[Valid RSS]

Kabarikn.com,Balikpapan-Bakal Pasangan Tunggal Calon Kepala Daerah Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud – Thohari Azis pada Selasa (15/09/2020) jalani tes psikologi, setelah satu hari sebelumnya jalani tes kesehatan di RSKD Balikpapan.

Rangkaian tes tersebut diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) mengenai tahapan pelaksanaan Pilkada.

Karena peserta tes hanya dua orang, maka rangkaian tes psikologi berlangsung hanya setengah hari yakni telah selesai pukul 13.00 wita.

Bakal Calon Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengaku bisa menjalankan rangkaian tes psikologi dengan lancar. Kata Rahmad, dirinya cukup menikmati sesi terakhir berupa tes wawancara yang dilakukan oleh Ikatan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Wilayah Kaltim.

“Tadi wawancara keasyikan mereka ingin mengetahui dan mendengar semua apa yang menjadi program, visi misi, dan mereka menanyakan latar belakang ketertarikan dari pengusaha terjun ke dunia politik,” kata Rahmad usai menjalani tes psikologi.

Untuk tes psikologi tertulis, kata Rahmad, dirinya disodorkan sekitar 270 pertanyaan, yang dikemas berupa pertanyaan pilihan, essay dan menggambar. Ia mengaku tidak ada kendala dalam menjawab semua pertanyaan, karena semuanya berangkat dari kehidupan sehari- hari.

“Ada pertanyaan simpel tapi susah jawabannya. Tetapi kita jawab semampu kita, mengalir saja, karena ini kan menguji dari kemampuan kita. Optimis lah bisa lolos, uji tes ini. Kan anak muda,” ujarnya berseloroh.

Calon Wakil Wali Kota Balikpapan-Thohari Azis juga mengaku tidak mengalami kendala selama menjalani rangkaian tes psikologi. Termasuk juga ketika menjalani tes psikologi berupa menggambar.

“Tadi sempat disuruh menggambar tetapi ditentukan ga boleh gambar ini. Saya tadi bikin pohon. Nanti dari gambar itu bisa terbaca karakter psikologis kita,” kata Thohari ujarnya tersenyum.(*)

 

Kabarikn.com,Balikpapan- Sejak awal saya masuk dalam proses pemilihan kepala daerah kota Balikpapan tahun 2020 ini diawali dengan dan ini yang diamini dan disupport oleh ketua DPD partai Nasdem kota Balikpapan

" dan akhirnya sampailah pada tahap di mana ada beberapa partai politik yang siap dan berkomitmen untuk mendukung saya selaku salah satu bakal calon walikota Balikpapan yang bertarung tahun ini yaitu ada partai Nasdem ada 3 kursi partai Hanura dua kursi partai PPP kemudian partai perindo 1 kursi dan PKB satu kursi dari syarat-syarat pencalonan sebenarnya sudah mencukupi ada 10 kursi yang sudah siap berkomitmen untuk membangun saya selaku calon walikota Balikpapan dan itu sudah tertuang dalam  bersamaan lagi cinta kotak 

"tapi inilah proses politik dinamika politik ternyata di akhirnya pada saat pendaftaran ternyata ada beberapa partai politik yang meninggalkan komitmen kondisi yaitu partai perindo dan PKB partai PPP kami sudah mendapatkan rekomendasi dan partai PKB sudah menerima SK tinggal menunggu SK b1kwk yang akan dibawa ke mendaftar lagi 

Karena proses dinamika partai politik ternyata di akhir yang keluar b1kwk nya bukan tapi dipaksa lainnya,” Kata AHB dalam acara konferensi pers di kediamannya Selasa ( 15/09/2020)

Dalam proses politik dan dinamika politik pembelajaran bagi saya untuk berjuang ke depan karena sesungguhnya pejuang kapan kita memperjuangkan hak-hak orang banyak dan kapan kita berjuang untuk kepentingan diri sendiri dan masyarakat tapi pada intinya adalah niat saya dalam ingin mengabdikan diri saya untuk berbuat yang terbaik untuk masyarakat kota Balikpapan

" ini menjadi dasar kami sekalian yang saya masuk ke gelanggang politik untuk ikut dalam kontestasi tapi sekali lagi itulah proses politik yang ada ternyata sampai hanya pada batas waktu perpanjangan yang kedua,” jelasnya 

