[Valid RSS]

 

Foto. : Romif Erwinadi saat pelepasan pelepasan kontingen festival olahraga masyarakat nasional (Dok. AFA/ KABARIKN.COM )

KABARIKN.COM, Paser-Selamat kepada, seluruh kontingan yang akan berpartisipasi pada festival olahraga masyarakat nasional (FORNAS). Ke-8 di provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2025 dan Kontingen Jambore Pemuda Paser di Sangatta Kalimantan Timur.

Alhamdulillah ada 39 orang atlet, manajer, pelatih dan 10 peserta jambore yang akan meramaikan acara tahunan yang merupakan ajang nasional, Selasa(22/7/2025).

" Suatu kebanggaan tak hanya buat saudara yang akan berjuang ke Tingkat nasional tetapi juga untuk Pemerintah dan seluruh Masyarakat Kabupaten Paser, "Ucap Romif Erwinadi.

Fornas tidak hanya menjadi ajang silaturahmi bagi pegiat olahraga rekreasi dari seluruh Indonesia, tetapi dapat menjadi wadah untuk mengukur kemampuan atlet-atlet KORMI.

" Kami berharap, seluruh kontingen dapat mempersiapkan segala sesuatu dengan baik dan perbanyak latihan. Jika terus berlatih dan berdoa maka hasilnya tidak akan sia-sia. Apalagi KORMI tidak hanya menargetkan prestasi di Tingkat nasional saja, tetapi juga di kancah internasional," Tutur Romif Erwinadi.

Gunakanlah waktu sebaik mungkin untuk berlatih, patuhi segala aturan yang berlaku serta menjaga sikap selama disana. Jangan lupa untuk menceritakan indahnya pemandangan alam dan keramahan Masyarakat Kabupaten Paser.

" Dengan usaha yang maksimal, insya Allah pulang nanti bisa membawa medali," Ucapnya. (AFA/adv

Foto. :Bupati Paser dr. Fahmi Fadli kanan dan Wakil Bupati Paser H. Ikhwan Antasari kiri beserta Unsur Forkopimda Kabupaten Paser menyaksikan peresmian 80.000 KDMP secara Daring.(Dok. AFA/ KABARIKN.COM )

KABARIKN.COM, Paser-Bupati Paser dr Fahmi Fadli secara langsung meresmikan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Paser. Sekaligus Peresmian Mock Up Koperasi Desa Merah Putih di Kecamatan Pasir Belengkong. Senin (21/7/2025).

Peresmian KDMP dan Peresmian Mock Up Koperasi Desa Merah Putih, secara serentak dilaksanakan oleh Presiden Republik Indonesia Probowo Subianto. Sementara itu Bupati Paser dr. Fahmi Fadli dan Wakil Bupati Paser H. Ikhwan Antasari beserta Unsur Forkopimda Kabupaten Paser menyaksikan peresmian 80.000 KDMP secara Daring.

Berkaitan dengan hal tersebut, dr. Fahmi Fadli. Menyampaikan, Jauh sebelum diresmikan KDMP oleh Presiden RI. Pemerintah Kabupaten Paser telah melakukan peninjauan terhadap KDMP Pasir Belengkong Kecamatan Pasir Belengkong.

"Jauh sebelum diresmikan oleh Presiden RI, kami sudah lebih dulu melakukan peninjauan di KDMP Desa Pasir Belengkong," ujar dr. Fahmi Fadli.

Dari peninjauan pertama tersebut, ia mengakui bahwa sudah terdapat berbagai persiapan yang cukup matamg. Mualai dari kepengurusan, kantor, gerai serta pihak perbankkan yang mendukung perekonomian Koperasi Desa tersebut.

"Dari peninjauan pertama yang kami lakukan, sudah terdapat berbagai fasilitas yang cukup siap, mulai dari kantor, kepengurusan sampai pada berbagai gerai yang merupakan bagian dari KDMP Desa Pasir Belengkong," terangnya.

