[Valid RSS]

PELEPASAN JENAZAH : Wabup Hamdam bersama sejumlah pejabat Forkopinda serta para pejabat turut hadir dalam pelepasan jenazah Bupati Paser H Yusriansyah Syarkawi ke peristirahatan terakhirnya di Paser. 

KabarIkn.com,TANAH PASER- Wakil Bupati  Penajam Paser Utara (PPU) Ir. H. Hamdam menghadiri upacara penghormatan terakhir sekaligus pelepasan jenazah Bupati Kabupaten Paser  Drs. H. Yusriansyah Syarkawi menuju peristirahatan terakhirnya yang digelar di halaman depan Kantor Bupati Paser, Selasa (16/2) siang.

Dalam upacara ini tampak dihadiri sejumlah pejabat   Forkompinda dan tokoh masyarakat di lingkungan Kabupaten Paser. Selain itu juga sejumlah pejabat PPU hadir dalam prosesi ini.

Usai kegiatan ini saat ditemui Wakil Bupati PPU Hamdam mengatakan bahwa dirinya turut berduka cita dan menyampaikan  bela sungkawa atas meninggalnya bupati Kabupaten Paser yang merupakan kabupaten induk dari kabupaten PPU ini.

" Atas nama pribadi maupun Pemerintah Kabupaten PPU kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada almarhum. Semoga amal ibadah beliau diterima oleh Allah subhanahu wa ta'ala dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, "ucap Hamdam. (hms6/*)

10 Truk Bantuan Logistik Dikirim ke Kalsel 

KabarIkn.com,PENAJAM- Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali melepas keberangkatan rombongan kendaraan pengangkut bantuan daerah untuk korban bencana alam banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel), Rabu, (10/2) sore. 

Rombongan yang terdiri dari 10 truk dan sejumlah kendaraan pendamping lainnya ini dilepas secara simbolis oleh Wakil Bupati PPU, Hamdam di halaman depan Kantor Bupati PPU.  Tampak hadir dalam pelepasan ini Asisten I Bidang Pemerintahan, H Sodikin dan sejumlah pimpinan Forkopinda di lingkungan Pemkab PPU. 

Di sela-sela ini Hamdam mengatakan sangat berterima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten PPU baik kalangan ASN, kalangan pengusaha maupun mayarakat umum yang telah bahu membahu dan turut peduli terhadap  korban bencana baik bencana gempa yang terjadi di Sulawesi Selatan maupun bencana banjir di Kalimantan Selatan beberapa waktu lalu. 

"Ini merupakan pengiriman bantuan korban bencana alam yang kelima kalinya dari pemerintah daerah Kabupaten PPU.  Kami atas nama pribadi maupun pemerintah daerah Kabupaten PPU menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten PPU yang telah ikut memberikan sumbangan ini. Semoga amal kebaikkan yang saudara sumbangkan mendapat balasan yang setimpal dari Allah SWT, " kata Hamdam. 

Hamdam juga berharap solidaritas yang telah terbangun dengan baik di Kabupaten PPU tersebut dapat selalu dijaga sehingga dapat terus memberikan bantuan-bantuan serupa bagi bencana apa saja yang terjadi dimanapun berada baik sekala kecil maupun besar. 

" Selama ini daerah kita PPU selalu memberikan bantuan kepada daerah lain yang sedang ditimpa musibah. Kami sangat bangga kepada masyarkat PPU, " ucap Hamdam. 

Diakhir sambutannya Hamdam juga berpesan kepada seluruh rombongan pengangkut bantuan maupun pendamping untuk selalu berhati-hati di jalan sehingga bantuan yang akan diberikan kepada korban bencana segera sampai dan tepat tujuan kepada yang dituju. 

Seperti diketahui, dalam pengiriman bantuan tahap kelima dari pemerintah Kabupaten PPU ini adalah sebanyak 10 truk terdiri dari kebutuhan sembilan bahan pokok, pakaian, obat-obatan dan sejumlah kebutuhan lainnya bagi korban bencana banjir di 8 Kabupaten/Kota di Kalsel. (hms6/*)

APEL SIAGA : Sekkab PPU Muliadi pimpin apel siaga terkait instruksi gubernur Kaltim agar Sabtu dan Minggu mengurangi aktivitas kegiatan masyarakat.

