
KabarIkn.com,Balikpapan – Wali Kota Balikpapan, Rahmat Mas'ud, mengajak seluruh warga kota untuk menjaga sikap saling menghargai dan menghormati perbedaan, terutama di bulan suci Ramadan. Ia menekankan pentingnya toleransi dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya bagi umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa.
"Saling menghargai dan menghormati itu penting, apalagi di bulan Ramadan ini. Misalnya, bagi rumah makan, sebaiknya tidak buka secara terang-terangan. Begitu juga bagi yang tidak berpuasa, mohon untuk tidak makan atau minum di tempat umum secara mencolok sebagai bentuk penghormatan terhadap saudara-saudara kita yang sedang berpuasa," ujar Rahmat Mas'ud.
Selain itu, Wali Kota juga mengimbau anak-anak muda agar tidak melakukan aksi trek-trekan atau perang sarung yang kerap terjadi saat Ramadan. Menurutnya, kegiatan tersebut berisiko membahayakan diri sendiri dan orang lain.
"Sudah ada aparat kepolisian yang menangani, tapi kami imbau agar tidak melakukan aksi tersebut. Yang rugi bukan hanya diri sendiri, tapi juga keluarga yang akan merasakan akibatnya jika terjadi kecelakaan," tegasnya.
Rahmat Mas'ud berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan khusyuk dan tenang serta memperbanyak ibadah demi meningkatkan nilai spiritual selama bulan suci ini.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan kebersamaan dalam lingkungan pemerintahan serta masyarakat, terutama di bulan suci Ramadan. Menurutnya, silaturahmi tidak hanya terbatas pada urusan dinas, tetapi juga harus terjalin dalam kegiatan keagamaan.
"Silaturahmi ini tidak hanya dalam pekerjaan dinas, tetapi juga harus terjalin dalam kegiatan ibadah. Kita bisa lihat bahwa perwakilan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut hadir dalam kegiatan ini. Ini adalah sesuatu yang positif, dan semoga bisa terus berlanjut hingga ke tingkat dinas-dinas lainnya," kata Bagus.
Ia juga menegaskan bahwa di bawah kepemimpinan Wali Kota Rahmat Mas'ud, Pemerintah Kota Balikpapan tetap solid dan berkomitmen untuk melakukan hal-hal positif demi kemajuan kota dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam rangkaian Safari Ramadan yang mencakup delapan lokasi, Bagus Susetyo menegaskan bahwa kebersamaan harus terus dijaga. "Ini bukan sekadar perintah atau kewajiban, tetapi lebih kepada bagaimana kita memupuk kebersamaan. Kebersamaan ini harus kita rawat agar terus terjalin dengan baik," pungkasnya.(tri)