[Valid RSS]

Photo : Pemkab Paser dengan Indomaret dan UMKM dalam kegiatan pelatihan kewirausahaan.

Kabarikn.com,Tana Paser - Sebagai upaya memberikan perhatian serius dalam mendukung pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser bekerjasama PT Indomarco atau Indomaret menggelar pelatihan kewirausahaan mandiri di Hotel Kyriad Sadurengas, Kamis (1/8/2024).

Pelatihan kewirausahaan mandiri UMKM diikuti oleh 100 pelaku UMKM, untuk mendorong UMKM naik kelas.

Bupati Paser melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan rakyat Ir. H. Romif Erwinadi. M. Si dalam sambutannya mengatakan bahwa untuk mendukung pengembangan UMKM di Paser kegiatan pelatihan seperti ini sangat diperlukan.

"Atas nama Pemkab Paser, kami menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Indomaret bekerjasama dengan Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan UKM yang telah menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan," kata Romif.

Melalui pelatihan ini pihaknya yakin para pelaku UMKM di Paser akan semakin maju baik dari segi sumber daya manusia maupun sumber daya alam untuk menghasilkan produk yang berkualitas.

"Untuk itu para peserta dapat memanfaatkan momentum ini sebaiknya baiknya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan," ujarnya.

Ia juga mengharapkan kepada Indomaret untuk bersedia membina dan memberikan ruang dan kesempatan produk lokal dijual diseluruh gerai Indomaret di Paser.

"Namun jika dirasa produk lokal dirasa belum mencapai standar kiranya dapat membina UMKM lokal agar sesuai dengan standar yang ditentukan sehingga dapat dipasarkan melalui indomaret," pintanya.

Kemudian juga pemkab Paser mengharapkan indomaret bisa membuka peluang tenaga kerja yang dibutuhkan bagi sumber daya lokal.

"Jika kerjasama ini berjalan baik tentunya pemerintah daerah dalam mewujudkan "Paser MAS" Kabupaten Paser yang Maju Adil dan Sejahtera dengan misi "Mewujudkan Perekonomian Daerah yang Mandiri dan Berdaya Saing" sejalan dengan visi indomaret yaitu menjadi aset nasional dalam bentuk jaringan ritel waralaba yang unggul dalam persaingan global," jelasnya.(ar/adv)

KabarIkn.com,Tana Paser - Bupati Paser dr Fahmi Fadli resmi mengukuh perpanjangan masa jabatan 139 Kepala Desa dan 731 Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Paser, di Gedung Olahraga (GOR) Tapis, Kecamatan Tanah Grogot.

Upacara pengukuhan tersebut digelar sebagai Tindak lanjut dari UU Nomor 3 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang menyebutkan kades memegang jabatan selama delapan tahun dan hanya boleh menjabat selama dua periode.

Bupati Paser dr Fahmi Fadli menyebutkan bahwa Perpanjangan masa jabatan dua tahun ini tidak mengubah tugas pokok dan fungsi Kepala desa dan BPD.

"Saya atas nama pribadi dan pemerintah mengucapkan selamat kepada para kepala desa yang hari ini telah dikukuhkan dalam perpanjangan masa jembatan," kata dr Fahmi.

Menurutnya dalam pemerintahan adalah satu kesatuan, yang memiliki kedudukan dan peran penting sebagai unsur terdepan pemerintahan.

"Oleh karenanya, kepala desa dan BPD harus mampu memberikan pelayanan optimal pada masyarakat secara efektif dan efisien," ujarnya.

"Karena itu saya berpesan kepala desa maupun BPD harus lebih aspirasi, proaktif, kreatif, inovatif dan memiliki kepekaan sosial serta cepat tanggap terhadap perkembangan situasi dan kondisi dalam masyarakat," tambahnya.

Kata dia setiap desa memiliki karakteristik yang berbeda sehingga pihaknya mengharapkan kepada kepala desa dan BPD untuk mampu mengeksplorasi, dan memanfaatkan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia.

"Saya minta setiap desa punya kewenangan masing masing dalam mengatur pemerintahannya, dan tetap harus bersinergi dengan program pemerintah Kabupaten dan Provinsi Kaltim serta Kementrian dan Lembaga Republik Indonesia," pintanya.(ar/adv)

Photo : Kepala Dinas Ketahanan Pangan Taharuddin

Kabarikn.com, Tana Paser - Pemerintah Kabupaten Paser melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Sosialisasi Pangan dan Festival Pangan Lokal B2SA dan B2SA Goes To School 2024, yang diikuti ribuan pelajar tingkat SD dan SMP, di halaman eks MTQ Tanah Grogot, Rabu (24/7/2024).

