[Valid RSS]

Hamdam : Jangan Sia-siakan Perjuangan Para Pahlawan 

• Detik-detik Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2020 di Kabupaten PPU

KabarIkn.com,PENAJAM- Peringatan Hari Pahlawan yang dilaksanakan setiap 10 November digelar di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Wakil Bupati PPU H Hamdam bertindak sebagai pemimpin pada upacara yang digelar secara sederhana di tengah pandemi Covid 19 ini, Selasa, (10/11) pagi.

Tampak hadir Asisten I Pemkab PPU H Sodikin, Asisten II, Ahmad Usman, Asisten III, Surodal Santoso dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab PPU. Upacara yang digelar di halaman depan Kantor Bupati ini juga tetap mengikuti protokol kesehatan yang berlaku.

Membacakan sambutan tertulis Menteri Sosial RI, Hamdam mengatakan bahwa hari Pahlawan kiranya tidak hanya sekadar diingat pada setiap tanggal 10 November saja. Namun lebih dari itu perjuangan dan pengorbanan para pahlawan yang telah mempertaruhkan nyawanya untuk mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia perlu terus dikenang sepanjang masa oleh semua sebagaimana tema Hari Pahlawan Tahun 2020, yaitu "Pahlawanku Sepanjang Masa”.

“ Apa yang telah dilakukan para pahlawan kiranya dapat menginspirasi dan memotivasi kita semua untuk meneruskan perjuangan mereka. Kalau dulu kita berjuang dengan mengangkat senjata, maka sekarang kita berjuang melawan berbagai permasalahan bangsa, seperti kemiskinan, bencana alam, narkoba, paham-paham radikal, dan termasuk berjuang melawan pandemi Covid-19 yang saat ini melanda dunia, “kata Hamdam.

Meskipun dalam masa pandemi Covid sambung Hamdam, peringatan Hari Pahlawan Tahun 2020 diharapkan dapat berlangsung secara khidmat dan tidak kehilangan makna. Bahkan dapat memberikan energi tambahan untuk mengunggah kesadaran segenap elemen bangsa untuk terus bersatu mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa.

Nilai-nilai kepahlawanan, seperti percaya kepada Tuhan, rela berkorban, pantang menyerah, suka membantu, bergotong royong, perlu terus dirawat dan dipupuk agar dapat tumbuh bersemi di dalam hati sanubari setiap rakyat di Indonesia. Semangat Kepahlawanan yang terus menyala dapat dijadikan sebagai motor penggerak dalam upaya mengisi kemerdekaan untuk mewujudkan cita-cita para pendiri negeri ini. 

Yakinlah apabila setiap anak bangsa Indonesia tertanam semangat dan nilai-nilai kepahlawanan tersebut, maka kita akan dapat menyelesaikan berbagai masalah bangsa. Mari tunjukkan kontribusi kita kepada bangsa dan negara dengan menjadi pahlawan masa kini yang memiliki empati untuk menolong sesama, saling menghargai dan menghormati satu sama lain.

“ Mari kita lanjutkan perjuangan para pahlawan dengan bersatu, bergotong royong mengisi kemerdekaan membangun negeri. Jangan sia-siakan perjuangan para pahlawan yang telah rela mengorbankan jiwa dan raganya demi bumi pertiwi ini, “ tutupnya. (hms6/*)

KabarIkn.com,PENAJAM- Dilihat dari potensi bencana yang ada, Indonesia merupakan salah satu negara yang potensi bahaya bencananya sangat tinggi, seperti gempa bumi, tsunami, banjir, letusan gunung api, tanah longsor, angin ribut, kebakaran hutan dan sebagainya.

Demikian pula Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) juga memiliki potensi bahaya bencana. Baik bencana alam, bencana sosial maupun bencana-bencana lainnya akibat lajunya pembangunan yang di laksanakan saat ini. Potensi bahaya tersebut, harus disikapi dengan kewaspadaan karena ancamannya senantiasa ada. 

Perihal ini disampaikan Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten PPU, Ahmad saat membacakan sambutan tertulis bupati PPU pada apel dalam rangka konsolidasi antisipasi perubahan cuaca musim hujan dan bencana alam di tengah Pandemi Covid-19 yang digelar di Mapolres PPU, Jumat, (6/11) sore.

" Jika kita lengah, maka Kabupaten PPU yang sementara ini aman dan damai juga bisa saja akan terusik dengan timbulnya bencana. Baik bencana alam maupun bencana akibat ulah manusia, seperti kebakaran, konflik, pertikaian dan tindakan anarkis lainnya yang mengganggu keamanan dan ketertiban di masyarakat. Oleh karenanya kita harus selalu waspada, "kata Ahmad.

