[Valid RSS]

KabarIkn.com,Balikpapan - Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud menetapkan instruksi kebijakan Pelayanan Administrasi Pertanahan Kota Balikpapan dalam rangka pelaksanaan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Bertempat di Halaman Kantor Pemkot Balikpapan, Rabu (25/10/2023).

Didampingi dengan Kadiskominfo Balikpapan Adamin Siregar, Asisten I Sekretariat Kota Balikpapan Zulkifli menyampaikan bahwa kebijakan ini di instruksikan kepada Lurah, Camat, Kepala Dinas Pertanahan dan Kepala BPKAD Kota Balikpapan.

Lurah,Camat dan Kepala Dinas Pertanahan di instruksikan untuk melaksanakan pelayanan administrasi pertanahan yakni, lurah memberikan pelayanan tanda tangan, nomor register dan cap/stempel kelurahan kepada masyarakat,badan hukum maupun instansi pada surat pernyataan pemasangan tanda batas dan persetujuan pemilik yang berbatasan dan pada surat pernyataan penguasaan fisik.

Kemarin ada keluhan masyarakat bahwa dalam pelayanan PTSL ada dua pernyataan yang harus dilengkapi yaitu pernyataan pemasangan batok pembatas dan pernyataan penguasaan fisik.

" Sebelumnya saya telah menjelaskan bahwa di Balikpapan kita mempunyai kebijakan lokal bahwa surat tanah tidak diproses di Kelurahan sejak beberapa tahun lalu," ujarnya.

Sementara pada prosedur PTSL lurah diminta untuk menandatangani Surat Pernyataan Penguasaan Fisik (SPPF). Disinilah ada semacam distorsi baik dari kronologi permasalahan tanah maupun hal lainnya dan akhirnya disini ada muncul kerancuan lurah yang tidak memahami persoalan tanah di lapangan karena datanya ada di Kecamatan.

Oleh karena itu, akan dilakukan semacam sinkronisasi atau penyesuaian bahwa akan tetap dilakukan pelayanan di Kelurahan. Selama ini, lurah ada keraguan dalam pelayanan dan yang dilayani ada beberapa permasalahan yang akan diatasi.

" Dalam memberikan pelayanan PTSL itu baik mengenai surat pernyataan pemasangan batok dan SPPF yang diketahui oleh lurah akan diatur persetujuannya," imbuhnya.

Adapun persetujuan tersebut bahwa pelayanan yang boleh dilakukan oleh lurah yaitu yang sudah memiliki IMTN. Jadi, seluruh masyarakat yang memiliki IMTN didorong untuk melakukan proses pendaftaran tanah melalui PTSL.

Kedua, masyarakat yang memiliki IMTN tetapi sudah mati masa berlakunya akan segera diperbarui dan masyarakat bisa langsung mendaftarkan sertifikatnya melalui program PTSL. Ketiga, masyarakat yang memiliki alas hak dan secara fisik sudah menguasai tanah tersebut dengan tidak keberatan dari pihak lain,tidak sengketa, bukan aset pemerintah dan bukan hutan lindung maka segera dimohonkan PTSL-nya.

"Dengan terlebih dahulu mendapat verifikasi dari kecamatan atau pejabat yang dituju," tuturnya.

Zulkifli menambahkan terkait surat IMTN yang mati bisa diaktifkan kembali setelah 30 hari pengumuman dan pada kebijakan ini dipersingkat menjadi 14 hari, jadi bisa diselesaikan bersamaan dengan PTSL.(tri)

KabarIkn.com,Balikpapan - 17 Oktober 2023, Pemerintah Kota Balikpapan dengan bangga mengumumkan Balikpapan Fest 2023, sebuah event tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Balikpapan yang akan dilaksanakan di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome mulai 20 hingga 22 Oktober 2023.

Dengan melibatkan para pelaku industri kreatif lokal, Balikpapan Fest telah menjadi salah satu agenda nasional yang menarik perhatian dari Kementerian Pariwisata Ri, serta menjadi bagian dari kalender program Karisma Event Nusantara (KEN) 2023.

Balikpapan Fest 2023, yang merupakan edisi keempat penyelenggaraannya, mengambil tema "World Cultural Diversity in Nusantara," untuk menyambut kehadiran Ibu Kota Negara Nusantara di Kalimantan Timur dan juga kesiapan Balikpapan sebagai kota penyangga IKN.

