[Valid RSS]

KabarIkn.com,BALIKPAPAN-SKK Migas Tingkatkan Produksi Migas Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi atau SKK Migas masih optimistis target 1 juta barel minyak bisa tercapai pada 2030. Biarpun tak ada penemuan cadangan minyak baru dan lifting minyak terus melorot.

"Belum ada temuan lapangan minyak yang cukup besar, tetapi lapangan gas juga akan menghasilkan kondensat," ujar Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno.

Pihaknya pun bakal mendongkrak produksi minyak dengan berbagai cara. Salah satunya dengan menggunakan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR). Menurut Julius, pihaknya akan terus mendorong agar Pertamina serta Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) tetap mengerjakan proyek EOR di lapangan migas masing-masing. "Jalan terus dengan Pertamina EP yang di lapangan Tanjung, dan sedang studi untuk lapangan-lapangan lainnya baik yang di Pertamina EP atau KKKS lainnya," katanya.

 

Di sisi lain, Direktur Executive Energy Watch Mamit Setiawan menilai target 1 juta barel bakal sulit dicapai. Pemerintah harus ekstra kerja keras dan memiliki terobosan baru untuk meningkatkan produksi minyak. Apalagi, harga minyak yang saat ini berada di level US$ 40 per barel. Sedangkan biaya produksi per barel minyak di Indonesia cukup tinggi. Dia pun menyarankan agar pemerintah tak mengejar target 1 juta barel minyak. "Lebih baik kita tingkatkan cadangan migas terbukti sebagai upaya untuk menjaga migas kita," kata Mamit.

 

Seperti diketahui, Menteri ESDM Arifin Tasrif dan Komisi VII DPR menyepakati asumsi dasar Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) sektor ESDM untuk tahun depan. Adapun, asumsi yang dibahas salah satunya mengenai lifting migas.

 

Arifin mengusulkan besaran lifting minyak pada tahun depan sebesar 690-710 ribu barel per hari bopd. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan target awal lifting minyak pada tahun ini yang ditetapkan sebesar 755 bopd.

Untuk merealisasikan visi bersama kembali meraih second golden era, Road To 1 Million Barrel, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKKMigas) terus melakukan berbagai langkah dengan berbagai terobosan dan inovasi untuk mewujudkan operational excellence yang dapat meningkatkan efisiensi, kecepatan dan akurasi di sektor hulu migas. Di era Revolusi Industri 4.0, sektor hulu migas harus melakukan perubahan dan mampu menerapkan industri 4.0 guna dapat meningkatkan daya saing agar sektor ini tetap kompetitif dan mampu menarik investasi. 

Salah satu langkah yang dilakukan oleh SKK Migas adalah mendorong penerapan digitalisasi yang lebih masif yang mampu mengintegrasikan operasional SKK Migas dan Kontraktor KKS.

Sebagai salah satu bagian pelaksanaan transformasi SKK Migas untuk membangun organisasi as center of excellence dan digitalisasi, SKK Migas telah membangun Integrated Operation Center (IOC) yang diharapkan dapat menjadi salah satu lompatan maju SKK Migas untuk melakukan akselerasi operational excellence di sektor hulu migas.

“Hari ini, bertepatan dengan tanggal 31 Desember 2019 atau beberapa saat menjelang pergantian tahun 2020, SKK Migas melakukan launching Integrated Operation Center (IOC). Sebuah sistem yang dapat melakukan day to day monitoring operation secara realtime sehingga memudahkan SKK Migas mendapatkan akses data KKKS sebagai operator dalam pelaksanaan pengelolaan kegiatan di wilayah operasi KKKS. Dengan IOC,

akan menjadikan SKK Migas dapat melakukan pengawasan yang lebih efektif dan melakukan berbagai tindakan preventif dengan memberikan masukan-masukan kepada KKKS dalam melaksanakan operasionalnya sebelum sebelum terjadi kejadian negatif sebagaimana yang ada di tahun 2019, sehingga menghambat target produksi migas”, kata Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto.

 

Pelaksanaan Work, Program & Budget 2019 oleh KKKS harus diakui masih membutuhkan perbaikan, adanya accident KKKS dan kebakaran hutan di Sumatera yang memberikan dampak pada produksi migas, hambatan untuk melakukan pengawasan dalam pelaksanaan proyek dan operasional KKKS karena terkendala jarak dan waktu, menjadi salah satu tantangan dan harus diatasi, agar pelaksanaan di tahun 2020 dan seterusnya dapat berjalan lebih baik. Maka membangun digitalisasi melalui Integrated Operation Center (IOC) adalah salah satu inovasi dan langkah maju SKK Migas dalam menggunakan teknologi untuk mendukung pencapaian target hulu migas. IOC tersebut mencakup beberapa layanan pengelola kinerja yang terhubung dengan KKKS sehingga produksi, manajemen fasilitas, kegiatan pengeboran (drilling), dan kegiatan operasi lifting migas bisa terpantau secara realtime dan online. IOC juga dirancang sebagai working collaborative environment.

Dengan adanya IOC, maka SKK Migas tidak lagi pasif dan menunggu laporan dari Kontraktor KKS. Tetapi SKK Migas dapat lebih aktif melakukan Opengawasan dan dapat membantu KKKS dengan memberikan saran-saran kepada KKKS, room of improvement agar tidak hanya terpaku untuk memenuhi target-target yang telah ditetapkan dalam Work,Plan & Budget, tetapi mendorong KKKS untuk mencapai target yang lebih tinggi lagi.

“Dengan telah beroperasinya IOC maka KKKS tidak dapat lagi santai-santai dalam melaksanakan programnya. Dengan data yang real time, tidak ada lagi yang disembunyikan, oleh karena itu kami mengajak KKKS untuk lebih melihat adanya peluang dari integrase data ini melalui peningkatan kolaborasi yang lebih intens antara SKK Migas dan KKKS. Mari kita kaji setiap potensi yang ada dan bersama-sama kita melakukan best effort,” kata Dwi Soetjipto.

Kecepatan dan keakuratan data menjadi salah satu kunci penting bagi SKK Migas dalam mengambil keputusan. Tentu saja setiap keputusan yang diambil diharapkan dapat mendorong daya saing dan efisiensi yang lebih kuat agar sektor hulu migas dapat memberikan kontribusi yang lebih optimal bagi negara. Layanan dan aplikasi yang tergabung di dalam IOC saat ini diantaranya yaitu, Sistem Operasi Terpadu (SOT) for Production Dashboard, Oil and Gas Lifting Dashboard, Stock Management Dashboard, Plant Information Management System (PIMS), Facility Maintenance Monitoring and Project Monitoring, Vessel Tracking Information System (VTIS), Real Time Drilling Operation, dan Emergency Response Center (ERC).

