[Valid RSS]

KabarIkn.com,PENAJAM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim menyerahkan puluhan alat mesin pertanian (alsintan) kepada 19 kelompok tani yang ada di Kecamatan Babulu, dalam rangka untuk mendukung sektor pertanian di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Kamis, (28/12/2023) bertempat di Kantor Desa Sumber Sari Kecamatan Babulu.

Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik yang didampingi Pj Bupati PPU Makmur Marbun dan anggota DPRD Provinsi Kaltim H.Yusuf Mustafa menyerahkan secara langsung bantuan alsintan kepada perwakilan kelompok tani.

Dalam laporan Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kaltim Agus Tianur manyampaikan bahwa alsintan yang diserahkan hari ini berupa combine harvester 8 unit, handsprayer 150 unit, dan pompa air 140 unit yang di bagikan kepada 19 kelompok tani yang terdiri dari 13 Kelompok tani dari Desa Sumber Sari dan 6 kelompok tani Desa Gunung Makmur.

Sementara Pj Bupati PPU Makmur Marbun dalam sambutannya menyampaikan bantuan ini tidak hanya berarti bagi para kelompok tani di Desa Sumber Sari, tetapi juga menjadi langkah awal dalam mewujudkan impian bersama untuk menjadikan Kabupaten PPU sebagai lumbung pangan di Provinsi Kaltim.

 "Bantuan alat pertanian yang diserahkan hari ini, bukan hanya bantuan semata, melainkan sebagai modal awal yang sangat berharga untuk meraih cita-cita besar kita, " ungkapnya.

Makmur Marbun juga menambahkan bahwa bantuan ini juga menjadi salah satu instrumen nyata mendukung program tersebut dan menjadikan pertanian sebagai sektor yang mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan di tingkat regional.

"Terlebih lagi saat ini Kabupaten PPU telah menjadi serambi Nusantara, jika ibu kota negara sudah secar resmi dipindahkan, dibutuhkan pasokan beras kurang lebih 459 ribu ton pertahun, dengan estimasi jumlah penduduk sebanyak lima juta penduduk, sebagai imbas dari migrasi ke ibu kota negara, "pungkasnya.

Dalam arahannya Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik mengatakan bahwa Kecamatan Babulu merupakan salah satu wilayah yang sangat potensial bagi pertanian yang sekaligus disiapkan sebagai lumbung pangan di Kaltim bahkan nasional. 

Untuk itu kata dia sektor pertanian di Kabupaten PPU ini harus terus mendapat dukungan baik dari pemerintah Kabupaten PPU maupun Pemerintah Provinsi Kaltim. 

" Kami berharap bantuan-bantuan tersebut bisa membuat semangat bagi petani kita," kata Akmal. 

Lanjut dia mengatakan bahwa salah satu kerisauan dirinya selama ini adalah tingginya alih fungsi pertanian ke perkebunan sawit khususnya di Kecamatan Babulu. 

Namun kata dia bahwa pemerintah juga tidak mungkin melarang masyarakat menanam sawit, karena itu juga hak masyarakat. Terapi jika alasan masyarakat mengkonversi lahan karena tidak ketersediaan air, maka dari itu kebutuhan air lah yang pertama harus di benahi. 

"Itulah kenapa kita harus terus turun ke lapangan karena kita berharap teman-teman Forkopimda, pak bupati, pak dandim, pak kapolres, ayo bersama-sama kita gugah petani kita," ajak Akmal. 

Akmal Malik juga berharap agar penerima bantuan dapat memanfaatkan fasilitas pertanian tersebut dengan sebaik-baiknya serta agar dijaga dengan baik agar dapat terus bermanfaat bagi petani. 

"Tolong pak kades, pak camat agar dikoordinir petani kita, karena alat ini bukan barang biasa dan ini butuh perawatan. Artinya mungkin dipakai tetapi pastikan juga teknisinya tersedia. Karena biasanya orang itu membelinya lebih mudah dari pada merawat barang," tutupnya. 

Turut hadir dalam kegiatan, jajaran pimpinan perangkat daerah Provinsi Kaltim, Forkompinda Provinsi Kaltim dan jajaran pimpinan perangkat daerah PPU serta Forkopimda Kabupaten PPU. ( Wan/* DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM, - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) semalam telah menyebabkan banjir di salah satu wilayah yang berada di kelurahan Sungai Parit, kecamatan Penajam kabupaten PPU, Selasa, (26/12/2023).

