[Valid RSS]

 

KabarIkn.com,Balikpapan – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menggelar Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi Daerah Wilayah Kaltim 2025 di Hotel Novotel Balikpapan, Rabu (10/9/2025). Kegiatan ini mengangkat tema “Sinergi dan Kolaborasi Dalam Upaya Mewujudkan Pemerintah Daerah yang Bebas Korupsi.”

Rakor dihadiri Ketua KPK RI Setyo Budiyanto, Gubernur Kaltim Dr. H. Rudy Mas’ud, Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, serta jajaran Forkopimda Kaltim.

Dalam sambutannya, Ketua KPK mengapresiasi langkah Gubernur Kaltim yang menggagas kegiatan tersebut. Menurutnya, rakor ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kebersamaan antarlembaga dalam pemberantasan korupsi.

“Pertemuan ini sangat bermanfaat. Saya melihat semangat kebersamaan sudah ada, tinggal bagaimana implementasinya berjalan dengan baik,” ujar Setyo Budiyanto.

Pada sesi sharing session bertajuk “Memimpin dengan Integritas, Membangun Daerah Tanpa Korupsi”, Ketua KPK menekankan pentingnya pencegahan korupsi dibanding sekadar penindakan. Ia juga mengingatkan bahwa upaya pemberantasan korupsi harus diwujudkan secara nyata oleh kepala daerah beserta jajaran, bukan hanya sebatas retorika.

“Ini soal mentalitas. Kita harus menghindari sikap permisif, intervensi, maupun pemanfaatan situasi yang bisa membuka peluang praktik korupsi,” tegasnya.(*)

 

KabarIkn.com,Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung Rest Area KM 57 dalam rangka memastikan kesiapan arus mudik lebaran 2025, pada Rabu (26/3) hari ini.

Peninjauan itu dilakukan bersama Menko PMK Pratikno, Menkes Budi Gunadi Sadikin, Panglima TNI Jenderal Agus Subianto dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Dalam kunjungannya itu, Sigit mengapresiasi kelengkapan sarana dan prasarana yang dapat digunakan masyarakat di Rest Area KM 57. Mulai dari tempat ibadah, ruang laktasi, stasiun pengisian mobil listrik hingga layanan bengkel.

Ia lantas berharap Rest Area lainnya dapat menyediakan sarana dan prasarana serupa sehingga bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat saat dalam perjalanan mudik.

"Ini tentunya perlu kita apresiasi karena lengkap. Mulai dari tempat untuk berbuka puasa, kemudian tempat istirahat, kemudian juga ada berbagai macam fasilitas lain," tuturnya kepada wartawan di lokasi.

Di sisi lain, Sigit menyebut berdasarkan data yang dimiliki Jasa Marga, terhitung sejak H-10 hingga H-6 lebaran telah terjadi peningkatan jumlah kendaraan yang mudik sebanyak 7 persen.

Ia mengatakan peningkatan jumlah kendaraan ini sejalan dengan adanya pemberian fasilitas dari pemerintah mulai dari diskon tarif tol hingga kebijakan Work From Anywhere (WFA).

Karenanya, Sigit mendorong agar masyarakat yang akan mudik untuk dapat memanfaatkan kebijakan yang telah disediakan pemerintah tersebut. Sehingga diharapkan dapat mengurangi puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada H-3 lebaran atau di tanggal 28 Maret.

"Tentunya saran kita manfaatkan insentif dari pemerintah ini dengan sebaik-baiknya, khususnya bagi yang punya rencana untuk melaksanakan mudik karena bisa dilaksanakan WFA," jelasnya. 

Kendati demikian, Sigit memastikan pihaknya memiliki sejumlah skenario dan rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan apabila terdapat lonjakan jumlah kendaraan. Rekayasa itu, kata dia, mulai dari penerapan ganjil-genap; contraflow hingga oneway.

"Hari ini kita mulai akan memperlakukan rekayasa apakah itu contraflow yang dilaksanakan di kilometer 47 sampai dengan 70. Kemudian selanjutnya apabila memang dibutuhkan kita juga persiapkan one way," tegasnya.