Untuk mengantisipasi dan menanggulangi bencana tersebut lanjut dia, diperlukan langkah-langkah penanggulangan bencana dalam bentuk pencegahan dan kesiapsiagaan, kedaruratan dan logistik, rehabilitasi dan rekontruksi serta pendanaannya.

Dalam antisifasi semua itu tambah pria asal Sulawesi ini, juga diperlukan koordinasi lintas sektoral, khususnya terkait dengan penekanan pada kepedulian publik dan mobilisasi masyarakat.

" Untuk itu saya berharap melalui apel ini para peserta diharapkan dapat lebih memahami aturan tentang penanggulangan bencana dan kebijakan penanggulangan bencana secara luas.

" Saya juga berpesan kepada seluruh masyarakat Kabupaten PPU untuk tetap menjalankan protokol kesehatan guna memutus rantai penyebaran Covid-19 yang ada di daerah kita, "tambahnya.

Dalam kesempatan ini Ahmad didampingi kapolres PPU, dandim 0913 PPU dan sejumlah pejabat yang hadir juga meninjau sejumlah peralatan penyelamat dari kantor BPBD kabupaten PPU yang siap difungsikan.

Pelaksanaan apel ini juga sempat tertunda yang sebelumnya dijadwalkan pada pagi hari harus baru bisa dilaksanakan sore harinya karena hujan yang tidak reda hingga siang hari. (hms6/*)

KabarIkn.com,PENAJAM,- Sebanyak 5062 sambungan Jaringan Gas (Jargas) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bakal segera berfungsi. Hal ini ditandai dengan adanya pelaksanaan Gas-In Sektor 6 Jargas untuk sambungan rumah tangga oleh Wakil Bupati PPU, Hamdam, Rabu, (4/11) pagi di Kantor Kelurahan Sungai Parit Kecamatan Penajam. 

Dalam pelaksanaan Gas-In Sektor 6 ini juga ditandai dengan pengguntingan pita dan uji coba penggunaan perdana Jargas oleh wakil bupati PPU, Hamdam di salah satu rumah warga di wilayah ini. Hamdam juga didampingi langsung PPK dari Dirjen Migas Kementerian ESDM, Yunando, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab PPU, Ahmad Usman dan sejumlah pejabat PPU lainnya.

Dalam kesempatan ini Hamdam mengatakan bahwa pemerintah daerah Kabupaten PPU patut bersyukur karena masyarakatnya dapat menikmati sambungan Jargas bagi rumah tangga. Pemasangan sambungan Jargas di Kabupaten PPU tambah dia, sudah merupakan komitment Pememerintah Pusat melalui Kementerian ESDM yang diprioritaskan bagi daerah penghasil migas termasuk Kabupaten PPU.

“Ya kami berharap secara bertahab kedepannya seluruh masyarakat PPU bisa menikmati pelayanan Jargas ini. Yang penting masyarakat juga bisa bersabar dan bersama-sama menjaga keamanan serta memberikan supot kepada seluruh tim di lapangan, “harap Hamdam.

Hamdam menambahkan bahwa Jargas juga merupakan salah satu langkah strategis Pemerintah untuk menggantikan penggunaan minyak bumi. Salah satunya dengan meningkatkan penggunaan bahan bakar gas bumi untuk sektor rumah tangga dan pelanggan kecil. 

Pembangunan jaringan distribusi gas untuk rumah tangga merupakan salah satu program prioritas nasional yang bertujuan untuk diversifikasi energi, pengurangan subsidi, penyediaan energi bersih dan murah serta program komplementer konversi minyak tanah ke Liquefied Petroleum Gas (LPG) sebagai bentuk percepatan pengurangan penggunaan minyak bumi. Untuk itu melalui program ini diharapkan masyarakat mendapatkan bahan bakar yang lebih bersih, aman, dan murah.

“ Pada kesempatan ini kami sampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah pusat khususnya Kementerian ESDM, yang telah menyediakan infrastruktur jaringan gas bumi untuk rumah tangga secara gratis kepada masyarakat, kabupaten PPU sebagai salah satu daerah penghasil gas di wilayah Kalimantan Timur ini, “ tutup Hamdam. 

Sementara itu Asisten II, Ahmad Usman saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa pelaksanaan Gas-In Sektor 6 Jargas untuk 5052 sambungan rumah kali ini dimulai pada Kelurahan Sungai Parit.

