[Valid RSS]

KabarIkn.com,Balikpapan – Kamis ( 11/06/2020 ) , Pada hari ini Balikpapan mendapatkan tambahan 3 orang terkonfirmasi covid-19 yang merupakan kasus baru dan 1 orang dari hasil swab PCR RS Pertamina Balikpapan , 2 orang dari hasil PCR RS Angkatan Darat Jakarta. Dengan demikian jumlah pasien positif di Balikpapan menjadi 93 orang , pasien dirawat ada 40 orang , pasien sembuh 51 orang .

Lalu, 1 kasus terkonfirmasi negatif dari hasil TCM RS Kanudjoso dan sudah dapat meninggalkan Rumah Sakit. Sementara itu , untuk Pasien Dalam Pengawasan ( PDP ) di Balikpapan bertambah 2 orang dan juga berkurang 2 orang . Orang Tanpa Gejala ( OTG ) bertambah 6 orang , dari 288 OTG sekarang menjadi 294 OTG dan Pemkot masih menunggu spesimen yang masih dalam pemeriksaan .

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Dr. Andi Sri Juliarty menjelaskan pasien terkonfirmasi positif pada hari ini , Pertama pasien dengan Kode BPN 91 laki laki ( 51 tahun ) merupakan pekerja Migas dan terkonfirmasi positif dari lab PCR RS Pertamina Balikpapan yang akan masuk ke lokasi kerja.  Pasien Kedua dengan Kode BPN 92 berjenis kelamin laki laki ( 37 tahun ) merupakan transmisi lokal yang memiliki kontak erat dengan BPN 62.

Pasien ketiga dengan Kode BPN 93 laki laki ( 10 tahun ) merupakan transmisi lokal yang memiliki kontak erat dengan BPN 62. Pasien kedua dan ketiga merupakan hasil dari PCR RS Angkatan Darat Jakarta karena sekarang RST DR. Hardjanto memiliki jalur untuk pemeriksaan PCR RS Angkatan Darat Jakarta.

Dr. Andi Sri Juliarty menambahkan dari satu keluarga  setelah dilakukan test ada 9 kasus yang tekonfirmasi positif dan 9 kasus terkonfirmasi negatif. Kemudian , dari rekan kerja dikantor ada 6 kasus negatif. ( tn/tr )

KabarIkn.com,Balikpapan – Rabu ( 10/06/2020 ) , Pemkot Balikpapan melakukan kegiatan Press Realase terkait Perkembangan Covid-19 di Balikpapan. Diketahui pada hari ini ada 7 kasus terkonfirmasi positif baru , baik hasil dari TCM RS Kanudjoso Djatiwibowo maupun dari RS Pertamina Balikpapan.

Dengan demikian total pasien positif di Balikpapan seluruhnya menjadi 90 orang , sementara pasien positif yang dirawat sekarang ada 38 orang , yang sembuh ada 50 orang dan meninggal 2 orang. Lalu , Pasien Dalam Pengawasan ( PDP ) yang dirawat ada 4 orang dan terdapat penmbahan Orang Tanpa Gejala ( OTG ) sebanyak 288 orang , OTG dalam pengawasan 42 orang .

Orang Dalam Pemantauan ( ODP ) terdapat penambahan 32 orang , dari 187 orang sekarang mmenjadi 219 orang. Pemkot juga masih menunggu hasil pemeriksaan dan sekarang masih ada 48 spesimen yang dalam pemeriksaan , kemudian spesimen dalam perjalanan berjumlah 16 spesimen.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Dr. Andi Sri Juliarty menjelaskan 7 kasus terkonfirmasi positif pada hari ini , pertama 1 pasien perempuan dengan kode BPN 84 ( 60 tahun ) datang ke Rumah Sakit dengan riwayat penyakit lamanya dan setelah dilakukan TCM dinyatakan Positif.

Kemudian, pasien kedua merupakan pasien perempuan dengan kode BPN 85 ( 32 tahun ) yang merupakan transmisi lokal dan memiliki riwayat kontak erat dengan BPN 62. Pasien ketiga merupakan pasien perempuan dengan kode BPN 86 ( 62 tahun ) juga merupakan transmisi lokal dan memiliki kontak erat juga dengan BPN 62.

Keempat , pasien perempuan dengan kode BPN 87 ( 8 tahun ) transmisi lokal memiliki kontak erat dengan BPN 62. Kelima, pasien laki laki BPN 88 merupakan karyawan Migas yang memiliki kontak erat dengan BPN 55 dan terkonfirmasi positif  dari PCR RS Pertamina.

