[Valid RSS]

KabarIkn.com,Balikpapan – Rabu ( 27/05/2020 ) , Pemkot Balikpapan melakukan kegiatan press rilis mengenai perkembangan penyebaran Covid 19 di Kota Balikpapan. Diketahui pada hari ini Pemkot Balikpapan mendapatkan 2 hasil test lab baik dari PCR Rumah Sakit Pertamina Balikpapan dan Lab TCM Rumah Sakit Kanudjoso.

Walikota Balikpapan, Rizal Effendi menjelaskan bahwa dari 2 hasil test lab tersebut 1 terkonfirmasi positif dengan kode BPN 53 hasil lab dari PCR Rumah Sakit Balikpapan laki laki ( 53 tahun ) yang merupakan transmisi lokal. Kemudian, 1 kasus dari hasil TCM Rumah Sakit Kanudjoso terkonfirmasi negatif dengan kode BPN 39 yang merupakan seorang Perempuan berusia ( 62 tahun ) mendapatkan hasil swab negatif 2x berturut turut sehingga pada hari ini pasien tersebut bisa meninggalkan Rumah Sakit.

Dengan demikian total pasien positif di Balikpapan bertambah menjadi 53 orang , pasien yang  dirawat 17 orang, pasien sembuh 34 orang dan pasien meninggal tetap 2 orang. Sementara itu , Orang Dalam Pemantauan ( ODP ) bertambah cukup banyak yaitu ada 10 tambahan baru , 2 dari kasus PDP yang dirawat dan 8 dari kasus Orang Tanpa Gejala ( OTG ).

Jadi, untuk pasien PDP yang dirawat pada hari ini tercatat jumlahnya 24 orang dan total pasien PDP keseluruhan di Balikpapan menjadi 208 pasien. Orang Tanpa Gejala ( OTG ) di Balikpapan berkurang 5 orang dan saat ini tercatat yang tadinya 172 menjadi 167 OTG. Kemudian Orang Dalam Pemantauan ( ODP ) berkurang 18 orang , yang sebelumnya 327 sekaraang menjadi 309 ODP.

Sementara itu Pemkot Balikpapan pada hari ini juga sudah melakukan kegiatan Rapid Test di Plaza Balikpapan termasuk juga karyawan di Toko Bazzar . Peserta yang dilakukan Rapid Test berjumlah 235 orang dan semua hasilnya Non Reaktif. Rizal menambahkan bahwa sampai hari ini masih ada 12 spesimen yang masih ditunggu oleh Pemkot Balikapapan dan spesimen yang masih dalam perjalanan ada 9 . ( tn/tr )

KabarIkn.com,Balikpapan – Rabu ( 27/05/2020 ) , Pemkot Balikpapan akan mengikuti bagaimana pola mengenai “ New Normal “ dan akan dicoba. Walikota Balikpapan , Rizal Effendi menjelaskan bahwa nantinya Pemkot Balikpapan akan menindak lanjuti dari pedoman pedoman New Normal tersebut agar nantinya masyarakat khususnya di Balikpapan bisa menjadi lebih baik.

Pada hari ini Pemkot juga melakukan kegiatan Rapid Test massal di Plaza Balikpapan. Diketahui pelaksanaan kegiatan Rapid Test tersebut tidak ada hubungannya dengan pembukaan Mall dan dimana saja ada kelompok masyarakat akan dilakukan Rapid Test. Jadi Kelompok Masyarakat seperti Olahragawan , Guru Pendidik dan sebagainya pasti harus melaksanaka Rapid Test.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan , Dr. Andi Sri Julianty menjelaskan untuk pengawasan dilapangan tetap dilaksanakan oleh Gugus Tugas Covid-19 bahwa bagaimana semua harus tetap memakai masker. Kemudian, untuk pemberi jasa tetap dianjurkan semuanya untuk mengukur suhu , menyediakan fasilitas cuci tangan dan physical distancing tetap diterapkan.

“ Untuk pelayanan di Rumah Makan diharapkan untuk menggunakan take away maupun delivery order dan tidak makan ditempat,” Kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Dr. Andi Sri Julianty.

