[Valid RSS]

KabarIkn.com,PPU - Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-18, Tingkat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Tahun 2023 resmi ditutup. Penutupan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten PPU, Tohar, Kamis malam, (2/3/2023) di arena Bundaran Komplek Islamic Center Nipah-Nipah Penajam.

Hadir dalam Penutupan MTQ ke 18 ini, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) ketua LPTQ Provinsi Kalimantan timur, kepala Kantor Kementerian Agama PPU, kepala Kantor Kementrian Agama kabupten paser, ketua MUI Kabupaten PPU, camat, lurah/ kades se kabupaten PPU, koordinator Dewan Hakim beserta seluruh anggotanya, ketua LPTQ Kecamatan , beserta seluruh pelatih, Official, peserta dan pendamping.

Tohar mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh kepanitiaan kegiatan MTQ ke-18 tingkat kabupaten PPU maupun pihak-pihak terkait lainnya. "Kami atas nama Pemerintah Kabupaten PPU menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada ketua pelaksana dan segenap kepanitiaan. Serta seluruh organik yang terlibat dalam suksesnya penyelenggaraan MTQ ini. Mudah-mudahan jerih payah, pengorbanan waktu ,tenaga dan fikiran Allah SWT catat sebagai amal ibadah kita semua," ungkapnya.

Kedua, sambungnya, dalam konteks Musabaqoh, dalam syariat pelaksanaan syiar Islam, sesungguhnya semua terutama para peserta dan para pendukung pelaksana MTQ ke-18 ini adalah pemenangnya. MTQ lanjut dia, di dalamnya di lombakan baca Alquran didalamnya juga di lombakan Tafsir Alquran juga dilombakan cerdas cermat Alquran, begitu juga tulisan indah Alquran, dari sekian banyak cabang yang di Musabaqohkan.

Dirinya yakin dan percaya yang mengingat-ingat, yang membuka , membaca, menghafal al-quran bukan hanya peserta MTQ, tetapi yakin dan dipercaya para juri, dewan Hakim juga sama. Tohar berharap semoga para pemenang bisa terus berlatih untuk kembali mewakili Kabupaten PPU di ajang MTQ tingkat Provinsi Kaltim yang akan dilaksanakan di Kota Balikapapan mendatang serta bisa mengharumkan nama PPU di tingkat Provinsi Kaltim dan tingkat Nasional.

"Artinya semua pihak yang terlibat langsung didalamnya ikut berlomba. dengan demikian mereka dan beliau-beliaulah pemenangnya, " ucapnya.

MTQ ke-18 tingkat Kabupaten PPU kali ini Kecamatan Penajam meraih juara umum berdasarkan SK LPTQ TK Kab PPU Th 2023 nomor 07/LPTQ-Kab.PPU/II/2023 dengan rincian sebagai berikut , Penajam terbaik I 20, terbaik II 16, dan terbaik III 8, kecamatan waru terbaik I 5, terbaik II 2 dan terbaik III 14, kecamatan Babulu terbaik I 12, terbaik II 13, dan terbaik III 4 dan kecamatan Sepaku terbaik I 2, terbaik II 3, dan terbaik III 6. Kemudian untuk MTQ ke-19 tingkat Kabupaten PPU tahun 2024 mendatang akan di laksanakan di Kecamatan Waru. (ADV)

KabarIkn.com,PPU - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Tohar beserta jajaran mengikuti webinar yang dilaksanakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum. Kegiatan ini digelar melalui zoom meeting, Jum'at, (2/3/2024). 

Kegiatan webinar ini digelar dalam rangka mendukung kelancaran penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024. Dalam kegiatan ini, ia didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan Kabupaten PPU, Shodikin, Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab PPU, Daud dan sejumlah dinas terkait, ikuti 

"Tema yang diusung ialah Pemberdayaan dan Penguatan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) guna mensukseskan penyelenggaraan pemilu 2024 yang aman dan damai," kata Tohar.

