[Valid RSS]

Zakaria : “Salah total menurut saya”

KabarIkn.com,Balikpapan - Aktivitas wali kota Rizal Effendi secara terbuka mengkampanyekan kokos di timnya pada beberapa waktu lalu masih terus menuai kritik dari masyarakat. Konon Rizal Effendi telah dilaporkan ke Mendagri karena dinilai sebagai kepala daerah tidak netral. Bahkan aktivitas ini diduga melanggar UU pemda nomor 23 tahun 2014.

Seperti diketahui, usai kegiatan meresmikan rumah singgah, kemudian menghadiri kegiatan tasmiah.Rizal bersama timnya mengajak masyarakat memilih kolom kosong (kokos) dengan mengisyaratkan melalui tangan kanan lambang kokos bersama sejumlah tokoh lainya. 

Sebagai salah satu ketua partai yang calon dari partai tersebut gagal menjadi calon walikota, dan sang istri yang juga tidak mendapat respon untuk tampil pada Pilkada 9 Desember mendatang. Langkah Rizal tersebut menjadi dugaan, jika dia menjadi bagian dari kelompok yang mendukung Kokos dan terlibat dalam mengkampanyekan Kokos di Balikpapan.

Salah satu tokoh a Masyarakat Pesisir di wilayah Teritip, Balikpapan Timur, Zakaria Bedu menyampaikan ketidak netralan yang diperlihatkan sebagai kepala perwakilan dalam unggahan video yang sempat ia saksikan. Sebagai kepala daerah yang masih menjabat seharusnya memberi contoh bagi bersikap agar tidak terjadi kegaduhan menjelang Pilkada.

“Kalau dia menghadiri sebatas undangan sah sah saja, namun jika ada keterlibatan dan memberi dukungan secara terbuka, salah total menurut saya” ujar Zakaria.

Senada dengan Zakaria, ketua Relawan Warkop Pak RT, Katono juga sangat menyayangkan tindakan dilakukan oleh Rizal Effendi yang masih menjadi walikota Balikpapan mendukung secara terbuka pada gerakan Kokos. Itu sama saja selaku pemimpin Balikpapan tidak menunjukan kenetralitasanya sebagai kepala daerah yang masih menjabat.

“Ini preseden buruk bagi keteladanan kepemimpinan di Balikpapan. Hal ini bisa menjadi contoh bagi pemimpin Balikpapan kedepannya, dia tidak dapat menempatkan diri sebagai pejabat yang harusnya bagaimana bersikap sebagai negarawan”terang Katono.

Bahkan jika ini dibirakan dan dianggap biasa, akan menjadi perlawanan dari masyarakat Balikpapan. Bahwa selaku kepala daerah yang tidak bisa menempatan diri secara bijaksana akan mendapat cibiran negativ dan ketidaksimpatikan masyarakat Balikpapan secara luas.

“Akan hilang simpatik masyarakat Balikpapan padanya , jika pemimpin tidak bisa bersikap netral dan bijak dalam pesta demokrasi ini”tandas Katono.*)

Kabarikn.com,BALIKPAPAN-Koordinator Bidang Hukum dan Advokasi Tim Pemenangan Rahmad-Thohari Agus Wijayanto menyesalkan pernyataan Asisten 1 Bidang Pemerintahan Kota Balikpapan Syaiful Bahri, dalam wawancara dengan media ((2/11).

Menurutnya pernyataan Asisten 1 tersebut sudah kebablasan dan harus dipertanggungjawabkan secara hukum terkait ASN Balikpapan diperbolehkan sosialisasi kolom Kosong.

“Jabatan dia sebagai Asisten 1 Walikota saja sudah termasuk bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN), dilarang keras ASN berpolitik, ibaratnya untuk like, subscribe dan komentar tentang Paslon dimedsos saja harus dihindari, apalagi membuat kebijakan atau pernyataan tentang proses Pilkada seperti yang disampaikan Saiful Bahri tersebut konskwensinya bisa masuk dugaan pidana pemilu,” ujarnya.

“Harus dipahami bahwa Kolom Kosong adalah Paslon yang sah termuat dalam Undang-undang Pilkada nomor 10 tahun 2016 pasal 54C. Jadi bagaimana itu jika ASN mensosialisasikan Kolom Kosong sama saja mensosialisasikan Paslon,” tambahnya.

Menurutnya Walikota dan Sekkot Balikpapan tidak boleh mendiamkan dan harus menegur Saiful Bahri. Pihaknya berencana akan melaporkan pernyataan Saiful Bahri tersebut ke KASN, Inspektorat dan Bawaslu setelah mendalami masalahnya.

Menurut dia, kalangan ASN rata-rata sudah memahami masalah netralitas apalagi sudah sering dibuat edaran-edaran mulai pusat sampai daerah agar ASN sebagai abdi negara yang melayani masyarakat supaya netral.

