[Valid RSS]

KabarIkn.com,Kukar - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi Perwakilana Kalimantan dan Sulawesi (SKK Migas Kalsul) bersama Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) wilayah Kutai Kartanegara ikut serta memeriahkan Pesta Erau 2023 di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara. Dalam kesempatan ini SKK Migas Kalsul bersama KKKS Eni Muara Bakau BV, PT. Pertamina Hulu Kalimantan Timur, PT. Pertamina Hulu Mahakam, PT. Pertamina Sanga Sanga dan PT. Pertamina EP membuka stan pameran yang menampilkan para binaan KKKS di wilayah kerjanya selama Erau digelar.

Erau Adat Pelas Benua tahun 2023, mengusung tema “Semangat IKN Menjaga Adat dan Tradisi Budaya” Rangkaian Erau 2023 pun akan digelar selama kurang lebih dua pekan yakni mulai tanggal 20 September 2023 – 02 Oktober 2023 dengan berbagai jenis kegiatan yang menarik. Begitu pula dengan kegiatan di Stan UMKM SKK Migas Kalsul – KKKS wilayah Kaltim. 

Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah mengatakan pelaksanaan erau ini adalah wujud komitmen dalam menjaga tradisi budaya dan adat yang ada di tanah Kutai Kartanegara.

“Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara bersama dengan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura beserta kerabat berkomitmen dalam menjaga tradisi budaya adat yang ada di tanah Kutai Kartanegara ini,” ucap Bupati Edi saat membuka acara.

Bupati yang juga digelari Pangeran Adi Prawiro ini turut menjelaskan untuk dapat menjaga dan melestarikan tradisi dan budaya leluhur ini harus melibatkan seluruh pihak tanpa terkecuali. Seperti halnya dengan pelaksanaan Erau yang selalu berkolaborasi baik itu dari pemerintah daerah bersama Kesultanan dan paguyuban hingga komunitas kreatif yang ada di Kukar.

Bupati Kukar juga mengapresiasi hadirnya stan SKK Migas Kalsul – KKKS yang beroperasi di Kukar. Melalui program pengembangan masyarakat yang hasilnya dapat dipromosikan di kegiatan Erau ini akan semakin banyak masyarakat yang tahu.

Ditambahkan Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Kalsul “Erau Expo ini menjadi ajang promosi untuk produk-produk unggulan binaan KKKS. Sehingga UMKM tersebut lebih dikenal masyarakat luas dan memiliki nilai tambah serta berdampak kepada kemandirian ekonomi bagi pelaku UMKM tersebut”. 

Ditambahkan Analis Senior Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Kalsul Faizal Abdi, stan SKK Migas Kalsul – KKKS wilayah Kukar selama rangkaian Erau 2023 akan ada berbagai jenis kegiatan yang menarik. Selain menampilkan hasil produk unggulan binaan KKKS, akan ada pula pelatihan merangkai manik-manik Kaltim, meracik kopi luwak dari Desa Prangat, menganyam bersama dengan menggunakan daun nipah dan kegiatan menarik lainnya.

“Silahkan hadir di stan hulu migas, banyak informasi terkait produk-produk binaan UMKM yang sangat bermanfaat untuk diketahui masyarakat ”ajak Faizal.(*)

 

Oleh : Suhendra Atmaja – Praktisi Komunikasi Perminyakan

KabarIkn.com - SALAH satu Kesimpulan lokakarya kehumasan Industri hulu migas tahun 2023 menyebutkan fungsi kehumasan industri hulu migas harus memiliki sinergi mengenai tolok ukur kesuksesan bersama oleh karena itu konsep media campaign harus didesign sedemikian rupa agar lebih interested, membumi dan dipahami masyarakat kecil sekalipun, bahwa industri hulu migas memegang peranan penting bagi negara Indonesia atau dalam hal penerimaan negara misalnya.