Mendekati tahun pemilihan umum (Pemilu) yang akan digelar pada 2024, netralitas aparatur sipil negara (ASN) kembali menjadi sorotan publik. Asas netralisasi seorang ASN harus diwujudkan, bebas dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak pada kepentingan siapapun.

Untuk memahami asas netralitas ASN dalam Pemilu serta meningkatkan kekhawatiran atas pelanggaran netralitas ASN, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menyelenggarakan webinar bertema Politik dan Netralitas ASN dalam Pemilu 2024 pada Senin (20/02). Webinar ini bertujuan untuk memberikan pengetahunan mengenai teknologi dan inovasi politik serta mengantisipasi pelanggaran netralitas ASN dalam Pemilu.

“Dimensi netralitas ASN dalam pelaksanaan pemilu, penyelenggaraan pelayanan publik, manajemen ASN serta pembuat keputusan/kebijakan haruslah netral,” ujar Asisten Deputi Penguatan Budaya Kerja SDM Aparatur Kementerian PANRB Damayani Tyastianti.

Ketidaknetralan ASN berdampak pada terjadinya diskriminasi layanan, munculnya kesenjangan dalam lingkup ASN, adanya konflik atau benturan kepentingan, dan ASN menjadi tidak profesional. Pengawasan yang kuat disertai dengan penerapan sanksi menjadi kunci untuk memastikan netralitas aparatur sipil negara dalam pemilu.

Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Lili Romli selaku pembicara pertama menyampaikan bahwa birokrasi merupakan faktor penting sebagai penghubung antar-negara atau pemerintah yang seharusnya netral dalam memberikan layanan kepada masyarakat. “Tidak boleh terlibat dalam politik praktis,” ujarnya.

Diskusi dilanjutkan dengan materi teknologi dan inovasi sebagai antisipasi kewaspadaan gangguan netralitas ASN dalam pemilu 2024 yang dibawakan oleh Dosen FISIP Universitas Brawijaya Wawan Sobari. Ia mengatakan bahwa banyaknya asumsi perubahan lingkungan komunikasi politik di era digital menjadikan media sosial sebagai salah satu sumber pelanggaran netralitas ASN.

Pembicara selanjutnya adalah Komisioner Pokja Pengawasan Bidang Penerapan Nilai Dasar, Kode Etik, dan Kode Perilaku ASN dan Netralitas ASN Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Arie Budhiman. Disampaikan, dalam menegakkan netralitas ASN, KASN bersama Kementerian PANRB, BKN, Bawaslu, dan Kementerian Dalam Negeri mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) untuk membangun sinergisitas dan efektifitas koordinasi dalam pengawasan netralitas ASN.(ADV)

KabarIkn.com,PPU - Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Hamdam hadir pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Acara ini digelar di Jakarta International Expo (Jiexpo), Kamis, (2/3/2023) pagi.

Acara yang digelar untuk penguatan koordinasi penanggulangan bencana ini dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Dalam kesempatan ini juga tampak jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten PPU hadir dalam kegiatan ini. 

Tampak hadir mendampingi presiden, Menko Polhukam, Mahfud Md, Menko PMK Muhadjir Effendy, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto. Dalam sambutannya Presiden Jokowi menyampaikan, saat ini semua negara tengah mewaspadai perubahan iklim yang berpotensi meningkatkan frekuensi bencana.

Perubahan iklim menyebabkan frekuensi bencana alam di dunia naik drastis dan Indonesia menempati tiga teratas paling rawan bencana. Ia mengungkapkan, frekuensi bencana di Indonesia naik 81 persen dari 1.945 bencana di tahun 2010 menjadi 3.544 bencana di tahun 2022.

Bencana tersebut meliputi banjir, letusan gunung berapi, tanah longsor, gempa bumi serta bencana alam dan nonalam lainnya. "Oleh sebab itu, siaga dan waspada itu menjadi kunci, baik tahap prabencana, pada tahap tanggap darurat, maupun pascabbencana. Semuanya harus disiapkan, semuanya harus dikelola dengan baik,” ujar Jokowi.

