BERAU-Ketua Tim Wasev TNI AD tiba di Kabupaten Berau dan sekaligus menggelar acara tatap muka Tim Pengawas dan evaluasi Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 106 tahun anggaran 2019 dari markas besar angkatan darat dengan Warga Kecamatan Sambaliung Kabupaten Berau, Rabu (23/10/2019).

Kedatangannya saat di Bandara Kalimarau sekitar jam 09.30 Wita, yang di sambut secara adat.
Turut hadir, diantaranya Sekda Kabupaten Berau berserta staff, Pamen Ahli Kodam VI/Mlw, Komandan Kodim 0902/Trd, Kapolres Kabupaten Berau, Kajari Kabupaten Berau, Dan Skadron 13/serbu, Danyon Armed 18/Komposit, Kadis PU Kabupaten Berau, Pemangku Adat Keraton Sambaliung, Camat Sambaliung, dan lainnya, setelah itu langsung menuju ketempat acara tatap muka dengan masyarakat.
Saat dikonfirmasi oleh harianjurnal.com di Bandara Kalimaru, Sekretaris Daerah, Ir. M. Gazali mengatakan, penyambutan Ketua Tim Wasev TNI AD Sebagai wujud Pemerintah Daerah kami mengucapkan terimakasih karena TNI ini sudah membantu masyarakat kami dengan membuka akses jalan, penyuluhan kepada masyarakat, sehingga kami terbantu.
"Kami mengucapkan terimakasih kepada jajaran TNI, atas program ini yang setiap tahunnya dijalankan dengan beberapa tempat yang diangkat dan sangat mendesak untuk dibantu," ungkapnya.
Adapun Kunjungan Ketua Tim Wasev TNI AD terkait TMMD ke 106, Brigjen TNI, Rifki menjelaskan, tujuan kunjungan ini, meninjau dan melakukan pengawasan, serta evaluasi terhadap program TMMD.
"Kami melihat ada beberapa titik, sudah sesuai dengan rencana dan program, mudah-mudahan hasil TMMD ini berguna bagi masyarakat, yang menjadi salah satu hasil peninjauan kami," tegasnya.

Dia menambahkan, TMMD itu kepentingannya untuk masyarakat, yang melibatkan Anggota TNI, Anggota Polri, Organisasi Kepemudaan, Organisasi Masyarakat, dan Masyarakat Umum. Terutama Pemerintah Daerah yang kami ingin memastikan bahwa Pemerintah Daerah terbantu dengan adanya program TMMD.
"Selain pembangunan Fisik, ada juga pembangunan non fisik, yaitu penyuluhan, pembinaan, terhadap petani, perternakan, perikanan, untuk memajukan kesejahteraan masyarakat," ulasnya.
Disisi lain, Kami juga memberikan antisipasi terhadap kebakaran hutan yang sering terjadi di Kalimantan, dengan memberikan penyuluhan agar masyarakat mampu dan beralih dengan metode yang dahulunya membuka lahan dengan dibakar.
"Sekarang harus mengganti metode yang lebih modern, dan kami instruksikan tim untuk memberikan solusinya, yang lebih cepat, mudah dan effsien," tandasnya.