[Valid RSS]

KabarIkn.com,SAMARINDA - Dalam kesempatan sambutan pada acara Gebyar Kewirausahaan dalam rangka Peringatan Hari UMKM Nasional Tahun 2021 di Hotel Mercure (12/08) Gubernur Kalimantan Timur H. Isran Noor menyinggung persoalan Covid-19 dan masalah vaksinasi.

“Dalam semua kesempatan saya selalu bilang, katanya Provinsi Kaltim kasus covid  tertinggi di luar Jawa, tapi kenapa tidak segera diberikan vaksin dalam jumlah yang cukup untuk mencapai herd-immunity?” ujar Isran bersemangat dengan nada tinggi.

Berdasarkan datahari ini (12/8) yang di rilis oleh Satgas Covid-19 Kaltim cakupan vaksinasi dosis 1 di Provinsi Kaltim baru 18,37% dan vaksinasi dosis 2 sebesar 11,97% dari target sasaran vaksinasi sebanyak 2.874.401 orang.

“Minggu lalu kita sudah menerima vaksin, namun itu juga tidak banyak dan sudah habis untuk dibagikan ke seluruh kabupaten/kota, intinya berapa saja diberi, saya yakin kita sanggup habiskan segera!” lanjut Gubernur Kaltim ini disambut riuh tepuk tangan peserta. 

Sementara itu dijelaskan Kepala Diskominfo Provinsi Kaltim bahwa baru-baru ini memang Provinsi Kaltim menerima lagi dropping vaksin dari pusat cukup banyak dan sudah pula di distribusikan,

“Dinkes Kaltim sudah mendistribusikan lagi sebanyak 2.600 vial ke 10 ke seluruh kabupaten dan kota dengan rincian sebagai berikut : untuk fasilitas kesehatan 920 vial, sentra vaksinasi 560 vial yang keduanya di koordinir Dinas Kesehatan masing-masing, kemudian untuk TNI 560 vial dan POLRI sebanyak 560 vial,” kata Muhammad Faisal.

Harapannya ini bisa meningkat persentase cakupan vaksinasi di Kaltim dalam waktu singkat ini dan berdasarkan informasi  Provinsi Kaltim dalam waktu dekat juga akan kembali menerima sejumlah vaksin lagi dari pemerintah pusat,

“Mudahan segera masuk lagi vaksin baru dari pusat dan kami akan segera pula mendistribusikan ke kabupaten kota lagi untuk dilaksanakan vaksinasi,” ujar Faisal berharap. (mf/ky)

Foto : Kadiskominfo Prov Kaltim , Muhammad Faisal

KabarIkn.com,SAMARINDA - Mengingatkan kembali sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, menteri Tenaga Kerja dan Menteri PANRB tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama, serta Surat Edaran Gubernur Kaltim Nomor 003/3293/B.Org,

“Tahun Baru Islam tetap, 1 Muharam 1443 Hijriah itu bertepatan dengan hari Selasa tanggal 10 Agustus 2021, hanya liburnya saja yang bergeser ke hari Rabu tanggal 11 Agustus 2021 sesuai SKB dan SE Gubernur Kaltim tersebut,” kata Muhammad Sa’bani Sekretaris Daerah Prov Kaltim.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Sa’bani bahwa kebijakan perubahan hari libur ini sebagai bagian dari upaya pemerintah pusat dan daerah mencegah dan penanganan penyebaran Covid-19 di tanah air.

“Seiring dengan kebijakan itu, tentu saja pemerintah berharap dapat menekan penyebaran covid dengan mengurangi mobilitas masyarakat akibat libur yang panjang,” lanjut Sa’bani via gawainya. 

Sementara itu Kepala Dinas Kominfo Prov Kaltim mengharapkan masyarakat tetap berpedoman Tahun Baru nya adalah hari Selasa serta dapat lebih bijak dalam merayakan Tahun Baru Islam ini dengan bijaksana dan khusyu.

