[Valid RSS]

KabarIkn.com,Balikpapan - Senin ( 10/08/2020 ), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan mendapatkan bantuan 15 unit Hp Android dari NCW dan Fraksi PKB. Taufiq Qul Rahman selaku ketua Fraksi PKB dan Munawar selaku Ketua NCW bahwa PT. ALFAMIDI juga akan memberikan bantuan kepada Dinas Pendidikan Kota Balikpapan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Balikpapan, Ir.Muhaimin.MT menyampaikan bahwa kegiatan Dinas Pendidikan yang didukung oleh Fraksi PKB, NCW dan Masyarakat Kota Balikpapan yang memang diberikan rezeki yang lebih.

Muhaimin berharap semoga semua amanah yang disampaikan ke Dinas Pendidikan Kota Balikpapan dapat disantunkan kepada masyarakat yang memang berhak untuk menerima bantuan tersebut. Seperti yang diketahui untuk Pulsa Perdana Disdik sudah dapat dan sampai tanggal 15 nanti diharapkan bisa terkumpul lebih dari 1.500 bantuan.

Sudah ada sekitar 1.364 permohonan dari tingkat SD/SMP yang ditujukan kepada Dinas Pendidikan dan Disdik sendiri menargetkan semoga bisa sampai 1.500 permohonan.(ikn-01)  

 

KabarIkn.com,Balikpapan - Dalam suasana Covid-19 ini kegiatan belajar mengajar lebih dominan menggunakan daring dan pasti membutuhkan fasilitas HP maupun Laptop dalam proses belajar mengajar tersebut. 

Kepala Bidang SMP Kota Balikpapan, Sarjaka MP.d menyampaikan siswa siswi di Kota Balikpapan tidak semua mempunyai fasilitas HP maupun Laptop tersebut. Maka, Dinas Pendidikan Kota Balikpapan membuat program " Peduli Pendidikan " yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Kota Balikpapan.

Pihak Disdik juga akan meminta ataupun menghimbau warga Kota Balikpapan untuk dapat berpartisipasi dengan mendonasikan Laptop atau HP Android yang masih layak pakai dan nanti akan di donasikan kepada kurang lebih 1.708 siswa SD, SMP yang kurang mampu atau yang membutuhkan.

" Dinas Pendidikan mempunyai target yaitu 1.708 siswa, makanya program tersebut disebut dengan " Peduli Pendidikan ". Dari target tersebut dinas pendidikan akan mendapatkan Laptop ataupun HP untuk siswa yang membutuhkan tersebut," Kata Kepala Bidang SMP Kota Balikpapan, Sarjaka.dirung kerjanya Rabu (29/7/2020).

Nantinya bantuan tersebut akan diterima pada tanggal 10 Juli - 15 Juli 2020 sekitar jam 08.00 - 15.00 di Kantor Dinas Pendidikan Kota Balikpapan. Hal tersebut sudah di inisiasi oleh Bank Indonesia sudah mendonasikan 4 Laptop untuk SMP Negeri 13, Donasi dari Pegadaian untuk sekitar 25 siswa yaitu bantuan Dana sekitar 4 Juta Rupiah per siswa untuk mendukung proses belajar mengajar menggunakan Daring.

" Secara simbolis bantuan tersebut akan disalurkan melalui Walikota Balikpapan dan selanjutnya akan diserahkan kepada siswa yang membutuhkan," ujarnya.

Tentunya setelah bantuan tersebut diterima oleh masing masing siswa Dinas Pendidikan Kota Balikpapan tetap akan melakukan evaluasi dan diharapkan bantuan tersebut dapat tepat sasaran untuk mendukung proses belajar tersebut.

Selain itu, sekolah juga akan melakukan seleksi dan seleksi tersebut sudah melalui penjaringan yang ketat bahwa siswa tersebut memang pantas untuk mendapatkan bantuan.