“Kami lihat dalam Pilkada kali ini ada indikasi-indikasi ketidaknetralan. Seperti kemarin sempat heboh Walikota Rizal Efendi bersama kelompok Kokos, sekarang ada lagi seorang Asisten 1 yang notabene ASN juga mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang tidak netral. Jangan sampai dipandang daerah lain bahwa Balikpapan darurat netralitas .” pungkasnya (*)

KabarIkn.com, Balikpapan - Diketahui ada beberapa relawan dari " Kotak Kosong " yang menilai gerakan dari mereka untuk menyelamatkan demokrasi. 

Komunikolog Indonesia, Emrus Sihombing menyampaikan dalam gerakan tersebut bisa saja mereka menyatakan itu adalah gerakan untuk menyelamatkan demokrasi dari segi perspektif mereka.

Emrus berpendapat seharusnya jika mereka ingin lebih Demokratis kenapa para relawan tersebut tidak mendukung calon Independen. Kalau dibayangkan, jika para relawan tersebut bergerak dalam gerakan Kotak Kosong dan menang maka PJ nya dari Gubernur. 

" Oleh karena itu bukan kita memenangkan calon tunggal, tetapi kritiklah gagasan, ide maupun programnya sampai pada level operasional dan terukur Sehingga rakyat nantinya dapat menjadi cerdas maka biarkan masyarakat yang memilih. Berikan masyarakat tersebut kemerdekaan dan jangan giring masyarakat untuk memilih yang tertentu, " ujarnya.

Para Relawan tersebut pastinya mempunyai dana dan harusnya dapat melahirkan pemimpin. Emrus menyampaikan bahwa partai di daerah tersebut telah gagal untuk melahirkan calon pemimpin alternatif.

Kalau di suatu daerah ada satu paslon maupun dua paslon dapat dikatakan bahwa itu lebih Demokratis dibandingkan dengan Kotak Kosong. Dikatakan lebih demokratis karena Satu Paslon atau lebih mereka juga mempunyai program. 

Jika ada alasan seperti di Balikpapan bahwa paslon tersebut terlalu kuat elektabilitasnya dan popularitasnya sehingga partai-partai yang bergabung juga ingin menang sehingga terjadi satu calon, maka partai politik tersebut adalah Partai Politik yang mengedepankan menang - kalah dalam pilkada.

Hal tersebut dapat diartikan jika kalah maka mereka tidak mencalonkan, padahal di Pilkada sendiri yang paling utama adalah Pendidikan Politik, Pendidikan Demokrasi dan sekaligus jika mereka mencalonkan sekarang lalu kalah mereka dapat memperbaiki untuk 5 tahun kedepan.

" Politik itu tidak memotret pada saat menang atau kalahnya pada saat Pilkada, tetapi lihat pada jangka panjang. Jadi, jika paslon tersebut kalah maka harus tetap dicalonkan," tungkasnya.

Adapun untungnya dari partai tersebut adalah mereka sudah memiliki Figur yang akan dibawa untuk 5tahun kedepan dan ketika figur tersebut kalah dalam Pilkada apakah ia bisa memerankan " Kepala Daerah Bayangan ". 

Kepala Daerah Bayangan yaitu bisa memberikan kritik yang tajam dan masukan perbaikan yang berkuasa pada 5 tahun kedepan. Ini juga ditujukan untuk Rakyat, sehingga Rakyat dapat melihat bagusnya pemimpin tersebut. ( ikn-01 )

KabarIkn.com,BALIKPAPAN - Relawan Rahmad, pendukung pasangan Rahmad Mas’ud – Thohari Azis menyasar pemilih muda/milenial. 

Sosialisasi gencar dilakukan ditempat kumpul anak muda untuk mengaet pemilih kelas menengah dan kaum milenial seperti café atau warung kopi. 

Meski demikian, penerapan protocol tetap dilakukan sebab, relawan yang bergerak tidak banyak namun dibagi berbagai tempat.

“Warga balikpapan ini pintar dan patuh patuh, Relawan Rahmad mencoba menggaet pemilih-pemilih melenial dan kelas menengah,” ujar Ketua Relawan Rahmad Achmad Toyib, Sabtu malam (31/10/2020.

Sambil mengingatkan pentingnya penerapan protokol kesehatan, mereka mengajak kaum milenial untuk tidak acuh maupun golput pada pilkada Balikpapan. Mereka pun menyampaikan visi-misi maupun program prioritas yang akan dilakukan pasangan Rahmad – Thohari jika terpilih.

“Karena angka golpot tertinggi dari mereka-mereka, ketika saya bertanya dengan beberapa teman mereka malas ikut pemilu karena mereka merasa tidak ada yang baru dilakukan dari paslon,” katanya.

