[Valid RSS]

KabarIkn.com,BALIKPAPAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) meraih penghargaan terbaik 2 dalam pengelolaan SP4N Lapor tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2024 kategori. 

Penyerahan penghargaan dilakukan pada rapat koordinasi (rakor) Pengelolaan Pengaduan Melalui SP4N LAPOR! se-Kaltim tahun 2024, Kamis (07/03/2024) di Hotel Grand Senyiur Balikpapan.

Kegiatan rakor dibuka oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kaltim M Faisal mewakili Penjabat Gubernur Kaltim dan dihadiri oleh perangkat daerah Provinsi Kaltim dan Diskominfo kabupaten/kota se-Kaltim.

Kepala Diskominfo Kaltim mengatakan masyarakat memiliki peran yang semakin aktif dalam menyampaikan aspirasi, keluhan, dan pengaduan terkait pelayanan publik.

“ SP4N-LAPOR! bukan hanya sebuah alat teknologi, tetapi juga cermin dari semangat pelayanan publik yang inklusif dan transparan. Melalui platform ini, setiap suara warga dapat didengar, setiap keluhan bisa diatasi, dan setiap masukan memiliki nilai yang sama dalam pembangunan daerah,” ungkap Faisal.

Lebih lanjut Faisal menambahkan dengan adanya aplikasi SP4N-LAPOR, kinerja perangkat daerah dapat terpacu dengan setiap aduan masyarakat yang masuk, dalam upaya percepatan pelayanan publik. 

“Pemerintah juga mengakui peran penting media sosial dan website dalam menyampaikan informasi serta memperkuat keterlibatan masyarakat. Website dan media sosial yang efektif menjadi saluran informasi dan ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat,”katanya . 

Pada rakor ini katanya, perlu tindaklanjuti bersama, seperti penguatan pengelola SP4N-LAPOR! dengan dukungan kebijakan dan regulasi yang komprehensif. Diperlukan juga Surat Keputusan Tim Pengelola Pengaduan di tingkat instansi pada pemda, kebijakan tentang penghargaan dan sanksi bagi unit-unit pengelola pengaduan di instansi tersebut, serta rencana aksi pengelolaan pengaduan untuk keberlanjutan yang baik.

“Rakor ini juga diharapkan memberikan pemahaman kepada admin SP4N LAPOR! di semua pemerintahan daerah, baik provinsi maupun kab/kota, terkait regulasi pusat dan daerah, serta isi aduan yang dilaporkan oleh masyarakat,”bebernya.

Dia juga mengatakan bahwa admin SP4N LAPOR! harus dapat menginput aduan secara manual ke aplikasi LAPOR! jika diterima secara manual dan piawai dalam berkomunikasi dengan bidang/pihak terkait aduan untuk penyelesaian yang baik.

“Mari kita terus bersinergi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat penanganan pengaduan masyarakat, dan menciptakan pemerintahan yang lebih transparan, akuntabel, serta responsif terhadap kebutuhan rakyat,”harapnya.

Sementara Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik dan Kehumasan Diskominfo PPU Siswanto mengatakan penghargaan terbaik 2 pengelolaan SP4N Lapor! merupakan hasil kerja keras semua pihak khususnya pejabat penghubung di masing-masing perangkat daerah yang responsif dalam menindaklanjuti setiap aduan atau aspirasi yang disampaikan masyarakat. 

“Terima kasih kepada teman-teman pejabat penghubung yang sangat cepat menindaklanjuti setiap aduan dan aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui website maupun aplikasi SP4N Lapor!,” pungkasnya.(DiskominfoPPU/*)

KabarIkn.com,PENAJAM – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun membuka sosialisasi Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 40 Tahun 2021 tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah bagi seluruh guru se Kabupaten PPU.

Kegiatan ini diselenggarakan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU di Gedung Graha Pemuda KM 09, Kelurahan Nipah-Nipah. Di Ikuti kurang lebih 1000 guru-guru di Kabupaten PPU.

Dalam sambutannya, Pj Bupati PPU mengatakan pada pengangkatan kepala sekolah saat ini mengikuti aturan pada Permendikbudristek Nomor 40 tahun 2021 tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah. Menurutnya hal yang harus dicermati jika kepala sekolah itu adalah guru yang diberi penugasan sebagai kepala sekolah.

