[Valid RSS]

Kabarikn.com,Samarinda – Wali Kota Samarinda, Dr H Andi Harun meminta kepada jajaran terkait, khususnya panitia pelaksana vaksinasi massal Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) untuk bisa melakukan upaya jemput bola. Terutama terhadap kelompok masyarakat prioritas seperti warga berkebutuhan khusus. Jika mereka berhalangan sehingga tak bisa datang langsung ke lokasi pelaksanaan vaksinasi massal yang ditentukan, maka bisa diupayakan untuk melakukan upaya jemput bola dengan mendatangi rumah yang bersangkutan.

“Silakan saja untuk dikoordinasikan ke camat dan lurah setempat agar semua masyarakat bisa terlayani dengan baik,” kata Wali Kota saat menghadiri dan meninjau pelaksanaan vaksinasi massal untuk masyarakat umum di Masjid Darussalam Samarinda, Senin (13/9/2021) pagi.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Yayasan Masjid Darussalam Samarinda yang telah melaksanakan vaksinasi massal, sehingga bisa membantu meringankan beban rakyat dan pemerintah. Terutama dalam upaya bersama untuk segera mewujudkan kekebalan komunal alias herd immunity. Juga untuk menurunkan risiko kematian akibat terpapar Covid-19.

“Sebelumnya kita sudah laksanakan vaksinasi massal di beberapa tempat mulai dari nakes (tenaga kesehatan, Red), lansia (lanjut usia, Red), pelayan publik, anak sekolah, serta masyarakat umum,” ungkapnya.

Wali Kota juga meminta agar panitia pelaksana bisa mendata secara detail warga yang telah divaksin. Selanjutnya dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk jadwal vaksinasi massal dosis kedua. Menurut dia, pendataan sangat penting untuk mengetahui sudah berapa persen warga yang sudah divaksin.

Diakuinya, situasi pandemi di Samarinda saat ini sudah membaik dengan turun dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 ke PPKM Level 3. Menurut dia, keberhasilan ini merupakan buah dari kerja sama yang baik dari semua elemen masyarakat. Terutama dalam mematuhi protokol kesehatan (prokes) yang ditetapkan pemerintah.

“Pesan saya, kita kedepankan protokol kesehatan. Kalaupun berat dengan 3M, minimal kita biasakan dulu dengan 1M yaitu selalu pakai masker kapan di mana saja. Kalau kesadaran masyarakat sudah bagus, maka saya yakin kita sudah siap untuk bersama hadapi Covid-19,” tegasnya.

Wali Kota juga menuturkan, saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) datang ke Samarinda beberapa pekan lalu, ia sempat melaporkan dan meminta izin agar secara perlahan  melakukan relaksasi secara bertahap di sektor ekonomi. Menurut dia, tidak bisa terus-terusan mengandalkan PPKM, sementara tak ada satupun orang yang bisa memprediksi kapan Covid-19 akan berakhir.

“Jadi saya bilang, solusinya kita percepat vaksinasi massal, dan yang kedua adalah memastikan warga untuk selalu pakai masker. Saya bahkan secara bertahap juga sudah buka mall. Pertimbangan saya bukan kepada pemilik ataupun pengelola mall. Tetapi para karyawan yang selama ini bekerja dan menggantungkan hidupnya dari aktivitas di mall,” ungkapnya bijak.

Sementara Pembina Yayasan Masjid Darussalam Samarinda, Farid Wadjdy menyebut kali ini mereka melakukan vaksinasi untuk 1.000 warga yang sebelumnya telah mendaftar dan mendapatkan nomor antrean. Untuk hari pertama 500 orang dan hari kedua 500 orang. Ia menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada pihaknya untuk melaksanakan kegiatan vaksinasi massal. Kata dia, ini merupakan bagian dari tanggung jawab pihaknya dalam rangka menyukseskan program pemerintah dan sesuai tuntunan agama, yakni tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip ajaran Islam.