Jokowi menekankan, tahap prabencana sangat penting untuk memitigasi risiko serta meminimalisir korban dan kerugian akibat bencana. Terkait tahapan pra bencana, Jokowi menekankan sejumlah hal.

Pertama, sistem peringatan dini. Kedua, memberikan edukasi bencana kepada masyarakat. Seperti edukasi mengenai upaya yang harus dilakukan jika terjadi bencana gempa bumi atau adanya potensi letusan gunung berapi.

Ketiga, Jokowi menekankan mengenai tata ruang dan konstruksi. Dia meminta jajaran terkait terutama dinas pekerjaan umum daerah dan badan perencanaan pembangunan daerah untuk memperhatikan mengenai hal tersebut.

Jokowi juga meminta agar jajaran terkait memperhatikan peta kerawanan bencana dalam memberikan izin pendirian bangunan. "Kita tuh kan sudah punya peta di mana yang terjadi erupsi gunung berapi, di mana yang sering terjadi gempa, kita tahu semuanya. Mestinya mulai diwajibkan agar masyarakat yang mendirikan bangunan itu konstruksinya diarahkan, yaitu konstruksi-konstruksi yang anti gempa," tegasnya.

Ditemui usai kegiatan, Hamdam menyebutkan pihaknya siap menjalankan arahan lansung Presiden Jokowi. "Pemkab PPU dalam hal ini siap melakukan intruksi presiden. Kita juga selalu mendukung setiap rencana pemerintah pusat," tutupnya. (ADV)

KabarIkn.com,PPU - Dinas Komunikasi Dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengadakan pelatihan dalam penulisan berita. Kegiatan ini di ikuti admin media seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Benuo Taka ini.

Narasumber dalam pelatihan penulisan berita itu perwakilan dari IDN Times Regional Kabupaten PPU, Ervan Masbanjar. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat Diskominfo PPU, Senin (20/02/2023) dan di ikut sebanyak 34 peserta dari masing-masing SKPD.

Sekretaris Diskominfo PPU, Herlambang membuka giat yang diselenggara tersebut. Ia juga menyampaikan untuk kegiatan pelatihan penulisan berita memang sangat diperlukan sekali untuk bagai mana pengelolaan admin di setiap SPKD.

“Sehingga tidak sembarang juga dalam berwawasan untuk membangun terlebih tidak menjustifikasi atau asal tulis," tuturnya.

Tujuannya tentu dalam hal ini harus mampu menyampaikan infomasi kepada masyarakat atau memberitakan segala kegiatan yang ada di masing-masing SKPD dengan baik dan benar. Karena dalam penulisan berita atau penyampaian informasi ke masyarakat itu tidak luput dari etika-etika yang diperlukan dalam penulisan berita.

"Etika-etika dalam penulisan itu tentu dibutuhkan, supaya lebih profesional mereka nantinya dalam penulisan berita atau penyampaian ke masyarakat,” jelas Herlambang.

Ia juga menjelaskan jika Diskominfo PPU rencananya akan melakukan tiga agenda, yaitu pelatihan penulisan berita, pelatihan pengelolaan website dan design pada website. Ia juga mengharapkan kegiatan di awal di adakan ini para admin SKPD yang hadir dapat mengelola portal website dan mampu memberikan infomasi dengan baik sesuai dengan kode etik dalam penulisan.

“Kami (Diskominfo PPU) juga selaku PPID di Kabupaten PPU akan menginput informasi dari SKPD dan sehingga nanti dalam pengelolaan infomasi itu dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya. (ADV)

KabarIkn.com,PPU - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) ambil bagian pada pagelaran Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2023. Acara ini digelar di Jakarta Convention Center (JCC) mulai 1-5 Maret 2023. Acara ini dibuka oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Uno, Rabu, (1/3/2023).