Atas nama pribadi dan seluruh keluarga besar saya jadi partai Nasdem partai Hanura partai PSI mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada seluruh masyarakat kota Balikpapan atas memberikan kesempatan buat kami untuk ikut ke dalam tahapan kontestasi Pilkada kota Balikpapan walaupun belum berhasil masuk ke gelanggang arena perjuangan ini tapi saya yakin dengan kalian masih banyak ruang perjuangan di masa-masa yang akan datang 

Kita tidak boleh berhenti bagaimana berjuang mendapatkan kekuasaan tapi sesungguhnya perjuangan itu adalah bagaimana kita bisa menghadirkan kesejahteraan dan kebaikan 

” buat saya juga ingin menyampaikan seperti apa yang disampaikan oleh kata Rizal dan Pak Agus bahwa sesungguhnya masih banyak ruang perjuangan menegakkan demokrasi yang ada di kota Balikpapan kita sepakat bahwa demokrasi tetap harus dijalankan,

partai politik itu adalah pengertiannya partai politik itu penggeraknya tapi pada kesempatan ini kita sudah lihat di Balikpapan ternyata partai politik tidak semuanya bergerak untuk menghidupkan demokrasi ,” tutup Ahmad Basir (beny) 

 

 

Kabarikn.com,Balikpapan-Pasangan Rahmad Mas’ud – Thohari Azis telah menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai syarat untuk maju dalam pilkada Balikpapan di rumah sakit Kanudjoso Djatiwibowo selama 7 jam pada hari pertama ini.

“Pemeriksaan bagian tubuh, THT (telinga hidung tenggorokan), gigi, bagian dalam. Secara keseluruh  tadi kita mulai jam 08.30 – 15.30 Wita,” ujar Rahmad Mas’ud usai pemeriksaan di RSKD, Senin sore (14/9/2020).

Wakil Wali Kota Balikpapan itu mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan tidak ada masalah. Begitupun dengan tes narkoba. . “Alhamdulillah normal semua, hasil tes narkoba juga negatif. Jadi semua baik hasilnya,” ucapnya.

“Cuma mungkin makannya agak enak kolesterol agak naik sedikit, umumlah itu Tapi masih ambang batas,” ungkapnya.

Pada hari kedua Selasa (15/05) besok, pasangan Rahmad – Thohari akan menjalani psikotes yang juga bagian dari syarat pencalonan. Ketua DPD II Golkar Balikpapan itu berharap, bisa menjalani dengan baik dan lancar.

“Hari kedua kita persiapannya, kita ikuti saja. Kita mengisi soal-soal, mudah-mudahan gak ada halangan. Doakan saja, semoga berjalan lancar,” ujarnya.

Pria kelahiran 7 Januari 1979 yang dicalonkan sebagai Wali Kota itu juga berharap, terhindar dari covid-19. “ Besok mungkin ada ratusan soal (psikotes) kita ikuti semua, jalani. Doakan saja terhindar dari covid-19 kita semua,” harapnya.(*)

Kabarikn.com,Balikpapan-Tepat pukul 07.35 wita, bakal pasangan calon Wali Kota Rahmad Mas’ud tiba di gedung Anggrek, RSKD. sedangkan balon Wakil Wali Kota Thohari Aziz tiba pukul 07.15 wita.

Rahmad-Thohari sepadu mengenakan kemeja lengan panjang, celana hitam dan berpeji. Rahmad hanya didampingi ajudan sedangkan Thohari didampingi Anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan Wirana Oey, Muhammad Najib, Staf fraksi Agung.

Dua tokoh ini langsung naik ke lantai 3 Gedung Anggrek yang sudah menanti Ketua KPU Balikpapan Noor Thoha dan 4 komisioner lainnya, komisioner Bawaslu Ahmadi Azi dan dr Achmad Zuhro Ma’uf sebagai Tim Dokter dan Direktur RSKD Iskandar.

Ketua KPUD Balikpapan Noor Thoha mengatakan pemeriksaan kesehatan sepenuhnya diserahkan kepada tim dokter RSKD Balikpapan. ” Pemeriksaan kesehatan ini rangkain komulatif yang wajib diikuti bakal paslon. Kalau tidak memenuhi syarat ya berarti gagal dan harus dicarikan calon lain oleh partai pengusung, ” katanya.