“Ke depan kalau ada vaksin lagi, kami siap untuk dipercaya menjadi penyelenggara. Apapun jenis vaksinnya, kami selalau siap. Mau itu sinovac, moderna, ataupun astrazeneca. Karena tidak ada pilihan lain. Keselamatan jiwa umat itu yang menjadi nomor satu,” tegas Farid Wadjdy yang juga Mantan Wakil Gubernur Kaltim ini. (HER/KMF-SMD) 

Sumber: Diskominfo Kota SMD

Kabarikn.com,Samarinda - Mendukung terwujudnya Kota Peradaban dengan berbasis Smart City Plus, Wakil Wali Kota Samarinda, Dr H Rusmadi menggaet Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI) Regional Kaltim. 

Dalam Pertemuan yang diadakan di ruang kerja pasangan Wali Kota, Dr H Andi Harun pada hari Senin (13/9/2021) tersebut berlangsung secara santai.

Menurut pemaparan Ketua APDI Regional Kaltim, Ismail Fahmy Almadi, Asosiasi Pilot  Drone Indonesia ingin berkolaborasi dengan Pemkot Samarinda dalam program pendataan dan pemetaan wilayah.

"Kami sudah survey di beberapa wilayah  Kota Samarinda untuk mengambil visual maupun titik koordinat dalam program pemetaan,” terang Fahmy.

Rusmadi pun menyambut baik pertemuannya dengan APDI.

“Terkait dengan Perpres satu data dan satu peta itu sudah mulai diterapkan, untuk mempercepat kita perlu adanya forum data, dengan adanya APDI ini Pemkot Samarinda sangat terbantu, untuk mendukung Kota Peradaban dan Smart City, teman teman APDI bisa memperkaya data visual dan pemetaan Kota Samarinda, contohnya luas kawasan yang masih terdampak Banjir,”’pungkasnya. (HIR/DON/KMF-SMD) 

Sumber : Diskominfo Kata SMD

KabarIkn.com - Bertempat di Istana Wakil Presiden pagi hari ini (13/9) Gubernur Provinsi Kalimantan Timur H. Isran Noor menerima penghargaan peringkat kedua nasional sebagai daerah yang tertinggi nilai ekspor komoditas pertanian periode Januari 2020 hingga Juni 2021. 

"Beliau menerima langsung dari Wakil Presiden Republik Indonesia H.Ma'ruf Amin di Istana Wapres," kata Muhammad Faisal Kadis Kominfo Prov Kaltim yang mendampingi bersama Kadis PTPH Kaltim Siti Farisyah Yana. 

Gubernur Kaltim Isran Noor tampak sumringah dengan keberhasilan ini, tampak dari raut mukanya setelah selesai menerima Penghargaan dari ruangan Istana Wapres dengan kapasitas yang terbatas.

" Penyerahan penghargaan merupakan rangkaian Hari Tani Nasional Tahun 2021 dan diberikan untuk tingkat Provinsi dan Kota/Kabupaten", kata Faisal.

Dijelaskan Ada 2 kategori penghargaan yaitu pertama kategori daerah dengan peningkatan produksi padi tertinggi selama tahun  2019-2020 dan kedua kategori daerah dengan nilai ekspor komoditas pertanian tertinggi. 

Provinsi yang mendapat penghargaan kategori ini diraih Provinsi Jawa Tengah pada peringkat pertama kemudian Provinsi Kalimantan Timur, dilanjutkan Jambi, Kalimantan Barat dan Sulawesi Utara.(mf/ky)

Rusmadi : Sebut Bukti Mau Sehat

Foto : Wakil Walikota Samarinda dr H.Rusmadi

Kabarikn.com,Samarinda - Meski hujan mengguyur kota Samarinda sejak Minggu (12/9/2021) pagi tadi, tak menyurutkan warga datang di kegiatan vaksinasi Covid-19 massal garapan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) kota Samarinda bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Kaltimtara

“Antusias warga bukti kita mau sehat. Saya mewakili Wali Kota mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi tinggi kepada OJK dan HIPMI yang telah menyelenggarakan vaksinasi massal. Mari kita berdoa Kberdoa vaksinasi berjalan terus hingga terjadi kekebalan komunal,” ungkap wakil wali kota Samarinda Dr H Rusmadi dalam sambutannya pada pelaksanaan vaksinasi massal di SDN 022 jalan Urip Sumoharjo (eks Kebaktian) Kelurahan Sidomulyo Kecamatan Samarinda Ilir.

