[Valid RSS]

Kabarikn.com,Penajam-Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, Muhammad Syarif Bando didampingi Anggota DPR-RI Dapil Kalimantan Timur, Hetifah Sjaifudian dan jajarannya melakukan peninjauan Gedung Layanan Perpustakaan Daerah di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Senin (14/3).

Dalam peninjauan gedung yang bersumber dari anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Perpusnas Tahun 2021, rombongan didampingi langsung Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten PPU, Tohar bersama Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) PPU, Durajat beserta jajaran pegawai di lingkup ini.

Kepala Perpusnas, Muhammad Syarif Bando dalam arahannya mengatakan bahwa dirinya memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten PPU karena pembangunan gedung Layanan Perpustakaan Daerah yang ada di PPU telah terlaksana dengan baik dengan hasil yang memuaskan.

Dirinya juga berharap jika gedung Layanan Perpustakaan Daerah di PPU tersebut telah difungsikan agar pihak terkait aktif untuk mensosialisasikan fungsi layanan yang ada pada Dispusip tersebut, sehingga layanan yang ada pada dinas itu nantinya dapat berjalan dengan baik.

“Dulu katanya memang perpustakaan dipandang sebelah mata, namun sekarang semua mata tertuju kepada perpustakaan, “kata Muhammad Syarif Bando.

“ Melalui perpustakaan ini nantinya bagaimana kita menjadikan IKN menjadi pintu gerbang Dunia. Caranya bagaimana, tentu dengan memperkenalkan produk-produk daerah yang bisa kita latih di perpustakaan ini. Kemudian kita jual produk Daerah kita di sana, “ lanjutnya.

Sementara itu Pj. Sekda PPU, Tohar dalam kesempatan ini mengatakan bahwa atas dasar kebijakan anggaran dari Perpusnas RI, di Kabupaten PPU saat ini telah dapat disaksikan bersama pembangunan gedung Layanan Perpustakaan Daerah di PPU.

“ Inilah gedung Layanan Perpustakaan Daerah di Kabupaten PPU. Masih seperti ini bentuknya mudah-mudahan dalam waktu dekat telah dapat difungsikan. Kemudian ruangan-ruangan juga masih banyak yang kosong, karena sebagian aset kami memang masih berada di gedung lama yang berada di lingkungan Islamic Center PPU, “ ujar Tohar.

Ditambahkannya, bahwa PPU saat initelah genap berusia 20 tahun. Namun demikian Pemerintah Daerah juga masih tertatih-tatih dalam menyediakan insfratruktur di wilayahnya. Sehingga sejumlah kantor dan dinas yang ada masih menggunakan bangunan sementara.

“Kami menyampaikan terimakasih kepada Kepala Perpusnas RI serta jajarannya dalam rangka melihat sejauh mana kinerja di daerah untuk pembangunan fasilitas layanan perpustakaan dan arsip ini. Kami berharap dengan sentuhan ini bisa mengangkat Daerah Kabupaten PPU kedepannya, “ harap Tohar.

Seperti diketahui pembangunan Gedung Layanan Perpustakaan PPU berdiri di atas lahan seluas 17.936 meter persegi di kawasan Pemerintahan Kabupaten PPU. Pembangunan gedung ini menggunakan anggaran yang bersumber dari DAK Perpusnas RI Tahun 2021 dan baru rampung pengerjaannya pada awal 2022 ini.

Gedung dengan gelontoran dana sebesar Rp 10 miliar tersebut diproyeksikan mampu menampung ribuan buku koleksi perpustakaan daerah di Kabupaten PPU. Gedung tersebut juga tidak hanya digunakan untuk perpustakaan, Namun, juga akan digunakan untuk kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip PPU.(*) 

Sumber : Humas6/DiskominfoPPU

Kabarikn.com,Penajam – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Hamdam, menghadiri kunjungan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) di titik nol kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara Kecamatan Sepaku, Senin (14/03/2022).