Hanya saja, Sigit menegaskan pelaksanaan oneway baru akan dilakukan jajaran Korps Lalu Lintas apabila jumlah kendaraan yang melintas diatas 8.000 per jam. Apabila masih dibawah angka itu, rekayasa yang dilakukan hanya contraflow semata.

"Tentunya akan diinformasikan kepada masyarakat sebelumnya melalui jalur-jalur media yang kita miliki, media sosial, media mainstream, media TV, sehingga masyarakat terinformasi dari awal terkait dengan potensi-potensi rekayasa yang akan terjadi," tuturnya. 

Dalam kesempatan yang sama, Panglima TNI Jenderal Agus Subianto mengaku telah mempersiapkan total 66.714 personel untuk membantu pengamanan mudik yang dilakukan oleh Korps bhayangkara.

"TNI menyiapkan personil sebanyak 66.714 personil yang akan diperbantukan kepada Polri dan sebagian akan stand by di satuannya untuk menghadapi apabila terjadi bencana alam untuk perbantuan kepada masyarakat," ujarnya.(*)

KabarIkn.com, Balikpapan  – Kapolda Kalimantan Timur, Brigjen Pol Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.Si., melaksanakan silaturahmi dengan Wakil Wali Kota Balikpapan Dr. Ir. H. Bagus Susetyo, M.M., dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang VIP Lantai 1 Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan, pada Selasa (25/3) pukul 09.00 WITA.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kapolresta Balikpapan, Asisten I, II, III, serta Sekretaris Daerah Kota Balikpapan. Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Kaltim dan jajaran Pemkot Balikpapan membahas berbagai agenda strategis terkait pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), koordinasi lintas sektor, serta dukungan terhadap program pembangunan daerah.

Kapolda Kaltim menekankan pentingnya kolaborasi yang erat antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan keamanan, khususnya dalam mendukung stabilitas wilayah yang menjadi bagian dari jalur strategis menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Silaturahmi ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dalam menjaga kondusivitas wilayah, mendukung kebijakan pembangunan, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," ujar Kapolda Kaltim.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Balikpapan menyampaikan apresiasi kepada Polda Kaltim atas peran aktifnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di kota Balikpapan. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta kondusif bagi masyarakat.

Silaturahmi ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara Polda Kaltim dan Pemkot Balikpapan dalam mewujudkan keamanan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat, sekaligus menghadapi dinamika perkembangan wilayah yang semakin pesat.(*)

KabarIkn.com,Yahukimo — Personel Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz 2025 melakukan kegiatan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) atas insiden penyerangan terhadap guru honorer dan tenaga kesehatan serta pembakaran fasilitas publik di Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Senin (24/3).

Kegiatan olah TKP dilakukan di tiga lokasi utama yakni kompleks perumahan guru SD Advent Anggruk, gedung RS Efata Angguruk, dan sekolah tempat pengrusakan ruang kelas. Tim gabungan juga mengevakuasi sejumlah korban luka dan korban meninggal dunia dari lokasi kejadian menuju RS Efata dan selanjutnya ke Dekai, Yahukimo.

Kaops Damai Cartenz 2025, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani didamping Wakaops Damai Cartenz 2025 Kombes. Pol. Adarma Sinaga, menjelaskan bahwa olah TKP merupakan bagian penting dari proses penyidikan berbasis Scientific Crime Investigation untuk mengungkap kebenaran peristiwa pidana.

"Olah tempat kejadian perkara dilaksanakan untuk membuat terang suatu peristiwa pidana sebagai bagian dari Scientific Crime Investigation, sehingga kami dapat mengumpulkan barang bukti, keterangan saksi di lapangan, untuk dapat mengetahui bagaimana peristiwanya dan siapa pelaku. Dari olah TKP ini nantinya akan menjadi dasar pembuktian dalam proses penyidikan selanjutnya," ujar Brigjen Faizal.

Dari hasil olah TKP, diketahui bahwa kejadian berlangsung selama dua hari berturut-turut, yakni Jumat (21/3) dan Sabtu (22/3). Kelompok pelaku yang berjumlah sekitar 15 orang menyerang guru-guru honorer menggunakan senjata tajam, membakar dua unit rumah dinas guru, merusak tujuh ruang kelas sekolah, serta menganiaya dan membunuh seorang guru bernama Rosalia Rerek Sogen.