Rusmadi mengemukakan saat puncak kasus di Juli lalu dalam sehari pernah terjadi 432 kasus.

“Padahal pada 3 gelombang sebelumnya tidak pernah. Memang pernah terjadi 488 kasus, tapi itu dalam waktu seminggu,” ungkap Rusmadi didampingi Camat Samarinda Ilir Ramdhani dan Lurah Sidomulyo Feny Andriyani.

Namun Rusmadi bersyukur, berkat kerja keras semua didukung masyarakat yang patuh, kasus mulai menurun dan sekarang tinggal satu Kecamatan yang masih masuk zona merah, dan minggu nanti diharap kuning semua.

“Walaupun semakin hari berkurang, tetap waspada. Pak Jokowi mengingatkan kita semua dengan mengatakan tidak ada satu orangpun mengetahui kapan pandemi Covid-19 ini berakhir,” ucap Rusmadi.

Walaupun sudah bisa dikatakan berhasil mengendalikan Covid, tapi lanjut Rusmadi tetap harus berhati-hati dengan varian baru.

“Kita harus tetap selalu prokes. Juga  berdoa Covid-19 segera berakhir,” tuturnya.

Ketua HIPMI Samarinda Abdurrasyid Rahman mengatakan vaksinasi massal ini untuk membantu pemerintah daerah melakukan percepatan vaksin sebagai upaya memutuskan penyebaran covid-19 di kota Samarinda.

“Terima kasih kepada OJK yang telah memberikan kepercayaan kepada HIPMI untuk melaksanakan vaksinasi massal,” tandasnya.

Kepala perwakilan OJK Kaltimtara, Made Yoga Sudharma menyampaikan ini merupakan dukungan OJK membantu pemerintah daerah dalam rangka menekan lajunya Covid-19.

“Elemen-elemen seperti ini yang kita harapkan. Sebelumnya dengan Kadin, kemarin bank Kaltimtara. Harapan kita kurva cepat melandai dan tetap patuh prokes,” ucapnya.

Ia mengungkapkan OJK pusat bekerjasama dengan Kemenkes RI sehingga mendapat dosis sebanyak 83 ribu dosis vaksin.

“Target berikutnya warga yang belum tersentuh dan juga tenaga pendidik,” pungkas Yoga.(DON/CHA/KMF-SMD) 

Sumber: Diskominfo Kota Smd

Foto : Wali Kota Samarinda , Dr.Andi Harun

Kabarikn.com,Samarinda - Wali Kota Samarinda Dr Andi Harun menghadiri Musyawarah Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) V dan Forum Alumni HMI-Wati III Kota Samarinda di Hotel Aston,Samarinda Kota, Minggu (12/9) pagi. 

Wali Kota dalam sambutannya berharap agar dapat memanfaatkan forum ini sebagai wadah untuk menghasilkan karya yang lebih baik lagi. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya sekadar menjadi sesuatu yang bersifat seremonial semata tanpa mengandung makna.

“Visi Kota Samarinda Tahun 2021-2026 adalah Terwujudnya Samarinda Sebagai Kota Pusat Peradaban. Ini juga didasari oleh semangat membangun masa depan Kota Samarinda menuju kota pusat peradaban dengan memperhatikan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan. Tentu ini memerlukan dukungan dari segenap elemen masyarakat, termasuk kita semua," ucap Wali Kota Samarinda.

Aspek-aspek pembangunan berkelanjutan yang menjadi fokus Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terdiri atas aspek inti seperti sosial, ekonomi, dan lingkungan. Kemudian  aspek pendukung seperti good governance dan keuangan daerah 

"Maka dengan bersinergi, kita mengharapkan tujuan dan sasaran pembangunan Kota Samarinda dapat tercapai," tukasnya.

Wali Kota yang juga mantan aktivis mahasiswa ini mengajak pengurus KAHMI Kota Samarinda agar ikut menyukseskan program pembangunan. Menurut dia, di sinilah peran selaku wadah berhimpun para pemuda yang memiliki banyak potensi untuk membantu pemerintah dalam pencapaian visi, misi dan 10 program unggulan Kota Samarinda.

