[Valid RSS]

Kabarikn.com,Balikpapan - Sejumlah usulan perbaikan infrastruktur baik itu Drainase, Penerangan Jalan Umum (PJU) dan Hydrant Air menjadi permintaan warga saat Serap Aspirasi (reses) yang dilakukan Hassanudin Wakil Ketua Komisi I DPRD Balikpapan , Sabtu (5/6/2021).

"Warga minta pembangunan drainase, kurang lebih 150 meter, kemudian PJU dan Hydrant Air, itu yang menjadi usulan warga," ucap Hassanudin.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut menjelaskan, apa yang menjadi usulan warga pada reses kali ini, merupakan usulan yang sudah masuk dalam bentuk pengajuan.

Menurunya kemungkinan saat ini, masih belum dapat direalisasikan oleh pihak terkait, mengingat kondisi pandemi covid-19, sejumlah anggaran pembangunan dipangkas.

Hassanudin menambahkan perbaikan drainase merupakan skala prioritas. Pasalnya dibawah kolong rumah warga terdapat gorong-gorong yang ketika hujan, maka air akan meluap.

Sehingga perlu adanya perbaikan secepatnya, mengingat kondisi cuaca di Balikpapan sering sekali hujan," jelasnya. (*)

KabarIkn.com,Balikpapan - Seperti yang diketahui permasalahan Banjir di Kota Balikpapan dari tahun ke tahun semakin meningkat dan salah satunya permasalahan banjir tersebut harus ditangani dari hulu sampai ke hilir.

Air tersebut mengalir dari atas kebawah dan dibawah air tersebut bukan hanya sedimen tetapi juga sampah , Jika ada sedimen berarti ada pengupasan lahan. Jadi , Pemerintah harus lebih jeli dalam memberikan izin untuk melakukan pengupasan lahan.

Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan , Budiono menyampaikan dalam hal ini diharapkan kepada Dinas Perizinan untuk dapat lebih ketat dan cek mengenai pengupasan lahan.

Selain dari hulunya tidak ditertibkan perizinan pengupasan lahan dan dihilirnya juga terdapat sedimen yang menumpuk dibawa banjir . Dalam hal ini apakah OPT untuk pengangkatan sedimen harus ditambah maka jika itu bisa dijadikan solusi akan di lakukan dan apakh perluasan sungai di sungai ampal harus diluaskan maka nanti akan diupayakan.

" Saya berharap dari hulu ke hilir , mulai dari penertiban pengupasan lahan agar tidak dijadikan sedimen dan masyarakat juga dihimbau agar tidak membuang sampah sembarangan agar tidak menjadikan sumbatan di aliran aliran sungai," ujarnya. ( tri )

 

 

KabarIkn.com,Balikpapan -DPRD Kota Balikpapan melaksanakan Rapat Paripurna dengan agenda Mendengarkan Pidato Wali Kota Terpilih dan Serah Terima Jabatan. Rapat Paripurna dilaksanakan di Balroom Hotel Novotel Balikpapan , Rabu ( 02/06/2021 ). 

Dalam sambutannya , Ketua DPRD Kota Balikpapan Abdulloh S.Sos menyampaikan bahwa rapat paripurna tersebut merupakan rangkaian panjang dari perwujudan nyata pemerintah yang demokratis.

Menteri Dalam Negeri telah mengesahkan , mengangkat Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah hasil pemilihan Kepala Daerah serentak tahun 2020. Sebagaimana surat keputusan Kementrian Dalam Negeri tentang pengsahan pengangkatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah hasil pemilihan serentak tahun 2020 di Kabupaten dan Kota Provinsi Kalimantan Timur.

Dalam surat keputusan tersebut Menter Dalam Negeri mengesahkan Rahmad Mas'ud sebgai Wali Kota Balikpapan Terpilih. Untuk itu , mengacu pada UU No.10 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No.01 Tahun 2015 tentang penetapan Pemerintah pengganti UU No.01 Tahun 2014 tentang pemihan Gubernur , Bupati dan Wali Kota menjadi UU dimana keputusan Menteri Dalam Negeri tentang pengesahan pengangkatan Kepala Daerah mulai berlaku dari tanggal pelantikan dan pengucapan sumpah janji Kepala Daerah.