 

Dwi Soetjipto menambahkan, “Sebelumnya IOC sudah dilakukan soft launch oleh Menteri ESDM pada tanggal 16 Desember 2019, pada saat acara Raker SKK Migas. Saat ini IOC sudah dilakukan perbaikan dan peningkatan berdasarkan masukan dan diskusi dengan KKKS pada saat manajemen SKK Migas melakukan kegiatan monitoring lifting akhir tahun 2019 di 6 (enam) lokasi lifting yang di Jawa, Kalimantan dan Sumatera tanggal 26-28 Desember 2019”.

 

Saat ini, untuk pelaporan produksi, stok, dan lifting minyak dan gas bumi di Indonesia sudah dapat diakses secara online melalui IOC dan database sudah terintegrasi dengan 95 persen Kontraktor Kontrak Kerja Sama produksi, sehingga sudah mencerminkan kondisi operasi KKKS secara nasional. Integrasi dengan KKKS lainnya terus berlangsung sehingga seluruh KKKS nantinya dapat terhubung melalui IOC. Salah satu upaya untuk mempertahankan produksi existing tetap optimal dan menambah produksi melalui sumur baru, sampai 31 Desember 2019 pukul 12.00 telah dilakukan pekerjaan workover sebanyak 821 atau 130 persen dibandingkan pencapaian 2018 sebanyak 821 pekerjaan workover. 

Untuk pekerjaan well service dari target 29.260 di tahun 2019 sampai 31 Desember 2019 pukul 12.00 telah diselesikan 29.365 atau 100,4 persen. Untuk pekerjaan development wells drilling telah dicapai 320 drilling atau 105 persen dibandingkan target 2019 dan lebih besar 115 persen dibandingkan capaian tahun 2018. Adapun untuk seismic 2D mencapai 12.169 km atau lebih besar 229 persen diatas target 2019 sebesar 5.318 km. Untuk seismic 3D mencapai 6.837 km atau 87 persen dari target 2019, dan jika dibandingkan realisasi 2018 sepanjang 1.188 km maka capaian seismic 3D meningkat 475 persen. “Tingginya target workover, well service, drilling, seismic 2D dan 3D di tahun

2019 dibandingkan 2018 menunjukkan kerja keras yang dilakukan oleh SKK Migas dan KKKS untuk mendapatkan kinerja optimal ditahun 2019. Patut disyukuri mayoritas target 2019 dapat dicapai, dan jika dibandingkan 2018 maka aktivitas operasional 2019 jauhl ebih banyak dibandingkan 2018,” kata Dwi Soetjipto.

“Saat ini di IOC juga telah mampu memonitor pelaksanaan pekerjaan drilling, sehingga upaya masif SKK Migas dan KKKS menggenjot drilling di tahun 2020 dalam upaya menemukan cadangan migas baru, akan semakin memudahkan dalam melakukan pengawasan dan monitoring. Sehingga dapat dilakukan tindakan pencegahan jika ada potensi keterlambatan pekerjaan drilling,” uproductionj Dwi Soetjipto.

Sebagai catatan, informasi online dan real time di IOC saat ini mencakup antara lain :

a. Oil & Gas pro/lifting :

– 59 points of lifting/terminal

– 204 points of gas sales

b. Production Facility Maintenance :

– Lebih dari 15.000 turbomachinery & rotating equipment

– Lebih dari 19.000 pipelines, pressure vessel & tank

– Lebih dari 600 platforms

c. Exploration/Exploitation drilling

d. Vessel Tracking

Pada fase pertama pengembangan IOC telah dihasilkan integrasi dan pengawasan secara online dan real time. Untuk fase pengembangan tahap berikutnya, IOC akan dilengkapi dengan data management & analytic. Dengan telah beroperasinya IOC maka diharapkan dapat mendukung pula upaya SKK Migas meningkatkan produksi migas. Adapun strategi SKK Migas dalam meningkatkan

produksi migas nasional adalah :

a. Mempertahankan tingkat produksi existing tetap tinggi

b. Transformasi sumberdaya ke cadangan

c. Mempercepat chemical EOR

d. Eksplorasi untuk penemuan besar. 

 

Penulis : Andy Ar Evrai 

Editor : Tri

KabarIkn.com - Program peningkatan produksi minyak satu juta barel per hari (bph) yang diusulkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tidak disetujui alias ditolak oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian untuk dijadikan salah satu dari usulan baru Proyek Strategis Nasional (PSN) 2020-2024 kepada Presiden Joko Widodo. Selain program produksi minyak satu juta barel per hari ada program eksplorasi panas bumi oleh pemerintah yang juga tidak disetujui.

Menurut sumber Dunia Energi, Kementerian ESDM masih berusaha agar dua program tersebut tetap disetujui. Pasalnya ketika program atau proyek sudah menjadi bagian dari PSN ada beberapa keuntungan yang bisa diperoleh mulai dari birokrasi hingga salah satu tantangan yang paling berat yakni masalah pembebasan lahan.

Menurut SKK Migas Penolakan ini tidak akan menyurutkan mereka untuk mencapai target produksi 1 juta barel, karena belum tercapainya target lifting per Jumat (17/7/2020) lalu di periode itu disebabkan COVID-19 yang membuat pelaku usaha mengurangi aktivitas bisnisnya. Di sisi lain, harga minyak dunia turun drastis hingga sempat di bawah 30 dolar AS per barel sejalan dengan penurunan permintaan.

Kepala SKK Migas Dwi Soejipto mengatakan pemerintah akan berupaya mempertahankan produksi yang sudah ada. Di sisi lain, kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) juga akan diberi insentif agar tetap mencapai keekonomian di tengah pembatasan operasional dan turunnya permintaan.

