[Valid RSS]

KabarIkn.com,Balikpapan – Sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota khususnya di bidang Kesehatan, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud telah meresmikan Puskesmas di Kelurahan Karang Rejo, Kecamatan Balikpapan Tengah, Selasa (19/03/2024).

Turut hadir Sekda Kota Balikpapan Muhaimin, perwakilan Forkopimda, para asisten dan staff ahli, beserta perwakilan anggota DPRD Balikpapan.Peresmian diawali dengan penandatanganan dan pemotongan pita.

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud menyampaikan bahwa fasilitas dan pelayanan yang diberikan kepada Masyarakat lewat peresmian puskesmas ini merupakan wujud komiten Pemerintah Kota Bersama DPRD Balikpapan, bagaimana program prioritas khususnya soal Kesehatan bisa segera terwujud.

“ Jadi fasilitas tentunya harus bagus, kami juga nanti akan membangun rumah sakit di Balikpapan Barat dan Balikpapan Timur. Kemudian puskesmas-puskesmas juga akan kami rehab agar warga yang dating dapat merasa lebih nyaman dan kita akan berikan pelayanan yang terbaik bagi mereka,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Pemerintah Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty menyampaikan bahwa puskesmas ini dibangun di lahan sekitar 2.000 meter persegi, akan tetapi tidak semua lahan digunakan untuk pembangunan puskesmas tapi ada juga bangunan rumah dinas yang perlu dilakukan renovasi. Renovasi ini sendiri menggunakan anggaran sebesar Rp 8,3 miliar dari APBD Kota Balikpapan Tahun 2023.

Kemudian, Rumah sakit dan puskesmas yang bisa dibilang sudah tidak layak atau memerlukan rehab akan segera dilakukan oleh Pemerintah Kota pada tahun ini. 

“ Diiringi fasilitas yang kita kasih bagus, sarana dan prasarana yang kita perbaiki. Lebih utama yang akan kita tingkatkan adalah pelayanan,” katanya.

Sementara itu, terkait Pembangunan rumah sakit di Balikpapan Barat saat ini sudah melalui proses lelang. Inkrah sendiri diketahui sudah keluar dari Keputusan MK dan dimenangkan oleh Pemerintah Kota yang tentunya proses Pembangunan sudah dapat berjalan.(tri)

KabarIkn.com,Balikpapan – Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) Kota Balikpapan Bersama Pemerintah Kota melakukan sidak pengecekan beberapa sampel makanan dan minuman yang dijual di Pasar Ramadhan Balikpapan Baru dan Ruko Bandar Klandasan, Selasa (19/03/2024).

Kepala Loka POM Kota Balikpapan, Gerson Pararak menyampaikan terdapat 26 sampel makanan dan minuman yang diambil oleh LOKA POM, setelah dilakukan pengujian semua sampel dinyatakan negative dari bahan pengawet maupun formalin.

“ Adapun bahan yang diuji terdiri dari formalin, pewarna metanil yellow, rodamin, serta borax juga diuji dan semua hasilnya negatif. Sehingga makanan yang dijual tersebut aman dijual dan dikonsumsi Masyarakat,” ujarnya.

Ada berbagai macam – macam sampel yang diuji oleh Loka POM yaitu seperti es, kerupuk, pentol bakso, kue-kue basah dan juga gorengan. Cara pengujian makanan dan minuman tersebut menggunakan sistem uji cepat memakai test kit.

“ Untuk efektifitasnya sendiri karena ini cukup sensitif maka jika ditemukan sampel yang positif mengandung bahan pewarna dan pengawet maka akan dilakukan uji secara lengkap di laboraturium menggunakan alat yang lebih lengkap,” pungkasnya.(tri)

KabarIkn.com,Balikpapan - Senin (18/03/2024), Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menggelar kegiatan safari ramadhan di Masjid Jami’ Al-Ula Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud dan para unsur Forkopimda di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan.

Atas nama Pemerintah Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengucapkan terima kasih kepada seluruh jamaah dan pengurus masjid Jami’ Al-Ula yang telah menyambut kegiatan safari ramadhan ini dengan luar biasa. 

“ Kami juga memberikan apresiasi kepada seluruh warga Balikpapan khususnya Balikpapan Barat yang selalu berkomitmen untuk menjaga kondusifitas Kota Balikpapan. Paska Pileg dan Pilpres alhamdulillah segala sesuatu yang kita hindari tidak terjadi,” ujarnya.

Pada kegiatan ini beberapa warga juga menyampaikan aspirasi mereka kepada Wali Kota Balikpapan terutama soal air bersih.

Menanggapi hal itu, Rahmad menyampaikan beberapa waktu lalu air sudah mengalir walaupun terkadang normal dan tidak normal. Tetapi, dalam beberapa buln terakhir ini ternyata melebihi kapasitas yang sudah ditentukan oleh waduk.

Kendati begitu, Wali Kota menerima apapun kritik dan saran yang diberikan oleh warga. Pemerintah Kota hadir untuk memberikan fasilitas ke seluruh warga Kota Balikpapan khususnya di Balikpapan Barat, tetapi warga juga diminta untuk memberi kesempatan agar Pemkot dapat menyelesaikan permasalahan tersebut.