Sebelumnya tambah pria ramah ini, lima kelurahan di kecamatan penajam Jargas telah lebih dahulu dapat difungsikan masing-masing Kelurahan Penajam, Kelurahan Gunung Seteleng, Kelurahan Nenang, Kelurahan Sungai Parit dan Nipah-nipah. Kemudian pada 2020 ini jumlah Jargas yang akan berfungsi menjadi 11 Kelurahan dan Desa masing-masing Kelurahan Lawe-lawe, Kelrurahan Girimukti, Kelurahan Waru, Kelurahan Petung, Desa Giripurwa dan Desa Sidorejo. Total keseluruhan Jargas kita di PPU hingga 2020 ini adalah sebanyak 9322 sambungan

“Yang jelas ditargertkan hingga 24 November 2020 ini seluruh instalasi Jargas yang telah terpasang hingga Kelurahan Waru sudah dapat difungsikan seluruhnya, “ terang Ahmad Usman. (hms6/*)

Pembukaan Pengembangan Laboratorium Inovasi Tahun 2020 

KabarIkn.com,PENAJAM - Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) adalah salah satu daerah yang terpilih menjadi lokasi pemindahan Ibukota Negara (IKN) yang baru. Sebagai kabupaten yang dipilih untuk wilayah IKN, maka PPU harus bisa mengembangkan inovasi publik di antaranya melakukan kegiatan pengembangan Laboratorium Inovasi pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada.

Perihal ini disampaikan oleh Kepala Bapelitbang Kabupaten PPU, Fatmawati saat membacakan sambutan tertulis bupati PPU, di sela-sela pembukaan kegiatan Pengembangan Laboratorium Inovasi di lingkungan pemkab PPU, Senin, (26/10) pagi.

Hal tersebut tambah Fatma, juga sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yang telah mengamanatkan pemerintah daerah untuk mendorong dan menumbuh-kembangkan inovasi publik.

" Laboratorium Inovasi dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia pada perangkat daerah di Kabupaten PPU agar dapat terus menciptakan kreativitas dalam pelayanan publik dan meningkatkan kinerja pemerintahan, "terang Fatmawati. 

Lanjutnya, hal tersebut sejalan dengan tujuan Laboratorium Inovasi yaitu untuk membantu dan memberikan pengetahuan kepada stakeholders di daerah khususnya tentang metode inovasi sektor publik serta mendorong pemerintah daerah untuk melakukan inovasi dalam rangka menunjang kinerja birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Saat ini kata dia, banyak batasan-batasan dalam pelayanan maupun pelaksanaan program pemerintahan karena pandemi covid-19. Sementara pemerintahan juga harus tetap produktif agar keberlangsungan pembangunan daerah tetap berjalan.

Oleh sebab itu ujarnya, perlu adanya peningkatan kreatifitas maupun inovasi sebagai penunjang keberlangsungan pembangunan daerah. Selain itu, banyaknya Inovasi daerah juga sangat berpengaruh terhadap Indeks Inovasi Daerah yang bertujuan untuk mengukur kinerja dan proyeksi kemajuan daerah.

Upaya SKPD untuk menciptakan Inovasi-inovasi baru seharusnya tidak hanya berfokus pada lomba. Karena lomba hanya pemicu untuk lebih semangat dalam berinovasi. Diatas keterbatasan yang ada baik anggaran maupun SDM. PPU harus mampu berinovasi agar sejajar dengan kota-kota lainnya yang telah memunculkan banyak inovasi.

Semakin inovatif SDM yang ada pada Perangkat Daerah di Kabupaten PPU maka semakin efektif dan efisien pula pembangunan daerah. Semakin inovatifnya SKPD di Kabupaten PPU diharapkan dapat memberikan pengaruh ataupun inspirasi kepada seluruh stakeholder maupun lapisan masyarakat, sehingga dapat tercipta sebuah ekosistem inovasi yang dapat mendorong terwujudnya Good Government.

" Sumber daya manusia yang ada pada Perangkat Daerah sudah saatnya memiliki mental untuk terus berinovasi. Inovasi semestinya menjadi sebuah kebiasaan dalam bekerja, sehingga pekerjaan dinamis dan selalu ada hal baru yang lebih efektif dalam lingkup pelayanan maupun pelaksanaan administrasi pemerintahan, "tutupnya. 

Kegiatan pengembangan Laboratorium Inovasi ini diikuti oleh oleh 15 OPD yang berorientasi langsung pada pelayanan publik di Kabupaten PPU diantaranya masing-masing empat kecamatan yang ada, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Tenaga Kerja, RSUD, Satpol- PP, Dukcapil, Perpustakaan dan KUKM Perindag. (hms6/*)

KabarIkn.com,PENAJAM- Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar Upacara Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2020 secara sederhana di halaman Kantor Bupati PPU, Kamis (22/10/2020). Upacara ini diikuti sejumlah perwakilan santriwan dan santriwati yang ada di PPU dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat.