KabarIkn.com,PENAJAM - Sekretaris Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) DR Muliadi mewakili bupati PPU pimpin Apel Siaga persiapan Kalimantan Timur Steril COVID-19 di wilayah Kabupaten PPU, Sabtu (6/02) pagi di halaman depan Kantor Bupati PPU.  

Apel ini sekaligus menindaklanjuti surat instruksi Gubernur Kalimantan Timur Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pengendalian, Pencegahan dan Penanganan wabah Covid-19. Apel dihadiri oleh Forkopinda PPU dan sejumlah unsur terkait lainnya seperti TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan PMI. 

Dalam sambutannya Muliadi menjelaskan  bahwa kegiatan ini dilakukan dikarenakan kasus Covid-19 di Indonesia sampai saat ini sudah menembus angka di atas satu juta. Sementara untuk wilayah Kaltim sendiri sudah menembus angka kurang lebih 39.853 orang dan bertambah setiap harinya dengan jumlah kematian akibat virus corona hampir menyentuh angka seribu orang. 

"Namun kita di PPU  trendnya sudah mulai membaik dari kabupaten dan kota lainnya. Semoga dengan adanya momen ini dapat meningkatkan rasa kepedulian kita bersama dalam upaya memerangi dan menangani virus corona di lingkungan kita masing-masing agar tercipta lingkungan yang bebas dari virus tersebut,  "harap Muliadi.

Muliadi mengin gatkan kegiatan persiapan Kalimantan Timur Steril Covid-19 di wilayah Kabupaten PPU diharapkan dapat mengurangi penularan virus tersebut, dapat menjangkau tempat sebanyak mungkin, khususnya yang berpotensi sebagai objek penyebaran virus antara lain pelabuhan, objek wisata, hotel maupun tempat lainnya.

Kegiatan ini juga merupakan langkah proaktif untuk meningkatkan upaya penanganan potensi penyebaran Covid-19, yang diharapkan dapat melakukan langkah yang cepat, terukur dan terkendali. 

" Dalam melaksanakan tugas ini, tentu harus mematuhi protokol kesehatan yang meliputi gerakan 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas, "pinta dia. Dalam kesempatan itu Muliadi juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh  Unsur Forkopinda, serta seluruh komponen lainnya yang telah mendedikasikan waktu dan tenaganya dalam mensukseskan acara tersebut. Dirinya mengajak semua yang hadir di tempat itu untuk dapat berpartisipasi dalam mensukseskan program-program yang berhubungan dengan penanganan potensi penyebaran Covid-19. 

" Saya berharap dukungan dari semua pihak beserta seluruh SKPD terkait, agar program yang berkaitan dengan Covid-19 dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara maksimal sehingga wilayah Kabupaten PPU segera menjadi bersih dari penyebaran virus covid-19 tersebut, " tutup Muliadi. (hms 11/*)

Kuker Pemkab PPU ke Universitas Siber Asia Jakarta 

KabarIkn.com,PENAJAM - Dipilihnya Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menjadi salah satu kandidat calon Ibu Kota Negara (IKN) oleh Presiden Joko Widodo belum lama ini menjadi peluang sekaligus tantangan bagi daerah, khususnya terkait dengan sumber daya manusia (SDM) yang ada di Kabupaten PPU.

Perihal ini dikatakan oleh Wakil Bupati PPU H Hamdam Pangrewa usai melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Universitas Siber Asia Jakarta, Kamis, (4/2 ) pagi tadi.

Dikatakan Hamdam, kunjungan kerja ini dilaksanakan dalam rangka koordinasi terkait persiapan masyarakat khususnya generasi muda di Kabupaten PPU dalam menghadapi persaingan usaha dan perkembangan dunia pendidikan saat ini khususnya dalam menyongsong perpindahan IKN  di kabupaten muda ini.

Dijelaskan Hamdam  bahwa SDM adalah wajib untuk mendapat perhatian yang serius. Karena ke depan jika benar-benar IKN ini telah pindah di PPU, tentunya akan dibutuhkan SDM yang memadai agar dapat ikut serta dalam pembangunan di dadaerah sendiri.