" Sehingga pada tanggal 1 Mei 2021 lalu , Gubernur Kalimantan Timur secara resmi melantik Rahmad Mas'ud sebagai Wali Kota Balikpapan ," Ujar Abdulloh dalam sambutannya.

Dengan telah dilantiknya Rahmad Mas'ud sebagai Wali Kota Balikpapan terpilih pada pemilihan tahun 2020 maka berakhir pula jabatan Rizal Effendi selaku Wali Kota Balikpapan masa jabatan 2016 - 2021. ( tri )

KabarIkn.com,Balikpapan - Rabu ( 19/05/2021 ) , Komisi IV DPRD Kota Balikpapan melaksanakan Rapat Dengar Pendapat ( RDP ) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan membahas tentang RPJMD Kepala Daerah baru tahun 2021 - 2026.

Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan , Budiono menyampaikan program 5 tahun kedepan dibawa ke DPRD dan nanti ditetapkan oleh perda RPJMD. Salah satu hal yang dibahas adalah permasalahan adanya kekurangan murid sekolah dan nanti DPRD akan coba anggarkan. 

" Kedepannya kita juga akan memberikan beasiswa kepada guru yang belum linier dan akan menjadi guru linier yang mempunyai insentif yang memadai," ujarnya.

Lalu , mengenai Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB ) sesuai dari program kepala daerah visi dan misinya seragam akan diberikan gratis untuk TK , SD dan SMP yang baru masuk kelas. ( tri )

Foto : Ketua Komisi I DPRD Kota Balikpapan , Johny NG

KabarIkn.com,Balikpapan - Kamis ( 03/06/2021 ) , Ketua Komisi I DPRD Kota Balikpapan Johny NG melaksanakan Reses di  Jalan Pupuk Timur IV , RT. 17 ,No.88 A , Balikpapan Selatan.

Dalam resesnya banyak masyarakat yang memberikan aspirasi tentang permasalahan jalan yang harus diperbaiki terutama di wilayah RKI Sepinggan RT. 49 dan RT. 50 yang jalannya bisa dibilang cukup parah dan harus ada perhatian dari Pemerintah.

Lalu , mengenai lampu penerangan jalan  , mengenai masalah kuburan yang harus dapat di siring dan kuburan yang sudah ramai bisa dipergunakan kembali.

Ketua Komisi I DPRD Kota Balikpapan , Johny NG menyampaikan usulan - usulan tersebut akan ia tampung masuk ke dalam resesnya . Untuk menyerap aspirasi masyarakat tersebut ia akan perjuangkan di Anggaran APBD .

Menyikapi soal banjir di Balikpapan Selatan , Pihak dari PU sudah hadir dan wakil ketua LPM juga menyampaikan bahwa ada beberapa titik di sungai ampal yang harus segera ditangani dengan baik apalagi ada bantuan dana dari pihak Provinsi. 

" Hal ini juga harus tetap diperhatikan . Jangan sampai nanti ada dana tidak dimanfaatkan dengan baik sehingga dananya akan dikembalikan lagi dan tidak bisa digunakan untuk mengatasi banjir , " ujarnya.

Johny NG juga menanggapi terkait adanya laporan ketua RT terkait pendatang yang datang dan tidak lapor ke RT . Ia menyampaikan bahwa sudah ada aturan mereka tidak harus lapor ke RT , tetapi sebaiknya para pendatang bisa lapor ke RT terkait kondisinya.

" Dihimbau kepada masyarakat di Kota Balikpapan kita mengucapkan kepada Wali Kota Terpilih Rahmad Mas'ud . Kita berharap semoga program -programnya di masa lalu dapat diselesaikan dan  tidak lupa kita harus tetap waspada terhadap Covid - 19 , " pungkasnya . ( tri )

Kabarikn.com,Balikpapan- Rabu (19/05/2021) , Komisi III DPRD Balikpapan laksanakan RDP dengan Kepala Dishub,Bappeda dan 6 Kecamatan serta lurah  yang ada di Balikpapan. Dalam RDP mereka membahas masalah penerangan lampu jalan PJU.  RDP ini di pimpin langsung Ketua Komisi III DPRD Balikpapan Alwi Al Qadri diruang Paripurna DPRD Balikpapan. Rabu (19/05/2021)

Mendagri nya menginformasikan bahwasanya nanti 4 meter ke bawah lampu penerangan yang di kelola oleh kelurahan dan 4 m ke atas dikelola oleh Dishub.

Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan . Alwi Al Qadri menyampaikan bahwa permasalahannya disini lurah masih tidak siap karena tidak mempunyai tenaga skill ,  tidak mempunyai SDM , apalagi dalam perjalanan pastikan ada perbaikan -perbaikan dan mereka  tidak siap , akhirnya mereka komplain untuk dikembalikan lagi ke Dishub. 

" Sedangkan Dishub sendiri mengatakan tidak bisa karena ini sudah turun Mendagri nya kalau kita memang kalau mau dikembalikan kepada kami , kita harus konsultasi Kemendagri karena sudah turun surat Mendagri nya yang secara otomatis harus dikelola sama kelurahan," jelasnya.

DPRD khususnya Komisi III nanti akan mencoba konsultasi ke Mendagri dan coba mempertanyakan kalau tetap bisa dikembalikan maka akan dikembalikan ke Dishub. 

" Anggaran dalam 2 tahun ini memang kita anggarankan cuma sangat minim  apalagi tahun ini. kemarin juga baru 2M  itu juga hanya satu dapil aja ,  kalau betul-betul 2M itu paling satu kelurahan aja. Kalau menurut saya dimaksimalkan artinya sangat minim , pertama dari refocusing dan yang kedua juga memang anggaran terbatas," ujarnya.

Alwi menambahkan bahwa sebentar lagi ada pergantian Wali Kota Baru dan mudah-mudahan masalah central tidak kalah dengan masalah-masalah lain  , karena PJU ini juga inilah yang selalu menuntut DPRD  terutama di jalan jangan lingkungan yang memang sangat gelap dan angat tidak baik buat masyarakat tempat-tempat yang sangat rawan. 

" Kitaa berharap nanti dengan walikota terpilih  nanti mudah-mudahan bisa menganggarkan semaksimal mungkin  , kalau bisa kita anggarkan ya sebanyak-banyaknya supaya tidak ada lagi permasalahan-permasalahan mengenai PJU ini," pungkasnya.(tri)

Foto : Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan , Budiono

KabarIkn.com,Balikpapan - Rabu ( 02/06/2021 ) DPRD Kota Balikpapan telah melaksanakan salah satu agenda Pemerintahan Kota Balikpapan yaitu mendengarka Pidato Wali Kota Terpilih dan Serah Terima administrasi dari Wali Kota Balikpapan Sebelumnya yaitu Rizal Effendi kepada Wali Kota Balikpapan yang sekarang baru dilantik yaitu Rahmad Mas'ud. 

Ini adalah tahapan yang harus dilalui. Pada pidato yang disampaikan oleh Wali Kota Balikpapan terpilih ada beberapa atensi atau program unggulan , baik Sumber Daya Manusia, pemberantasan kemiskinan , perbaikan infrastruktur dan prioritasnya   ada penanganan banjir dan lain lain.

Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan , Budiono menyampaikan bahwa selain program-program unggulan yang dibawa oleh Wali Kota Balikpapan terpilih , ada seragam gratis untuk anak sekolah SD dan SMP , lalu ada  berapa subsidi BPJS untuk warga kelas 3 .

" Adapun pidato politik dari  Wali Kota terpilih Rahmad Mas'ud yang tentunya mengacu kepada Visi dan Misi yang pernah disampaikan di saat kampanye  dan itu akan kita dijadikan Perda baru yaitu Perda rpjmd," ujarnya.

Mengenai soal BPJS gratis akan dimasukan ke Perubahan nanti akan dilihat kembali oleh DPRD , Karena anggaran itu ada tahapan dan ada aturannya. Jika nanti pada perubahan dengan ketentuan aturan yang ada itu bisa dimasukkan maka akan dimasukan tetapi kalu tidak akan dimasuka pada perubahan tahun 2022.