Dalam pagelaran berharap internasional ini Kabupaten PPU melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Dinas KUKM Perindag) PPU menampilkan berbagai kerajinan unik. Yang dibuat berbahan kayu ulin, rotan dan sabut kelapa dan juga hasil tenun dan barang bekas yang merupakan produk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) asal kabupaten PPU.

Ketua Dekranasda Kabupaten PPU, Satriyani Sirajuddin Hamdam saat mengunjungi stand pameran milik Pemkab PPU ini mengatakan setelah sekian lama tidak diselenggarakan baru saat ini Inacraft kembali digelar di 2013 ini. 

"Kita Kabupaten PPU ikut Inacraft terahir di tahun 2012 lalu. Artinya sepuluh tahun berikutnya PPU baru kembali ikut dalam kegiatan ini untuk bisa tampil dengan berbagai karya UMKM kita," katanya yang hadir didampingi oleh sang suami yaitu Bupati PPU, Hamdam. 

Ia berharap kedepan agar kegiatan tersebut tetap berkesinambungan dan semakin memunculkan kreasi-kreasi atau karya-karya yang bisa bernilai jual bertaraf nasional bahkan internasional. Dengan adanya pameran ini dia berharap akan memacu semangat bagi pengrajin-pengrajin yang ada di PPU untuk berkarya.

Satriyani berharap di tahun-tahun berikutnya pengrajin PPU juga lebih bersemangat untuk ikut tampil pada pameran seperti ini. Seperti diketahui, pameran Inacraft 2023 sebagai salah satu pameran produk kerajinan terbesar di Asia Tenggara, yang kembali digelar untuk ke-23 kalinya di JCC dari tanggal 1-5 Maret 2023 menempati seluruh hall Balai Sidang termasuk Lower Lobby dan seluruh ruangan lainnya untuk menampung seluruh kegiatan pendukung dan fasilitas pameran.

Pameran yang diprakarsai oleh Asosiasi Eksportir dan Pengusaha Handicraft Indonesia (ASEPHI) bekerja sama dengan Mediatama Event. Pameran ini bertujuan sebagai wadah promosi produk-produk kerajinan lokal untuk meraih peluang pasar domestik dan membuka peluang pasar internasional sebagai komoditi ekspor ke mancanegara.

"Terimakasih kami sampaikan kepada para pelaku usaha khususnya pengrajin-pengrajin di PPU, kemudian Dinas KUKM Perindag maupun Bankaltimtara yang telah mensupport dan membiayai kegiatan Dekranasda kabupaten PPU dalam gelaran ini," tutupnya. (ADV)

KabarIkn.com,PPU - Konkernas IV PGRI resmi dibuka Gubernur Kaltim Isran Noor di Samarinda Jumat, (24/02/2023) malam. Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Hamdam Pongrewa didapug sebagai salah satu pembicaranya.

Ia mengatakan bahwa dirinya siap memberikan dukungan yang terbaik bagi kemajuan dunia pendidikan di Indonesia termasuk di Kaltim maupun Kabupaten PPU. Apalagi menurutnya bahwa Gubernur Kaltim secara tegas telah menyatakan mendukung semaksimal mungkin kemajuan pendidikan di Kaltim sehingga menurutnya tidak ada alasan untuk tidak memberikan dukungan yang sama.

"Tentulah bagi saya sebagai anak buah beliau juga pastinya memberikan dukungan semaksimal mungkin untuk kemajuan pendidikan di Indonesia. Insya Allah hal-hal terkait pendidikan ini yang ada berhubungan dengan PPU pasti akan kami fasilitasi semudah-mudahnya," katanya. 

Ia bahkan menyebutkan memang menurutnya saat ini kewenangan yang ada di Ibu Kota Negara (IKN) bukan menjadi kewenangan PPU, walaupun itu berada di kawasan PPU. Tetapi menjadi kewenangan Kepala Otorita IKN.