"Untuk mewujudkan semua itu jangka panjangnya Insya Allah dapat kita jalin kerjasama yang lebih dekat lagi dengan pihak Universitas Siber Asia ini, "harap Hamdam.

Lebih jauh jelas Hamdam, Pemerintah Kabupaten PPU saat ini dan kedepan terus memberikan perhatian khusus terhadap peningkatan  dunia pendidikan di daerahnya. Ini dilakukan, tambah dia tentunya untuk memberikan peluang yang seluas-luasnya bagi putra daerah untuk bekerja, dan bersaing seiring kemajuan zaman saat ini.

"Perhatian pemda terhadap dunia pendidikan di Kabupaten PPU sangat besar. Berbagai langkah-langkah strategis untuk kemajuan dunia pendidikan ini terus dilakukan, termasuk pemberian bea siswa kepada pelajar hingga perguruan tinggi, pendidikan gratis dan kebutuhan sekolah secara gratis, " ungkapnya.

Dalam kegiatan ini wakil bupati PPU diterima langsung oleh Wakil Rektor bidang Administrasi Umum Keuangan SDM dan kerjasama Universitas Siber Asia Dr. Ir. Abdul Wahab Bangkona. Di penghujung acara Hamdam juga memberikan cinderamata dari Pemerintah Kabupaten PPU kepada pihak Universitas Siber Asia. Ditutup dengan kegiatan foto bersama. (hms6/*)

RAPAT KERJA : Rapat kerja yang dihadiri sejumlah pejabat SKPD di lingkup Pemkab PPU membahas pemulihan ekonomi pasca pandemic Covid-19.

Kabarikn.com, PENAJAM- Plt Sekretaris Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Muliadi membuka rapat secara virtual dalam rangka forum konsultasi publik rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2022, Selasa (2/2) di Aula Lantai Satu, Kantor Bupati PPU.

Pelaksanaan forum konsultasi publik ini dalam rangka memenuhi tahapan penyusunan RKPD berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta Tata Cara Perubahan RPJMD, dan RKPD.

" Forum Konsultasi Publik ini  merupakan media bagi para pemangku kepentingan untuk melakukan pencermatan terhadap prioritas dan sasaran pembangunan di tahun 2022, dengan tujuan untuk memperoleh masukan dan sebagai saran penyempurnaan rancangan awal RKPD tahun 2022, "jelas Muliadi.

Rancangan awal RKPD Kabupaten PPU Tahun 2022, lanjut Muliadi, disusun berdasarkan arah kebijakan pembangunan daerah dengan mengacu pada dokumen RPJMD Kabupaten PPU Tahun 2018-2023.

"Tentunya dengan penyesuaian karena adanya fokus pembangunan IKN dan dampak Pandemi Covid-19 yang berlangsung sejak awal tahun 2020 lalu. Penyusunan rancangan awal RKPD ini akan bermuara pada rancangan akhir RKPD yang memuat hasil penelaahan terhadap program strategis Provinsi Tahun 2022 dan program strategis nasional tahun 2022, " bebernya.

Forum konsultasi publik ini, tambahnya, merupakan rangkaian tahapan perencanaan pembangunan daerah. Dimana setelah pelaksanaan forum konsultasi publik, daerah masih memiliki agenda pelaksanaan forum perangkat daerah yang kemudian dilanjutkan ke tahapan Musrenbang RKPD. 

" Kepada kepala perangkat daerah, saya minta untuk memberikan perhatian penuh pada pelaksanaan forum konsultasi publik ini. Karena forum ini merupakan wadah untuk memberikan gambaran dalam penyusunan rancangan awal RKPD tahun 2022, yang menjadi benang merah dalam pelaksanaan kegiatan di tahun 2022, " harapnya. 

Adapun prioritas-prioritas pembangunan daerah yang tercantum dalam rancangan awal RKPD Kabupaten PPU tahun 2022 yaitu 

penyediaan air minum dan sarana prasarana penyehatan lingkungan, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, pendampingan terhadap Lembaga Kemsyarakatan dan kelompok usaha ekonomi pedesaan, pembangunan sarana dan prasarana pendukung pemerintahan serta infrastruktur penting lainnya.

Selain itu ada juga pengembangan dan hilirisasi produk unggulan, optimalisasi program penunjang peningkatan pendapatan Daerah dan Recovery sosio-ekonomi pasca Covid-19, serta pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19.