Relawan Rahmad bahkan mengingatkan, bahwa pentingnya milenial untuk peduli dan terlibat dalam pilkad. “Relawan Rahmad mencoba manggaet anak -anak muda untuk berani berkarya di politik disaat banyak sekali milenal cuek dan acuh,” tandasnya.

Kata dia, banyak kaum milenial yang sebelumnya cuek, kini peduli pada pilkada Balikpapan yang akan menentukan masa depan kota. “Relawan Rahmad berhasil menggerakan, menyelamatkan masa muda dari membuang waktu sia sia jadi berjuang untuk kebaikan kota,” ujarnya.

Toyib berharap pada pilkada ini, anak muda lebih berperan sehingga keinginan mereka bisa tersuarakan melalui paslon yang ada.

“Harapannya agar anak muda Balikpapan bisa menyuarakan atau menyampaikan apa yang mereka inginkan untuk kotanya,”tukasnya.*)

Kabarikn.com,BALIKPAPAN - PDIP Kota Balikpapan menyatakan, secara tegas bahwa seluruh struktur partai mulai dari DPC, PAC, Ranting, Anak Ranting dan Badan-badan Partai Solid mendukung pasangan calon (paslon) Rahmad Mas’ud – Thohari Azis dalam pilkada Balikpapan.

Hal itu disampaikan Sekretaris DPC PDIP Kota Balikpapan Budiono didampingi Wakil Kepala Bidang Kehormatan dan Disiplin Partai Mulyadi, Sabtu (31/10), Dia menyatakan, hal itu sesuai dengan rekomendasi DPP PDP yang ditandatangani Ketua Umum Megawati Soekarno Putri.

Badan-badan Partai diantaranya Bapilu, Badiklat, BPHR, BSPN, Baguna maupun Sayap Partai yakni Perempuan Perjuangan, Redem, Satgas, BMI dan lainnya. “Semua solid dan tegak lurus melaksanakan perintah partai yaitu memenangkan Bapak Rahmad Mas’ud dan Bapak Thohari Azis,” ujarnya.

Menurutnya, jika hari ini ada yang menamakan Banteng Kebangsaan itu bukanlah dari struktur ataupun badan-badan partai. “Karena di dalam AD/ART Partai tegas bahwa Badan Partai tidak ada yang namanya Banteng Kebangsaan,” ujarnya.

“Artinya kalau hari ini ada yang menamakan Banteng Kebangsaan dan tidak mendukung Bapak Rahmad Mas’ud dan Bapak Thohari Azis itu adalah bukan pengurus atau kader-kader PDIP,”

Anggota Fraksi PDIP DPRD Kota Balikpapan itu menyatakan, seluruh Pengurus Partai, Badan Partai dan Sayap Partai tergas lurus mendukung dan siap memenangan pasangan Rahmad Mas’ud – Thohari Azis untuk memimpin Kota Balikpapan.

“Saya sampaikan hari ini seluruh Pengurus Partai, Struktural Partai, Badan Partai dan Sayap Partai tegak lurus dan siap memenangkan Bapak Rahmad Mas’ud dan Bapak Thohari Azis untuk menjadi kepala daerah,” ujarnya.(*)

 

KabarIkn.com,BALIKPAPAN - Jum’at siang, 30 Oktober dilangsungkan pertemuan sederhana, dengan penuh kehangatan dan keakraban antara paslon Rahmad Mas’ud -Thohari Aziz dengan para Pengusaha Tionghoa Balikpapan (PTB) di rumah makan ternama di Balikpapan, Bondi.

Pada pertemuan ini para tokoh sudah menyapa Rahmad dan Thohari sebagai wali kota dan wakil wali kota. Menunjukan mereka yakin Rahmad-Thohari akan memenangkan pilkada dan siap memimpin Balikpapan.

Pertemuan itu dibuka oleh Ketua umum Perhimpunan Tionghoa Balikpapan (PTB) Herry Thio pada pukul 13.30 wita . Hadir juga para tokoh lainnya, diantaranya : Dewan Pembina Perhimpunan Tionghoa Balikpapan (PTB)Salim Lays, H. Bambang (Aliong) dan Ruslan Aliansyah. Lainnya ada juga Sekjen Perhimpunan Tionghoa Balikpapan Irawan A. Chandra, Ketua Bidang Pemuda Riffa dan Ketua Bidang Umum Wigianto.