“Saat menjabat sebagai kepala sekolah tetap tidak bisa melepaskan diri dari tugas utamanya sebagai guru. Ini yang membedakan dengan jabatan struktural,” ungkapnya.

Bahkan, lanjutnya jika didalam Permendikbudristek Nomor 40 Tahun 2021 menyatakan bahwa jangka waktu penugasan guru sebagai kepala sekolah pada satuan pendidikan yang diselenggarakan pemerintah daerah termasuk di daerah, khusus dilaksanakan paling banyak empat periode dalam jangka waktu 16 tahun dengan setiap masa dilaksanakan dalam jangka waktu empat tahun.

Melalui peraturan tersebut, Kabupaten PPU saat ini memiliki calon kepala sekolah mengikuti Diklat CKS (calon kepala sekolah) sebanyak 10 orang, terdiri dari 3 orang guru SD dan 7 orang guru SMP. Untuk jumlah guru penggerak ada sebanyak 94 orang.

“Dari 94 orang (guru penggerak) terdapat 19 orang yang sudah diangkat menjadi kepala sekolah dan pengawas sekolah yaitu 13 orang sebagai kepala sekolah dan 6 orang dari pengawas sekolah,” terangnya.

Dia juga menegaskan kepada seluruh kepala sekolah di Kabupaten PPU agar selalu melihat aktivitas siswa-siswi di sekolah. Jangan sampai ada terjadinya perundungan di sekolah. 

“Saya juga berpesan kepada seluruh kepala sekolah yang hadir agar selalu cek aktivitas disekolah. Saya juga tegaskan jika ada terjadi perundungan atau bullying disekolah maka akan saya ganti kepala sekolahnya,” pungkasnya. (DiskominfoPPU/*adv)

KabarIkn.com,PENAJAM, - Penyerahan santunan atau ganti rugi tahap kedua untuk sisi darat kepada masyarakat terdampak proyek pembangunan Bandara VVIP Ibukota Nusantara (IKN) di kelurahan gersik, kecamatan Penajam kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali dilakukan, Rabu, (6/3/2024) siang. 

Sebelumnya pembayaran tahap pertama untuk sisi udara bandara juga telah diberikan kepada masyarakat terdampak pembangunan bandara tersebut sepekan sebelum nya. 

Santunan ini diserahkan secara simbolis oleh Penjabat (Pj) Bupati PPU, Makmur Marbun disaksikan langsung perwakilan pejabat kementerian perhubungan, pejabat pemprov Kalimantan Timur (Kaltim) dan sejumlah pihak terkait lainnya. 

Pj Bupati PPU, Makmur Marbun mengatakan bahwa setelah melalui sejumlah tahapan yang cukup panjang dan alot akhirnya santunan atau ganti rugi kepada masyarakat terdampak proyek pembangunan bandara VVIP ini dapat terlaksana. Mulai tahap pertama, kedua dan tahap selajutnya juga dipastikan dapat terwujud dalam waktu dekat. 

"Tahap pertama pada sisi udara sebelumnya telah terealisasi dan kini masuk pada pembayaran tahap kedua untuk sisi darat. Ini membuktikan bahwa pemerintah tidak pernah PHP, " kata Marbun. 

Untuk itu dia juga berharap kepada seluruh masyarakat yang telah menerima santunan atau ganti rugi tersebut dapat menjadi agen pemerintah kepada masyarakat lainnya yang belum menerima santunan. 

" Bahwa sesungguhnya pemerintah itu tidak mungkin menyengsarakan masyarakatnya," tuturnya. 

Dalam kesempatan ini pria yang dikenal tegas ini juga menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat yang baru saja menerima santunan atau ganti rugi lahan tersebut agar menggunakan uang nya untuk kemaslahatan.  

Karena menurutnya jika tidak digunakan dengan baik, dikhawatirkan uang yang baru diterima tersebut akan habis tanpa bekas. Walaupun jumlahnya itu tidak sedikit. 

" Ingat mencari uang sepuluh juta itu susah tetapi menghabiskan uang 50 juta itu gampang sekali. Makanya saya pesan kepada bapak ibu gunakan sebaik-baiknya uang yang diterima untuk keluarga, usaha, sekolah anak-anak dan sebagainya yang bermanfaat," pesan Makmur Marbun. 