“Tak Hanya itu, pemerintah juga berharap adanya komitmen yang kuat dari KAHMI agar dapat memadukan dan bersinergi secara kuat bagi seluruh anggota, dan mampu tampil sebagai garda terdepan dalam menjaga kemajemukan dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam nilai-nilai Islam,” pungkas Wali Kota. (FAN/HER/KMF-SMD) 

Sumber: Diskominfo Kota Smd

Kabarikn.com,Samarida- Wali Kota Samarinda, Dr H Andi Harun menghadiri Grand Opening Uniqlo di Big Mall Samarinda, Jumat (10/9/2021) pagi. Kehadiran tenan perusahaan asal Jepang dalam bidang perencanaan produk-produksi, dan distribusi pakaian kasual di Kota Tepian ini diharapkan bisa memberikan efek perekonomian yang baik bagi warga kota ini. Terutama untuk bisa ikut memulihkan perekonomian daerah akibat pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) belakangan ini.

"Kita juga berharap agar brand-brand lain bisa segera menyusul agar bisa bersama menumbuhkan perekonomian di Kota Samarinda," ungkap Wali Kota.

Mantan Wakil Ketua DPRD Kaltim yang sarat pengalaman ini juga berharap agar ke depan ada pusat perbelanjaan kelas menengah ke bawah di Kota Samarinda. Ia mencontohkan seperti Cempaka Mas dan Mangga Dua di Jakarta. Dengan begitu, nantinya bisa semakin banyak pilihan bagi warga untuk berbelanja sesuai kemampuan perekonomiannya masing-masing.

Sebagai bentuk dukungan nyatanya terhadap pertumbuhan ekonomi, Wali Kota yang juga didampingi istri Hj Rinda Wahyuni Andi Harun, Asisten III Ali Fitri Noor, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) Jusmaramdhana Alus, dan Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Hambali itu juga sempat berbelanja beberapa potong baju dan jaket, baik untuk dirinya maupun para stafnya yang ikut serta bersamanya.

"Saya juga berpesan kepada pengelola mall maupun pihak penanggung jawab supaya tetap menjaga protokol kesehatan. Kemudian saya juga minta supaya diatur jalurnya, supaya tidak sampai menimbulkan kerumunan," tandas Wali Kota. (FAN/HER/KMF-SMD)*

Kabarikn.com,Samarinda— Transformasi digital tidak hanya melihat aspek teknologi dan data saja, namun juga kapasitas sumber data Aparatur Sipil Negara (ASN). Disinilah peran strategis dan tanggung jawab Pranata Komputer (Prakom).

Karenanya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Prov Kaltim, Muhammad Faisal menyerukan peran Prakom harus menyesuaikan transformasi digital dan dituntut terus produktif dan inovatif serta kreatif. Karena kemajuan era ini harus diimbangi juga dengan pengetahuan dan penguasaanya agar dapat memanfaatkan teknologi tersebut.

“Perkerjaan di era sekarang yang berhubungan dengan Teknologi Informasi semakin berkembang. Percepatan tansformasi digital semakin cepat lagi selama pandemi. Banyak aplikasi yang dibutuhan dan didalamnya butuh dukungan Prakom. Sehingga, kreatifitas dan inovasi dari Prakom juga sangat diperlukan,” serunya saat memberikan sambutan pada acara Workshop Prakom di Hotel Mercure Samarinda, Kamis (9/9/2021).

Melihat peran Prakom yang begitu strategis, lanjut Faisal, maka dituntut untuk meningkatkan kapasitas keilmuan dan keterampilan. Salah satunya dengan pembinaan Prakom yang menjadi tugas dari Diskominfo Kaltim. Meskipun dengan keterbatasan tenaga dan waktu, namun Diskominfo akan terus mengawal pembinaan tersebut.

“Prakom harus mempunyai inisiatif untuk terus mengupgrade skill teknisnya melalui berbagai pelatihan. Kita adakan workshop tentang penilaian sistem DUPAK yang baru. Silakan dipahami dan dicerna dengan baik dan dilaksanakan, karena itu lah harapan pemerintah memperbanyak tenaga fungsional,” terangnya.