Namun menurut Hamdam, jika PGRI harus dihadapkan dengan persoalan-persolan yang ada di PPU Hamdam mengatakan dirinya siap membantu dengan sebaik-baiknya. Salah satunya sehubungan dengan permintaan PGRI untuk membangun gedungnya di kawasan IKN yang disampaikan kepada gubernur Kaltim.(ADV)

KabarIkn.com,PPU - Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Hamdam mengatakan dirinya bersyukur ada perwakilannya di Ibu Kota Nusantara (IKN). Yakni Alimuddin sebagai Deputi Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan masyarakat di Badan Otorita IKN.

Ia mengucapkan apresiasinya, setelah melalui perjuangan yang cukup panjang dan ketat akhirnya salah satu aset terbaik yang ada di daerah bisa mewakili kabupaten PPU. Punya kesempatan untuk mengabdi ditempat pengabdian yang mungkin lebih baik yaitu menjadi salah satu deputi di Otorita IKN.

“Perlu kami sampaikan bahwa bukan karena saya tidak senang dengan bapak deputi, tetapi tentu kami bisa melihat melalui jabatan ini tentulah beliau bisa berkembang lebih baik di tempat yang baru, harapannya begitu,” kata nya, saat apel pagi digelar di Kantor Bupati PPU, Senin, ( 27/02/2023) pagi.

Apel ini sekaligus perpisahan bersama Alimuddin yang merupakan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten PPU yang kini menjabat sebagai pejabat Otorita IKN. Hamdam berharap perwakilan PPU di sana yang tentu kedepan akan memberikan manfaat untuk menyambungkan apa yang menjadi harapan pemerintah daerah kabupaten PPU dan masyarakat terhadap keberadaan IKN.

Karena menurut Hamdam dirinya tidak ingin PPU hanya menjadi penyangga IKN, atau pun mitra bagi IKN. Tetapi yang diharapkan adalah menjadi serambinya IKN. Artinya PPU harus bisa menjadi bagian depan dari IKN nantinya.(ADV)

KabarIkn.com,PPU - Setelah sekian lama absen, Penajam Paser Utara (PPU) akhirnya kembali mendapatkan penghargaan tingkat nasional berupa Piala Adipura dengan kategori Kota kecil. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya diterima oleh Bupati PPU, Hamdam Pongrewa bertepatan pada peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang digelar di Gedung Manggala Wanabakti KLHK Jakarta. Selasa, (28/02/2023) siang. 

Hamdam juga bersyukur dengan penerimaan ini. Bila diingat, PPU terakhir menerima penghargaan setingkat nasional cukup lama. Terakhir penghargaan tingkat nasional ini diterima oleh PPU pada tahun 2017 lalu.

"Alhamdulillah hari ini merupakan hari yang berbahagia bagi seluruh masyarakat Kabupaten PPU terkhusus bagi jajaran Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten PPU yang telah berjuang keras sehingga kita bisa kembali meraih Piala Adipura," katanya. 

Ia berharap dengan diterimanya Adipura tersebut kerjasama antara warga dengan pemerintah yang selama ini sudah terjalin dengan baik dapat terus terjaga. Sehingga Piala Adipura ini bisa dipertahankan di tahun-tahun mendatang.

"Sekali lagi selamat kepada seluruh masyarakat Kabupaten PPU. Penghargaan ini tentu merupakan penghargaan bagi seluruh masyarakat Kabupaten PPU melalui dinas KLH yang telah bekerja keras dengan sepenuh hati melaksanakan seluruh prosesnya, sehingga pada hari ini kita bisa meraih penghargaan berupa piala Adipura yang telah lama tidak kita dapatkan," jelas Hamdam.

Penghargaan ini tentunya juga diraih melalui kerjasama yang baik, antara seluruh SKPD yang ada di PPU. Sebab pekerjaan ini adalah pekerjaan yang tentu harus ditangani secara menyeluruh yang melibatkan seluruh SKPD yang saat ini telah menghasilkan tanda keberhasilan.

