[Valid RSS]

Foto : Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Kalimantan Sulawesi , Azhari Idris

Kabarikn.com,Balikpapan-Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK MIGAS) Kalimantan Sulawesi (Sulsel), menggelar kegiatan, "Sapa Wartawan," se Kalimantan dan Sulawesi, via zoom, Jumat (22/4/2022).

Beberapa hal disampaikan manajemen SKK Migas Kalsul, terkait capaian kinerja ditahun 2022 ini, diantaranya pada quartal pertama.

Minyak dan Kondensat sebanyak 611.730, barrel of Oil per Day (BOPD) terhadap target 703.000 BOPD atau setara 87% dari yang ditargetkan.

Sementara, Gas Bumi: 5.321 MMSCFD (Million Meteic Standart Cubic Feet per Day)  terhadap target 5.800 MMSCFD atau 92%, dan capaian Kinerja Hulu Migas Kalsul pada Q1 (quartal pertama) 2022, untuk Minyak + Kondensat sebesar 68.132 BOPD terhadap target 80.332 BOPD atau 85% dari target.

Selain itu kontribusi terhadap lifting Minyak + Kondensat secara Nasional sebesar 11% dan Gas Bumi sebesar, 1.707 MMSCFD terhadap target 1.766 MMSCFD atau 97%, dan kontribusi terhadap Lifting /Salur Gas Bumi Nasional sebesar 32%.

Aktivitas Utama KKKS di wilayah Kalsul 2022, dari kegiatan survei target 6 dan realisasi 3 atau 50%, untuk pengeboran eksplorasi sebanyak 6 terealisasi satu atau 17%.

Adapun proyek Hulu Migas wilayah Kalsul, terdapat 7 (tujuh) proyek onstream diantaranya, Jumelai oleh PT Pertamina Hulu Mahakam, North Sisi - North Nubi oleh PT Pertamina Hulu Mahakam, OPL South Sembakung oleh JOB Pertamina-Medco E&P Simenggaris dan Bekapai 3 oleh PT Pertamina Hulu Mahakam, serta Tanjung Waterflood oleh Pertamina EP. 

Ditahun 2022, SKK Migas mencanangkan target penanaman pohon sebanyak 1,65 juta pohon. Termasuk, SKK Migas Kalsul sendiri menargetkan penanaman pohon sebanyak 629.650 pohon.

Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Kalimantan Sulawesi Azhari Idris juga menyampaikan, selain target yang dicapai saat ini, pihaknya juga mengapresiasi para jurnalis sampai saat ini, menjadi mitra dan sudah terjalin baik.

"Kegiatan ini juga, sebagai ajang silaturrahmi, bagi jurnalis bersama SKK Migas, untuk memberikan informasi kepada masyarakat secara luas," tandas Azhari Idris.(bs)

Kabarikn.com,Balikpapan-Program pengeboran eksploitasi dan eksplorasi dalam kegiatan hulu minyak dan gas bumi (Migas) kian masif dilakukan. Untuk tahun 2022 ini saja, wilayah Kalimantan dan Sulawesi menjadi wilayah dengan rencana pengeboran terbanyak kedua secara nasional yaitu sebanyak 195 sumur eksploitasi dari total 790 sumur (atau 25%) dan pengeboran eksplorasi sebanyak 7 sumur eksplorasi dari total 51 sumur (atau 14%) yang akan dilakukan di industri hulu migas. Sebagian rencana pengeboran tersebut tentunya memerlukan pengadaan tanah sebagai bagian dari persiapan pengeboran di daratan. Dan di setiap kegiatan pembebasan tanah melalui proses pengadaan tanah, memerlukan waktu yang tidak sebentar karena terdapat berbagai proses mulai dari inventarisasi, sosialisasi, proses penilaian hingga penyelesaian kompensasi dan proses pengalihan hak atas tanah tersebut. Kegiatan inilah yang seringkali dianggap sebagai salah satu penghambat tercapainya target pengeboran tahunan yang sudah disepakati oleh SKK Migas dengan para KKKS.