Kunjungan Presiden RI Jokowi beserta jajaran Menteri dan 34 Gubernur seluruh Indonesia, dalam rangka menggelar prosesi penyatuan air dan tanah dari 34 provinsi di Indonesia. Prosesi tersebut di gelar di lokasi titik nol IKN Nusantara yang langsung di pimpin Presiden RI Jokowi.

“Pada hari ini Senin 14 Maret 2022, kita hadir bersama-sama di sini, dalam rangka sebuah cita-cita besar dan pekerjaan besar yang akan segera kita mulai, yaitu pembangunan ibu kota Nusantara,” ucap Presiden Jokowi saat memberi arahan singkat usai penyatuan tanah dan air di titik nol kilometer IKN.

Lanjutnya, Ia juga mengungkapkan ini adalah wujud kolaborasi antara Pemerintah Pusat, daerah, TNI, Polri, swasta dan masyarakat dalam mendukung pembangunan IKN yang dicita-citakan segera terwujud.

Namun, jelasnya, tanah dan air yang dibawa dan sudah dimasukkan dalam Bejana Nusantara ini tentu merupakan bentuk kebhinekaan serta persatuan Republik Indonesia dalam membangun Ibu Kota Nusantara ini.

“Semoga hidayah dan berkah dari Allah SWT memberikan kemudahan dan kelancaran bagi kita dalam membangun Ibu Kota Nusantara ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt. Bupati PPU Hamdam, saat ditemui usai pelaksanan prosesi penyatuan tanah dan air di titik nol IKN mengungkapkan, prosesi yang penuh dengan syarat makna ini telah berjalan dengan lancar, seperti yang kita saksikan bersama yang dipimpin oleh Presiden RI Jokowi dan dihadiri langsung 34 gubernur seluruh Indonesia.

“Semoga cita-cita bangsa ini dapat berjalan dengan lancar, terwujud dan menjadi sejarah bangsa Indonesia dimasa yang akan datang,” tutupnya. 

Sumber : humas13/DiskominfoPPU

Kabarikn.com,Penajam-Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN)mendapatkan dukungan dari sejumlah pihak termasuk tokoh adat dan agama setempat. Saat bertemu Presiden Joko Widodo di Kabupaten Penajam Paser Utara, Senin, 14 Maret 2022, para tokoh adat mengutarakan harapannya agar pembangunan IKN tidak hanya mengenai infrastruktur, tetapi juga pengembangan sumber daya manusia (SDM).

"Dalam proses pemindahan IKN kami berharap tidak hanya pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana yang dilakukan, tapi kami berharap agar diutamakan terlebih dahulu yaitu pembangunan SDM," ujar Ketua Dewan Adat Dayak Kabupaten Penajam Paser Utara Helena.

Helena menambahkan, pemindahan IKN menjadi momentum penting untuk pembangunan SDM di Kalimantan. Oleh karena itu, Helena berharap pemerintah dapat membangun baik institusi pendidikan maupun balai pelatihan di sana.

"Kami meminta untuk segera dibangunkan balai pelatihan-pelatihan juga segera membangun universitas di Kabupaten Penajam Paser Utara," tambah Helena.

Senada, salah satu tokoh adat Banjar, Ashari, menyampaikan harapannya agar pendidikan masyarakat lokal makin baik pula. Dengan pembangunan institusi pendidikan di sana, Ashari meyakini kemajuan pendidikan anak bangsa akan meningkat, utamanya masyarakat lokal.

"Jadi kami membayangkan ke depan nanti kami orang suku-suku lokal yang ada di sini, baik itu Banjar, Paser, Dayak akan menjadi sejajar dengan para generasi-generasi muda yang khususnya di Pulau Jawa," ucap Ashari.

Di sisi lain, Ashari menyambut baik upaya pemerintah melibatkan masyarakat lokal untuk berkontribusi dalam pembangunan IKN. Keterlibatan tersebut diyakini akan mengurangi konflik kepentingan antara ibu kota dengan lingkungan sekitar ibu kota.

