[Valid RSS]

Kabarikn.com,Samarinda-Pengurus DPP Ikapakarti Kaltim resmi dikukuhkan oleh Gubernur Kaltim Isran Noor pada Sabtu malam tadi (25/9) di Kolam Ulin Arya Samarinda, Jalan PM Noor Nomor 17. 

Wali Kota Samarinda Andi Harun turut hadir langsung untuk memberi selamat dan arahan kepada semua pengurus DPP Ikapakarti Kaltim yang dilantik. 

Selain itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo hadir secara virtual menyapa warga Ikapakarti dan sejumlah tokoh yang hadir.

Semua kepala daerah berpesan kepada organisasi Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi (IKAPAKARTI) Kaltim agar terus bisa menjaga keberanekaragaman suku dan budaya di Indonesia, khususnya Kalimantan Timur. Serta senantiasa berpartisipasi dalam kemajuan daerah. 

Berjalan lancar dan khidmat, agenda pengukuhan dilanjut dengan Pagelaran Wayang Kulit oleh Ki Budi Asmoro dan disiarkan langsung di kanal medsos Ikapakarti Kaltim. 

Salam guyub rukun, salam perubahan.(**)

Kabarikn.com,SAMARINDA- Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda Dr H Rusmadi meninjau kegiatan vaksinasi massal di Halaman Kantor Bankaltimtara Jalan Jenderal Sudirman, Sabtu (25/9/2021) pagi. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka menyambut hari jadinya yang ke-56 pada14 Oktober mendatang.  Kegiatan vaksinasi dilaksanakan selama dua hari yakni 25 dan 26 September 2021 dengan target 3.600 dosis vaksin.

Atas nama Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, Wawali mengucapkan terima kasih kepada Bankaltimtara yang telah melaksanakan vaksinasi massal secara tertib. Ia juga mengakui antusias masyarakat sangat tinggi untuk mengikuti vaksinasi Covid-19.

"Pelaksanaan vaksinasi ini sangat membantu Pemkot Samarinda untuk membangun kekebalan komunal atau yang biasa disebut herd immunity.  Walaupun penyebaran Covid-19 di Kota Samarinda semakin menurun, tapi kita harus tetap menjaga prokes (protokol kesehatan, Red). Semua pihak sangat bersemangat untuk melakukan vaksinasi massal," ujarnya.

Rusmadi juga mengatakan kita patut bersyukur, karena di antara sepuluh kabupaten/kota di Kaltim, Samarinda dan Kutai Timur sudah masuk di Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2. Sementara di daerah lain bahkan masih ada di level 4 dan level 3 yang artinya ini berkat kerja sama yang baik antara Pemkot, TNI, Polri serta berbagai komponen masyarakat.

"Tapi walaupun kita sudah berada di Level 2, kita harus terus berupaya untuk tetap disiplin dalam menjaga prokes. Dan yang terpenting lagi vaksinasi tidak boleh berhenti. Apabila ada vaksin datang, langsung kita distribusikan," terang Rusmadi. (EKO/HER/KMF-SMD) 

Sumber : Diskominfo Kota Smd

Kabarikn.com,SAMARINDA – Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun berharap seluruh atlet dari semua Cabang Olahraga (Cabor) khususnya dari Samarinda berjuang dengan sungguh – sungguh. Ia  meyakini atlet dari Kota Samarinda bisa meraih prestasi dan membawa medali emas.

Janji tambahan bonus bagi para atlet peraih medali emas juga dicetuskan orang nomor satu di Kota Tepian itu ketika ditemui usai menghadiri pelepasan rombongan kontingen Kalimantan Timur menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua oleh Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor di halaman Kantor Gubernur Kaltim, Jumat (24/09/2021).

“Saya berharap mereka pulang membawa medali emas, dan saya juga berjanji apabila diantara mereka ada yang meraih medali emas, kita akan memberi bonus tambahan selain yang diberi provinsi, dan itu sifatnya hanya tambahan karena bonus utamanya dari Pemerintah Provinsi,” ungkap Andi Harun.

Sebelumnya, sambil membakar semangat para atlet, Isran Noor yang secara resmi melepas kontingen Kalimantan Timur dalam arahannya langsung mematok target juara tiga dalam ajang PON mendatang untuk dipersembahkan kepada Kaltim. 

Menurutnya prestasi yang sudah dicapai selama ini ditambah saat Kaltim menjadi tuan rumah dan berada pada posisi ke tiga dan pada PON selanjutnya Kaltim berada pada posisi ke lima.

