[Valid RSS]

KabarIkn.com,PENAJAM – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun menegaskan bahwa netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) agar menjadi perhatian serius di lingkungan pemkab PPU jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 27 November 2024 mendatang. 

Makmur Marbun mengatakan bahwa para ASN dilarang ikut dan terlibat dalam politik praktis, sebab ada sanksi tegas yang diberikan jika terbukti telah memberi dukungan terhadap paslon yang sedang bersaing.

“ Saya mohon dengan sangat. Karena salah satu tugas kepala daerah adalah menjaga netraritas ASN. Oleh karena itu saya ingatkan agar jangan coba-coba karena nanti yang kena kita sendiri,” kata Makmur saat memimpin Apel pagi di lingkungan Sekretariat Kabupaten PPU, Senin, (2/9/2024) pagi.

Makmur Marbun mengatakan bahwa seluruh pegawai baik ASN, P3K maupun Tenaga Harian Lepas (THL) harus proposional dalam menjalankan tugasnya yaitu memberikan pelayanan kepada masyarakat. 

Sebagai ASN juga jangan mudah terpengaruh atau dirayu dengan situasi yang terjadi. Marbun mengumpamakan bahwa jika seorang ASN memperoleh undangan satu kegiatan dan kegiatan tersebut berkaitan dengan politik, sebagai ASN agar lebih baik menninggalkan atau mengabaikan undangan tersebut.

 “Saya sudah minta Badan Pengawas pemilihan Umum (Bawaslu) PPU agar jika menemukan ASN segera ditindak dan diberi sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Terkait netralitas ASN di lingkungan Pemkab PPU ini Makmur Marbun juga mengatakan bahwa pemda PPU segera mengeluarkan surat edaran untuk menjadi perhatian bersama. “ Hari ini saya akan mengeluarkan surat edaran terkait larangan ini,” tutupnya. 

Senada itu Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, Tohar dalam kesempatan ini juga menyampaikan bahwa pada Pemilihan legeslatif (Pileg) sebelumnya ada salah satu ASN PPU terbukti terlibat atau menjadi korban dalam kegiatan politik praktis.

“ Ketika pileg kemarin ada satu korban diantara kita. Saya tidak ingin terulang kembali seperti apa yang disampaikan bupati kepada kita,” kata Tohar.

Dia mengatakan bahwa dirnya tidak mau karir ASN yang sudah dibangun sedemikian rupa harus jatuh karena keteledoran atau kesengajaan yang bersangkutan baik disengaja ataupun tidak.

“Dalam surat edaran yang akan dibuat nanti itu detail mengatur itu. Termasuk bagaimanamemberlakukan jari-jari tangan di android kita,” beber Tohar. 

Ditambahkannya bahwa diatara ASN mungkin banyak yang tidak tahu bahwa pileg beberapa waktu lalu di PPU ada jatuh korban dari keluarga besar ASN karena terbukti terlibat dalam politik. Unsur-unsur itu terpenuhi, KSN turun melakukan klarifikasi dan terbukti kemudian rekomendasinya definitif dan harus dieksekusi.

“Saya tidak ingin terulang di suksesi Pilkada yang akan datang. Nah saya ingin mengingatkan untuk kesekalian kalinya kepada kita semua mau itu pegawai PNS, P3K maupun THL mari kita satu persepsi terkait dengan satu kebijakan. Sudah jangan main-main yang seperti itu. Fokus saja tugas kita melakukan pelayanan urusi tugas pokok kita, baik itu jabatan maupun kelembagaan kita,” tutupnya.(HumasPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun secara resmi membuka Bawaslu Super Fest 2024 yang mengusung tema Kawal Pilkada Damai Tanpa Politik Uang, di lapangan depan Kantor Bupati PPU pada Sabtu malam (31/8/2024). Acara yang diprakarsai oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten PPU ini bertujuan untuk memastikan seluruh proses pemilihan berlangsung dengan baik, adil, dan demokratis.

Dalam sambutannya, Makmur Marbun menegaskan bahwa Bawaslu Super Fest bukan hanya sekadar acara, tetapi juga merupakan momen penting yang menegaskan komitmen bersama terhadap pelaksanaan pemilihan umum yang damai, jujur, dan bebas dari politik uang di Kabupaten PPU. Ia menekankan pentingnya integritas dalam setiap tahapan pemilihan, karena setiap suara yang diberikan oleh masyarakat merupakan amanah yang menentukan masa depan daerah dan bangsa.