"Beliau akan menyampaikan kepada Ketua atau Kepala Otorita IKN bahwa harus dilibatkan masyarakat lokal agar nantinya tidak ada namanya konflik kepentingan dan jangan sampai ada _gap_ pembangunan antara ibu kota dengan apa yang ada di sekitar ibu kota," lanjutnya.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden tampak didampingi oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung.(Adv/*)

Plt Bupati PPU Hamdam Pimpin Upacara HUT Ke-20 Kab PPU

Kabarikn.com,Penajam-Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Hamdam memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-20 Kabupaten PPU yang digelar di halaman depan kantor Bupati PPU, Jumat, (11/3) pagi. Kegiatan ini juga sekaligus dirangkai dengan ramah-tamah yang digelar di aula lantai I kantor Bupati PPU usai pelaksanaan upacara.

Sejumlah tamu undangan hadir dalam kegiatan tahunan ini. Tampak Ketua DPRD Kabupaten PPU, John Kenedi, Kapolres PPU, AKBP Hendrik Hermawan, Dandim 0913 PPU, Letkol. Inf.Dharmawan, Ketua TP PKK Kabupaten PPU, Satriyani Sirajuddin Hamdam serta perwakilan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lainnya di lingkungan Pemkab PPU. Tampak hadir juga mantan Wakil Bupati PPU, Mustaqim MZ dan Ketua Tim Sukses PPU, Harimuddin Rasyid serta sejumlah pimpinan organisasi, tokoh agama dan tokoh masyarat di lingkungan pemkab PPU.

Sementara itu tamu undangan asal luar PPU tampak, Wakil Bupati Paser, Syarifah Masitah, Wakil Bupati Kutai Barat, Edyanto Arkan, Asisten I Pemkot Balikpapan dan sejumlah perwakilan kabupaten/kota di Kalimantan Timur (Kaltim).

Dalam sambutannya Hamdam mengatakan bahwa kehadiran dirinya saat ini adalah menginjak tahun keempat sebagai Wakil Bupati PPU sekalligus sebagai Plt. Bupati PPU. Oleh karena itu, HUT ke-20 Kabupaten PPU ini terasa sangat istimewa. Dirinya berharap momentum ini menjadi titik balik untuk evaluasi terhadap waktu yang telah lewat dan meletakkan pijakan yang kuat dan kokoh untuk meraih mimpi yang tinggi dimasa depan.

“ Sehubungan dengan hal itu, saya mohon dukungan dan kerjasama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten PPU, unsur Forkompimda, DPRD, instansi vertikal, swasta, serta berbagai komponen lainnya yang ada di dalam masyarakat, untuk turut berpartisipasi dalam dinamika pembangunan sesuai kapasitas dan proporsi kita masing-masing, “kata Hamdam.

Tema peringatan hari jadi ke-20 tahun ini lanjut Hamdam adalah “Bangkit Bersama Menuju Ibu Kota Negara”, dengan IKN di Kabupaten PPU. Dengan tema tersebut pintanya pemda PPU ingin menjadikan dorongan yang kuat untuk menciptakan akselerasi pembangunan yang dapat dinikmati untuk seluruh lapisan masyarakat.

Diusianya yang ke-20 bebernya,pemda PPU juga bersyukur bahwa antara unsur pemerintah daerah dan segenap komponen masyarakat sudah dapat memberikan warna atas kondisi daerah sebagai daerah otonomi baru. Namun demikian, sangat disadari karena program pemerintah daerah juga masih terdapat hal-hal yang belum tersentuh atau tersentuh tetapi belum memadai atas harapan dan kebutuhan masyarakat.

“ Mudah-mudahan seiring dengan jalannya waktu dan keadaan yang telah baik ini, kebutuhan dan harapan masyarakat dan harapan kita bersama dapat kita hadirkan dan kita wujudkan pada saatnya.

“ Selamat dan terima kasih sekaligus memberikan apresiasi kepada jajaran pemerintah Kabupaten PPU, unsur Forkompimda, DPRD, instansi vertikal, swasta, serta berbagai komponen lainnya yang ada dalam masyarakat serta memberikan dukungan penuh bagi kemajuan PPU. Tak terkecuali ketua dan anggota Tim Sukses Pemekaran Kabupaten PPU, para bupati, wakil bupati, dan penjabat bupati PPU periode terdahulu yang telah memberikan warna dalam masa kepemimpinannya untuk kemajuan PPU, “ tutupnya.