“Jadi kita harus berbahagia dan berbangga atas prestasi kita selama ini, Saya juga mendoakan semua selalu dalam keadaan sehat walafiat, semangat, bermotivasi dan berjuang tanpa mengharapkan bonus, saya senang orang yang tidak mengharapkan bonus dalam berjuang untuk memperoleh prestasi, biasanya bonus tanpa diharapkan dia akan datang dengan sendirinya,” ucap Isran berseloroh.

Tak hanya doa tulus yang mengantarkan pelepasan atlet, kebahagiaan mereka bertambah ketika Isran memberikan uang saku sebesar 7 juta 5 ratus ribu untuk atlet dan 8 juta rupiah untuk pelatih per orang untuk bekal menuju Papua. (FER/DON/KMF-SMD). 

Sumber : Diskominfo Kota Smd

Kabarikn.com,SAMARINDA - Satu lagi gasilitas kesehatan (faskes) bakal hadir di Kota Samarinda, yakni Rumah Sakit Mata milik Provinsi Kaltim yang terletak di Jalan M Yamin, Samarinda Ulu. Jumat (24/9/2021) pagi tadi, rumah sakit ini dimulai pembangunannya dengan dilakukan peletakan batu pertama oleh Gubernur Kaltim Isran Noor.

Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda Dr H Rusmadi yang berkesempatan hadir dan ikut dalam peletakan batu pertama itu menyambut baik pembangunan rumah sakit ini yang ditarget akan selesai pada 2023 nanti. Harapannya, kehadiran Rumah Sakit Mata Provinsi Kaltim ini nantinya bisa memenuhi kebutuhan dalam penanganan pasien yang ingin berobat di Kota Samarinda Khususnya terkait penyakit mata.

Gubernur Kaltim, Isran Noor dalam sambutannya mengatakan rumah sakit ini akan bekerja sama densn BPJS dalam memberikan jaminan biaya kepada masyarakat yang memiliki keterbatasan finansial. Sehingga kehadirannya bakal dibutuhkan warga Kaltim pada umumnya. 

Perlu untuk diketahui, Rumah Sakit Mata Provinsi Kaltim ini akan dibangun setinggi enam lantai dengan menghabiskan biaya Rp80 milliar. (CHA/HER/KMF-SMD) 

Sumber : Diskominfo Kota Smd

Kabarikn.com,SAMARINDA- Sebagai lanjutan dari pertemuan Bupati Paser dr Fahmi Fadli dan Kepala BPKP Perwakil Kaltim Supriyadi, segera akan dilakukab beberapa aksi didaerah, yakni kegiatan sosialisasi lingkup Inspektorat, sosialisasi lingkup OPD dan lanjut implementasi seluruh pemantauan dan evaluasi terus menerus.

Hal ini demi  mewujudkan pembangunan daerah sesuai dengan perencanaan dan manajemen tata kelola Pemerintahan Daerah yang baik dan akuntabel.

Pertemuan Bupati Fahmi dengan Kepala Perwakilan BPKP Kaltim, Kamis (23/09/2021) di Samarinda didampingi Inspektur Inspektorat Darni Haryati dan Plt Kabag Protokok dan Komunikasi Pimpinan Setda Paser Abdul Kadir. 

Bupati Fahmi mengatakan, Pemerintah Kabupaten Paser  sangat membutuhkan sinergitas bersama BPKP dalam membangun Kabupaten Paser.

“Kita perlu bimbingan dan pengawasan terkait penyusunan berbagai kebijakan. Hal ini dimaksudkan demi tertibnya pengelolaan keuangan dan keberhasilan pembangunan di Kabupaten Paser,” katanya. 

Terkait pentingnya pengawasan pembangunan dilingkungan Pemkab Paser lanjut  Bupati, perlunya bimbingan dan arahan dari BPKP mulai dari awal perencanaan, pelaksanaan hingga pertanggungjawaban, karena hal ini akan mempengaruhi kinerja dan capaian pembangunan yang dihasilkan.

Sementara, Kepala Perwakilan BPKP Supriyadi mengatakan, ada beberapa hal yang akan menjadi fokus tugas pihaknya kedaerah baik  itu terkait pengawasan penyelengaraan pemerintahan, pengelolaan keuangan daerah dan pembinaan sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP).  

