[Valid RSS]

KabarIkn.com - Dari laporan juru bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) melalui Siaran Pers mulai 23 Januari 2020 hingga 11 Juli 2021 ini terdapat 3.774 konten di media sosial yang merupakan kategori hoaks seputar covid-19.

“Facebook menduduki urutan pertama dengan sebaran hoaks sebanyak 3.153 konten, dilanjutkan menempati urutan kedua adalah Twitter terdapat 546 konten hoaks seputar covid-19 kemudian  Youtube terdapat 49 konten hoaks dan 26 konten di Instagram” kata Muhammad Faisal mengutip  siaran pers tersebut.

Dari jumlah konten hoaks tersebut Kemenkominfo telah pula menurunkan 3.340 konten hoaks yang ada, terdapat 434 konten sedang dalam proses ditindaklanjuti.

“Nah yang cukup menarik adalah tercatat sudah ada 113 konten terkait isu hoaks covid-19 yang dibawa masuk ke ranah hukum” lanjut mantan Kabag Humas Pemkot Samarinda ini.

Foto : Kadiskominfo Prov Kaltim , Muhammad Faisal

Kemudian dilanjutkannya bahwa jika masyarakat ingin mengetahui lebih terperinci mengenai covid-19 ini disarankan untuk bisa mencari tahunya melalui laman resmi www.covid19.go.id 

“Sedangkan hal seputar vaksinasi covid-19 sangat komplit bisa membuka di laman https://linktr.ee/covid19.go.id  dan untuk kejadian ikutan paska imuniasi atau reaksi setelah di vaksinasi covid bisa dibuka di https://kipi.covid19.go.id/ “ Faisal menjelaskan serius.

Memang dari hasil survey Kemenkominfo pula diketahui masyarakat Indonesia sangat percaya dengan media sosial padahal kita mengetahui media hoaks yang paling banyak beredar adalah di media sosial.

“Sehingga saya sarankan jangan langsung percaya dengan hal-hal yang kita tidak pahami terutama soal covid-19  dan vaksinasi covid yang disebarluaskan melalui media sosial termasuk aplikasi pesan seperti whatsapp atau telegram dan sebagainya, biasakan untuk selalu cek dan ricek melalui laman resmi diatas” ungkapnya menjelaskan.

Jadi marilah kita bijaksana dalam bermedia sosial, saringlah dahulu sebelum diyakini dan sharing.

Sumber : Diskominfo Prov Kaltim

KabarIkn.com,SAMARINDA - Terdapat 23 laboratorium pemeriksa covid-19  yang telah terafiliasi dengan Kemenkes.

“Ada 23 lab yang telah terafiliasi dengan Kemenkes di Kaltim yang masih aktif untuk pemeriksaan PCR atau Antigen hasil swab” ungkap Faisal kepada  awak media (18/7).

Hal ini berdasarkan pernyataan Menteri Kesehatan RI bahwa mulai 12 Juli 2021 hanya akan mengakui hasil tes PCR dari 742 laboratorium yang terafiliasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebagai syarat perjalanan atau penerbangan. 

"Untuk lab-lab yang belum memasukkan data ke NAR (New All Record), mulai 12 Juli 2021 hasil swab PCR/antigennya tidak berlaku untuk penerbangan atau perjalanan," ujar Menkes Budi. 

Adapun 23 laboratorium tersebut tersebar paling  banyak di Balikpapan yakni 11 laboratorium di RS Pertamina, RSUD Kanujoso, RST Hardjanto , RS Beriman, Laboratorium Indika Solidarity, Laboratorium RS Siloam, Laboratorium Klinik Juanson, Klinik Karunia Medical Center, Laboratorium Pramita, Klinik Khatulistiwa, Klinik Tirta Medical Center. 

Selanjutnya ada 5 laboratorium di Samarinda yakni RSUD AW Syahranie,  Labkesda Provinsi Kaltim, Labkesda Kota Samarinda,  Laboratorium FK Unmul, Klinik Sekata. Sedangkan di Bontang yakni Laboratorium RS Pupuk Kaltim Dan Labkesda Kota Bontang. 