“Mudahan tidak ada kebingungan di masyarakat, tetap hari Selasa besok Tahun Baru Islam nya, Silahkan masyarakat merayakan dengan baik dan khusyu saling intropeksi diri sambil mendekatkan diri kepada sang Khalik. Saat ini fasilitas Teknologi Informasi Komunikasi sangat mendukung untuk mendengarkan Tausiyah dibanyak kanal,” ungkap Faisal. (mf/ky)

KabarIkn.com,SAMARINDA - Seperti yang sudah dicanangkan sebelumnya oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bahwa Analog Switch Off (ASO) alias penghentian siaran analog tahap pertama pada tanggal 17 Agustus 2021 untuk Provinsi Kaltim bersama 5 provinsi lainnya, akhirnya ditunda hingga tahapan berikutnya. Penundaan pelaksanaan migrasi sistem penyiaran analog ke digital ini disampaikan langsung oleh plt Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kemenkominfo Ismail pada hari Jum’at (6/8) melalui Kominfo TV di kanal youtube

“Sesuai dengan siaran pers nya pak Ismail kemarin, maka resmi sudah migrasi ke TV Digital tahap 1 yang seharusnya tanggal 17 Agustus ini ditunda hingga ke tahapan berikutnya pada Desember 2021, padahal Kaltim sudah siap untuk bermigrasi,” kata Muhammad Faisal, Kepala Diskominfo Provinsi Kaltim.(7/8) 

Selanjutnya kita menunggu saja revisi perihal ini yang sebelumnya berdasarkan Peraturan Menteri Kominfo Nomor 6 tahun 2021,

“Tentu akan segera keluar revisi Perkominfo no 6 tahun 2021 ini, kita berdoa saja semoga bisa lebih cepat, walaupun sampai hari ini kita tetap bisa menikmati siaran digital di wilayah Kaltim-1 Samarinda, Bontang dan Tenggarong, sekarang saya  sudah bisa menonton 25 channel dengan hanya memasang antenna saja di rumah,” ujar Faisal tetap bersemangat. 

Adapun alasan yang disampaikan karena masih dalam suasana pandemi covid dianggap tidak terlalu tepat untuk memulai ini dan juga masih dianggap belum maksimal persiapan stakeholder dan sosialisasi perihal ini,

“Hasil evaluasi tim kementerian masih ada yang kurang dalam proses persiapan para stakeholder di ekosistem penyiaran televisi digital, walaupun tidak disebutkan provinsi mana? Serta alasan masih dalam suasana pandemi covid-19’” lanjutnya. 

Kembali mengingatkan bahwa ASO ini akan resmi di berlakukan secara total di seluruh Indonesia pada bulan November 2022, dimana Kemenkominfo membaginya dalam beberapa tahapan. Penyiaran Televisi Digital ini dapat disaksikan masyarakat hanya menggunakan antenna saja untuk yang sudah memakai smart tv, namun jika belum harus menambahkan lagi alat yang disebut Set Tool Box (STB),

“Sudah banyak dipasaran antenna dan juga STB nya harganya terjangkau dan dibeli hanya sekali saja, selanjutnya masyarakat dapat menikmati siaran televisi yang berkualitas, bersih, jernih, canggih dan gratis selamanya,” Faisal mengakhiri pembicaraan dengan awak media. (mf/ky)

Foto : Kadiskominfo Prov Kaltim , Muhammad Faisal

Kabarikn.com,Samarinda - Digitalisasi menjadi penting adanya karena temuan-temuan manusia tersebut pasti akan berdampak kepada perubahan dalam budaya masyarakat. Perangkat digital kini telah menjadi bagian kehidupan sehari-hari masyarakat di kota besar, kecil, dan perdesaan. 

Hal ini memunculkan gaya hidup yang relatif baru di Indonesia, yaitu gaya hidup digital. Masyarakat hidup dengan perangkat digital dan menjadikannya sebagai bagian tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari mereka. 

“Penemuan dalam teknologi informasi menyebabkan perubahan budaya. Sekarang ramai masyarat beralih ke tv digital, beli smart tv maupun memakai tv android. Perubahan di dalam jenis komunikasi akhirnya membentuk kehidupan manusia. Kita yang membuat alat komunikasi akhirnya itu yang mempengaruhi kehidupan kita dari dulu hingga saat ini,” ucap Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal saat mengisi acara Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 secara virtual, Kamis (5/8/2021).(*)

Foto : Kadiskominfo Prov Kaltim , Muhammad Faisal

Kabarikn.com,Samarinda-Memasuki bulan Agustus 2021 semarak Hari Kemerdekaan RI harus tetap terasa meriah dan penuh semangat perjuangan membangun bangsa walaupun masih dalam suasana pandemi covid-19. Hal ini selaras dengan Surat Menteri Sekretaris Negara Nomor B-462/M/S/TU.00.04/06/2021 tentang Partisipasi Menyemarakkan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2021.