Saat dilakukan kegiatan Rapid Test di Balikpaapan Super Block ( BSB ) diketahui ada 1 orang yang dinyatakan reaktif, namun dikarenakan Rapid Test hanya bersifat screening sehingga untuk penegakan diagnosa positif atau tidaknya masih akan ditunggu dari hasil test swab yang telah dilakukan.

Mengenai pemeriksaan spesimen diketahui ada pola baru bahwa di Kalimantan Timur semua terkirim ke Dinkes Provinsi Kaltim , Jadi DKK Balikpapan tidak lagi mengirim test tersebut ke BBLK Surabaya.

General Manager Plaza Balikpapan , Ardiyanto menjelaskan bahwa untuk persiapan New Normal Plaza Balikpapan tetap akan menekankan protocol covid-19 dan pengetesan suhu tetap dilaksanakan , pengunjung wajib memakai masker , pemakaian handsinitizer tetap difungsikan. Plaza Balikpapan juga memastikan akan ada pembatasan pengunjung dari 50% yang dilakukan saat normal dan untuk jam buka mereka tetap membatasi selagi mengikuti aturan yang dilakukan Pemerintah Kota. ( tr )

Kabarikn.com,Balikpapan - Sabtu ( 23/05/2020 ), Pemkot Balikpapan menerima 11 hasil test swab dari BBLK Surabaya maupun Balikpapan. Dilaporkan bahwa ada 1 kasus terkonfirmasi positif baru dari hasil BBLK Surabaya.

Diketahui pasien yang terkonfirmasi positif tersebut berjenis kelamin laki laki ( 36 tahun ) yang merupakan cluster ABK. Dengan demikian sudah ada 6 dari 7 ABK yang terkonfirmasi positif covid 19. kemudian ada 2 kasus swab ulang positif mendapatkan hasil negatif pertama sehingga masih di rawat sampai mendapatkan hasil negatif kedua.

Walikota Balikpapan, Rizal Effendi juga menjelaskan bahwa ada 3 kasus swab ulang positif yang hasil swab ulang pasien tersebut juga masih positif sehingga masih dirawat di rumah sakit. Lalu, ada 3 kasus negatif baru yang diantaranya ada 1 pasien Orang Tanpa Gejala ( OTG ) dan 2 pasien PDP yang dirawat di Rumah Sakit.

Jadi, Total pasien positif di Kota Balikpapan berjumlah 51 orang, pasien dirawat 16 orang, pasien sembuh 33 orang dan pasien meninggal 2 orang. Pasien Dalam Pengawasan ( PDP ) di Balikpapan jumlahnya bertambah 1 pasien, yang dirawat 32 pasien, pasien sembuh 159, dan pasien meninggal 7 orang. Orang Tanpa Gejala ( OTG ) bertambah dari 156 menjadi 162 orang dan ODP di Balikpapan bertambah 4 orang yaitu dari 387 menjadi 391 orang.

Rizal menambahkan mengenai hasil rapid test yang dilakukan di beberapa tempat, oleh imam masjid yang tetap melaksanakan rapid test totalnya ada 106 sampai hari ini dan 1 orang dinyatakan reaktif positif. Pendeta ada 12 orang yang melaksanakan rapid test dan 1 orang dinyatakan reaktif positif.

Sementara rapid test yang dilaksanakan di E - Walk masih belum selesai hasilnya, baru dari Gelombang I ada 150 orang negatif dan sisanya masih ditunggu hasilnya, karena mereka melakukan rapid test kepada 220 orang.

Dalam perayaan idul fitri Rizal memohon agar pelaksanaan sholat Id tetap dilaksanakan dirumah dan takbiran boleh dilaksanakan di masjid dengan orang yang terbatas.(tn/tri)

 

Kabarikn.com,Balikpapan – Selasa ( 26/05/2020 ) Pemkot Balikpapan mendapatkan 2 hasil test lab, 1 hasil test lab dari BBLK Surabaya yaitu  kasus baru pasien terkonfirmasi positif . Pasien terkonfirmasi positif tersebut berjenis kelamin laki laki ( 48 Tahun ) yang merupakan cluster ABK.

Walikota Balikpapan, Rizal Effendi menjelaskan bahwa dari 7 ABK tersebut 6 orang ABK sudah terkonfirmasi positif dan tinggal 1 ABK yang mudah mudahan tidak terkonfirmasi positif . Lalu , 1 kasus negative baru dari PDP yang telah dirawat sehingga pada saat ini pasien tersebut sudah diperbolehkan pulang.