Plh Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, Ahmad selaku Inspektur Upacara mengatakan bahwa selain penetapan hari santri, santri dan pesantren juga telah memiliki Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. Undang-Undang ini memberikan afirmasi, rekognisi dan fasilitasi terhadap pesantren dalam melaksanakan fungsi pendidikan, fungsi dakwah, hingga fungsi pemberdayaan masyarakat. 

Agar Undang-Undang pesantren lebih implementatif, Kementerian Agama diberikan mandat untuk mempersiapkan regulasi. Berupa peraturan Presiden tentang pendanaan penyelenggaraan pesantren serta beberapa peraturan dari Menteri Agama. 

" Menurut laporan yang saya terima, rancangan Peraturan Presiden dan Rancangan Peraturan Menteri Agama telah melalui tahap harmonisasi dan uji publik bersama Kementerian/Lembaga dan ormas Islam. Ya, mudah-mudahan tidak ada kendala dan segera di undangkan, "ungkapnya.

Lanjut sekda ini, tema yang diusung pada peringatan tahun ini salah satu dari komitmen bersama dalam mendorong kemandirian dan kekhasan pesantren.

"Saya yakin, jika santri dan keluarga besar pesantren sehat, bisa melewati pandemi covid-19 ini dengan baik, InsyaAllah, negara kita juga akan sehat dan kuat." Ucapnya.

Ahmad juga berharap, semua berikhtiar agar pandemi segera berlalu. Keluarga besar pesantren, santri, masyarakat Indonesia, dan warga dunia bisa melewati pandemi ini dengan baik. 

" Selamat hari santri. Mari kita kepalkan tangan dengan bersama-sama mengucap, santri sehat, Indonesia kuat." Tutupnya

Seperti diketahui bahwa Keputusan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo Nomor 22 Tahun 2015 tentang Penetapan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional. Presiden Joko Widodo menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) tersebut pada tanggal 15 Oktober.

Dalam memperingati Hari Santri Nasional Tahun ini secara khusus mengusung tema Santri Sehat, Indonesia Kuat. Isu kesehatan diangkat berdasar fakta bahwa dunia internasional, tak terkecuali Indonesia saat ini, tengah dilanda pandemi global covid19. (hms6/*)

KabarIkn.com,PENAJAM-Bupati Penajam Paser Utara (PPU)H Abdul Gafur Mas'ud (AGM) melantik 153 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas atau setara Eselon II, III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten PPU, Kamis (22/10) di Gedung Dom Kilometer 09 Nipahnipah. 

Hadir dalam pelantikkan ini Wakil Bupati PPU, Hamdam, Dandim 0913 PPU, Letkol Inf Dharmawan Setyonogroho dan sejumlah unsur Muspida Kabupaten PPU.

Dalam sambutannya Bupati AGM menegaskan bahwa ASN jangan sampai terlibat atau ikut-ikut berpolitik. Karena dengan berpolitik akan mengganggu bahkan merusak statusnya sebagai ASN itu sendiri. Perihal semacam ini juga telah terbukti bahwa jika disuatu daerah politiknya tinggi pasti pembangunannya rendah begitu juga sebaliknya, kata orang nomor satu di PPU ini.

"Saya minta saudara fokus dan profesional pada jabatan yang diemban. Saya yakin dan percaya apa yang dititipkan kepada saudara-saudara ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, " pintanya.

Dalam kesempatan tersebut pria ramah ini juga mengajak kepada seluruh pejabat yang baru saja dilantik untuk bersama-sama membangun Kabupaten PPU tercinta menjadi kabupaten yang maju, modern dan religius. 

"Jangan sampai ganti orang tetapi tidak ada perkembangan ke arah yang lebih baik. Karena fakta integtitas ini harus dibuktikan selama enam bulan kedepan. Jika tidak ada perubahan saudara bisa saja diganti kembali, "tegasnya.

Ditambahkannya bahwa pengembangan karier pegawai tidak dilakukan hanya semata-mata untuk kepentingan pegawai yang bersangkutan. Melainkan lebih diutamakan untuk melakukan pembenahan dan pemantapan organisasi, dalam rangka meningkatkan kinerja penyelenggaraan tugas dan pelayanan umum kepada masyarakat.

Selain itu, AGM juga menginstruksikan agar pejabat yang baru saja dilantik dapat cepat menyesuaikan diri pada unit kerja masing-masing guna mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan sehingga dapat berjalan sesuai dengan sasaran dan waktu yang telah ditentukan. 