"Sesuai dengan surat tersebut kewajiban kita sebagai warga negara yang baik untuk mulai mengibarkan bendera merah putih mulai tanggal 1 Agustus hingga nanti tanggal 30 Agustus 2021 di lingkungan masing-masing," kata Kepala Dinas Kominfo Prov Kaltim melalui gawai nya kepada tim peliputan pagi ini (1/8). 

Kemudian disampaikan pula mengenai sosialisasi secara maksimal logo dan disain peringatan HUT ke 76 Kemerdekaan RI Tahun 2021 ke dalam berbagai bentuk media.

"Kami terus sosialiasikan mengenai logo dan disain turunannya agar bisa seragam dan bisa lebih masif lagi ke masyarakat untuk memeriahkan," lanjut Faisal. 

Adapun aturan yang berkaitan dengan pelaksanaan HUT ke 76 Kemerdekaan RI tahun 2021 antara lain Surat Edaran Menteri Sekretaris Negara Nomor B-446 tentang Penyampaian Tema dan Logo Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2021. (mf/ky)*

Foto : Kadiskominfo Prov Kaltim , Muhammad Faisal

Kabarikn.com,SAMARINDA -Tak berlebihan memang slogan yang selalu kita dengar pada setiap materi sosialisasi  Slogan Analog Switch Off (ASO) selama ini bersih, jernih dan canggih. Terbukti selama pelaksanaan Olimpiade 2020 di Tokyo dimana ada salah satu televisi yang menyiarkan langsung kegiatannya,

“Wah benar-benar luar biasa, saya nonton live malam minggu ini (31/7) pertandingan Olimpiade bulutangkis atlet-atlet Indonesia cukup dengan beli antenna digital televisi saja, sudah dapat kualitas gambar yang bersih tanpa bintik-bintik, jernih banget dan yang penting gratis alias tanpa berbayar,” kata Muhammad Faisal Kadiskominfo Prov.Kaltim.

Padahal seperti yang kita ketahui bersama penerapan ASO tahap pertama di Indonesia baru akan di mulai pada tanggal 17 Agustus 2021 mendatang untuk lima Provinsi tahap awal termasuk Kalimantan Timur zona Kaltim-1 yang meliputi kota Samarinda, kota Bontang dan kabupaten Kutai Kertanegara,

“Malam ini di Samarinda saya sudah bisa menikmati 24 channel penyiaran televisi dengan kualitas canggih sekali dan insyaAllah akan terus bertambah jumlahnya hingga 17 Agustus nanti,” lanjut Faisal.

Dijelaskan jika yang dimiliki televisi yang  bukan smart tv tetap bisa menikmati l penyiaran digital ini,dengan menambah alat lagi yang dikenal dengan set top box (STB),

“Untuk yang masih memakai televisi bukan smart tv, harus menambah lagi STB harganya juga murah untuk sekali beli saja dan sudah banyak dijual, termasuk juga antenna nya mudah didapat sekarang,” ungkap mantan Kabag Humas Pemkot Samarinda ini.

Olimpiade masih berlanjut, untuk cabang olah raga badminton atlet Indonesia masih ada yang berlaga membutuhkan dukungan dan doa kita bersama,

“Mengisi waktu dengan menonton secara live bersama keluarga dengan kualitas digital tentu saja akan membuat weekend lebih asik dan tentunya mendukung pemerintah untuk memutus mata rantai penularan covid 19 dengan dirumah saja," tutup Faisal.(*)

Foto : Kadiskominfo Prov Kaltim , Muhammad Faisal

Kabarikn.com,SAMARINDA - Sejak Januari 2021, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika berhasil memblokir 622 situs web tanpa izin. Sikap tegas ini akan terus dilakukan agar masyarakat terlindungi dan mendapatkan pelayanan secara legal dari transaksi perdagangan berjangka komoditi,

“Pada bulan Juni 2021 ini sudah diblokir sebanyak 109 situs web di bidang perdagangan berjangka komoditi (PBK) karena tidak memiliki perizinan dari Bappebti, hal ini tentu saja untuk melindungi dan memberikan rasa aman serta melindungi warga negara Indonesia,” kata Muhammad Faisal mengutip siaran pers yang dikeluarkan oleh Bappebti,(30/7).