Dalam kesempatan ini Muliadi juga mengajak untuk merapatkan barisan bekerja bersama secara sinergis demi Kabupaten PPU yang maju, modern dan religius. Penyusunan RKPD Kabupaten PPU tahun 2022 juga harus dilakukan secara efektif, berkualitas dan lebih produktif.

"Karena itu dibutuhkan komitmen seluruh stakeholder baik pemerintah, pelaku usaha  dan masyarakat guna mendukung pencapaian target-target pembangunan yang telah disepakati bersama, " tutupnya. (hms6/*)

PENYUNTIKAN VAKSIN : Wabup Hamdam bersama pejabat Forkopinda menjalani suntikan perdana vaksin C-19 yang berlansung di RSUD PPU.

Hamdam : Masyarakat Tak Perlu Takut Divaksin 

KabarIkn.com,PENAJAM- Wakil Bupati  Penajam Paser Utara (PPU) H Hamdam melakukan Pencanangan Vaksinasi Covid-19 di lingkungan Pemerintah Kabupaten PPU.  Kegiatan ini ditandai dengan pelaksanaan vaksin Covid 19 bagi pimpinan Forkopinda di lingkungan Pemerintah Kabupaten PPU, termasuk Wakil Bupati Hamdam sebagai peserta perdana vaksinasi di PPU, Senin, (1/2) yang dilaksanakan di RS Ratu Aji Putri Botong Nipah-nipah. 

Selain wakil bupati PPU, tampak juga Kapolres PPU AKBP Hendrik Darmawan turut menjalani vaksin Covid 19 perdana ini. Kemudian diikuti Dandim 0913 PPU Letkol Dharmawan, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Ahmad Usman, termasuk Kepala Dinas Kesehatan PPU, Jense Grace Makisurat.

“ Pada kesempatan ini saya atas nama pribadi dan Pemerintah daerah sangat mengapresiasi dan menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan ini. Semoga dengan adanya kegiatan pencanangan vaksin ini dapat membentuk kekebalan kelompok, menurunkan kesakitan dan kematian akibat covid-19, melindungi dan memperkuat sistem kesehatan secara menyeluruh, menjaga produktifitas dan meminimalkan dampak sosial dan ekonomi di PPU, “ kata Hamdam dalam kesempatan ini.

Pemberian vaksin ini, lanjut dia, adalah sebagai upaya memutus rantai penyebaran dan penguatan seluruh masyarakat dengan memperkuat ketahanan tubuh untuk melawan virus. Ibarat memasukkan tentara dalam tubuh yang akan dipersiapkan melawan virus Covid-19. Selain itu juga, perlu memberikan penyadaran kepada masyarakat, bahwa vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu alat untuk memutus mata rantai penyebaran sehingga diharapkan menjadi gerakan seluruh masyarakat.

Namun demikian, lanjut Hamdam, setelah mendapatkan vaksin ini nantinya masyarakat juga jangan lalu merasa bahwa pasti bebas dari covid 19. Karena vaksin ini merupakan sistim pembentukan imun tubuh, sehingga semuanya membutuhkan proses. 

“ Jadi saya mengimbau walaupun kita semua sudah di vaksin, tetap saja ikuti protokol kesehatan dengan melaksanakan gerakan 5 M, yaitu  memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas, “pintanya.

Lebih jauh kata Hamdam, diharapkan juga kepada jajaran pemerintah dan masyarakat tetap tenang, tidak ikut panik dan takut berlebihan. Karena dalam ketenangan dapat bertindak tepat dan rasional terkait upaya penanggulangan covid-19 melalui vaksinasi tersebut.

Pada tahap pertama vaksinasi di Kabupaten PPU ini nantinya akan diprioritaskan pada tenaga kesehatan, dengan vaksin yang telah dikirim oleh PCN-PE sebanyak 9800 dosis. Pada tahap berikutnya diharapkan bisa diberikan pada masyarakat. Dan tidak perlu meragukan atau khawatir karena POM telah mengeluarkan ijin Emergency Use Aurhorization dan MUI sudah menerbitkan fatwa halal untuk vaksin Covid-19. 