Langkah menjaga produksi juga dilakukan dengan mempercepat realisasi metode menguras minyak secara kimiawi atau Enhanced Oil Recovery (EOR). Kenyataannya, tren ini bukan pertama kali, melainkan sudah sekurang-kurangnya sejak periode pertama Presiden Joko Widodo. Realisasi lifting sejak 2014 tak pernah mencapai target, bahkan baik realisasi maupun targetnya terus turun. Secara berturut-turut, antara realisasi vs target dalam ribu BOPD adalah sebagai berikut: 2015 (779 vs 825), 2016 (829 vs 830), 2017 (804 vs 820), 2017 (804 vs 820), 2018 (778 vs 800), 2019 (746 vs 775).

Gagal mencapai target lifting bahkan realisasinya terus turun memiliki konsekuensi berbahaya. Salah satunya lonjakan impor minyak yang bakal membebani moneter berupa pelemahan rupiah karena tingginya kebutuhan mata uang asing.Belum lagi, jika terus impor, harga bahan bakar minyak di Indonesia akan mengikuti gejolak harga minyak dunia yang seringkali tak ramah sehingga berdampak pada lonjakan

subsidi. Statistik British Petroleum (BP) edisi 2020 mencatat produksi minyak Indonesia selama reformasi terus turun. Dari 1,45 juta BOPD (2000) menjadi 1,09 juta BOPD (2005) dan terus anjlok menjadi 1 juta BOPD (2010), 0,84 juta BOPD (2014), dan 0,78 juta BOPD (2019). Sementara itu,konsumsi minyak Indonesia terus melejit. Dari 1,14 juta BOPD (2000), 1,30 juta BOPD (2005), 1,41 juta BOPD (2010), 1,68 juta BOPD (2014), dan 1,73 juta BOPD (2019).

Sampai-sampai Indonesia pertama kali mengalami defisit neraca minyak di 2003 dengan produksi 1,17 juta BOPD sedangkan konsumsi 1,23 juta BOPD. Tidak mengherankan jika data US Energy Information Administration mencatat tren impor minyak mentah Indonesia terus naik. Dari 223 ribu BOPD (2000) menjadi 331 ribu BOPD (2005), 341ribu BOPD (2014), dan 398 ribu BOPD (2016). 

Direktur Eksekutif Reforminer Institute Komaidi Notonegoro mengatakan target lifting 2021 berpeluang tercapat karena sudah dipangkas ke angka 705 ribu BOPD. Meski demikian, perjalanannya tetap sangat menantang. Pasalnya, COVID-19 dan anjloknya harga minyak dunia sudah cukup memukul bisnis migas. “Secara umum ‘bertahan hidup’. Itu kondisi industri minyak saat ini,” ucap Komaidi saat dihubungi, Rabu (19/8/2020).

Kendala lain adalah banyak sumur di Indonesia sudah tua dan terus mengalami penurunan produksi alamiah. Menurut Komaidi, pemerintah sudah melakukan upaya agar volumenya terus bisa dijaga seperti salah satunya dengan metode EOR. Masalahnya seringkali berbagai solusi teknologi yang tersedia berbiaya mahal sehingga kerap tidak menarik bagi pelaku usaha migas.

Karena itu semua, ia bilang pemerintah perlu mencari solusi lain. Solusi yang lebih konkret semakin mendesak mengingat penurunan produksi terjadi usai alih kelola blok terminasi (habis masa kontrak) dari perusahaan asing ke lokal. Ini terjadi karena alih kelola membutuhkan waktu penyesuaian yang tak cepat. Pekerjaan rumah lainnya mencangkup menahan laju penurunan investasi di hulu migas.

Data Kementerian ESDM menunjukkan realisasi investasi terus turun dari 2015 (17,9 miliar dolar AS), 2018 (12,6 miliar dolar AS) dan 2019 (12,5 miliar dolar AS). 

Tanpa investasi, kata Komaidi, tentu sulit menahan laju penurunan cadangan minyak atau proven reserve apalagi berpikir mengenai tambahan produksi 5-10 tahun ke depan. Data BP mencatat proven reserve (dalam juta barel) Indonesia terus turun dari 5,1 (2000) menjadi 4,2 (2010) dan 2,5 (2019). “Kalau enggak mau perbaiki kinerja investasi, ya panen risiko dalam beberapa waktu ke depan,” Komaidi memperingati. (Andy Ar Evrai)

KabarIkn.com,Balikpapan - PHB atau lebih dikenal Paguyuban Honda balikpapan adalah wadah/payung naungan bagi seluruh komunitas Honda yang ada di Kota Balikpapan. Menginjak usia yang ke-6 tahun, Astra Motor Kaltim 1 turut bangga dan bersyukur karna paguyuban tetap ada dan masi tinggi akan solidaritasnya. Melihat hal tersebut, Astra Motor Kaltim 1 bersama PHB merayakan hari jadi pada minggu (18/10).

Berbeda pada perayaan kali ini, mesti tidak dirayakan beramai-ramai dikarenakan adanya pandemic, suasana syukuran pada saat perayaan berlangsung seru. Berawal dari meeting point yang bertempat di Kantor Main Dealer Astra Motor, para paguyuban Honda bersama-sama melakukan kegiatan rolling city dengan tujuan Danau Cermin Lamaru. Sebelum melakukan aksi rolling city para komunitas tidak lupa memperhatikan campaign #cari_AMAN seperti penggunaan jaket, helm SNI, sarung tangan, memakai sepatu dan patuh terhadap rambu-rambu. Perjalanan yang ditempuh menghabiskan waktu 1 jam menit dengan rute, MT haryono-Lamaru.

Sesampai di danau cermin, 30 bikers merayakan hari jadi PHB yang ke6 tahun dengan tiup lilin bersama dan makan-makan. Melihat pencapaian hal-hal positif yang sudah dipertahankan oleh pauyuban Astra Motor Kaltim 1 juga memberikan piagam yang diberikan setelah kegiatan tiup lilin sebagai bentuk apresiasi karna eksistensi yang masih merekat. 

“Terimakasih kepada para teman-teman paguyuban Honda Balikpapan yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti acara pada hari ini, besar harapan saya untuk tetap menjaga solidaritas agar tetap terjaga dan jangan lupa terus sebarkan energi positif untuk mensosialisasikan campaign #cari_AMAN ke masyarakat luas, khususnya Balikpapan” Ujar Daniel Natanael Toghas selaku PIC Community Astra Motor Kaltim 1.*)

KabarIkn.com,Balikpapan – Mengikuti perkembangan zaman, tentunya Astra Motor Kaltim 1 tidak diam dalam memberikan inovasi pelayananya. Pada kesempatan kali ini para konsumen setia motor Honda dimanjakan dengan adanya aplikasi yang memberikan kemudahan konsumen terhadap pelayanan after sales.