Memang biasanya penawaran di bidang PBK ini melalui situs web, sehingga diharapkan masyarakat di Provinsi Kaltim agar tidak mudah percaya dengan penawaran investasi yang menjanjikan keuntungan tinggi tanpa memiliki risiko secara online. Perdagangan berjangka memang dapat memberikan keuntungan yang tinggi, namun juga dapat menderita kerugian yang sangat besar atau high risk high return. Masyarakat diminta tidak mudah tergiur iming-iming pendapatan tetap (fixed income) maupun pembagian keuntungan (profit sharing) dalam investasi PBK. 

“Intinya jangan mudah tergiur dengan iming-iming keuntungan yang tinggi dan cepat apalagi jika penawaran tersebut dibumbui dengan iming-iming akan mendapatkan bonus atau komisi apabila berhasil merekrut anggota baru sebagai downline, dapat dipastikan bahwa modus tersebut berujung penipuan,” lanjut Faisal.

Sebaiknya sebelum memutuskan untuk berinvestasi di PBK ataupun menyetorkan sejumlah dana ke rekening tertentu, masyarakat diharapkan selalu melakukan pengecekan legalitas pelaku usaha dan kewajaran keuntungan. Masyarakat juga harus kritis terhadap perusahaan investasi yang menjanjikan keuntungan besar secara  persentase serta dalam jangka waktu tertentu.

“Selain itu, masyarakat juga diharapkan untuk tidak mudah tergiur dengan janji keuntungan di luar kewajaran serta mempelajari terlebih dahulu mekanisme transaksi, untung, dan ruginya” ucapnya sambil mengakhiri pembicaraan. 

Informasi lengkap mengenai legalitas pelaku usaha di bidang PBK, dapat dilihat melalui situs web https://www.bappebti.go.id. (mf/ky)*

Foto : Kepala Diskominfo Prov Kaltim , Muhammad Faisal

Kabarikn.com,SAMARINDA - Pandemi Covid 19 yang terjadi di Seluruh Dunia termasuk Indonesia tidak menyurutkan semangat kebersamaan Bangsa Indonesia untuk merayakan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke 76 tahun.  Perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2021  akan beralih ke platform-platform digital.

“Berbagai kegiatan akan lebih banyak menitikberatkan pada aktivitas-aktivitas virtual sehingga masyarakat dapat merasakan pengalaman yang baru,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim Muhammad Faisal, Senin siang (2/8)

Ditambahkannya, suasana kemerdekaan secara digital dapat dinikmati masyarakat melalui kanal Rumah Digital Indonesia www.rumahdigitalindonesia.id, selama satu bulan penuh mulai tanggal 1 Agustus sampai 31 Agustus 2021.

“Rumah Digital Indonesia (RDI) hadir sebagai ruang bertemunya kemajuan teknologi digital dengan semangat nasionalisme kita sebagai bangsa yang tangguh dan terus bertumbuh, untuk melampaui batas-batas fisik yang ada,” Ujarnya

Dia juga menambahkan semangat kebersamaan untuk merayakan Hari Kemerdekaan secara virtual, RDI menjadi salah satu bukti bahwa kita adalah bangsa yang mampu dan berdaya secara digital.

“Rumah Digital Indonesia akan menayangkan rangkaian Upacara Peringatan HUT Ke-76 Kemerdekaan RI Tahun 2021, beragam pertunjukkan seni, panggung hiburan, permainan khas kemerdekaan, pasar digital produk usaha mikro, kecil, dan menengah unggulan, serta kegiatan lainnya yang kesemuanya dikemas secara digital,” Ucap Faisal 

Dia juga sedikit menambahkan bahwa logo dan tema HUT RI beserta panduan visual bagi setiap kantor di instansi pusat, daerah, perwakilan RI di luar negeri dan masyarakat luas, dapat diunduh di website www.setneg.go.id. Namun demikian, dalam penyelengaraannya dapat disesuaikan dengan kondisi pandemi di tiap daerah dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat. (dir/ky) *

Foto : Kadiskominfo Prov Kaltim , Muhammad Faisal

Kabarikn.com,SAMARINDA - Ada dua daerah di Kaltim yaitu Kabupaten Paser dan Mahakam Ulu yang berdasarkan rekomendasi dan assessment dari Kementrian Kesehatan ditetapkan sesuai kriteria Level 3 situasi pandemi

“Usai memperhatikan rekomendasi dan assessment Kemenkes RI, maka Mahakam Ulu dan Paser masuk dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3” jelas Muhammad Faisal, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur (27/7).