Budiono juga mengucapkan terima kasih kepada Rizal Effendi yang telah purna tugas hari ini. 

" Beliau sudah memberikan kita inspirasi dan membangun kota Balikpapan sampai hari ini. Kita tinggal meneruskan untuk yang lebih baik lagi," pungkasnya. ( tri )

KabarIkn.com,Balikpapan - Rabu ( 19/05/2021 ) , Komisi I DPRD Kota Balikpapan melaksanakan Rapat Dengar Pendapat ( RDP ) bersama Kepala BPKD Balikpapan terkait Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah ( RPJMD ) .

Dalam rapat mereka membahas mengenai masalah keuangan di Pemkot seperti apa RPJMD nya dan kaitannya dengan Wali Kota Baru yang akan dilantik sebentar lagi untuk dilihat visi dan misi kedepannya seperti apa yang tentunya perlu ditindak lanjuti oleh bagian keuangan.

Ketua Komisi I DPRD Kota Balikpapan , Johny NG menyampaikan juga mengenai bagian hukum dan aset. Mereka menginginkan aset - aset dari Pemkot Balikpapan segera dipertahankan dan jika ada gugatan dari pihak ketiga diharap bisa fokus terhadap penyelesaian nya. 

Pada bagian hukum diharapkan juga bisa berkoordinasi dengan bagian aset maupun bagian keuangan untuk mengsinkronkan semua program kebijakan yang ada di Pemkot.

Lalu , mengenai lahan stadion diketahui sudah ditangani oleh pihak Pemkot dan kejaksaan.

" Saya sudah berulang kali mengingatkan kepada mereka untuk segera mengadakan penyelesaian dan kita akan tunggu , nanti kita akan panggil kembali untuk menanyakan mengenai penyelesaiannya," ujarnya. ( tri )

KabarIkn.com,Balikpapan - Senin ( 31/05/2021 ) , Humas DPRD Kota Balikpapan melakukan Konferensi Pers bersama awak media mengenai Rapat Paripurna DPRD Kota Balikpapan dengan agenda Pidato Sambutan Wali Kota Balikpapan Masa Jabatan Tahun 2021 - 2024 dan Penyerahan Memori Serah Terima Jabatan.

Sekretaris DPRD Kota Balikpapan , Sudirman Djayaleksana didampingi oleh Kabag Humas Protokol DPRD Kota Balikpapan , Yosep menyampaikan Rapat Paripurna yang akan dilaksanakan pada hari Rabu , 2 Juni 2021 nanti bertempat di Hotel Novotel Balikpapan. Tamu undangan pada Rapat Paripurna  ada sekitar 400 orang dan akan dibagi dua , 200 tamu undangan di dalam Balroom dan 200 tamu undangan secara zoom.

Adapun tamu yang diundang dalam Rapat Paripurna ini adalah Forkopimda , Keluarga , Partai Partai pendukung dan tamu undagan lain.

Karena masih dalam masa pandemi dan protokol covid-19 tetap harus dilaksanakan maka memang tamu undangan harus dibatasi dan Balroom hotel hanya bisa digunakan kapasitas 50%. 

" Kapasitas gedung yang digunakan sendiri minimal 500 orang , tetapi kita bisa maksimalkan didalam gedung hanya 200 karena nanti akan tergabung petugas petugas keamanan dan tim satgas. Protokol kesehatan juga kita tetap terapkan," ujarnya. ( tri )

 

KabarIkn.com,Balikpapan - Sosialisasi PPDB 2021 tentang penerimaan anak sekolah tingkat SMA maupun SMK peraturan nya saat ini terbilang cukup bagus dan berbeda dengan tahun 2020 yang harus mengikuti radius zonasi di lingkungan setempat sekitar 50 %.

Tetapi ada yang cukup disayangkan , Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan Taufik Qul Rahman memohon kepada para senior dari dapil Balikpapan DPRD provinsi Kalimantan Timur untuk dapat mewujudkan SMK 7 yang selalu dibangga-banggakan oleh DPRD provinsi bahwa tahun ini akan dibangun dengan dana 10 miliar dan ternyata sampai saat ini belum ada.