Sebagai upaya untuk melaksanakan percepatan proses pengadaan tanah dimaksud, SKK Migas Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi (SKK Migas Kalsul) berinisiatif untuk melaksanakan Rapat Koordinasi Pertanahan, yang dihadiri semua personil perwakilan dari Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) di wilayah Kalsul yang saat ini membidangi pertanahan dilingkup kerjanya. Hadir sebagai narasumber adalah tenaga ahli Menteri ATR/BPN, Arie Yuriwin, yang memiliki pengetahuan yang sangat mumpuni dengan pengalaman yang ekstensif dalam proses pengadaan tanah. Selain itu hadir pula Manajer Senior Pertanahan SKK Migas Farida, yang selama ini telah membantu personil pertanahan di KKKS dalam kegiatan pengadaan tanah di industri hulu migas.

Ke depan, rencana pengeboran migas akan semakin meningkat secara jumlah dan aktifitas. Hal ini merupakan pelaksanaan atas amanah yang diberikan Pemerintah Republik Indonesia pada pelaku kegiatan hulu migas. Target jangka pendek yang diamanahkan pemerintah dalam tahun 2022, yaitu produksi sebesar 703 ribu BOPD minyak bumi dan produksi gas bumi sebesar 5.800 MMSCFD. Sedangkan untuk target jangka panjang, yakni produksi sebesar satu juta BOPD untuk minyak bumi dan produksi gas bumi sebesar 12 ribu MMSCFD pada tahun 2030. “Kedua target tersebut cukup menantang dan memerlukan berbagai langkah - langkah yang tidak biasa untuk mencapainya, diantaranya percepatan pengurusan pembebasan lahan rencana pengeboran” Ujar Senior Manager Humas SKK Migas Kalsul, Wisnu Wardhana dalam Rapat Koordinasi Pertanahan (7/3) di Hotel Blue Sky, Balikpapan.

Ditambahkannya, tantangan kegiatan pengeboran kegiatan hulu migas di wilayah daratan hanya ada 2 kemungkinan yakni masuk dalam kawasan hutan yang pemanfaatannya melalui proses mekanisme pinjam pakai; atau berada di area penggunaan lain (APL) yang penggunaannya dengan mekanisme pengadaan tanah. “Pengadaan tanah untuk kegiatan hulu migas memegang peranan yang sangat penting untuk mendukung kelancaran operasi migas terutama di darat” terang Wisnu.

Pelaksanaan Rakor Pertanahan ini lanjut Wisnu, diharapkan menjadi wadah saling tukar informasi dan tukar pengalaman antar perusahaan migas di wilayah Kalsul. Serta yang paling penting adalah menjadi momen bagi personil pertanahan untuk mendapatkan peningkatan pengetahuan dan penguatan pemahaman terkait penerapan peraturan baru dalam kegiatan pertanahan serta menjadi wadah konsultasi dengan para narasumber untuk menyelesaikan berbagai permasalah pertanahan yang sedang dihadapi setiap KKKS.

“Dengan upaya peningkatan pengetahuan dan perkuatan pemahaman terkait pengadaan pertanahan di kalangan personil pertanahan, kami berharap personil pertanahan memiliki pengetahuan yang baik, memiliki keseragaman sikap dalam menghadapi stakeholders dan mampu menganalisa berbagai peluang upaya serta langkah – langkah penyelesaian permasalahan pertanahan sehingga diharapkan terjadi percepatan pengadaan tanah dalam rangka mendukung program pengeboran, dan juga mampu menginisiasi berbagai perbaikan administrasi, sertifikasi dan pengelolaan aset tanah yang selama ini dilaksanakan oleh para personil pertanahan di masing – masing KKKS agar sesuai dengan koridor ketentuan dan peraturan yang berlaku” tandas Wisnu.