Tim dokter yang terlibat cukup banyaknya karena meliputi pemeriksaan jasmani, Rohani dan bebas narkoba. ” paling lambat Kamis sudah bisa diketahui hasilnya. Kan tim dokter setelah dua hari pemeriksaan akan melakukan pleno,” jelasnya.

dr Ma’ruf menjelaskan pemeriksaan kesehatan ini merupakan rangkaian yang harus dijalani bakal paslon karena itu RKSD akan melakukan pemeriksaan secara Profesional, equal dan sebaik-baiknya.

Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan dua hari. Hari ini khusus pemeriksaan kesehatan fisik, medik, hari kedua pemeriksaan psiak

” Kami juga melibatkan HIMSI provinsi. Hari ni pemeriksaan fisik dan medik dan bebas narkoba, ” ujar Ketua Tim Dokter Pemeriksa dr Ma’ruf.

Untuk pelaksanaan Psikologi dilakukan Selama besok. ” Mudah-mudahan lancar dan tidak ada pemeriksaan tambahan karena kami akan gelar rapat pleno Rabu, ” ucapnya.

Persyaratan tambahan sebut Zuhro Ma’ruf yakni bebas covid, yang sudah dilakukan sebelumnya.

Dalam pemeriksaan ini, Tim pelaksanaan pemeriksaan dipimpin dr Ariesanty Irawatie dan masing-masing bakal paslon didampingi perawat dan petugas untuk memandu.

” Pengalaman kami sekitar jam 3 sampai jam 4 sore, ” ujarnya. 

” Semoga Hasilnya baik dan mendapatkan idho Allah sehingga tidak sia-sia yang dilakukan hari ini, ” tuturnya.

Sebelum pemeriksaan dilakukan paparan tata laksana pemeriksaan kesehatan oleh Ketua Tim Pemeriksa dr Ariesanty Irawatie, di ruang pertemuan direktur lantai 3.

Rilis : RT

Kabarikn.com,Balikpapan --- Pukul 07.30 wita rencananya Bakal calon Wali Kota Rahmad Mas'ud dan balon wakil Wali Kota Thohari Aziz menjalani pemeriksaan kesehatan di RSKD, Senin (14/9/2020). 

Diperkirakan pemeriksaan akan berlangsung lama mengingat proses pemeriksaan kesehatan menyeluruh termasuk dilakukan pula psikiater. 

Tidak ada persiapan khusus selain menjaga kesehatan, rileks dan juga puasa mulai Minggu malam pukul 21.00 wita. 

" Gak ada persiapan khusus paling olahraga kayak tadikan berkuda. Oh ya sama nanti malam mulai puasa, " ucap Rahmad ditemui di kantor RMC dekat Sungai Ampal, Minggu siang (13/91/2020). 

Rahmad memastikan tidak ada kerumunan massa dalam pemeriksaan kesehatan. "Kami saja berdua sama tim pemenangan.  Kita himbau ya ngak boleh diikuti relawan atau yang lain yang tidak berkepentingan supaya tidak menimbulkan kerumunan, " tandasnya.

Pemeriksaan diperkirakan berlangsung dua hari yakni hari pertama pemeriksaan kesehatan secara keseluruhan dan hari kedua psikotes.

" Pemeriksaan sampai sore, pemeriksaan kesehatan totalnya, ada psikiatri. Selasa khusus psikotes, " ujarnya.

Diakui ada tim yang ikut serta terkait berkas- berkas kesehatan yang harus disiapkan. 

Untuk pemeriksaan kesehatan, Thohari akan puasa sunahsenin. 

" Malam mulia puasa kita tapi saya sekalian puasa Senin, " ungkapnya. 

Thohari mengaku harusnya Minggu siang sudah istirahat namun ada kegiatan partai pelatihan calon kepala daerah di kantor DPC. 

"Acara partai sampai malam jam 10, ini tiga hari. Kami masuk ke tiga harusnya kedua, " ujarnya.

Jadwal pemeriksaan kesehatan sempat tertunda karena jadwal pendaftaran balon juga diperpanjang KPUD Balikpapan. Untuk pendaftaran balon akan ditutup pada 13 Septi pukul 24.00 wita.

Rilis : RT

 

Kabarikn.com,Balikpapan-Yayasan Rahmad Mas’ud Center (RMC) mencatat saat ini terdapat 500 an RT yang mengikuti program Usaha Milik Rukun Tetangga (UMRT). Sebagaimana diketahui Yayasan RMC tahun ini luncurkan program UMRT dalam rangka meningkatkan kesejahteraan ketua RT di Balikpapan.