 " Yang dijadikan permasalahan saat ini adalah dikhawatirkan akan terjadi keributan lagi mengenai Kuota siswa. Maka dari itu saya sangat memohon agar DPRD Prov dapat segera mewujudkan hal itu , jangan hanya cerita saja tetapi ternyata apa yang diminta di tahun 2021 tidak diwujudkan," ujarnya.

Taufik berharap semua perjuangan yang ini oleh Dapil Balikpapan Barat khususnya di DPRD Prov Kalimantan Timur yang mau merencanakan pembangunan SMKN 7 yang sudah diumbar kepada masyarakat Kota Balikpapan khususnya tahun 2022 wajib sudah dilaksanakan.

" Amanah rakyat yang memilih kita wajib dijalankan , jangan hanya sekedar bicara besar tetapi tidak ada wujudnya," jelasnya.

Mungkin jika hal ini terwujud dapat dijadikan sebagai barometer bahwa tidak sia - sia masyarakat khususnya Kota Balikpapan memilih para anggota DPRD dapil Balikpapan dan mendampingi untuk berjuang keras di Provinsi pasti mereka akan bangga. ( tri )

KabarIkn.com,Balikpapan - Senin ( 24/05/2021 ) , DPRD Kota Balikpapan melaksanakan Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian jawaban Fraksi-Fraksi DPRD Kota Balikpapan atas pandangan umum Wali Kota Balikpapan terhadap 2 Rancangan Peraturan Daerah Tentang Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima dan Jaminan Produk Halal.

Jika sudah selesai nantinya 2 Raperda tersebut akan dibawa ke Provinsi untuk dilakukan fasilitasi dan setelah fasilitasi akan ditunggu , lalu akan ada rapat jawaban akhir Wali Kota dan Raperda tersebut akan menjadi Perda yang dicatat dalam lembaran daerah.

Ketua Bapamperda DPRD Kota Balikpapan , Andi Arif Agung menyampaikan mereka berharap Raperda ini bisa dituntaskan tidak sampai satu bulan karena dua Raperda sebelumnya yaitu Perda Ketertiban Umum dan Perda Arsip juga masih berproses di Provinsi selama dua bulan atau bisa dibilang lambat.

" Seperti Perda Ketertiban umum walaupun itu revisi tetapi kita ada masukkan beberapa pasal yang berhubungan dengan pelaksanaan Protokol Kesehatan dalam masa pandemi covid-19 ini," ujarnya.

Andi Arif Agung berharap bahwa Raperda tersebut dapat segera bisa difasilitasi dan Perda nya bisa cepat dituntaskan. ( tri )

KabarIkn.com,Balikpapan - Selasa ( 18/05/2021 ) , Bapamperda DPRD Kota Balikpapan melaksanakan RDP bersama dengan Kepala Dinas Perdagangan , Kepala DKUMP , Kepala Dishub , Kepala Satpol PP dan Kabag Hukum Sekretariat DPRD Kota Balikpapan terkait materi raperda tentang Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima.

Kedepannya Kota Balikpapan ini adalah Kota Jasa , tentunya diharapkan Kota Balikpapan ini mempunyai produk unggulan salah satunya adalah wisata kuliner. 

Ketua Bapamperda DPRD Kota Balikpapan , Andi Arif Agung menyampaikan jika berbicara tentang masalah kuliner berarti berhubungan juga dengan Penataan , bukan hanya sekedar Penataan PKL nya tetapi juga penataan tempat maupun pembinaan dan pemberdayaan PKL nya.

" Dengan adanya perda seperti ini baik dari sisi pemberdayaan nya bisa difasilitasi dan untuk kawasan tempatnya bisa diperbaiki . Hal tersebut dilakukan agar Kota Balikpapan bisa menjadi Ikon Kota Kuliner dan pastinya muaranya untuk menyejahterakan masyarakat melalui pembinaan UMKM , " ungkapnya. ( tri )