Sarjaka menambahkan bahwa intinya mereka berharap masyarakat Kota Balikpapan dapat merasa terpanggil, karena wabah covid-19 ini memang mempunyai dampak yang begitu dirasakan oleh masyarakat Kota Balikpapan khususnya masyarakat yang tidak mampu terkait dengan proses pendidikan daring (Ikn 01/tri)

 

Informasi lebih lanjut bagi ibu dan bapak berkenan untuk berdonasi dapat menghubungi Contact Person

1.Muhaimin : 081350551968

2.Buntoro   :  081328270654

3.Ganung Praktikno : 081253004675

4.Sarjaka    : 08115371002

5.Pargiyanta : 081346207176

6.Prapto Budi : 081253463300

7.Triyuni : 081346200245

8.Salgiman : 08125844366

9.Ketut Karton : 081346210275    

 

 

 

Kadisdikbu : Ir Muhaimin MT

KabarIkn.com,Balikpapan - Senin ( 13/07/2020 ), Dinas Pendidikan Kota Balikpapan mengikuti kegiatan Rapat Dengar Pendapat ( RDP ) dengan Komisi IV DPRD Kota Balikpapan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Balikpapan, Ir. Muhaimin.MT menyampaikan dalam RDP mereka membahas mengenai KUA PPAS yang artinya rencana yang akan dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di tahun 2021. Karena, Mitra Dinas Pendidikan adalah Komisi IV, maka mereka juga ingin tau berapa anggaran yang dikeluarkan pada KUA PPAS tersebut.

Disdik sudah menjelaskan bahwa di rencana strategis sekian, dana habis sekian dan disdik mendapatkan sekian. Lalu, pada saat Disdik menjelaskan bahwa ini berkembang juga di kegiatan kegiatan yang pertama yaitu adanya Rekopusing karena kegiatan Covid-19.

Selanjutnya mengenai bagaimana keadaan karena adanya PPDB online seperti sekarang ini. Dalam PPDB ini banyak anak anak yang tidak bisa diterima di sekolah negeri, sementara itu Disdik mempunyai rencana yang diharapkan sampai tahun 2021 daya tampung di sekolah negeri harus sampai dengan 75%.

Sekarang daya tampung sekolah negeri masih berkisar 65% - 66% yang berarti masih kurang sekitar 13%. Disdik sudah melakukan analisa untuk analisa kelulusan SD ke SMP pada tahun 2021 termasuk potensi anak sekolah berumur 7 tahun yang akan masuk di tahun 2021.  Sehingga dari hasil analisa tersebut per - kecamatan sudah ketahuan berapa dibutuhkan tambahan ruang kelas baru, berapa dibutuhkan unit sekolah baru itu telah di diskusikan.

Muhaimin menambahkan bahwa intinya jika menambah unit sekolah baru atau menambah ruang kelas baru itu masuk di anggaran, sehingga Komisi IV DPRD Balikpapan akan memback up terutama di tim Banggar agar kejadian kekurangan Rombel dapat ter minimize dan mereka juga akan membantu mengawal di tahun 202199, “ jelasnya(tri)

KabarIkn.com,Balikpapan- Sekolah Menengah Pertama Negeri 10 (SMPN 10) Balikpapan pada Selasa (21/7) menggelar pertemuan seluruh siswa kelas 7 yang baru diterima. Pertemuan yang dilakkaukn secara bergilir di ruang Multimedia langsung dihadiri oleh Kepala Sekolah SMPN 10 Drs, H Ismail M.Pd dan Kerua Komite Irawan.

Dalam pertemuan tersebut Ismail menyampaikan program sekolah SMPN 10 Balikpapan  pada orang tua murid yang hadir. Dari visi dan misi sekolah, kurikulum pembelajaran serta dukungan orang tua pada sekolah dan murid.

“ Saya mengharapkan orang tua selama proses pembelajaran daring ini dapat memberi memotivasi kepada anak. Saya selaku orang tua disekolah juga meminta peran kita semua untuk mensukseskan pembelajaran yang saat ini seang berlangsung”ajak Ismail.

Diingatkan juga oleh kepala sekolah asal Nusa Tenggara Barat ini, untuk memperhatikan pergaulan anak di luar sekolah . Sehingga tetap menjunjung rasa hormat pada orang tua dan guru.

Selain itu Ismail juga memperkenalkan keberadaan Komite sekolah. Dimana komite sekolah merupakan perpanjangtangan sekolahk kepada orang tua siswa. Selaku ketua Komite SMPN 10 Balaikpapan Irwan yang juga hadir dalam pertemuan itu menyampaikan ada beberapa pengeluaran sekolah yang tidak dibiayai oleh sekolah. Sehingg dibutuhkan partisipasi wali murid melalui keputusan Bersama yang difasilitasi oleh komite sekolah.