Untuk di Berau, Paser, Kukar, Kutim dan Kubar masing-masing 1 laboratorium yakni Laboratorium Klinik Tirta Berau, Laboratorium RSUD Panglima Sebaya Tanah Grogot, Laboratorium RSUD Aji Muhammad Parikesit,  Laboratorium RSUD Kudungga Sanggata dan  Laboratorium Klinik Permata Husada di Kutai Barat. 

Faisal menjelaskan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan informasi mengenai Laboratorium yang sah dan diakui hasilnya oleh pemerintah, baru-baru ini telah dipublikasikan daftar Laboratorium Pemeriksa Covid-19  di http://www.litbang.kemkes.go.id/laboratorium-pemeriksa-covid-19/

“Didalamnya ada 742 Lab Pemeriksa yang berada di bawah pengawasan Kemenkes yang tercantum di KepMenKes Republik Indonesia Nomor HK.01.07/Menkes/4642/2021 tentang Penyelenggaraan Laboratorium Pemeriksaan Covid-19” lanjutnya.

Data dari hasil pemeriksaan swab PCR/antigen tersebut akan masuk dalam data New All Record atau NAR yang terkoneksi dengan aplikasi PeduliLindungi. Sehingga data-data bisa lebih terintegrasi dan dapat memberi rasa nyaman dan aman kepada penumpang. (mf/ky)

KabarIkn.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengeluarkan beberapa aplikasi yang langsung mendapat perhatian publik karena memang bagus dan dibutuhkan di masa pandemi sekarang ini.

“Salah satunya telah di kenalkan awal tahun ini oleh Kemenkes sebagai upaya membantu masyarakat untuk bisa lebih cepat mencek keberadaan kamar di Rumah Sakit yang ada di wilayah Indonesia,” kata Muhammad Faisal  Kadis Kominfo Prov Kaltim.

Namanya SIRANAP atau Sistem Informasi  Rawa Inap Rumah Sakit, dimana masyarakat dapat mencek ketersediaan tempat tidur di Rumah Sakit seluruh Indonesia, baik untuk pasien Covid-19 atau tidak.

“Layanan aplikasi dari Kemenkes ini sangat bermanfaat, terutama di masa pandemi covid-19 ini sehingga memungkinkan sebelum pergi dari rumah di cek dulu ketersediaan kamar di SIRANAP atau melalui link ini  https://yankes.kemkes.go.id/app/siranap/ lalu konfirmasi di reception nya, baru mendatangi Rumah Sakit tersebut” lanjut Faisal.

Kemudian yang paling baru diluncurkan adalah aplikasi untuk mengetahui stok obat covid-19 di Apotik sehingga memudahkan masyarakat yang membutuhkan obat tersebut bisa lebih cepat mendapatkannya.

Foto : Kadiskominfo Prov Kaltim , Muhammad Faisal

“Satu lagi aplikasi yang bagus keluaran Kemenkes adalah FARMAPLUS untuk mengetahui informasi stok obat Covid-19 di Indonesia, masyarakat bisa mengakses ke situs https://farmaplus.kemkes.go.id/ “ ucap Faisal yang juga masih menjabat sebagai Ketua Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Kaltim.

Masyarakat akan dapat dengan mudah mengetahui posisi stok obat-obatan covid di Apotik yang ada di sekitar lokasinya, sehingga jika mendapat resep dokter yang berhubungan dengan Corona dapat dengan mudah dan cepat memperolehnya, tinggal langsung pergi ke Apotik yang posisi stoknya masih ada. 

Sedangkan untuk  informasi terkait Covid-19 bisa mengunjungi situs resmi Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional di  https://covid19.go.id/.(mf/ky)

KabarIkn.com - Sudah bukan rahasia lagi sosok Hadi Mulyadi Wakil Gubernur Provinsi Kaltim adalah seorang seniman multi talenta yang rendah hati, sederhana dan bersahaja.

Disatu kesempatan beliau bisa jadi seorang penyanyi yang bersuara emas, kadang juga ikut bermain musik sebagai penabuh drum yang handal, disaat lain beliau bisa menjadi pembaca puisi juga,

"Nah kali ini kami ajak untuk mengenal pak HM melalui karya sastra nya berupa ebook kumpulan puisi yang sudah diterbitkan oleh Bank Indonesia, tapi kami sajikan melalui versi digital biar kekinian juga," ungkap Kadiskominfo Kaltim Muhammad Faisal. 

