[Valid RSS]

Kabarikn.com,Balikpapan - Kamis ( 27/08/2020 ), KPU Kota Balikpapan melantik dua orang PPS yaitu PPS Muara Rapak dan PPS damai.

Ketua KPU Kota Balikpapan, Noor Thoha menyampaikan PPK dan PPS yang diganti oleh KPU di bagian damai ini Kebetulan anggota PPS yang sedang sakit, jadi dengan kesadarannya anggota PPS tersebut mengundurkan diri dan mudah-mudahan dapat segera disembuhkan penyakitnya.

Selanjutnya, di Muara Rapak Ketua PPS tersebut mengundurkan diri karena kesibukannya. Jadi, ia tidak sanggup untuk melanjutkan menjadi Ketua PPS karena ia disibukkan oleh kegiatan-kegiatan lain.

Sesuai dengan komitmen, KPU meminta kepada seluruh tenaga Adhoc KPU di tingkat bawah dimohon agar dapat membagi waktu. KPU memang merekrut PPS dan PPK ini untuk orang yang mempunyai kesibukan tetapi juga dapat membagi waktu,” ungkapnya (ikn-01)


Kabarikn.com,Balikpapan=Selasa ( 25/08/2020 ), KPU Kota Balikpapan melaksanakan Kegiatan Sosialisasi Pencalonan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan Tahun 2020.

KPU Balikpapan, Noor Thoha menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan kegiatan yang sangat krusial karena Roh nya dari Pilkada ini adalah pencalonan. Jadi, sumber dari segala permasalahan nanti ada banyak di pencalonan.

Maka, pada kegiatan Sosialisasi Pencalonan KPU menghadirkan Suhardi selaku yang membidangi Divisi Tekhnis khususnya pencalonan dan menjelaskan semua hal yang terkait dengan pencalonan. KPU Balikpapan juga mengunang hampir seluruh partai politik yang ada di Kota Balikpapan.

KPU belum dapat memilah karena dari Calon tersebut belum ada Tim Suksesnya, maka KPU hanya mengundang seluruh partai politik. Jika sudah mencapai proses pencalonan dan sudaj ditetapkan menjadi calon baru KPU akan mengundang Tim Kampanye.

Noor Thoha menambahkan jika salah satu Bakal Calon ternyata sebelum dilakukan test kesehatan secara keseluruhan ternyata beliau terpapar covid maka hal ini masih menjadi opsi.

Opsi pertama adalah akan langsung dilakukan pemeriksaan kepada Bakal Calon tetapi dengan standar Covid 19 yang ketat. Opsi kedua, yang bersangkutan tetap akan dilakukan isolasi sambil menunggu apakah nantinya setelah selesai isolasi bakal calon tersebut sembuh atau tidak, maka resikonya adalah penetapan menjadi mundur, test kesehatan diundur dan kampanye juga diundur.

Jika ada bakal calon yang terpapar covid 19 lalu meninggal dunia nanti ada mekanismenya tersendiri dari KPU yaitu bisa digantikan oleh Partai Politik.

" Untuk masalah ganti mengganti PKPU sudah mengatur detail," ujarnya.(Ikn-01)

KabarIkn.com,Balikpapan - Jumat ( 14/08/2020 ) , KPU Kota Balikpapan mendapat Kunjungan Kerja dari DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara .

Ini merupakan pertama kalinya KPU Kota Balikpapan dikunjungi oleh DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara dan ini tentunya menjadi kehormatan tersendiri bagi KPU Kota Balikpapan.

Ketua KPU Kota Balikpapan , Noor Thoha menyampaikan Dalam kunjungan tadi mereka membahas mengenai Pilkada di masa pandemi covid-19 untuk persiapan kedepannya bagaimana.

Diketahui secara Tipikal Geografis Kota Balikpapan dengan Kukar ini berbeda , tetapi ada satu sisi kesamaan yaitu DPT dan TPS nya sama . Maka dari itu DPRD Kukar ingin tau banyak apa yang dilakukan oleh Kota Balikpapan dalam rangka mengantisipasi turunnya partisipasi ketika nanti Pileg dimasa pandemi.

Lalu , mereka juga bertanya tentang adanya sebuah kemiripan calon tunggal dan bagaimana antisipasinya dari sisi regulasi. Kemudian mereka bertanya terkait warga pendatang dan hal hal itulah yang menjadi konsen para anggota DPRD Kukar karena banyak daerah di Kukar yang berbatasan dengan Kabupaten Lain.