Tampak hadir dalam kegiatan ini, Asisten I Bisang Pemerintahan dan Kesra, Nicko Herlambang dan sejumlah pejabat terkait lainnya. (HumasPPU/*adv)

KabarIkn.com,PENAJAM, - Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun menegaskan bahwa ketersediaan pangan selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri 1445 H mendatang di Kabupaten PPU aman. 

Hal ini disampaikan di sela-sela kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) puasa dan Idul Fitri sekaligus memperingati HUT ke-22 kabupaten PPU tahun 2024 di halaman Kantor kecamatan Waru, Rabu, (6/3/2024). 

" Bahwa terkait ketersediaan pangan ini jauh-jauh hari kami telah melakukan pengecekan di lapangan. Dan kita punya stok pangan di PPU cukup untuk ramadhan hingga idul fitri mendatang," kata Makmur Marbun. 

Dia menambahkan salah satunya ketersediaan stok cadangan tersebut misalnya kebutuhan beras. Bahwa Pemda PPU saat ini masih memiliki 32 ton lebih cadangan yang ada di daerah. Sehingga ketika kebutuhan beras di daerah kurang maka cadangan tersebut akan disalurkan kepada masyarakat. 

Begitu juga dengan ketersediaan pangan lainnya seperti cabai, tomat, bawang merah dan sebagainya juga masih terpenuhi. 

"Setiap saat saya selalu memantau perkembangan kebutuhan pangan masyarakat di pasar jadi tahu betul kondisinya bagaimana. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir," ujarnya. 

Lebih jauh kata Makmur Marbun GPM merupakan upaya pemerintah kabupaten PPU dalammelakukan intervensi stabilisasi pasokan dan harga panganserta pengendalian inflasi dengan menggandeng semuapihak terkait.

Berdasarkan rilis BPS menunjukkan bahwa, tingkat inflasi nasional bulan Februari 2024 berada pada angka 2,75% yoy (year on year) dan 0,375 m to m (month to month). Sementara untuk kabupaten PPU beradapada angka 0,15% m to m (month to month). Artinya masih dibawah angka inflasi Nasional. 

Namun demikian sambung dia, tetap harus diwaspadai untuk kemungkinan lonjakan harga komoditiberas, cabai merah, minyak goreng, telur ayam ras, daging ayam ras dan gula pasir. Sehingga pemerintah harus hadir dalam rangkamelakukan langkah intervensi dan menjaga stabilitas hargadan pasokan yang melibatkan kolaborasi seluruh stakeholder dan dinas terkait, Tim TPID, Perum Bulog, distributor panganserta pelaku usaha pangan dalam menjamin ketersediaan,distribusi dan akses pasar.

" GPM juga merupakan salah satu upaya untuk melakukan stabilisasi pasokan, menjaga ketersediaan dan harga pangan serta pengendalian inflasi dengan menggandeng semua pihak terkait sehingga tidak terjadi lonjakan harga ekstrim menjelang puasa dan idul fitri tahun 2024," tutupnya. 

Dalam kesempatan ini tampak hadir Sekretaris Daerah Kabupaten PPU, Tohar Asisten III Bidang Administrasi Umum, Ainie dan sejumlah pejabat terkait lainnya yang ditutup dengan peninjauan oleh PJ Bupati PPU pasar murah yang digelar di lokasi kegiatan. (HumasPPU/*adv)

KabarIkn.com,PENAJAM - Ketua TP PKK Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Linda Romauli Siregar membuka secara resmi lomba Masak Serba Ikan (LMSI) tingkat Kabupaten PPU tahun 2024 yang digelar di kantor Sekretariat PKK, kilometer 09, Napah-nipah, PPU, Selasa, (5/3/24) pagi. 

Lomba masak ikan ini mengangkat tema "Ikan Menyehatkan dan Mencerdaskan Untuk Generasi emEas". Tema ini diangkat sebagai upaya untuk mensosialisasikan cara peningkatan gizi masyarakat, sehingga diharapkan akan terbentuk generasi yang sehat kuat dan cerdas.

" Tujuan dari LMSI ini adalah agar masyarakat dapat termotivasi untuk dapat menyajikan masakan atau olahan ikan yang bervariasi, enak, dan juga bergizi," kata Linda.

Selain itu sambung dia, melalui kegiatan ini diharapkan mampu menyebarluaskan informasi tentang kandungan dan manfaat ikan bagi kesehatan dan kecerdasan anak, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan memasak menu keluarga berbahan baku ikan. 

