[Valid RSS]

KabarIkn.com,PENAJAM – Menyambut bulan suci ramadan yang penuh berkah, Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) beserta jajaran pemerintah daerah turut merayakan momen kebersamaan dengan menggelar acara sahur dan buka puasa bersama masyarakat.

Kegiatan safari ramadan dan sahur road show yang rutin dilaksanakan di setiap kecamatan, desa dan kelurahan oleh pemerintah daerah mendapatkan apresiasi yang tinggi dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) PPU serta mendapat respon positif dari masyarakat dan Organisasi Masyarakat (Ormas) Orang Indonesia (OI) yang ada di Kab.PPU.

Kantor Kementerian Agama Kabupaten PPU menyampaikan apresiasi yang tinggi serta tulus atas inisiatif Pj.Bupati dan jajaran yang telah menggelar kegiatan ini. Kepala Kementerian Agama, H. Muhammad Syahrir saat ditemui di ruang kerjanya memberikan pernyataan, bahwa Penjabat Bupati PPU, Makmur Marbun, yang juga menjabat sebagai Direktur Produk Hukum Daerah pada Direktoral Jenderal Otonomi Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (RI) hadir di PPU memberikan banyak perubahan yang signifikan dalam pembangunan daerah.

“ Beliau selalu menyampaikan bahwa kita harus bergerak cepat bukan hanya di pemerintah daerah tapi juga di masyarakat,”ujar Muhammad Syahrir menirukan ucapan Pj.Bupati.

Lebih lanjut Muhammad Syahrir juga menambahkan bahwa Kementerian agama yang merupakan instansi vertical sangat mendukung apa yang Pj.Bupati lakukan untuk kepentingan daerah. Salah satunya kegiatannya safari ramadan buka puasa dan sahur bersama masyarakat yang dilakukan di mesjid, pondok pesantren, dan di rumah warga hal ini membawa dampak yang positif, karena seorang pimpinan daerah bisa berinteraksi dan berkomunikasi langsung dengan masyarakat, mendengarkan keluh kesah, harapan dan permintaan langsung kepada bupatinya.

“Seperti pondok pesantren al, Banjari ketika beliau datang berbuka puasa bersama, pengurus pondok menyampaikan keluhan soal air bersih, saat itu juga beliau respon dan langsung menghubungi direktur PDAM untuk segera mengalirkan air ke pondok pesantren tersebut, disaat itu langsung dilaksanakan,”kata Kepala Kemenag.

Terkait adanya respon negatif dari warga, Kepala Kementrian Agama PPU menanggapi hal yang biasa karena itu adalah dinamika kita bermasyarakat. Yang jelas kegiatan sahur dan buka puasa bersama masyarakat, menumbuhkan rasa persaudaraan yang sudah diatur dalam agama islam, adanya ukhuwah wathaniyah (persaudaraan sesama anak bangsa) dan ukhuwah Basyahriyah (Persaudaraan sesama manusia) secara universal tanpa membedakan ras, agama, suku dan aspek khusus lainnya. 

“Kita juga diajarkan untuk membangun daerah harus bersama-sama bergandengan tangan tanpa memandang agama, kemudian kita juga menjaga kerukunan, keharmonisan dalam bingkai keagamaan supaya kita saling membutuhkan satu dengan yang lain,”pungkasnya.

Sementara kegiatan sahur dan buka bersama yang di selengarakan oleh Pj. Bupati PPU bersama masyarakat mendapatkan tanggapan yang hangat dari camat Babulu, Penajam, Waru, dan Sepaku serta masyarakat setempat. Acara ini dianggap sebagai langkah positif dalam mempererat hubungan pimpinan daerah dan warga masyarakat.

Camat Babulu, Kansip menyampaikan respon masyarakat babulu dan apresiasinya atas inisiatip Pj.Bupati yang telah mengadakan kegiatan ini.Dia juga menambahkan bahwa acara tersebut merupakan contoh nyata dari kepemimpinan yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan serta aspirasi masyarakat. “Masyarakat sangat senang dalam kegiatan tersebut, bahkan ada beberapa warga yang ingin rumahnya di pakai tempat untuk sahur bersama,”ungkapnya.