"Sekali lagi kami sampaikan terima kasih kepada seluruh SKPD terkhusus kepada DLH yang telah berjibaku dan serius menjalin kerjasama dengan SKPD lainnya, sehingga hasil ini bisa kita raih kembali. Mari terus kita tingkatkan kerjasama ini semoga di tahun-tahun mendatang piala Adipura ini tetap kita pertahankan, tentu target kita adalah Adipura Kencana," tutup Hamdam.

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten PPU, Tita Deritayati juga menuturkan bahwa dirinya sangat bangga dan bersyukur atas diterimanya kembali piala Adipura oleh Kabupaten PPU tersebut. Saat ini, baginya ialah untuk mempertahankan adanya penghargaan ini kedeoannya.

"Alhamdulillah Piala Adipura ini dapat kita peroleh kembali setelah sekian lama tidak diperoleh oleh Kabupaten PPU," ujar Tita.

Menurutnya diterimanya Piala Adipura ini adalah berkat kerja keras semua unsur di Benuo Taka. Baik pemerintah daerah maupun masyarakat PPU yang telah mendukung ketertban dalam pengelolaan lingkungan hidup di sekitarnya.

"Untuk mencapai tujuan itu tentu, Kami lebih melibatkan peran aktif seluruh masyarakat PPU. Dari Kami memang menjalin semua kerjasama baik SKPD masyarakat kemudian didukung juga oleh pelaku-pelaku usaha termasuk perusahaan. Kemudian media juga mendukung semuanya. Sehingga Saya kira, keberhasilan ini adalah keberhasilan kita semua," ungkap dia.

Tita berharap dengan diterimanya Piala Adipura oleh Pemkab PPU ini, maka layanan kepada masyarakat diharapkan semakin baik dan semakin meningkat. Kemudian juga masyarakat juga lebih peduli dan aktif untuk memilah-milah sampah dari sumbernya.

Tujuannya agar Piala Adipura ini bisa dipertahankan. Bukan tujuan akhir, tandanya, namun ini akan menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik dalam mengelola sampah dengan bijak.

"Target kita semoga penghargaan ini bisa kita terima setiap tahun. Kemudian kedepan mudah-mudahan kita juga bisa menerima penghargaan yang lebih tinggi yaitu Adipura Kencana," tutup Tita. (ADV)

KabarIkn.com,PPU - Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Hamdam Pongrewa membuka secara resmi pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Kabupaten Penajam Paser Utara ke-18 Tahun 2023, Senin malam (27/02/2023). Bertempat di Komplek Islamic Centre Penajam, pelaksanaan MTQ ke-18 ini akan diselenggarakan selama 4 hari sejak tanggal 27 Februari hingga 02 Maret 2023.

Hamdam dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan MTQ ini memiliki daya tarik dan ruang tersendiri dalam kehidupan masyarakat. Mengingat acara keagamaan ini selain menjadi media dakwah dan syiar keagamaan yang efektif. 

Juga secara nyata telah terbukti mampu menjadi daya dorong yang kuat dalam memacu percepatan pembangunan di daerah. Serta berharap, pelaksanaan MTQ kali ini nantinya dapat berperan dalam seleksi tilawatil qur’an di tingkat Provinsi Kalimantan Timur.

“Saya berharap pelaksanaan MTQ ke -18 tingkat kabupaten Penajam Paser Utara ini, mampu berperan dalam seleksi tilawatil qur’an tingkat provinsi nantinya," ujarnya.

Ia berpesan kepada seluruh dewan hakim agar memberikan penilaian se-objektif mungkin. Hamdam lalu mengajak kepada seluruh masyarakat Penajam Paser Utara untuk selalu meramaikan arena MTQ yang digelar di Komplek Islamic Centre ini.

"Sehingga kafilah kita bisa sampai ke tingkat nasional," sebut Hamdam.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) PPU Nasrudin dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemerintah daerah PPU selalu memberikan perhatian dan dukungan yang tinggi. Melalui Kementerian Agama dalam ajang pengembangan tilawatil qur’an untuk melakukan pembinaan.