"Acara ini memiliki peran vital dalam menjaga kualitas demokrasi kita. Mari kita tingkatkan kesadaran akan pentingnya pemilihan yang bersih dan berintegritas. Setiap suara yang kita berikan adalah amanah yang menentukan masa depan kita, keluarga kita, dan bangsa kita," ujar Makmur Marbun di hadapan para hadirin.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) dan unsur Forkopimda PPU, Ketua dan anggota Bawaslu PPU, Ketua KPU PPU, serta para calon bupati dan wakil bupati PPU. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama untuk mendukung proses pemilihan yang adil dan bebas dari intervensi yang tidak semestinya.

Makmur Marbun juga menyampaikan bahwa pelaksanaan Bawaslu Super Fest ini sejalan dengan tujuh arahan Presiden Jokowi kepada Para Penjabat Kepala Daerah, yang salah satunya adalah dukungan kepada KPUD dan Bawaslu tanpa melakukan intervensi apapun, serta memastikan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap terjaga.

"Sebagai Penjabat Bupati, saya berkomitmen untuk mendukung penuh tugas Bawaslu dan KPU dalam mengawal proses pemilihan ini. Kita harus memastikan bahwa netralitas ASN tetap terjaga dan tidak ada campur tangan yang merugikan proses demokrasi ini," tegasnya.

Di akhir sambutannya, Makmur Marbun mengajak seluruh elemen masyarakat PPU untuk bersama-sama berkomitmen mewujudkan pemilihan yang damai dan bebas dari politik uang, demi masa depan yang lebih baik bagi seluruh warga.

Acara Bawaslu Super Fest 2024 ini diharapkan dapat menjadi pendorong bagi seluruh pihak untuk menjaga integritas dan kejujuran dalam Pilkada yang akan datang, sekaligus menjadi ajang edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya pemilihan yang adil dan demokratis.(DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,JAKARTA – Penjabat Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun, berhasil meraih penghargaan bergengsi dalam kategori Kesejahteraan Rakyat Fiskal Rendah pada acara Malam Penganugerahan Apresiasi Kinerja Penjabat Kepala Daerah 2024. Acara ini digelar di The Tribrata Hotel & Convention Center, Darmawangsa, Jakarta Selatan, pada Jumat malam (30/8/2024).

Penghargaan ini merupakan bagian dari rangkaian apresiasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan Tempo Media Group. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai penjabat kepala daerah dari seluruh Indonesia, termasuk Sekretaris Daerah Kabupaten PPU dan sejumlah pejabat dari organisasi perangkat daerah PPU.

Dalam pidato pembukaannya, Direktur Utama PT Tempo Media Group, Arif Zulkifli, menjelaskan bahwa proses kurasi dan penjurian penghargaan ini berlangsung sejak Mei hingga pertengahan Agustus 2024. "Penilaian dilakukan berdasarkan tiga kelompok utama yang meliputi kesejahteraan rakyat, pelayanan publik, dan ekonomi daerah. Indikator-indikator ini mencakup berbagai aspek penting seperti kemiskinan ekstrem, pengangguran, kesehatan, penanganan stunting, serta pelayanan publik dan pengendalian inflasi," ujarnya.

Arif Zulkifli menambahkan bahwa penilaian ini mempertimbangkan kluster-kluster yang berbeda, sehingga tidak semua daerah bisa dibandingkan secara langsung. "Alokasi anggaran menjadi salah satu faktor penting dalam penilaian. Oleh karena itu, daerah dengan kapasitas fiskal yang lebih besar tidak bisa dibandingkan dengan daerah yang memiliki anggaran lebih kecil, maka kami membuat kluster berdasarkan kapasitas fiskal," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, menyampaikan apresiasi kepada seluruh penjabat kepala daerah yang telah berdedikasi dalam menjalankan tugasnya. Menurutnya, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kinerja yang luar biasa dalam membangun daerah, terutama ditengah tantangan yang tidak mudah.

" Penghargaan ini tidak hanya sebagai pengakuan atas kinerja yang baik, tetapi juga sebagai motivasi bagi seluruh penjabat kepala daerah untuk terus berinovasi dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat," ujar Tito Karnavian.