Menurutnya, upaya peningkatan konsumsi ikan di lingkungan masyarakat harus terus dilakukan oleh Dinas Perikanan Kabupaten PPU melalui kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). 

" Jadi kita manfaatkan momen ini supaya kita mendapat para peserta. Tetapi tadi saya katakan bahwa kita tidak hanya berhenti sampai di lombanya, tetapi yang kita harapkan adalah memasyarakatkan gemar makan ikan ini kepada masyarakat luas," bebernya.

Dalam hubungannya dengan stunting, Linda mengatakan harus menggiatkan memberikan makanan ikan kepada para balita khususnya di Kabupaten PPU. 

" Tetapi memang balita ini kan kalau melihat ikan banyak tidak mau nya. inilah yang harus diolah menjadi tidak begitu kelihatan lagi fisiknya. Apakah itu nanti menjadi naget, menjadi bubur dan sebagainya yang membauat menarik perhitan anak-anak," bebernya.

" Harapan kita adalah lebih membudayakan untuk mengkonsumsi ikan kepada masyarakat, " tutupnya. (HumasPPU/*adv)

KabarIkn.com,Jakarta- Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali menerima penghargaan Adipura oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia. Penyerahan penghergaan piala Adipura Kategori Kota Kecil diterima langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati PPU, Makmur Marbun bertepatan pada peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang digelar di Gedung Manggala Wanabakti KLHK Jakarta. Selasa, (5/03/2024) siang.

Usai menerima penghargaan, Marbun menyampaikan rasa syukur atas prestasi daerah Kabupaten PPU dalam bidang lingkungan apalagi momen ini bertepatan dengan peringatan HUT PPU ke- 22 yang sebentar lagi kita rayakan. 

"Penghargaan ini menjadi kado istimewa untuk ulang tahun ke-22 Kabupaten PPU, yang kini menjadi serambinya IKN Nusantara. Mudah-mudahan dengan penghargaan ini semakin membangkitkan semangat untuk tetap kita bekerja lebih baik" Ucap Marbun.

Lebih lanjut, Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan seluruh perangkat daerah yang sudah bahu membahu untuk mewujudkan kabupaten kita menjadi kabupaten yang bersih dan ramah.

Tidak hanya itu, Marbun juga berharap dengan diterimanya Adipura ini dapat semakin meningkatkan kerjasama antara masyarakat dengan pemerintah yang selama ini sudah terjalin dengan baik dapat terus terjaga. Sehingga Piala Adipura ini bisa dipertahankan bahkan bisa kita tingkatkan lagi ke jenjang yang lebih tinggi.

" Kepada sahabat saya yang bekerja setiap pagi di dinas lingkungan hidup di jalanan serta seluruh partisipasi masyarakat kiranya tetap menjaga apa yang sudah kita lakukan bersama khususnya dalam bidang lingkungan hidup sehingga kabupaten kita menjadi bersih, dan asri lingkungannya" Harapnya.

Oleh karena itu, sekali lagi Untuk seluruh jajaran kebersihan dilingkungan hidup dan masyarakat selamat untuk kita semua, semoga kita tetap bisa menjaga lingkungan kita dan meningkatkan prestasi ini dalam bidang lingkungan hidup ditahun-tahun mendatang. Tutupnya.(HumasPPU/*adv)

KabarIkn.com,PENAJAM,- Ketua TP PKK, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Linda Romauli Siregar pimpin gerakan tanam cabai serentak secara nasional di kabupaten PPU yang dipusatkan di Sekretariat PKK, kilometer 09 Nipah- nipah, kabupaten PPU, Senin, (4/3/2024) kemarin. 

Gerakan tanam cabai serentak ini diikuti sejumlah Organisasi Peringkat Daerah (OPD) terkait dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) di tingkat kabupaten, kecamatan, kelurahan hingga desa di kabupaten PPU. 

Ketua PKK Kabupaten PPU, Linda Romauli Siregar mengatakan bahwa gerakan tanam cabai secara nasional bagian dari kegiatan peringan Hari Kesatuan Gerak ( HKG ) PKK ke-52 tahun 2024, dengan tema bergerak bersama PKK mewujudkan keluarga sejahtera menuju Indonesia maju. Acara ini di buka secara simbolis oleh Ibu Negara Republik Indonesia dan Ketua TP PKK Pusat di Kota Bogor. 