Aplikasi motorku X didedikasikan untuk konsumen setia motor Honda dapat diunduh di playstore maupun apple store yang tersedia di handphone konsumen. Untuk cara booking lewat aplikasi motorku X sangat mudah, pertama buka aplikasi motorku X klik tombol service, kedua pilih motor yang akan diservice lalu tulis kilometer motor kamu, ketiga pilih lokasi AHASS terdekat, keempat atur jadawal dan tempat service dan yang terakhir tulis keluhan motor kamu kemudian konfirmasi pesanan.

Melihat hal tersebut, pentingnya melakukan pengecekan motor secara berkala perlu dilakukan untuk seluruh pengendara yang menggunakan kendaraan bermotor. AHASS selaku bengkel resmi Honda selalu memberikan pelayanan yang unggul dan terpercaya kepada setiap pelanggan.

Tidak hanya itu, guna dari servis itu sendiri seperti menjaga performa motor agar tetap terjaga dan memberikan kenyamanan terhadap pengendara motor. Dimana saat motor dalam keadaan baik akan menunjang keselamatan pengguna motor saat berkendara. Di kesempatan kali ini aplikasi motorku X juga memberikan keuntungan yaitu tidak perlu antri, dapat diskon servis 20%, 25% diskon untuk paket injectoor cleaner dan dapat di reschedule. 

“Permintaan booking servis via motorku X selama pandemi memang menjadi primadona atau bisa dikatakan meningkat, hal tersebut bisa dilihat peningkatan yang dicapai hingga 283% jika dibandingkan Q2, walaupun servis kunjung masih tetap berjalan” Ujar Dicky Maulana Akbar selaku Manager Technical Service Department Astra Motor Kaltim 1.

Corporate Communications,

 

Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi:

Lana Senja Indah

+62 8115900998

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. 

KabarIkn.com,Balikpapan - Situasi global mempengaruhi berbagai sendi perekonomian dan usaha, begitu pula industri migas terutama wilayah hulu. Ditengah pandemi Covid-19, tak bisa dipungkiri menjadi hambatan tersendiri bagi industri yang tak boleh berhenti ini. Dampak bagi hulu migas tak bisa dihindari antara lain dari kendala transportasi material yang lebih lama, mobilisasi pekerja kelokasi lebih sulit karena perijinan dan waktu karantina, keterbatasan personil yang hanya diperbolehkan berada di lokasi proyek dan produkstivitas tenaga kerja menurn.

Hal tersebut diungkapkan Senior Manager Humas SKK Migas Kalimantan dan Sulawesi (SKK Migas Kalsul) Sebastian Julius, bahwa pandemi covid-19 memang mempengaruhi operasional perusahaan migas. Namun disisi lain, kegiatan hulu migas harus terus berjalan tak boleh berhenti. Usaha maksimal tetap dilakukan sehingga produksi migas di wilayah kerja SKK MIgas- KKKS Wilayah Kalsul hingga September 2020 mampu melampaui target mendekati akhir tahun. 

“Untuk minyak dan kondensat wilayah Kalsul dari Januari sampai dengan September 2020 berada pada posisi 83.574 Barrel oil per day. Angka ini menjangkau 106 persen dari target APBN Revisi tahun 2020 sebesar 75.000. barel oil per day”ujarnya. Menjadikan produksi minyak di wilayah kerja SKK Migas- KKKS Kalsul menyumbang 12 persen dari produksi secara nasional.

Prusahaan Migas yang menyumbang produksi minyak terbesar adalah Pertamina Hulu Mahakam (PHM) sebesar 29.361 barrel oil per day. Disusul terbanyak kedua Pertamina EP Asset 5 sebesar 18.955 barrel oil per day dan Pertamina Hulu Sanga- Sanga (PHSS) sebesar 12.515 barrel oil per day. Produksi minyak di wilayah kerja SKK Migas- KKKS Kalsul menyumbang 12 persen dari produksi secara nasional.

Sedangkan realisasi produksi gas bumi di Kalsul paparnya, pada Januari hingga September 2020 adalah sebesar 1.699 MMSCFD. Pencapaian ini, kata Sebastian, telah melampaui target produksi akhir tahun atau sebesar 106,4 persen. Secara nasional kontribusi Kalsul terhadap lifting gas 31 persen. Produksi terbesar masih dipegang oleh PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) yaitu 558 MMSCFD, menyusul kemudian KKS ENI sebesar 454 MMSCFD dan terbesar ketiga adalah KKKS Job Tomori sebesar 316 MMSCFD

“Kontribusi Kalsul masih signifikan untuk produksi nasional”tegas Sebastian.

Masih menurut Sebastian, turunnya harga minyak dunia, juga telah mempengaruhi penundaan program kerja perusahaan – perusahaan migas, beberapa kegiatan yang akan dilakukan tahun ini, akan di reschedule tahun depan. Untuk wilayah Kalsul masih mengandalkan sumur-sumur existing yang ada. Industri migas ini harus terus berproduksi, berharap pandemi ini segera berlalu dan harga minyak naik Kembali.(ikn-01)

KabarIkn.com,Balikpapan - Lonjakan pertumbuhan populasi di Indonesia kedepan akan menimbulkan beragam permasalahan nasional. Salah satunya konsumsi energi a diprediksi melonjak dan melebihi rata-rata secara global. Pada 2030, konsumsi energi di Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 2,3 juta barel minyak per hari (bopd). Peningkatan konsumsi energi nasional didorong oleh pertambahan penduduk, pertumbuhan ekonomi nasional, dan peningkatan daya beli masyarakat. Ditambah lagi, pada 2020, Bank Dunia telah menetapkan Indonesia sebagai negara berpendapatan menengah atas (middle upper income). 

Guna menghadapi kondisi tersebut, pemerintah Indonesia tak tinggal diam. Lewat Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas), pemerintah telah menetapkan target produksi minyak 1 juta bopd pada 2030 mendatang. 

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto menyadari banyak tantangan untuk merealisasikan target ambisius tersebut. Mulai dari investasi besar, regulasi tumpang tindih, stagnasi lifting migas sepanjang satu dekade terakhir, hingga pandemi Covid-19 yang memengaruhi produksi migas dan harga minyak dunia.