Lantas, apa yang harus dilakukan kehumasan pemerintah dalam hal ini kehumasan Industri Hulu migas agar lebih mempopulerkan program-program kehumasan dan mengena di masyarakat, sehingga program-program tersebut diserap dengan baik oleh masyarakat. 

Fenomena penggunaan sosial media beberapa tahun terakhir ini sungguh sangat mengejutkan. Semua orang seolah-olah mulai beralih menuju trend digital dan menemukan media baru untuk mengekspreksikan diri, membentuk opini, berbagi informasi atau sekedar mencari follower. Media ini bersifat interaktif, horisontal dan mencerdaskan yang membuat cara berkomunikasi berubah sama sekali, namun bisa juga menjadi sumber hoax yang memviralkan.

Trend media sosial dan digitalisasi membuat banyak orang, termasuk pejabat pemerintah dan daerah memantau apa yang terjadi di berbagai platform dan kemudian melakukan follow up dari apa yang mereka lihat dan mereka rasakan di istagram, tiktok, facebook atau twitter, dan ada yang terbukti kebenarannya, ada juga yang menjadi hoax.

Semua pejabat Indonesia, dari Menteri, Gubernur atau pejabat didaerah memantau isu dan perkembangan tanah air dari media sosial, apa yang terjadi dan bagaimana isu tersebut bisa saja secara tiba-tiba dikonfirmasi wartawan.

Pengguna Sosial Media

‘We Are Social’ mencatat jumlah pengguna aktif media sosial di Indonesia sebanyak 167 juta orang pada Januari 2023. Jumlah tersebut setara dengan 60,4% dari populasi di dalam negeri. Hal ini menunjukkan betapa besarnya potensi yang seharusnya dimanfaatkan lembaga pemerintah, departemen atau perusahaan untuk melihat peluang baru, sekedar ingin cari tahu, mencari update hari per hari atau hanya scrolling dan browsing saja.

Besarnya pengguna media sosial di Indonesia, membuat banyak orang membuat media sosial dengan berbagai nama dengan tujuan tidak hanya sebagai hiburan atau informasi tapi juga menjadi account yang menghasilkan cuan.

Populasi dan pesatnya pertumbuhan pengguna internet merupakan potensi bagi lembaga pemerintah, perusahaan atau bahkan perorangan untuk mempublikasikan yang ingin disampaikan, setiap detik, menit tanpa dibatasi jumlah postingan dan yang terpenting, tanpa biaya.

Industri Migas Di Media Sosial

Ada sejumlah alasan yang mendasari beberapa lembaga, termasuk perusahaan migas saat ini masuk ke dalam layanan sosial media. Sosial media mampu merubah gaya komunikasi menjadi lebih interaktif dan partisipatif, hal ini menyebabkan interaksi terkesan lebih ikrib. 

Media sosial memungkinkan orang untuk berkomentar langsung (DM-Direct message) dengan apa yang sedang dilakukan atau yang sedang terjadi dengan industri migas, melalui account istagram resmi seperti @skkmigas.tv atau @humasskkmigas, misalnya, Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, tentu menerima banyak pertanyaan terkait perkembangan industri migas dari follower ataupun pengguna media sosial yang concern terhadap Industri migas.

Media sosial dinilai lebih efektif dalam menyampaikan informasi atau pertanyaan, karena dapat dilihat secara langsung oleh publik. Bagi industri hulu migas, kehadiran media termasuk media sosial memiliki peran dan fungsi penting untuk mengawal industri hulu minyak dan gas bumi di Indonesia. 

Penulis melihat, masyarakat tidak perlu susah-susah lagi mencari informasi hulu migas atas apa yang terjadi, semua terpublikasi diplatform media, termasuk media sosisal, baik itu kinerja, tantangan ataupun keberhasilan KKKS dan semua stakeholder terkait target 1 Juta Barel Minyak Per hari dan 12 Miliar Kaki kubik Gas di tahun 2030.

Tidak hanya Industri Hulu Migas, media sosial menjadi alat campaign yang paling efektif untuk disampaikan ke masyarakat di era keterbukaan informasi saat ini atau melakukan klarifikasi atas informasi yang diterima atau disampaikan ke publik.