Tambah Linda, bahwa gerakan tanam cabai serentak seluruh Indonesia di awali dengan pemukulan kentongan yang menandakan gerakan tanam cabai di mulai dan di laksanakan serentak di seluruh indonesia, 

"Tim Penggerak PKK kabupaten PPU bekerjasama dengan dinas pertanian kabupaten PPU mengikuti kegiatan ini yang di pusatkan di halaman Sekretariat TP PKK Nipah-Nipah, PPU," kata Linda Romauli Siregar. 

Kegiatan tersebut sambung dia, sebagai wujud partisipasi pemerintah daerah mengingat pentingnya pemanfaatan pekarangan melalui gerakan menanam cabai sebagai upaya pemenuhan kebutuhan rumah tangga, pengurangan pengeluaran rumah tangga dan peningkatan pendapatan keluarga.

Menurut nya, penanaman cabai tidak terbatas pada lahan yang luas. Tetapi juga bisa di lakukan di pekarangan bahkan apabila ada keterbatasan pekarangan maka juga bisa dengan pot, yang akan menambah estetika halaman.

" Saat ini kita menanam simbolis 200 pohon batang cabai yang 3 diperkirakan bulan ke depan kita bisa menikmati hasilnya," jelas dia.

Hasil dari pemanfaatan pekarangan ini tambah dia, bisa di gunakan untuk menerapkan isi piringku, sebagai implementasi dari pola konsumsi Beragam Bergizi Seimbang dan Aman ( B2SA) dan memenuhi angka kecukupan energi bagi keluarga.

Kedepan pihaknya kata Linda, juga akan melaksanakan gerakan tanam cabai serentak di Kabupaten PPU bekerja sama dengan Dinas Pertanian sebagai upaya pemerintah dalam pengendalian inflasi, dimana komoditas cebai bagian dari penyumbang inflasi.

Gerakan ini untuk selalu di laksanakan secara masif sebagai kampanye gerakan tanam cabai di Kabupaten PPU, sekaligus menjawab tantangan kebutuhan pangan yang semakin meningkat seiring dengan akan berpindahnya ASN ke ibukota negara Nusantara sebanyak 12.000 jiwa pada bulan juni nanti.

" Ini bagian dari peluang bagi kita semua untuk memepersiapkan dan menangkap setiap potensi, tak lepas dari peran organisasi wanita yang selalu giat dalam mendukung ketahanan keluarga," tutupnya. (HumasPPU/*adv)

KabarIkn.com,PENAJAM - Pentas Seni dan UMKM Dinas Pertanian Kabupaten PPU berlangsung meriah, sejumlah masyarakat ramai memadati alun-alun Pemkab PPU pada Sabtu malam (02/03/24).

Berbagai kesenian ditampilkan mulai dari tari-tarian hingga penampilan band yang menghibur masyarakat PPU.

Tidak hanya menampilkan ragam kesenian, Dinas Pertanian PPU juga mengadakan gerakan makan buah lokal dari hasil panen para petani di Kabupaten PPU yang dibagikan kepada masyarakat yang hadir di alun-alun.

Penjabat (Pj) Bupati PPU Makmur Marbun turut hadir secara dalam jaringan (daring) dan menyampaikan bahwa kegiatan pentas seni ini merupakan salah satu rangkaian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten PPU yang diperingati setiap tanggal 11 Maret.

“Terima kasih kepada Dinas Pertanian yang telah melakukan persiapan terkait rangkaian HUT ke-22, di usia 22 tahun kita harus bangkit bersama-sama selaku penyangga IKN”. ungkap Makmur.

Lebih lanjut dirinya menambahkan agar masyarakat selalu menjaga kebersamaan khususnya menjelang bulan Ramadhan.

“Mari kita jaga kebersamaan dan gotong royong dalam menyongsong bulan Ramadhan," pungkasnya.

Tampak hadir Sekretaris Daerah (Sekda) PPU Tohar, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra PPU Nicko Herlambang, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan PPU Sodikin serta para kepala perangkat daerah di lingkungan Kabupaten PPU. (DiskominfoPPU/*adv)

KabarIkn.com,PENAJAM - Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Kabupaten Penajam Paser Utara ( PPU ) menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan perolehan suara Pemilu 2024 tingkat Kabupaten, Sabtu (02/03/2024).