Diakhir pelaksanaan upacara ini Plt. Bupati Hamdam juga menyerahkan sejumlah piagam penghargaan mulai tingkat nasional, tingkat provinsi maupun tingkat Kabupaten PPU. Tercatat ada 111 penghargaan diserahkan secara langsung oleh Plt. Bupati kepada perwakilan kelompok, instansi maupun perorangan usai pelaksanaan upacara ini.

Sumber : Humas6/DiskominfoPPU 

Foto : Bupati Paser dr Fahmi Fadli

Kabarikn.com,Penajam- Jumat (11/3/2022) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-20.

Ungkapan kebahagiaan sekaligus ucapan selamat disampaikan secara khusus Bupati Paser dr Fahmi Fadli.

“Saya ucapkan selamat kepada Kabupaten Penajam Paser Utara yang hari ini berulang tahun yang ke-20,” ujar Fahmi  yang disampaikan melalui Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Abdul Kadir.

Atas nama pemerintah dan masyarakat kabupaten Paser, saya mengucapkan salam hangat dan selamat atas perayaan hari ulang tahun hari ini.

Lalu Bupati Fahmi  juga menyampaikan bahwa kerja sama dengan Kabupaten PPU harus terus terjalin guna mempererat hubungan yang lebih erat m, termasuk dalam upaya mendukung IKN Nusantara di PPU.(*)

Sumber : humas Paser

Kabarikn.com,PENAJAM – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Budi Santoso, hadir sekaligus membuka acara Pelatihan Workshop Content Creator Youtuber Sukses pada Selasa (01/03/2022). Kegiatan tersebut digelar di Gedung Serba Guna Desa Bangun Mulya Kecamatan Waru.

Saat sambutan, Kepala Diskominfo PPU Budi Santoso, mengatakan kegiatan yang dibina pihak Desa Bangun Mulya sangat mengapresiasi. Tentu ini dapat menciptakan ruang kreatif, produktif dan bermanfaat bahkan hal ini juga bisa menjadi tambahan pemasukan ekonomi warga desa setempat.

” Kegiatan ini akan terus terwujud, karena kita menyadari dengan membangun desa youtuber butuh waktu tidak sebentar. seperti halnya desa yang sukses membangun desanya menjadi kampung youtuber memerlukan waktu kurang lebih 2 sampai 3 tahun,” terang Budi.

Namun, lanjut Budi Santoso, pada prinsipnya dalam pelaksanaan membangun youtuber memerlukan inovasi untuk dipegang yakni amati, tiru dan modifikasi (ATM). Seperti amati apa yang mereka kerjakan, tiru apa yang mereka lakukan serta memodifikasinya sehingga memperoleh hasil yang lebih baik.

” Semoga Desa Bangun Mulya dapat menjadi kampung youtuber jelang pemindahan IKN dan menjadi contoh dalam membangun desa di Kabupaten PPU, tidak hanya melalui anggaran alokasi dana desa (ADD) tetapi melalui inovasi- inovasi desa yang dapat dikembangkan ,” tutupnya.

Sementara itu, saat ditemui Kepala Desa Bangun Mulya, Sudono menjelaskan untuk Pelatihan Workshop Content Creator Youtuber ini akan berlangsung selama 4 hari, dimulai dari tanggal 1 Maret hingga 4 maret 2022 mendatang.

Sudono juga menerangkan, tujuan dari pelatihan tersebut tentu dengan melihat potensi masyarakat desa terutama generasi mudanya sudah banyak yang memulai membuat konten video.