Hadir pula, Ketua Paguyuban Guang Zhao Balikpapan Charles, Ketua Perkumpulan Pintu Mas Balikapapan Hendry Tatang, Paguyuban Hainan Balikpapan Rudy Chandra (diwakilkan), Perkumpulan Harapan Insani Balikpapan Halim Hasan, Aseng (Harapan Insan), Aling (Harapan Insan), Jhony Thomas (Pintu Mas)

Budiyatno Fong (Pintu Mas), Wiranata Oey (Pintu Mas/ anggota DPRD/ PDIP), Johny Ng (GuangZhou/anggota DPRD/ GOLKAR), dan tokoh-tokoh lainnya.

Di hadapan para pengusaha Tionghoa Balikpapan, Rahmad Mas’ud menyampaikan komitmennya bersama Thohari Aziz untuk membangun kota Balikpapan lebih baik lagi. Dia menyatakan jika terpilih bersama Thohari, kiprahnya ditujukan untuk kepentingan masyarakat Balikpapan termasuk kalangan pengusaha. Semua orang tahu Rahmad Mas’ud yang sejak menjadi wakil walikota tidak pernah bermain proyek-proyek pemerintah. Mereka berdua sudah mewakafkan diri untuk kepentingan rakyat Balikpapan.

“Saya tahu betul permasalahan dan hambatan yang dihadapi pengusaha karena saya juga pengusaha. Sehingga saya memahaminya dan mencari solusi masalahnya, ,” ujarnya mengawali pertemuan yang penuh dengan keakraban, Jumat siang (30/10/2020).

Rahmad bahkan menegaskan dan menjamin bahwa tidak akan ada pungutan dalam pengurusan perizinan dan menghilangkan hambatan-hambatan bisnis. Karena selama ini masalah pungutan menjadi problematik yang selalu dihadapai pengusaha juga investor. “Pegang omongan saya ini di depan bapak-bapak semua, juga ada pak Thohari dan konsultan politik saya. Kemarin sudah ada komitmen kami dulu akan hal itu, cuma ya begitulah,”tandasnya.

“Kita taulah situasinya, tapi saya bersama pak Thohari tidak ingin melihat masa lalu. Kita lihat kedepan dengan melakukan perubahan-perubaahn yang lebih baik untuk Balikpapan,” tegasnya.

Apalagi kedepannya, Balikpapan akan menjadi daerah penyangga ibu kota baru. Balikpapan menjadi daerah yang akan diperhitungkan secara nasional. Tetapi kita harus mempersiapkan masyarakat Balikpapan menghadapi situasi 

tersebut. Sehingga masyarakat Balikpapan tidak hanya menjadi penonton tapi juga ikut berperan di dalamnya.

Disamping itu, Rahmad Juga memastikan pihaknya ingin agar pengusaha di Balikpapan ikut serta dalam pembangunan termasuk investasi. Sebab APBD tidak akan dapat membiayai semua program yang ada.

“Ada beberapa hal yang bisa menyertakan pihak swasta, seperti program pengembangan KIK, atau lainya. Kita terbuka untuk kerjasama,” tandasnya.

Calon Wakil Wali Kota Thohari Aziz juga turut menambahkan tentang komitmen mereka berdua untuk memajukan perekonomian Balikpapan dengan mempermudah perizinan dan meminimalisir hambatan-hambatan yang dihadapi para pengusaha.

Ketua-ketua Tionghoa menyampaikan beberapa harapan, diantaranya bidang kesehatan yakni ketersediaan rumah sakit di setiap kecamatan. Bidang pendidikan, bidang perijinan usaha agar tidak lagi soal pengurusan izin-izin tidak panjang dan berbelit.

Sebelum acara ditutup pada pukul 15.30 wita, para tokoh juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung pemerintahan Rahmad Mas’ud dan Thohari Azis kedepannya.*)

Kabarikn.com,Balikpapan- Kampung Baru rumah di atas air dilahirkan dan kedua orang tuanya adalah orang yang religius dan sangat menyayangi anak-anaknya perjuangan ayahnya hidup keluarga. Saat itu nasi kuning yang dibeli harus dicampur dengan nasi putih yang dimasak sendiri di rumah agar cukup dibagikan untuk satu keluarga.

Di kampung baru bagi orang Balikpapan cukup tahu bagaimana kehidupan di daerah Kampung Baru. Tepatnya pada sekitar tahun 80-an karena Rahmad Mas'ud lahir tahun 1976 itu merupakan satu kenangan dan tentunya di dalam kehidupan Beliau yang tidak akan pernah hilang dan sirna di dalam catatan lembaran kehidupan Beliau dengan cinta orang tua terhadap anak-anaknya.

Hal ini menjadikan Rahmad Mas'ud seorang yang mandiri , pantang menyerah, yang selalu peduli dengan sesama. Mendaftar di sekolah pelayaran Rahmad menjadi satu-satunya dari Kalimantan Timur yang bisa sekolah di Balai Pendidikan Pelayaran atau BPLP di Makassar, tapi nasib berkata lain tidak sampai 1 tahun bersekolah Rahmad mendapat kabar yang mengejutkan sang ayah meninggal dunia kehilangan orang yang selama ini dijadikan teladan dalam bekerja pahlawan bagi keluarganya.