Tidak menunggu waktu lama, pagi harinya walaupun kondisi hujan, Penjabat (Pj) Bupati PPU, Makmur Marbun didampingi instansi terkait langsung turun ke lapangan meninjau lokasi banjir ini.

" Ini sebenarnya bukan banjir tetapi lebih kepada genangan air yang tertahan karena aliran sungai dimuara yang mengalami pendangkalan yang harusnya jauh-jauh hari sudah dibenahi agar aliran sungai tidak terganggu di sana," kata Makmur Marbun saat ditemui di sela-sela kunjungannya.

Dia mengatakan sebenarnya jauh-jauh hari dirinya tetelah memberikan himbauan terkait saat memasuki musim penghujan agar selalu waspada terhadap banjir di PPU. Selain itu dirinya juga telah menginstruksikan seluruh perangkat daerah agar memperbaiki saluran-saluran air yang memungkinkan dapat menjadi penyebab terjadinya banjir.

" Saya menghimbau agar masyarakat selalu waspada memasuki musim penghujan ini. Tapi ini tadi sudah selesai sudah kita selesaikan apa yang menjadi permasalahan. Mudah-mudahan ditempat lain juga tidak terjadi seperti ini," tutupnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PPU, Budi Santoso saat dihubungi membenarkan bahwa banjir di Kelurahan Sungai Parit disebabkan saluran drainase yang tersumbat.

" Penyebab utamanya adalah tersumbatnya saluran drainase, yang membutuhkan analisis lebih lanjut untuk mengatasi masalah banjir,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa kejadian tersebut berlangsung tidak lama, sekitar dua jam. Faktor utamanya adalah saluran drainase di sekitar pemukiman yang tersumbat.

Ia berharap warga setempat dapat membersihkan saluran drainase di lingkungan mereka secara swadaya atau dengan bergotong-royong.

Menurut Budi Santoso banjir tersebut belum bisa dikategorikan sebagai bencana, terutama mengingat durasi banjir dan tidak adanya korban jiwa.

Namun, BPBD akan segera mengambil tindakan untuk menangani masalah saluran air agar alirannya lancar dan tidak menyebabkan genangan air. Pihaknya akan merekomendasikan perbaikan saluran air ini kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Selain itu, BPBD juga telah melakukan peninjauan di beberapa titik yang mengalami hambatan aliran air.

“Kami akan segera memberikan rekomendasi kepada OPD yang berwenang, karena ini merupakan ranah OPD lain,” pungkasnya. (Hms17)

KabarIkn.com,Penajam – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) lakukan akselerasi penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kabupaten PPU. Hal ini diungkapkan Penjabat (Pj) Bupati PPU Makmur Marbun saat memberi arahan dalam bimbingan teknis penerapan Tanda Tangan Elektronik (TTE) di lingkungan Pemkab PPU, Selasa (12/12/2023) siang di aula lantai III Kantor Bupati PPU. Ia menargetkan TTE dan E-Office di lingkungan Pemkab PPU sudah diterapkan pada 1 Januari 2024.

“Harapan kami, kami sampaikan bahwa 1 Januari 2024 seluruh (adminisitrasi) di sini memakai sistem itu, wajib,” tegasnya.

Ia menegaskan penerapan sistem ini wajib dilakukan hingga tingkat kelurahan/desa. Dengan adanya penerapan TTE dan E-Office (sistem persuratan berbasis elektronik), kegiatan administrasi pemerintahan akan lebih cepat dan efektif karena dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja dalam waktu singkat. Selain itu, akan mengurangi penggunaan kertas maupun alat tulis kantor (ATK) lainnya. Ia menyebut telah memangkas anggaran ATK pada tahun 2024 untuk memacu percepatan penerapan SPBE. Anggaran yang dipangkas akan dialihkan ke Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk menunjang kesejahteraan pegawai. 

“Di tanggal 22-23 Desember 2024 saya akan lakukan workshop,” ucapnya.

Ia berkomitmen untuk terus mengawal percepatan SPBE dari tingkat kepala perangkat daerah hingga kelurahan/desa.

Kepala Seksi Pelayanan Sertifikasi Elektronik Balai Sertifikasi Elektronik (BsrE) Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Imam R. Muhtahar dalam kesempatan yang sama menyampaikan penerapan SPBE yang dilakukan oleh PPU merupakan wujud transformasi digital. Ia menyebut BSSN akan mendukung dari aspek keamanan SPBE.