Perlu mendapatkan perhatian juga dukungan maka kami dari unsur pemerintah desa, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Desa Bangun Mulya melakukan Pelatihan ini”

” Kegiatan pelatihan ini tentu dalam bentuk perhatian Pemerintah Desa dan Kelompok Informasi

Masyarakat(KIM). Juga saya ucapan terimakasih kepada pihak Telkomsel sudah mendukung acara kami serta pihak Pemerintah Kabupaten PPU melalui Dinas Komunikasi dan Informatika sudah mendatangkan narasumber Arif R. Hakim,” pungkasnya. (*)

Sumber : DiskominfoPPU

Foto : Bupati Paser Fahmi Sedang berdialog dengan mahasiswa paser di makassar

Kabarikn.com,Makassar - Dalam kunjungan Bupati Paser ke Aspura dan Aspuri Kabupaten Paser di Makasar Sulawesi Selatan hari ini (2/3) berbagai hal menjadi menarik dibicarakan terutama bagi para mahasiswa karena bisa bertemu dan berdialog dengan pemimpin daerahnya.

Di kesempatan tersebut Bupati Fahmi berpesan kepada mahasiswa-mahasiswi yang nantinya akan menjadi penerus estapet pembangunan dan aset sumber daya manusia Kabupaten Paser agar sungguh-sungguh menimba ilmu karena kelak tidak menutup kemungkinan dan bukan hal mustahil bisa mengantikan pemerintah saat ini.

Kemudian Fahmi menambahkan, agar selama berada diperantauan untuk selalu menjaga kondisifitas serta berinteraksi dengan warga sekitar asrama sehingga terjalin silaturahmi yang baik dan saling kenal satu sama lain.

“Begitupun dengan teman-teman sekampus, jagalah persahabatan serta hindari permasalahan, ikuti pepatah dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung,” lanjut Fahmi.

Menurut Fahmi, orangtua pasti sangat mencemaskan karena anaknya jauh, jadi yang terpenting fokuslah dalam belajar dan menyelesaikan kuliah karena itu akan menentukan masa depan kalian.

“Apalagi Kaltim akan menjadi IKN tentu ke depan akan semakin banyak kesempatan dan peluang untuk berkontribusi dalam pembangunan, karena itu jangan sampai kalah bersaing dengan orang luar dan menjadi penonton saja, cepat selesaikan kuliah dan persiapkan diri untuk menentukan nasib di masa depan,” pungkas Fahmi.(*) 

Sumber : Humas Paser

Kabarikn.com,PENAJAM- Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Hamdam menerima kunjungan kerja (kunker) jajaran pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Selasa, (1/3/2022) pagi.

Kunjungan ini digelar dalam rangka menawarkan kerjasama antar daerah khususnya dalam sektor pangan untuk menyangga Ibukota Negara (IKN) Nusantara. Rombongan ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran didampingi oleh Wakil Ketua I DPRD, Faisan Badja dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Parigi Moutong.

Dalam penyampaiannya Zulfinasran mengungkapkan bahwa sektor pertanian khususnya komoditas padi merupakan sektor unggulan bagi Kabupaten Parigi Moutong. Bahkan setiap tahun Kabupaten Parigi Moutong mengalami surplus produksi sebesar 115.206 ton dengan jumlah konsumsi hanya sekitar 56.970 ton per tahun.

Berkenaan dengan rencana pemindahan IKN di Kabupaten PPU kata dia, pemerintah Kabupaten Parigi Moutong diharapkan dapat menjadi bagian dalam pembangunan IKN, khususnya melalui hasil pertanian dan peternakan sebagai penyangga IKN maupun pemenuhan kebutuhan masyarakat PPU.

“Kami berharap Kabupaten Parigi Moutong dapat menjadi salah satu kabupaten yang ikut memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan IKN di Kabupaten PPU khususnya untuk ketahanan pangan di wilayah IKN yang baru nantinya, “ harap Zulfinasran.

Dia menambahkan, selain sektor pertanian, Parigi Moutong juga memiliki sektor unggulan lainnya seperti kelautan dan perikanan yang sejak dulu menjadi andalan di daerah. Data Badan Pusat Statistik ( BPS ) menunjukkan, Kabupaten Parigi Moutong jika dilihat dari struktur ekonomi bahwa sektor pertanian, kelautan dan perikanan masih berada di puncak rantai perekonomian Parigi Moutong mencapai 43 persen, selanjutnya sektor perdagangan dan eceran diangka 15 persen.