Tetapi, tidak lama kemudian sang Ibu pun meminta Rahmad meneruskan usaha ayahnya usaha ekspedisi muatan laut. 

Sebelum sekolah pelayaran waktu berlalu tidak mudah bagi Rahmad ternyata meneruskan langkah ayahnya di usaha ekspedisi ini, mengurus kayu glondongan bahkan buaya ditemuinya setiap hari Rahmad menentukan perusahaannya pada bisnis lain yang saat itu jadi komoditi utama di Kalimantan.

Balok tinggi diikatnya dari hulu ke hilir, ditarik menggunakan kapal, lalu mengarungi sungai, tetapi semua itu tidak menyurutkan niatnya untuk membantu ibu sebab inilah satu-satunya yang cukup untuk menghidupi keluarganya.

Bisnisnya tidak berjalan mulus, setelah pemerintah mengeluarkan peraturan yang melarang penebangan hutan karena hutan Kalimantan semakin bertambah lagi, peraturan pemerintah yang mewajibkan setiap usaha pelanggaran wajib memiliki kapal dengan kapasitas besar dengan harga miliaran rupiah. 

" Awalnya orang tua kami tidak memiliki kapal, tapi karena pada waktu itu perusahaan pelayaran diwajibkan tahun 2000 tahun 2000 itu diwajibkan semua perusahaan pelayaran harus memiliki kapal. nah di situlah kita berpikir keras bagaimana mungkin dengan Kita menyediakan kapal dengan kapasitas sekitar 195 GT kapal besi tentunya dengan nilai miliaran pada waktu itu 1,7 miliar," Kata Rahmad Mas'ud

Tetapi Allah memberikan petunjuk kepada pengusaha perkapalan Silvia di Samarinda, sampai sekarang kami masih berhubungan baik dengan beliau. Dia memberikan dan meminjamkan kapalnya yang dibangun dari awal dengan modal tentunya yang sangat minim sekali tapi dia memberikan kepercayaan kepada Rahmad sehingga kapal itu bisa jadi. setelah itu, mereka memberanikan diri untuk

menawarkan ke bank selagi kapal tersebut dibuat, kami menawarkan di bank dan alhamdulillah dengan modal kepercayaan itu tadi Abang meminjamkan kepada saya walaupun masalah itu tidak putus sampai disitu saja tidak menyelesaikan masalah satu.

" Perusahaan pelayaran yang diamanahkan kepada Rahmad dengan persyaratan memiliki armada kapal itu bisa teratasi. Tetapi tidak sampai di situ kapan ini harus kita bayar cicilannya harus kita bayar angsurannya sementara kapal ini juga pada waktu itu sangat bersaing sekali karena berupa Landing Craft Tanker ( LCT ) sangat terbatas melakukan muatan,"ujarnya.

Dengan modal kepercayaan ini Rahmad memiliki surat bukti bahwa perusahaan yang memiliki kapal yang sedang dibangun dan yang pertama dalam bendanya adalah usaha tetap jalan operasional,Rahmad kesulitan membayar cicilan kapal bulan yang sama. 

Karena sang ibu yang selalu memberi semangat dan selalu mendoakannya itu meninggal dunia, Rahmad Mas'ud menjadi tumpuan hidup dari keluarganya. Rahmad adalah sosok pekerja keras yang pantang menyerah di tengah kesulitan nya Rahmad melihat peluang bisnis yang besar Rahmad mendaftarkan PT sinar Pasific sebagai rekanan Pertamina untuk mengisi BBM yang berada di sekitar Balikpapan orang tuanya ketika masih hidup kesabaran dan kegigihan rahmad 7 bulan kemudian PT sinar Pasific berhasil menjadi rekanan Pertamina.

Satu-satunya yang pertama di Balikpapan yang melayani bunker service sejak saat itu kehidupan ekonomi dan keluarganya berangsur membaik. hidup bukan siapa yang berusaha dia yang menikmati hasilnya orang tua yang selalu dipegangnya dalam menjalani hidup keberanian. 

Rahmad mengambil keputusan dengan penuh risiko, tetapi keberanian ini adalah yang masuk akal artinya rasional keberanian tanpa rasional tanpa perhitungan dan ujungnya juga menjadikan corong. 

Rahmad sering menyampaikan kepada teman-teman seorang perencana tidak akan mungkin dia berhasil kalau dia tidak memiliki keberanian, tapi keberaniannya juga harus rasional juga terlibat aktif dalam beberapa organisasi kepemudaan seperti di KNPI pemuda Pancasila dan juga Insan banyak ilmu yang didapatkan pada saat berorganisasi. 

