[Valid RSS]

BPS kota Balikpapan Adakan pelatihan untuk Survei Industri Mikro dan Kecil (VIMK) 2025

KabarIkn.com.Balikpapan - Badan Pusat Statistik kota Balikpapan Pada Rabu, 25 Juni 2025 melaksanakan pelatihan petugas Survei Industri Mikro dan kecil Tahun 2025 yang dilaksanakan Di kantor BPS kota Balikpapan Jalan jendral Sudirman Kelurahan ,Klandasan Ulu kecamatan Balikpapan Kota.

Pelatihan ini sendiri di buka secara langsung oleh Kepala BPS kota Balikpapan Bapak Marinda Dama Prianto di damping Nella Indriani yang bertindak sebagai INDA dalam kegiatan tersebut.

Kepala BPS Balikpapan Bapak Marinda Dama Prianto memberikan sambutan sekaligus arahan kepada para peserta. Dalam arahannya, marinda berpesan kepada seluruh petugas agar melakukan pendataan Survei IMK sesuai konsep yang telah diajarkan oleh instruktur, sehingga data yang dihasilkan dari Survei IMK Tahunan 2025 terjaga kualitasnya.

“Survey IMK ini Menyediakan data statistik tahunan sektor industri mikro dan kecil, mencakup jumlah usaha, tenaga kerja, nilai produksi, dan input biaya. Data ini sangat penting untuk menghitung kontribusi sektor IMK terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) ,Serta Memantau perkembangan daya saing dan ketangguhan usaha kecil Termasuk dampak digitalisasi, akses ke pembiayaan, serta keberlanjutan usaha dalam menghadapi tantangan ekonomi seperti pandemi, inflasi, atau krisis bahan baku sehingga nanti Menjadi dasar pengambilan kebijakan fiskal dan pembiayaan inklusif Seperti penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), bantuan sosial produktif, hingga insentif pajak bagi UMK. .” ucapnya 

“Kegiatan ini juga Membantu penyusunan program pemberdayaan UMKM Dinas koperasi/perindustrian, dan lembaga pelatihan sering menjadikan data IMK sebagai rujukan untuk pelatihan, bantuan alat, atau fasilitasi pemasaran juga Menangkap potret sektoral & spasial dari ekonomi kerakyatan Termasuk peta sebaran industri rumahan, jenis usaha dominan, serta link and match dengan industri menengah dan besar.” Lanjutnya.

Nella Indriani juga menambahkan “ Secara umum Survei Industri Mikro dan Kecil Tahun 2025 (VIMK25) Tahunan bertujuan untuk mengetahui profil IMK di Indonesia yang dapat digunakan sebagai bahan perencanaan pembangunan ekonomi secara makro. VIMK 25 Tahunan akan mengumpulkan dan menyajikan data tentang kegiatan usaha/perusahaan berskala mikro dan kecil yang rinci dan mutakhir menurut 2 digit pertama Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) pada tingkat nasional dan provinsi,” Tuturnya.

Pelatihan VIMK ini diikuti ole 42 peserta di bagi 2 Gelombang yang masing gelombang berjumlah 21 peserta , yang terdiri dari PML dan PPL yang nantinya bertugas melisting di 90 blok sensus mulai dari tanggal 01 sampai 25 juli dan akan melanjutkan pendataannya sampel yang berjumlah 278 di mulai dari tanggal 01-25 september 2025. (syai)