“Karena ini sudah menjadi gerakkan, jadi seyokgianya kita harus bisa mengikuti pelaksanaan vaksin ini sepanjang persediaannya memang sudah ada, “tutupnya. (hms6/*)

Foto : Bupati AGM yang didampingi sejumlah pejabat terkait memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pemrov Kaltim yang turut memberikan bantuan logistik kepada para korban banjir dan gempah bumi di Kalsel dan Sulbar.

Kabarikn.com,PENAJAM- Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H Abdul Gafur Mas’ud menyambut kunjungan kerja Gubernur Kalimantan Timur H Isran Noor dalam penyerahan  bantuan beras cadangan pangan pemerintah daerah (CPPD) Provinsi Kalimantan Timur ke Provinsi Kalimantan Selatan dan  Sulawesi Barat yang dilaksankan  di komplek Gedung Bulog Khusus Desa Labangka Barat Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara “ Rabu (27/1/2021).

Turut hadir Asisten Adminstrasi Umum Prov Kaltim HS Fathul Halim, Kepala Dinas Pangan  TPH Siti Fariyah, Kepala Kepala Dinas Pertanian PPU Mulyono, Kepala Dinas Ketahanan Pangan PPU Surito, Pimpinan Bulog Wilayah Kaltim-Kaltara Lim Arrahim K. Kanam, Kasatpol PP I Gede Yusa serta jajaran  Forkopimda Prov Kaltim dan Pemkab PPU.

Gubernur Isran Noor sebelum melepas keberangkatan bantuan pangan mengemukakan  Pemerintah Provinsi Kaltim bersama daerah Kabupaten/Kota yang ada akan terus memberikan  dan menyalurkan bantuan  kemanusiaan  bagi daerah-daerah lain yang terkena musibah bencana.  

Bantuan hari ini meliputi cadangan pangan pemerintah daerah (CPPD) Provinsi Kaltim yang terdiri dari 20 ton beras senilai  Rp.210 juta untuk pasca banjir  Kalimantan Selatan serta ditambah dengan  cadangan pangan pemerintah daerah kabupaten Penajam Paser Utara berjumlah 16 ton senilai Rp.168 juta untuk Sulbar sehingga total bantuan Rp.378.360.000-, 

“Kita telah menyalurkan bantuan ke Kalimantan Selatan  dan Sulawesi Barat. Tak terkecuali kaltim akan terus bergerak dan membantu saudara kita yang ada di Sulawesi Utara karena Manado juga mengalami musibah longsor” ucap isran

Ia juga menjelaskan selain berupa bantuan pangan untuk wilayah Sulbar Pemprov Kaltim akan segera mengirim para tenaga medis, khususnya dokter berbagai spesialis untuk membantu masyarakat pasca menjalani pasca operasi bedah bagi masyarakat korban bencana alam.

“Semoga bantuan yang kita berikan dalam bentuk apapun,  dapat bermanfat bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Ini bentuk rasa empati dan kemanusiaan kita sebagai warga Kaltim kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah bencana alam” pungkasnya 

Kepala Dinas Pangan  TPH Siti Fariyah juga menjelaksan terlepas dari bantuan cadangan pangan berupa beras, juga diberikan bantuan sarana pengedalian OPT berupa 380 Liter dan 150 Kg Pestisida kimia untuk OPT tikus, wereng batang coklat, dan wereng punggung putih bagi gapoktan di Kabupaten Penajam Paser Utara yang tesebar di empat kecamatan” Tutupnya. (hms13/*)

BANTUAN UNTUK PARA KORBAN : Sejumlah bantuan logistik berupa sembako dan pakaian layak yang siap diberangkatkan melalui KRI Tongkol menuju Sulbar.

KabarIkn.com,PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memberangkatkan bantuan yang akan disalurkan bagi korban terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).

Penyaluran bantuan kemanusiaan dari Pemerintah dan Masyarakat PPU melalui transportasi laut yang bekerja sama dengan Pangakalan TNI Angkatan Laut Balikpapan menggunakan Kapal KRI Tongkol 318 di Pelabuhan Pelindo Semayang Balikpapan. Senin (25/1/2021) pagi

Saat dijumpai Plt. Sekretaris (Sekkab) Kabupaten PPU Muliadi pihaknya mengatakan bantuan tersebut dikumpulkan sejak 16 Januari di Posko Bersama Bantuan kemanusiaan Bencana yang didirikan tepat depan Kantor Camat Penajam. Bantuan yang dikirim ke Sulbar sebanyak 11 truk terdiri dari 5 truk pakaian layak pakai, mie 2 truk, beras 3 truk serta sembako dan obat-obatan 1 truk yang sudah dimuat dalam kapal KRI Tongkol 318.