Makmur Marbun, yang ditemui usai acara, mengungkapkan rasa syukurnya atas penghargaan yang diraih. "Sejak saya ditugaskan di Penajam Paser Utara, saya mencoba menghadirkan pelayanan publik dengan standar yang setara dengan Jakarta. Meski tantangannya besar, kami mampu mewujudkannya. Penghargaan ini adalah hasil kerja keras tim, bukan hanya saya sebagai pemimpin. Ini adalah persembahan untuk masyarakat Penajam Paser Utara," ujarnya.

Makmur juga menambahkan harapannya agar standar pelayanan yang telah dibangun dapat terus ditingkatkan oleh pemimpin berikutnya. "Sebagai bagian dari ibu kota negara, Penajam Paser Utara harus terus meningkatkan kualitas pelayanan publiknya agar setara dengan standar nasional," tambahnya.

Dengan penghargaan ini, diharapkan Kabupaten Penajam Paser Utara terus mengembangkan program-program kesejahteraan rakyat yang berkelanjutan, meski dengan tantangan kapasitas fiskal yang terbatas.(wan/*DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM – Pada Kamis, 29 Agustus 2024, pukul 14.40 WITA, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, Andi Harahap dan Dayang Donna Faroek, resmi mendaftarkan diri di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Pasangan ini menjadi pasangan keempat dan terakhir yang mendaftarkan diri pada hari terakhir pendaftaran untuk Pilkada PPU 2024.

Kedatangan mereka diterima langsung oleh Ketua KPU PPU beserta seluruh komisioner, dan disaksikan oleh Ketua Bawaslu beserta anggotanya.

Dalam konferensi pers yang diadakan setelah pendaftaran, Andi Harahap, yang diusung oleh Partai Golkar, PKB, Hanura, PPP, dan Perindo, menegaskan bahwa program unggulannya telah dikenal oleh masyarakat, karena program tersebut merupakan kelanjutan dari upaya yang sudah ia jalankan saat menjabat sebagai Bupati PPU periode 2008-2013.

"Masyarakat sudah tahu program-program yang kami tawarkan, karena ini adalah kelanjutan dari program-program yang telah kami jalankan di masa lalu," ungkap Andi Harahap dengan penuh keyakinan.

Dayang Donna Faroek, sebagai calon Wakil Bupati, menambahkan penekanan pada pentingnya peran perempuan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat PPU. "Sebagai seorang perempuan, saya ingin mengangkat harkat dan martabat perempuan agar lebih maju. Dengan keterwakilan perempuan, saya dapat membawa suara perempuan dan mendorong kesejahteraan seluruh masyarakat Penajam Paser Utara," ujar Dayang Donna.

Lebih lanjut, Dayang Donna juga mengungkapkan komitmennya untuk memberikan peluang yang lebih luas bagi kaum ibu di PPU. "Saya ingin mengajak seluruh emak-emak untuk mendukung "ANDA". Nanti, saya akan mengarahkan semua program-program yang dibutuhkan perempuan, termasuk penanganan stunting, yang sangat penting untuk kita hadapi dalam menyongsong Indonesia Emas di masa depan," jelasnya.

Pendaftaran pasangan Andi Harahap dan Dayang Donna Faroek ini menutup rangkaian pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati PPU, dengan total empat pasangan calon yang telah resmi mendaftar di KPU PPU. Tahapan berikutnya akan meliputi pemeriksaan kesehatan dan verifikasi dokumen sebelum memasuki fase kampanye dan pemungutan suara.(DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), H. Hamdam dan Ahmad Basir, secara resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten PPU pada Rabu, 29/8/2024, pukul 12.45 WITA.

Pendaftaran ini menandai pendaftaran ketiga di hari terakhir bagi pasangan calon bupati dan wakil bupati yang akan berlaga dalam Pilkada PPU 2024.

Kedatangan pasangan ini diterima langsung oleh Ketua KPU PPU beserta para komisioner dan disaksikan oleh perwakilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten PPU. 

Dalam suasana yang penuh harapan, H. Hamdam dan Ahmad Basir hadir didampingi oleh para pimpinan partai pengusung mereka, yaitu Partai Demokrat, Gelora, Buruh, PKN, Garuda, dan Partai Umat.

Usai proses pendaftaran, H. Hamdam menggelar konferensi pers dan menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran pendaftaran mereka. “Alhamdulillah, kami bersyukur telah menyelesaikan tahapan pendaftaran ini. Kami diiringi oleh dukungan penuh dari partai-partai pengusung, dan setelah melalui proses verifikasi, semua persyaratan kami dinyatakan lengkap oleh KPU,” ujar Hamdam.