Sementara itu, Camat Penajam, Dahlan juga mengekspresikan kegembiraanya atas partisipasi aktif masyarakat dalam sahur dan buka puasa bersama. Dahlan menyatakan bahwa kegiatan tersebut telah menciptakan suasana kebersamaan dan solidaritas ditengah-tengah masyarakat, yang sangat penting dalam membangun hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dan warga. 

Tanggapan positif juga datang dari Organisasi Masyarakat (Ormas) Orang Indonesia (OI). Mereka merasa senang dan menyambut baik dan bangga atas perhatian yang diberikan oleh Pj.Bupati Kabupaten PPU.karena masyarakat bisa berinteraksi langsung dengan beliau untuk menyampaikan keluhan, masukan dan lainnya secara langsung.

Kegiatan sahur dan buka puasa bersama ini diharapkan menjadi tradisi yang terus di lakukan di Kabupaten Penajam Paser Utara, sebagai wujud nyata dari komitmen pemerintah daerah untuk mendengar, memperhatikan, dan turut serta dalam sosial dan keagamaan masyarakat. (Wan/*DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM - Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun membuka secaa resmi Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) kabupaten PPU Tahun 2025 – 2045 yang digelar di Kantor Bupati PPU, Kamis, (4/4/2024).

Dalam arahannya Pj Bupati PPU, Makmur Marbun menegaskan bahwa pelaksanaan Musrenbang bukan hanya sekedar syarat untuk menggugurkan kewajiban. Tetapi lebih dari itu bahwa dari hasil pembahasan musrenbang tersebut diharapkan dapat bermanfaat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat khususnya di kabupaten PPU.

“ Musrenbang dibuat tetapi kadang nyatanya tidak menjawap kebutuhan masyarakat yang riil. Jadi melalui musrenbang kali ini saya rubah dan arahkan kepada mereka manasih yang paling prioritas bagi masyarakat,” kata Makmur Marbun.

Lebih jauh kata Makmur Marbun bahwa dalam penyusunan RPJPD Kabupaten PPU Tahun 2025 - 2045 akan memfokuskan untuk menjawab atau memecahkan permasalahan pembangunan yang tercantum dalam isu strategis daerah.

Beberapa isu strategis daerah tersebut seperti pembangunan SDM yang produktif dan berdaya saing, peningkatan kesejahteraan masyarakat dan perlindungan sosial adaptif, transformasi ekonomi berkelanjutan, pemerataan infrastruktur daerah yang berkualitas, pengelolaan sumber daya air berkelanjutan termasuk integrasi dan sinergi pembangunan dengan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“ Kabupaten Penajam Paser Utara inikan menjadi wilayah yang berdekatan langsung dengan IKN, sehingga mengharuskan adanya integrasi dan sinergitas pembangunan antara PPU dengan IKN,” ujarnya.

Diungkapkannya bahwa keberhasilan pembangunan kabupaten PPU merupakan keberhasilan kolektif dari peran Pemerintah serta masyarakat. Oleh karena itu, melalui kegiatan tersebut Makmur Marbun minta kepada para pemangku kepentingan untuk memberikan perhatian penuh pada isi dari rancangan RPJPD tahun 2025-2045 dengan memberikan masukan terhadap permasalahan - permasalahan serta isu - isu strategis yang terjadi di lingkungan masyarakat dan wilayah Kabupaten PPU.

 Termasuk menyepakati visi dan misi rancangan RPJPD dan menyepakati arah kebijakan dan sasaran pokok rancangan rencana pembangunan jangka panjang daerah sehingga dapat bersama secara sinergis untuk mewujudkan kabupaten PPU sebagai Serambi Nusantara.

Dia juga berharap melalui Musrenbang ini dapat mengkaji dengan cermat rancangan RPJPD kabupaten PPU Tahun 2025 – 2045, agar nantinya pembangunan daerah dapat lebih efektif, tepat sasaran dan menjadi stimulan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penuntasan permasalahan yang terjadi.