“Di Balikpapan terdapat sekitar 1600 an RT. Namun saat ini yang telah bergabung 500 an RT. Kita lakukan secara bertahap untuk tahun ini targetnya 800 RT,” kata Rahmad Mas’ud- Pembina Yayasan RMC dalam kegiatan undian UMRT yang dilakukan di kantor RMC, Sungai Ampal, Minggu (13/9/2020).

Rahmad menjelaskan, dalam program UMRT, pihaknya menitipkan beras seberat lima Kg dengan jumah maksimal 200 sak, untuk dijualkan kepada warga setempat. Selanjutnya RT menawarkan kepada warganya dengan harga yang sudah disepakati bersama pihak Yayasan RMC.

“Sistem konsinyasi. Artinya RT tidak perlu modal. Mereka nanti kembalikan ke kami seberapa banyak yang bisa dijual, keuntungan penjualan buat mereka,” kata Rahmad.

“Program ini selain untuk mensejahterakan RT, juga mengurangi masyarakat berbelanja ke pasar dan memutus mata rantai Covid 19,” ujarnya lagi.

Rahmad mengatakan, beras Yayasan RMC berasal dari Babulu Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian lagi dari Sulawesi. Dengan demikian harga jual pun bisa dikendalikan dan bisa dijangkau oleh masyarakat secara umum.

“Kita ada pabrik beras di Babulu, Penajam Paser Utara dan sebagian dari sulawesi. Memang masing-masing RT kita batasi maksimal 200 sak, agar pendistribusiannya merata,” kata Rahmad.

Kedepan, selain beras, Yayasan RMC berencana menambah produk berupa gula dan minyak goreng. Namun ia kembali menekankan kepada ketua RT, agar harga yang ditawarkan sesuai kesepakatan. Hal ini untuk menghindari ketimpangan harga produk-produk tersebut dengan harga di pasaran.

“Kita tetap bersinergi juga dengan pedagang pasar. Sehingga satu sama lain tetap jalan,” ujarnya tersenyum

Koordinator RMC Andi Wely menambah ,bawah di Balikpapan sudah memiliki 500 agen UMRT,” jelasnya

Rilis : RT.

 

KabarIkn.com,BALIKPAPAN-WALIKOTA Balikpapan kedepan harus bisa membuat perencanaan pembangunan kedepan untuk seratus tahun kedepan, minimal untuk 25 tahun kedepan kalau ingin kota ini maju dan menjadi kota modern. 

"Saya lihat pak Rahmad ini memiliki visioner yang bagus, "kata DR. Ir. Isradi ZAINAL, MT, MH Sekjen Dekan Fakultas Teknik Indonesia saat menjadi pembicara di radio swasta Balikpapan pada (7/9).

Isradi pun mencontohkan Lee Kew You saat awal membangun Singapura, dia merencanakan untuk pembangunan Singapura 100 tahun kedepan termasuk dalam pembangunan sarana transportasinya, karena itu transportasi di Singapura bisa teratur dan tertib. 

Isradi mengingatkan dalam membangun jangan seperti Pimpinan Pasar yaitu tiba saat tiba akal, yang mengerjakan sesuai dengan kebutuhan saat itu bukan untuk kebutuhan waktu yang panjang. 

Isradi yakin kalau Walikota Balikpapan seorang yang visioner dan inovatif maka Balikpapan pun bisa maju menjadi kota modern,karena modal dan lokasi Balikpapan sangat bagus untuk menjadi sebuah kota modern. 

Sementara Agung Arif Agung, SH tim sukses Rahmad-Thohari menyampaikan bahwa kedepan Walikota Balikpapan harus berani melakukan eksekusi kebijakan pembangunan walaupun kebijakan tersebut tidak populer, tetapi demi pembangunan dan keselamatan orang banyak,kebijakan tersebut harus berani diambil. 

"Kami yakin pak Rahmad adalah seorang eksekutor yang berani, "ujar Agung. 

Dirinya menyampaikan selain masalah kebijakan, Walikota pun juga harus memiliki jaringan yang kuat di propinsi, pusat maupun Internasional, sebab hal ini menyangkut dengan politik anggaran. Sebab kalau tidak memiliki jaringan yang kuat maka akan kecil kemungkinan untuk mendapatkan alokasi anggaran untuk pembangunan. 