“Beberapa pengeluaran sekolah yang tidak dapat dibiayai oleh sekolah melalui dan BOS kami harapkan adanya partisipasi dari wali murid”ujar Irawan.

Selain itu Irawan juga meminta setiap kelas untuk membentuk pengurus paguyuban kelas. Dari pengurus paguyuban tersebut nanti akan menjadi bagian komite, sehingga informasi dan koordinasi dengan komite sekolah yang berkaitan dengan kegiatan sekolah dapat dikomunikasikan dan diinformasikan pada pengurus paguyuban kelas.

Salah satu Guru SMPN 10 Walikelas 7B, Finda, menyampaikan pengurus paguyuban kelas ini nantinya akan menjadi bagian komite sekolah. Terkait kegiatan kelas yang membutuhkan masukan dan dukungan dari murid-murid kelas, pihak paguyuban ini lah nantinya yang akan merembukan dengan wali murid dikelas.

“Dengan adanya pengurus paguyuban kelas ini, semoga dapat membatu walik kelas dan sekolah dalam mendukung program-program sekolah”tandas Finda(danang)

 

Kadisdikbud Balikpapan Ir Muhaimin MT

KabarIkn.Com,Balikpapan-Bapak/Ibu para orangtua siswa SD dan SMP Negeri/Swasta se-Balikpapan yang berbahagia,  karena masih banyaknya pertanyaan terkait dimulainya tahun ajaran baru 2020/2021 yang akan dimulai (13/7/2020). Dengan ini dapat disampaikan bahwa Disdikbud Balikpapan telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor :420/3460/Disdibud,(8/7/2020) secara garis besar edaran  tersebut  menjelaskan :

  1. Tahun ajaran baru yang dimulai (13/7/2020)akan ditandai dengan kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) yang  dilaksankan secara DARING, jadi TIDAK ADA KEGIATAN TATAP MUKA/SISWA TIDAK PERLU DATANG KE SEKOLAH.
  1. Khusus untuk siswa SD kegiatan PLS akan ditandai dengan menghadirkan perwakilan siswa baru (kelas 1) sebanyak 5 siswa yang berada di zonasi R1 (siswa terdekat sekolah) dengan tetap menerapkan standar protokol kesehatan.
  1. Pasca kegiatan PLS, pihak sekolah melalui wali kelas (SMP) dan guru kelas (SD) akan mengundang para orang tua siswa secara bergantian untuk menjelaskan program sekolah selama pembelajaran Daring/BDR, yang waktunya akan diberitahukan kemudian oleh pihak sekolah.
  1. Khusus siswa kelas 1 SD, terutama yang belum bisa membaca/menulis akan diberikan pilihan kepada para orang tua untuk membimbing putra putri dengan melakukan kunjungan guru ke rumah (home visit) atau dengan datang ke sekolah maksimal 5 siswa per kelas, dalam hal ini akan diberikan angket kepada bapak ibu untuk memilih.
  1. Selama proses pembelajaran daring (BDR) bapak ibu juga akan diberikan pilihan waktu pelaksanaannya terutama bagi para orang tua yang bekerja, bisa memilih pagi hari atau sore hari disesuaikan kesiapan para orang tua mendampingi putra putrinya pada saat belajar.                                                      
  2. Bila situasi memungkinkan/kondisi membaik maka proses pembelajaran daring (BDR) akan dikombinasikan dengan pembelajaran tatap muka satu kali dalam satu minggu setelah mendapatkan rekomendasi/persetujuan dari Walikota selaku ketua gugus tugas covid-19 Balikpapan, dan terus akan dilakukan evaluasi menyesuaikan situasi dan kondisi perkembangan covid-19.                                                                                                                                  
  3. Khusus untuk PAUD-TK akan dibuatkan surat edaran tersendiri, dan saat ini masih dalam pembahasan tim gugus tugas vovid-19 Balipapan

Demikian disampaikan, semoga bermanfaat.

Terima kasih (*).

(MUHAIMIN-KADISDIKBUD BPP).