[Valid RSS]

BPS Balikpapan Adakan Pelatihan Petugas Survei Bahan Pokok Non Rumah Tangga (VBPNRT) 2025

 

KabarIkn.com,Balikpapan - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Balikpapan menyelenggarakan pelatihan petugas Survei Petugas Survei Bahan Pokok Non Rumah Tangga (VBPNRT) 2025 Tanggal 28-29 Agustus 2025. Pelatihan ini sendiri di buka secara langsung oleh Kepala BPS kota Balikpapan Bapak Marinda Dama Prianto,S.Si di damping oleh bapak Dwi Yunianto , SE,MM yang bertindak sebagai Instruktur Nasional, dan ibu Juli Yanti Siregar,S.Si selaku panitia pelaksana kegiatan.

Marinda Dama Prianto memberikan sambutan sekaligus arahan kepada para peserta. Dalam arahannya, marinda berpesan kepada seluruh petugas agar melakukan pendataan Survei Bahan Pokok Non Rumah Tangga (VBPNRT) sesuai konsep yang telah diajarkan oleh instruktur, sehingga data yang dihasilkan dari Survei terjaga kualitasnya.

“Pengumpulan data harus sesuai SOP karena data yang di hasilkan untuk Mendapatkan perkirakan volume dan tingkat konsumsi bahan pokok di luar rumah tangga ,Survei kali ini dilakukan untuk mengumpulkan informasi terkait konsumsi bahan pokok pada unit non rumah tangga seperti warung makan, restoran, hotel, serta lembaga lain. Data hasil survei ini sangat penting sebagai bahan perumusan kebijakan pangan dan ketahanan pangan nasional “Ucapnya.

Dwi Yunianto juga menambahkan “ Kegiatan Survei Bahan Pokok Non Rumah Tangga tahun 2025, ini merupakan kegiatan pengumpulan data mengenai volume dan tingkat konsumsi bahan pokok yang digunakan oleh usaha/perusahaan pada industri makanan; industri minuman; industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia; industri farmasi, produk obat kimia, dan obat tradisional; usaha penyediaan makanan dan minuman; usaha penyediaan akomodasi jangka pendek; jasa kesehatan; lembaga pemasyarakatan; sekolah boarding/asrama dengan pengelolaan makan minum bersama; serta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG).”ujarnya

’Secara keseluruhan, data konsumsi pangan bahan pokok yang diperlukan adalah  konsumsi bahan pokok di rumah tangga dan non rumah tangga. Selama ini data informasi konsumsi bahan pokok yang telah rutin dikumpulkan oleh BPS adalah konsumsi bahan pokok di rumah tangga yang bersumber dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional  (Susenas), sedangkan data konsumsi bahan pokok non rumah tangga hanya tersedia  sampai tahun 2017.

Dengan metode ini diharapkan data konsumsi bahan pokok dari unit non rumah tangga seperti rumah makan, hotel, lembaga pendidikan berasrama, hingga layanan kesehatan dapat tercatat lebih cepat, akurat, dan konsisten.

"Terima kasih kepada seluruh peserta pelatihan atas semangat dan komitmennya. Semoga bekal yang diperoleh menjadi dasar kuat dalam menghasilkan data konsumsi bahan pokok non rumah tangga yang berkualitas, untuk mendukung kebijakan ketahanan pangan dan pembangunan di Indonesia." Lanjutnya.

Pelatihan ini berlangsung dalam 2 hari yang di ikuti oleh 6 PML dan 18 PPL yang nanti akan bertugas di 40 blok sensus yang ada di Balikpapan dan menggunakan peta dasar SE 2016. Terlihat Peserta pelatihan antusias mengikuti semua materi yang di berikan oleh Instruktur.

Dalam Pelatihan kali ini, para petugas Lapangan belajar menggunakan instrumen pendataan berbasis aplikasi Computer Assisted Personal Interviewing (CAPI).

Di akhir sesi panitia memberi apresiasi hadiah kepada 3 nilai terbaik dalam pengerjaan tes dan pendalaman materi yang di dapat oleh Ernawati ,Rasyidah dan Dwi pangestu yang di serahkan secara langsung oleh Bapak Dwi Yunianto.(syai)