"Kemudian mengarahkan serta memfasilitasi penyelenggaraan MTQ sebagai sarana yang baik untuk memelihara kecintaan umat terhadap Al-Qur’an dengan membudayakan seni membaca, mempelajari dan memahami kandungan Al-Qur’an," jelasnya.

Nasrudin berharap kualitas MTQ dari tahun ke tahun semakin baik, yang dapat melahirkan qori dan qoriah terbaik yang bisa mengharumkan nama PPU khususnya dan Kalimantan Timur pada umumnya. Berdasarkan data LPTQ Kab. PPU, berikut rincian jumlah peserta dalam pelaksanaan lomba MTQ ke-18 tingkat PPU, yaitu 61 peserta dari kecamatan Penajam, 49 peserta dari kecamatan Waru, 50 peserta dari kecamatan Babulu dan 43 peserta dari kecamatan Sepaku. 

"Totalnya peserta MTQ pada tahun 2023 ini sebanyak 203 peserta," tutupnya. (ADV)

KabarIkn.com,PPU - Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Hamdam Melepas Rombongan Pawai Ta'aruf Musabaqah Tilawatil Qur' an (MTQ) Ke-18 Tahun 2023 M/1444 H. Kegiatan bertempat di Bundaran Komplek Islamic Center Nipah-Nipah, Senin (27/02/2023).

Ketua Panitia Pelaksana MTQ Ke 18 Tahun 2023/1444 H yang juga Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab PPU Nurbayah mengatakan Pawai Ta'aruf MTQ XVIII kegiatan berjalan lancar. Diikuti oleh Perwakilan Seluruh Masing-masing SKPD juga peserta Kafilah dari empat Kecamatan.

"Pawai Ta'aruf ini dimulai dari Halaman Arena Utama Komplek Islamic Center Nipah-Nipah, Jalan beriring iringan sampai Masjid Ar-Rahman Kelurahan Penajam. Berkeliling ke gunung steleng tembus ke jalan Amd hingga ke Area Perkantoran Nipah-Nipah kembali ke arena utama Bundaran Komplek Islamic Center," jelasnya.

Turut hadir Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PPU Syahruddin M Noor beserta Anggota Komisi II Andi Iskandar Hamala, Sekertaris Daerah (Sekda) PPU Tohar, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Sodikin, mewakili Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) PPU, Kakan Kemenag PPU, H. Nasruddin, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) PPU, serta Para Pejabat dilingkup Pemkab PPU.

MTQ XVIII ini akan digelar selama 4 hari 27 Februari 2023 hingga 2 Maret 2023 Mengusung tema "Melalui MTQ XVIII Kita Wujudkan Generasi Milenial Islami Menyongsong Masa Depan Yang Lebih Baik." 

"Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti dengan hikmat, hingga acara selesai," ujar Hamdam. (ADV)

KabarIkn.com,PPU - Sekretaris Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Tohar menghadiri acara silaturahmi Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten PPU yang digelar bersama Otorita Ibu Kota Negara (IKN). Dalam kegiatan sekaligus diskusi dengan tema KADIN Bersinergi Mensukseskan Pembangunan IKN bertempat di Kantor Bupati PPU, Selasa, (21/02/2023). 

Ia dalam sambutannya sebelum membuka giat tersebut menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan terimakasih kepada seluruh pihak-pihak yang telah terlibat dalam kegiatan tersebut. Tampak Dr. Ir. Insanul Kamil Wakil Ketua Umum PUPR hadir mewakili Ketua Umum KADIN Pusat, dan beberapa jajaran yang terlibat dalam acara ini. 

"Mudah-mudahan dengan kegiatan ini ada sesuatu yang menjadi kenyataan dalam harapan kita. Harapannya ada sesuatu yang komplit kedepannya yang bisa dilakukan bersama untuk mengawal agar IKN hadir tepat pada waktunya," ujarnya.

Senada, Indra Yuwana Direktur Investasi dan Kemudahan Berusaha yang hadir mewakili Kepala Otorita IKN dalam sambutannya menyampaikan bahwa tugas Otorita IKN telah mulai melakukan pembangunan dan pemindahan IKN. Selain itu, pemerintah juga telah mulai melakukan pengembangan.