Digitalisasi Hulu Migas

Selain media sosial, digitalisasi juga merupakan hal yang penting di era sekarang ini. Industri migas yang merupakan kegiatan bisnis yang memiliki syarat dengan unsur 3 H, yaitu High risk, high cost dan high tech harus mengelaburated industri ini sesuai dengan perkembangan jaman.

Dalam, sebuah diskusi dan training Industri hulu migas, LPTUI (Lembaga Psikologi dan Terapan Universitas Indonesia) merekomendasikan 13 kerangka manajerial compentency bagi Seluruh pekerja industri hulu migas, diantaranya yang terpenting adalah digitalization atau digitalisasi. Digitalisasi is a very critical skill.

Menurut LPTUI, Going digital its for everybody, jadi didgitalisasi itu tidak hanyak untuk pekerja industri hulu migas tapi untuk semua pengguna digital dan media sosial. “mindsetnya harus digital,” ujar Martha Swissanto dari LPTUI.

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) sebagai Penyelenggaraan Pengelolaan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi di Indonesia menyadari benar pentingnya media sosial dan digitalisasi industri hulu migas. Karenanya, SKK migas terus melakukan implementasi digitalisasi sebagai salah satu pilar enabler dalam rencana dan strategi (Renstra) Indonesia Oil & Gas 4.0.

Sebagai bentuk media komunikasi, SKK Migas sebenarnya sudah melakukan pembaharuan dan menjawab perkembangan jaman. contohnya adalah penggunakan IOC Room atau integrated Operation Centre yang merupakan system integrasi data yang mencakup beberapa aplikasi/layanan pengelolaan kinerja operasi kontraktor migas di Indonesia. Semua perangkat yang dimiliki adalah digitalisasi, yang bisa memantau pergerakan lifting atau produksi minyak dan gas Indonesia, dari layar kaca yang terintegrasi. 

Terkait penyampaian informasi, industri migas juga memberikan informasi yang akurat melalui website secara langsung, tidak hanya melalui account media sosial atau cara konvensional dengan siaran pers.

Humas sebagai pengelola informasi publik memiliki pekerjaan besar dalam rangka diseminasi informasi media sosial dan digitalisasi. Tugas pengelola media sosial adalah membangun dan mengelola reputasi instansi atau lembaga, sehingga diperlukan penguatan citra yang konsisten agar terbangun kepercayaan dan meningkatkan partisipasi publik dalam pembangunan negara terutama sektor hulu migas.(*)

 

 

 

 

 

KabarIkn.com - Kegiatan hulu migas membutuhkan dukungan semua pihak, salah satunya adalah pembiayaan. Menindaklanjuti Forum Pra Kapasitas Nasional yang digelar di Balikpapan beberapa waktu lalu, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi (SKK Migas Kalsul) melakukan koordinasai rencana MoU dengan PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Bank Kaltimtara). Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui informasi mengenai produk-produk, pelayanan dan bisnis keunggulan Bank Kaltimtara yang memungkinkan mendukung kegiatan hulu migas. 

Hadiri pertemuan yang digelar pada (9/8) Kepala SKK Migas Kalsul Azhari Idris beserta, Direktur Kredit Bank Kaltimtara Siti Aisyah dan Kepala Divisi Bank Kaltimtara beserta Kepala Divisi Kredit Menengah dan Korporasi Bashir Alhmdhani, Kepala Divisi Funding and Customer Management, Amu, Kepala Divisi Retail dan Konsumer Syamsu Alam, Kepala Divisi Pengembangan Bisnis dan Digital Banking Oska Yoris, dan Sekretariat Direktur Rita Kurniasih.

Direktur Kredit Bank Kaltimtara Siti Aisyah menjelaskan secara singkat bahwa Bank Kaltimtara memerankan peranan pemerintah, membangun dan meningkatkan perekonomian daerah, mengimplementasikan program pusat di daerah dan melayani masyarakat sesuai dengan program pemerintah.