“Mudah-mudahan bantuan yang dikirim akan cepat tersalurkan kepada korban bencana gempa bumi di Sulbar, khususnya Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene. Semoga saudara kita di sana mampu keluar dari persoalan bencana ini dan bisa normal kembali dengan cepat.”ucap muliadi saat Kapal KRI tongkol 318 sudah berlayar kepada pers.

Sedangkan tambahnya, Muliadi, pihaknya bertemikasih serta mengapresiasi sebesar-besarnya kepada TNI Angkatan Laut Balikpapan yang sudah membantu Pemerintah Kabupaten PPU dalam penyaluran bantuan kemanusiaan ke Sulbar dan senantiasa hadir seperti saat ini.

“Alhamdulillah  serta ucapan mewakili Pemkab PPU mengapresiasi tinggi kepada TNI AL Balikpapan dengan mengakomodir transportasi laut ikut peduli bahkan terlibat dalam penyaluran bantuan langsung ke Sulbar,” ujar Muliadi.

Lanjut Komandan KRI Tongkol Mayor Laut Arif PW menambahkan, pemberangkatan KRI Tongkol 318 dari pelabuhan Pelindo Semayang   Balikpapan sekitar jam 08.00 wita. Dengan kecepatan Kapal 18 knot kurang lebih sekitar delapan jam jarak yang akan ditempuh menuju Kabupaten Mamuju.

“Ketika tidak ada halangan bisa cepat sampai, itu pun harus melihat situasi disana nantinya, mengingat banyaknya KRI yang menuju kesana apakah nanti bisa langsung sandar atau menunggu dahulu.” Tutupnya. (DiskominfoPPU/*)

SELAMAT JALAN PAK IHWAN : Wabup Hamdam menghadiri proses pemakaman almarhum H Ihwan Datu Adam di pemakaman muslim di Penajam. Hadir pula Ketua DPRD H Jon Kenedi, sejumlah tokoh masyarakat serta kerabat dekat.

KabarIkn.com,PENAJAM, - Kabar duka cita datang dari Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). H. Ihwan Datu Adam, SE, yang merupakan Wakil Bupati PPU periode 2003-2008 ini tutup usia, Senin, (26/1) sekitar pukul 02.00 Wita dini hari.

Wakil Bupati PPU Hamdam tampak hadir menyampaikan belasungkawa di rumah duka Kilometer 09, Kelurahan Nipah-nipah, Kabupaten PPU. Pada kesempatan ini Hamdam juga mengikuti  prosesi pemakaman    Almarhum Ihwan Datu Adam ini hingga selesai.

Selain Wakil bupati PPU, juga tampak sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab PPU. Tampak Ketua DPRD Kabupaten PPU, Jhon Kenedy dan sejumlah anggota DPRD Kabupaten PPU, Sektetaris Daerah, Muliadi dan sejumlah tokoh masyarakat yang ada di daerah ini.

Dalam kesempatan ini Hamdam juga menyampaikan duka cita atas kepergian wakil bupati PPU pertama ini. Dirinya juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada almarhum Ihwan Datu Adam yang telah banyak berjasa bagi kemajuan daerah di Kaltim khususnya Kabupaten PPU. 

" Kami atas nama pribadi, keluarga maupun Pemerintah Kabupaten PPU   mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum. Mari kita doa kan bersama, semoga beliau diampuni segala dosa-dosanya, dimudahkan perjalanannya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, keikhlasan untuk menerima cobaan ini, " kata Hamdam.

Selain itu Hamdam juga mengatakan bahwa almarhum adalah orang yang sangat luar biasa untuk kemajuan Kabupaten PPU ini. Mulai menjadi wakil bupati PPU pertama hingga pada akhir kariernya beliau adalah sebagai anggota DPR RI Dapil Kaltim yang sangat banyak memberikan sumbangsi bagi kemajuan daerah PPU.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten PPU sekali lagi kami ucapkan terimakasih atas jasa-jasa dan pengobanan beliau untuk kemajuan daerah ini. Semoga Allah SWT memberikan ganjaran yang setimpal, "ungkapnya.