Korban meninggal dunia ditemukan dengan sejumlah luka parah di tubuh, di antaranya luka robek di leher, luka tusuk di pinggang, dan patah tulang terbuka di tangan. Sementara itu, tujuh korban lainnya mengalami luka berat dan ringan akibat penganiayaan menggunakan senjata tajam.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2025, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memperkeruh suasana. Ia juga meminta kerja sama aktif masyarakat untuk melaporkan informasi penting terkait pelaku.

"Kami mengajak masyarakat di Yahukimo dan sekitarnya untuk tetap waspada, tidak terpancing provokasi, dan segera melapor jika memiliki informasi tentang keberadaan para pelaku. Peran aktif masyarakat akan sangat membantu dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif," imbau Kombes Yusuf.

Dalam kegiatan tersebut, tim gabungan berhasil mengumpulkan sejumlah barang bukti seperti serpihan kaca, bilah parang dan pisau terbakar, serta sampel material bangunan yang hangus. Beberapa saksi juga telah dimintai keterangan guna memperkuat proses penyelidikan.

Hingga kini, personel Ops Damai Cartenz masih melakukan penjagaan dan pemantauan intensif di Distrik Anggruk untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan lanjutan. Polri menegaskan komitmennya untuk hadir dan melindungi masyarakat di wilayah pegunungan Papua dari aksi-aksi kekerasan.(*)

KabarIkn.com,Jakarta – Bareskrim Polri bersama Polda Metro Jaya melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait dugaan teror berupa peletakan kepala babi di Gedung Tempo, Jakarta Selatan pada Rabu 19 Maret 2025.

Penyelidikan dilakukan atas dasar adanya laporan resmi terkait dugaan tindak pidana ancaman kekerasan dan/atau upaya menghalang-halangi kerja jurnalistik.

Adapun kegiatan penyidik meliputi datang ke lokasi kejadian, koordinasi serta pendataan terhadap saksi-saksi yang mengetahui peristiwa tersebut.

“Polri telah melakukan langkah awal penyelidikan di TKP untuk mengumpulkan informasi dan keterangan yang diperlukan, serta mengecek Closed Circuit Television di Pos Satuan Pengamanan gedung Tempo” ujar Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, Minggu (23/3).

Ia menjelaskan, saat ini peristiwa tersebut masih dalam penyelidikan, dan penyidik tengah mengumpulkan bahan keterangan guna proses lanjutan.

“Rencana tindak lanjut meliputi klarifikasi terhadap saksi serta pelaksanaan kelengkapan adminitrasi syarat formil penyelidikan” tambah Trunoyudo.

Hingga kini, penyelidikan masih terus berlangsung.(*)

KabarIkn.com, Balikpapan – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan Idulfitri 1446 H, Kapolda Kalimantan Timur Brigjen Pol Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., melaksanakan pengecekan Pos Terpadu di Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan, pada Kamis (20/3/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Mahakam 2025, yang bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama periode mudik Lebaran.

Dalam pengecekan ini, jajaran kepolisian memastikan bahwa seluruh personel gabungan dari unsur Polri, TNI, otoritas bandara, dan instansi terkait telah siap siaga dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk kelancaran arus penumpang serta pengawasan terhadap keamanan penerbangan.

Kabidhumas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc, menyampaikan bahwa keberadaan Pos Terpadu di titik-titik strategis, termasuk bandara, menjadi bagian dari upaya Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang melakukan perjalanan selama Lebaran.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap elemen pengamanan telah siap, baik dari segi personel maupun sarana dan prasarana. Operasi Ketupat Mahakam 2025 ini bertujuan untuk menciptakan suasana mudik yang aman, tertib, dan lancar bagi seluruh masyarakat," ujar Kabidhumas.

Dengan adanya Pos Terpadu ini, diharapkan koordinasi antarinstansi semakin optimal dalam menjaga keamanan serta memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik yang melalui jalur udara di Kalimantan Timur.(*)

KabarIkn.com,Jakarta - Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyampaikan pesan keselamatan untuk pemudik lewat lagu 'Mudik Aman, Keluarga Nyaman'. Lagu ini diapresiasi Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

"Tadi Pak Agus sudah membuat lagu, saya kira ini bisa menjadi hiburan tersendiri bagi para pemudik sambil dipasang tagline Mudik Aman Keluarga Nyaman, sambil nyanyi lagu tersebut," puji Kapolri, Kamis (20/3/2025).