Pasien Keenam , merupakan pasien laki laki dengan Kode BPN 89 juga merupakan karyawan Migas memiliki riwayat kontak erat dengan BPN 75 dan terkonfirmasi positif dari PCR RS Pertamina. Lalu, pasien terakhir merupakan pasien laki laki dengan Kode BPN 90 merupakan karyawan Migas memiliki  riwayat kontak erat juga dengan BPN 75.

Dr. Andi  Sri Juliarty juga menyampaikan bahwa hasil swab dari seluruh ABK Kapal Madani 39 orang dinyatakan Negatif, sehingga DKK sudah menyampaikan ke kantor kesehatan pelabuhan yang melakukan karantina kepada kapal tersebut dan akan dikeluarkan surat selesai karantina sehingga bisa diperbolehkan berlayar kembali. ( triani )

KabarIkn.com,Balikpapan – Sabtu ( 06/06/2020 ) , Pemkot Balikpapan melakukan kegiatan  Press Realase terkait perkembangan covid-19 di Kota Balikpapan. Diketahui pada hari inni Pemkot Balikpapan menerima 14 hasil test swab dan 9 hasil swab tersebut dinyatakan terkonfirmasi positif, Jadi total pasien positif di Balikpapan berjumlah 81 orang.

Lalu, 5 orang mendapat hasil test swab negatif untuk yang kedua kalinya sehingga mereka telah dinyatakan sembuh dan sudah diperbolehkan pulang. Saat ini pasien terkonfirmasi positif yang dirawat menjadi 31 orang , pasien sembuh menjadi 48 orang dan pasien yang meninggal tetap 2 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Dr. Andi Sri Julanty menjelaskan bahwa 9 pasien yang terkonfirmasi positif tersebut semuanya merupakan dari hasil lab PCR RS Pertamina Balikpapan. Pasien pertama adalah dengan Kode BPN 73 yang merupakan seorang Ibu Rumah Tangga ( 52 tahun ) memiliki riwayat kontak erat dengan pasien BPN 56 , jadi beliau merupakan pasien dengan transmisi lokal.

Kemudian , yang kedua pasien laki laki dengan Kode BPN 74 berusia ( 50 tahun ) memiliki riwayat datang ke RS Pertamina untuk memeriksa suatu penyakit tetapi saat di test screening ditemukan juga bahwa pasien tersebut terkonfirmasi positif Covid-19 merupakan penduduk Balikpapan.

Pasien ketiga merupakan laki laki dengan Kode BPN 75 berusia ( 26 tahun ) yang merupakan karyawan Migas , memiliki riwayat screening perusahaan untuk masuk bekerja dengan KTP Penduduk Balikpapan. Lalu, pasien keempat dengan Kode BPN 76 berusia ( 25 tahun ) merupakan karyawan Migas dengan KTP Penduduk Malang tetapi dalam dua minggu terakhr pasien tersebut sudah berada di Balikpapan.

Untuk pasien kelima dengan Kode BPN 77 berusia ( 32 tahun ) berjenis kelamin laki laki yang juga merupakan karyawan Alat Berat Migas dengan KTP Penduduk Balikpapan . Keenam, pasien laki laki Kode BPN 78 namun akan diserahkan ke Dinas Kesehatan Provinsi karena KTP Penduduk Makassar dan 2 minggu lalu berada di Makassar, jadi beliau baru tinggal di Balikpapan pada tanggal 01 Juni 2020

Pasien ketujuh Kode sementara BPN 79 ( 33 tahun ) dengan KTP Makassar yang 2 minggu lalu masih di Makassar dan 2 hari yang lalu baru tiba di Balikpapan. Pasien kedelapan dengan kode BPN 80 berusia ( 20 tahun )  merupakan karyawan tambang dengan KTP Penduduk Malang dan baru tiba di Balikpapan. Pasien terakhir berjenis kelamin laki laki  dengan kode BPN 81 berusia ( 34 tahun ) merupakan karyawan Migas dengan KTP Penduduk Bali yang baru keluar dari Lokasi.

