[Valid RSS]

BPS Kota Balikpapan Gelar Pelatihan VPEK dan VPBD 2025

KabarIkn.com,Balikpapan - Badan Pusat Statistik kota Balikpapan Pada Kamis, 22 Mei 2025 melaksanakan pelatihan petugas Survei Pergudangan, Ekspedisi dan Kurir (VPEK) Tahun 2025 yang diintegerasikan dengan Survei Perdagangn Barang Domestik (VPBD) 2025, yang dilaksanakan Di kantor BPS kota Balikpapan Jalan jendral Sudirman ,KelurahanKlandasan Ulu kecamatan Balikpapan Kota

Pelatihan ini sendiri di buka secara langsung oleh Kepala BPS kota Balikpapan Bapak Marinda Dama Prianto di damping Kasubbag Umum Eric Ismail Sudjito beserta Dwi Yunianto dan Juli yanti yang bertindak sebagai INDA ( Instruktur Daerah ) dalam kegiatan tersebut .

Marinda mengatakan “ Tujuan dari dilaksanakannya VPEK dan VPBD ini salah satunya adalah untuk mendapatkan informasi terkait pertumbuhan sektor logistik khususnya pergudangan dan pengiriman barang kurir dan ekpedisi yang merupakan indikator penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Balikpapan , dan untuk mengetahui pola distribusi serta margin perdagangan dari suatu komoditas.”

“ Data dan informasi yang didapatkan nanti akan digunakan oleh para stakeholder untuk bahan perencanaan dan bahan evaluasi terkait sektor logistik dan pola distribusi komoditas mulai dari produsen hingga ke konsumen akhir.”ucapnya 

Dwi Yunianto sebagai Instruktur Daerah menambahkan “Kegiatan Survey VPEK diharapkan dapat melengkapi kebutuhan data statistik transportasi khususnya sub sektor pergudangan, ekspedisi, dan kurir, serta dapat digunakan sebagai kerangka dasar dalam merencanakan kegiatan statistik transportasi pada masa yang akan datang..”

Selain itu, hasil dari Survei VPBD diharapkan dapat memberikan gambaran pola distribusi perdagangan dalam negeri antar Provinsi sebagai acuan dibangunnya sistem distribusi perdagangan yang lebih efisien. Selain itu, margin perdagangan dan pengangkutan total pendistribusian komoditas yang diteliti mulai dari produsen sampai ke konsumen akhir dapat diperoleh..”lanjutnya

”Dengan adanya pelatihan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman konsep dan definisi yang tepat kepada petugas pencacah di lapangan agar data yang dihasilkan tepat dan berkualitas.”pungkasnya.(syai)