Seperti diketahui, almarhum Ihwan Datu Adam meninggal dunia pada usia 57 tahun di Jakarta. Informasinya suami Sandra Puspa Dewi ini meninggal dunia setelah adanya serangan jantung. Jenazah beliau kemudian dibawa ke rumah keluarga di Kelurahan Nipah-nipah untuk kemudian dikebumikan di tempat Pemakaman di PPU. (hms6/*)

KabarIkn.com,PENAJAM,- Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H. Hamdam mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan Operasi Lilin Mahakam 2020 dalam rangka pengamanan Natal 2020 dan Tahun baru 2021, Jumat, (18/12) di Ruang Rapat Catur Prasetya, Polres PPU.

Dalam pertemuan ini juga tampak hadir Kapolres PPU, AKBP, Hendrik Hermawan, perwakilan Kodim 0913, Kepala Dinas Kesehatan, Jense Grace Makisurat, dan sejumlah SKPD terkait lainnya.

Dalam arahannya Hamdam mengatakan bahwa kegiatan Operasi Lilin bukanlah hal yang baru. Karena kegiatan tersebut selalu rutin dilaksanakan setiap tahunnya.

Namun tambah dia, pada tahun ini kegiatan operasi lilin pastilah sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Karena bangsa ini memang sedang dihadapkan dengan persoalan yang sangat sulit, dimana bangsa ini harus berperang melawan musuh yang tidak tanpak dimata, namun sangat mematikan yaitu virus corona di tengah-tengah masyarakat, termasuk di Kabupaten PPU.

“Oleh karenanya, rakor pada hari ini diharapkan banyak poin-poin penting yang harus kita bahas bersama sehingga target yang diharapkan dapat tercapai nantinya, “ kata Hamdam.

Hamdam menambahkan, walaupun operasi lilin tersebut dominan merupakan tanggung jawab dari pihak kepolisian, namun diharapkan seluruh komponen masyarakat termasuk jajaran pemerintah daerah wajib ikut mendukung suksesnya kegiatan ini demi keamanan di daerah khususnya Kabupaten PPU.

Ditengah pandemi covid 19 saat ini Hamdam juga berharap kepada dinas kesehatan Kabupaten PPU untuk terus aktif melakukan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten PPU. Terpenting, jika ditemukan adanya masyarakat terjangkit virus mematikan tersebut, masyarakat lantas tidak harus melakukan koordinasi terlalu panjang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Mari kita jalankan kekompakan ini, sehingga apa yang kita harapkan dapat terwujud, “tutupnya.

Sementara itu dalam sambutannya Kapolres PPU, Hendrik Hermawan mengatakan bahwa bulan desember ini akan ada Kamtibmas yang menjadi perhatian bersama yaitu perayaan Natal 2020 dan Tahun baru 2021.

Namun kata Hendrik, diakuinya memang pada tahun ini ada yang berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya karena bangsa ini tengah dihadapkan dalam situasi pandemi covid 19. Sehingga pola pengamanan yang akan dilaksanakan tentunya juga berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Oleh karena itu kita harus benar-benar mengetahui potensi gangguan kamtibmas yang kemudian dapat menyebapkan gangguan nyata di lingkungan masyarakat, “ujarnya.

Hendrik Hermawan juga mengatakan bahwa pihak kepolisian PPU akan melaksanakan operasi lilin Tahun 2020 selama 15 hari yang akan dimulai pada 21 desember 2020 sampai 4 Januari 2021 mendatang.

“Salah satu tujuan kegiatan ini adalah demi terjalinnya keamanan dan kenyamanan serta terpeliharanya kamtibmas di lingkungan masyarakat, “tutupnya. (hms6/*)

KabarIkn.com,PENAJAM- Lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terdiri dari tiga raperda usulan Pemerintah Daerah dan dua raperda inisiatif DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) disetujui menjadi peraturan daerah (Perda). Sementara satu Raperda Pengelolaan Bongkar Muat Barang dan Jasa di Pelabuhan Benuo Taka yang merupakan inisiatif DPRD ini tidak dilanjutkan karena merupakan kewenangan Pemerintah pusat dan Provinsi. 