Sumber : Humas Pemkab Paser

Kabarikn.com,SAMARINDA - Hasil kajian akadimisi terkait evaluasi kelembagaan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus dikebut. Kamis (23/9/2021) pagi, hasil kajian dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) ini diseminarkan dengan menghadirkan berbagai narasumber. Mulai dari praktisi, akedemisi, hingga Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Seminar expose final raport ini berlangsung di Ruang Utama Gedung Balai Kota Samarinda.

Wali kota Samarinda Dr H Andi Harun dalam sambutannya mengatakan evaluasi tersebut perlu untuk dilakukan karena tantangan pemerintahan ke depan akan semakin berat. Sehingga sambung dia, evaluasi  kelembagaan ini diharapkan bisa memacu percepatan pembangunan di Kota Samarinda.

“Jadi perampingan struktur organisasi nanti harus dipahami sebagai bagian dalam proses kebijakan pimpinan untuk membentuk pemerintahan yang efektif, efisien, dan lincah dalam berbagai bidang. Di antaranya pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” kata Wali Kota.

Ia menarget penyederhanaan lembaga nanti sudah bisa diterapkan mulai 2022. Memang ia menyadari, efek dari perampingan tersebut pasti akan ada konsekuensi. Di antaranya efek perasaan dari para pegawai itu sendiri. Karena dari 37 OPD yang ada saat ini, pastinya akan berkurang. Sehingga imbasnya akan ada beberapa pejabat yang kehilangan jabatan.

“Jadi evaluasi ini sudah kita ukur dari segi efisiensi anggaran dan efektivitasnya. Karena memang ada beberapa OPD yang harusnya tidak perlu berdiri sendiri. Bahkan ada pejabat sekelas kepala bidang yang hampir dalam satu tahun tidak punya kegiatan, tapi pemerintah harus membayarkan kewajibannya seperti tunjangan dan lain sebagainya. Ini yang menurut saya tidak efektif, sehingga kesannya menghabiskan anggaran hanya untuk pengeluaran operasional dan belanja pegawai,” urainya.

Melihat kondisi ini, maka ke depan pihaknya akan melihat kinerja dan prestasi. Sehingga untuk promosi jabatan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dr H Rusmadi akan melihat dari segi objektivitas hingga kualitas. Jadi bukan karena kedekatan emosional.

“Sehingga saya pastikan jika ada yang setiap harinya dekat dengan Wali Kota maupun Wakil Wali Kota bukan jadi jaminan untuk bisa promosi kalau anda tidak ada prestasi. Jadi jangan ada lagi lobi-lobi cium tangan dan tidak boleh ada sogok serupiah pun untuk promosi jabatan. Kalau ketahuan, akan langsung saya berhentikan,” tegasnya.

Ia melanjutkan, perampingan struktur organisasi ini sudah menjadi kebijakan nasional. Bahkan di lingkungan Kementerian pun menurut dia, sudah melakukan hal yang sama seperti yang baru dilakukan Pemkot Samarinda ini.

Sementara Kepala Pusat Pelatihan dan Pengembangan (Puslatbang) dan Kajian Desentralisasi dan Otonomi Daerah (KDOD) LAN RI, Mariman Darto mengatakan kajian akadimisi ini untuk mengevaluasi kelembagaan perangkat daerah di lingkungan Pemkot Samarinda ini sudah dilakukan selama empat bulan. Nantinya akan ada dua opsi yang ditawarkan kepada Wali Kota dalam melakukan perampingan tadi. Opsi pertama, secara progresif yakni dari 37 OPD yang ada sekarang, bisa saja  akan berkurang menjadi 27 OPD. Kemudian opsi kedua secara pragmatis, yakni akan tersisa menjadi 31 OPD. Tapi soal kebijakan ini, semua keputusannya ada di tangan Wali Kota.

“Pada intinya evaluasi ini dilakukan karena ingin menyesuaikan dengan visi-misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang menginginkan birokrasi yang lincah dan efektif. Sehingga saat pimpinan mengambil kebijakan, alur birokrasi bisa lebih ringkas. Pastinya juga akan lebih efisien. Karena kalau hitungan kami, dari pemangkasan ini bisa menghemat biaya puluhan hingga ratusan miliar,” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kota Samarinda, Isfihani menyebut evaluasi kelembagaan OPD ini merupakan bagian dalam penyusunan desain perangkat birokrasi di lingkungan Pemkot dalam peningkatan kinerja OPD untuk menjalankan administrasi yang efektif dan efisien. (CHA/HER/KMF-SMD) 

Sumber : Diskominfo Kota Smd

Kabarikn.com,SAMARINDA- Jelang pelantikan Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi (DPP Ikapakarti) Kaltim masa bakti 2021-2026, mengadakan Vaksinasi Covid-19 Massal di Kolam Ulin Arya, Jalan PM Noor, Kamis (23/09/2021).