“Kami berharap dari kunjungan kerja ini tidak berhenti sampai disini. Tetapi lebih jauh, pemerintah Kabupaten PPU dapat menerima Kabupaten Parigi Moutong sebagai salah satu kabupaten penyangga IKN di PPU, ” harap Zulfinasran.

Sementara itu Plt Bupati PPU, Hamdam disela-sela ini mengungkapkan bahwa dirinya menyampaikan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada jajaran pemerintah Kabupaten Parigi Moutong yang telah jauh-jauh datang ke Kabupaten PPU.

Orang nomor satu di PPU ini mengatakan bahwa kehadiran IKN di Kabupaten PPU merupakan peluang besar sekaligus tantangan yang harus dihadapi. Namun lanjutnya, bahwa pada prinsipnya pemerintah Kabupaten PPU menyambut baik kepada daerah mana saja yang ingin menjalin kerjasama dengan PPU. Apalagi tujuan kerjasama tersebut sangat jelas untuk kesejahteraan masyarakat secara luas.

“ Pada prinsipnya kami sangat menyambut baik kerjasama ini. IKN Nusantara ini dalam waktu dekat sudah mulai dikerjakan. Tentu kebutuhan-kebutuhan berbagai sektor pembangunannya sangat dibutuhkan. Oleh karenanya kehadiran Kabupaten Parigi Moutong untuk menawarkan kerjasama ini sangat kami apresiasi sekali, “ pungkasnya.

Dalam kesempatan ini Hamdam juga didampingi oleh Ketua DPRD Kabupaten PPU, John Kenedi dan Asisten Perekonomian Dan Pembangunan Pemkab PPU, Ahmad Usman. Dipenghujung kegiatan ini jajaran Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong juga memberikan sejumlah produk makanan yang merupakan hasil UMKM daerah itu. (*) 

Sumber : Humas6

Kabarikn.com,PENAJAM – Penajam Paser Utara (PPU) ARCHERY Open 2022 Kalimantan Timur (KALTIM) Series I resmi diselenggarakan mulai tanggal 26 Febuari hingga 3 Maret mendatang, bertempat lapangan panahan belakang Polres PPU KM. 9 Kelurahan Nipah-nipah, Sabtu (26/02/2022).

Di ikuti 378 peserta seluruh Provinsi Kaltim maupun ada sebagian peserta dari Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Ajang tersebut terdiri dari beberapa kelas, mulai dari pemula, standar bow, recurve, compound dan barebow dengan total hadiah 36.800.000 rupiah.

Tampak hadir Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra PPU, Sodikin membuka PPU ARCHERY Open 2022 KALTIM Series I. Dalam sambutannya ia mengatakan seiring dengan program Pemerintah Kabupaten PPU untuk mengembangkan potensi olahraga dan sumber daya manusia, maka peran sebuah kejuaraan pada cabang olahraga ini tentu sangat strategis untuk terus dilaksanakan, ditingkatkan hingga dikembangkan.

Namun lanjut Sodikin, terkait pembinaan olahraga kiranya terlalu berat jika harus ditangani oleh pemerintah semata. Karenanya, peran aktif komponen masyarakat sangatlah diperlukan dalam membina dan mengembangkan segenap potensi yang ada di daerah tentunya di Kabupaten PPU.

“Pada kesempatan yang baik ini, atas nama Pemerintah Kabupaten PPU, menyambut baik dilaksanakannya Kejuaraan Penajam Paser Utara ARCHERY Open 2022 dan KALTIM Series I ini, semoga Kejuaraan ini benar-benar dapat berfungsi sebagai wadah pembinaan dan pencarian bibit unggul olahraga panahan baik level kabupaten, provinsi maupun level nasional ,” ungkap Sodikin.

Sementara itu, Sodikin juga mengharapakan digelarnya kejuaraan panahan sebagai salah satu bagian dari pembinaan dan pemasyarakatan olahraga panahan di PPU maupun Kaltim. kiranya dapat dijadikan sebagai wahana silaturrahmi untuk selanjutnya dapat tercipta rasa kebersamaan.

