[Valid RSS]

Pantai Manggar Jadi Primadona Wisata, Sumbang PAD Rp 794 Juta Saat Libur Lebaran

Suasana Pantai Manggar Segara Sari Balikpapan, Sabtu (12/4/2025).

KabarIkn.com,BALIKPAPAN - Pantai Segara Sari Manggar kembali membuktikan diri sebagai destinasi wisata andalan Kota Balikpapan selama musim libur Idulfitri 1446 Hijriah. 

Dalam kurun waktu 28 Maret hingga 7 April 2025, pantai ini berhasil menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 794,4 juta.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Balikpapan, Ratih Kusuma mengungkapkan, capaian ini merupakan hasil dari tingginya minat kunjungan wisatawan serta optimalisasi fasilitas di kawasan wisata pantai tersebut.

"Total PAD yang kami raih dari Pantai Manggar selama libur lebaran sebesar Rp 794.403.000. Jumlah ini lebih tinggi dari tahun lalu yang hanya mencapai Rp 594 juta," ucap dr Ratih, Sabtu (12/4/2025).

Ia menjelaskan, tahun ini libur lebaran berlangsung lebih panjang, yakni selama 11 hari, karena bertepatan dengan cuti bersama dan Hari Raya Nyepi. Hal ini berdampak langsung pada lonjakan kunjungan wisatawan.

Sepanjang periode tersebut, tercatat 40.720 orang mengunjungi Pantai Manggar. Puncak kunjungan terjadi pada H+6 Lebaran (6 April), dengan total 8.313 wisatawan dan pendapatan Rp 181,1 juta dalam sehari.

Menariknya, pendapatan tidak selalu linier dengan jumlah pengunjung. Misalnya, pada H+1 (1 April) jumlah wisatawan 5.704 orang, namun capaian PAD justru lebih tinggi dibanding H+2 yang dikunjungi 6.809 orang. Hal ini dipengaruhi oleh komposisi kendaraan dan usia pengunjung yang masuk, yang menentukan tarif retribusi.

Selain dari tiket masuk, PAD juga diperoleh dari penyewaan fasilitas seperti lamin, saung, dan wisma. Fasilitas ini menjadi daya tarik tambahan bagi keluarga maupun kelompok yang ingin menikmati wisata pantai dengan lebih nyaman dan privat.

Menurut Ratih, keberhasilan Pantai Manggar mendulang PAD tak lepas dari peran strategis Balikpapan sebagai pintu gerbang Ibu Kota Nusantara (IKN). 

Hal ini menjadikan kota ini sebagai titik perlintasan dan destinasi wisata yang ramai dikunjungi oleh masyarakat dari berbagai daerah, termasuk Samarinda, Penajam, hingga Sulawesi.

Tak hanya dari sisi ekonomi, geliat wisata di Pantai Manggar juga berdampak positif terhadap pelaku UMKM lokal. Puluhan pedagang makanan, minuman, hingga penyewaan pelampung turut kecipratan rezeki dari tingginya angka kunjungan.

"Kami akan terus meningkatkan fasilitas dan pelayanan di Pantai Manggar untuk menyambut libur-libur besar berikutnya. Tahun ini juga kami menargetkan beberapa pembenahan area parkir, toilet, dan jalur pedestrian agar pengunjung lebih nyaman," pungkasnya.(t/adv)