Ia juga menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan bagi dirinya dan Ahmad Basir sebagai syarat lanjutan akan dilakukan pada tanggal 1 dan 2 September 2024 di Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan.

Menutup konferensi pers, H. Hamdam mengucapkan terima kasih kepada media dan seluruh pihak yang terus mendukung jalannya proses demokrasi di PPU. “Suasana kompetisi yang sejuk ini harus terus kita jaga hingga terpilihnya Bupati definitif periode 2024-2029. Semoga semua proses berjalan lancar, dan hasilnya dapat diterima semua pihak tanpa ada sengketa,” tutupnya penuh optimisme.(DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM - Pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Desmon Hariman Sormin dan Naspi Arsyad resmi mendaftarkan diri sebagai calon peserta Pilkada 2024 di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten PPU. Pasangan ini menjadi yang kedua dalam urutan pendaftaran, dihari terakhir Kamis (29/8/2024) dengan waktu kedatangan pukul 10.15 WITA.

Desmon dan Naspi diusung oleh koalisi tiga partai, yaitu Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Amanat Nasional (PAN). Mereka hadir di KPU PPU didampingi oleh ketua-ketua partai pengusung, yang turut memberikan dukungan penuh. 

Kehadiran pasangan calon ini diterima langsung oleh Ketua KPU Kabupaten PPU, Ali Yamin Ishak, serta disaksikan oleh anggota KPU dan Bawaslu yang ikut memonitor jalannya proses pendaftaran.

Dalam konferensi pers yang digelar usai pendaftaran, Desmon Hariman Sormin menyatakan komitmennya untuk mengikuti seluruh ketentuan dan aturan yang berlaku dalam sistem pemilu di Indonesia. "Ke depan, dengan partai koalisi yang sudah ada, kami akan terus mengikuti semua ketentuan yang berlaku di sistem pemilu kita dan kami akan taat semua aturan. Insya Allah, kami akan menjalankan semua itu sesuai prosedur dengan peraturan yang berlaku," ujarnya.

Desmon juga mengungkapkan rencana deklarasi yang akan digelar di Pantai Tanjung Jumlai pada siang hari. "Selanjutnya, kami akan melakukan deklarasi di Pantai Tanjung Jumlai. Kami ingin membuktikan bahwa daerah kita juga memiliki potensi wisata yang cukup baik untuk dikembangkan ke masa depan," tambahnya.

Deklarasi di Pantai Tanjung Jumlai diharapkan menjadi langkah awal bagi pasangan ini untuk menunjukkan visi mereka dalam memajukan sektor pariwisata Kabupaten PPU, sekaligus menguatkan dukungan masyarakat terhadap pencalonan mereka di Pilkada 2024.

Dengan telah resminya pendaftaran pasangan Desmon Hariman Sormin dan Naspi Arsyad, Pilkada Kabupaten PPU semakin mendekati puncaknya, dan persaingan antar calon semakin ketat. Masyarakat pun diharapkan untuk tetap mengikuti perkembangan proses Pilkada dengan semangat demokrasi yang tinggi.(DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2023 tentang perlindungan perempuan korban kekerasan.

Tampak hadir Kepala DP3AP32KB, Chairur Rozikin membuka sosialisasi itu secara resmi yang berlangsung di ruang rapat wakil Bupati PPU, Kamis (29/08/2023). Kegiatan itu juga tampak perwakilan dari Kecamatan, Keluarahan hingga Desa di Kabupaten PPU.

Saat dijumpai, Kepala DP3AP2KB itu mengatakan sejak di tetapkannya Perda Nomor 1 Tahun 2023 tentang perlindungan perempuan korban kekerasan pada 11 April 2023 lalu. DP3AP2KB PPU sedang gencar-gencarnya mensosialisasikan melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) PPU yang sudah terbentuk pada 8 Agustus 2023. 

“Jadi semua itu dianggap harus mengetahui mengenai perda ini. maka perda ini harus disosialisasikan terkait dengan apa konsukoensinya ketika terjadinya pelanggaran kekerasan dalam rumah tangga terutama kekerasan pada perempuan. Nah, itu nanti jangan sampai perempuan merasa tidak terlindungi dan terancam atau sebagainya,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bawah DP3AP2KB memiliki lembaga UPTD PPA yang berkewajiban untuk menangani terkait kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan seksual, kekerasan anak, kekerasan fisik atau dalam artian anak anak korban bulliying. 