"Saya berharap kepada seluruh pejabat ASN untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, menjunjung tinggi profesionalisme dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi pada SKPD masing-masing.

Utamakan prilaku disiplin sebagai contoh dan tauladan bagi bawahan yang saudara pimpin, "tutupnya. 

Seperti diketahui dalam pelantikan ini sejumlah posisi jabatan baru di lingkungan Pemkab PPU terisi oleh wajah baru. Seperti tampak pada Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten PPU kini dijabat oleh mantan Sekda PPU H. Tohar. Kemudian Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab PPU yang selama ini masih kosong juga telah dijabat oleh H Sodikin. (hms6/*)

KabarIkn.com,PENAJAM- Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) yang juga ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) H Hamdam memberikan apresiasi kepada Pimpinan Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten PPU yang telah sekarela menyerahkan seluruh anggotanya untuk menjalani pemeriksaan dan tes urin bagi penyalahgunaan narkoba di lingkungan Pemkab PPU, Selasa, (20/10) siang.

Selain pemeriksaan dan tes urine kegiatan ini juga diisi dengan penyuluhan terkait penyalahgunaan narkoba dan dampak-dampak buruk yang akan ditimbulkan bagi penggunanya termasuk di lingkungan Pemerintah Kabupaten PPU.

" Kami sangat mengapresiasi sekali apa yang menjadi inisiatif Pengadilan Negeri Penajam Paser Utara ini. Karena secara sukarela telah menyerahkan seluruh anggotanya untuk menjalani pemeriksaan dan tes urine kepada kami. Sementara instansi lain masih banyak yang ogah-ogahan ketika akan kami lakukan pemeriksaan, "kata Hamdam.

Sementara dalam kesempatan yang sama kepala Pengadilan Negeri PPU, Anteng Supriyo mengungkapkan bawa penyuluhan dan pemeriksaan bagi aparatur di lingkungan Kantor Pengadilan Negeri PPU tersebut merupakan salah satu tindak lanjut dari perintah pimpinan pusat yang menyatakan bahwa Kabupaten PPU merupakan salah satu wilayah darurat narkoba di Indonesia.

Bahkan persentase peredaran narkoba di Kabupaten PPU, kata Anteng Supriyo, mencapai 70 sampai dengan 75% dari total kasus pidana yang masuk ke pengadilan Penajam Paser Utara.

" Jangan sampai kita ibaratnya sapu lidi sebagai pembersih bagi pengguna, pengedar narkoba dan sebagainya dalam penegakan hukum. Tetapi pada lingkup kami sendiri ditemukan pengguna atau bahkan pengedar narkoba. Oleh karena pemeriksaan dan tes urin ini inisiatif kami lakukan, "tegasnya.

" Terima kasih kami sampaikan langsung kepada bapak wakil bupati yang juga Ketua BNK PPU hari ini telah ikut aktif langsung dalam kegiatan ini, "tambahnya.

Seperti diketahui dalam kegiatan tersebut sebanyak 31 orang pegawai di lingkungan Pengadilan Negeri PPU ikut menjalani pemeriksaan dan tes urine yang digelar oleh BNK PPU. Dari pemeriksaan ini tidak satupun ditemukan positif narkoba.(hms6/*)

KabarIkn.com,PENAJAM- Kopral Gampang, salah satu anggota TNI di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) ini patut menjadi inspirasi bagi banyak orang. Selain sebagai anggota TNI, ternyata prajurit sejati ini mampu mengelola lahan kosong menjadi perkebunan yang sangat menjanjikan dengan berbagai aneka buah dan sayuran di sana.

Perihal ini diungkapkan Wakil Bupati PPU H Hamdam di sela-sela panen perdana buah melon milik Kopral Gampang yang berada di Desa Giripurwa, Kecamatan Penajam Kabupaten PPU, Selasa, ( 20/10) pagi. Dalam kegiatan ini hadir juga Dandim 0913 PPU, Letkol Inf Dharmawan Setyo Nugroho.

“ Ternyata seorang TNI itu bukan hanya ahli perang. Lebih dari itu dalam mengelola lahan perkebunanpun sangat luar biasa. Bapak Gampang ini salah satu contoh dan patut menjadi inspirasi bagi banyak orang, “ kata Hamdam.

Dikatakan Hamdam dengan usaha berkebun tersebut bapak Gampang tidak perlu lagi susah mencari uang sebagai penghasilan. Karena dengan aneka hasil kebunnya, dengan sendirinya uang akan datang kepada dirinya. Karena para pembeli hasil kebun selalu datang untuk membeli hasil kebun dari dia. 

“ Tentulah ini patut kita banggakan, “tambah Hamdam.