Komandan Kodim (Dandim) 0913/PPU Letnan Kolonel Inf.Arfan Affandi, bersama Wakapolres PPU Kompol Bambang Hardiyanto, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Agus Dahlan, dan Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten PPU, Herlambang turut hadir dan memastikan perhitungan berjalan lancar dan aman.

Kegiatan yang dilaksanakan di aula Kantor KPU ini diikuti oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se Kabupaten, Bawaslu Kabupaten, dan saksi dari masing-masing paslon dan partai.

Ketua KPU Kabupaten PPU Irwan Sahwana yang memimpin langsung rapat pleno dan empat komisioner lainnya, menyampaikan bahwa kegiatan pleno ini akan berjalan selama dua hari. Dimana masing-masing PPK membacakan perolehan suara, mulai dari tingkat Presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi hingga DPRD Kabupaten.

" Rekapitulasi ini dilakukan secara transparan dan terbuka hingga dapat diketahui langsung oleh masyarakat, "jelasnya.

Sementara saat di temui terpisah Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik ( Kesbangpol) KabupatenPPU Agus Dahlan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas nama pemerintah daerah Kabupaten PPU kepada penyelenggara pemilu, KPU dan jajarannya maupun Bawaslu sehingga pemungutan dan perhitungan suara berjalan dengan baik dan sukses. Tentunya tidak terlepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk didalamnya berfungsinya kerja KPU dan jajarannya serta seluruh keamanan baik TNI, Polri, LINMAS, Satpol-PP dan lain-lainnya.

" Saya mewakili pimpinan daerah mengapresiasi dan memberikan ucapan yang setinggi-tingginya, ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah melaksanakan hak dan kewajibannya dalam pemilu 2024 ini dengan baik, aman dan kondusif, " tutup Agus Dahlan. (DiskominfoPPU/*adv)

KabarIkn.com,PENAJAM, - Setelah menjalani penahanan selama beberapa hari terakhir di Polda Kalimantan Timur (Kaltim), 9 tersangka yang diduga menjadi tersangka karena telah menghalangi proyek pembangunan Bandara VVIP Ibukota Nusantara (IKN) di kelurahan Gersik, kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dibebaskan. 

Pembebasan ke-9 tersangka tersebut dilakukan atas permohonan langsung Penjabat (PJ) Bupati PPU, Makmur Marbun melalui surat tertulis kepada Polda Kaltim belum lama ini.

Perihal ini disampaikan melalui rapat koordinasi terkait persoalan ini yang digelar bersama tim Reforma agraria, masyarakat dan pihak terkait lainnya pada jumat malam, (1/3/2024) di lokasi pembnagunan Bandara VVIP. 

" Jadi hari ini berdasarkan hasil dari rapat koordinasi bersama tim, dengan alasan kemanusiaan karena saat ini mendekati bulan suci Ramadhan maka bupati PPU mengusulkan untuk penangguhan penahanan kepada tersangka. Sebagai jaminan adalah surat tertulis yang dibuat Pj bupati PPU kepada Polda Kaltim," kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Setkab PPU, Hendro Susilo, Sabtu, (2/3/2024). 

Dengan dilakukannya penangguhan penahanan tersebut, Pj Bupati PPU Makmur Marbun berharap persoalan semacam itu tidak terjadi lagi di lingkungan masyarakat khususnya di lokasi pembangunan bandara VVIP. Dia berharap jika ada persoalan agar disampaikan sesuai aturan dan ketentuan yang ada.  

" Artinya sampaikan persoalan yang ada kepada pihak yang memang diberikan kewenangan terkait persoalan ini, termasuk kepada Pj. Bupati PPU yang juga merupakan ketua tim reforma agraria kabupaten PPU," jelanya. 

Hendro menambahkan, karena ini adalah upaya dan perjuangan dari bapak bupati PPU, minimal masyarakat harus ada balas budi kepada bupati PPU dengan cara tidak membuat persoalan yang dapat mengganggu proses pembangunan bandara VVIP. 

" Terkait peraoalan ini bahkan bupati PPU juga melakukan kordinasi ke presiden langsung untuk penangguhan masyarakat nya yang menjadi tersangka," bebernya. 

Sementaranya itu tambah Hendro, bahwa pihak kepolisian dalam hal ini polres PPU mengatakan terkait ini pihaknya sesuai tugas polri telah melakukan tugasnya dilapangan. Pertama adalah melakukan pencegahan, penyuluhan dan sebagainya. Terakhir adalah proses penindakan. 