“Kalau aspek keamanan tentunya kami menerapkan high security (keamanan tingkat tinggi), karena ini juga implementasinya berbasis infrastruktur kunci publik, menerapkan kriptografi di dalamnya. Kami juga sudah ISO 27001 di BSrE sendiri,” ungkapnya.

Ia menjelaskan dengan adanya TTE dapat menjamin keaslian identitas penanda tangan dan keutuhan serta autentikasi dokumen/informasi elektronik.(Nis/*DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar sosialiasi kebijakan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan tahun 2024 bertempat di Hotel Grand Nusa Penajam pada Senin (11/12/23).

Tampak hadir Sekretaris Daerah (Sekda) PPU Tohar, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda PPU Sodikin, Asisten Bidang Administrasi Umum Setda PPU Ahmad Usman, Deputi Bidang Pengawasan dan Pengendalian Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN) Otok Kuswandaru serta para ASN di lingkungan pemerintahan Kabupaten PPU yang mengikuti sosialisasi secara dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring).

Pesta demokrasi yang akan diselenggarakan pada tahun 2024 mendatang tentu diharapkan berjalan secara lancar dan damai untuk keseluruhan proses Pemilu baik pra maupun pasca Pemilu.

Berkaitan dengan pemilu, sesuai dengan amanat Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, ASN dituntut tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan lain diluar kepentingan bangsa dan negara. Hal ini ditegaskan kembali oleh Penjabat (Pj) Bupati PPU Makmur Marbun dalam sambutannya saat membuka acara sosialisasi.

“Kita diingatkan kembali bahwa kita selaku ASN kita diminta netral dalam menyikapi, menyambut pesta demokrasi yang dilaksanakan,”ungkapnya.

Makmur menjelaskan hal-hal yang perlu diperhatikan oleh ASN menjelang Pemilu 2024 yaitu bebas konflik kepentingan, bebas intervensi, adil, objektif, bebas pengaruh dan tidak memihak.

“Menjelang Pemilu 2024 kita harus punya semangat menyikapi hiruk pikuk Pemilu, kita harus yakinkan bebas dari konflik kepentingan, bebas dari intervensi, adil, objektif dan tidak memihak kepada siapapun itu,”terang Makmur.

Lebih lanjut Makmur menambahkan, ASN tidak boleh terlibat dalam kampanye dan membuat keputusan atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan peserta Pemilu.

“Kita harus punya sikap bahwa kita tidak memihak kepada pasangan calon atau calon apapun itu, kita hanya diberi ruang untuk memberikan pelayanan,”tegasnya.

Selain itu, guna mewujudkan situasi yang kondusif, aman dan damai pada masyarakat PPU pada Pemilu 2024, Makmur menghimbau kepada para ASN maupun masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dengan berita hoax ataupun kampanye hoax yang negatif.

“Tidak boleh menyebar hoax, karena isu hoax yang negatif dapat menimbulkan perpecahan diantara masyarakat,”tutupnya. (Sha/*DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,Penajam – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun meresmikan Sky Resto The Rich Hotel, Sabtu (9/12/2023) Sore. Hal ini merupakan salah satu bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU yang saat ini tengah mendorong sektor perhotelan PPU untuk lebih maju dan berkembang. Peresmian ini disaksikan oleh Ketua DPRD PPU Syahrudin M Noor beserta istri, Ketua TP PKK PPU Linda Romauli Siregar, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) PPU Andi Israwati Latief, dan Kepala Badan Pendapatan Daerah PPU Safwana.

Pj Bupati PPU Makmur Marbun menyampaikan Pemkab PPU telah mengeluarkan kebijakan untuk menyelenggarakan kegiatan pemerintahan di dalam wilayah PPU saja. Hal ini dilakukan untuk mendorong perputaran perekonomian di wilayah PPU khususnya melalui sektor perhotelan. Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan pemilik hotel dapat menyesuaikan dengan mengembangkan fasilitasnya sesuai dengan standar yang diperlukan untuk penyelenggaraan kegiatan pemerintah maupun kebutuhan konsumen lainnya. 