Lebih jauh, ujar Hamdam, selain anggota TNI, Kopral Gampang merupakan petani yang punya visi luar biasa kedepan. Berbagai program pertanian yang telah dijalankan dan akan dikerjakan kedepan sangat memberikan inspirasi bagi masyarakat sekitar. Dengan bakat yang dimiliki tersebut tentunya diharapkan mampu membawa kemajuan khususnya bagi Desa Giripurwa dan Kabupaten PPU pada umumnya. 

“Kami berharap akan ada lagi Kopral Gampang-kopral Gampang yang lainnya di Kabupaten PPU ini sehingga mampu memberikan kemajuan khususnya pada sektor pertanian di daerah, “harap Hamdam. 

Terpisah saat ditemui Kopral Gampang mengungkapkan bahwa dirinya menggeluti profesi sebagai petani di Desa Giripurwa ini sudah cukum lama. Selai sebagai anggota TNI, bertani merupakan aktivitas yang dilakukan diluar tugas yang diemban selama ini.

Dikatakannya, saat ini dirinya dibantu sejumlah ibu Bhayangkara mengelola lebih kurang dua haktare lahan dengan aneka sayuran dan buah-buahan didalamnya. Berbagai aneka buah dan sayuran ada di lokasi perkebunan tersebut seperti melon, pepaya, jambu, cabai, tomat dan sebagainya. 

“Saya sampaikan terimakasih kepada bapak wakil bupati PPU yang telah ikut melakukan panen hasil kebun ini. Kemudian ucapan terimakasih juga sampaikan kepada Komandan Kodim 0913 yang terus memberikan dukungan kepada usaha kami ini, “pintanya. (hms6/*)

KabarIkn.com,PENAJAM - Bupati Penajam Paser Utara ( PPU) H Abdul Gafur Masud (AGM) turun langsung bersama masyarakat RT 10 dan 12 Kelurahan Penajam untuk melakukan bersih-bersih lingkungan, Kamis, ( 15/10) pagi. Walaupun kondisi hujan rintik, tidak menyurutkan orang nomor satu di PPU ini ikut melakukan gotong royong bersama masyarakat setempat.

Dalam kesempatan ini bupati juga didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH), Tita Deritayati, Lurah Penajam, Juliansyah, tokoh masyarakat dan puluhan masyarakat Penajam Pesisir atau yang dikenal dengan Kampung Bajau ini.

Di sela-sela ini AGM mengatakan bahwa kebersihan lingkungan wajib selalu dijaga agar tetap sehat dan nyaman. Semua itu kata bupati, bukan hanya menjadi tanggung jawab dari petugas kebersihan ataupun perseorangan. Tetapi sudah barang tentu menjadi tanggung jawab dan kewajiban bersama seluruh masyarakat yang ada.

Dirinya bahkan berharap, kebersihan lingkungan ini bisa dibudayakan dalam masyarakat. Masing-masing individu harus punya rasa tanggung jawab terhadap kebersihan lingkungannya tempat ia tinggal

" Melalui kegiatan bersih-bersih hari ini kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten PPU khususnya yang berada di Rt 10 dan 12 Kelurahan Penajam ini untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan secara bersama-sama demi kesehatan kita semua, "pinta AGM.

Dalam kesempatan ini bupati PPU juga mengatakan dirinya masih banyak melihat drainase atau parit-parit pembuangan yang kurang baik. Jika dibiarkan, jelas dia, tentu dapat menghambat aliran air. Buruknya drainase yang ada juga dapat menyebapkan genangan air bahkan banjir.

"Saya melihat dalam parit-parit ini masih banyak sampah yang menimbulkan genangan air dan aroma kurang enak. Mudahan ini dapat segerah dibenahi, "tambahnya.

AGM mengatakan bahwa dirinya juga sangat mengapresiasi kegiatan-kegiatan masyarakat yang dilakukan dalam rangka untuk mewujudkan kebersihan lingkungan yang ada. Bahkan dirinya tidak merasa keberatan jika harus terlibat langsung dalam kegiatan gotong- royong seperti hari ini.

" Mudah-mudahan kegiatan hari ini bisa menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain di Kabupaten PPU dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan kita agar selalu sehat dan nyaman, " tutupnya. (hms6/*) 

KabarIkn.com,PENAJAM - Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas'ud (AGM) menegaskan bahwa dipilihnya Kabupaten PPU sebagai wilayah Ibu Kota Negara (IKN) oleh Presiden menuntut daerah harus bisa melaksanakan tugas berat untuk menyediakan berbagai insfrastruktur pendukung di daerah. Salah satunya pembangunan waduk sebagai ketersediaan air baku bagi pendukung IKN.