Noor Thoha juga menyampaikan bahwa tidak ada strategis sosialisasi yang bisa menandingi KPU. KPU dalam rangka menggerakkan partisipasi ini membentuk 1.500 petugas yang harus mendatangi rumah rumah warga.

KPU menyampaikan bahwa akan ada Pilkada di tangal 9 Desember 2020 dan kemudian mendata agar bisa masuk dalam data pemilih. ( tri )

KabarIkn.com,Balikpapan - Jumat ( 07/08/2020 ), KPU Kota Balikpapan melaksanakan Sosialisasi Tata Cara Pendaftaran Pemantau Lembaga Survey atau Jejak Pendapat Dan Hitung Cepat Pemilihan Walikota Dan Wakil Wali Kota Balikpapan Tahun 2020.berlangsung di Halaman Gedung KPU Jum’at (7/8/2020)malam

Pada kegiatan tersebut KPU Balikpapan mengumpulkan seluruh stekholder yang artinya masyarakat yang mempunyai kerisauan dan mempunyai kepedulian terhadap pilkada tetapi tidak terakomodir dalam penyelenggara. Maka, KPU memberikan pemaparan bagaimana syaratnya jika ingin menjadi pemantau.

Ketua KPU Kota Balikpapan, Noor Thoha, S.H menyampaikan hal Ini dimaksudkan agar dapat melibatkan seluruh lapisan masyarakat dalam hal partisipasi. Kemudian  pemantau lembaga survei juga menjaga Lab Control, Jadi semisal pemantau bekerja sesuai Poksi nya maka dia akan melakukan survei kepada masyarakat bagaimana tanggapan terhadap calon dan ini juga bagian dari pendidikan politik.

Harapan KPU setelah dilakukan sosialisasi tersebut akan ada lapisan masyarakat yang mendaftarkan diri sebagai pemantau, lembaga survei atau menjadi lembaga Quick Count. 

Untuk kriterianya sendiri yaitu calon pendaftar harus independen, tidak ber afiliasi kepada salah satu calon, mereka harus mempunyai sumber dana sendiri dan tidak berasal dari sumber dana salah satu peserta pilkada. Kemudian syarat selanjutnya mereka tergabung dalam asosiasi, mereka juga harus ter- registrasi di KPU sebelum mereka terjun ke Masyarakat.

" Kita mengharapkan setelah sosialisasi ini akan lahir orang orang yang mempunyai kepedulian terhadap demokrasi dengan cara melibatkan diri sebagai pemantau, melibatkan diri sebagai lembaga survei atau melibatkan diri sebagai lembaga Quick Count," Kata Ketua KPU Kota Balikpapan, Noor Thoha S.H (TRI)

 

 

Kabarbpp58.net,Balikpapan - Senin ( 27/07/2020 ), KPU Balikpapan melaksanakan rapat koordinasi kepada seluruh stekholder terkait. Dalam rangka mensukseskan pilkada 2020 yaitu partisipasi harus tinggi, penyelenggaraan harus aman dan secara administrasi KPU melakukan komunikasi yang bagus dengan Bawaslu, Kepolisian, Kejaksaan,TNI/AD untuk memabangun sinegritas.

Ketua KPU Balikpapan, Noor Thoha menyampaikan lebih spesifik jika dengan Bawaslu KPU membahas mengenai pengawasan Bawaslu di tingkat bawah. Ditingkat bawah mereka melakukan pemutakhiran data pemilih dan bawaslu melakukan pengawasan, Instrumem pengawasan tersebut apa saja yang mereka laporkan KPU Balikpapan tidak mengetahui.

" Dari Bawaslu memang ada instrumen tentang pelaporan yanh dimana pelaporan tersebut bisa mengakses," Ketua KPU Balikpapan, Noor Thoha

Setelah itu, KPU Balikpapan membahas terkait dengan isu terkini yang berupa kemungkinan adanya calon tunggal. Calon tunggal termasuk terminologi KPU, sementara itu diluaran sana terdapat fenomena kotal kosong. 

Hal tersebut diluruskan oleh KPU, bahwa terminologi mengenai kotal kosong di PKPU maupun undang undang itu tidak ada yang ada hanyalah calon tunggal. Calon tunggal yaitu ada satu surat suara yang terdiri dari dua kolom yang hanya ada satu foto calon, kolom yang tidak ada foto calonnya itulah yang disebut kotak kosong.