Aksi sosial DPP Ikapakarti kali ini dengan vaksinasi sebanyak 1.000 dosis tersebut didukung tenaga kesehatan dari Puskesmas Sambutan, Lempake, Bantuas, Palaran, dan tim Medis Polresta Samarinda. Tak ayal, kegiatan ini menyedot warga Paguyuban untuk ikut serta vaksin Covid-19.

Wali Kota Samarinda, Dr H Andi Harun didampingi Ketua Umum DPP Ikapakarti Kaltim Dr H Rusmadi Wongso dan Sekretaris Umum DPP Ikapakarti Kaltim, Muhammad Samsun pun turut meninjau pelaksanaan vaksin.

Andi Harun sangat menyambut baik kegiatan Vaksinasi Massal tersebut. "Saat ini Kota Samarinda sudah mengalami kemajuan untuk angka korban Covid-19, dari PPKM Level 4, kita sekarang turun menjadi level 2. Semoga dengan adanya kegiatan vaksin Ikapakarti ini bisa mencegah dan menurunkan angka Covid-19 di kota kita, hingga ke depannya Samarinda bisa bebas dari covid-19,” ujar Wali Kota Samarinda.

Rusmadi yang juga Wakil Wali Kota Samarinda mengucapkan rasa syukurnya terselenggaranya vaksinasi massal ini.

"Alhamdulillah, dalam menyambut pelantikan DPP Ikapakarti Kaltim, kami bisa menyelenggarakan vaksinasi massal untuk warga Paguyuban dan masyarakat Kota Samarinda pada umumnya,” ucap Rusmadi.

Setelah penyelenggaraan Vaksinasi Massal, DPP Ikapakarti akan menyelenggarakan Pelantikan pada 25 September mendatang, dan dirangkai dengan Pagelaran Wayang Kulit yang akan diselenggarakan secara virtual. (HIR/DON/KMF-SMD)

Sumber : Diskominfo Kota Smd

Kabarikn.com,SAMARINDA- Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda, Dr H Rusmadi menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi guru-guru yang mengajar peserta didik berkebutuhan Khusus di SDN 010 Kecamatan Samarinda Seberang, Rabu (22/9/2021) pagi. Ia  mengaku menyambut baik tentang pelayanan peserta didik berkebutuhan khusus ini.

"Pendidikan ini adalah hak dari seluruh warga negara Indonesia, dan ini ditegaskan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 31. Apalagi kalau kita berbicara pendidikan dasar itu adalah kewajiban bagi semua warga untuk mengikuti. Begitu pula anak-anak kita yang menjadi peserta didik berkebutuhan khusus," ujar Wawali.

Pasangan Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun ini juga memberikan semangat untuk para guru yang mengikuti Bimtek tersebut. Terutama agar tidak hanya mentransfer ilmu kepada peserta didik, tetapi juga menjadi contoh bagi siswanya agar berakhlak mulia dan berbudi luhur.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan (Disdik)  Kota Samarinda, Asli Nuryadin selaku penyelenggara kegiatan mengakui peningkatan pelayanan pendidikan inklusif di Kota Samarinda sangat pesat.

"Seiring kebijakan pemerintah bahwa pendidikan itu untuk semua, dan pada saat penerimaan siswa baru, anak-anak kita yang disabilitas itu tidak boleh diabaikan sehingga harus diprioritaskan. Dulu sekolah yang menyelenggarakan pendidikan inklusif hanya belasan saja. Tapi sekarang totalnya menjadi 112 sekolah. Rinciannya 43 TK, 44 SD, dan 25 SMP," jabarnya. (HIR/HER/KMF-SMD) 

Sumber; Diskominfo Kota Smd

Kabarikn.com,SAMARINDA - Usai meninjau kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SMPN 36 Kecamatan Loa Janan Ilir Rabu (22/9/2021) pagi, Wakil Wali Kota (Wawali) Dr H Rusmadi langsung menuju SMPN 10 di Kecamatan di Sungai Kunjang untuk meninjau kegiatan vaksinasi massal Corona Virus Disease (Covid-19) khusus peserta didik. Kunjungannya secara mendadak tersebut sontak disambut seluruh guru dan para siswa setempat. Orang nomor dua di Kota Samarinda ini memuji sekolah yang terletak di Jalan Ir Sutami tersebut.