Organisasi pertama yang Rahmad tekuni itu Pemuda Pancasila sebagai pimpinan anak cabang Balikpapan Barat tahun 2000-an. Pada waktu itulah mulai Rahmad mengikuti organisasi, setelah itu Rahmad diangkat sebagai manajer Persiba dari tahun 2000-2004. 

Jadi, mulai dari diri dulu divisi 1 sampai ke divisi utama setelah itu Rahmad lepas selama 4 tahun kemudian di organisasi ditunjuk sebagai bendahara bendahara KNPI pada waktu itu dan sebagai ketua insha asosiasi perusahaan pelayaran nasional atau association arsip Sion artinya perusahaan-perusahaan yang memiliki kapal dan saya pimpinan cabang Balikpapan sampai dengan sekarang.

Mungkin karena itu terus dan kepercayaan yang diberikan kepada Rahmad itu yang menjadikan Beliau aktif diberbagai organisasi terhadap sesama juga diwujudkannya dengan pendidikan provinsi Rahmad Mas'ud.

Kegiatan sosial sejak tahun 2010 memulai yang namanya yayasan Rahmad Mas'ud center ( RMC ) yang tujuannya adalah bagaimana agar bisa membantu kepedulian sosial kepada orang-orang miskin kepada orang-orang yang tidak mampu anak-anak yang putus sekolah kemudian kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan walaupun skalanya masih di lingkungan kita tapi berkembang kemudian sampai dengan sekarang.

Zakat dari keluarga besar merema infaq dan sedekah nya dititipka melalui RMC, sehingga RMC ini menjadi satu yayasan yang sifatnya sosial. Kemudian berkembang pula menjadi satu bidang yaitu UMRT, UMRT adalah unit usaha milik RT bagaimana kita memanfaatkan RT bagaimana kita bisa memfasilitasi RT yang tidak memerlukan modal tapi dia bisa berusaha dan tentunya mereka juga bisa menjadi pengusaha.

Pengusaha yang melalui RMC ini mereka bisa berkembang di antara yayasan ini juga berkembang di dunia pendidikan. Disamping MRT, ada dunia pendidikan yang kita bangun adalah yang namanya bagi masuk yayasan inilah yang di bawah naungan dari RMC memberikan pelajaran gratiskan bahkankhususnya kota Balikpapan untuk menciptakan anak-anak yang cerdas dan berkualitas.

Pada tahun 2015 Rahmad yang mempunyai hobi berkuda bulutangkis dan sepak bola ini terpilih menjadi wakil walikota Balikpapan. Cita-cita orang tuanya agar dapat menjadi orang yang berguna untuk banyak orang terkabulkan, yang telah beliau lakukan saat menjabat menunjukkan kualitasnya sebagai pemimpin yang visioner apa yang dibutuhkan oleh masyarakat seorang pemimpin yang tegas cerdas dan agamis pada tahun 2018 Rahmad Mas'ud menjadi PLT Walikota Balikpapan kualitasnya sebagai pemegang kekuasaan yang strategis tunjukkan satu yaitu untuk menangani kebakaran teluk Balikpapan berada di garda terdepan, juga melakukan banjir Balikpapan dengan pencatatan langsung tenaga ahli dari Belanda.

Sesibuk apapun Rahmad Mas'ud menjadi pejabat pemerintahan waktunya dekat dengan keluarga tetap tidak berkurang.

Rahmad adalah sosok yang sangat dekat dengan istri dan anak-anaknya prinsipnya adalah keluarga tetap nomor satu, semangat itu juga membuatnya tetap tahu dalam menjalani kehidupan sekeras apapun hingga menjadi seperti sekarang ini walaupun telah tercukupi dalam segi ekonomi dan telah menjadi pejabat pemerintahan Rahmad Mas'ud tetap menjadi sosok yang rendah hati dan tidak memandang siapapun dari segi status sosial ataupun jabatannya.

Rahmad juga tidak membuang kebiasaannya untuk berbagi dengan sesama, hingga saat ini tidak kurang dari 23.000 jiwa tiap tahunnya disentuhnya kesuksesan tidak membuatnya lupa diri.

Rahmad tetaplah Rahmad Kampung Baru yang rendah hati yang bisa berbicara kepada siapa saja kepeduliannya terhadap sesama terutama kepada rakyat Balikpapan menjadi komitmen hidupnya kini mereka sangat kreatif dan agamis yaitu melakukan perubahan peradaban yang dimulai dari agama ingin merapikan diri lebih besar lagi untuk masyarakat Indonesia baru bisa hebat.( ikn-01 )

Editor : Tri

KabarIkn.com,Balikpapan - Relawan Warung Kopi Pak RT, terus memberikan dukungan terhadap pasangan Rahmad Mas’ud – Thohari Aziz dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Balikpapan mendatang. Melalui cara yang unik yakni karikatur, relawan – relawan ini secara masif terus tiada henti mengajak dan menyebarkan visi-misi pasangan RT ini kemasyarakat. 