Kapolri berharap, lagu 'Mudik Aman Keluarga Nyaman' itu bisa menghibur masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. Dia juga berharap lirik yang terkandung dalam lagu itu menjadi pengingat bagi pemudik agar senantiasa mengedepankan keselamatan.

"Mudah-mudahan ini menambah suasana psikologis riang dan membuat pemudik juga ingat bahwa mereka akan ketemu keluarga maka harus ingat keselamatan, bahwa keluarga di kampung berharap bertemu dengan selamat," ujar Kapolri.

Lagu ini diperkenalkan resmi Kakorlantas kepada publik di acara 'Mudik Aman, Keluarga Nyaman Bersama Korlantas Polri' yang diselenggarakan pada 13 Maret. Judul lagunya sama dengan tagline mudik Polri tahun 2025 yakni 'Mudik Aman, Keluarga Nyaman'.

Di acara itu, Kakorlantas menceritakan bahwa lagu ini tercipta saat dirinya berkunjung ke Surabaya, Jawa Timur, memantau kesiapan Operasi Ketupat jelang arus mudik Lebaran 2025. Lagu ini diciptakannya bersama Direktur Utama Jasa Raharja, Rivan Purwantono.

"Lagu ini terinspirasi dari perjalanan saya bersama Dirut Jasa Raharja ke Surabaya. Saat di mobil, saya bersama beliau menyanyikan lagu ini. Kami berdua yang menulisnya," ujar Kakorlantas.

Lirik lagu berbahasa Jawa dengan nuansa musik koplo ini langsung menarik perhatian peserta acara yang dihadiri tokoh serta stakeholder Korlantas Polri.

Ayo ayo ayo, ayo kita mudik

Kumpul karo kancane, sungkem bapak ibune.

Ayo ayo ayo, ayo kita mudik

Neng dalan ati ati, keluarga nengomah ngenteni.

Penggalan reffrain lagu yang mudah diingat itu menggambarkan kerinduan masyarakat akan suasana mudik berkumpul dengan keluarga. Pesan keselamatan diselipkan Kakorlantas agar mudik tetap taat berlalu lintas dan mematuhi imbauan petugas di lapangan agar mudik aman, nyaman, tertib dan lancar.

Secara keseluruhan, lagu 'Mudik Aman, Keluarga Nyaman' menggambarkan ungkapan cinta dan rasa syukur terhadap keluarga. Lagu yang dinyanyikan Kakorlantas ini juga mengingatkan masyarakat agar selalu menjaga keselamatan di jalan selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2025.(*)

KabarIkn.com, Balikpapan - Arus mudik Lebaran 2025 di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, hari ini terpantau lancar dan ramai oleh penumpang yang hendak kembali ke berbagai kota tujuan.

Tim patroli Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim turun langsung memantau pergerakan penumpang mudik di pelabuhan tersebut. Kompol Iwan Pamuji, S.H., M.H., selaku Danyon A Pelopor, menyatakan bahwa timnya telah memeriksa kondisi di sekitar pelabuhan, baik di area luar maupun dalam.

“Kami memastikan situasi terkini di pelabuhan agar arus mudik berjalan lancar dan aman,” ujar Kompol Iwan, Rabu (19/03/25) pagi.

Di sisi lain, Kombes Pol Andy Rifai, S.I.K., M.H., selaku Dansat Brimob Polda Kaltim, menegaskan bahwa Batalyon A Pelopor akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menjaga keamanan di pelabuhan-pelabuhan Balikpapan selama masa mudik Lebaran 1446 H.

“Kami terus memantau perkembangan arus mudik. Alhamdulillah, hari ini terlihat lancar tanpa ada kemacetan yang berarti. Kami berharap seluruh masyarakat yang mudik dapat tiba di tujuan dengan selamat,” pungkas Kombes Andy Rifai.