" Kita mempunyai akses rahasia. kotak suara hanya satu baik yang ada foto calonnya maupun tidak ada tetap masuk kedalam satu kotak. persepsi seperti itulah yang kita bicarakan agar penyelenggara mampu menjelaskan kepada masyarakat tentang dinamika politik yang diluar," ujarnya.

Noor Thoha menambahkan KPU Balikpapan pada hari ini juga melaksanakan evaluasi tentang kinerja PPDP yang saat ini sedang bersih baku datang dari rumah ke rumah. Di 10 hari pertama saat KPU melakukan evaluasi PPDP berhasil melakukan coklit sudah 44% dan ini sebuah prestasi sesungguhnya karena kalau  44% sementara KPU dikasih target 30 hari yang artinya di 10 hari yang ketiga dan mudahan di 10 hari yang kedua semuanya sudah clear.

Dapat diartikan kinerja KPU yang targetnya 1 bulan dalam 2 minggu sudah terealisasi dengan mendatangi rumah kerumah (tri). 

 

 

KabarIkn.com,Balikpapan - Rabu ( 22/07/2020 ), KPU Balikpapan melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Pemutakhiran Data Pemilih Dan Pengenalan Aplikasi Sidalih 4.0 Dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Balikpapan Tahun 2020. Kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 22 - 23 Juli 2020 di Hotel Grand Tjokro Balikpapan.

Ketua KPU Balikpapan, Noor Thoha menyampaikan KPU Balikpapan melakukan Bimtek kepada PPK dan PPS terkait dengan Pemutakhiran Data Pemilih. Jadi, pendataan yang dilakukan oleh PPDP nanti akan diinfo dalam sebuah sistem yang bernama " Sidalih".

Sistem " Sidalih " tersebut setiap tahun ada perbaikan yaitu menjadi  " Sidalih 4.0 " yang akan dipergunakan untuk meng-input seluruh data datanya. " Para anggota PPS juga belum mengetahui bagaimana aplikasi sidalih yang terbaru makanya KPU melakukan Bimbingan Teknis untuk mereka," Kata Ketua KPU Balikpapan, Noor Thoha.

Selain Bimbingan Tekhnis tata cara pengisian aplikasi, KPU juga melaksanakan evaluasi hasil kerja PPDP. Nanti, ditingkat PPS dan PPK ada pleno  maka KPU akan mengajari Pleno tersebut dilaksanakan seperti apa dan apa yang dihasilkan dari Pleno tersebut (tri).

 

KabarIkn.com,Balikpapan - Sabtu ( 18/07/2020 ), Para anggota PPDP melakukan coklit di rumah Ketua KPU Balikpapan Noor Thoha.SH. Beliau melihat langsung bagaimana para anggota PPDP yang telah dibekali seperangkat teori dan seperangkat APD mereka melaksanakan tugas.

Ketua KPU Balikpapan, Noor Thoha menyampaikan kegiatan coklit ini harus dilakukan tanpa terkecuali Walikota, Ketua DPRD, Ketua KPU dan tokoh masyarakat tetap harus dilakukan coklit.

Sekalipun mereka tau persis bahwa orang tersebut masuk daftar pemilih itu harus tetap didatangi untuk dilakukan coklit karena mereka akan menyampaikan terkait hari pemungutan suara dan mereka akan menyampaikan sosialisasi bahwa penggunaan APD menjadi penting.

" Penggunaan APD ini memberikan jawaban bahwa pilkada yang dilaksanakan akan aman dan akan membuat masyarakat semakin yakin," Kata Ketua KPU Balikpapan, Noor Thoha.SH

Seluruh Komisioner KPU juga didatangi rumahnya untuk dilakukan coklit dan hal ini wajib dilakukan, jangan sampai komisioner KPU tidak dilakukan coklit. Para petugas PPDP akan menempelkan stiker di rumah komisioner KPU maupun yang lainnya sebagai bukti bahwa mereka sudah melakukan coklit dan sudah dikunjungi.

" Kita juga menjadi contoh untuk masyarakat Kalau anggota KPU juga dilakukan coklit," ujarnya (beny)

 

KabarIkn.com,Balikpapan - Sabtu ( 18/07/2020 ), KPU melaksanakan coklit serentak secara nasional di wilayah Balikpapan Utara . Sebagai Komisioner KPU Kota Balikpapan Mega Fariany Ferry sebagai korwil di Balikpapan Utara pada hari ini juga mereka melakukan gerakan coklit serentak dan mensosialisasikan coklit ke Tokoh Masyarakat di Balikpapan Utara.