"Saya menilai sangat luar biasa dalam pembagian ruangan peserta didik yang ingin divaksin untuk mencegah kerumunan.Tenaga medisnya ada yang saya lihat tadi sampai dari Puskesmas Palaran ikut membantu dalam proses vaksianasi di SMP 10. Ini sudah sangat luar biasa," ucap Wawali.

Ia juga berharap agar vaksinasi bisa segera dilaksanakan secara menyeluruh untuk para peserta didik maupun tenaga pengajar dan staf di lingkungan sekolah se-Kota Samarinda. Setelah meninjau vaksinasi massal, Wawali juga sempat meninjau lingkungan sekolah. Ia memberikan apresiasi terhadap kebersihan lingkungan SMPN 10 yang pernah meraih prestasi Adiwiyata Utama tingkat nasional itu. (HIR/HER/KMF-SMD) 

Sumber : Diskominfo Kota Smd

Kabarikn.com,SAMARINDA- PT Telkomsel akan selalu berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Samarinda untuk tetap mengembangkan  jaringan di tempat-tempat yang belum terjangkau alias blankspot.

Hal ini disampaikan Manager Sales Telkomsel Regional Kalimantan Teguh Kuncoro saat audiensi bersama wali kota Samarinda Dr H Andi Harun di ruang kerja wali kota, Balaikota Samarinda, Rabu (23/9/2021).

Kuncoro demikian Teguh akrab disapa mengatakan, kunjungan ini selain menyampaikan komitmen bersama dalam memberikan pelayanan kemudahan telekomunikasi juga sampaikan menjalin silaturahmi.

“Kami juga menawarkan beberapa program  yang mungkin nantinya  bisa berkolaborasi dengan Pemkot Samarinda, diantaranya masalah pendidikan yang sedang dihadapi para pelajar yaitu belajar secara Daring (online). Olehh karenanya kami dari Telkomsel sering melakukan webinas untuk memberikan motifasi memberikan trik  agar belajar tidak membosankan (garing),” tutur Kuncoro yang sebelum pernah menjabat manajer Branch Samarinda.

Mantan kuli tinta salah satu harian Kaltim ini juga menyampaikan hingga saat ini Pandemi Covid 19 masih ada oleh karena itu  pihaknya menawarkan solusi dengan berkerja sama membuatkan Nada Sambung Pribadi (NSP).

“Ini berupa nada dering dengan suara Wali Kota Samarinda memberikan himbauan untuk selalu menjalankan Protokol Kesehatan (Prokes) bagi masyarakat dan dari Pemerintah Kota Samarinda ada semacam Edukasi tentang Covid 19 untuk masyarakat yang akan terdengar setiap menelpon pelanggan Telkomsel,” katanya.

Andi Harun yang didampingi Kepala  Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Dr Aji Syarif Hidayatullah sangat menyambut hangat kedatangan jajaran Telkomsel.

“Perlu ditindak lanjuti kerja sama  antara Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dengan Telkomsel, agar jaringan telekomunikasi dapat dirasakan oleh masyarakat yang jauh dari jangkauan (blankspot) terutama bagi anak-anak sekolah yang selama ini menjalani  pembelajaran secara daring (online),” harap Andi Harun. (EKO/DON/KMF-SMD) 

Sumber : Diskominfo Kota Smd

Foto : Kadiskominfo Prov Kaltim , Muhammad Faisal

KabarIkn.com,SAMARINDA - Sejak  tanggal 13 September 2021, Tim Seleksi (Timsel) Pemilihan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kalimantan Timur telah membuka pendaftaran calon Komisioner KPID Kaltim,

“Selama sebulan sejak 13 September 2021 hingga penutupan 13 Oktober 2021 nanti, karena masa pandemi jadi kami memang tidak mengizinkan pendaftaran secara tatap muka langsung, namun melalui online sedangkan berkas fisik dikirimkan via pos,” kata Muhammad Faisal Ketua Timsel Pemilihan KPID Kaltim.