 “ Oleh karena itu dibutuhkan komitmen seluruh stakeholder baik pemerintah, unsur swasta, dan masyarakat guna mendukung pencapaian target - target pembangunan yang telah disepakati bersama,” tutupnya.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten PPU, Raup Muin, Sekretaris Daerah Kabupaten PPU, Tohar unsur Forkopimda kabupaten PPU, para asisten kepala dinas, kantor, camat hingga lurah dan desa, ormas dan tokoh masyarakat di lingkup kabupaten PPU. (HumasPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM – Penjabat (Pj) Bupati PPU Makmur Marbun pimpin rapat koordinasi (rakor) terkait pelaksanaan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445H dan Cuti Bersama bertempat di Aula Lantai III Kantor Bupati PPU pada Rabu (03/02/24). Tampak hadir Sekda PPU Tohar, perwakilan Polres PPU dan Kodim 0913 PPU serta para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten PPU.

Rakor ini membahas tentang langkah-langkah yang akan dilakukan pemerintah daerah dalam rangka menjaga ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H.

Pj Bupati PPU Makmur Marbun mengingatkan salah satu hal yang menjadi perhatian terkait pengendalian inflasi dan pasokan bahan pangan.

“Yang saya khawatirkan mengenai lonjakan harga bahan pokok, tapi ternyata hasilnya bagus. Namun, tetap lakukan langkah-langkah yang antisipatif, jangan sampai terjadi baru kita ribut. Cek sejauh mana ketersediaan pangan," tegasnya.

Selain itu, dirinya menyampaikan kepada Dinas Pengendalian Kebakaran dan Penyelamatan, BPBD dan Satpol PP untuk saling bersinergi dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum.

“Di antisipasi rumah-rumah yang ditinggal mudik, bagi lurah, Babinsa, Babinkamtibmas dan camat, di cek dan diingatkan warga untuk menghindari terjadinya kebakaran," terang Makmur.

Lebih lanjut Makmur menyampaikan pentingnya mengantisipasi lonjakan pengunjung di tempat-tempat wisata serta kelancaran dan keamanan lalu lintas saat arus mudik terutama angkutan penyeberangan laut seperti speedboat.

“Kalau kita naik speedboat wajib memakai baju pelampung, itu harus dibudidayakan di masyarakat, diwajibkan pakai baju pelampungnya," ungkap Makmur.

Tidak hanya itu, Makmur juga mengingatkan kepada seluruh tenaga kesehatan untuk selalu siap siaga dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya saat libur cuti bersama.

“RSUD di Penajam dan di Sepaku serta seluruh puskesmas harus bersinergi. Seluruh perangkat daerah harus ikut bertanggung jawab dalam mengendalikan keamanan dan ketertiban," tutupnya. (Sha/*DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM - Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun didampingi Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (KUKM Perindag) Kabupaten PPU, Margono Hadi Sutanto meninjau langsung kegiatan pasar murah yang digelar Pemerintah Kabupaten PPU di Kelurahan Petung dan Kelurahan Gunung Seteleng, Kecamatan Penajam, Selasa (2/4/2024) pagi.

Kegiatan pasar murah ini merupakan yang kesekian kalinya digelar di Kabupaten PPU selama bulan Ramadan sebagai wujud kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat Benuo Taka.

Saat ditemui disela-sela kegiatan ini Pj Bupati PPU Makmur Marbun mengatakan, bahwa pasar murah digelar sebagai penyeimbang harga kebutuhan bahan pokok khususnya selama menghadapi bulan suci Ramadan dan menuju Idul Fitri yang dipastikan mengalami peningkatan.

“ Kami melihat sejumlah harga kebutuhan bahan pokok yang ada dipasar murah ini harganya stabil dan sangat terjangkau. Animo masyarakat juga sangat tinggi untuk berbelanja di sini. Ini adalah bagian dari kepedulian kami kepada masyarakat PPU,” kata Makmur Marbun.

Dia menambahkan bahwa ketersediaan kebutuhan bahan pokok bagi masyarakat di Kabupaten PPU selama Ramadan hingga Idul Fitri mendatang juga dipastikan aman. Hal itu tambah dia, berdasarkan survei yang selalu dilakukannya di pasar-pasar yang ada di PPU.