"Kami akan berusaha untuk membangun jaringan tersebut, supaya Balikpapan bisa mendapatkan porsi anggaran yang lebih dari pusat, "imbuh Agung. 

Agung pun yakin pasangan Rahmad-Thohari bisa membawa kemajuan kota Balikpapan saat diberikan amanah untuk memimpin kota ini. 

Apalagi dengan adanya pembangunan Ibukota Negara (IKN) maka Balikpapan harus bisa menata kotanya supaya bisa menjadi bagian dari program pembangunan IKN.

Rilis : RT

 

Kabarikn.com,Balikpapan- Jumat ( 04/09/2020 ) Pasangan Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Balikpapan Tahun 2020 yaitu Rahmad Mas'ud - Thohari Azis melakukan Pendaftaran Verifikasi Bakal Pasangan Calon di Kantor KPU Kota Balikpapan.

Dengan verifikasi pendaftaran ini semua partai pengusung dari pasangan RT hadir , mereka berharap verifikasi ini tidak ada masalah  dan Rahmad Mas'ud bersama Thohari dapat dinyatakan sebagai peserta calon Walikota dan Wakil Walikota Balikpapan.

Bakal Calon Walikota Balikpapan, Rahmad Mas'ud berharap kegiatan verifikasi dapat berjalan dengan lancar  sesuai dengan target mereka.

Mengenai banyaknya partisipan yang datang pada acara pendaftaran calon ini Tim dari RT juga tidak dapat menghalangi partisipan tersebut karena Tim juga telah membatasi dan telah hanya mengundang Ketua juga Sekretaris dari partai pengusung.

Lalu Bakal Calon Wakil Walikota Balikpapan, Thohari Azis juga menyampaikan bahwa beliau tidak memprediksi bahwa akan ada banyak partisipan yang datang pada kegiatan pendaftaran verifikasi mereka. Hal tersebut bisa dikatakan sebagai antusias dari para partisipan yang menyambut kedatangan Paslon Rahmad Mas'ud - Thohari Azis ke KPU Kota Balikpapan.

Untuk berkas pendaftaran sesuai dengan laporan dari tim Paslon RT semua dokumen pendaftaran sudah lengkap semua.(tri) 

 

 

KabarIkn.com,BALIKPAPAN - Bakal Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud dan Thohari Aziz siap untuk melakukan pendaftaran pada Jumat siang (4/9/2020). 

Sebagai salah satu persiapan dan kelengkapan persyaratan yakni melakukan pemeriksaan PCR. Dua tokoh ini melakukan tes PCR di RSUD Beriman Balikpapan. Keduanya langsung disambut Diretur RSUD Beriman dr Cokorda Ratih sekian pukul 07.00 wita. 

RM mengenakan batik lengan panjang sedangkan Thohari lebih santai mengenakan kaos hitam bertuliskan Rahmad-Thohari. 

" Tadi berdua kita swab pak Haji dulu baru saya. Bergantian hanya 5 menit ya selesai jam setengah delapan, " ujar Thohari Aziz, Kamis (3/9/2020). 

Hasil tes rencananya akan diketahu besok sebelum melakukan pendaftaran ke KPU Balikpapan pada Jumat siang (4/9). 

" Hasilnya besok mudah-mudahan baik dan sehat-sehat kita, " harapnya. 

Baik RM-TA sudah melengkapi persyaratan yang harus dilampirkan saat pendaftaran diantaranya B1.Kwk dukungan partai politik, SKCK, Surat bebas narkoba, laporan pajak, surat tidak ada tunggakan pajak, NPWP, tidak dalam kasus pidana, dan berkas lain. 

Thohari menambahkan Jumat siang sebelum berangkat akan melakukan salat Jumat dan doa bersama di rumah pribadi. 

"InsyaAllah berkas sudah kita lengkapi. Besok kita Jumat di At Taqwa dan doa bersama secara sederhana setelah kita berangkat, " benernya. 

Rencana tim yang ikut serta bakal paslon, masing-masing Ketua dan sekretaris partai, tim pemenangan. Terbatasnya jumlah yang ikut karena menerapkan protokol kesehatan yang harus dilakukan mengingat jumlah penyebaran kasus masih tinggi. 