“ jadi nanti jangan sampe ada warga kita yang merasa terancam jiwanya hanya karena tidak berani melapor, tapi selalu terintimidasi oleh keluarga sendiri dalam artian pelakunya itu adalah suaminya sendiri atau orang tedekat,” ungkapnya.

Untuk itu, lanjut Chairur Rozikin dengan adanya Perda Nomro 1 Tahun 2023 ini yang disosialisasikan dianggap dapat mengetaui dan bersama-sama untuk bisa menangani korban kekerasan. sehingga jangan sampai terjadi korban kekerasan di mana-mana. 

“Kami juga bukan secara mandiri atau kerja sendiri atas UPTD sendiri, tapi kami bekerjasama dengan lintas sektor dari kejaksaan maupun kepolisian itu ada MoU untuk itu. Jadi kami sama-sama menangani secara hukum saksi yang dianggap tadi memberikan keterangan itu akan mendapatkan perlindungan, kemudian korban harus berani karena korban punya hak untuk dilindungi,” tegasnya

Ia juga mengharapkan dari adanya sosialisasi ini masyarakat terutama pada perempuan yang mengalami kekerasan jangan takut lagi untuk melapor ke UPTD PPA. Tidak itu saja, ia juga menginginkan jangan sampai ada lagi kekerasan yang dilakukan dalam rumah tangga baik itu pada perempuan maupun anak.

“Tingkat kekerasan dalam rumah tangga setelah data itu di peroleh dari UPTD PPA PPU itu selalu mengalami peningkatan. oleh karena itu kami berharap dengan disosialisasikannya perda nomor 1 tahun 2023 ini, jangan sampai terjadi kekerasan dalam rumah tangga lagi dan tau akan konsukuensinya,” tutupnya.(DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM - Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun, memimpin apel Gelar Pasukan dalam rangka Pengamanan (PAM) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak di Kabupaten PPU. Apel yang berlangsung di halaman Markas Kodim 0913/PPU, ini juga didampingi oleh Komandan Kodim 0913/PPU, Letkol Inf. Arfan Affandi. Kegiatan tersebut diikuti oleh pasukan gabungan yang terdiri dari TNI, Polres PPU, Satpol PP, Dishub, BPBD, dan Damkar, Kamis (29/8/2024).

Turut hadir dalam apel tersebut Wakapolres PPU, Danki C Yonif Raider 600/Modang, Dansub Denpom VI/1-4 PPU, anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua KPU PPU, Ketua Bawaslu PPU, dan Kepala Kesbangpol PPU.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Makmur Marbun menekankan bahwa Pilkada Serentak yang akan dilaksanakan merupakan momen penting bagi demokrasi dan pembangunan daerah. "Pilkada ini bukan hanya sekadar pemilihan pemimpin, tetapi juga proses yang mencerminkan kematangan demokrasi dan partisipasi aktif masyarakat dalam menentukan arah masa depan daerah kita," ujar Makmur.

Apel Gelar Pasukan ini, lanjutnya, menjadi momentum untuk memastikan seluruh komponen terkait dapat berkoordinasi dan bersinergi dalam menjaga keamanan wilayah Kabupaten PPU. "Keamanan dan ketertiban bukanlah semata-mata tugas aparat keamanan, tetapi menjadi tugas kita bersama. Pemerintah Daerah beserta seluruh komponen masyarakat harus bahu-membahu dan mengambil peran sesuai kemampuan masing-masing," tegasnya.

Makmur juga menekankan pentingnya memastikan Pilkada berjalan dengan sukses, adil, dan tertib, tanpa adanya gangguan. "Saya berharap semua pihak, termasuk masyarakat, mendukung penuh penyelenggaraan Pilkada ini. Mari kita ciptakan suasana yang aman dan kondusif sehingga masyarakat dapat menyalurkan hak pilih mereka dengan tenang," tambahnya.

Dalam upaya menyukseskan Pilkada Serentak, Pj Bupati memberikan beberapa arahan kepada seluruh jajaran yang terlibat, di antaranya menjaga netralitas, meningkatkan koordinasi antar-instansi, melibatkan masyarakat dalam pengawasan, mewaspadai potensi gangguan keamanan, serta menjaga etika dan profesionalisme.