Ia mengatakan Gubernur juga sudah menginstruksikan Bupati Paser dan Mahakam Ulu beberapa poin mengenai pengaturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat untuk didaerah tersebut. Hal ini sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 26 tahun 2021. 

Adapun poin yang diatur dalam penerapan pembatasan masyarakat pada Ingub Kaltim yang ditandatangani oleh Hadi Mulyadi Wagub Kaltim pada tanggal 26 Juli 2021. "Pengaturan kegiatan seperti meniadakan kegiatan belajar dan mengajar kecuali dengan cara online, kemudian pada sektor non esensial diberlakukan WFH total", jelas pria berkacamata ini. 

Faisal juga mengatakan bahwa, esensial seperti keuangan dan perbankan, perhotelan non karantina bisa beroperasi dengan mengurangi jumlah pegawai yang hadir sekitar 25 hingga 50 persen.

“Pasar bisa beroperasi sepanjang sudah diatur dengan baik, taat melaksanakan Prokes Covid 19, sedangkan pengunjung mall dibatasi waktu operasinya hingga pukul 20.00 Wita," tutupnya. (Diskominfo/dir/ky)

 

 

Foto : Kadiskominfo Prov Kaltim , Muhammad Faisal

KabarIkn.com,Samarinda - Setelah Presiden Joko Widodo memutuskan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 hingga 2 Agustus mendatang pada pidatonya Minggu (25/7) yang disiarkan melalui kanal youtube Sekretariat Presiden.

“Maka Gubernur Kaltim pun menindaklanjutinya dengan mengeluarkan Instruksi Gubernur Nomor 18 Tanggal 26 Juli 2021 untuk menyesuaikan dan mempertegas di wilayah provinsi Kaltim,” kata Muhammad Faisal.

Dijelaskan bahwasanya ada 8 Kabupaten/Kota di Kaltim yang masuk PPKM level 4 berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 25 tahun 2021 tanggal 25 Juli 2021.

“Dimana telah ditetapkan bahwa di Provinsi Kalimantan Timur terdapat 8 daerah yang masuk dalam level 4 ini yakni ; Kota Balikpapan, Kota Bontang, Kab. Berau, Kota Samarinda, Kab. Kutai Barat, Kab. Kutai Kertanegara, Kab. Kutai Timur dan Kab. Penajam Paser Utara” lanjutnya serius.

Bahkan sudah pula ditentukan target jumlah tracing tes per hari untuk meningkatkan testing dengan target positivy rate <10% dan tracing perlu terus dilakukan sampai mencapai lebih dari 15 kontak erat per kasus konfirmasi.

“Mudahan bisa dipatuhi daerah untuk target tracing yang telah ditetapkan yang terdapat di dua surat instruksi tersebut" ucap Kadis Kominfo Provinsi Kaltim ini.

Selanjutnya mari semua kita dispilin mematuhi protokol kesehatan covid 19 serta mentaati apa-apa yang telah ditetapkan untuk daerah yang masuk level 4, dimana semuanya adalah untuk memutus mata rantai penyebaran dan mengurangi kasus terkonfirmasi positif. (mf/ky)

Foto : Kepala Diskominfo Prov Kaltim , Muhammad Faisal

KabarIkn.com,Balikpapan - Seperti yang diketahui penerapan Analog Switch Off (ASO) pada tahap pertama tanggal 17 Agustus 2021 mendatang dimulai di lima provinsi tepatnya di 12 kabupaten/kota di Indonesia.

“Bangga dan beruntung Provinsi Kaltim termasuk dari lima provinsi terpilih untuk penerapan ASO ini pertama kali di Indonesia, tepatnya di kota Samarinda, kota Bontang dan Kabupaten Kutau Kertanegara yang kita sebut dengan zona Kaltim-1” kata Muhammad Faisal Kepala Diskominfo Prov Kaltim.