Ia pun mengajak jajaran lembaganya untuk bertransformasi agar mampu mengatasi tantangan-tantangan tersebut. Dwi lantas membangun istilah “musuh bersama”, yaitu visi jangka panjang SKK Migas mencapai target 1 juta bopd, agar lembaga yang dipimpinnya semakin terpacu untuk mewujudkannya. 

“Semua orang harus sudah fokus untuk merealisasikannya. Harus ada detail program dan strateginya apa saja,” katanya seperti dikutip dari buletin bulanan Bumi, Juli 2020. 

Namun hal itu belumlah cukup, SKK Migas juga mengharapkan dukungan dan sinergi dari pemangku kepentingan atau stakeholder, terutama terkait konsistensi kebijakan pemerintah pusat maupun daerah. Visi SKK Migas ini harapnya menjadi visi nasional yang dapat didukung oleh seluruh pihak, sehingga mimpi produksi 1 juta barel minyak di tahun 2030 dapat tercapai. 

Visi jangka panjang SKK Migas untuk memproduksi minyak 1 juta bopd pada 2030 memang terkesan ambisius. Namun, SKK Migas punya keyakinan mampu mencapai target tersebut. Pasalnya, dalam perhitungan SKK Migas, Indonesia memiliki potensi cadangan minyak sebesar 783 billions of barrels of oil equivalent (Bboe). 

Selain itu, Indonesia juga mempunyai 128 cekungan yang menyimpan kandungan minyak. Dari total cekungan tersebut, sekitar 50 cekungan telah digarap dan 20 di antaranya mampu menghasilkan produksi migas. Pada 2020, Indonesia mendapatkan skor indeks kemudahan berbisnis sebesar 69,6. Jumlah ini meningkat dari raihan 2019 yang sebesar 68,2. Hal tersebut dapat menjadi daya tawar untuk menarik para investor agar mau membenamkan modal di sektor hulu migas. Berdasarkan peluang-peluang yang ada, SKK Migas pun telah menyiapkan sederet strategi demi memuluskan jalan ke pencapaian target 1 juta bpod pada 2030. 

Selanjutnya untuk menjamin pencapaian target produksi sesuai yang telah direncanakan yaitu produksi minyak sebesar 1 (satu) juta BOPD dan gas sebesar 12.000 MMSCFD dapat dicapai pada tahun 2030, SKK Migas menetapkan 4 (empat) strategi pencapaian yaitu:

1) Mempertahankan tingkat produksi existing yang tinggi

2) Transformasi sumberdaya ke produksi

3) Mempercepat Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR)

4) Melakukan eksplorasi untuk penemuan besar

Guna mendukung visi memproduksi minyak 1 juta bopd pada 2030 , sejauh ini perkembangan Migas di wilayah Kalimantan dan Sulawesi terus bergeliat. Ditengah Pandemi Covid-19 dan turunnya harga minyak memang tak dipungkiri ini telah memukul strategi rencana ekplorasi dan eksploitasi sumur-sumur migas.

Namun diakui Kepala SKK Migas Kalsul, Syaudin, capaian lifting di Kalsul masih sangat baik yaitu lifting Minyak Mentah+Kondensat (MMK) sebesar 104,8% dan lifting/salur gas sebesar 106,4%.Kontribusi lifting di Kalsul terhadap lifting Nasional juga masih cukup besar yaitu untuk lifting MMK berkontribusi sebesar 12%, sedangkan lifting /salur gas berkontribusi sebesar 31%.

Lanjut Syaifudin usaha mencapai target yang ditetapkan membutuhkan kerjasama dan dukungan dari seluruh stakeholders mengingat banyak kegiatan yang harus dilakukan bukan berada pada ranah kewenangan SKK Migas. 

“Kerjasama yang dibutuhkan antara lain untuk menambah Wilayah Kerja migas baru dan menciptakan iklim investasi hulu migas yang lebih kondusif sehingga mampu menarik minat investor untuk menjadikan Indonesia negara tujuan investasi atau mendorong minat investor untuk merealisasikan kegiatannya”tandas Syaifudin.

Mencermati hal tersebut, kiranya capaian 1 juta barel tahun 2030 bukan isapan jempol untuk diraih SKK Migas bersama mitra-mitranya yakni KKKS. Tentunya asa target ini perlu dukungan semua pihak, baik pemerintah melalui regulasinya dan masyarakat luas dengan pemahaman yang tepat, bahwa hulu migas adalah kegiatan pemerintah Indonesia.(ikn-01)

KabarIkn.com,Balikpapan – Memodifikasi sepeda motor bisa menjadi salah satu kegiatan yang cukup mengasyikkan, tak terkecuali mengutak-atik jok atau tempat duduk. Namun perlu digarisbawahi, aktivitas memodifikasi motor tetap harus dilakukan dengan benar, tidak mengurangi kenyamanan, dan tentunya mengedepankan unsur keamanan.

Menurut Safety Riding Officer Astra Motor Kaltim 1 Daniel Natanael Toghas, sebenarnya jok dengan spesifikasi standar bawaan pabrik adalah yang paling sesuai. Hal ini karena jok sudah melewati proses standarisasi dan pengetesan dari beberapa aspek, mulai kenyamanan hingga sisi safety.

”Namun jika ingin memodifikasi, ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan pengguna sepeda motor. Terdapat beberapa poin yang akan berubah saat kita mengganti jok standar dengan model lain atau peranti modifikasi,” kata Daniel.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat kita memutuskan untuk memodifikasi jok sepeda motor:

Tebal-tipis Jok

Secara batasan, sebenarnya tidak ada ukuran baku, karena beda desain sepeda motor akan berbeda pula model dan ketebalan jok. Hal ini karena tebal ataupun tipisnya jok akan sangat memengaruhi posisi berkendara dan kenyamanan saat sepeda motor dikendarai. Ukuran ketebalan jok wajib disesuaikan dengan aspek kenyaman dan keselamatan.

Tekstur atau Bahan

Tekstur lapisan jok wajib lentur dengan bahan dasar tidak licin saat diduduki oleh pengendara. Jok yang licin akan berdampak pada kenyamanan dan juga berpengaruh pada keselamatan. Bisa dirasakan pada saat pengereman, jok yang licin menyebabkan pengendara mudah bergerak ke depan, sehingga proses pengereman menjadi tidak maksimal karena posisi duduk pengendara sudah tidak ideal untuk melakukan pengereman. Sedangkan lapisan jok yang tidak lentur akan mudah sobek dan merusak bagian jok lainnya, seperti busa.