Orang Tanpa Gejala ( OTG ) di Balikpapan bertambah 4 , dari 168 orang menjadi  172 orang . Kemudian , Orang Dalam Pemantauan ( ODP ) saat ini terjadi penurunan dari 338 orang sekarang menjadi 327 orang. Pemkot Balikpapan juga melakukan Rapid Test di Balikpapan Super Block ( BSB ) pada tanggal 23 Mei 2020 , dari 208 orang yang mengikuti Rapid Test terdapat  1 orang yang reaktif dan orang yang bersangutan telah ditindak lanjuti dengan swab dan ditunggu hasilnya.

Rizal menambahkan jumlah spesimen yang masih dalam pemeriksaan berjumlah 22 spesimen. Pemkot Balikpapan juga akan mengikuti perkembangan beberapa daerah terutama yang berdasarkan petunjuk Bapak Presiden RI dan Pemkot Balikpapan juga sedang menyusun panduan untuk “ New Normal “ . ( tn/tr )

KabarIkn.com,Balikpapan - Rabu ( 20/05/2020 ), Pemkot Balikpapan melakukan kegiatan Press Conference mengenai Perkembangan Kasus Covid 19 di Balikpapan.

Walikota Balikpapan, Rizal Effendi menjelaskan bahwa pada hari ini ada 3 pasien yang dikonfirmasi positif. Pasien tersebut 2 pasien laki laki berusia 51 tahun dan 45 tahun, mereka terkonfirmasi positif dari hasil Lab PCR Rumah Sakit Pertamina Balikpapan. Lalu, 1 pasien laki laki ( 50 Tahun ) dengan hasil terkonfirmasi positif dari hasil swab BBLK Surabaya.

Total pasien PDP di Balikpapan juga bertambah 2 orang dan ada kasus 5 negatif baru pasien PDP sehingga mereka sudah bisa meninggalkan Rumah Sakit. Kemudian, terdapat penambahan 10 pasien PDP baru dari hasil test mandiri yang dapat dilakukan di beberapa Rumah Sakit sehingga PDP di Balikpapan yang dirawat ada 47 pasien.

Pemkot juga menambah data baru yaitu Orang Tanpa Gejala ( OTG ). OTG ini dengan perkembangan karena sekarang banyak masyarakat yang meminta rapid test dalam rangka bepergian keluar daerah, sehingga ada hasil 141 orang yang di rapid test diketahui memiliki hasil reaktif.

Sementara itu, jumlah ODP di Balikpapan bertambah dari 327 orang menjadi 380 orang yang artinya terdapat penambahan sebanyak 53 orang. Pemkot sedang menunggu spesimen yang masih dalam proses pemeriksaan sebanyak 45 spesimen dan jumlah spesimen yang masih dalam perjalanan masih ada 8.

Kepala Dinas Kesehatan Balikpapan, Dr. Andi Sri Julianty menjelaskan bahwa pasien terkonfirmasi positif ada 3 orang. Dua orang pasien positif adalah warga luar Balikpapan yang melaksanakan tugas di Balikpapan kemudian akan pulang ke daerahnya dan ternyata hasil pemeriksaan Rapid Test mereka dinyatakan positif.

Rizal menambahkan terkait kebijakan pemerintah terhadap pelaksanaan ibadah sholat Idul Fitri yang tadinya telah disepakati walaupun tetap dianjurkan dirumah tetapi hasil kesepakatan sebelumnya dalam hal tertentu memungkinkan kegiatan tersebut dilaksanakan di masjid kemudian ada juga yang di rumah.

Dikarenakan kasus wabah covid 19 di Balikpapan yang bisa dikatakan makin bertambah, maka semua sepakat mengikuti keputusan pemerintah daerah. Pemerintah Daerah menarik kembali yang tadinya membuka ruang untuk shalat Idul Fitri di masjid sudah dibatalkan dan Pemkot kembali mengikuti petunjuk dari pemerintah pusat agar umat islam di Balikpapan melaksanakan shalat Id dirumah masing masing.(tn/tri)