Dirinya berharap dapat segera bisa menjalin kerjasama dengah SKK Migas agar dapat memberikan pelayanan dan program-program yang sesuai dan memenuhi kebutuhan para pelaku Industri Hulu Migas.

Dalam kesempatan ini Kepala SKK Migas Kalsul Azhari Idris menyampaikan bahwa pertemuan kali ini merupakan tahap awal diskusi agar Bank Kaltimtara dapat memberi pandangan kepada SKK Migas, bisnis, produk dan pelayanan apa saja yang dapat dilakukan dan sesuai dengan kebutuhan pelaku Industri Hulu Migas. 

Azhari menambahkan kedua belah pihak baik SKK Migas dan Bank Kaltimtara sudah memiliki kesepahaman yang sama. Dimana dengan MoU tersebut akan memberikan nilai postif bagi kedua institusi. Rencana penandatanganan MoU akan dilakukan di acara Forum Kapasitas Nasional pada tanggal 22-23 November 2023 di Jakarta.

Sinergi ke depan diharapkan Bank Kaltimtara dapat hadir dalam kegiatan vendor day SKK Migas dan kegiatan lain yang mendukung. Melibatkan tim PIC yang berkelanjutan serta aktif memberikan informasi unggulan produk/jasa perbankan yang bersaing dapat dimanfaatkan oleh pelaku hulu migas.

“Semoga kedepan Bank Kaltimtara sebagai bank daerah yang dapat menjadi mitra strategis dalam mendukung kegiatan hulu migas untuk kepentingan nasional dan daerah” harap Azhari.(*)

 

KabarIkn.com,Balikpapan - SKK Migas Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi melaksanakan kegiatan penanaman mangrove bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang berkantor di Balikpapan dengan melibatkan stakeholder di daerah. Kegiatan penanaman ini sekaligus untuk mendukung Program Penghijauan Nasional yang diinisiasi oleh SKK Migas - KKKS yang bertajuk One Two Trees. Program merupakan bagian untuk merealisasikan pilar ketiga dalam Indonesia Oil & Gas 4.0 yaitu, Ensuring Environmental Sustainability, dinilai akan membantu dalam mengurangi emisi karbon di Indonesia.

Kegiatan dilaksanakan di mangrove center yang bertempat di Pantai Lamaru Balikpapan (11/8) dan dihadiri oleh seluruh pegawai SKK Migas Perwakilan Kalsul serta dihadiri oleh Perwakilan KKKS yang dihadiri oleh Head of Communication, Relations & CID PT Pertamina Hulu Mahakam; Frans A Hukom, Asst. Manager Enviromental Pertamina Zona 10; Ahyat Muhyinsyah, Manager OSF Pertamina Zona 9; Iva Kurniadi, Asst. Manager Environment Pertamina Zona 9; Ahmad Zuhal.

Kepala Perwakilan SKK Migas Kalsul; Azhari Idris menyampaikan bahwa kegiatan penanaman mangrove ini merupakan aksi nyata dari industri hulu migas dalam mewujudkan lingkungan yang berkelanjutan. Harapannya program ini dapat mendorong masyarakat untuk turut serta berkontribusi dalam menjaga dan melestarikan lingkungan. 

Sebelumnya, program One Two Trees telah dilaunching dengan ditandai penanaman 10.000 pohon di Taman Mangrove Jakarta, Pantai Indah Kapuk, Program ini mewajibkan setiap pekerja di industri hulu migas untuk menanam dua pohon hingga Oktober 2023. Dengan jumlah pekerja di industri hulu migas yang mencapai 42 ribu orang, maka diharapkan lebih dari 84 ribu pohon penyerap karbon dapat ditanam. 

Azhari Idris melanjutkan sinergi antara seluruh pemangku kepentingan di industri hulu migas diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga akan berdampak luas bagi lingkungan serta masyarakat sekitar. Ini adalah salah satu upaya bahwa industri hulu migas bisa berkontribusi terhadap penurunan emisi karbon.