”Kalau lapisan jok sudah sobek, air akan mudah masuk melalui lapisan tersebut. Saat terjadi endapan air pada busa dalam waktu yang lama, maka struktur busa akan berubah menjadi keras dan mengganggu kenyamanan saat berkendara,” jelas Daniel.

Ergonomi

Ketika kita memodifikasi jok sepeda motor, secara ergonomi akan berubah. Contohnya, saat kita melakukan penipisan pada busa jok, maka posisi berkendara akan berubah di bagian lutut, siku dan pandangan. Begitu pula sebaliknya, saat kita menebalkan atau meninggikan jok, posisi pinggul kita akan lebih naik dibandingkan dengan penggunaan jok standar.

”Perubahan tersebut akan menyebabkan pengendara tidak nyaman, dan mudah lelah saat berkendara, serta dapat berdampak negatif pada kestabilan dan kenyamanan berkendara,” kata Daniel.

Pengaruh mengganti jok pada keseimbangan dan kestabilan memang cukup besar. Tidak disarankan memodifikasi jok bagian belakang dibuat lebih tinggi dari jok bagian depan. Hal ini menyebabkan tubuh pembonceng melebihi pengendara, dan tentu saja akan berdampak negatif terhadap aerodinamika kendaraan.

Corporate Communications,

 

Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi:

Lana Senja Indah

+62 8115900998

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

KabarIkn.com,Kaltim - Astra Motor Kaltim 1 bersama dengan PT Astra Honda Motor menyeleksi tenaga pengajar unggul dan kreatif dari SMK Teknik Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda di wilayah Astra Motor Kaltim 1 dalam gelaran Kontes Kreativitas Pembelajaran Guru Online pada 6 Oktober 2020. Adapun wilayah Astra Motor Kaltim 1 meliputi Balikpapan, Paser, PPU, Berau dan Kaltara.

Seleksi Kontes Kreativitas Pembelajaran Guru Online meneruskan komitmen AHM melalui program Satu Hati Education Program (SHEP) untuk memastikan kualitas guru yang mumpuni agar semakin adaptif dan kreatif dalam memberikan materi ajar melalui proses pembelajaran jarak jauh yang sedang diterapkan saat ini. Para guru ditantang untuk menyajikan materi yang menarik, ringkas, dan mudah dipahami siswa dalam proses belajar mengajar yang tidak melibatkan interaksi fisik secara langsung. Gestur, intonasi, dan pemilihan bahasa mengajar yang jelas, lugas, juga menjadi tantangan besar. 

Pada kontes kali ini, diikuti 4 sekolah TBSM binaan Astra Motor Kaltim 1 yaitu, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Grogot diwakili Bapak Muhammad Yasin,M Pd, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 6 Penajam Paser Utara diwakili Bapak Sunarto ST, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 6 Balikpapan diwakili Bapak Ashar,M Pd serta Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Tanjung Selor diwakili Bapak Bimo Aditya Sulaksono S.T. Masing masing peserta membawakan 2 materi dari 5 materi yang sudah disiapkan oleh pihak AHM. Sedangkan juri terdiri dari 3 orang yaitu Bapak Dicky Maulana Akbar selaku SHEP Manager, Bapak Muhammad Abbas Selaku HC3 manager dan Bapak Rusdianto selaku SHEP Officer.

Seleksi kontes pada hari ini berlangsung seru walaupun tidak bertatap wajah hanya menggunakan aplikasi zoom. Meskipun demikian, tidak menghilangkan semangat para peserta lomba pada kali. 

“Kontes Kreativitas Pembelajaran Guru Online 2020 dilaksanakan untuk mewujudkan standar kompetensi guru yang mumpuni sebagai modal utama mencetak siswa-siswi SMK berkualitas di bidang otomotif roda dua walaupun dengan metode daring” Ujar Suryanto Wirawan selaku Region Head Astra Motor Kaltim 1.

“Terima kasih kepada Astra Motor kaltim 1 yg telah memfasilitasi kegiatan kontes guru Teknik Bisnis Sepeda Motor Honda (TBSM), pertama kepada Bapak Rusdi, Bapak Dicky dan team juri, Kegiatan kontes guru TBSM sangat membantu meningkatkan kopetensi guru agar kedepannya kami bisa lebih maju lagi, mengingat teknologi yang terus berkembang” Ujar Bapak Bimo Aditya Sulaksono S.T salah satu peserta kontes dari Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Tanjung Selor.

Corporate Communications,

 

Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi:

Lana Senja Indah

+62 8115900998

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

 

KabarIkn.com,Jakarta - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mempercepat proses pengadaan barang dan jasa dengan skala prioritas, yang berhubungan langsung dengan produksi dan lifting migas, Hal ini dilakukan agar target produksi dan lifting migas 2021 terjaga.

Pelaksanaan pengadaan barang dan jasa juga dilakukan untuk mendukung optimalisasi Work Program and Budget (WP&B) sehingga di tahun 2021 keseluruhan aktivitas dapat difokuskan pada kegiatan-kegiatan yang mendukung produksi dan lifting.

"Komitmen bersama antara manajemen SKK Migas dan para pimpinan Kontraktor KKS harus segera direalisasikan dengan percepatan proses pengadaan barang dan jasa, agar proses persiapan dapat diselesaikan di sisa tahun 2020," kata Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto di Jakarta, Senin (5/10).

Dwi Soetjipto menambahkan, percepatan proses pengadaan barang dan jasa tahun 2021 yang dilaksanakan di tahun ini akan memberikan dampak berganda bagi industri nasional.

"Percepatan proses pengadaan barang dan jasa akan menggairahkan dan memberi kepastian bagi industri nasional, industri di daerah operasi KKKS, serta UKM yang telah menjadi mitra Kontraktor KKS. Dampak positif lainnya adalah adanya penyerapan tenaga kerja, khususnya mengurangi dampak pengurangan tenaga kerja baik bagi KKKS maupun indsutri penunjang di masa pandemik ini", ujar Dwi.

Untuk mendukung akselerasi program tahun 2021, SKK Migas pada akhir September telah mengeluarkan surat edaran tentang percepatan proses pengadaan barang dan jasa. Melalui surat edaran tersebut, KKKS diminta untuk segera menyampaikan daftar pengadaan (Procurement List) khususnya untuk persiapan pelaksanaan kegiatan-kegiatan di tahun 2021 yang berhubungan langsung dengan produksi dan lifting migas.