Cara ini disampaikan penggiat seni Balikpapan Yun Dorojatun merupakan salah satu cara menarik yang bisa menimbulkan simpati masyarakat. melalui unggahan media sosial yang saat ini sudah semakin marak, karikatur bisa menjadi sarana kampanye yang mampu menarik hati masyarakat.

“Ini kami lakukan sebagai bentuk apresiasi seni dan juga menarik simpati masyarakat agar lebih mengenal figure Rahmad dan Thohari sebagai calaon walikota dan wakilnya”papar Jatun panggilan akrabnya.

Disisi lain, karikatur-karikatur yang dibuat juga secara guyon memberikan pemahaman bagaimana agar semua pihak yang melihat mampu menjadi pemilih yang cerdas, bukan digiring melalui narasi-narasi kebencian.

Ditambahkan Katono, selaku Ketua Rewalan Warko Pak RT, ia menilai karya karikatur menjadi sarana bagi anggotanya untuk dapat memberikan dukungan pada pasangan RT. Semua relawan yang memiliki kemampuan dipersilahkan mengapresiasikan dukungan dengan cara berbeda dan menarik tentunya.

“Yang terpenting jangan menyebarkan kebencian dan hoax. Dengan Karikatur semua pihak akan mudah memahami maksud dan tujuan dari gambar yang ditampilkan”ujarnya.

Untuk karikatur-karikatur yang dibuat, semua murni karya dari relawan, bahkan untuk membuatnya tidak dibayar oleh siapapun. 

“Ini murni bentuk dukungan relawan warkop pada pasangan Rahmad dan Thohari. Kami berharap melalui karikatur dapat menjadikan pasangan tersebut meraih simpati masyarakt Balikpapan”tutup Katono.*)

KabarIkn.com,Balikpapan - Relawan Warung Kopi Pak RT, sangat mendukung program calon Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud yang akan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM ) Balikpapan dalam visi dan misinya. Dalam berbagai kesempatan, Rahmad selalu menyampaikan akan memberikan jaminan pendidikan dan layanan kesehatan (BPJS) gratis bagi warganya. 

Hal tersebut menurut Katono, selaku Ketua Rewalan Warko Pak RT menilai sangat realistis. Dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Balikpapan yang mencapai Rp 2 triliun, melalui perhitungan yang cermat program tersebut bisa direalisasikan. Bahkan infrastruktur lainnya juga masih bisa berjalan.

“Sebagai seorang pengusaha yang juga birokrasi, pastilah Rahmad dan timnya sudah memperhitungkan kemampuan daerah ini untuk membangun dan mewujudkan visi dan misinya tersebut”ujar Katono.

Sebagai seorang pemimpin lanjut Katono, semua itu hanya bisa dilakukan jika ia memiliki kewenangan dan kemauan mewujudkannya. Hal itu lah mungkin, mengapa selama ini kiprah beliau sebagai wakil walikota yang kewenangannya terbatas sulit mewujudkan harapannya. Tentunya keinginan tersebut perlu didukung oleh perangkat-perangkat lainnya dan masyarakat luas. 

Jika ada pihak-pihak yang mempertanyakan serta ragu atas visi dan misinya tersebut, Katono mengajak untuk perlu memperhatikan dan memahami lebih dalam lagi, apa yang sering Rahmad ucapkan. Sehingga pihak-pihak yang saat ini memberi tudingan miring dan nyinyir bisa memberikan argumentasi atas program-program Rahmad – Thohari untuk Balikpapan. Bukan hanya memberi pernyataan-pernyataan tendensius dan lebih mengarah kebencian.

“Silahkan dikritisi program-program yang ditawarkan oleh pasangan Rahmad-Thohari. Tapi kalau memang program tersebut realistis dan memberi dampak positif bagi Balikpapan, jangan ragu mendukung beliau untuk membawa perubahan bagi kota ini”ajak Katono.*)

KabarIkn.com,Balikpapan - Tim pemenangan Rahmad M - Thohari A (RM-TA) menyambangi masyarakat Kelurahan. gunung Bahagia, tepat nya di RT 40. Puluhan masyarakat dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan ketua RT memenuhi silaturahmi yang dilaksanakan oleh tim pemenangan RM-TA.

Dalam penyampaian salah satu tim pemenangan, Patman Parakasi menyatakan bahwa Rahmad adalah salah satu tokoh masyarakat sukses di Balikpapan. Berbagai organisasi sudah pernah di naunginya. Kedekatan dan kepedulian pada masyarakatpun sudah sangat dikenal kiprahnya.