Komisioner KPU Balikpapan, Mega Fariany Ferry menyampaikan dengan ditemani oleh para anggota PPK, PPS dan PPDP setempat KPU Balikpapan melakukan coklit kepada tokoh masyarakat yang ada di Balikpapan Utara.

Gerakan coklit serentak ini memang dicanangkannya untuk satu hari ini saja, tetapi untuk coklitnya sendiri dimulai dari tanggal 15 Juli - 13 Agustus 2020. " saya pesankan untuk KPU Balikpapan diharapkan dapat berpartisipasi kepada pemilih yang sudah terdaftar dan dimohon kesediannya untuk menyiapkan segala dokumen kependudukan seperti KTP dan KK untuk memudahkan anggota PPDP untuk melakukan coklit," Kata Komisioner KPU Balikpapan, Mega Fariany Ferry.

Sejauh ini proses gerakan coklit serentak sedang dilakukan semua oleh PPDP KPU Balikpapan sebanyak 343 PPDP yang ada di wilayah Balikpapan Utara telah melakukan coklit serentak. Kegiatan coklit ini dicanangkan untuk 5 rumah yang harus didatangi oleh PPDP di wilayah mereka masing masing untuk mensosialisasikan gerakan coklit serentak.

" Hal ini merupakan bentuk sosialisasi bahwa di tanggal 15 Juli 2020 - 13 Agustus 2020 itu adalah KPU melakukan proses coklit dalam tahapannya," ujarnya.

Untuk setiap tim monitoring dari KPU Kota Balikpapan ada 4 orang kemudian ditemani juga oleh para awak media, PPK, PPS di wilayah tersebut dan pastinya PPDP yang melakukan coklit (kb, 01)

KabarIkn.com,Balikpapan – Gerakan coklit merupakan gerakan yang dicanangkan oleh KPU RI serentak seluruh Indonesia. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menggaungkan bahwa tahapan pemutakhiran data sudah dimulai agar masyarakat juga dapat mempersiapkan diri untuk di coklit oleh petugas.

Ketua KPU Balikpapan, Noor Thoha.SH menyampaikan bahwa setelah melakukan coklit didalam agenda KPU Balikpapan akan mencoklit seluruh tokoh masyarakat Balikpapan mulai dari Walikota , Wakil Walikota , Ketua DPRD , Anggota DPRD dan Tokoh tokoh agama yang semuanya sudah masuk dalam list KPU dan berbagi tugas untuk datang ke rumah tokoh masyarakat tersebut.

Dalam coklit KPU Balikpapan melakukan pemutakhiran data , mencocokan antara daftar yang ada di KPU dengan daftar yang ada di rumah dengan rujukan KTP dan KK. Maka, setiap warga yang didatangi harus menyiapkan KTP dan Kartu Keluarga untuk dicocokan dengan data KPU. 

KPU membekali para petugas yang utama karena pilkada dilaksanakan di masa pandemic covid-19 maka mereka harus taat secara ketat melaksanakan protocol pencegahan covid-19. Hal itu wajib dilakukan karena agar masyarakat dapat yakin bahwa mereka datang dalam posisi aman.

“ para petugas semuanya sudah kami rapid test, sudah kami bekali termo gun dan hal ini yang merupakan upaya bagi KPU untuk meyakinkan kepada masyarakat bahwa pilkada di masa pandemi itu Inshaallah aman,” Kata Ketua KPU Balikpapan, Noor Thoha.SH

KPU juga meminta agar masyarakat dapat lebih aktif dalam penggunaan hak pilihnya maupun dalam proses tahapannya dan dalam penggunaan APD. Jumlah PPDP yang dibentuk oleh KPU Balikpapan ada 1.500 orang yang tersebar di seluruh Kota Balikpapan.

Anggaran yang digunakan untuk pemutakhiran data sudah diterima oleh KPU Balikpapan yaitu sebesar 1,7 M mulai dari pelantikan PPS sampai berakhirnya pemutakhiran data bisa dibilang cukup. Tetapi untuk nanti pelaksanaan dapat turun untuk tahap kedua , ketiga dan seterusnya (tri).