Kegiatan ini dihadiri Direktur Keanekaragaman Konsumsi Badan Pangan Nasional, Kepala OPD serta dari TNI dan Polisi.

Bupati Paser dalam sambutannya yang disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Taharuddin mengatakan bahwa pemerintah daerah sangat berkomitmen menyediakan bahan pangan sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan.

"Sebagai upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan telah menyediakan pangan untuk kurang lebih 286 ribu jiwa penduduk paser yang menjadi sumber manusia sehat, aktif dan produktif serta berdaya saing," kata Bupati Paser melalui Kepala Dinas Ketahanan Paser Taharuddin.

Komitmen ini menurutnya juga merupakan upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan Paser MAS yaitu Maju Adil dan Sejahtera dan mewujudkan sumberdaya manusia yang berkualitas dan memiliki keperibadian yang berakhlak mulia.

"Capaian ini tidak lepas dari sinergitas dan kolaborasi semua pihak untuk meningkatkan pola hidup dan makan yang B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman)," ujarnya.

Upaya ini juga kata dia sekaligus upaya menurunkan angka stunting atau gizi kurang dan menurunkan angka rawan pangan serta menjaga stabilitas pangan di daerah khususnya Kabupaten Paser.

Pihaknya sangat mendukung dan apresiasi terhadap elemen yang selama ini ikut mendorong sehingga ketahanan pangan yang berkualitas dapat tercapai dengan harga yang terjangkau.

"Kami sampaikan penghargaan dan terimakasih kepada semua pihak tim penggerak PKK, desa kecamatan dan kabupaten serta pelaku usaha pangan, UMKM dan kelompok tani gapoktan sebagai mitra penyediaan pangan yang berkualitas namun dengan harga yang terjangkau," pungkasnya.

Terhadap Badan Pangan Nasional, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Dinas Pangan Kabupaten Kota pihaknya menyampaikan terimakasih bahwa kehadirannya sebagai bentuk kerjasama dalam pembinaan dan pengembangan program peningkatan kualitas sumberdaya manusia di Kabupaten Paser dan Kalimantan Timur.

Kepala Dinas PTPH Provinsi Kaltim Ir Siti Farisyah Yana, M. Si mengapresiasi pemerintah Kabupaten yang telah menggerakkan PKK tingkat desa sehingga dapat berkumpul disini menampilkan semua bahan bahan lokal mereka sehingga menjadi makanan sehat.

"Saat ini kondisi stunting di Kalimantan Timur ada 22,9 persen dan Kabupaten Paser di 22,4 persen dan kita Provinsi Kalimantan Timur dan Kabupaten berada dibawah rata rata Nasional yaitu 21,5 persen," kata Kepala Dinas PTPH Provinsj Kaltim Ir Siti Farisyah Yana.

Ia menghimbau dengan kondisi seperti ini agar masyarakat dan semua lembaga pemerintah untuk mengendalikan dan mencegah stunting atau kurang gizi ini.

"Pemerintah Kabupaten Paser saat ini ia melihat sangat sinergis dan kolaboratif dalam melakukan terobosan terutama pada Dinas Ketahanan Pangan dan OPD terkait," pungkasnya.(ar/adv)

KabarIkn.com,TANA PASER - Seluas 516,91 hektare lahan berstatus Hak Pengelolaan Lahan (HPL) Transmigrasi di Kecamatan Tanah Grogot berhasil diperjuangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser menjadi Area Penggunaan Lainnya (APL).

Perubahan status itu ditandai dengan diterimanya surat dari Direktorat Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) RI, Asnaedi, kepada Bupati Paser, Fahmi Fadli, di Jakarta, pada Senin (29/7). 

Bupati Paser, Fahmi Fadli menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada semua pihak yang terlibat dalam proses pelepasan HPL ratusan hektar lahan yang tersebar di tiga desa dan satu kelurahan yakni desa Tapis, desa Tepian Batang, desa Jone dan kelurahan Tanah Grogot.

Dengan perubahan status lahan itu, masyarakat kini memiliki kesempatan untuk mengurus sertifikat lahan yang ditempati ke Kantor Pertanahan Kabupaten Paser, terangnya. 