Perihal ini dikatakan AGM di sela-sela kunjungan kerja (kunker) jajaran Balai Wilayah Sungai III Kalimantan Timur (Kaltim) di Kantor Bupati PPU, Rabu, (14/10) siang. Dalam kesempatan ini bupati PPU didampingi oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan, H Ahmad Usman, Kepala Dinas Perizinan, Alimuddin, Kepala PU, H Edi Asmoro dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

“ Banyak tugas-tugas yang harus dilaksanakan Pemerintah Kabupaten PPU saat ini. Namun mengingat kabupaten ini merupakan pilihan IKN, oleh karenanya penataan wilayah atau tata ruang wilayah juga harus benar-benar diperhatikan sejak awal, “kata AGM.

Dalam kesempatan ini orang nomor satu di Kabupaten PPU ini juga berharap kepada pihak Balai Wilayah Sungai III Kalimantan Timur agar benar-benar mengkaji lebih dalam tentang keberadaan waduk Semoi yang akan dibangun di Kecamatan Sepaku tersebut. Jangan sampai pembangunan yang telah dikerjakan nantinya mengganggu perencanaan pembangunan strategis lainnya di sana.

Terpenting, kata AGM, pembangunan waduk ini diharapkan kedepan juga harus bisa mengikutsertakan PDAM PPU sebagai bagian di dalamnya. Karena diakui bahwa pasokkan kebutuhan air baku untuk daerah PPU juga masih terbatas.

“ Dulu kami sempat ribut dengan Balikpapan terkait masalah ini. Mereka ingin mengambil air baku dari wilayah PPU. Tetapi bukan kami yang mengelola. Tentulah saya menolak karena pastinya tidak akan menghasilkan PAD bagi Kabupaten PPU sendiri, “tegas AGM.

Hal lain yang harus menjadi perhatian di PPU tambah dia adalah terkait terbitnya Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 22/2019 tentang Pengawasan dan Pengendalian transaksi jual beli dan peralihan hak atas tanah di lokasi IKN. Perbup yang diteken pada (2/9/2019) memuat sejumlah syarat dalam proses jual beli tanah. Intinya, setiap transaksi jual beli harus seizin bupati. 

"Sejak keluar perbup semua transaksi tanah wajib diketahui bupati dan mendapatkan persetujuan atau tidak dari bupati," ungkap dia.

Sementara itu Kepala Balai Wilayah Sungai III Kaltim, Harya Muldianto dalam kesempatan ini mengatakan bahwa kunjungan kerja tersebut dilaksanakan dalam rangka koordinasi terkait dengan kegiatan yang telah berjalan dan yang akan dikerjakan khususnya pembangunan bendungan Semoi di Kabupaten PPU. 

“Saat ini dalam proses pembebasan lahan yang dilakukan secara bertahap dengan besaran anggaran disediakan pada tahun ini sebesar 59 Milyar, termasuk pembebasan lahan yang diperuntukkan sebagai lokasi kerja kami, “kata Harya Muldianto.

Ditambahkannya rencana pembangunan bendungan Semoi dengan kapasitas 1000 liter/detik tersebut diperkirakan mulai pelaksanaan pembangunan fisiknya pada 2021 mendatang. 

“ Kajian pembangunan bendungan ini telah dilakukan sejak 2015 lalu bersama jajaran Bappeda Kabupaten PPU saat itu. Kami berharap dukungan penuh dapat diberikan oleh Pemerintah Kabupaten PPU, “ tambahnya. (hms6/*)

KabarIkn.com,PENAJAM- Bupati Penajam Paser Utara ( PPU), HAbdul Gafur Mas’ud (AGM) menerima kunjungan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim, Brigjen Pol Imam Sumantri dan jajarannya yang digelar di Aula Lantai Tiga, Kantor Bupati PPU, Kamis (8/10) siang. 

Kunjungan ini digelar dalam rangka silaturahmi sekaligus koordinasi terkait program BNNP Kaltim, salah satunya untuk Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan Desa Bersih Narkoba (Bersinar), salah satunya di Kabupaten PPU.

Tampak hadir juga dalam pertemuan ini Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) PPU H Hamdam, Kapolres PPU AKBP Dharma Nugraha, Dandim 0913, Letkol Inf. Dharmawan dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

Dalam arahannya Kepala BNNP Kaltim, Brigjen Pol Imam Sumantri mengatakan bahwa peredaran obat-obatan terlarang atau narkoba di Kalimantan Timur tergolong cukup tinggi dan sangat menghawatirkan. Karenanya diharapkan dapat menjadi perhatian bersama bagi seluruh pihak untuk dapat melakukan pencegahan, peredaran dan penyalahgunaannya di daerah.