Diakui Faisal, Diskominfo telah mengirimkan surat ke Perangkat Daerah lain untuk memasukkan kebutuhan Prakom yang nantinya akan diteruskan ke Badan Kepegawaian Daerah. Harapannya bisa mendapatkan kuota slot lebih untuk Prakom. 

“Semoga BKD bisa menambah slot untuk Prakom karena tidak mungkin Prakom tidak dibutuhkan di setiap OPD. Sekarang zamannya digitalisasi,” ucapnya. (cht/pt) 

Sumber : Diskominfo Prov Kaltim

Kabarikn.com,Samarinda - Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor secara resmi menandatangani MoU terkait pembangunan dan kebutuhan pangan dengan  Pemerintah Sulawesi Tengah di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (9/9).

"Ini adalah kerjasama yang diformalkan antara Pemerintah Kaltim dan Sulteng. Memang dulu pernah tejalin kerjasama tapi tidak difomalkan, karena yang menjalin kerjasama sejak dulu ialah  pengusaha dan pedagang. Maka dari itu dengan penandatangan MoU ini kami (pemerintah) dapat melindungi mereka," kata Isran.

Dengan mendapat perlindungan dari Pemerintah, maka pedagang dan pengusaha menjadi lebih bermartabat.

Isran Noor menyambut baik kerjasama yang sudah sedari dulu terjalin karena suplai silang tentunya akan berdampak baik untuk kesejahteraan masyarakat Kaltim dan Sulteng.

Untuk diketahui, suplai yang diterima oleh Kaltim ialah bahan bangunan dan pertanian dari Sulteng, sedangkan suplai Kaltim ke Sulteng adalah batubara. (bgs/as) 

Sumber ; Diskominfo Prov Kaltim

Kadis Kominfo Provinsi Kaltim H.M Faisal,S.Sos,Msi

Kabarikn.com,Samarinda - Memberikan pelayanan informasi yang prima di era keterbukaan dan digitalisasi saat ini. Tentu menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi Jabatan Fungsional Pranata Hubungan Masyarakat (Prahum) sebagai pemegang peran strategis dalam pengelolaan kehumasan di lingkup Pemerintahan.

Dalam hal ini, seorang Prahum juga harus mampu memahami bagaimana mengatasi krisis dan mengcover isu-isu negatif menjadi positif.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur, Muhammad Faisal menyampaikan hal tersebut pada kesempatannya sebagai pemateri dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Bagi Jabatan Fungsional Pranata Humas di lingkungan Pemerintah Prov Kaltim, Rabu (8/9).

“Bagaimana kita me-manage sesuatu yang negatif menjadi positif. Kita sebagai humas harus bisa merubah itu. Dibenak kita krisis itu negatif, sekarang dan harusnya mulai hari ini kita bisa mengubahnya menjadi positif,” ujar Faisal memberikan paparan di Ruang Emerald Lantai 3 Hotel Mercure.

Berkualitas namun tetap santai, tawa canda turut menyertai paparan dari mantan Kadis Pariwisata Kota Samarinda ini.

Pria berkacamata tersebut menyampaikan beberapa pembahasan diantaranya yakni apa itu krisis, anatomi krisis, isu, manajemen isu, manajemen krisis dan tata kelola komunikasi krisis di pemerintahan.

Hal yang ditekankan olehnya ialah kesigapan seorang Prahum dalam menjalankan tugas kehumasannya. Selain mampu mengcover isu-isu negatif, Prahum pun harus cepat mengatasi krisis yang ada.

“Jadi ketika kita mengalami sebuah krisis kepercayaan atau krisis apapun. Segeralah atasi krisis itu. Kalau tidak, dia akan semakin besar dan akan semakin sulit mengatasinya. Semakin besar, semakin lama, semakin besar pula pengeluaran untuk mengatasi krisis tersebut,” pungkasnya. (resa/pt)*

Sumber : Diskominfo prov kaltim

Kabarikn.com,Samarinda.- Wali Kota Samarinda, Dr H Andi Harun memimpin rapat pemaparan dan pembahasan terkait tiga Rancangan Peraturan Daerah (Reperda) Kota Samarinda, Rabu (8/9/2021) siang. 