“ Makanya saya selalu turun ke pasar-pasar untuk mengecek sejumlah harga kebutuhan bahan pokok disana. Dari sini saya juga dapat mengetahui bahwa kebutuhan bahan pokok kita hingga Idul Fitri mendatang tercukupi atau aman,” pungkasnya.

Dari pantauan Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Kabupaten PPU saat mendampingi Pj Bupati PPU dalam kegiatan ini mencatat bahwa sejumlah harga kebutuhan bahan pokok yang dijual dalam pasar murah tersebut cukup stabil.

Beberapa harga kebutuhan bahan pokok seperti beras premium diharga Rp 72 ribu/5 kg, kemudian beras murah diharga Rp 52 ribu/5 kg, minyak goreng diharga Rp 16.500/liter, gula Rp 17 ribu/kg, bawang merah Rp 26 ribu/kg dan sejumlah kebutuhan bahan pokok lainnya masih cukup stabil . (Humas6/Humprot/*DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara menggelar rapat terpadu yang bertujuan untuk membahas data terkait tingkat pengagguran dan penduduk miskin di seluruh kecamatan, kelurahan, dan desa di wilayah PPU. Rapat yang dipimpin Penjabat (Pj) Bupati PPU Makmur Marbun dan dihadiri oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah (Setda) PPU Nicko Herlambang, kepala perangkat daerah terkait, camat, lurah dan kepala desa se-Kabupaten PPU. Kegiatan dilaksanakan di ruang rapat lantai III Kantor Bupati, Senin (01/04/2024).

Dalam rapat dilakukan pembahasan yang mendalam terkait dengan data yang aktual dan akurat mengenai tingkat pengangguran dan jumlah penduduk miskin di setiap kecamatan, kelurahan, dan desa. Data ini yang menjadi landasan penting dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran untuk menangani masalah ini secara efektif.

Pj Bupati PPU, Makmur Marbun, menyatakan pentingnya pemahaman yang mendalam terhadap data tersebut untuk merancang program-program yang lebih efektif dalam mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan di tingkat lokal.

“Data yang akurat dan terperinci mengenai pengangguran dan penduduk miskin di setiap kecamatan, kelurahan, dan desa akan menjadi dasar bagi kita untuk merancang program-program yang tepat sasaran dan efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Makmur Marbun.

Rapat yang merupakan forum bagi peserta untuk menyampaikan laporan data, masukan, dan gagasan yang akan menjadi landasan dalam merumuskan kebijakan lebih lanjut dalam upaya dan komitmen Pemerintah Kabupaten PPU dalam penanggulangan pengangguran dan kemiskinan. Data-data yang di himpun akan menjadi langkah dasar untuk menyusun rencana konkret dalam implementasinya.(Wan/*DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM - Pada malam yang penuh berkah menjelang bulan suci Ramadan, Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun, turut menyemarakkan suasana dengan sahur bersama masyarakat. Dalam acara yang digelar di salah satu rumah warga RT.10 Desa Labangka barat Kecamatan Babulu, Jumat (29/03/2024). Pj Bupati bersama Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, dan beberapa pimpinan perangkat daerah lain, Camat dan Kepala desa setempat mendengarkan langsung keluhan dan aspirasi warga.

Dalam suasana yang penuh keakraban, Pj Bupati PPU secara aktif berinteraksi dengan warga, bercerita tentang latar belakang dari orang tua yang juga petani. mengajak mereka berdiskusi tentang berbagai isu dan masalah yang dihadapi oleh masyarakat setempat. Melalui dialog terbuka ini, masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan permasalahan yang mereka hadapi serta memberikan masukan untuk kemajuan daerah.

“saya sangat senang dengan suasana seperti ini berkumpul dengan warga, apalagi dalam suasana bulan suci ramadan. Sahur bersama warga suatu hal yang tidak bisa saya lupakan”,kata Pj.Bupati PPU.

Makmur Marbun juga menyampaikan bahwa sahur bersama masyarakat bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah untuk mendengar suara masyarakat. Bukan hanya memperhatikan keluhan, tapi juga memberikan informasi-informasi mengenai program-program pembangunan yang sedang dilaksanakan oleh pemerintah daerah.

"Kami siap untuk bekerja sama dengan semua elemen masyarakat demi menciptakan Penajam Paser Utara yang lebih baik dan sejahtera bagi semua."ujar bupati.