“Sebagai tindaklanjut dari Rakor Pertanahan ini, SKK Migas Kalsul selanjutnya berencana untuk melaksanakan kegiatan serupa dengan mengundang narasumber serta melibatkan para pejabat Pertanahan dari Kantor Wilayah BPN, Kantor Pertanahan/BPN setempat dan fungsi Kementerian/lembaga terkait, dimana KKKS memiliki kegiatan operasi migas sekaligus menjadikan forum tersebut sebagai wadah untuk menyelesaikan berbagai permasalahan pertanahan antara lain permasalahan sertifikasi, klaim tumpang tindih dan retribusi proses pengadaan tanah sesuai peraturan perundangan yang berlaku” pungkas Wisnu.(Adv)

KabarIkn.com,Balikpapan - Anggota Ombudsman RI Hery menjadi keynote speaker dalam dialog publik dengan tema “Peran serta dan Kepedulian Masyarakat Balikpapan Dalam Menjaga Kilang Minyak Pertamina sebagai Objek Vital Nasional”, Sabtu (26/3/2022) di Hotel Gran Senyiur Balikpapan. 

PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan ditetapkan sebagai objek vital nasional dengan Keputusan Presiden RI Nomor 63 Tahun 2004 tentang Pengamanan Obyek Vital Nasional serta Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI Nomor 202.K/HK.02/MEM.S/2021 tahun 2021 tentang Objek Vital Nasional Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). 

Disampaikan oleh Hery Susanto bahwa objek vital nasional menyangkut hajat hidup orang banyak, kepentingan negara dan/atau sumber pendapatan negara yang bersifat strategis dimana salah satunya adalah kilang minyak Balikpapan yang dimiliki dan dikelola Pertamina dalam rangka penyediaan BBM bagi masyarakat Indonesia. 

Hery juga mengatakan Pertamina sebagai penyelenggara pelayanan publik perlu mengikutsertakan elemen pemerintah, akademisi, praktisi, komunitas bisnis, media, dan masyarakat untuk turut menjaga eksistensi kilang minyak Pertamina sebagai obvitnas yang aman. Ini dimaksud untuk kepekaan terhadap ancaman keamanan yang mengganggu obvitnas. Agar terhindar dari resiko ledakan/kebakaran maupun bahaya lainnya yang mengganggu eksistensi obvitnas. 

Hery mengingatkan bahwa umur kilang minyak ada yang sudah berumur ratusan tahun. Berikut informasi terkait kilang minyak yang ada di Indonesia : Kilang Plaju sejak 1904-118 th, Kilang Dumai (pengolahan unit II) 1971 - 51th, Kilang Plaju (pengolahan unit III) berdiri pada 1935- 87th, Kilang Cilacap (pengolahan unit IV), berdiri pada 1974 - 48th, Kilang Balikpapan (unit pengolahan V) 1992 - 30th, Kilang Balongan (unit pengolahan VI) 1994 - 28th, Kilang Kasim, Sorong (unit pengolahan VII), yang berdiri pada 1997 - 25th.

“Perlu dilakukan revitalisasi aset dengan anggaran yang dikhususkan untuk kilang minyak, terutama untuk pemeliharaan kilang minyak. Mengingat umur kilang minyak banyak yang sudah tua dan fungsi dari kilang minyak sangat berpengaruh dalam produksi BBM dan pendistribusian BBM kepada masyarakat," saran Hery.

Saat ini dianggarkan untuk mengupgrade kilang minyak di Indonesia dengan budget Rp 600 triliun untuk target hingga tahun 2027. Pengembangan kilang Pertamina adalah :

1. Biorefinery Cilacap (Jawa Tengah)

2. Biorefinery Plaju (Sumatera Selatan)

3. RDMP Dumai (Riau)

4. RDMP Plaju (Sumatera Selatan

5. RDMP Cilacap

6. RDMP Balikpapan (Kalimantan Timur)

7. Petrokimia Balongan

8. Olefin TPPI

9. Revamp TPPI

10. GRR Kilang Tuban (kilang baru).

Hery juga menyarankan Pertamina untuk dapat lebih jeli dalam menentukan kuota distribusi BBM kepada masyarakat pada masa peralihan PPKM menuju situasi normal. 