Di antaranya Raperda tentang Pengelolaan Sampah, Raperda tentang Lahan Pertanian dan Pangan Berkelanjutan, serta Raperda tentang Penambahan Penyertaan Modal bagi Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Kota Samarinda.

Dalam rapat tersebut, Wali Kota mendengarkan satu per satu pemaparan terkait usulan Raperda baru dari setiap OPD tersebut. Dari tiga Raperda tersebut, Wali Kota hanya menyetujui dua Raperda di antaranya, yakni Raperda tentang Pengelolaan Sampah yang dipaparkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Nurrahmani serta Raperda tentang Lahan Pertanian dan Pangan Berkelanjutan yang dipaparkan Kepala Dinas Pertanian Endang Linsyah. Sementara untuk Raperda tentang Penyertaan Modal bagi Perumdam Tirta Kencana masih ditahan.

"Setelah mendengarkan pemaparan dari tiga OPD terkait, kita hanya menahan yang dari Perumdam untuk segera merevisi usulan Raperdanya," ungkap Wali Kota.

Nantinya, setelah melakukan pengecekan di Biro Hukum tentang usulan Raperda tersebut, Wali Kota segera berkoordinasi untuk menjadwalkan pengesahan dengan DPRD Kota Samarinda. (HIR/HER/KMF-SMD)* 

Sumber : Diskominfo Samarinda

Kabarikn.com,Samarinda -  Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda Dr H Rusmadi menerima bantuan paket sembako secara simbolis dari Gerakan Kebersamaan (Gebar) Ikatan Alumni (IKA) Universitas Mulawarman (Unmul) di Ruang Harvard Kantor Balai Kota Samarinda, Selasa (7/9/2021) pagi. Sebanyak 1.250  paket sembako tersebut diperuntukkan bagi masyarakat yang sedang melaksanakan isolasi mandiri (isoman).

Ketua Panitia Gebar IKA Unmul, Ismiati mengaku saat ini sudah memasuki tahun kedua pihaknya melakukan gerakan peduli Covid-19. Ini sebagai rangkaian kegiatan untuk kabupaten/kota dari 10.000 paket pertama yang diterima dan dana yang bersumber dari para donatur. 

"Jadi kegiatan ini dari masyarakat untuk masyarakat. Semoga apa yang telah dilakukan oleh IKA Unmul ini dapat berguna dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya di Kota Samarinda," harapnya.

Sementara Wawali Dr H Rusmadi mewakili  Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda  mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya terhadap apa yang telah dilakukan IKA Unmul dalam rangka memberikan perhatian kepada  masyarakat Kota Samarinda, khususnya yang saat ini sedang menjalani isoman.

Menurut dia, Kota Samarinda masih bersyukur dalam perkembangannya, walaupun Samarinda merupakan episentrum untuk aktivitas perekonomian dan mobilitas warga Kaltim, namun dalam perkembangan Covid-19 ini justru bisa mengendalikannya dibanding kabupaten/kota lainnya di Kaltim seperti Balikpapan, Bontang, dan Kutai Kertanegara (Kukar). Bahkan sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri), Samarinda sudah resmi melewati Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 dan kini memasuki PPKM Level 3. Rusmadi juga mengatakan Pemkot Samarinda sejak Covid-19 khususnya enam bulan terakhir telah mengambil kebijakan keselamatan sebagai yang utama. 

"Kesehatan itu utama, tapi ekonomi  juga sangat penting. Jadi kesehatan dan ekonomi  ini merupakan dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Namun kita tetap patuh kepada pemerintah pusat. Yang jelas, kita tetap menjalankan Kegiatan ekonomi, namun tetap mematuhi prokes (protokol kesehatan, Red)," ungkapnya.

Meski begitu di sisi lain Wawali mengingatkan,  meski Samarinda mengalami penurunan dalam kasus Covid-19, namun tidak ada seorangpun yang mengetahui kapan Covid-19 akan berakhir.

"Jadi kita harus tetap berhati-hati dan disiplin untuk menjalankan prokes selama pandemi Covid 19 belum berakhir," tukasnya.