Selanjutnya , 5 pasien negatif yang telah dinyatakan sembuh dari RS Pertamina dan 1 orang dari RS Kanudjoso . 4 orang dari RS Pertamina dengan kode BPN 54 , BPN 55 , BPN 59 , dan BPN 60 , pasien tersebut memiliki hari rawat yang tidak lama dan memiliki riwayat sebagai pekerja OTG yang datang ke RS untuk di screening karena keperluan penerbangan. Lalu, 1 pasien sembuh dari RS Kanudjoso merupakan laki laki ( 46 tahun ) dengan kode BPN 47 merupakan cluster ABK. ( triani )

  

 

KabarIkn.com,Balikpapan – Senin ( 08/06/2020 ) , Pemkot Balikpapan melakukan kegiatan Press Realase terkait Perkembangan Covid-19 di Kota Balikpapan. Diketahui pada hari ini Pemkot menerima 7 hasil swab dari pekerja yang dinyatakan positif.

7 orang yang dinyatakan positif tersebut merupakan pekerja dari luar Balikpapan sehingga pencatatannya nanti akan diserahkan kepada Dinas Kesehatan Provinsi apakah pasien tersebut tercatat di Balikpapan atau di daerah tempat mereka bekerja yaitu di Kab. Kutai Kartanegara.

Kemudian ada 3 pasien yang telah dinyatakan sembuh dari hasil lab di RS Kanudjoso dan RS Pertamina , saat ini pasien sembuh di Balikpapan tercatat menjadi 50 orang. Ketiga pasien tersebut merupakan pasien dengan Kode BPN 37 , BPN 53 dan BPN 65.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Dr. Andi Sri Juliarty menjelaskan bahwa 7 orang pasien terkonfirmasi positif tersebut merupakan pekerja tambang yang melakukan pemeriksaan screening ke lokasi di RS Pertamina Balikpapan. Mereka semua merupakan KTP Penduduk Luar Kalimantan Timur dan masuk ke Balikpapan dengan tiga pintu , ada yang melewati Airport , lewat Pelabuhan , lalu menggunakan Bus.

Setelah terkonfirmasi positif karena melihat semua pasien tersebut merupakan orang luar daerah maka DKK Balikpapan akan melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi dan mereka nanti yang akan menetapkan data positif pasien tersebut berada dimana. ( bn/tr )

KabarIkn.com,Balikpapan – Jumat ( 05/06/2020 ) , Pemkot Balikpapan melakukan Press Realase terkait penyebaran virus corona di Kota Balikpapan. Diketahui pada hari ini ada 1 orang terkonfirmasi positif , sehingga total pasien positif di Kota Balikpapan menjadi 72 orang lalu pasien yang dirawat menjadi 27 orang , pasien sembuh 43 orang dan pasien meninggal 2 orang.

Pasien Dalam Pengawasan ( PDP ) di Balikpapan mendapat penambahan sebanyak 3 orang , dari 230 orang PDP menjadi 233 orang , PDP yang dirawat menjadi 12 orang. Lalu, terdapat penambahan Orang Tanapa Gejala ( OTG ) sebanyak 13 orang , dari 247 OTG saat ini menjadi 260 orang.

Kemudian, terdapat penambahan Orang Dalam Pemantauan ( ODP ) sebanyak 4 orang, dari 110 ODP saat ini menjadi 114 orang. Jumlah spesimen yang sedang dalam proses pemeriksaan saat ini ada 18 spesimen dan ada 9 spesimen dalam perjalanan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Dr. Andi Sri Juliarty menjelaskan dengan menindak lanjuti surat edaran Walikota Balikpapan mengenai screening bila ada pendatang melalui Airport maupun Pelabuhan di Kota Balikpapan. Petugas DKK telah melakukan screening pada Kapal Madani Nusantara bekerja sama dengan gugus tugas Pelabuhan serta Kantor  Kesehatan Pelabuhan.

Telah dilakukan Screening Rapid Test kepada 40 ABK, lalu ditemukan 1 orang reaktif dan pihak dari DKK segera merujuk orang tersebut ke RS Kanudjoso secara TCM dan hasilnya dinyatakan positif. 39 ABK lainnya pada sore ini dilakukan test swab massal dan dibantu oleh TCM Dinas Kesehatan Provinsi  , karena jika tidak segera dilakukan test swab maka akan lama sekali Kapal dari para ABK tersebut di Karantina.

Walikota Balikpapan, Rizal Effendi menambahkan untuk Rumah Makan ataupun Restoran diberi batas waktu buka sampai pukul 10 malam selebihnya mereka harus melakukan take away , jadi tidak boleh lagi melayani pelanggan untuk makan ditempat. Lalu, penggunaan tempat diminta agar disesuaikan , kemudian betul betul diperhatikan jarak dan petugasnya yang berkerja di luar ruangan maupun didalam ruangan. ( tn/tr )