Adapun SKK Migas menargetkan penanaman pohon di tahun 2023 mencapai 2 juta pohon atau meningkat dibandingkan realisasi penanaman pohon di tahun 2022 yang sebanyak 1,7 juta pohon, sedangkan tahun 2021 sebanyak 1,2 juta pohon. Untuk SKK Migas Perwakilan Kalsul sendiri memiliki target penanaman pohon sebanyak 400.000 bibit pohon. Realisasi penanaman pohon yang dilaksanakan hingga sampai bulan Juli tahun 2023 oleh SKK Migas Perwakilan Kalsul sebanyak 247.918 bibit pohon atau sebesar 62%.

Target penanaman pohon ini akan direalisasikan melalui rehabilitasi daerah aliran sungai, program pengembangan masyarakat, program penghijauan pada buffer zona fasilitas produksi atau fasilitas pendukung, serta pemulihan lingkungan, termasuk lingkungan sekitar pekerja industri hulu migas dalam program One Two Trees.

Sebagai informasi tambahan,di tahun 2022 SKK Migas Perwakilan Kalsul memiliki target penghijauan sebesar 350.000 ribu penanaman pohon dan terealisasi sebanyak 785.901 penanaman pohon atau sebesar 225%.

“Dalam rencana strategi IOG 4.0 tidak hanya memproduksi 1 juta BOPD dan 12 BSCFD pada tahun 2030, namun juga turut mengoptimalkan peningkatan nilai tambah / multiflier efek berganda dari kegiatan hulu migas serta memastikan keberlanjutan lingkungan. Tutup Azhari.(*)

KabarIkn.com,Jakarta - Sabtu 29 Juli 2023, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) meluncurkan program One Two Trees dalam rangka merealisasikan pilar ketiga Indonesia Oil & Gas 4.0 yaitu, Ensuring Environmental Sustainability. Melalui program penanaman pohon ini, seluruh pemangku kepentingan di industri hulu migas diharapkan mampu berkontribusi dalam menurunkan emisi karbon demi memastikan keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang. 

Peluncuran program One Two Trees ditandai dengan penanaman 10.000 pohon di Taman Mangrove Jakarta, Pantai Indah Kapuk, pada hari ini, sekaligus memperingati Hari Mangrove Sedunia pada 26 Juli lalu. Kegiatan ini turut dihadiri Plt Sekretaris Jenderal Kementerian Energi Sumber Daya Mineral Dadan Kusdiana, Direktur Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dyah Murtiningsih, 15 pimpinan KKKS, Chief Technology Officer LindungiHutan Chasif Syadzali, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara Wawan Budi Rohman, serta Puteri Indonesia Lingkungan 2022 Cindy May McGuire. 

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto menjelaskan SKK Migas memiliki komitmen yang kuat dalam mengurangi emisi karbon secara berkelanjutan. Peluncuran program One Two Trees merupakan aksi nyata SKK Migas bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk menyusutkan emisi karbon guna menjaga keberlanjutan lingkungan. Melalui program yang akan dilaksanakan hingga Oktober 2023 ini, seluruh perusahaan hulu migas diwajibkan untuk menanam pohon sebagai bentuk pertanggungjawaban dari kegiatan eksplorasi dan produksi migas di Indonesia.

“Program One Two Trees merupakan bagian dari industri hulu migas untuk dapat menanam 2 juta pohon pada tahun 2023. Hari ini merupakan momen yang luar biasa karena industri hulu migas memiliki komitmen yang nyata dalam upaya memulihkan lingkungan sekaligus menangkap emisi karbon melalui penanaman pohon,” kata Dwi dalam keterangan resminya usai penanaman 10.000 pohon. 