" Dia sangat peduli dengan masyarakat. Bahkan terkenal dengan kedermawanannya" ujar mantan ketua KNPI Balikpapan ini.

Selain itu lanjutnya, terkait dibidang ekonomi, Rahmad juga merupakan seorang pengusaha sukses, baik nasional hingga internasional. Bergelut di bidang perminyakan, hingga saat ini Rahmad merupakan seorang pengusaha yang sangat menginspirasi bagi kalangan muda Balikpapan.

Dalam kesempatan tersebut calon Walikota Balikpapan, Rahmad Mas'ud menyampaikan bahwa dalam keluarganya tidak ada keinginan mrnbangun dinasti politik. Terkait program untuk masyarakat Balikpapan kedepan , dirinya ingin mengratiskan BPJS bagi masyarakat. Selain itu ia berharap peningkatan SDM bagi generasi Balikpapan.

"Saya tidak berjanji muluk-muluk, melalui program yang bersentuhan langsung pada masyarakat tersebut, saya harapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat" papar Rahmad.

Ditambahkan Ketua RT 40, Munsyir Alinur kehadiran Rahmad dan timnya merupakan rangkaian silaturhami ke masyarakat dilingkungan nya. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat berharap dapat langsung bertemu dengan figur pemimpin Balikpapan ke depan. 

"Kunjungan ini merupakan bagian silaturahmi antara calon pemimpin Balikpapan dengan masyarakatnya. Sehingga masyarakat hingga tingkat bawah mengerti visi dan misi yang beliau usung" terang Munsyir. (Danang)

KabarIkn.com,Balikpapan - Jaringan Komunikasi Masyarakat Pendukung Rahmad (JKMPR) masyarakat Jeneponto semakin solid memberikan dukungan untuk Rahmad Mas'ud sebagai walikota Balikpapan. Melalui koordinasi dengan relawan lainnya pada Sabtu (17/10) di Mess Garuda Kelandasan Ilir, JKMPR menyampaikan apa yang telah dan akan dilakukan komunitas kedaerahan ini. 

Diungkapkan ketua JKMPR Rusdan, sejauh ini pihaknya telah membentuk jaringan hingga tingkat bawah (RT). Pada pertemuan tersebut sejumlah anggota JKMPR yang hadir lanjutnya dari berbagai kecamatan yang ada di Balikpapan. Namun disisi lain anggotanya perlu mendapatkan pemahaman visi dari pasangan Rahmad - Thohari agar bisa disosialisasikan ke masyarat luas.

"Kami memberikan dukungan pada pak Rahmad, karena sudah mengenal beliau sangat baik. Namun sejauh ini visi dan misi beliau perlu kami ketahui untuk kita sosialisasikan pada masyarakat dan keluarga terdekat " ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Syarief Samsul selaku koordinator Relawan Garuda menyampaikan sebagai sesama relawan akan memberikan dukungan jika ada hal-hal yang mungkin ingin disampaikan ke calon walikota Rahmad Mas'ud 

Terkait visi dan misi yang perlu diketahui oleh realawan sangat mendapat perhatian untuk ditindak lanjuti. Sehingga hal tersebut akan dikomunikasikan pada Tim Pemenangan, agar Visi tersebut bisa dipahamkan pada relawan yang telah terbentuk.

"Semoga visi dan misi membagunn Balikpapan kedepan oleh pasangan Rahmad - Thohari akan segera kita dapatkan dan pahami"tandas Syarief.*)

KabarIkn.com,Balikpapan - Persatuan pedagang kaki lima lapangan Merdeka (PPKLM) secara tegas mendukung PKLM pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Balikpapan Rahmad Mas'ud dan Thohari Aziz. Sebanyak 164 pedagang yang setiap harinya berjualan di Lapangan Merdeka berharap kedua tokoh tersebut bisa memimpin kota Balikpapan.

Diungkapkan ketua PPKLM, Hasan pihaknya sejauh ini menilai figur Rahmad Mas'ud sangat layak untuk menjadi walikota Balikpapan. Sejauh ini apa yang dilakukan dan kedermawanan Rahmad sudah diketahui masyarakat.

"Pedagang kaki lima khususnya di sekitar lapangan merdeka siap memenangkan Rahmad dan Thohari untuk jadi pemimpin Kota ini' terang Hasan.

Ditambahkannya , PPKLM yang beroperasi di lapangan medeka membutuhkan tempat cuci tangan untuk pencegahan Covid -19. Semoga figur calon walikota dan wakilnya bisa merealisasikan keinginan anggotanya.

"Dengan adanya tempat cuci tangan tersebut kami pedagang dan masyarakat yang beraktivitas bisa melakukan pencegahan Covid -19" pungkasnya.*)