"Apel Gelar Pasukan ini dilaksanakan untuk memastikan bahwa semua personel siap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Dengan sinergi yang kuat antara TNI, Polri, aparat pemerintah, dan masyarakat, saya yakin Pilkada Serentak ini akan berjalan sukses dan aman," tutup Makmur Marbun.

Acara apel dibuka dengan pengecekan kesiapan pasukan dan peralatan yang akan digunakan selama proses pengamanan Pilkada berlangsung. Dengan kerjasama dan komitmen dari seluruh pihak, diharapkan Pilkada Serentak di Kabupaten PPU akan berjalan lancar, aman, dan damai.(DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM - Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara Hadiri Malam Ramah Tamah Sekaligus Penutupan Peringatan HUT ke-79 Republik Indonesia Tahun 2024 di Kecamatan Waru, Rabu Malam (28/08/2024).

Turut hadir Camat Waru dan Unsur Muspika se-Kecamatan Waru, para Lurah dan Kepala Desa se-Kecamatan Waru, Kepala Sekolah, Para Pelatih dan Pembina, Para Orang Tua, Adik-adik anggota Paskibraka Kecamatan Waru Tahun 2024, serta Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat.

Pada kesempatan itu Pj Bupati PPU Makmur Marbun mengatakan telah kita lewati bersama rangkaian prosesi peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia yang saat ini telah menginjak usia yang ke-79. Mulai dari Pengibaran Bendera, Merah Putih, Pembacaan teks Proklamasi dan Penurunan Bendera Merah Putih.

"Selain itu juga, ada pula rangkaian acara dalam rangka menyambut Kemerdekaan Republik Indonesia seperti Pawai Obor, Lomba Fashion, LKBB, Malam Pentas Seni dan Karnaval (Pawai budaya) yang telah kita laksanakan bersama dan berjalan dengan baik." ungkapnya.

Lanjut Makmur, Peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia tahun ini mengusung tema "Nusantara Baru, Indonesia Maju," sebuah tema yang mencerminkan semangat untuk pembaharuan dan kemajuan yang berkelanjutan.

"Hadirnya ibukota negara di kabupaten PPU memberi kontribusi yang positif mari gali potensi diri Jadilah pelaku bukan jadi penonton. "Ucapnya

Makmur Marbun mengungkapkan upacara Kemerdekaan telah dilaksanakan di Ibu Kota Nusantara untuk pertama kali yang berada di Kabupaten Penajam Paser Utara. sebagai Serambi Nusantara Kita patut berbangga dan bersyukur.

"Mari bersama sama bergerak maju bergandengan tangan, satukan langkah untuk membangun kabupaten kita tercinta yang lebih bermartabat untuk kesejahteraan bersama." tutupnya

Sementara itu, dikesempatan yang sama Camat Waru, Ahmad Yani mengucapkan terima kasih kepada Pj Bupati PPU karena ditengah kesibukan beliau menyempatkan diri untuk hadir pada kegiatan ini.

"Juga ucapan terimakasih kepada seluruh panitia yang telah terlibat memeriahkan peringatan HUT RI ke 79 semoga kegiatan ini dapat kita laksanakan lebih meriah lagi ditahun depan, "Pungkasnya. (DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM – Mudyat Noor dan Abdul Waris Muin menjadi pasangan pertama yang mendaftar sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten PPU pada Rabu sore (28/8/2024). 

Proses pendaftaran ini turut dihadiri oleh ketua dari empat partai pengusung: Partai Gerindra, Partai Nasdem, Partai PDI Perjuangan, dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten PPU.

Dalam pernyataannya, bakal calon Bupati Mudyat Noor menyampaikan rasa syukur atas kesempatan mendaftar pertama kali di KPU PPU.

“Alhamdulillah, kami pada sore ini telah sampai di KPU dan menyerahkan berkas persyaratan pendaftaran. Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik, karena sepertinya kami yang mendaftar pertama, pasti nanti dapatnya nomor satu juga, dan tentunya suaranya nomor satu pula,” ujar Mudyat dengan penuh optimisme.

Ketua KPU Kabupaten PPU, Ali Yamin Ishak, menyambut baik pendaftaran pertama ini. "Pada tanggal 28 Agustus ini, kami pertama kali menerima pendaftaran bakal pasangan calon. Seperti yang disampaikan oleh Pak Mudyat tadi, memang benar bahwa mereka adalah bakal pasangan calon pertama yang mendaftar," ujar Ali Yamin.