Selain itu, berkaitan dengan pesan Presiden RI melalui daring. Dikatakan bahwa setiap KDMP di Desa harus memiliki fasilitas gudang penyimpanan hasil pertanian dan nelayan. Untuk itu, Bupati Paser dr. Fahmi Fadli.

"KDMP di Paser memanfaatkan bangunan yang ada di Desa namun sudah tidak terpakai, sehingga dalam pendirin KDMP tidak membutuhkan anggaran yang terlalu besar dan cara ini cukup efisien," jelasnya.

Namun demikian, ia mengaku masih akan melakukan koordinasi terkait dengan rencana tersebut. "Perlahan, yang penting koperasinya berjalan dulu,". (AFA/ADV)

 

Foto : Sekda Kabupaten Paser saat memberikan sambutan kepada atlit (Dok. AFA/ KABARIKN.COM )

KABARIKN.COM, Paser-Sekda Kabupaten Paser sekaligus ketua KONI, mewakili Bupati Paser dalam sambutannya pelepasan tim piala soeratin U-13 dan U-15 Kabupaten Paser pada turnamen piala Gubernur Kalimantan Timur Tahun 2025.

Sekretaris Daerah Kabupaten Paser, Katsul Wijaya, menyampaikan Selamat kepada tim Persetapas dan tim Kalam Bayu tempow yang mewakili kabupaten Paser pada turnamen piala Gubernur Kalimantan Timur 2025.

"Paser menyandang tiga identitas dan peran yang harus dijalankan sebaik-baiknya, Pertama, kalian semua adalah duta Kabupaten Paser. Sebagai duta daerah, saya ingin tim Paser menunjukkan jati diri sebagai putra-putri Bumi Daya Taka, yang mencintai daerahnya, menunjukkan jati diri, sikap dan kepribadian atlit sejati," ucap Katsul Wijaya. Sabtu (12/7/2025).

Selanjutnya seluruh peserta harus tampil dan menunjukkan profesionalitas. Tunjukkan sikap, disiplin, kemampuan fisik, potensi, kreatifitas, dan kerjasama yang baik. Tunjukkanlah itu semua dengan penuh keyakinan dan kepercayaan diri yang tinggi.

Selain itu, sebagai bagian dari masyarakat Kalimantan Timur yang memiliki kesempatan besar untuk bisa menunjukkan kemampuan ditingkat nasional maupun internasional. Untuk itu, manfaatkan sebaik mungkin momen ini sebagai ajang pembuktian bahwa atlit Kabupaten Paser juga mampu bersaing dengan atlit-atlit daerah lain," Ucap Katsul Wijaya.

"Karena sebentar lagi, kita menghadapi ajang terdekat tentu saja Porprov tahun 2026, dan Kabupaten Paser akan menjadi tuan rumah. Karenanya saya berharap turnamen ini bisa menjadi bahan pembinaan dan evaluasi terhadap atlit-atlit Paser guna mempersiapkan diri menghadapi momen tersebut," Ujar Katsul Wijaya.

Disisi lain, Plt Askab PSSI Kabupaten Paser Fitriansyah Mubarak. Menyatakan bahwa dalam turnamen piala Gubernur Kalimantan Timur Soeratin 2025. Kabupaten Paser memiliki target juara.

"Target sudah pasti juara, makanya Kabupaten Paser mengirimkan Dua Tim sekaligus untuk mengikuti kelas U-13 dan U-15," ucap Fitriansyah Mengakhiri. (AFA/adv)

Foto  : Bupati Paser saat menyambangi korban kebakaran dikecamatan Muara Komam ( Dok. AFA/KABARIKN.COM. Com) 

KABARIKN.COM, Paser- Peristiwa Kebakaran yang terjadi di Kecamatan Muara Komam. Mengakibatkan 18 Rumah yang dihuni 22 KK ludes terbakar. Saat ini sejumlah warga yang kehilangan tempat tinggal harus mengungsi kerumah kerabat, bahkan sebagian lagi harus menetap di tenda darurat.