Sumber : Humas Polda Kaltim

Kabarikn.com,Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat pengguna jalan bersama insan media. Sebanyak 1.000 paket takjil dibagikan dalam acara yang berlangsung di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, pada Senin (17/3/2025).

Jenderal Sigit secara langsung membagikan takjil kepada pengendara yang melintas, disambut antusias oleh masyarakat. Turut mendampingi dalam kegiatan ini, Kabaintelkam Polri Komjen. Pol. Syahardiantono, Kadivhumas Polri Irjen. Pol. Sandi Nugroho, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen. Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, serta Karomultimedia Divisi Humas Polri Brigjen. Pol. Gatot Repli Handoko, bersama sejumlah perwakilan media.

Kapolri menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara Polri dan insan media dalam berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan.

"Alhamdulillah, bersyukur bisa berbagi takjil bersama teman-teman media, khususnya untuk saudara-saudara kita yang akan berbuka puasa. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan bersama ini membawa berkah bagi semuanya," ujar Kapolri.

Salah satu pengemudi ojek daring yang menerima takjil mengungkapkan rasa syukur atas pemberian tersebut. Di tengah rintik hujan, mereka menerima bingkisan langsung dari Kapolri.

"Terima kasih, Pak. Berkah, jazakumullah khairan katsiran," ucap seorang pengemudi ojek daring usai menerima takjil.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat di bulan Ramadan, sekaligus mempererat hubungan dengan insan media dalam menyampaikan pesan kebaikan.(*)

KabarIkn.com,Jakarta - Kepemimpinan di Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) resmi berganti. Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., resmi digantikan oleh Brigjen Pol Endar Priantoro S.H. S.I.K., M.Si., pada Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang digelar di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (14/03/25).

Upacara Sertijab tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yang diikuti oleh seluruh Pejabat Utama Mabes Polri.

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc., menjelaskan bahwa pergantian estafet Kepemimpinan di Polda Kaltim tersebut resmi tertuang dalam Surat Telegram Kapolri yang ditandangani langsung oleh As SDM Kapolri dengan Nomor ST/488/KEP./2025 yang menyatakan bahwa Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si resmi menjabat sebagai Kapolda Jatim.

Sementara itu, Kapolda Kaltim yang baru resmi dijabat oleh Brigjen Pol Endar Priantoro S.H. S.I.K., M.Si., yang sebelumnya menjabat sebagai Pati Bareskrim Polri (Penugasan Pada KPK RI)

Ia menambahkan, pergantian kepemimpinan di Polda Kaltim merupakan bagian dari dinamika organisasi di tubuh Polri yang bertujuan untuk penyegaran serta peningkatan kinerja institusi.

"Pergantian ini adalah bagian dari proses regenerasi dan penyegaran organisasi guna meningkatkan efektivitas serta optimalisasi kinerja khususnyanya Polda Kaltim," tandas Kombes Pol Yuliyanto.

Mewakili Keluarga Besar Polda Kaltim, Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., atas kepemimpinannya selama kurang lebih 1 tahun 6 bulan yang telah membuat banyak perubahan serta berbagai inovasi yang membuat Polda Kaltim beserta jajaran dicintai oleh masyarakat.

Serta ia juga mengucapkan selamat datang kepada Kapolda Kaltim yang baru Brigjen Pol Endar Priantoro S.H. S.I.K., M.Si., untuk bertugas memimpin dalam menjaga kamtibmas di Wilayah Kalimantan Timur.

"Kami siap mendukung dan menjalankan arahan serta kebijakan beliau demi kemajuan serta pelayanan terbaik dari Polda Kaltim kepada masyarakat," ungkapnya.

Sumber : Humas Polda Kaltim

KabarIkn.com,Jakarta – Polri secara resmi menetapkan FWLS, eks-Kapolres Ngada, sebagai tersangka dalam kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur. Keputusan ini disampaikan dalam konferensi pers yang digelar Divisi Humas Polri, Kamis (13/3), di Mabes Polri. Penegakan hukum terhadap kasus ini dilakukan secara simultan, baik dari aspek kode etik maupun tindak pidana.