Acara sahur bersama ini juga menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi antara Pj Bupati, anggota pemerintahan, dan masyarakat secara langsung. Dengan adanya kebersamaan dalam momen yang penuh berkah ini, diharapkan sinergi antara pemerintah dan rakyat semakin kuat untuk mencapai kemajuan bersama. 

Momen sahur bersama yang diinisiasi pemerintah daerah menuai Komentar salah satu warga bernama Katimin, Dia memberikan apresiasinya dan terimakasih kepada pemerintah kabupaten PPU, dengan momen sahur bersama masyarakat membawa kesan yang positif. Dan masyarakatnya juga senang menyambut dengan gembira dan sangat antusias.

“Alhamdulillah atas kedatangan pak bupati didesa ini, masyarakat sangat antusias menyambutnya dengan senang dan gembira semoga tahun berikutnya bisa seperti ini lagi,”kata Katimin dengan penuh haru.

Hal yang senada juga disampaikan oleh Masniati, “ belum pernah selama ini ada seorang bupati atau kepala daerah datang berkunjung ke desa kami dengan suasana seperti ini, makan sahur bareng dengan masyarakat, belum pernah ada sama sekali,”ujarnya.

Dengan berakhirnya acara sahur bersama, Pj Bupati PPU juga menyerahkan bingkisan kepada masyarakat desa labangka barat. (Wan/*DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM - Sejumlah warga Kelurahan Pemaluan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) banyak mengeluhkan terkait adanya sertifikat hak pakai yang terbit di lahan mereka. 

Perihal ini disampaikan kepada Penjabat (Pj) Bupati PPU Makmur Marbun disela-sela kegiatan sahur bersama masyarakat Kelurahan Pemaluan, Rabu dini hari (27/3/2024). 

Masyarakat Pemaluan berpendapat, terbitnya sertifikat hak pakai yang terbit di lahan mereka tersebut dinilai membingungkan salah satunya ketika hendak mengupayakan hak milik mereka.

" Kami berharap Bapak Bupati PPU dapat mencarikan solusi terhadap persoalan ini. Karena kami sebagai warga Pemaluan yang telah bertahun-tahun tinggal disini merasa sangat kesulitan dengan terbitnya sertifikat hak pakai ini," ucapnya. 

Menanggapi sejumlah keluhan masyarakat Kelurahan Pemaluan tersebut Pj Bupati PPU Makmur Marbun menjelaskan bahwa dirinya siap untuk mencarikan solusi terbaik bagi masyarakat di wilayah itu. Salah satunya langkah yang akan ditempuh adalah dengan mengkomunikasikan persoalan yang ada kepada pihak OIKN atau pihak-pihak terkait lainnya yang memang membidangi itu.

" Sebagai kepala daerah yang memiliki tanggung jawab penuh kepada seluruh masyarakat nya tentu persoalan ini menjadi atensi kami dan akan dikomunikasikan lebih lanjut kepada pihak OIKN, " ucapnya. 

Dalam kegiatan dalam kegiatan sahur bersama tersebut Makmur Marbun juga menyerahkan sejumlah bingkisan kepada masyarakat di wilayah Kelurahan Pemaluan. (HumasPPU/*)

l

KabarIkn.com,PENAJAM, - Kesultanan Paser, H. Muhammad Jarnawi yang bergelar Sri Paduka yang mulia Sultan Alamsyah III ini menyampaikan dukungannya terhadap pembangunan Ibukota Negara (IKN) termasuk pembangunan bandara VVIP yang berada di Kelurahan Gersik, kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). 

Dukungan ini disampaikan Sultan Paser kepada Penjabat (Pj) Bupati PPU, Makmur Marbun saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama (bukber) yang digelar pemerintahan Kabupaten PPU di lokasi pembangunan bandara VVIP bersama puluhan masyarakat terdampak sosial pembangunan bandara, Selasa, (26/3/2024). 

