[Valid RSS]

Pendemo Sampaikan Masalah Karhutla, di Kantor Bupati Berau

BERAU-Aliansi Mahasiswa Pemuda Berau, selain menyampaikan aspirasi isu Nasional, terkait revisi UU KPK dan KUHP pendemo juga menyampaikan aspirasi, terkait Karhutla (kebakaran hutan dan lahan). 

Termasuk menanyakan penangkapan yang diduga melakukan pembakaran hutan, Apakah seorang petani atau bukan, Ungkap demonstran. Kapolres yang juga turun aksi untuk pengawalan keamanan menjelaskan

kepada demonstran terkait pertanyaan yang disampaikan, Rabu (25/9/2019).

Kapolres Berau, AKP Pramuja Sigit Wahono mengatakan, ucapan terimakasih atas atensi dan perhatian dari teman-teman Mahasiswa semuanya.

"Artinya, dari semuanya begitu memperhatikan proses yang ada dan berjalan saat ini," ungkapnya.

"Kami dari Polres Berau menyampaikan, telah melakukan pengamanan dan penyidikan terhadap 10 orang yang diduga melakukan pembakaran lahan" 10 orang itu jika dibandingkan dengan Daerah lain kita yang paling banyak, jelasnya. Dan ini juga berkat bantuan dan kerjasama dari masyarakat dan rekan-rekan semuanya," tambahnya.

"Untuk kedepannya kami tetap meminta bantuan kepada rekan-rekan semuanya, bahu-membahu, untuk bisa menangkap dan mengungkap tentang siapa saja orang-orang yang melakukan pembakaran lahan," harapannya.

"Saat ini dari hasil pemeriksaan kami, bahwa orang-orang itu bahwa betul melakukan pembakaran dan tujuannya dibuka lahan berkebun," ucap Kapolres.

"Mereka menggunakan cara-cara yang cepat, murah, mudah, akhirnya kita semua yang rugi, mereka senang kita yang rugi," ulasnya.

"Sekali lagi, untuk proses penyidikan masih terus berjalan dan tolong untuk saat ini kita dikawal," bebernya.

Perlu kami sampaikan, untuk penyidikan yang diluar Berau tolong dikawal, untuk saat ini baru satu yang kita limpahkan ke kejaksaan untuk dilakukan pemeriksaan dan yang lain menyusul mungkin Minggu ini.

"Banyak pihak yang kami periksa sebagai saksi dan untuk memperkuat sangkaan pasal terhadap 10 orang ini, kami terbuka informasi dari rekan-rekan semua dan kami terbuka untuk diawasi dalam proses penyidikan, terimakasih," pungkasnya.

Penulis: Fadli