"Polri konsisten dan berkomitmen menindak tegas setiap pelanggaran yang dilakukan oleh personel, termasuk yang berkaitan dengan pelanggaran peraturan perundang-undangan, terutama yang menyangkut perlindungan anak," tegas Brigjen. Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, Karo Penmas Divisi Humas Polri.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, FWLS terbukti melakukan pelecehan seksual terhadap tiga anak di bawah umur berusia 6, 13, dan 16 tahun, serta seorang dewasa berinisial SHDR (20). Selain itu, tersangka juga diduga menyalahgunakan narkoba dan menyebarluaskan konten pornografi anak.

Brigjen Pol. Agus, Karo Wat Prof Divisi Propam Polri, menjelaskan bahwa FWLS telah menjalani proses kode etik di Propam Polri sejak 24 Februari 2025. Sidang Kode Etik Profesi Polri (KKEP) dijadwalkan pada 17 Maret 2025, dengan ancaman sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

"Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa perbuatan FWLS termasuk kategori pelanggaran berat, sehingga sidang kode etik akan segera digelar," kata Brigjen Agus.

Selain sanksi etik, FWLS juga menghadapi jeratan hukum pidana. Dir Tipid Siber Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Himawan Bayu Aji, mengungkapkan bahwa tersangka tidak hanya merekam dan menyimpan konten asusila anak, tetapi juga menyebarkannya melalui dark web.

"Barang bukti berupa tiga unit handphone telah diamankan dan sedang diperiksa di laboratorium digital forensik," jelas Brigjen Himawan.

Atas perbuatannya, FWLS dijerat dengan sejumlah pasal berlapis, di antaranya Pasal 6 huruf C, Pasal 12, Pasal 14 ayat 1 huruf A dan B, serta Pasal 15 ayat 1 huruf E, G, J, dan L UU No. 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Selain itu, ia juga dijerat Pasal 45 ayat 1 junto Pasal 27 ayat 1 UU ITE No. 1 Tahun 2024. Ancaman hukuman maksimal mencapai 15 tahun penjara dan denda hingga Rp1 miliar.

Kompolnas turut mengawal jalannya penyidikan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas. Irjen Pol. (Purn.) Ida Utari dari Kompolnas menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pengawasan agar kasus ini ditangani dengan benar sesuai prosedur hukum yang berlaku.

"Kami memastikan bahwa penanganan kasus ini dilakukan secara profesional dan sesuai aturan. Kami juga mendorong sidang kode etik segera dilaksanakan serta proses pidana berjalan tanpa hambatan," ujar Ida Utari.

Mengingat korban dalam kasus ini adalah anak-anak, berbagai lembaga seperti KPAI, Kementerian Sosial, dan Kemen PPPA bergerak memberikan pendampingan. Ketua KPAI, Aimariati Solihah, menekankan pentingnya perlindungan psikososial bagi korban.

"Kami telah berkoordinasi dengan Kemensos dan Kemen PPPA untuk memastikan korban mendapatkan perlindungan dan pemulihan trauma," kata Aimariati.

Hal senada disampaikan Deputi Perlindungan Khusus Anak Kemen PPPA, Nahar, yang menegaskan bahwa negara wajib memastikan hak-hak korban tetap terlindungi selama proses hukum berlangsung.

"Kami memastikan bahwa seluruh langkah yang diambil dalam kasus ini mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak, termasuk pendampingan hukum dan psikologis," ujarnya.

Polri menegaskan bahwa seluruh proses penyidikan dilakukan dengan pendekatan scientific crime investigation. Bukti-bukti yang dikumpulkan diuji secara akademis dengan melibatkan berbagai ahli, termasuk psikologi, kejiwaan, dan agama.

"Kasus ini ditangani dengan penuh kehati-hatian dan mengacu pada prosedur hukum yang berlaku, sehingga setiap tindakan tersangka dapat dikonstruksikan sebagai tindak pidana terhadap hak-hak perlindungan anak," ujar Brigjen. Trunoyudo.

Sebagai langkah selanjutnya, Polda NTT dengan dukungan Bareskrim Polri akan melengkapi berkas perkara dan melanjutkan proses hukum hingga tahap persidangan.

Dengan ditetapkannya FWLS sebagai tersangka, Polri menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap personel yang terlibat dalam tindak pidana. Kasus ini juga menjadi pengingat pentingnya perlindungan anak sebagai prioritas dalam sistem hukum Indonesia.