" Atas nama Kesultanan Paser kami mendukung penuh terlaksananya pembangunan IKN termasuk bandara VVIP ini di kabupaten PPU. Semoga proses pembangunannya tidak menemui hambatan yang berarti sehingga pembangunan IKN maupun bandara VVIP ini segera terwujud," kata Muhammad Jarnawi yang juga anggota DPRD Kabupaten Paser periode 2019-2024 ini. 

Sultan Paser yang hadir bersama Ketua umum LAP, Aji Ayub dan beberapa tokoh adat lainnya itu juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam keberlangsungan pembnagunan IKN maupun bandara VVIP di kabupaten PPU, dengan menyiapkan putra-putri terbaik yang ada di daerah. 

Sementara itu PJ Bupati PPU, Makmur Marbun mengatakan bahwa dalam kegiatan buka bersama tersebut terasa sangat istimewa karena selain dihadiri oleh puluhan masyarakat sekitar pembangunan bandara VIP juga dihadiri langsung Sultan Paser, Muhammad Jarnawi yang bergelar Sri Paduka yang mulia Sultan Alamsyah III. 

" Ini adalah suatu kehormatan bagi kami karena Sultan Paser bapak Muhammad Jarnawi telah sudi hadir di tempat kami dan memberikan dukungan nya terhadap pembangunan bandara VVIP di kabupaten PPU," kata Marbun. 

Makmur Marbun menambahkan bahwa kegiatan buka puasa bersama masyarakat dilokasi bandara VVIP tersebut dilakukan sekaligus untuk silaturahmi dan menjalin keakraban kepada semua masyarakat yang ada di daerah itu. 

Selain itu dipilihnya berkunjung ke daerah ini kata dia, salah satunya untuk melakukan sosialisasi bahwa, penting bagi pemerintah dan semua pihak terkait untuk memastikan proyek pembangunan IKN yang dilaksanakan dengan memperhatikan prinsip-prinsip keberlanjutan, keadilan sosial, dan perlindungan lingkungan. 

Komunikasi yang terbuka, partisipasi masyarakat, dan transparansi dalam pengambilan keputusan tambah dia, akan sangat penting untuk memastikan bahwa, proyek ini memberikan manfaat yang maksimal bagi semua pihak yang terlibat.

Masyarakat di daerah ini kata Marbun, juga diharapkan tidak khawatir, karena pada dasarnya konsep penataan wilayah yang akan dilakukan adalah proses perencanaan dan pengorganisasian ruang fisik suatu wilayah dengan tujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik dan berkelanjutan bagi penduduknya. 

" Oleh karenanya, kesempatan berbuka puasa ini tidak akan dimanfaatkan sebaik mungkin, selain untuk mempererat tali silaturahmi juga untuk menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat tentang berbagai kebijakan dan program pemerintah," tutupnya. (HumasPPU/*)

KabarIkn.com,PENAJAM,- Guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat selama bulan suci Ramadhan, Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun melakukan pengecekan langsung ke pasar petung, salah satu pasar terbesar di kabupaten PPU pada Sabtu, (23/03/2024).

Dari hasil peninjauan Pj Bupati PPU ini tercatat memasuki Ramadhan ke-12, beberapa harga satuan bahan pokok yang dijual di pasar Petung, kecamatan Penajam tersebut cenderung masih stabil. 

Dari data yang berhasil dikumpulkan ini ada beberapa jenis harga bahan pokok seperti beras bulog untuk kemasan 5 kg masih diharga Rp57.500/5kg, kemudian cabe keriting diharga 40 ribu/kg, cabe rawit 60 ribu/kg, bawang merah diharga 40 ribu/kg, bawang putih diharga 42 ribu/kg dan tomat diharga 22 ribu/kg.

Sementara kebutuhan pokok lainnya juga tercatat masih stabil seperti ayam potong di harga 38 ribu/kg, jagung 10 ribu/kg dan tiimun 10 ribu/kg.

Di sela-sela ini Pj Bupati PPU, Makmur Marbun mengatakan bahwa dari hasil pengecekan langsung di pasar petung tersebut di pastikan harga kebutuhan bahan pokok bagi masyarakat PPU di bulan Ramadhan ini masih stabil. 