“Saya mengajak kepada para pelaku perhotelan yang ada di Kabupaten PPU untuk mengembangkan sektor perhotelan yang ada agar lebih profesional, memiliki standar yang layak bagi para pengunjung serta menjadi bagian dari sarana promosi daerah dengan berbagai potensi baik pariwisata, budaya, dan kearifan lokal yang ada, sehingga para tamu-tamu daerah maupun wisatawan dapat memperoleh sarana dan prasarana yang memadai dan menjadi salah satu tempat yang memang layak untuk dikunjungi dengan sarana dan prasarana pendukungnya,” ucapnya.

Selaras dengan hal tersebut, dia meminta Disbudpar PPU bersinergi dengan pihak penyedia jasa penginapan/perhotelan untuk pengembangan pariwisata dan promosi. Kuliner khas PPU juga diharapkan dapat disajikan dalam menu hotel.  

Lebih lanjut Makmur Marbun menyampaikan saat ini hotel-hotel di PPU sudah terisi penuh setelah adanya kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Ia berharap ke depan PPU memiliki destinasi baru yang dapat dikembangkan. 

“Apakah dengan hotel tok yang disiapkan? Tentunya tidak. Destinasi pariwisata pendukung. Nah, sekarang pertanyaan saya, kalau datang ke PPU, datang ke Penajam, kalau sampai selesai bekerja di sini satu hari, dia harus tiga hari, ke mana kami pergi? Ke mana kita harus bawa? Sebenarnya kabupaten ini menyimpan banyak segudang tempat wisata yang sama sekali belum dijamah. Tahun ini saya sudah siapkan, ada mangrove, ada pantai, banyak sekali yang kita siapkan,” ungkapnya.

Ia menargetkan pada tahun 2024 sudah ada destinasi baru di PPU.

“Mari kita bersama-sama memajukan daerah kita ini dengan berbagai potensinya, tentunya sudah saatnya Kabupaten PPU untuk melakukan berbagai terobosan kemajuan, mengingat Kabupaten PPU kini sudah menjadi daerah yang tidak hanya dikenal di tingkat nasional tetapi internasional, karena wilayahnya yang ditetapkan menjadi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara,” ucapnya.(Nis/*DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,Penajam - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) laksanakan rapat koordinasi (rakor) isu strategis dengan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan masyarakat Kecamatan Babulu di aula Kantor Camat Babulu, Jum'at (08/12/2023).

 Hadir dalam kegiatan Penjabat (Pj) Bupati PPU Makmur Marbun, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah (Setda) PPU Sodikin, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) PPU Muhtar, Camat Babulu Muhammad Nadir, Kapolsek Babulu Iptu Syaifudin, serta kepala desa (kades) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se- Kecamatan Babulu.

Saat membuka kegiatan Pj Bupati PPU Makmur Marbun mengatakan selaku kepala daerah ingin mendapat informasi terkait permasalahan desa di Kecamatan Babulu dengan harapan pelayanan pemerintah berjalan dengan baik.

"Beriringan dengan ibu kota negara di Kabupaten PPU yang ditetapkan pemerintah pusat, kita tidak boleh bekerja dengan biasa-biasa saja namun harus bekerja secara cepat agar dapat mengejar ketertinggalan kita dengan kabupaten/kota di sekitar dan dapat menyeimbangkan pembangunan di IKN dengan Kabupaten PPU, "ungkapnya.

Lanjut Makmur mengatakan berikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat dengan cara menjemput bola tanpa harus mengenal lelah, pemerintah daerah hadir untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang terjadi pada masyarakat agar mereka merasa tenang dalam bekerja. 

"Mengatasi persoalan yang bapak ibu hadapi memang berat dirasakan namun apabila dikerjakan secara bersama semua akan tertangani dengan baik,"ucapnya.

Diakhir sambutannya, ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada kepala desa yang akan mengakhiri masa tugasnya atas edukasi yang diberikan kepada masyarakat dan telah memberi pondasi yang kuat untuk pembangunan desanya.

"Semoga yang terpilih kelak dapat menjalankan tugasnya lebih baik lagi untuk masyarakat. "pungkasnya.(Man/*DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM – Pejabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun memimpin upacara peringatan HUT ke-78 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional Tahun 2023, Kamis (07/12/2023). Upacara tersebut diselenggarakan di lapangan depan Kantor Bupati PPU dan diikuti para guru se-Kabupaten PPU.