"Kami berkomitmen untuk menyelesaikan kasus ini secara profesional, transparan, dan akuntabel. Tidak ada kompromi terhadap pelanggaran hukum, apalagi yang menyangkut perlindungan anak," pungkas Brigjen. Trunoyudo.

Dengan proses hukum yang terus berjalan, masyarakat diminta untuk tetap memantau perkembangan kasus ini guna memastikan keadilan bagi para korban.(*)

KabarIkn.com,Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali melakukan mutasi besar-besaran di jajaran perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Mutasi ini tertuang dalam enam surat telegram (ST) yang diterbitkan pada 12 Maret 2025, dengan total 1.255 personel mengalami pergeseran jabatan.

Mutasi ini tercantum dalam enam surat telegram, sebagai berikut:

- ST/488/III/KEP./2025 - 111 personel

- ST/489/III/KEP./2025 - 442 personel

- ST/490/III/KEP./2025 - 261 personel

- ST/491/III/KEP./2025 - 153 personel

- ST/492/III/KEP./2025 - 202 personel

- ST/493/III/KEP./2025 - 86 personel

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho, menegaskan bahwa mutasi ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan strategi penguatan kelembagaan.

“Mutasi ini merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi Polri. Selain sebagai penyegaran, ini juga bagian dari pembinaan karier untuk meningkatkan profesionalisme anggota,” ujar Irjen Pol Sandi Nugroho, Kamis (13/3/2025).

Dari total 1.255 personel yang dimutasi, sebanyak 881 personel mendapat promosi jabatan. Beberapa di antaranya adalah:

- Dua Perwira Tinggi (Pati) menduduki jabatan strategis di Mabes Polri:

- Irjen Pol Anwar sebagai Asisten SDM Kapolri

- Irjen Pol Suwondo Nainggolan sebagai Asisten Logistik Kapolri

10 Kapolda baru ditunjuk, termasuk:

- Brigjen Pol Mardiyono sebagai Kapolda Bengkulu

- Irjen Pol Rusdi Hartono sebagai Kapolda Sulsel

- Irjen Pol Drs. Nanang Avianto sebagai Kapolda Jatim

- 6 Irjen Pol dan 33 Brigjen Pol mendapat promosi jabatan baru

- 288 Kombes Pol mengalami nivelering jabatan

- 205 AKBP menjabat sebagai Kapolres di berbagai daerah

Selain Promosi, Mutasi Ini Juga Mencakup:

- 74 personel berangkat pendidikan

- 88 personel selesai pendidikan

- 77 personel menjalani tugas khusus (Gassus)

- 51 personel dikukuhkan dalam jabatan baru

- 63 personel memasuki masa pensiun

- 57 Polwan Naik Jabatan, 10 Jadi Kapolres

Dalam mutasi kali ini, sebanyak 57 polisi wanita (Polwan) mendapatkan promosi jabatan, dengan 10 di antaranya menduduki posisi Kapolres. Beberapa nama yang menonjol, antara lain:

- AKBP Kadek Citra Dewi sebagai Kapolres Jembrana, Polda Bali

- AKBP Veronica sebagai Kapolres Salatiga, Polda Jateng

- AKBP Heti Patmawati sebagai Kapolres Lampung Timur, Polda Lampung

“Polwan memiliki peran yang semakin strategis dalam kepemimpinan di Polri. Promosi ini menunjukkan bahwa Polri terus memberikan ruang bagi Polwan untuk berkembang dan berkontribusi lebih luas,” tambah Irjen Pol Sandi Nugroho.

Mutasi ini merupakan bagian dari strategi Polri dalam memperkuat organisasi dan meningkatkan efektivitas kinerja di berbagai lini.

“Kami ingin memastikan Polri tetap solid dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan ke depan. Mutasi ini adalah bagian dari strategi memperkuat organisasi agar semakin profesional dalam melayani masyarakat,” tutup Irjen Pol Sandi Nugroho.

Dengan mutasi ini, diharapkan Polri semakin profesional, modern, dan terpercaya dalam menjalankan tugasnya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.(*)