“ Saya bisa pastikan tahun ini akan ada tambahan debit air untuk warga Balikpapan Barat walaupun belum 100 persen. Kami akan terus mencari solusi dengan komitmen yang sudah kami buat bersama 3 Kabupaten Kota untuk memasang pipa dan mengambil air di Sungai Mahakam, agar waduk manggar tetap stabil airnya,” pungkasnya.(beny)

KabarIkn.com,Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan Bersama para unsur Forkopimda dan OPD melaksanakan kegiatan Inspeksi Dadakan (Sidak) di dua Pasar Ramadhan yang terletak di Ruko Bandar Klandasan dan Balikpapan Baru, Selasa (19/03/2024).

Pada kegiatan sidak ini Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Alwiati Bersama Asisten Administrasi Umum  Andi Sri Juliarty, Hadir juga anggota DPRD Balikpapan H. Andi Arif Agung SH dan H. Ali Munsjir Halim SE. Mendatangi para penjual di pasar Ramadhan tersebut untuk membeli beberapa makanan dan minuman yang nantinya akan diambil sampelnya untuk dilakukan uji POM. 

Pengambilan sampel beberapa makanan ini dilakukan guna mengantisipasi adanya penggunaan bahan zat pewarna makanan hingga formalin yang tentunya sangat berbahaya jika dikonsumsi. Mobil untuk Uji POM sendiri sudah tersedia di area pasar Ramadhan sehingga langsung dapat dilihat hasil dari sampel makanan tersebut.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menyampaikan ada beberapa makanan yang telah diambil untuk uji sampel seperti minuman, sayuran, ikan dan beberapa kue kue basah maupun kering. Beberapa makanan tersebut telah diberikan kepada petugas uji POM yang berada di sekitar area pasar Ramadhan dan langsung dilakukan pengecekan.

“ Ada banyak sampel yang kita ambil hari ini, mudah – mudahan jangan sampai ada yang menggunakan pewarna maupun bahan formalin,” ujarnya.

Jika saat dilakukan pengecekan terdapat beberapa makanan yang mengandung bahan pewarna Pemerintah Kota akan memberikan teguran kepada pedagang agar hal tersebut tidak diulang Kembali.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Balikpapan Alwiati menyampaikan bahwa harapan kedepannya semua takjil yang dijual di Kota Balikpapan aman dan sehat bagi masyarakat Kota Balikpapan.

" Kita tidak ingin hal-hal yang tidak diharapkan nantinya terjadi, seperti membeli takjil namun justru membuat kita tidak sehat," pungkasnya. (tri)

KabarIkn.com,Balikpapan - Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud melakukan kunjungan ke tempat kejadian perkara (tkp) Kebakaran di RT 09, Klandasan Balikpapan Kota, pada Senin (18/3/2024) pagi.

Setelah meninjau tkp, Rahmad mengaku prihatin atas musibah yang terjadi sekitar pukul 05.05 wita itu. Disampaikannya, dari laporan yang diterimanya ada sekitar 257 jiwa dari 49 KK yang terpaksa kehilangan tempat tinggal. Dan diperkirakan 40 rumah telah hangus terbakar.

"Saya turut berduka kepada saudara kita yang terkena musibah. Apalagi ini terjadi ketika di bulan Ramadan. Kami merasa prihatin. Dan mari kita doakan mereka semua diberikan ketabahan," ucapnya prihatin.

Rahmad mengatakan, bahwa Pemerintah Kota saat ini tengah melakukan pendataan dari dampak sijago merah. Termasuk, kata dia, memberikan jaminan sewa rumah selama 12 bulan kepada warga yang terdampak.

“ Kami juga akan tampung warga yang terdampak di dekat Kecamatan Kota dan juga akan buatkan dapur umum untuk memfasilitasi warga kita yang terdampak di bulan puasa ini,” katanya.

Seragam anak sekolah yang terbakar juga akan ditanggung dan dijamin oleh pihak Pemerintah Kota. Termasuk sertifikat yang berharga akan dikoordinasikan ke pihak terkait.

Dari awal bulan ramadhan Pemkot selalu menyampaikan dengan mengedukasi kepada warga yang tinggal di pemukiman yang rentan terhadap kebakaran, untuk benar-benar menjaga kompor saat melaksanakan ibadah.

ia meminta agar warga memperhatikan betul kondisi kompornya saat pergi teraweh atau mungkin sebelum tidur dan setelah sahur. Tidak lupa perawatan listrik, karena tidak menutup kemungkinan juga terjadinya konsleting.

“ Rumah itu kalau instalasinya tidak diperbarui akan terjadi masalah dan Itu yang selalu kami ingatkan semua kepada warga,” imbuhnya.

Tentunya kita semua tidak mengharapkan musibah ini terjadi, tapi Pemerintah sering mengingatkan potensi bahaya termasuk cuaca buruk yang bisa menyebabkan bencana lain seperti longsor dan bahaya ombak dipesisiran.(tri)