“Berbagai upaya dalam pencencegahan, peredaran maupun penyalahgunaan narkotika juga terus kami laksanakan di Kaltim. Baik melalui pengawasan langsung maupun melalui sosialisasi yang dilaksanakan mulai di lingkungan ASN, TNI/Polri maupun masyarakat luas. Tujuannya adalah untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba di Kaltim termasuk PPU, “ tegasnya.

Sementara itu Bupati AGM dalam kesempatan ini sangat mengapresiasi segala tindakkan dan langkah-langkah jajaran BNNP Kaltim yang telah aktif dalam rangka memerangi peredaran narkoba di Kaltim termasuk Kabupaten PPU. Dirinya juga menyatakan sangat mendukung penuh program tersebut. Karena tentunya akan membantu bagi pemberantasan, penyalahgunaan dan pencegahan narkoba di PPU. 

Narkotika, tambah AGM, sangatlah berbahaya karena bisa memberi dampak yang buruk bagi penggunanya. Bahkan narkoba dapat menghancurkan segala sendi kehidupan manusia.

“Dalam kesempatan ini kami ucapkan terimakasih kepada Kepala BNNP Kaltim bapak Brigjen. Pol Imam Sumantri yang telah berkunjung ke Kabupaten PPU dan telah memberikan masukkan-masukkan khususnya tentang penanganan dan pencegahan narkotika di Kabupaten PPU, “ kata AGM.

Terpisah saat ditemui Kepala BNK PPU, Hamdam mengungkapkan bahwa Kabupaten PPU merupakan salah satu daerah transit di Kaltim yang perlu mendapat perhatian serius khususnya tentang peredaran narkoba di daerahnya. 

PPU tambah Hamdam juga memliki banyak pintu masuk baik melalui laut maupun darat yang berpeluang besar bagi peredaran narkoba. Oleh karenanya diharapkan perlunya pengawasan ekstra di setiap pintu-pintu masuk yang ada di daerah.

“Tindakan yang diberikkan selama ini belum begitu memberikan efek jera bagi pelaku sehingga mungkin kedepan kita juga harus bisa fokus kepada bagaimana upaya daerah untuk melakukan rehabilitasi, “kata Hamdam. (hms6/*)

 

KabarIkn.com,PENAJAM - Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas'ud (AGM) kedatangan tamu yang merupakan Komandan Lanal (Dan Lanal) Balikpapan, Kolonel Laut (P) Andri Kristianto didampingi sejumlah personil dari satuan ini, Senin, (5/10) siang.

Kunjungan tersebut sekaligus penyampaian laporan atas rangkaian kegiatan Lanal Balikpapan dalam rangka Dawilhanla Wilayah Pesisir Tahun 2020 yang dipusatkan di Kelurahan Pantai Lango, Kabupaten PPU belum lama ini. 

Dikatakan Kolonel Laut, Andri Kristianto Dawilhanla merupakan pemberdayaan masyarakat pesisir melalui Binpotmar, yakni menyelenggarakan kegiatan pemberdayaan wilayah pesisir sebagai salah satu upaya untuk mendukung program pembangunan daerah. Untuk kegiatan Tahun 2020 ini dipusatkan di Pantai Lango, Kecamatan Penajam, Kabupaten PPU.

Kegiatan Dawilhana wilayah pesisir tambah dia, dilaksanakan melalui kegiatan fisik dan non fisik bekerjasama dengan pemda maupun masyarakat setempat.

" Berbagai kegiatan fisik yang telah dilaksanakan di Kelurahan Pantai Lango di antaranya renovasi masjid, penggantian jembatan kayu, renovasi Polindes, renovasi gedung serbaguna hingga kegiatan bersih pantai, " jelas Andri Kristianto.

Bupati PPU, AGM dalam kesempatan ini memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada jajaran Lanal Balikpapan yang telah berpartisipasi ikut membangun di daerah PPU. Kegiatan bertujuan untuk mengangkat taraf hidup masyarakat serta menciptakan stabilitas politik, ekonomi, sosial, budaya dan pertahanan keamanan.

" Kami ucapkan terimakasih kepada jajaran Lanal Balikpapan yang telah berpartisipasi dalam pembangunan, terutama Kelurahan Pantai Lango yang berada di wilayah pesisir Kabupaten PPU ini, " ucap AGM.

Dalam kesempatan ini AGM juga memberikan kenang-kenangan berupa cindra mata kepada Danlanal Balikpapan, Andri Kristianto. (hms6/*)