migas KKKS di wilayah Kalsul dapat dicapai. Kita semua berharap tahun ini secara nasional bisa turn over dari menurunnya produksi migas menjadi tren meningkat secara berkelanjutan sampai tercapainya target 1 juta BOPD dan 12 BSCFD di tahun 2030, tambah Azhari.

Selain capaian lifting Migas yang memuaskan, di wilayah Kalsul juga meraih 7 (tujuh) Proper Emas di tahun 2021 yang sebagian besar berasal dari KKKS di wilayah Kaltim yaitu 2 dari PHM, 1 dari PHKT, 2 dari PT Pertamina EP (Field Sangasanga & Field Tarakan), 1 dari JOB Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi serta dari PT Badak NGL, tutup Azhari.

KabarIkn.com - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Maman Abdurrahman mengatakan penyelesaikan rancangan undang-undang migas (RUU Migas) diharapkan 2022 harus segera diselesaikan. Namun pihaknya tidak ingin membahas draf RUU ini sepotong – potong.

Dia menjelaskan pembahasan RUU Migas yang terkesan tarik ulur karena pihaknya masih menunggu hasil kesepakatan global terkait masa depan industri migas dari pertemuan internasional COP26 dan G20 beberapa waktu lalu terkait isu Zero emission Carbon

Saat ini diakuinya di parlemen masih Issue besarnya adalah bentuk dan letak organisas SKK Migas.

“Mau ditaruh Badan Usaha Khusus atau di bawah Pertamina,” kata Maman saat menjadi speaker dalam The 2nd International Convention On Indonesian Upstream Oil and Gas 2021, Selasa (30/11/2021) di Nusa Dua,Bali.

Akselarasi pembahasan RUU untuk mendorong pendapatan negara.  Diakuinya memang ada sedikit psikologi politik anggota dewan setelah yudicial review dari MK terkait UU Migas.

Ditambahkan Wakil Kepala SKK Migas Fatar Yani Abdurrahman, saat ini aturan hulu migas masih berupa Perpres belum ada undang - undangnya, sehingga masih menjadi pertanyaan Investor terkait kekutan hukumnya.

“Sehingga SKK Migas terus berupaya meyakinkan kepada KKKS agar mereka tetap mau berinvestasi dan eksplorasi mencari sumber – sumber migas”ujar Fatar Yani. 

Sumber : SKK MIGAS