“Pertamina harus jeli dalam menentukan kuota pendistribusian BBM karena ketika PPKM beralih kembali normal akan terjadi lonjakan kebutuhan BBM di masyarakat, ini harus diantisipasi agar tidak menimbulkan antrian masyarakat di SPBU,” saran Hery. 

Diakhir paparannya, Hery mengajak masyarakat Balikpapan untuk ikutserta dalam menjaga kilang minyak sebagai objek vital nasional. “Mari kita jaga kilang minyak sebagai objek vital nasional untuk kebaikan bersama,” tutup Hery.

Ditambahkan Ely Candra Perangin Angin Selaku Komrel Pertamina RU V, bahwa kilang minyak merupakan obvitnas yang perlu menjadi perhatian semua pihak dan masyarakat. Selain sebagai kebutuhan energi penggerak ekonomi masyarakat, Obvitnas tersebut sebagai pemasukan bagi pembangunan nasional dan daerah. 

"Masyarakat harus menjadi bagian penting dalam pengamanan Kilang minyak. Karena menyangkut hajat hidup orang banyak dan kepentingan negara" terangnya.

Turut hadir dalam diskusi, Muhaimin selaku Ketua Dewan Pembina Lingkar Muda Indonesia, mewakili Walikota Balikpapan Doortje Sorta Susani Marpaung selaku Staff Ahli Walikota,Rendy Susiswo Ismail Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Universitas Balikpapan dan Pemerhati Kota Balikpapan, dan Kabagops Kompol Sarbini, Perwakilan Kapolresta Balikpapan. (danang)

 

KabarIkn.com - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi (“SKK Migas Kalsul”) memberi apresiasi terhadap pelaksanaan Program Pengembangan Masyarakat (“PPM”) yang dilakukan oleh Kontraktor Kerjasama (“KKKS”) Eni Muara Bakau di daerah operasinya. Hal ini disampaikan saat melaksanakan rangkaian kunjungan kerja ke lapangan, guna meninjau pelaksanaan beberapa PPM yang dilakukan oleh Eni, serta bertemu dengan masyarakat dan para penerima program.

Salah satu program yang dianggap berhasil adalah melalui kerjasama dengan Kelurahan Handil Baru yang melakukan pengembangan dan perluasan pemanfaatan Sekretariat Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (“LPM”) Handil Baru menjadi tempat pembelajaran masyarakat yang dinamai Rumah Pintar.

Pada saat peresmian Rumah Pintar (26/3), dilakukan juga prosesi penanaman beberapa pohon sebagai bentuk dukungan terhadap program penghijauan dan pelestarian lingkungan. Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Handil Baru Kab. Kutai Kartanegara Burhanuddin, Lurah Handil Baru Baharudin, Ahmad Sapi’i, perwakilan Humas SKK Migas Kalsul Mutiara Dinanti dan Senior Manager Sustainability & External Relation Eni Muara Bakau Movina Nasriati.

Dalam sambutannya, pihak Eni berharap agar kehadiran Rumah pintar ini dapat berperan penting dalam memajukan masyarakat di wilayah Kukar. Kehadiran Rumah Pintar menjadi pusat pembelajaran bagi semua golongan, dan semua pihak mendapatkan akses untuk mempelajari berbagai ketrampilan – keterampilan yang berguna bagi masa depan di daerah sendiri dan untuk bersaing dengan masyarakat lainnya.

Camat Handil Baru Baharudin menyampaikan rasa terima kasih kepada SKK Migas dan Eni Muara Bakau yang telah memberikan bantuan Rumah Pintar, sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap pengembangan pendidikan khususnya di wilayah Handil baru. Diharapkan Rumah Pintar ini bisa menjadi wadah guna mencetak generasi emas penerus pembangunan dari Kelurahan Handil baru ini.