Yang menarik, kami terbitkan bukan hanya versi digital kumpulan puisi karya HM berjudul Cermin tetapi juga kami luncurkan album puisi berisi beberapa video dengan suara beliau langsung,

"Kami juga luncurkan kumpulan video puisi HM, tahap pertama bisa ditonton 5 video dulu ya nanti menyusul 6 video lainnya, sengaja dbuat bertahap biar tambah penasaran lagi dan menunggu," ucap Faisal sambil tersenyum.

Sumber : Diskominfo Prov Kaltim

Foto : Kadiskominfo Prov Kaltim , Muhammad Faisal

Kabarikn.com,SAMARINDA - Mengamati terjadinya trend peningkatan kasus covid-19 dalam waktu seminggu terakhir ini maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.

"Dari data harian yang dikeluarkan oleh Satgas Covid-19 Provinsi Kaltim terlihat terjadi peningkatan kasus positif hampir 100 persen dalam seminggu ini, mulai tanggal 28 Juni dengan kasus total sebanyak 382 orang menjadi 738 orang pada tanggal 4 Juli," kata Muhammad Faisal Kadiskominfo Provinsi Kaltim. 

Kalau dicermati maka rata-rata dalam sehari 518 orang terpapar covid-19 di Kaltim, karena total kasus positif sebanyak 3.626 dalam seminggu. Tertinggi peningkatan kasus baru covid 19 terjadi di Balikpapan, Samarinda, Bontang, Kutai Kartanegara, Kutai Timur dan Berau. 

"Signifikan terjadi lonjakan di kota Balikpapan 35,96% kasus terjadi dengan total 1.304 dalam seminggu atau rata-rata hariannya 186 orang positif covid-19. Dengan kasus meninggal sebanyak 36 orang seminggu sehingga rata-rata sebanyak 5 orang meninggal setiap hari karena covid-19 disana" lanjut Faisal menjelaskan. 

Kota Samarinda dengan total kasus positif mingguan sebanyak 669 orang atau turut menyumbang  kasus baru sebesar 18,45%  dengan rata rata kasus harian sebanyak 95 orang. Selanjutnya kota Bontang dengan 462 total kasus mingguan, lanjut Kabupaten Kutai Kertanegara 405 kasus dan Kab. Kutim dengan 369 kasus positif.

"Dilanjutkan dengan Berau ada 362 kasus mingguan kemudian Kubar, PPU, Paser dan Mahulu. Kasus meninggal juga lagi tinggi di Kaltim minggu ini dengan total sebanyak 84 orang dengan rata rata 7 orang per hari" lanjutnya. 

Memang ini hanya sebuah rekap dari laporan harian, namun perlu disadari bahwa terjadi peningkatan yang signifikan dalam seminggu ini di Provinsi Kaltim,

"Mari kita disiplin dengan protokol kesehatan covid-19 dengan 5 M dan jika merasa kurang sehat seperti demam segera periksakan diri sehingga bisa diambil langkah yang baik dan benar untuk kesehatan diri kita, keluarga dan lingkungan" ungkapnya mengakhiri. 

Sumber : Diskominfo Prov Kaltim

KabarIkn.com,SAMARINDA - Malam ini saya dapat laporan langsung dari Direktur RSUD AW Syahrani dr. David Hariadi Mansjhoer bahwa ada kejadian seorang pasien dengan kondisi sesak napas dan batuk serta sudah menunjukan hasil Lab PCR negatif,

"Karena pasien cukup parah maka setelah dari UGD langsung dimasukan ke ruangan untuk diberikan perawatan lebih lanjut, sesuai prosedur normal," kata Muhammad Faisal mengutip pernyataan dr David. 

Setelah di opname, beberapa saat kemudian di ricek melalui barcode Surat Hasil Lab tersebut.

"Apa yang terjadi? Ternyata Hasil Lab PCR nya adalah POSITIF," lanjut Faisal dengan nada meninggi kepada awak media. 

Selanjutnya tentu saja protokol penanganan pasien tersebut berubah dan hal ini sangat membahayakan tenaga kesehatan yang melayani,

"Entah apa maksud pasien tersebut, tapi memanipulasi data ini sangat membahayakan Nakes di RS dan orang orang disekitarnya" ujarnya. 