Pada Balikpapan Fest 2023 ini akan disuguhkan beragam kekayaan budaya negeri Indonesia melalui pertunjukan- pertunjukan seni dan budaya yang mengesankan. Pada hari pertama atau Opening Event akan ada penampilan budaya berupa solo dance, Color Guard Mathilda, dan Tari Kolosal Nusantara medley Mancanegara oleh Lely Monsterga.

Kemudian, Fashion Festival akan menjadi sajian unggulan pada hari kedua Balikpapan Fest 2023 dengan menampilkan peragaan fashion batik, kostum tradisional, dan kostum mancanegara karya 11 desainer dengan 5 karya busana masing-masing.

Adapun sebelas desainer yang terlibat yaitu Ellis Gown, Sherlita Wahjono, Hharum, Lita One, Jesthink, Javabor, Primas G Prihanta x Azalea, Dekranasda by Griya Godong, Dekranasda by Iwatik, Dekranasda by Kelubut, dan Harukareh by SMKN 4 Balikpapan.

Selanjutnya, puncak acara Balikpapan Fest 2023 diramaikan dengan Extraordinary Night yang akan diisi talent. lokal Band Teras Kaca dan DJ Aditrea, serta Tari Kreasi Nusantara Modern oleh Lely Monsterga. Penampilan spesial dari bintang tamu Ziva Magnolya (juara Indonesian Idol season 10) akan menjadi line up utama menjelang penutupan Balikpapan Fest 2023.

Tidak hanya itu, selama penyelenggaraan Balikpapan Fest 2023, para pengunjung juga dapat menikmati Festival Kuliner dari sekitar 70 tenant yang menyajikan hidangan khas dan menggugah selera.

Dengan semangat untuk memperkuat dan merayakan keanekaragaman budaya, Balikpapan Fest 2023 juga mengajak semua pihak untuk turut serta membangun momenturn positif dengan mengangkat dan mempromosikan warisan budaya yang ada di Kalimantan khususnya kota Balikpapan.

Pada event Balikpapan Fest 2023 ini, Kepala DPOP Kota Balikpapan Ratih Kusuma berharap Balikpapan Fest dapat menjadi branding Kota Beriman yang menunjukkan ciri khas daerah lokal dengan suguhan tari kolosal Nusantara dan juga memperlihatkan Tari Kolosal Mancanegara. (tri/*)

 

KabarIkn.com,Balikpapan - Pemerintah Kota bersama DPRD Balikpapan telah menggelar Rapat Paripurna dengan dua agenda yaitu Kesepakatan KUA PPAS TA 2024 antara Wali Kota dan DPRD Balikpapan, Lalu Pengumuman Pengesahan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2023 tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022.

Sekda Kota Balikpapan, Muhaimin menyampaikan bahwa KUA PPAS yang disepakati ini nantinya akan dilakukan evaluasi oleh gubernur dan setelah evaluasi akan ada masukan-masukan dari gubernur yang harus ditindak lanjuti baik dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) maupun Badan Anggaran (Banggar) dan setelah semuanya selesai baru bisa di paripurnakan untuk pengesahannya.

" Yang disepakati pada hari ini itu angkanya, Pendapatan Daerah menjadi 3,3 Triliun dan Belanja Daerah menjadi 3,6 Triliun untuk tahun 2024 nanti," ujarnya.

Jika dilihat dari tren ada kenaikan sekitar 100 Miliar dari tahun 2023 lalu, tetapi nanti dapat dilakukan evaluasi kembali di tahun 2024 antara belanja yang akan dilakukan dengan pendapatan yang harus dicapai.

Muhaimin menjelaskan APBD Tahun 2024 sifatnya belum real, karena potensi belanja ada dan potensi pendapatan juga ada. Tentunya ini berbeda dengan APBD Perubahan Tahun 2023 yang sudah balance.

" mudah - mudahan setelah ini bisa diusulkan ke Gubernur untuk dilakukan evaluasi dan tidak ada hal- hal berat sehingga dapat segera diperbaiki antara TAPD dan Banggar. Setelah itu bisa fokus di APBD Perubahan Tahun 2023," pungkasnya.(tri)

KabarIkn.com,Balikpapan - Sampai saat ini permasalahan banjir di Balikpapan masih terus menjadi perhatian serius bagi Pemerintah. Dinas Pekerjaan Umum (PU) terus berupaya menyusun strategi di tahun 2021 - 2026 untuk melakukan penurunan jumlah titik banjir di Balikpapan.