"Bersinergi dengan KADIN potensi PPU sebagai daerah industri dapat lebih pesat," katanya.

Semenjak dibentuknya Otorita IKN kata dia, KADIN merupakan mitra strategis dari Otorita yang mengelolah perindustrian. Dirinya meyakini peran aktif KADIN sangatlah di butuhkan untuk mensukseskan pemindahan IKN ini.

"Sehingga proses pembangunan infrastruktur dapat melakukan akselerasi dan memikirkan peluang yang di tangkap dan di lakukan melalui KADIN Kabupaten Penajam Paser Utara," tutup Indra. (ADV)

KabarIkn.com,PPU - Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Ir. H. Hamdam hadiri peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad Saw 1444 H, di Masjid Besar Darussalam Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, Minggu pagi (19/02/2023). Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad Saw, dilaksanakan Pengurus Masjid Besar Darussalam berlangsung khidmat dan lancar. 

Dalam kesempatan itu, Hamdam menyampaikan sangat menyambut baik serta mengapresiasi kegiatan keagamaan seperti ini. Menurutnya kegiatan ini dapat dijadikan sebagai momentum untuk mengingat kembali peristiwa besar Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW.

"Atas nama pemerintah daerah Kabupaten PPU, saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh jamaah yang telah berkenan menghadiri peringatan Isra’ Mi’raj di Masjid Besar Darussalam Desa Tengin Baru. Mari kita menggunakan momentum ini untuk mengingat kembali peristiwa besar Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW sebagai suatu momen untuk meningkatkan sumber keimanan dan ketaqwaan kita. Semoga kehadiran kita semua akan membawa berkah dari Allah SWT," ungkapnya.

Turut hadir Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ibu Satriyani Sirajuddin, Camat Sepaku Waluyo, Unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan, Kades Tengin Baru, Kadus, Ketua RT se Desa Tengin Baru, Tokoh Agama, Tokoh Perempuan, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat serta Tamu Undangan lainnya.

Hamdam menambahkan, ada kebanggaan tersendiri bagi saya berkeliling menghadiri kegiatan peringatan hari-hari besar keagamaan. Seperti peringatan yang sama di Desa Gunung Mulia, Kecamatan Babulu.

“Itu artinya bahwa itu salah satu upaya kami karena tentu tidak seluruh masyarakat bisa ketemu dengan para pejabatnya apalagi Bupati maka dari itu saya datang kan para pejabat untuk bertemu langsung dengan masyarakat nya, mudah mudahan itu terus kita budayakan,” tambah Hamdam.

Ia juga kerap kegiatan keagaamaan selalu semarak dan penuh semangat. Terutama para ibu-ibu di mana-mana bapak-bapak sekarang ini sudah kalah dengan ibu ibu.

"Terutama kegiatan keagamaan pasti yang lebih ramai itu perempuan, saya tidak tahu kenapa fenomenanya begini, ya Alhamdulillah ini mudah-mudahan menunjukkan bahwa wanita-wanita kita, khususnya yang berada di Desa Tengin Baru adalah wanita yang sholehah, karena kalau wanita sholehah itu akan menguatkan daerah ini, menguatkan negara ini bukankah perempuan tiang negara," bebernya.

Lebih lanjut Hamdam mengapresiasi semua pengurus masjid Besar Darussalam yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Ia berharap kepada seluruh jamaah mari dapat mengikuti dengan hikmat ceramah agama. 

"Mari kita menjaga Kebersamaan, kekompakan kita dalam rangka membangun dan menjaga daerah kita tetap kondusif," jelasnya.

Acara dilanjutkan dengan ceramah agama oleh Ustadz Taufik tentang peristiwa Isra dan Mi'raj. "Mudah mudahan Isra’ dan Mi’raj ini semakin mendekatkan kita kepada sang pencipta." tutup Hamdam. (ADV)