” Tidak hanya itu, saya juga tentu mengharapakan dengan kejuaraan panahan ini, agar setiap daerah dapat menyumbangkan putra-putri terbaiknya untuk olahraga panahan di level yang lebih tinggi sehingga dapat mengharumkan daerahnya masing-masing ,” tutupnya.(*) 

Sumber : DiskominfoPPU

Wabup Paser Masitah: Paser Dapat 5.000 Titik Penerangan 

Kabarikn.com,Samarinda - Dukung upaya tingkatkan kemajuan pembangunan di Kaltim, Wakil Bupati Paser Hj. Syarifah Masitah Assegaf hadiri Peresmian Pabrik Perakitan Tiang PJUTS dan Power Plan 10 Unit Tiang Percontohan PJUTS di Samarinda.

Kegiatan yang diselenggarakan di gedung Sempaja Sabtu (26/2) ini juga dihadiri Bupati dan Walikota se Kalimantan Timur.

Selain peresmian pabrik tersebut, kegiatan juga dirangkai dengan Pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah Forum Komunikasi Pelaksana Penerangan Jalan Umum Tata Surya (DPP FKP PJUTS).

Dalam sambutannya Gubernur Kaltim Isran Noor menyampaikan apresiasi kepada DPP FKP PJUTS yang bisa melihat peluang di Kalimantan Timur dan menggunakan prinsip sedikit berbicara banyak bekerja untuk mendukung kemajuan Kalimantan Timur. 

Pada kesempatan tersebut Wabup Masitah mengatakan bahwa Paser sangat menyambut baik diresmikannya pabrik perakitan tiang PJUTS di Kaltim.

Diungkapkannya bahwa Kabupaten Paser mendapat jatah 5000 titik Penerangan Umum Tenaga Surya dan selanjutnya akan berkoordinasi dengan semua pihak terkait untuk bersama-sama mempertimbangkan desa mana saja yang menjadi prioritas pembangunan dan sejalan dengan visi Paser MAS.

Di akhir acara dilakukan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dengan Lembaga Pengelola Proyek Forum Budaya Dunia dengan Kepala Daerah se Kalimantan Timur.(*) 

Sumber : Humas Paser

Kabarikn.com,PENAJAM, – Plt. Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Hamdam menerima kunjungan jajaran manajemen PT. Krakatau Bandar Samudera (KBS) Ciligon Banten, yang tertarik untuk melakukan investasi besar di Kawasan Industri Buluminum (KIB) milik pemerintah Kabupaten PPU, Selasa, (22/2/2022) siang.

Kunjungan ini sekaligus dalam rangka audiensi dan site visit kepada pemerintah Kabupaten PPU dalam rangka potensi bisnis sarana dan prasarana pelabuhan atau terminal laut di KIB Kabupaten PPU sebagai gerbang masuknya material dan logistik konstruksi ibukota negara baru IKN Nusantara.

Pada kesempatan ini Plt. Bupati Hamdam juga didampingi oleh Kepala Bagian Pembangunan Pemkab PPU, Niko Herlambang dan sejumlah pejabat terkait. Sementara rombongan manajemen PT. KBS dipimpin langsung oleh Direktur Utama KBS, Puji Winarto.

“Kami atas nama pemerintah Kabupaten PPU menyambut baik rencana investasi ini di Kabupaten PPU. Diharapkan dengan maksudnya investor akan menarik investor besar lainnya ke Kabupaten PPU untuk berinvestasi di daerah, ” kata Hamdam.

Sementara itu saat dikonfirmasi usai pertemuan ini Kepala Bagian Pembangunan Pemkab PPU, Niko Herlambang mengatakan bahwa setelah melakukan peninjauan di beberapa lokasi KIB PT. KBS ini sangat tertarik untuk berinvestasi di wilayah tersebut. Tujuannya adalah untuk membangun pelabuhan distribusi logistik di daerah IKN. Karena KIB ini memang merupakan salah satu kawasan andalan yang ada di Kabupaten PPU yang diharapkan bisa mendukung pembangunan IKN.

” Support logistik IKN ini nantinya memang sangat diperlukan dan wilayah yang paling menjanjikan itu memang posisinya ada di KIB kita, ” kata Niko.