"Upaya ini merupakan bukti sinergitas yang luar biasa dan kami berharap dengan pelepasan status HPL ini masyarakat yang memiliki tanah dan bangunan tidak lagi takut dan was-was akan haknya untuk memiliki sertifikat. Untuk prosesnya, kami serahkan sepenuhnya kepada kantor pertanahan Paser," ucap Fahmi.

"Atas nama Pemkab Paser kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bersinergi dan terlibat dalam proses pelepasan HPL ini" pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Paser, Istanto Nurhidayat mengatakan pihaknya akan segera mengeksekusi lokasi yang statusnya sudah dilepas oleh Kementerian ATR/BPN RI menjadi APL.

Dalam dua bulan ke depan, ditargetkan lahan tersebut sudah mulai proses untuk mendapatkan sertifikat.

"Setelah kami menerima ini, selanjutnya sebelum kami menerbitkan sertifikat sesuai kebutuhan tentunya kami akan sosialisasikan terlebih dulu," kata Istanto.

"Dengan perubahan status lahan ini, dapat memberikan kepastian hukum bagi masyarakat yang telah mendirikan bangunan di atas lahan tersebut sehingga masyarakat dapat merasa lebih aman dan memiliki hak yang sah atas bangunan mereka," pungkasnya.(ar/adv)

Foto : Bandeng Presto Paman Upi 88 olahan dari seorang warga dari Desa Damit Kecamatan Paser Belengkong Kabupaten Paser Kalimantan Timur.

Kabarikn.com,Tana Paser - Kabupaten Paser bukan saja dikenal dengan wisata alamnya yang indah, akan tetapi produk olahan UMKMnya yang enak juga dapat kita temui. Salah satunya olahan ikan bandeng presto produksi warga Desa Damit Kecamatan Pasir Belengkong Supiadi.

Meski diawal merintis usahanya banyak tantangan karena alat produksi dan jarak untuk memasarjan yang cukup jauh dari Kabupaten Supiadi tetap tekun untuk mengembangkan bandeng presto olahannya.

Berkat ketekunannya kini olahan bandeng prestonya yang diberi nama bandeng presto Paman Upi 88 sudah banyak yang memesan dari masyarakat biasa hingga ASN.

"Pada saat merintis ikan kita beli di pasar, dan pertama kita buat itu 7 Kg ikan jadinya 20 pcs yang satu pcs nya itu berisi dua ekor ikan bandeng plus sambal dan alhamdulillah ada saat ini pembuatan ikan bandeng presto tembus 21 Kg pada Juni dan Juli," kata Supiadi pada kabarikn, Selasa (16/7).

Diawal awal menjalankan usahanya, untuk memperkenalkan olahan bandeng prestonya Supiadi memanfaatkan media sosial sebagai wadah mempromosikan produksi bandeng presto olahannya. "Bila ada yang pesan baru kita antar," kata dia.

"Namun kini selain melalui online, ia juga menawarkan produk olahannya kepasar dan kantor pemerintahan. Untuk mereka yang mau memesan ikan bandeng presto dipastikan bergizi dan gurih bisa menghubungi nomor whatsap yang ada diakun facebooknya" kata Supiadi.

Ia pastikan bahwa Bandeng presto Paman Upi 88 olahannya tanpa pengawet dan mampu bertahan 5 hari.

"Bandeng yang kita presto ini setelah masak kita diinginkan lalu di vakum dengan alat vakum dan untuk ketahanannya kalo disuhu ruangan dapat bertahan 5 hari namun jika ditaruh dalam freezer tahan 5 bulan" ungkapnya.

Jadi kata dia kalo ada yang pesan dari luar bisa saja karena ketahanannya cukup untuk sampai ditempat.

"Presto kita ini sudah lembut dan bisa langsung digoreng atau dimasak lainnya cocok menjadi sajian yang nikmat untuk keluarga," pungkasnya.

Untuk saat ini ia memerlukan bimbingan dari pemerintah baik dari segi peningkatan alat produksi hingga strategi promosi pemasarannya.

"Kami sangat mengharapkan perhatian pemerintah baik dalam proses produksi maupun promosi usaha kami," kata dia.

Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Eric Apriantour mengatakan sebagai komitmen pemerintah terhadap UMKM tahun ini akan membangun pusat pelayanan terpadu untuk usaha kecil mikro kecil dan menengah (UMKM).

"Jadi kita berencana akan membangun pusat pelayanan terpadu untuk memberdayakan UMKM yang ada," kata Eric Apriantour.(ar/adv)