Ali Yamin juga menambahkan bahwa pada 29-31 Agustus, pasangan calon akan dijadwalkan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan.

"Setelah berkas persyaratan dinyatakan lengkap, kami akan memberikan surat pengantar untuk pemeriksaan kesehatan yang akan dilakukan di tanggal 30 dan 31 Agustus. Pemeriksaan kesehatan ini penting untuk memastikan kondisi fisik dan mental calon dalam menjalani proses Pilkada," jelasnya.

Lebih lanjut, Ali Yamin menyampaikan bahwa setelah pemeriksaan kesehatan, KPU akan melakukan verifikasi faktual terhadap berkas-berkas pendaftaran. 

"Kami akan memastikan keabsahan dan kebenaran dokumen yang telah diterima melalui proses verifikasi administrasi dengan melibatkan beberapa pihak terkait seperti Kejaksaan, Pengadilan, Kepolisian, dan Dinas Pendidikan," tambahnya.

Komisi Pemilihan Umum Kab. PPU berkomitmen untuk menjalankan seluruh proses pemilu dengan sebaik mungkin, memastikan semua prosedur diikuti sesuai dengan aturan yang berlaku. Dengan harapan besar, KPU mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam mewujudkan pemilu yang damai dan sukses, demi masa depan yang lebih baik bagi Penajam Paser Utara.(DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,JAKARTA - Pembina Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) tingkat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Linda Romauli Siregar menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Posyandu Tahun 2024 yang digelar di Indonesia Conventions Exhibition (ICE), Tanggerang, Jakarta, Senin, (26/8/2024). 

Rakornas Posyandu Tahun 2024 ini tidak hanya menjadi seremonial biasa tetapi kegiatan tersebut merupakan Rakornas pertama sekaligus terangkai dengan launching logo Posyandu yang disaksikan peserta dari sabang hingga merauke. 

Selain itu, Rakornas tahun 2024 ini juga dihadiri Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian sebagai Keynote Speaker.

Mendagri, Muhammad Tito Karnavian dalam sambutannya mengatakan bahwa Posyandu memiliki tugas membantu kepala Desa/kelurahan untuk melakukan pemberdayaan masyarakat. 

" Posyandu membawa wawasan baru bahwa tugas Posyandu dilaksanakan berdasarkan Standar Pelayanan Minimal

 (SPM) dengan enam bidang yaitu pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, trantibum, dan perlinduangan masyarakat dan sosial. Sehingga mampu ikut serta dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan serta meningkatkan pelayanan masyarakat di desa/kelurahan," ucap Tito Karnavian. 

Kegiatan Rakornas Posyandu ini juga dirangkai dengan sosialisasi yang menghadirkan sejumlah Narasumber antara lain Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Dr. Drs. Laode Ahmad P. Balombo, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Horas Maurits Panjaitan dan Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Ir. Restuardy Daud dengan materi terkait tugas dan bagian dari Posyandu. 

Sementara itu dalam kesempatan yang sama Pembina Posyandu Tingkat Pusat, Tri Tito Karnavian menjelaskan bahwa ada yang menjadi landasan kuat, presepsi, dan keputusan yang diambil bersama untuk kemajuan Posyandu dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota hingga kecamatan dan kelurahan.

" Rakornas pertama ini merupakan sejarah bagi reformasi transformasi dari Posyandu. Peran Posyandu sebagai pos pelayanan terpadu untuk kepentingan masyarakat agar program pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat mencapai sasaran secara cepat," jelasnya. 

Terpisah, Pembina Posyandu tingkat Kabupaten PPU, Linda Romauli Siregar menyampaikan bahwa hal ini sudah sesuai dengan apa yang disampaikan Presiden Joko Widodo, bahwa pembangunan tidak terpusat di kota saja akan tetapi harus sampai kepelosok Indonesia. 

" Dikatakan hal ini sudah sesuai dengan penyampaian presiden RI bapak Joko widodo bahwa pembangunan tidak lagi terpusat di perkotaan (sentralisasi) melainkan harus menyebar di seluruh pelosok Indonesia (desentralisasi). Di samping itu pembangunan desa juga dimaksudkan untuk mengurangi laju urbanisasi," kata Linda. 