 

 

KabarIkn.com,Balikpapan – KPU Kota Balikpapan memperoleh Piagam Penghargan Terbaik untuk SDM Percepatan dan Ketepatan dalam memberikan Laporan dan Permintaan Data Badan Adhoc Pemilu Tahun 2019 dan Pemilihan Serentak Tahun 2020.

Ketua KPU Balikpapan , Noor Thoha menyampaikan setiap event KPU memberikan apresiasi seperti pada event pemutakhiran data , verifikasi dan sebagainya. Kota Balikpapan dalam event recruitment tenaga Adhoc menurut penelitian KPU Provinsi ini merupakan hal yang paling cepat.

“ Karena memang tenaga Adhoc ini kita banyak masalahnya , kalau kabupaten lain bisa jadi cepat dilaksanakan karena tenaga Adhoc nya cuma sedikit dan mungkin luasan hariannya tidak begitu luas,” ujarnya.

Untuk Kota Balikpapan dengan tenaga Adhoc yang mencapai 1.500 lebih oleh PPK , PPS dan PPDP diteliti oleh KPU Provinsi dianggap yang paling cepat dalam menyelesaikan recruitmen Adhoc sampai dengan pelaporannya. ( tri )

 

KabarIkn.com,Balikpapan – Monitoring yang dilaksanakan oleh KPU Balikpapan terutama mengenai Monitoring PPDP yang sudah mendapat penghargaan itu sudah mencapai 100% , kemudian Monitoring Dropping , Distribusi dan APD.

Ketua KPU Balikpapan , Noor Thoha menyampaikan Distribusi APD yang dilaksanakan oleh KPU Balikpapan sudah mencapai 100% karena para peserta PPDP sudah menerima semua APD tersebut.

Lalu Distribusi logistik terkait dengan pemutakhiran, setiap Anggota PPDP yang berjumlah 1.500 tersebut disamping mereka mendapat APD dia juga harus mendapatkan kelengkapan kerja seperti Formulir , Alat Tulis , Baju dan sebagainya sudah mereka terima.

“ Karena mereka sudah mendapat semua kelengkapan itu diartikan bahwa mereka semua sudah siap untuk bekerja. Pada tanggal 18 Juli 2020 KPU Balikpapan akan melaksanakan acara pencoklitan nanti akan digaungkan dengan cara kami hafal bersama dan kita akan mengunjungi Tokoh – Tokoh masyarakat untuk dilakukan pencocokan dan penelitian data pemilih,” Kata Ketua KPU Kota Balikpapan , Noor Thoha. ( tri )

 

 

KabarIkn.com,Balikpapan – Terhitung sejak tanggal 15 Juni 2020 atau sejak diturunkannya PKPU tahapan yang artinya tahapan pilkada tahun 2020 harus dilanjutkan. Sampai sejauh ini KPU Kota Balikpapan di minggu ini mereka sedang melaksanakan pembentukan PPDP yang dimana PPDP tersebut bertugas untuk mencoklit dan pemutakhiran data pemilih dan prosesnya dilakukan oleh PPS.

Divisi Teknis Penyelenggara KPU Balikpapan , Mega Fariany Ferry.S.Kom menyampaikan Dalam rangka mempersiapkan para anggota PPK dan PPS untuk pembentukan PPDP juga Bimtek Pemutakhiran data maka KPU juga tengah mempersiapkan untuk melaksanakan Bimtek PPK dan PPS yang akan dilaksanakan Minggu ( 05/07/2020 ).

Sudah ada setengah dari 34 Kelurahan yang telah KPU lakukan monitoring dalam rangka pembentukan PPDP dan penyerahan APD . Sesuai dengan yang diinstruksikan bahwa pilkada tahun 2020 ini harus bersamaan dengan protokol kesehatan pencegahan penyebaran covid-19.

“ Kami juga sudah menyiapkan APD kepada para penyelenggara di tingkat kecamatan dan kelurahan. Sudah ada sekitar 15 Kelurahan yang kita lakukan monitoring dan pembagian APD,” Kata Divisi Teknis Penyelenggara KPU Balikpapan , Mega Fariany Ferry.S.Kom.

Sejauh ini pembentukan PPDP sudah tahap pemberkasan yang dilakukan para anggota PPS dan KPU nantinya tinggal menetapkan PPDP tersebut pada tanggal sekitar 14 Juli 2020. Saat KPU Balikpapan melakukan monitoring , sejauh ini tidak ada informasi terkait kendala dan semuanya berjalan dengan lancar. ( tr )