Sementara itu, Kepala Divisi Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa SKK Migas, Erwin Suryadi mengatakan perencanaan pengadaan barang dan jasa yang tepat akan mendukung kinerja hulu migas ditengah pendemi. “Strategi dan perencanaan pengadaan yang tepat dan eksekusi yang cepat sangat mendukung berjalannya industri migas yang sesuai dengan diharapkan”.

Menurut Erwin, terobosan-terobosan terus dilakukan melalui kolaborasi antara SKK Migas dan KKKS dengan mengembangkan kerangka model kerja dan roadmap pengembangan kegiatan pengadaan barang dan jasa sebagai bagian dari alignment dengan program Indonesia Oil and Gas 4.0 dalam mencapai target produksi 1 juta BOPD pada tahun 2030.

Upaya percepatan Pengadaan Barang dan Jasa ini mendapat respon positif dari Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS). VP SCM Medco E&P Indonesia, Kenneth Gunawan menyatakan Medco E&P sebagai KKKS nasional yang aktif melakukan investasi sangat mendukung upaya percepatan dan fleksibilitas yang dilakukan SKK Migas, agar investasi di industri hulu migas dapat terus meningkat.

Seperti diketahui, kinerja hulu migas nasional sampai September 2020 mencatatkan kinerja yang menggembirakan meskipun masih dalam kondisi tertekan ditengah pandemi Covid-19 dan harga minyak yang masih rendah.

SKK Migas outlook lifting minyak dan gas bumi diperkirakan mencapai 99,5% dari target APBN-P 2020 dengan dengan outlook capaian lifting ini akan menghasilkan penerimaan negara sebesar US$ 6,74 miliar atau 115% dari target APBN-P 2020 yaitu US$ 5,86 miliar dengan asumsi ICP (Indonesian Crude Price) US$ 38 per barel.*)

KabarIkn.com,Balikpapan – Menemani weekend konsumen setia motor Honda, Astra Motor Kaltim 1 kembali memberikan kegiatan bertajuk PCX Comfortable and Elegant Ride yang diadakan pada hari minggu (4/10).

Berawal dari meeting point yang bertempat di Kantor Main Dealer Astra Motor, para komunitas Honda PCX bersama-sama melakukan kegiatan touring dengan tujuan wisata kota Balikpapan (kampung atas air kampung baru). Sebelum melakukan aksi touring para komunitas tidak lupa memperhatikan campaign #cari_AMAN seperti penggunaan jaket, helm SNI, sarung tangan, memakai sepatu dan patuh terhadap rambu-rambu.

Uniknya pada kesempatakan kali ini, para riders menggunakan style bertema “elegant ride” yang mana membuat semakin kompak touring pada siang kemarin. Berbeda dengan touring sebelumnya yang bisa diikuti lebih dari 20 orang, pada kesempatan kali ini tidak diikuti lebih dari 20 member, dikarenakan pentingnya tetap mematuhi peraturan pemkot yang tidak memperbolehkan membuat kegiatan kumpul-kumpul yang melibatkan masa diatas 30 orang.

“Terimakasih kepada para komunitas yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti acara pada hari ini, besar harapan saya untuk tetap menjaga solidaritas agar tetap terjaga dan jangan lupa terus sebarkan energi positif untuk mensosialisasikan campaign #cari_AMAN ke masyarakat luas, khususnya Balikpapan” Ujar Daniel Natanael Toghas selaku Manager marketing Astra Motor Kaltim 1.

“Saya turut senang melihat antusias para komunitas di setiap kegiatan, rasa kekeluargaanya sangat kental sekali, semoga kedepanya kita dapat berkumpul dan membahas agenda-agenda yang akan datang dan terimakasih kepada Astra Motor Kaltim 1 telah mewadahi komunitas kami dan semoga pandemic cepat berlalu agar masa yang ikut bisa lebih banyak” Ujar Dimas selaku wakil ketua Honda PCX Club Indonesia Chapter Balikpapan (HPCI).

Corporate Communications,

 

Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi:

Lana Senja Indah

+62 8115900998

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

KabarIkn.com,Baikpapan – Banyak sekali hal-hal yang dapat terjadi saat berkendara di jalan raya, mulai dari yang aman hingga berpotensi menimbulkan bahaya bagi bikers. Berdasarkan simulasi berkendara yang dikembangkan dalam Honda Riding Trainer, ada 120 jenis potensi bahaya yang dapat diketahui oleh para bikers untuk mencegah potensi bahaya di jalan raya.

Menurut Daniel Natanael Toghas, Safety Riding Officer Astra Motor Kaltim 1, “Para bikers perlu mengetahui apa saja potensi bahaya yang ditemui di jalan dan bagaimana cara mengatasinya. Pengetahuan dan tips ini bisa mengurangi resiko saat berkendara di berbagai kondisi jalan.” Berikut penjelasan dan tips dari tim Safety Riding Astra Motor Balikpapan dalam mengatasi potensi bahaya di jalan raya.

Jenis Potensi Bahaya 

Secara garis besar, jenis potensi bahaya di jalan raya terbagi menjadi tiga jenis. Pertama, potensi bahaya yang terlihat oleh pengendara tanpa perlu diprediksi oleh para pengendara sepeda motor, seperti kendaraan yang berhenti di pinggir jalan atau kondisi mengantuk saat berkendara. 

Selanjutnya, potensi bahaya yang dapat menarik perhatian dan konsentrasi bikers. Potensi bahaya ini belum terlihat akan tetapi sudah memberikan tanda-tanda untuk menarik perhatian, seperti kendaraan lain yang memberikan tanda lampu sein atau kondisi kendaraan yang menggunakan ban sudah aus. Potensi bahaya ini dikategorikan tingkat menengah dan dibutuhkan pengetahuan lebih untuk menanganinya dengan baik.

Terakhir, potensi bahaya yang membutuhkan kemampuan prediksi bahaya tingkat yang lebih tinggi yakni potensi bahaya yang tidak terlihat secara langsung oleh mata bikers, seperti kendaraan yang muncul secara tiba-tiba saat di persimpangan jalan.