Turut hadir dalam Rakornas Posyandu Tahun 2024 ini seluruh Tim Penggerak (TP) pembina Posyandu tingkat Provinsi, TP Posyandu tingkat Kota/Kabupaten, lurah/kepala Desa se Provinsi Banten dan DKI Jakarta, para kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) seluruh Indonesia, dan para kepala Bidang dari dinas terkait.(Humas)

KabarIkn.com,Jakarta- Guna mendukung program pertanian dan menyelesaikan sejumlah persoalan petani dalam meningkatkan hasil produksi pangan. 

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melakukan sejumlah pengembangan terobosan baru di bidang pertanian, salah satunya dengan program smart farming melalui pengembangan teknologi bersama Pemerintah Korea Selatan dan PT.Informasi Geo Sistem.

Penandantangan Memorandum of Understanding (MoU) langsung dilakukan oleh kedua belah pihak baik dari Pemerintah Kabupaten PPU, oleh Pj. Bupati PPU Makmur Marbun dengan PT.Informasi Geo Sistem, Erlando Sulistia dalam program smart farming, bertempat di Gedung PT. PT.Informasi Geo Sistem, Jalan Alaydrus, No. 2, Petojo Utara, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat. 

Makmur Marbun saat ditemui usai pendantangan Mou mengungkapkan pengembangan smart farming ini adalah kunci dari mengembangkan sektor pertanian kita kedepan dengan banyaknya tantangan baik dari faktor alam maupun teknis lainnya. 

"Ini adalah salah satu upaya kita untuk betul-betul serius memajukan bidang pertanian sebagai lumbung pangan Kaltim, sekaligus penopang sektor pangan untuk IKN Nusantara dengan pengembangan pertanian dengan teknologi yang ada," ujar Marbun.

Pada pertemuan antara Pemkab PPU, Pemerintah Korea Selatan dan PT. Informasi Geo Sistem, Marbun turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Korea Selatan termasuk PT. Informasi Geo Sistem, dalam Pengembangan konsep smart farming bidang pertanian di Kabupaten PPU.

Menurutnya, ruang yang diberikan dalam Memorandum of Understanding (MoU) ini sangat mendukung bagaimana progres sektor pertanian kita, termasuk mendukung kesejahteraan para petani yang selama ini sering mengalami banyak kesulitan baik itu pada kondisi tanah pertanian, air, hingga pupuk. 

" Smart farming ini adalah upaya kita untuk mencoba terobosan baru dalam menghadapi berbagai tantangan pertanian kita, sehingga dengan pengembangan teknologi yang ada dapat meningkatkan hasil produksi dan hasil pendapatan para petani kita dibanding sebelumnya," kata Marbun.

Terlebih lagi, Marbun menjelaskan adanya pengembangan Smart Farming di wilayah Kecamatan Babulu ini akan sangat mendukung sektor pangan yang nantinya menjadi daerah yang mengsupply kebutuhan pangan bagi IKN.

" Kita punya potensi, dan wilayah kita terdekat dari IKN sehingga ini harus kita kembangkan dan petani kita harus memperoleh dampak positif dari IKN dengan pengembangan komoditi pangan yang ada, sehingga hasil pertanian kita bisa langsung kita suplai ke IKN dan berdampak pada kesejahteraan petani kita. Jelasnya.

Marbun juga mengatakan terlaksananya MoU ini juga melewati berbagai tahapan dan diskusi panjang baik di lingkup pemda PPU maupun kepada pihak korea selatan dalam pengembangan smart faming di Kabupaten PPU. 

" Semoga langkah maju ini terus berlanjut dam semakin berkembang, apalagi sebelumnya kita telah menguji cobakan perangkat pertanian baik cairan organik, penetralisir keasaman tanah, air dan pengganti pupuk peptisida dan hasilnya baik bahkan melebihi dari hasil sebelumnya," harapnya. 

"Karenanya, keseriusan yang dinilai oleh pemerintah korea selatan dan pengembangan smart farming di Kabupaten PPU ini dapat terus dilanjutkan dan diimplementasikan karena ini adalah kunci keberhasilan dari beragam persoalan pertanian kita saat ini," tambahnya. 

Hadir langsung dalam penandatangan MoU tersebut, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan PPU, Sodikin, Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Tur Wahyu, Kadis Pertanian Andi Traso, Kabag Pemerintahan Muhtar, Sekcam Babulu, Kades Rawa Mulya, dan Sumber Sari. (hms13/Humpro/*DiskominfoPPU)