Ini jadi pembelajaran semua fasilitas kesehatan di Kaltim, untuk melakukan cek dan ricek kembali hasil Laboratorium sebelum penanganan pasien yang membawa surat dari luar dengan hasil negatif bukan diperiksa RS sendiri,

"Ricek dari barcode yang ada sudah cukup akurat melihat hasil yang sebenarnya, pengalaman ini bisa saja nanti dibuat standart untuk hasil laboratorium wajib dilengkapi barcode, kalo ini tidak bisa di rubah-rubah lagi oleh pasien atau siapa pun serta memudahkan melakukan ricek," ungkap Faisal. 

Karena membahayakan orang lain dan melakukan pemalsuan maka bisa saja ini dinaikan menjadi masalah hukum nantinya,

"Bukan saja bisa berurusan dengan hukum tapi ini saya yakin termasuk hukumnya HARAM." 

Sumber : Diskominfo Prov Kaltim

KabarIkn.com,Samarinda - Gubernur Kalimantan Timur dan Wakil Gubernur beserta jajarannya melakukan kunjungan kerja ke wilayah utara yakni mengunjungi kota Bontang, Kabupaten Kutai Timur dan Kabupaten Berau selama 4 (empat) hari. Perjalanan diawali dari Halaman Kantor Gubernur pada hari Kamis pagi (24/6) dan tiba Kembali pada hari Minggu  (27/6)malam kemarin,

“Perjalanan panjang Gubernur Isran Noor dan rombongan kali ini tak terasa telah menempuh perjalanan lebih dari 1000 km pulang pergi melalui jalan darat, karena jarak tempuh Samarinda ke Tanjung Redeb saja sekitar 542 km, dengan menghadiri 14 acara selama 4 hari untuk menemui warganya” kata Muhammad Faisal Kadiskominfo Provinsi Kaltim.

Kunjungan kerja dipadati dengan berbagai kegiatan dan acara dengan masyarakat, yang menarik adalah pada setiap acara  selalu dipenuhi dengan antusias warga untuk melihat langsung dan menyapa pemimpinnya. 

Bahkan ketika acara di Labanan Kabupaten Berau rombongan kami disambut hujan yang lebat namun itu tidak mengurangi animo warga dan acara tetap berlangsung seperti yang direncanakan.

“Antusias masyarakat besar sekali untuk bisa bertemu Pak Isran dan Pak Hadi, bahkan sekedar disetujui bisa berswafoto saja mereka sangat senang dan bangga sekali” lanjut Faisal.

Gubernur Kaltim juga menyerahkan bantuannya untuk masyarakat setempat melalui Perangkat Daerah seperti dari Dinas Perkebunan, Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Peternakan, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral dan Dinas Kelautan & Perikanan,

“Kalo ditotal semua bantuan yang diberikan pada kunjungan kerja kali ini lebih dari 40 Milyar dalam beragam bentuk sesuai sasaran dan kebutuhannya melalui OPD terkait” ujar Faisal menerangkan.

Selain itu, beliau juga melakukan kontrol lapangan terhadap kegiatan fisik yang dilakukan oleh Provinsi atau Pemerintah Pusat serta realisasi bantuan keuangan Provinsi terhadap kab/kota tersebut.

“Pak Adji Firnanda Kadis PU, terus menjelaskan secara detail via HT selama perjalanan mengenai proyek fisik seperti jalan, drainase, pemeliharaan jalan maupun pelebahan jalan yang sudah diselesaikan maupun yang sedang dikerjakan, wah kalo ini dihitung dengan angka pasti sudah lebih dari 200 Milyar baik yang melalui APBN maupun APBD Provinsi” mantan Kabag Humas Pemkot Samarinda ini menjelaskan.

Kunjungan kali ini memang jauh lebih berat dibanding dengan kunjungan kerja sebelumnya ke wilayah barat, tapi dibanyak kesempatan sambutan beliau selalu bilang,

”Saya happy sekali, walaupun sedih karena kasus covid terus bertambah di Kaltim” tutup Faisal mengutip perkataan Gubernur Kaltim. 

Sumber : Diskominfo Prov Kaltim

KabarIkn.com,BONTANG - Gubernur Kaltim Isran Noor beserta jajaran kembali melakukan kunjungan kerja di tahun 2021 ini, setelah sebelumnya ke wilayah barat dengan mengunjungi Kutai Kertanegara dan Kutai Barat. Kali ini mengunjungi wilayah Bontang, Kutai Timur dan Berau.