Dalam sambutannya, Pj Bupati PPU Makmur Marbun membacakan sambutan tertulis Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim mengatakan di tahun ini mungkin menjadi tahun terakhir ia selaku Mendikbudristek untuk merayakan Hari Guru Nasional. Tentu dalam hal ini membuatnya merasa sedih, karena pasti akan rindu bertemu dengan lbu dan Bapak guru semua. 

“Saya yakin bahwa lbu dan Bapak guru sebagai nahkoda tidak mau membalikkan lagi arah dari kapal Merdeka Belajar. Saya optimis bahwa semua pendidik di seluruh lndonesia masih akan terus bergerak mewujudkan Merdeka Belajar,” ungkapnya.

Ia juga menceritakan, pada tahun pertama Merdeka Belajar telah menghapus ujian nasional dan memberi kepercayaan kepada guru untuk menilai hasil belajar muridnya. Bahkan telah menerapkan asesmen nasional agar semua berfokus menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan menyenangkan. 

“Tentunya itu semua demi lingkungan belajar yang menumbuhkan kemampuan literasi dan numerasi serta karakter murid,” jelasnya.

Sementara itu, dalam ruang untuk belajar dan berbagi diantara sesama guru juga kini semakin luas dengan adanya platform Merdeka Mengajar. Jutaan guru diseluruh lndonesia sekarang saling terhubung, saling belajar, dan menginspirasi satu sama lain dalam menerapkan Kurikulum Merdeka.

“ Terobosan besar kita hadirkan dengan meluncurkan Pendidikan Guru Penggerak. Program ini berbeda dari pelatihan guru yang sudah ada sebelumnya, karena tujuannya untuk mendorong lahirnya generasi baru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah yang mampu memimpin perubahan nyata,” terangnya.

Di akhir sambutannya ia juga percaya bahwa Hari Guru Nasional tahun ini bukanlah salam perpisahan. Sebaliknya, peringatan Hari Guru Nasional tahun ini adalah penanda kesatuan tekad kita untuk mengakselerasi kemajuan sistem pendidikan lndonesia. 

“Oleh karena itu, mari kita rayakan hari ini dengan semangat untuk terus melaju ke depan, dengan derap langkah serentak melanjutkan gerakan Merdeka Belajar,” pungkasnya.(Zan/*DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,Penajam - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) gelar ekspose hasil penyusunan peta proses bisnis tahun 2023 di aula lantai III Kantor Bupati PPU, Senin (04/12/2023).

Menghadirkan narasumber dari Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan Kajian Desentralisasi dan Otonomi Daerah Lembaga Adminstrasi Negara (Puslatbang KDOD LAN) RI Samarinda, dan diikuti oleh seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten PPU.

Dalam sambutannya Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) PPU Ahmad Usman mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten PPU, mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada narasumber dari Puslatbang KDOD LAN RI Samarinda yang telah bersedia bekerjasama untuk melakukan ekspose hasil penyusunan peta proses bisnis di Kabupaten PPU.

"Penyusunan peta proses bisnis ini memiliki arti penting dan bernilai strategis, guna meningkatkan efesiensi dan efektifitas sistem, proses dan prosedur kerja yang jelas, efektif, efisien dan terukur pada masing-masing instansi pemerintah," ungkapnya.

Lanjut Ahmad Usman mengatakan, penyusunan peta proses bisnis instansi pemerintah sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2018, tentang Penyusunan Peta Proses Bisnis Instansi Pemerintah merupakan acuan yang menggambarkan hubungan kerja yang efektif dan efisien antar unit organisasi untuk menghasilkan kinerja sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan di dalam Rencana Pembangunan Daerah 2024 - 2026.

"Peta proses bisnis ini juga ikut menentukan dalam kesuksesan pelaksanaan reformasi birokrasi pada pemerintah daerah,"terangnya.

Ahmad Usman mengharapkan dengan terwujudnya peta proses bisnis secara baik, terukur dan terarah, maka cita-cita untuk mewujudkan organisasi instansi pemerintah yang tepat fungsi, tepat ukuran dan tepat proses akan dengan mudah dapat dicapai.

"Namun yang terpenting adalah adanya kesungguhan dan komitmen dari seluruh perangkat daerah di Kabupaten PPU," harap Ahmad Usman.

Diakhir sambutannya,D ia berpesan kepada para peserta agar dapat menjadikan peta proses bisnis Pemerintah Kabupaten PPU ini sebagai acuan dalam penyusunan peta proses bisnis di lingkungan instansi masing-masing.