Wawali juga berharap semangat kebersamaan  IKA Unmul ini harus tetap digelorakan dan harus tetap eksis memberikan sesuatu yang berarti bagi percepatan akselerasi pada pembangunan daerah. (EKO/HER/KMF-SMD) 

Sumber: Diskominfo Samarinda

Kabarikn.com,Samarinda -Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menandatangani nota kesepakatan berupa bantuan hukum, pertimbangan hukum dan tindakan hukum lain di bidang perdata dan tata usaha dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda, Selasa (7/9/2021) pagi, di gedung Balai Kota.

Kesepakatan kerjasama yang dituangkan dalam MoU ini sebagai komitmen dalam mengawal pembangunan di kota Samarinda agar bisa berjalan lancar tanpa ada praktek korupsi dan kolusi.

Kepala Kejari (Kajari) Samarinda, Heru Widarmoko mengatakan jika nota kesepakatan antara kedua belah pihak ini tak lepas dari langkah visioner seorang Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun yang sudah memprediksikan kota Samarinda kedepan harus dibawa kemana.

“Selain, kerjasama hari ini juga merupakan bagian dalam solusi untuk menjawab segala problematik yang dihadapi saat ini,  jadi perlu saya tekankan kehadiran Kejaksaan tidak perlu lagi ditakuti karena tugas dan fungsi kami hanya sebagai tatalisator atau penyeimbang sehingga kami siap memberikan solusi dan masukkan yang berkaitan atau berkenaan dengan masalah hukum,”ungkapnya. Sama seperti yang dikatakan Kajari tadi,

Wali Kota Samarinda juga menambahkan kalau kerjasama tersebut merupakan sebagai pedoman bagi Pemkot dalam meningkatkan performa kinerja dalam menjalankan roda pemerintahan yang bersih.

“Jadi yang dikatakan pak Kajari barusan betul, kawan - kawan di Pemkot tidak  usah khawatir kehadiran kejaksaan di sebelah kita. Karena posisi Kejaksaan ini bukan mencari kesalahan tapi kalau ada yang salah mereka juga tidak tinggal diam,” ungkap Wali Kota.

Menurut Andi Harun, Kejaksaan juga merupakan lembaga pemerintah yang mana tugasnya melaksanakan kekuasaan negara dalam bidang penuntutan hukum berdasarkan undang-undang.

“Jadi body Kejaksaan ini pada intinya sama seperti kita, sehingga cara pandang kita terhadap Jaksa sudah harus berubah sehingga mulai sekarang pergaulan ini harus diintensifkan jangan alergi dan perlu bergandengan tangan, karena kita perlu pendampingan hukum serta tindakan hukum dalam menjalankan pemerintahan,” pesan Wali Kota.

Adapun point dari kesepakatan kerjasama tadi, diuraikan Wali Kota, Kejaksaan nantinya siap memberikan pelayanan hukum tindakan hukum baik di bidang perdata maupun tata usaha. Juga membantu dalam pelaksanaan pemberian pelayanan kesehatan kepada masyarakat,  khususnya dalam mengawal penyerapan anggaran kesehatan yang berkaitan dengan pandemi Covid 19. 

Selain itu, juga berperan dalam pengamanan akses digital yang dimiliki pemkot Samarinda, khususnya dalam menjamin keamanan dan ketertiban umum di kota Samarinda melalui control CCTV.

“Point terakhir Kejari juga telah membantu Pemkot dalam pengembangan aplikasi SERAP, dimana aplikasi ini nantinya untuk memonitor kegiatan pembangunan termasuk daya serap anggarannya,” ungkap Andi Harun.

Wali Kota berharap dengan kerjasama nota kesepakatan tadi setidaknya Pemkot semakin mudah dalam mendapatkan bantuan hukum begitu pun Kejari tak segan untuk memfasilitas perlindungan hukum bagi pemkot.

Oleh itu ia meminta kepada kepala OPD di lingkungan Pemkot setidaknya bisa langsung mengimplementasi kesepakatan ini sesuai tupoksinya masing-masing sehingga dapat membawa efek dan manfaat bagi masyarakat kota tepian. (CHA/DON/KMF/SMD)