" Kita berangkat bareng dari rumah pribadi pak Rahmad ya pakai kendaraan seperti biasa. Jumlah kita upayakan tidak lebih dari 100 orang, " tuturnya.(*)

Rilis : RT

Kabarikn.com,Balikpapan - Dalam deklarasi pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Balikpapan Rahmad - Thohari yang dilaksanakan pada Minggu ( 30 /08/2020 ), pasangan Rahmad - Thohari diusung oleh 7 Partai Politik dan 1 partai pendukung yaitu Partai Amanat Nasional.

Pada Senin ( 31/08/2020 ) pasangan Rahmad - Thohari juga mendapatkan dukungan dari DPP Partai P3. Hingga pada hari ini Rabu ( 02/09/2020 ) partai politik yang mengusung dan mendukung pasangan Rahmad - Thohari berjumlah 9 Partai Politik.

Sesuai dengan PKPU No.05 tahun 2020 terkait dengan Program dan Tahapan Pilkada, Pasangan Rahmad - Thohari akan melaksanakan pendaftaran di KPU Kota Balikpapan pada hari Jumat ( 04/09/2020 ) Kata Sekjen Tim Pemenangan Adi Supriadi yang didampngi tim media Wiwin Deru dan H.Selamat Imam Santoso dalam acara  konfrensi pers di Posko Pemenangan RT.TH di Jln MT.Haryono Balikpapan Selatan Rabu (02/08/2020)

Terkait proses pendaftaran semua berkas pendaftaran baik berkas pencalonan, berkas calon  pasangan Rahmad - Thohari sudah selesai dan siap untuk melakukan proses pendaftaran di KPU Kota Balikpapan.

Karena masih dalam kondisi pandemi covid-19 Pasangan Rahmad - Thohari akan tetap mengikuti protokol covid 19 dalam proses pendaftaran. Dimana aturan dari KPU bahwa proses pendaftaran pasangan calon dibatasi jumlahnya.

Karena itu termasuk proses penting Pilkada Kota Balikpapan para tim berharap agar proses dapat berjalan dengan baik dan tenang. Mereka juga mengajak elemen masyarakat agar dapat mensukseskan Pilkada 2020 dengan damai ,” jelas Adi

Mengenai Isu yang banyak dibicarakan oleh Media terkait calon tunggal maupun kotak kosong para tim dari Rahmad - Thohari tidak dapat ber spekulasi mengenai hal tersebut. Proses pendaftaran di KPU dilaksanakan mulai tanggal 04 sampai 6 September 2020 dan kemudian apakah nantinya Pilkada di Kota Balikpapan akan diikuti oleh calon tunggal atau tidak.,”ucapnya (beny)

KabarIkn.com,BALIKPAPAN - Mulai hari ini Tim Satgas Covid Balikpapan melakukan penegakkan disiplin penerapan protocol kesehatan dengan mengenakan sanksi atau denda bagi pelanggar Perwali 23 tahun 2020.

Pemerintah Kota Balikpapan berharap masyarakat makin terbiasa menerapkan protocol covid-19 terlebih dengan penegakan perwali yang didalamnya mengatur sanksi.

Wakil Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud meminta warga Balikpapan untuk bersama-sama mendisiplinkan diri, mengingatkan keluarga, saudara dan kerabat termasuk kawan-kawan memberikan pemahaman dan pentingnya kesadaran bersama penerapan protokol kesehatan termasuk soal masker.

” Saya kira sepekan lalu sosialisasi sudah dilakukan dan sepekan ini penegakkan disiplin. Masyarakat pasti sudah tahu dan paham. Jadi marilah kita sama-sama menjaga kota ini bergotong royong membangun kesadaran bagi Balikpapan,” ujarnya.

Rahmad pun menekankan apapun keperluan saat di luar rumah tetap harus mengenakan masker karena masker melindungi diri, dan orang lain dari penyebaran virus.

“Kalaupun mau jalan jangan buru-buru cek ada pakai masker belum. Begitupun dengan anggota keluarga kita ingatkan selalu jangan bosan. Jauh lebih baik kita mencegah penyebaran virus ini daripada mengobati , ” tandasnya.

Karena itu jika kebiasaan baru ini dibangun bersama-sama maka upaya mengendalikan dan memutus mata rantai penularan covid bisa cepat terwujud dan penurunan kasus akan terjadi segnifikan. Sehingga Balikpapan bisa segera bangkit dari situasi saat. Aktivitas ekonomi dan kesehatan sama-sama penting. Dua hal ini tidak bisa dipisahkan.