"Tadi pagi tepat pukul 8 pagi, rombongan mulai bergerak mulai dari kantor Gubernur setelah sebelumnya mendengarkan laporan kepala biro infrastruktur setprov Kaltim Liza Hasliana dan pembacaan doa" kata Kadis Kominfo Muhammad Faisal . 

Kunjungan kerja ini dilaksanakan mulai hari ini tanggal 24 hingga 27 Juni 2021 dengan jadwal yang cukup padat di 3 wilayah tersebut.

"Di Bontang akan dilakukan penyerahan bantuan untuk para nelayan di PPI Tanjung Limau dan Panen Raya Lobster serta tebar benih krapu di KJA Tanjung Limau" lanjut Faisal. 

Selanjutnya, rombongan akan bergerak ke wilayah Kutai Timur untuk mengunjungi Pusat Perternakan Sapi Terpadu (PESAT) dan ke Kampung Iklim Kabo Jaya,  Desa Swarga Bara,

"Disana juga akan melakukan kegiatan peresmian dan penyerahan bantuan, terakhir malam Ramah Tamah oleh Pemkab Kutai Timur di Gedung Serba Guna" ujarnya. 

Hari Jum'at rombongan akan bergerak ke wilayah kabupaten Berau untuk melakukan kunjungan ke perkebunan sawit, peternakan ayam dan telur, pabrik kakao hingga kunjungan ke sekolah dan politeknik Berau,

"Banyak kegiatan yang dilakukan pak Gubernur di Kabupaten Berau ini hingga juga ke malam ramah tamah oleh Pemkab Berau" 

Rencananya kunker ini akan berakhir pada hari minggu pagi dan rombongan Gubernur akan kembali lagi ke kota Samarinda. 

Sumber : Diskominfo Prov Kaltim

KabarIkn.com,BALIKPAPAN - Setelah pembukaan Rapat Koordinasi Bidang Komunikasi dan Informatika Tingkat Provinsi Kalimantan Timur  serta Launching 3 program baru Diskominfo Kaltim oleh Gubernur Kaltim H. Isran Noor yang didampingi Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud serta Para Pejabat Diskominfo kabupaten/kota se-Provinsi Kaltim di Novotel Balikpapan (17/4).

Dilanjutkan paparan oleh 4 (empat) narasumber utama menyampaikan materi menarik  diantaranya oleh Direktur E-Government Kemenkominfo Bambang Dwi  Anggono, SSos, M.Eng, CEH walaupun hanya menyampaikan secara virtual melalui zoom namun sajian menarik menambah wawasan peserta kegiatan dengan materi Transformasi Digital Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan.

“mas Ibenk ini memang terkenal low profile sekali sehingga sajian yang disampaikan menjadi hangat dan mudah dipahami, sangat menginspirasi dan luar biasa materinya” ujar Muhammad Faisal Kadiskominfo Prov Kaltim.

Materi berikutnya disampaikan berduet dengan judul materinya Program Kemitraan BUMDes, sebuah solusi percepatan penetrasi konektivitas internet di pedesaan yang disampaikan oleh Budi Setiadi dan Juni Supriyono dari Direktorat LTI Badan Usaha BAKTI.

“Di sesi ini tanggapan peserta cukup banyak terutama soal konektivitas internet di desa maupun soal kualitas jaringan yang sudah dipasang oleh BAKTI, hanya waktu saja yang membatasi, menunjukan bahwa perihal ini sangat penting bagi kabupaten dan kota di Kaltim, dilain waktu bisa lagi nanti dipanggil untuk diskusi lebih mendalam” kata Faisal serius.

Sedangkan materi terakhir adalah Direktur CBQA Global Anwar Sanusi, yang menyampaikan hal luar biasa update tentang Kaltim Toward Resilience Province, Kaltim Menuju Priovinsi Yang Tangguh.

“Sebuah materi yang update sekali dan sangat bermanfaat bagi perkembangan TI di Kaltim, terima kasih dan luar biasa pak Anwar, begitu saya sampaikan kepadanya setelah menyelesaikan materi”. 