"Atas nama Pemerintah Daerah kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi, kepada Puslatbang KDOD dan semua pihak yang telah bekerja keras untuk mempersiapkan penyelenggaraan kegiatan ekspose hasil penyusunan peta proses bisnis ini," pungkasnya. (Man/*DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM - Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur ( Kaltim) Akmal Malik, hadir bersama masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dalam pentas seni dan UMKM yang dihibur artis dangdut ternama dari ibu kota Jakarta.

Di alun-alun depan Kantor Bupati PPU, Sabtu malam (02/12/2023), ribuan warga Kabupaten PPU hadir bersama-sama dalam sebuah acara hiburan yang di prakarsai oleh Pj Gubernur Akmal Malik dengan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten PPU. Acara ini merupakan momentum untuk merayakan seni lokal serta mendukung usah mikro, kecil dan menengah (UMKM) di daerah ini dengan kehadiran artis dangdut terkenal dari ibu kota Benigno, Erie Suzan dan Salma Majid.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Gubernur Akmal Malik menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim untuk mendukung dan mengembangkan UMKM serta seni budaya lokal. Ia juga menyampaikan apresiasinya yang tinggi kepada pelaku seni dan UMKM yang berperan dalam memajukan potensi daerah.

Akmal juga menambahkan bahwa Kaltim mendapatkan berkah Ibukota Nusantara (IKN) dan yang paling dekat dengan IKN adalah PPU. 

''Untuk itu kami mengajak masyarakat PPU untuk ikut berpartisipasi apa yang bisa kita lakukan untuk daerah kita ini biar nanti Pj Bupati yang akan akan menjawabnya," pungkasnya.

Sementara Pj Bupati PPU Makmur Marbun dalam kesempatan yang sama menyampaikan selamat datang dan selamat berakhir pekan kepada Pj Gubernur Kaltim beserta rombongan yang bersedia hadir dan berkolaborasi bersama-sama masyarakat PPU.

 "Yang tentunya malam ini semakin semarak karena kita semua kehadiran artis ibu kota yaitu Benigno, Erie Suzan dan Salma Majid," ujarnya.

Makmur Marbun juga menyampaikan apresiasinya dan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah berperan aktif dalam penyelenggaraan kegiatan rutin ini, terutama dalam pentas seni dan pekan UMKM yang sangat positif ini.

Dia juga menambahkan, bahwa kegiatan ini berhasil menggali potensi dari para UMKM yang berada di wilayah Kabupaten PPU, yang juga memberikan wadah bagi bakat-bakat anak muda melalui kegiatan yang positif, baik itu dalam bidang olahraga maupun pertujukan seni lainnya.

"Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan potensi lokal dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat," harapnya.

Tambahnya Kabupaten PPU memiliki berbagai potensi baik di bidang kepariwisataan, seni budaya serta para UMKM yang handal dengan tingkat kreativitas baik mencakup tradisional dan modern.

Diakhir sambutannya Pj Bupati mengajak kepada semua yang hadir untuk terus mengasah kreativitas dan mengembangkan diri. 

"Jangan hanya menjadi penonton di daerah sendiri, sebaliknya kita harus berperan aktif dengan potensi yang kita miliki agar terus tumbuh dan berkembang," tutupnya.

Tampak hadir dalam acara ini, anggota DRPD Kaltim, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kaltim, pejabat Pemprov Kaltim, Forkopimda Kabupaten PPU, pimpinan perangkat daerah dan masyarakat PPU. (Wan*/ DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM – Upah minimum kabupaten (UMK) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tahun 2024 naik 4,35 Persen, dimana awalnya UMK Kabupaten PPU di tahun 2023 yaitu Rp 3.561.020 naik menjadi Rp 3.715.817 di tahun 2024 mendatang. Hal ini di ungkap Penjabat (Pj) Bupati PPU, Makmur Marbun saat press conference di aula lantai III Kantor Bupati PPU, Jumat (1/12/2023).

Makmur Marbun juga menjelaskan, terjadinya kenaikan sekitar 4,35 persen itu Kabupaten PPU dari besarannya termasuk nomor 5 se-Kalimantan Timur (Kaltim) setelah Kota Samarinda. Tetapi, dari segi jumlah masuk di nomor 2 se-Kaltim setelah Kabupaten Berau. 

“ Saya juga sempat kaget loh, Kabupaten PPU ini tinggi juga UMK-nya, tidak mungkin untuk turunkan. Malah kita agak alot dan sempat diskors saat rapat,” ujarnya.