Perihal ini disampaikan pada Rapat Paripurna dalam rangka Penyampaian Laporan Panitia Khusus DPRD terhadap enam Raperda Kabupaten PPU yang dilaksanakan di Gedung DPRD, Kamis, (17/12) siang. Hadir dalam rapat paripurna ini, Wakil Bupati PPU, Hamdam, unsur DPRD Kabupaten PPU dan sejumlah jajaran muspida di lingkungan Pemkab PPU.

 Dalam sambutannya Wakil Bupati PPU, Hamdam mengatakan bahwa sesuai dengan prosedur pembentukan oerda, maka pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD dan pendapat akhir bupati merupakan bagian prosedur yang harus dilalui. Hal ini dilaksanakan sebelum Raperda dilakukan proses persetujuan bersama baik raperda yang dievaluasi maupun yang telah difasilitasi sebagai syarat menuju penetapan menjadi perda.

“Dari enam raperda yang diusulkan lima raperda telah mendapat persetujuan bersama. Sementara satu Raperda Pengelolaan Bongkar Muat Barang dan Jasa di Pelabuhan Benuo Taka yang dalam pembahasan bersama antara Pemerintah Daerah dan DPRD sebelumnya telah disepakati, kini tidak dilanjutkan atau ditarik kembali, “kata Hamdam.

Penarikan kembali raperda ini kata Hamdam, juga telah sesuai dengan ketentuan undang-undang yang menyebutkan bahwa tentang penyelenggaraan dan pengusahaan bongkar muat barang dari dan ke kapal dan bahwa penerbitan izin bongkar muat barang jasa, merupakan kewenangan dari Pemerintah Provinsi sehingga Kabupaten/Kota tidak memiliki kewenangan dalam pemberian izin usaha bongkar muat di pelabuhan khususnya pelabuhan Benuo Taka yang ada di Kabupaten PPU tersebut.

“ Undang-undang dan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 152 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan dan Pengusahaan Bongkar Muat Barang dari dan ke kapal, penerbitan izin bongkar muat barang dan jasa merupakan kewenangan dari Pemerintah Provinsi sehingga Kabupaten/Kota tidak memiliki kewenangan dalam pemberian izin itu. Oleh karenanya raperda tentang ini tidak dilanjutkan, “terangnya

Seperti di ketahui, bahwa pada awal bulan Juni lalu, Pemerintah Daerah telah menyampaikan beberapa Raperda hasil dari kesepakatan dengan Badan Legislasi DPRD dan diparipurnakan pada hari ini berjumlah tiga Raperda yaitu Raperda tentang Pengelolaan Persampahan di Kabupaten PPU, Raperda tentang Kabupaten Layak Anak dan Raperda tentang perubahan kedua atas peraturan daerah Nomor 19 Tahun 2011 tentang pajak penerangan jalan.

Sementara itu tiga Raperda inisiatif DPRD Kabupaten PPU masing-masing Raperda tentang perlindungan ekowisata alam di Kabupaten PPU, Raperda tentang Penyelenggaraan Bantuan Hukum, dan Raperda tentang pengelolaan bongkar muat barang dan jasa di Pelabuhan Benuo Taka Kabupaten PPU. (hms6/*)

Kabarikn.com,PENAJAM,- Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali memperoleh penghargaan tingkat Nasional setelah ditetapkan sebagai salah satu Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) Tahun 2019 oleh Kementerian HAM Republik Indonesia Tahun 2020 ini.

Penghargaan peduli HAM tahun 2019 ini diberikan atas upaya daerah kabupaten PPU dalam membina, mengembangkan dan mendorong sebagian besar atau seluruh wilayah binaannya menjadi kabupaten peduli HAM pada tahun 2019.

Penghargaan tersebut disrahkan oleh Gubernur Kalimantan Timur, Ir. Isran Noor kepada Bupati PPU, H. Abdul Gafur Mas'ud di Samarinda, Senin, (14/12) bertepatan dengan peringatan hari HAM ke-72 Tahun 2020.

Sumber : Humas PPU