Pada sesi siang hingga sore hari, peserta dibagi menurut desk yang telah ditetapkan sebelumnya untuk pembahasan lebih detail dan spesifik lagi sesuai dengan tupoksi masing-masing

Sumber : Diskominfo Prov Kaltim

 

KabarIkn.com,Balikpapan— Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor secara resmi meluncurkan tiga program terbaru yang digagas oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Prov. Kaltim, di Ballroom Novotel Balikpapan, Kamis (17/6)

Tiga program tersebut yakni Satu Data Kaltim, e-Magazine “Habar Etam” dan Podcast Ngobrol Pintar dan Inspiratif (Ngopi Sore). Peluncuran ditandai dengan penekanan tombol pada gawai oleh Gubernur. 

Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal menuturkan tiga program baru ini merupakan inovasi kelanjutan dari sembilan program milik Diskominfo yang sebelumnya telah diluncurkan. 

“Karenanya, di bulan keenam tahun 2021 ini sudah ada 12 program inovasi yang telah kami lakukan untuk mendukung kinerja pemerintah daerah terutama menuju transformasi digital,, berarti rata rata dua program baru aetiap bulannya.” ucap Faisal. 

Rilis : Diskominfo Prov Kaltim

Foto : 7 kadis kominfo kab/kota dan kadis prov bersama pak Gub

KabarIkn.com,Balikpapan - Salah satu hasil rekomendasi yang dihasilkan pada saat berakhirnya Rapat Koordinasi Bidang Komunikasi dan Informatika se Provinsi Kalimantan Timur yang dilaksanakan pada hari Kamis (17/06) di Hotel Novotel Balikpapan adalah,

“Kita sepakat akan melaksanakan kembali Rakorda tahun 2022 nanti Insya Allah di kota Bontang, mudah-mudahan bisa terlaksana dan diikuti semua kab/kota seperti sekarang ini. Kemudian ada juga beberapa poin penting lainnya yang disepakati bersama.” kata Muhammad Faisal Kadis Kominfo Prov Kaltim.

Sebagai penyelenggara tetap dari Diskominfo Provinsi Kaltim dan kabupaten/kota yang dipilih sebagai tuan rumah nanti sebagai unsur tambahan saja untuk beberapa item acara.

“Sebagai penyelenggaranya tetap di kami lah, Diskominfo Prov Kaltim. Tapi di beberapa item acara tambahan nanti merupakan tanggung jawab tuan rumah, intinya kami tidak akan mempersulit kabupaten/kota, mari kita sinergis bersama untuk mewujudkan Kaltim berdualat secara Digital” lanjut Faisal bersemangat.

Penuh harapan acara seperti akan dapat terlaksana secara rutin setiap tahunnya dan harus dilakukan evaluasi setiap kali penyelenggaraannya,

“Saya sangat berharap acara ini dapat dilaksanakan setiap tahun dan tentu saja harus di evaluasi setiap kali penyelenggaraan, supaya pada tahun depannya kita dapatkan hasil yang selalu maksimal, sehingga tidak jadi pekerjaaan yang sia-sia atau mubazir” himbau Faisal sambil melirik kepada panitia pelaksana. 

Sumber : Diskominfo Prov Kaltim

KabarIkn.com,Samarinda -Persiapan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Bidang Komunikasi dan Informatika Provinsi Kaltim sudah mencapai 95 persen.

Kegiatan yang akan diikuti oleh 10 Kabupaten/Kota di Kaltim pada 17 Juni 2021 mendatang di Hotel Novotel  dipersiapkan dengan sangat apik dan matang agar tujuan Rakorda dapat terlaksana sesuai dengan rencana.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal menuturkan persiapan yang sudah hampir final ini terus dikoordinasikan. Sehingga, nanti diharapkan adanya pemahaman dan persepsi  yang sama dalam pembangunan  guna mensinergikan program kegiatan Kominfo antara pemerintah Provinsi dengan pemerintahan Kabupaten/Kota, ujarnya disela memimpin rapat persiapan di ruang kerjanya, Selasa (15/6/2021).

“Alhamdulillah persiapan kita hampir mencapai final dengan situasi dan kondisi menyesuaikan kegiatan dengan pandemi. Kita berharap ada sebuah kebersamaan dan sinergitas antar Kab/Kota dengan Provinsi. Optimis kita bisa sinergikan program di Bidang Komunikasi dan Informatika melalui Rakorda,” tuturnya. 

Sumber : Diskominfo Prov Kaltim