[Valid RSS]

SKK Migas Bersama Awak Media Lihat Langsung Hasil Program Pengembangan Masyarakat ( PPM ) Eni Muara Bakau di Muara Jawa

KabarIkn.com,Kutai Kartanegara - Selasa ( 14/03/2023 ) , SKK Migas Kalsul melakukan Media Visit ke lokasi Program Pengembangan Masyarakat ( PPM ) KKS Eni Muara Bakau yang bertempat di Kutai Kartanegara , Kalimantan Timur tepatnya di Muara Jawa.

Pada media visit ini diperlihatkan beberapa hasil dari Program Pengembangan Masyarakat ( PPM ) yang dilakukan oleh Eni Muara Bakau.

Perwakilan Eni Muara Bakau , Nurjamroji menyampaikan saat ini Eni Muara Bakau membuat program di beberapa pilar antara lain Ekonomi,Pendidikan,Kesehatan,Kebudayaan dan Insfrastruktur yang menyasar ke beberapa penerima program.

Di pilar ekonomi ada program untuk nelayan dan petani , kalau untuk lingkungan ada program Gerakan Muara Jawa Bersih ( GMJB ) yang lebih kepada pengelolaan sampah.

" Selama program GMJB dilaksanakan, kita sudah membantu peningkatan insfrastrukturnya seperti semenisasi jalan. Kita juga membantu pembangunan workshop maupun mesin, dalam hal ini Pemerintah juga turut membantu salah satunya untuk mobil pengangkut sampah," ujarnya.

Kedepannya Eni juga berencana untuk membuat program lain yang bersifat pendidikan. Tahun lalu Eni juga sempat membuat program sosialisasi mengenai Bank Sampah , mereka mengajak masyarakat untuk dijelaskan proses Bank Sampah dan dapat menghasilkan uang dari sampah - sampah yang ada di rumah mereka.

" Target utama kita di pusat pengelolaan sampah belum sampai ke ekonomi , tapi setidaknya pengelolaan sampah sudah menjadi lebih baik ini yang jadi target utamanya. Artinya, sampah tidak berserakan di jalan dan disini sampah bisa diolah sedemikian rupa hingga menghasilkan nilai ekonomi," katanya.

Sementara itu salah satu penerima program dari Eni Muara Bakau , Ketua Gapoktan Pemuda Tani Milenial Burung Enggang Muara Jawa Hamzah Al Fauji menyampaikan Gapoktan ini sudah berjalan selama 5 tahun yang diawali dengan tanam semangka. Pasa saat itu mereka mulai menanam di 20 hektar lahan dan menerima hasil dari panen semangka tersebut sekitar Rp 80 juta.

" Dari situ kita viralkan bahwa segini besar hasil dari bertani dan akhirnya banyak teman teman pengangguran , putus sekolah maupun tidak bisa kerja diperusahaan mau terjun ke pertanian," kata hamzah.

Sebelumnya Hamzah memelihara sapi dan menjualnya seharga 15 juta , lalu hasilnya ia buat modal awal untuk membangun pertanian semangka tersebut.Total lahan yang digunakan untuk tempat pembelajaran tani kurang lebih ada 5 hektar , tetapi di spot lain ada sekitar 10 - 15 hektar untuk lahan percontohan yang digunakan bagi siapa saja yang mau belajar.

" Untuk lahan pemuda tani nya sendiri di kelurahan Muara Jawa kurang lebih ada 500 hektar dan ada sekitar 60 hektar yang sudah matang," katanya.

Di lahan pemuda tani mereka menanam jenis pangan , hortik dan juga buah buahan. Pangan seperti jagung,padi dan lain lain , lalu untuk hortik itu seperti sayur - sayuran.(bs)