Menyongsong pelaksanaan tersebut yang sebentar lagi, maka akan dibagikan Set Top Box (STB) untuk warga miskin di tiga daerah tersebut sesuai dengan Data Terpadu Kesejakteraan Sosial (DTKS) milik Kementerian Sosial, sehingga di daerah nanti berkoordinasi dengan Dinas Sosial setempat dan juga Diskominfo nya.

“Dari 90.695 calon penerima untuk Tahap 1 ASO ini, sebanyak 29.368 penerima dialokasikan untuk daerah Kaltim-1 dengan rinciannya adalah untuk kota Samarinda sebanyak 7.219, kota Bontang 2.437 dan Kutai Kertanegara sebanyak 19.712 penerima’” lanjut Faisal.

Apa gunanya STB ini ? Nah ketika ASO diterapkan pada 17 Agustus nanti, maka semua siaran televisi di wilayah Kaltim-1 akan digital, jika siarannya sudah digital maka dibutuhkan smart televisi atau internet TV untuk bisa menangkap siarannya,

“Pastinya jika siaran digital maka masyarakat akan dapat menikmati sajian yang lebih bersih, jernih, berkualitas dan canggih, namun harus menggunakan Smart televisi pula. Jika belum Smart TV maka dibutuhkan sebuah alat lagi untuk bisa menangkap siarannya yang disebut dengan STB. Nantinya akan dipasang antara antenna dan televisi,” ujarnya mantan Kabag Humas Pemkot Samarinda ini menjelaskan.

STB inilah nantinya akan mengubah signal digital yang ditangkap oleh antenna menjadi analog kembali menyesuaikan televisi analog punya kita,

“Tak perlu ganti televisi lagi walaupun siarannya sudah digital semua, harganya tidak mahal dipasaran dan cukup sekali saja membelinya, sekarang saja sudah on air 17 dari 23 siaran televisi digital yang terdaftar di Kaltim-1 serta akan terus bertambah jumlah siaran digitalnya."ucapnya. 

Tentu saja hal ini akan semakin banyak pilihan masyarakat untuk menikmati siaran televisi yang berkualitas secara gratis, khusus untuk warga miskin sesuai data DTKS juta akan mendapatkan STB secara cuma-cuma. (mf/ky)

KabarIkn.com,Samarinda - Masih dalam suasana Hari Raya Idul Adha, hari ini 12 dzulhijjah 1442 H, para alumni SMP Negeri 1 Samarinda  (SPANSA 84)  mengadakan penyembelihan hewan kurban yang dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi sebagai salah seorang alumni, bertempat di pemukiman penduduk Jalan AW. Sjahranie, Kamis (22/7). 

Menurut Hadi Mulyadi sampai dengan hari ke-3 Idul Adha, total hewan kurban yang disembelihnya berjumlah 23 ekor baik sapi maupun kambing, dan pada hari ini tepatnya pukul 11.00 wita Hadi menyembelih 3 ekor sapi dan 5 ekor kambing.

Hadi yang hadir dengan membawa 10 pisau dari sekian banyak koleksinya dari berbagai daerah di Indonesia, mengaku sangat antusias untuk melakukan penjagalan terhadap hewan kurban. 

"Selain mendapat pahala ini juga merupakan salah satu keahlian yang saya pelajari sejak tahun 2000, saya  mempelajari teknik penyembelihan sendiri, karena saya suka belajar sendiri dan apa saja saya kerjakan," katanya. 

"Hobi-hobi saya yang lain seperti olah raga dan seni pun saya belajar sendiri, di keluarga hanya saya saja yang bisa jagal hewan kurban," imbuh Hadi. 

Sementara itu Muhammad Faisal sebagai ketua panitia Qurban mengatakan hewan kurban yang telah disiapkan merupakan hasil kurban dari para alumni SMANSA angkatan 1984, yang mana daging kurban akan dibagikan kepada warga sekitar, 

"Tentunya juga kepada para alumni yang berhak menerimanya dan para guru kami, sudah kedua tahun dilaksanakan dan insyaAllah jadi tradisi" ucap Kadis Kominfo Kaltim ini. 

Sumber : Diskominfo Prov Kaltim