“Bagi yang bekerja di kantor ayo saling mengingatkan. Managemen harus terus mengingatkan apalagi kan ada unit satgas di masing-masing kantor, jaga jarak, pakai makser, cuci tangan selalu. Ayo kita sama-sama untuk kebaikannya masyarakat dan kota ini semoga kita bisa segera keluar dari pandemik ini mengingat vaksin kan baru ada 2021 nanti, ” tuturnya.

Sementaa bagi dunia usaha seperti café, kuliner, angkringan dan restoran, dari laporan yang diterimanya, kasus menjaga jarak masih menjadi problem terbesar.

Karena pelaku usaha kuliner ini ingin tempatnya ramai.

“Selama covid ya kita upayakan maksimal 50 persen terisi dulu jangan dipaksakan penuh semua. Sebab kalau melanggaran denda Rp1 juta. Kalau berulang bisa saja tim covid memberikan rekomendasi penutupan sementara tempat usaha. Jadi mari pelaku usaha dan pengunjung juga saling mengingatkan,” ujarnya.

“Kalau mereka sudah disiplin menerapkan nanti bisa diberikan sertifikasi bahwa tempat ini sudah menjalankan protocol yang benar dan aman,” ucapnya.

Seperti diketahui, sepekan ini tim covid gencar melakukan razia penegakkan disiplin protocol covid yang dituangkan dalam perwali 23. Selasa pagi razia pertama di SPBG Muara Rapak, sebanyak 15 pengendara terjaring.11 diantaranya memilih mengerjakan sanksi sosial menyapu jalan, 3 membayar denda Rp100 ribu dan 1 membeli 19 maker diserahkan tim covid. Sedangkan denda uang langsung disetorkan ke kas daerah.

Rilis : RT

Kabarikn.com,Balikpapan-Minggu(30/8/2020)malam Langkah Rahmad Mas’ud (RM)– Thohari Aziz (TA) menuju Pilkada Balikpapan 2020 semakin mantap dan sangat meyakinkan.  Ini setelah pasangan RM-TA melaksanakan deklarasi sebagai calon wali kota dan wakil wali kota Balikpapan di Hotel Novotel,  Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (30/08/2020) malam. Kegiatan yang tetap mengedepankan protokoler kesehatan itu dibarengi pelantikan tim pemenangan dan relawan.

’’Kami siap melayani masyarakat Balikpapan. Dengan gotong royong membangun Balikpapan  dalam bingkai madinatul iman,’’ ujar RM.  Pria yang saat ini menjabat sebagai wakil wali kota Balikpapan itu, juga mengajak seluruh masyarakat bersatu untuk membangun Balikpapan, bergotong royong, termasuk dalam menghadapi masa pandemi covid 19.

’’Dengan bergotong royong, seberat apapun persoalan akan dapat diatasi, diselesaikan. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing dalam bingkai mahdinatul iman. Bersatu, kuat dalam keberagaman,’’ terang ketua DPD Balikpapan tersebut. 

Sekadar diketahui, deklarasi dilaksanakan sesuai protokol kesehatan covid-19 dengan membatasi jumlah undangan. “Sesuai protokol kesehatan maka undangan kami batasi 50 orang saja. Meskipun undangan terbatas, acara tetap kami buat ada kegembiraannya,” kata Ketua Panitia Deklarasi Rahmad-Thohari, Andi Aktifiuddin

Saat ini Thohari Aziz merupakan wakil ketua DPRD Balikpapan yang juga ketua DPC PDI Perjuangan Kota Balikpapan. Pasangan ini diusung 7 partai politik di legislatif Balikpapan. Yakni Golkar (11 kursi), PDI Perjuangan (8 kursi), Gerindra (6 kursi), PKS (6 kursi), Demokrat (4 kursi), PKB (1 kursi), dan Perindo (1 kursi) dengan jumlah kursi sebanyak 37 kursi. Selain itu, PAN juga mendukung pasangan yang saat ini menjadi calon tunggal di Pilkada Balikpapan 2020 itu. 

Dengan jumlah kursi tersebut, RM-TA telah memenuhi syarat untuk mendaftar ke KPU 4 sampai 6 September 2020. Syarat untuk maju Pilkada Balikpapan 9 kursi.(*)