Menurutnya, lanjut Pj Bupati PPU, karena Kabupaten PPU masuk nomor 2 se-Kaltim dari segi jumlah maka dalam dunia tenaga kerja harus lebih disiapkan dan harus bersamaan dengan skill, kemampuan,kompetensinya. Sehingga di tahun 2024 mendatang Kabupaten PPU sudah mempunyai program dalam peningkatkan sumber daya manusia (SDM) itu.

“ Untuk mengembangkan SDM di tahun 2024 nanti, disini melalui short touch nanti yang kita lakukan itu di advokasi. Nah dengan melalui perusahaan-perusahaan yang memang bisa menjadi lisensi bisa memberikan sertifikasi, baik itu sertifikasi nasional maupun internasional,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) PPU, M Sukadi Kuncoro menambahkan bahwa UMK PPU bisa menjadi tertinggi kedua di Kaltim karena penetapan UMK itu berdasarankan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 51 Tahun 2023. Jadi ada ketentuan di Pasal 26 Ayat IV besaran alpa itu dari 0,10 hingga 0,30.

“Nah kemarin ada rapat terkait dengan hal itu, pihak pekerja itu tuntutannya 0,30 namun pihak Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) yang mewakili perusahaan di 0,10. Akhirnya ada skorsing waktu pada tanggal 22 kemarin, kemudian dilaksanakan lagi di hari Jumat dan disepakati tuntutan pekerja itu oleh teman-teman Apindo yang mewakili perusahaan,” tutupnya.(Zan/*DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM — Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mempersembahkan kekayaan seni dan kreativitas para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam sebuah acara megah yang diprakarsai oleh Penjabat (Pj) Bupati PPU Makmur Marbun. Malam Pentas Seni dan UMKM menjadi panggung gemerlap bagi bakat seniman dan inovasi pengusaha UMKM, setiap Sabtu malam di alun-alun depan Kantor Bupati PPU.

Dalam suasana yang penuh semangat Pj bupati Makmur Marbun akan terus berkerja keras bersama dalam mendukung para seniman dan pelaku UMKM. 

"Kami ingin mempersembahkan wadah bagi keberagaman karya seni serta produk unggulan UMKM di Kabupaten kita,"kata Makmur Marbun disela-sela rapat koordinasi dengan sejumlah pejabat diruang kerjanya, Kamis (30/11/2023).

Makmur Marbun menginginkan setiap Sabtu malam pentas seni dan UMKM harus terus digiatkan dengan menampilkan ragam pertunjukan seni yang memukau, dimulai dari atraksi tari tradisional hingga harmoni musik yang memikat hati para penonton. Panggung UMKM memamerkan beragam produk kreatif, mulai dari hasil kerajinan unik, produk kuliner lezat, hingga teknologi terbaru yang dihadirkan oleh pengusaha UMKM yang berbakat.

"Kami berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dan peluang bagi pertumbuhan para pelaku UMKM. Setiap Sabtu malam ini adalah awal dari upaya kami untuk memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan kapasitas mereka," tambah Pj Bupati.

Acara ini tak hanya menjadi ajang pameran seni dan produk UMKM, namun juga menjadi wadah bagi para pelaku usaha untuk berjejaring, bertukar ide, dan mendapatkan pengetahuan melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang interaktif.

Kehadiran ribuan pengunjung dari berbagai kalangan, termasuk komunitas seni, pengusaha lokal, serta masyarakat umum, menunjukkan semangat kolaboratif untuk mendukung kemajuan UMKM serta melestarikan kebudayaan daerah.

Sabtu malam (2/12/2023) akhir pekan ini, panitia pelaksana akan menghadirkan artis dangdut ibu kota yaitu Benigno, Erie Suzan dan Salma Majid untuk menghibur masyarakat PPU. Makmur Marbun juga menyampaikan bahwa Pj Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik akan turut hadir dalam malam Pentas Seni dan UMKM malam nanti bersama masyarakat PPU.

" Semua ini kami dihadirkan demi membahagiakan hati masyarakat PPU dan ini juga merupakan sumbangsih dari beberapa pihak yang mencintai Kabupaten PPU, terutama Bapak Gubernur Kaltim, "ujar Marbun.(Wan*/DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama dengan DPRD PPU terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024 pada rapat paripurna DPRD PPU, Kamis (30/11/2023) di Gedung Paripurna DPRD PPU.