Terkait penangguhan tersebut kata Hendro, berdasarkan keterangan dari Kejaksaan Negeri PPU, bahwa proses hukum tetap berjalan dan yang bersangkutan hanya menjalani tahanan luar. Diharapkan tersangka dapat berkelakuan baik selama menjalani tahanan luar tersebut. 

" Tadi malam ke 9 tersangka ini langsung diantar pihak polda Kaltim ke bandara VVIP yang dijemput oleh keluarga tersangka dan disaksikan langsung oleh Pj bupati PPU dan jajarannya," tutup Hendro. (HumasPPU/*adv)

KabarIkn.com,Penajam – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi tahun 2023, Jum’at (1/3/2024) di Gedung Grha Pemuda. SK ini diserahkan kepada 301 peserta yang terdiri atas 151 formasi tenaga kesehatan, 90 formasi tenaga guru, dan 60 formasi tenaga teknis. 

Sekretaris Daerah PPU Tohar mewakili Penjabat Bupati PPU dalam kesempatan tersebut mengucapkan selamat kepada para PPPK yang telah menerima SK PPPK Formasi Tahun 2023. Dia menyebut banyak di antara PPPK yang menerima SK yang sebelumnya merupakan Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkungan Pemkab PPU. 

“Karena dari sekian banyak pengangkatan PPPK itu juga berangkatnya dari THL. Artinya apa, kawan-kawan yang memang THL yang sudah sedemikian panjang perjalanannya, pada akhirnya terangkat menjadi ASN,” ucapnya.

Dia menyampaikan hanya sedikit PPPK yang diangkat di luar dari THL. Ke depannya, dia berharap THL akan berkurang melalui sistem pengangkatan PPPK ini. Lebih lanjut dia menekankan adanya perbedaan kedudukan antara THL dan PPPK ini harus diperhatikan pula oleh PPPK yang baru saja diangkat yang diikuti dengan adanya perubahan pola pikir dan perilaku. Hal ini disebabkan telah adanya tanggung jawab yang ditandai dengan penyerahan SK Pengangkatan PPPK yang berarti negara memberikan penghargaan dan pengakuan.

Dia menambahkan adanya penetapan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di sebagian wilayah PPU menyebabkan pegawai Pemkab PPU juga harus menyesuaikan agar tidak tertinggal jauh dari perkembangan IKN. 

“Andaikan kita tidak bisa menyesuaikan dengan IKN, ya sudah kita akan ketinggalan,” ungkapnya.

Penjaringan PPPK Formasi Tahun 2023 di lingkungan Pemkab PPU dilaksanakan dengan transparan dan akuntabel menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) UNBK. Hal ini dilakukan guna menghindari praktik kecurangan.(DiskominfoPPU/*adv)

KabarIkn.com,PENAJAM – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun dampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau langsung progres pembangunan kantor presiden di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Provinsi Kalimantan Timur, Jumat (1/3/2024). Pembangunan infrastruktur IKN kini telah mencapai 74%.

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Diana Kusumastuti mengungkapkan bahwa pembangunan struktur bangunan utama telah selesai.

Kini pihaknya tengah berfokus pada pemasangan baja serta bilah-bilah sayap garuda yang menjadi bagian penting dari konstruksi.

"Saat ini bilah-bilah ini sudah terpasang 1.282 dari 4.650, jadi kira-kira sepertiganya. Kami harapkan nanti untuk sayap burung garuda ini bisa selesai di akhir Maret ini," ujar Diana.

Selain itu, Diana menekankan pentingnya pembangunan kantor presiden yang ramah lingkungan dan cerdas, di samping pembangunan interiornya.

Dia berharap, Kantor Presiden di IKN bisa selesai dan fungsional pada Juni untuk digunakan dalam upacara peringatan HUT Kemerdekaan ke-79 RI.

"Burung garuda di sini juga sayapnya lebar, ini berada di tengah-tengah Kota Nusantara dan ini nanti akan berada di tempat yang tertinggi, sehingga ini yang dinanti-nanti untuk ikon Ibu Kota Nusantara," tandasnya.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam peninjauan tersebut yaitu Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Agus Harimurti Yudhoyono.

Hadir juga Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Wiranto, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, hingga Kurator pembangunan IKN Ridwan Kamil. (HumasPPU/*adv)