Berkaitan dengan peristiwa tersebut, Bupati Paser dr. Fahmi Fadli secara langsung datang dan bertemu dengan korban kebakaran dilokasi kebakaran.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Paser dr. Fahmi Fadli berbincang dengan masyarakat untuk mendengarkan berbagai keluhan yang terjadi.

"Kami sudah bertemu dengan masyarakat di lokasi dan kami sudah mendengarkan dan melihat secara menyeluruh kondisi dilokasi," ujar dr. Fahmi Fadli. Senin(21/7/2025).

Kehadirannya dilokasi peristiwa sebagai bentuk upaya pemerintah Kabupaten Paser untuk hadir ditengah permasalahan masyarakat.

"Kami berupaya untuk memberikan dukungan pada masyarakat dengan harapan dapat meringankan beban yang dialaminya, salah satu upaya yang telah dilakukan yakni melalui bantuan sosial kepada para korban musibah kebakaran," ucapnya.

Sementara itu, untuk bantuan terhadap rumah yang terbakar. Ia menjelaskan bahwa, dalam regulasi bahwa kebakaran tidak termasuk dalam kategori bencana alam. Namun demikian ia mengaku masih mencarikan solusi agar dapat meringankan penderitaan warga yang menjadi korban kebakaran tersebut.

"Secara regulasi ini tidak termasuk dalam kategori bencana alam, tapi kami masih upayakan agar bisa memberikan bantuan dan meringankan beban dari warga yang menjadi korban,"ucapnya. (AFA/ADV)

 

Foto : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Paser, Amri Yulihardi (Dok : AFA/kabarin.com)

KABARIKN.COM, Paser- Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Paser Amri Yulihardi, Menegaskan bahwa program BPJS kesehatan di Kabupaten Paser mencapai 100 persen. Warga Kabupaten Paser bisa berobat gratis melalui program Jaminan Kesehatan.

Untuk Kabupaten Paser sendiri tingkat kepesertaannya sudah mencapai 100 persen dan terbagi menjadi beberapa Segmen. Segmen pertama yakni segmen mandiri dan sekmen penerima bantuan iuran(PBI)Pemda dan penerima bantuan iuran (PBI) pusat.

"Jadi sekmen PBI Pemda dan PBI pusat, diperuntukkan bagi masyarakat yang tidak mampu dan selanjutnya adalah Segmen pekerja rentan pemerintah dan pekerja swasta," ucap Amri Yulihardi, Jum'at (11/7/2025). Di kantor dinas kesehatan.

Meskipun tingkat kepesertaan sudah mencapai 100 persen. Namun ia mengakui terdapat kepesertaan yang tidak aktif. Meski demikian tingkat keaktifan peserta BPJS di Kabupaten Paser masih diatas 80 persen.

"Tingkat keaktifan peserta yang 80 persen. Karena ada juga peserta mandiri yang sudah mendaftar BPJS tetapi pembayarannya tersendat dan menunggak sehingga tidak aktif," ungkapnya.

Dalam program Universal Health Coverage (UHC) sendiri. Terdapat minimal keaktifan pesertaan. Yakni 80 persen, sehingga posisi kabupaten paser ini masih dalam posisi cakupan UHC.

UHC Sendiri memiliki kelebihan yang mana masyarakat kabupaten Paser yang tidak mampu. Saat membutuhkan penanganan pelayanan kesehatan tetap bisa dilayani di Rumah Sakit Panglima Sebaya.

"Melalui UHC sekarang masyarakat cukup menyertakan surat dirawat, Kartu Keluarga dan KTP sebagai warga kabupaten Paser, selanjutnya bisa dibawa ke Dinas Kesehatan Kabupaten Paser untuk diproses mengaktifkan BPJS miliknya. Sehingga warga yang bersangkutan bisa menerima pelayana kesehatan dari rumah sakit dan tidak ada beban pembiayaan," Ucap Amri Yulihardi. (AFA/adv)