" Kegiatan ini kami lakukan untuk melihat langsung harga dan ketersediaan kebutuhan bahan pokok di pasar dan kita bersyukur bahwa sejumlah kebutuhan pokok yang kita cek langsung di pasar hari ini masih stabil memasuki Ramadhan ke-12 ini," jelas Makmur Marbun. 

Dia menambahkan bahwa dengan data yang di kumpulkan tersebut dirinya berharap dapat merumuskan langkah-langkah yang tepat dalam penanganan inflasi di Kabupaten PPU. 

" Data ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang tepat guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat di kabupaten PPU," tutupnya. 

Dalam kegiatan ini Pj Bupati PPU, Makmur Marbun juga didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang digelar usai melaksanakan sahur bersama di desa Giri Mukti, kecamatan Penajam. (HumasPPU/*adv)

KabarIkn.com,Penajam - Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun menghadiri kegiatan Festival Ramadan 1445 H "Ramadan Asyik Bersama Gusmen: Kolaborasi Sejuta Cinta" di aula Kantor Kementerian Agama PPU, Jum'at (22/3/2024) sore yang juga dilakukan secara serentak se-Indonesia.

Festival ini diselenggarakan oleh Kementerian Agama yang dirangkaikan dengan tausyiah bersama penyuluh agama Islam, penyaluran zakat serempak se-Indonesia 1 juta paket dan buka puasa bersama. 

Pj Bupati PPU Makmur Marbun dalam kesempatan tersebut menyampaikan akan berusaha semaksimal mungkin dalam membantu masyarakat PPU, termasuk di dalamnya penyuluh agama. Dia menyebut tidak akan membedakan siapapun berdasarkan ras maupun golongan karena semua merupakan bagian dari masyarakat PPU. 

"Saya menyampaikan terima kasih atas dedikasi para penyuluh agama yang sudah berperan aktif di masyarakat dalam melaksanakan tugas sehari-hari," ucapnya. 

Lebih lanjut dia menyampaikan kebahagiaannya dengan adanya bulan Ramadan. Hal ini dikarenakan setiap orang akan berupaya semaksimal mungkin dalam melakukan kebaikan dan berubah untuk menjadi lebih baik. 

"Kalau bisa tidak hanya satu bulan, tetapi 12 bulan," ungkapnya.

Dia juga mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa dan mengajak untuk meningkatkan ibadah, instropeksi diri serta membahagiakan sesama.(DiskominfoPPU/*)

KabarIkn.com,PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) mengadakan rapat evaluasi kinerja Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kegiatan yang di buka secara resmi oleh Penjabat Bupati PPU dihadiri oleh seluruh Kepala desa dan pengelola BUM Desa yang ada di Kabupataen PPU di ruang rapat lantai III Kantor Bupati. Jumat, (22/03/2024).

Evaluasi kinerja BUM Desa melibatkan penilaian terhadap terhadap berbagai aspek, keuangan, pemasaran, pengelolaan sumber daya, dan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini bertujuan untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan BUMDesa, serta merumuskan strategi perbaikan dan pengembangan yang sesuai.

Tampak hadir Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah (Setda) Nicko Herlambang, Kepala Dinas KUKM Perindag , Margono dan Kepala Dinas PMD PPU Tita Deritayati. 

Saat memberi arahan, Pj Bupati PPU, Makmur Marbun mengatakan pengembangan Usaha, diantaranya BUMDesa, Kepala Desa, Camat, Organisasi Pemerintah Daerah Kabupaten terkait Desa untuk mampu bersinergi dalam mengembangkan potensi usaha yang memberikan nilai ekonomis dalam peningkatan produktivitas usaha yang ada di desa. Untuk mengukur kinerja badan usaha milik desa dalam capaian tujuan yang sudah ditetapkan maka perlu adanya evaluasi, yang diharapkan nantinya dapat mengidentifikasi area-area mana saja yang perlu ditingkatkan dalam rangka meningkatkan kualitas kinerja badan usaha milik desa. 

“ Hasil evaluasi inilah yang akan digunakan sebagai dasar untuk mengambil langkah-langkah perbaikan dan pengembangan kedepan,” katanya

Makmur Marbun Juga berharap kepada Kepala Desa untuk mampu berkreatifitas menciptakan peluang usaha dengan melibatkan partisipasi masyarakat untuk mempercepat laju pembangunan desa dan sekaligus menjadi sarana edukasi dalam menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap pembangunan desa dalam mengembangkan potensi desa. 

