
KabarIkn.com,PPU - Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Hamdam menghadiri Deklarasi Bhinneka Tunggal Ika paguyuban lintas suku. Dalam kegiatan ini melibatkan semua suku yang ada di Kabupaten PPU, Sabtu (4/3/2023) diselenggarakan di Titik Nol IKN.
Percepatan pembangunan IKN tentu membuat warga PPU senang, namun demikian tidak terlepas dengan dukungan semua warga yang ada di PPU. Dari deklarasi yang dilakukan Ikapakarti ini sebagai bentuk pemersatu suku-suku yang ada di Kabupaten PPU.
Suyanto sebagai Ketua DPD Ikapakarti PPU mendampingi Ketua Umum DPP Ikapakarti Kalimantan Timur (Kaltim) Rusmadi Wongso untuk membacakan deklarasi tersebut. Ketua DPP IKAPAKARTI, Rusmadi Wongso, mengatakan, deklarasi ini merupakan bentuk dukungan terhadap pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Pembangunan IKN diharapkan selalu memberikan perhatian pada aspek lingkungan dan kebudayaan lokal.
“Semoga semangat Bhineka Tunggal Ika bukan sekadar diucapkan, tapi sungguh kita wujudkan dalam keseharian. Kami, paguyuban lintas suku, memberikan dukungan penuh untuk pembangunan IKN,” tuturnya.
Setelah Deklarasi Bhineka Tunggal Ika dibacakan, kemudian dilakukan penandatanganan oleh Ketua Lembaga Adat Paser, Musa; Kerukunan Keluarga Bubuhan Banjar (KKBB), Syarifuddin HR; Kerukunan Keluarga NTT, Titus Tambuk; Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), Rauf Muin; Punguan Dos Roha, Rudi Siagian; Lembaga Budaya dan Adat Kutai, Dayat; Dewan Adat Dayak, Helena; IKAPAKARTI Penajam Paser Utara (PPU), Sri Rohani; Ikatan Keluarga Adat Toraja (IKAT), Anthonius; Kerukunan Keluarga NTB, Ahmad Usman; Ketua DPP IKAPAKARTI, Rusmadi Wongso; Bupati Penajam Paser Utara, Hamdan; dan Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otoritas Ibu Kota Nusantara, Alimuddin.
Usai kegiatan, Hamdam mengatakan bersyukur atas pelaksanaan deklarasi ini sebagai bentuk penyamangat untuk semua yang terlibat dalam pembangunan IKN. Selain itu, prakarsa Ikapakarti ini dalam menghimpun paguyuban kemasyarakatan untuk menyatakan sikap bersama bahwa semua memiliki komitmen dan memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan IKN.
"Semua punya komitmen dan semangat bersama untuk suksesnya IKN ini, tentu dengan deklarasi ini semua lintas suku yang ada dapat meminimalisir pro dan kontra yang ada,“ ujarnya.
Hal itu membuat suku yang ada di PPU merasa dilibatkan dalam hal ini. "Tentu deklarasi hari ini akan menjadi tambahan semangat dan kekuatan bagi kita. IKN, Insya Allah, pasti akan terwujud. Persoalan pasti akan ada, tetapi dengan bersatunya paguyuban yang ada di sini, tentu bisa meminimalisir kemungkinan masih ada pro kontra," tutup Hamdam. (ADV)