Selain itu tambahnya, semoga manfaat fasilitas Rumah Pintar ini bisa menyebar di wilayah Handil lainnya yang masuk wilayah binaan Eni Muara Bakau. “Apresiasi Kepada Eni Muara Bakau yang sangat luar biasa memperhatikan masyarakat sekitarnya, tidak hanya di bidang pendidikan, melainkan juga sektor pertanian, sektor kebersihan lingkungan serta sektor keagamaan” harap Burhanuddin.

Di tempat terpisah, Senior Manager Humas SKK Migas Kalsul Wisnu Wardhana juga turut menyampaikan apresiasi setinggi – tingginya atas dukungan Eni Muara Bakau dalam pelaksanaan berbagai program PPM di wilayah kerja operasi migas. Berdasarkan pengamatannya, berbagai program PPM yang telah dilakukan Eni secara konsisten dan berkelanjutan telah membantu SKK Migas mempromosikan berbagai manfaat dari kehadiran kegiatan industri hulu migas tidak hanya dalam bentuk kontribusi ekonomi, melainkan juga berbagai manfaat di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan dan sosial masyarakat, terutama bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi di Kutai Kertanegara, Kaltim. 

“Semoga berbagai program pengembangan masyarakat yang telah dilakukan oleh Eni secara konsisten dan berkelanjutan di wilayah operasinya, dapat diterima dengan baik oleh masyarakat serta mendorong perkembangan sumber daya manusia, menjadi katalis bagi perkembangan pembangunan di berbagai sektor serta memberikan dampak keekonomian yang penting sebagai modal pembangunan fisik di wilayah” ujar Wisnu.

Untuk Rumah Pintar sendiri, Wisnu berharap dapat dimanfaatkan seluas – luasnya bagi masyarakat sekitar daerah. Dan agar bangunan tersebut dapat terus dipelihara dan dimanfaatkan sebagai tempat untuk melatih dan membina berbagai keterampilan yang bermanfaat dan dibutuhkan oleh masyarakat.(adv/*)

KabarIkn.com , Tenggarong - Pelantikan Dewan Pengurus (DP) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kukar periode 2021-2026 di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Sabtu (19/3/2022). Pelantikan Dewan Pengurus Kadin Kukar yang diketuai Aulia Rahman Basri itu dilakukan oleh Ketua Kadin Kaltim Dayang Donna Faroek dan disaksikan Bupati Kukar Edi Damansyah

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan, kondisi perekonomian Indonesia termasuk di Kukar sedang dalam kondisi yang tidak baik-baik saja akibat pandemi Covid-19. Oleh karena itu, upaya-upaya strategis untuk memulihkan kondisi perekonomian di Kukar harus dilakukan segera dengan cara-cara yang sistematis dan terukur.

Bupati Kukar mengharapkan Kadin Kukar harus bersatu dalam memperjuangkan kepentingan Kaltim. Walaupun anggota Kadin diketahui beragam warna jalur politiknya.

“Kadin harus bisa membawa perubahan dalam pola pikir dan pola kerja dengan tidak bergantung pada APBD”harap Edi

Pemkab Kukar sangat mengapresiasi dukungan SKK Migas Kalsul yang berkomitmen dalam  peningkatan SDM dan pengusaha Kukar.

Ketua Kadin Kukar Aulia Rahman Basri menegaskan mendukung program pembangunan Kukar dan ingin menjadi stakeholder yang strategis dan  diperhitungkan dalam menyambut IKN di Kaltim. 

Selain pelantikan pengurus Kadin, juga dilakukan penandatangan komitmen Kerjasama dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi (SKK Migas Kalsul). Kerjasama ini terkait peningkatan kapasitas anggota Kadin di Kukar.

Dalam sesi dialog dengan Kepala SKK Migas Kalsul Azhari idris menyampaikan perlu adanya tindak lanjut dari komitmen dan hasil dialog hari ini dalam bentuk pelatihan, coaching clinic CIVD bagi Kadin Kukar.

“SKK Migas siap bersinergi dengan rekan-rekan Kadin Kukar. Kita harap pengusaha-pengusaha yang tergabung di Kadin bisa berperan dalam mendukung kegiatan-kegiatan hulu migas”ujar Azhari. (danang)