Ia juga mengingatkan kepada para Camat, agar dapat menjadi fasilitator dan motivator bagi Pemerintah desa dalam menyelenggarakan pemerintahan 4 desa, pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan desa dan pemberdayaan masyarakat desa yang baik.Para Camat dan Jajaran Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa juga harus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala, sehingga secara dini dapat diantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dalam pengelolaan BUMDesa.

 “saya tegaskan agar memberikan bimbingan program kepada pemerintah desa dan BUMDesa, demikian pula kepada lembaga-lembaga desa lainnya, sehingga desa - desa se-Kabupaten Penajam Paser Utara dapat menjadi unit pemerintahan terkecil yang mampu menjalankan prinsip - prinsip pemerintahan yang baik dan bersih (Good and Clean Governance),”harapnya.

Evaluasi kinerja BUMDesa berlanjut dengan mengadakan diskusi secara langsung yang dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, untuk membahas langkah-langkah strategis, termasuk pencapaian target keuangan, pelayanan kepada masyarakat, pengembangan produk usaha, serta manajemen internal BUMDes.(DiskominfoPPU/*adv)

KabarIkn.com,PENAJAM,- Setelah menjalani evaluasi triwulan ke-II atas pelaksanaan tugas Penjabat (Pj) kepala daerah dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Pj Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun menggelar Rapat koordinasi (Rakor) secara intern yang melibatkan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemkab PPU, Jumat, (22/3/2024) pagi.

Rakor ini digelar dalam rangka tindak lanjut hasil evaluasi kinerja Pj Bupati PPU Triwulan II dari kemendagri yang memberikan beberapa catatan kepada pemerintah kabupaten PPU. 

Pj Bupati PPU, Makmur Marbun disela-sela ini mengatakan bahwa dirinya bersyukur karena laporan kinerja pemerintah kabupaten PPU pada evaluasi triwulan ke II memperoleh apresiasi dari seluruh tim evaluator Kemendagri. Namun sambung dia bahwa masih ada beberapa catatan kepada pemda PPU yang perlu di benahi. 

“ Kerja kita memang diakui sudah bagus tetapi dari catatan yang diberikan kepada pemda PPU masih ada yang perlu kita benahi bersama, salah satunya seperti terkait suplai data kita di PPU yang masih kurang,” kata Makmur Marbun.

Untuk itu Makmur Marbun minta kepada seluruh kepala OPD terkait agar lebih teliti jika laporan itu menyangkut data. Karena evaluasi ini kata dia, bukan evaluasi di tingkat daerah tetapi langsung di tingkat nasional dari tim evaluator Kemendagri sehingga jika melaporkan kinerja tanpa didasari data pendukung yang tepat maka bisa dikatakan laporan tersebut hanya dianggap asal-asalan.

“ Makanya persoalan ini saya koreksi betul. Karena jangan sampai data-data yang kita berikan baik terkait data penduduk miskin, data pengangguran, data inflasi dan sebagainya itu harus lengkap,” pintanya. 

Ditambahkannya bahwa dalam evaluasi yang dilaksanakan beberapa hari sebelumnya, selain kabupaten PPU telah memperoleh apresiasi dari kemendagri, laporan pemda PPU bahkan juga direkomendasikan kemendagri untuk contoh bagi daerah lain di Indonesia sebagai konsep penyusunan laporan yang baik.

“ Ini adalah satu kebanggaan bagi kita karena laporan kita diakui. Terimakasih kepada seluruh perangkat daerah di kabupaten PPU,” ucapnya.

Seperti diketahui, Pj Bupati PPU Makmur Marbun, Rabu, (20/3/24) telah menjalani evaluasi kinerja Triwulan II atas pelaksanaan tugas selama menjabat di kabupaten PPU. Dalam evaluasi ini meliputi beberapa aspek peting diantaranya dari aspek pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan yang mempedomani 10 indikator prioritas di dalam nya seperti terkait inflasi, stunting, kesehatan dan sebagainya. (HumasPPU/*adv)