[Valid RSS]

Ketua DPRD Berau, Sidak Terkait Pelayanan Listrik

BERAU-Alotnya pembahasan DPRD Berau yang terjadi di ruang rapat gabungan bersama Asisten II Setda DPUPR Berau, bersama Kabag Ekonomi Setda Berau, PT. PLN (Persero), PT. Indo Pusaka Berau, PT. Berau Coal dan lainnya, terkait pelayanan listrik di Kabupaten Berau, membuat DPRD mengambil sikap untuk sidak lapangan, Kamis (3/10/2019).

Sidak lapangan akan direncakan setelah pengucapan sumpah janji unsur pimpinan DPRD Berau

dan sekaligus agenda sidak pertama yang dilakukan nantinya, Ungkap Ketua DPRD Berau, Madri Pani.

Madri Pani juga menyampaikan rencananya di BANMUS dijadwalkan, setelah itu kami akan turun ke lapangan.

"Kami meminta ada data transparansi tentang subsidi batu bara yang digunakan PLTU Lati, karena pada tahun 2016 ada dana CSR. Kalau tidak salah itu ada kontribusi batu bara ke PLTU Lati, total suplai batu bara pada tahun 2016 sebesar 154.790 ton. nah, total kontribusi CSR untuk ketersediaan listrik di Berau, IDR nya 66.20 milyar, sehingga ini perlu kami pertanyakan," ulasnya.

"Sementara dari UNESCO cuma 40.6 milyar, sedangkan ADARO 28.66 milyar, kenapa di Berau Coal tinggi, sementara Dia mengatakan ini gratis, ini harus dibuka supaya masyarakat tau juga kalau dana CSR selama ini tidak transparan terhadap masyarakat," jelasnya.

"CSR itu kewajiban, bukan serta-merta masyarakat diminta belas kasihan baru dikeluarkan, itu seharusnya sudah menjadi haknya masyarakat," tegasnya.

"Secara terlampir sudah terupload disitu, ini kan terbalik yang sebagaimana sinkronisasi yang perlu di area lingkar tambang, yang selama ini tidak di akomodir," tambahnya.

"Kami ini hanya bekerja untuk masyarakat Kabupaten Berau, bahwa kami sudah melakukan suatu proses menyerap aspirasi masyarakat secara langsung ke lapangan, dan akan kami jadwal di BANMUS untuk pertama, agar kami tidak lari amanah yang diperintahkan," tegas Ketua DPRD Berau, Madri Pani. 

Penulis: Fadli