Merujuk pada pengumuman nomor 002/BA-TIMSEL-KPID/IX/2021 yang sudah diserbarluaskan  kepada publik, maka pendaftaran ini terbuka untuk umum dengan persyaratan yang sudah ditetapkan,

“Lengkapi berkas dan ikuti sesuai dengan pengumuman tersebut.  Jika lulus tahap administratif, akan dilanjutkan tahapan uji kompetensi, setelah itu tahapan uji psikologi,” lanjut Faisal yang juga Kadiskominfo Prov Kaltim ini.

Sampai hari ini terlihat animo pendaftar cukup bagus sudah ada lebih dari 30 (tiga puluh) yang mendaftarkan diri walaupun baru seminggu dibuka pendaftaran,

“Lumayan bagus peminat yang sudah mendaftar via online, baru seminggu sudah 33 pendaftar, tentu saja kami terus menunggu hingga akhir masa pendafataran pada tanggal 13 Oktober 2021,” ucapnya bersemangat kepada kawan-kawan media.

Dijelaskan Tim Seleksi Pemilihan KPID ada 5 orang yang terdiri  Unsur Pemerintah, akademisi yang diwakili Warkhatun Najidah. Rahma Juwita yang merupakan Kepala Stasiun RRI Samarinda wakili profesional.  Dari tokoh masyarakat Akhmad Muadin dan Akbar Ciptanto dari Unsur KPID. Tim seleksi yang sudah dibentuk akan bekerja dengan sebaik-baiknya sesuai peraturan yang ada dan berusaha semaksimal mungkin secara transparan sesuai dengan era sekarang ini,

“Tentu kami akan bekerja secara amanah dan professional, untuk bisa menyerahkan daftar nama calon terpilih yang sudah terseleksi dan layak kepada DPRD Provinsi Kaltim, untuk tahapan akhirnya yang dilaksanakan disana untuk memilih 7 orang terpilih sebagai Komisioner,” pungkas Faisal mengakhiri. (mf/ky)

Kabarikn.com,SAMARINDA - Wakil Walikota Samarinda, Dr H Rusmadi mengatakan pertanian di tengah perkotaan atau Urban Farming adalah sistem pertanian dengan memanfaatkan lahan kosong atau selokan untuk budi daya ikan dan diatasnya ditanam sayuran dengan menggunakan sistem hydroponik. Sehingga ini diharaokan bisa membantu ekonomi masyarakat serta dapat menjaga ketahanan pangan di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Untuk perkotaan seperti Samarinda ini isunya adalah ruang terbuka hijau mulai semakin sempit. Oleh karena itu mengambil konsep Urban Farming yaitu dengan memanfaatkan ruang-ruang yang ada," kata Wawali  saat menghadiri acara Pengukuhan Pengurus  Pusat IKA FAPERTA UNMUL masa bakti 2021-2025 di Pendomo Rukun Tetangga (RT). 82, Keluarahan Loa Bakung Kecamatan Sungai Kunjang, Minggu (19/9/2021) sore.

Ia mengatakan harus bersyukur di RT 82 ini ada lahan kosong milik yayasan AL -Azhar dengan luas 18.000 meter persegi.

“Jadi dengan memanfaatkan tanah yang ada untuk menanam bercocok tanam dan budi daya ikan," tutur orang nomor dua di Samarinda yang juga merupakan Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Mulawarman (Unmul) ini.

Tidak menutup kemungkinan kedepannya IKA Faperta Unmul sebutnya akan bersinegi, berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Samarinda) dan Pemerintah Provinsi Kaltim (Kalimantan Timur), akan hadir turut membantu masyakarat agar konsep Urban Farming ini bisa dilakukan di RT-RT lain.

"Memang semua membutuhkan proses secara bertahap, tapi paling tidak kita sudah memiliki konsep yaitu Urban Farming supaya masyarakat tidak membuang sampah sembarangan dan juga masyarakat bisa hidup sehat yakni dengan mengkonsumsi hasil tanaman yang ditanam sendiri serta ikan hasil budi daya sendiri," pungkasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Gubernur Kalimantan Timur sekaligus Ketua Umum IKA Unmul Dr H Isran Noor, Dekan Fakultas Pertanian Unmul Prof Dr H Rusdiansyah, Ketua Harian IKA Faperta Unmul Abdul Rohim dan Ketua RT 82 Zainal Hafis. (BAR/DON/KMF-SMD) 

Sumber: Diskominfo Kota Smd