Dikatakannya bahwa wilayah KIB ini juga punya potensi besar karena berada pada jalur ALKI dua pelayaran Indonesia, artinya memang sangat memungkinkan untuk dilalui kapal-kapal besar yang akan masuk ke wilayah Buluminung ini.

” Kita berharap dengan adanya kunjungan jajaran PT. KBS ini bisa mendukung iklim investasi yang baik di PPU dan untuk memunculkan para investor-investor lainnya untuk berinvestasi di daerah ini, “ucapnya.

Ditambahkan Nico bahwa pemerintah Kabupaten PPU juga berharap ada perhatian khusus dari Balai Jalan Nasional Kalimantan Timur terkait aksesibilitas jalan dari kilometer 13, simpang silkar Petung menuju kawasan IKN, masuk menuju ke KIB. Dimana pada lokasi ini terdapat jalan sepanjang 12 kilometet yang telah dibuka aksesnya oleh pemda PPU melalui UPT PU.

“Jalur ini merupakan arus logistik ke IKN yang mana jalur ini existing nya sudah ada tinggal melakukan peningkatan yang saat ini kondisinya tanah bisa menjadi agregat, ” harapnya.

Untuk diketahui, PT. KBS adalah salah satu anak perusahaan dari PT. Krakatau Steel atau Krakatau Internasional yang selama 26 tahun telah mengelola pelabuhan umum di Banten, Jawa Barat.

PT. Krakatau Steel juga merupakan pelabuhan curah kering terbesar di Indonesia yang mendukung kegiatan perdagangan luar dan dalam negeri untuk melayani lebih dari 100 perusahaan industri di Kawasan Industri Krakatau Steel.

Perusahaan BUMN ini juga melayani perdagangan dari dan ke berbagai daerah dengan volume lebih dari 18 juta ton per tahun dari kapasitas 25 juta ton per tahun. 

Simber : Humas6/DiskominfoPPU 

Kabarikn.com,PENAJAM- Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi dan rombongan melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Kunjungan ini dalam rangka peninjauan lokasi Bandar Udara Ibukota Negara (Bandara IKN) yang berada di Kelurahan Gersik, Kecamatan Penajam, Kabupaten PPU, Senin, (21/2/2022) siang.

Dalam kunjungannya Menhub juga didampingi oleh Dirjen Perhubungan Udara, Novie Riyanto, Direktur Bandara, Nafhan Sahroni, staf khusus Kemenhub dan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor. Sementara dari jajaran Pemerintah Kabupaten PPU hadir Plt. Bupati PPU, Hamdam, Ketua DPRD PPU, John Kenedi, Dandim 0913 Letkol. Inf. Dharmawan, Kapolres PPU AKBP. Hendrik Hermawan dan unsur Forkopimda terkait.

Menggunakan helikopter Sikorsky S76C rombongan mendarat di lokasi helipad Pulau Balang pada pukul pukul 12.30 WITA. Selanjutnya rombongan menuju lokasi Bandara IKN yang berada di Kelurahan gersik, Kecamatan Penajam.

Usai meninjau lokasi bandara IKN, menggunakan helikopter rombongan bertolak menuju ke lokasi titik nol pembangunan IKN di Kecamatan Sepaku. Sementara Plt. Bupati PPU Hamdam dan jajarannya tidak ikut dalam rangkaian kegiatan Kemenhub ini.

Plt. Bupati PPU, Hamdam usai kunjungan ini saat ditemui mengungkapkan bahwa pemerintah daerah Kabupaten PPU terus memberikan dukungannya dan apresiasi terhadap rencana pembangunan IKN Nusantara di Kabupaten PPU.

” Rencana pembangunan bandar udara ini adalah merupakan salah satu sarana dan prasarana transportasi untuk IKN nantinya. Pemerintah daerah bersama masyarakat Kabupaten PPU tentu sangat mendukung dan mengapresiasi langkah-langkah pemerintah dalam rangka pembangunan IKN ini di Kabupaten PPU, ” kata Hamdam. (Humas6/DiskominfoPPU )