Sebelum melaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama tersebut, Penjabat (Pj) Bupati PPU Makmur Marbun mendengarkan penyampaian laporan Badan Anggaran (Banggar) dan Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi terhadap Raperda APBD Tahun Anggaran 2024. Setelah itu, dilanjutkan dengan melaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama yang dilakukan oleh Pj Bupati PPU dengan jajaran pimpinan DPRD PPU.

Dalam rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD PPU Syahrudin M Noor ini, Pj Bupati PPU Makmur Marbun mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi – tingginya atas nama pribadi dan pemerintahan daerah yang sudah bekerja keras, khususnya Banggar DPRD beserta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), sehingga kebijakan anggaran daerah melalui proses penyusunan raperda tentang APBD Tahun Anggaran 2024 dapat disetujui bersama dan ditetapkan sebelum batas waktu paling lambat 1 (satu) bulan sebelum tahun anggaran berkenaan berakhir menjadi Peraturan Daerah (Perda) tentang APBD Tahun Anggaran 2024 dengan segala dinamikanya.” Telah kita dengarkan bersama laporan Banggar DPRD, secara umum semua fraksi-fraksi telah menyetujuinya walau didalamnya terdapat catatan, saran dan pertimbangan tentu akan menjadi perhatian kami kedepannya,” ujarnya.

Makmur Marbun menyampaikan bahwa APBD tahun anggaran 2024 memiliki posisi yang penting dan strategis, karena merupakan landasan kebijakan dan prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan dari dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2024 sebagai konsekuensi logis atas pelaksanaan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Makmur juga menambahkan bahwa persetujuan akan raperda ini sangat penting artinya untuk memenuhi kebutuhan akan produk hukum, sebagai instrumen yang jelas dan mengikat agar segala sesuatu yang dilakukan dalam pelaksanaan pemerintahan dapat dipertanggungjawabkan.“Persetujuan raperda ini sebagai salah satu wujud komitmen bersama antara Pemerintah Daerah Kabupaten PPU dan DPRD ,” ucapnya.

Makmur Marbun menjelaskan bahwa dokumen raperda tentang APBD Kabupaten PPU Tahun Anggaran 2024, secara umum target pendapatan pada APBD tahun 2024 sebesar Rp.2.639.079.319.071.Dengan rincian Pendapatan Asli Daerah (PAD) direncanakan sebesar Rp.191.701.114.863, kemudian pendapatan transfer direncanakan sebesar Rp.2.447.123.204.208 dan lain-lain pendapatan daerah yang sah direncanakan sebesar Rp.255.000.000. Ia juga menambahkan bahwa keseluruhan yang direncanakan pada APBD tahun anggaran 2024 sebesar Rp.2.675.666.832.855 terdiri dari belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga dan belanja transfer.“Sementara untuk pembiayaan daerah terdiri dari penerimaan pembiayaan yang direncanakan sebesar Rp.92.218.189.424 dan pengeluaran pembiayaan yang direncanakan sebesar Rp.55.630.675.640,00,” kata Makmur Marbun.

Lanjut Makmur kembali menegaskan bahwa pemenuhan terhadap belanja mandatory spending telah dialokasikan sesuai ketentuan perundang-undangan, diantaranya belanja urusan pendidikan, urusan kesehatan, dan Alokasi Dana Desa (ADD). Adanya kenaikan ADD yang bersumber dari perhitungan 10% dari Dana Transfer Umum (DTU), diharapkan mampu mendorong pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyakarat ditingkat Desa.Pemerintah daerah juga telah mengalokasikan untuk penyesuaian belanja aparatur dan anggaran belanja infrastruktur, sehingga diharapkan terdapat pemerataan pembangunan dan tercipta lapangan kerja serta pertumbuhan pusat-pusat ekonomi baru dalam rangka sinergitas mendukung konektivitas pembangunan sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Saya mengingatkan kepada seluruh kepala perangkat daerah selaku pengguna anggaran, agar dalam pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah lebih berhati-hati dan cermat dengan selalu berpedoman pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku,”tegasnya.

” Lakukan langkah – langkah kongkret serta percepatan pelaksanaan dan penyelesaian terhadap program dan kegiatan berdasarkan dokumen pelaksanaan anggaran SKPD,”tutupnya.(Wan*/Diskominfo PPU)