Dwi melanjutkan Pemerintah Indonesia telah menetapkan pengurangan emisi karbon pada 2030 mendatang sebesar 29 persen dan emisi karbon menjadi nol bersih pada 2060. Dengan mengimplementasikan program One Two Trees, Dwi optimistis SKK Migas bersama KKKS serta seluruh pemangku kepentingan terkait lainnya dapat mewujudkan misi besar pemerintah dalam mengurangi emisi karbon. Dengan jumlah pekerja di industri hulu migas mencapai 42 ribu orang, maka diharapkan dapat menanam lebih dari 84 ribu pohon.

“Setiap pekerja industri hulu migas wajib melakukan penanaman dua pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan lingkungan. Kami berharap program One Two Trees dapat menjadi gerakan yang berkelanjutan, baik secara industri maupun individu, sekaligus memacu publik untuk secara sukarela melakukan langkah serupa,” kata Dwi. 

SKK Migas menargetkan penanaman pohon di tahun 2023 mencapai 2 juta pohon atau meningkat dibandingkan realisasi penanaman pohon di tahun 2022 yang sebanyak 1,7 juta pohon, sedangkan tahun 2021 sebanyak 1,2 juta pohon. Terus bertambahnya jumlah penanaman pohon menunjukkan komitmen nyata hulu migas dalam mendukung keberlanjutan lingkungan. Hingga Semester I/2023, industri hulu migas telah menanam 446 ribu pohon atau sekitar 22 persen dari target, dengan potensi penyerapan emisi karbon sebanyak 887 ribu ton C02 per tahun. Target penanaman 2 juta pohon ini akan direalisasikan melalui rehabilitasi daerah aliran sungai, program pengembangan masyarakat, program penghijauan pada buffer zona fasilitas produksi atau fasilitas pendukung, serta pemulihan lingkungan, termasuk lingkungan sekitar pekerja industri hulu migas dalam program One Two Trees.

Dadan Kusdiana menambahkan Kementerian ESDM memberikan apresiasi kepada SKK Migas dan seluruh pelaku di industri hulu migas yang secara nyata mendukung pengurangan emisi karbon melalui program One Two Trees dengan menanam 10.000 pohon. “Kita bersama-sama menyaksikan aksi nyata dari implementasi rencana strategis IOG 4.0. Ini adalah salah satu upaya bahwa industri hulu migas bisa berkontribusi terhadap penuruan emisi karbon,” kata Dadan.  

Dyah Murtiningsih juga mendukung peluncuran program One Two Trees. Dia menjelaskan Indonesia merupakan negara dengan hutan mangrove terbesar di dunia yakni sekitar 3,6 juta hektar atau setara 23 persen dari hutan mangrove di dunia. “SKK Migas mempunyai komitmen membantu Indonesia dalam merehabilitasi mangrove setiap tahunnya. Kita semua memiliki langkah yang sama dalam memulihkan, meningkatkan, dan mempertahankan ekosistem mangrove secara bersama-sama,” kata Dyah. 

Kolaborasi Pemangku Kepentingan Daerah

Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas Rudi Satwiko menambahkan SKK Migas akan melibatkan para pemangku kepentingan di daerah lainnya untuk mendukung program One Two Trees. Dengan semakin banyak pihak yang terlibat dalam program ini, selain KKKS, maka semakin banyak masyarakat yang turut peduli terhadap lingkungan. 

Selain penanaman pohon, SKK Migas juga telah melakukan sejumlah upaya untuk menekan emisi karbon antara lain pilot project teknologi Huff and Puff serta inisiasi teknologi Carbon Capture Storage - Carbon Capture Utilization and Storage, manajemen penggunaan energi, pengurangan fugitive emission, zero routine flaring, dan formulasi kebijakan. 

“Industri hulu migas memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan energi dan pertumbuhan ekonomi nasional, tentunya segala aktivitas di lapangan harus memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan. Kolaborasi dan semangat gotong royong bersama seluruh pihak merupakan kunci dalam pengurangan emisi karbon di Indonesia karena keberhasilan Industri Hulu Migas adalah keberhasilan kita bersama,” tutup Rudi.(*)