Perlu diketahui kebutuhan masyarakat kepada perumahan mengakibatkan pembukaan lahan sehingga beberapa jumlah titik banjir muncul di Kota Balikpapan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Balikpapan , Rita menyampaikan bahwa saat ini DPU terus berupaya melakukan sinkronisasi pembangunan yang telah disusun sesuai dengan site plan drainase kota. 

Berdasarkan dari laporan di tahun 2021-2026 jumlah titik banjir mencapai 80 titik dan pada tahun 2022 jumlah titik banjit tersebut berhasil turun menjadi 60 titik banjir.

"Laporan tahun 2023 belum masuk di kami, nanti pada akhir di tahun 2026 ditargetkan menurun menjadi 16 titik tetapi belum bebas banjir," ujar Rita kepada awak media, Senin (25/09/2023).

Terdapat beberapa wilayah Kota yang dalam satu paket pekerjaannya ada yang sudah ditetapkan seperti Balikpapan Kota,Balikpapan Barat, Balikpapan Utara, Balikpapan Timur,Balikpapan Tengah dan Balikpapan Selatan. Dari situ Dinas PU akan melihat dari paket pekerjaannya dapat mengurangi titik banjir di setiap wilayah, sehingga di tahun 2026 tersisa 16 titik banjir.

" Titik baru pasti ada yang muncul lagi karena adanya pembukaan lahan. Tapi tidak bisa semata mata hanya PU yang harus menangani ini semua, tetapi bagaimana kami berkolaborasi antara DLH terkait pembukaan lahan,"katanya.

Adapun upaya yang dilakukan DPU untuk mengurangi titik banjir ini terbagi menjadi tiga program yaitu jangka pendek,jangka menengah dan jangka panjang.

Untuk jangka pendek akan dilakukan normalisasi,pembersihan saluran dan pembersihan rumah pompa. Untuk jangka menengah akan dilakukan reboisasi lahan terbuka,revitaliasasi bendali perumahan dan kota, dan menegakkan garis sepadan sungai. Lalu jangka panjang akan dilakukan nomalisasi aluran,bangun bangunan pengendali banjir untuk salurah ke arah laut dan crossing, dan membuat jetty. (tri)

KabarIkn.com,Balikpapan - Upacara peringatan detik- detik proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-78 Tahun 2023 berjalan dengan khidmat di Lapangan Merdeka Balikpapan, Kamis Pagi (17/08/2023).

Kegiatan ini dimulai dengan persiapan pasukan upacara yang memasuki lapangan, kemudian disusul oleh Mayor Sus M.Redhagima sebagai Komandan Upacara dan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud sebagai inspektur upacara.

Kemudian dilanjutkan dengan penghormatan, laporan komandan upacara, dan peringatan detik - detik proklamasi melalui bunyi sirine. Kemudian, upacara dilanjutkan dengan pembacaan teks proklamasi yang dibawakan oleh Ketua DPRD Kota Balikpapan, Abdulloh.

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud menyampaikan pada momentum Hut RI Ke-78 yang bertemakan "Terus Melaju Untuk Indonesia Maju" ini tali persatuan dan kesatuan dapat lebih erat dalam semangat untuk membangun bangsa maupun menghargai jasa para pahlawan yang tentunya untuk mengisi kemerdekaan ini.

"Untuk tantangan di Kota Balikpapan ini ya cukup banyak apalagi ditengah pembangunan IKN. Tentunya kita sebagai masyarakat Balikpapan harus bisa beradaptasi dengan perkembangan maupun kemajuan dan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) sehingga kita tidak menjadi penonton di Ibu kota sendiri," ujarnya.

Berpartisipasi dengan semangat momentum kemerdekaan ini, mengisi pembangunan terkhususnya pemindahan IKN akan terus dikawal dan dijaga sehingga sukses nantinya.

" Kita akan terus melanjutkan pembangunan yang telah dirintis oleh para pendahulu kita dan saya akan terus percepat pembangunan di Kota Balikpapan,"pungkasnya. (tri)