Sumber Potensi Bahaya

Sumber potensi bahaya di jalan sangat banyak. Namun dapat kita golongkan dalam tiga sumber. Pertama, potensi bahaya dari sisi manusia tanpa sadar menimbulkan bahaya, seperti kelelahan yang menyebabkan kantuk, emosi yang tidak terjaga, dan juga tidak patuh rambu lalu lintas di jalan raya. Bahkan, gangguan kecil saat berkendara dapat menjadi potensi bahaya seperti bersin yang dapat mengganggu pandangan ataupun saat konsentrasi bikers terganggu.

Kedua, potensi bahaya yang bersumber dari kendaraan yang digunakan. Hal ini sering terjadi karena kurangnya kesadaran bikers untuk secara rutin melakukan perawatan kendaraan pada bagian-bagian yang krusial untuk keselamatan, misalnya sistem pengereman. Ketiga, potensi bahaya dari lingkungan seperti kondisi jalan yang tidak diketahui oleh bikers, kondisi cuaca seperti kabut yang sering turun di daerah pegunungan, ataupun kondisi hujan yang menjadikan jalanan lebih licin.

“Banyak kendaraan yang dimodifikasi tidak sesuai dengan peraturan berkendara sehingga sangat bahaya bagi bikers, seperti penggunaan ban kecil. Maka, alangkah baiknya dalam memodifikasi kendaraan untuk tetap memperhatikan unsur-unsur keselamatan dan juga kenyamanan saat berkendara,” ujar Daniel.

Menanggulangi Potensi Bahaya

Untuk mengatasi potensi bahaya, bikers dapat meningkatkan kemampuan prediksi bahaya dan juga menguatkan teknik berkendara. Meningkatkan kemampuan prediksi bahaya dapat dilakukan dengan berbagai cara, misalnya dengan belajar dari pengalaman diri sendiri dengan menambah jam terbang di berbagai kondisi jalan. Kedua, dapat juga belajar dari pengalaman orang lain dengan membaca atau mengikuti komunitas sepeda motor sebagai wadah dalam berbagi pengalaman berkendara. Ketiga, dapat belajar dari alat simulator berkendara sepeda motor seperti Honda Riding Trainer.

“Para bikers dapat mengikuti kelas Safety Riding ataupun menggunakan alat simulator berkendara seperti Honda Riding Trainer yang dapat meningkatkan kemampuan prediksi bahaya di jalan serta meningkatkan kemampuan analisa kondisi jalan,” Daniel.

Corporate Communications,

 

Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi:

Lana Senja Indah

+62 8115900998

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

KabarIkn.com,Balikpapan - PT Astra Honda Motor (AHM) bekerja sama dengan Main Dealer Astra Motor Kaltim 1 menggelar kompetisi AHM Best Student 2020 dengan konsep baru yang lebih menantang bagi para pelajar setingkat SLTA (SMA/SMK/MA/MAK) semua jurusan. Kompetisi yang mengangkat tema Satu Hati Menuju Indonesia Maju ini menjadi bentuk komitmen kuat AHM dan Astra Motor Kaltim 1 untuk tetap mendorong lahirnya sumber daya manusia muda yang unggul kendati di masa sulit menghadapi pandemi Covid-19.

Memasuki tahun pelaksanaan ke-18, AHM Best Student terus disempurnakan untuk memberi manfaat lebih bagi peserta maupun penerima manfaat di sekitarnya. Pada tahun ini, AHM Best Student hadir dengan konsep pelaksanaan baru yang menyesuaikan dengan proses pembelajaran jarak jauh yang diterapkan di dunia pendidikan saat ini. Keseluruhan proses kompetisi mulai dari sosialisasi, seleksi, kegiatan pengayaan ilmu, hingga penganugerahan pemenang dilakukan secara daring.

Selain pelaksanaan kompetisi yang dilakukan secara daring, konsep perlombaan juga semakin disempurnakan sesuai perkembangan dunia pendidikan saat ini. Kategori perlombaan tahun ini dibagi menjadi 5 kategori yaitu tema pendidikan, lingkungan, kesehatan, ekonomi, serta inovasi di bidang teknologi. Keberagaman kategori ini memberi ruang lebih banyak bagi para siswa dengan berbagai minat ilmu untuk berkreasi dalam kompetisi ini.

Pengujian dimulai dengan seleksi karya tulis siswa berdasar tema yang mereka pilih dan kuasai. Peserta dengan karya tulis yang kreatif dan inovatif berkesempatan melakukan seleksi presentasi yang dilakukan daring secara bertahap mulai dari main dealer, area regional, hingga seleksi final di tingkat nasional. Para peserta diuji atas kekreativitasan gagasan, dampak yang dihasilkan, kemungkinan keberhasilan penerapan, kekuatan penyajian data dan sumber informasi, serta kemampuan presentasi yang dimiliki.

Adapun pada tahap ini, kompetisi AHM Best Student Astra Motor Kaltim 1 sudah menginjak tahap final. Seluruh finalis tersebut antara lain, muhammad rialdi berasal dari SMKN 1 Tanah Grogot, Reza Putra Setya dari SMA 2 Balikpapan, Clairine Aurellia dari SMA 2 Balikpapan, Muhammad Fahri SMKN 1 PPU, Dea Putri Ramadhani dari SMKN 6 Balikpapan, Vanny Adelia Zamzani SMAN 2 Balikpapan, Theresua Febriana Meo dari SMKN 5 Berau, Harlinda dari SMKN 5 Berau, Enmri Kurnia Susanti T dari SMK AL-Falah Queen Berau, Adrian Priatno dari SMK AL-Falah Queen Berau, M. Wildan AL Aulia dari SMAN 4 Balikpapan, Joeike P dari SMKN 2 PPU dan Suhanti dari SMAN 3 Balikpapan.

Region Head Astra Motor Kaltim 1 Bapak Suryanto Wirawan mengatakan generasi muda saat ini mendapatkan pengalaman berharga dengan proses pembelajaran jarak jauh. AHM dan Astra Motor Kaltim 1 ingin memperkaya pengalaman dan wawasan para pelajar setingkat SLTA di masa yang menantang ini melalui AHM Best Student dengan konsep baru.

"Semangat dan selamat kepada seluruh ke-13 finalis jangan jadikan kompetisi ini sebagai beban, jadikan semangat dan pembelajaran untuk menjadi lebih baik” ujar Suryanto.

Corporate Communications,

 

Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi:

Lana Senja Indah

+62 8115900998

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.