[Valid RSS]

KabarIkn.com,JAKARTA - Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat Brigjen TNI Nefra Firdaus, S.E.,M.M., menegaskan dalam menghadapi manajemen krisis khususnya dalam mengelola manajemen informasi pejabat penerangan harus bertindak cepat dan responsif.

"Krisis di sini bukan krisis keuangan atau krisis moneter tetapi suatu kejadian di wilayah yang melibatkan satuan atau personel TNI AD harus segera direspon dengan cepat oleh pejabat penerangan," kata Nefra Firdaus dalam pengarahannya pada rapat virtual melalui _video conference_ bersama dengan para Kapendam, Kapenhumas Balakpus dan Kapenrem seluruh Indonesia, di Puskodal Mabesad, Jakarta, Selasa (22/9/2020)

Dalam rapat tersebut Kadispenad memberikan pengarahan yang terkait dengan bidang tugas penerangan jajaran Angkatan Darat terutama bagaimana pejabat penerangan di daerah atau satuan dalam menyikapi apabila ada kejadian yang melibatkan satuan atau personel TNI AD. _"How to handle Information During a Crisis”_ atau Bagaimana Langkah-Langkah Dalam Manajemen Informasi Pada Saat Krisis” ujar Nefra.

Brigjen Nefra menjelaskan bahwa terdapat 5 (lima) langkah yang harus dilakukan oleh pejabat penerangan, yang pertama; _Be truthful_ (Jujur), memberikan informasi apa adanya. Kedua; menyampaikan informasi yang bermanfaat. Ketiga; membuat rencana Manajemen Krisis dan masukkan hubungan dengan media. Keempat; menyiapkan juru bicara, Kapen merupakan juru bicara satuan, siap tidaknya juru bicara dalam memberikan keterangan mempengaruhi opini masyarakat secara luas dan yang kelima; menjalin kerjasama yang berkelanjutan dengan media.

Selanjutnya Kadispenad memaparkan hal-hal yang tidak boleh dilakukan oleh pejabat penerangan, antara lain menganggap dan memperlakukan media sebagai musuh, dalam mendapatkan informasi tidak bergantung kepada media tetapi jadikan media menjadi salah satu sumber informasi, tidak melupakan Prajurit atau Personel TNI AD sebagai sumber informasi yang akurat tentang suatu peristiwa.

Pada akhir pengarahan Kadispenad menyampaikan beberapa kesimpulan dalam manajemen Informasi pada saat krisis, yaitu; manajemen informasi dalam krisis bukanlah hal yang spontan tetapi perlu disiapkan, direncanakan dan dipelihara. Public Relation (PR) dalam situasi krisis memerlukan skill (keahlian) yang harus dipelajari dan dilatih sehingga informasi yang disampaikan bermanfaat dan bukan menjadi bumerang. Pejabat penerangan harus berhati-hati dalam memberikan informasi yang penting, tapi tidak membatasi akses info secara total karena dapat menimbulkan asumsi yang keliru dalam persepsi berita. Dalam menyampaikan informasi harus memerhatikan hal-hal yang sudah menjadi protokol /ketentuan.

"Yang lebih penting hubungan dengan media harus terus dijaga dan bukan sebagai hubungan jangka pendek dan kasuistis tapi direncanakan secara baik," pungkasnya.

Pada akhir acara rapat virtual dilaksanakan sesi diskusi dan tanya jawab, turut hadir dalam rapat tersebut Sesdispenad Kolonel Inf Mu'tamar, para Kasubdis Dispenad dan 73 pejabat penerangan jajaran TNI AD baik tingkat Kotama, Balakpus dan Korem. (Dispenad)

KabarIkn.com,Tarakan - Berbeda dengan tahun - tahun sebelumnya,di tengah Pandemi Covid 19 TMMD ke 109 Kodim 0907/Trk secara resmi dibuka dengan acara seremonial oleh Walikota Tarakan Dr.Khaerul M.Kes,Selasa(22/09/2020).

Acara seremonial yang berlangsung di ruang Imbaya Kantor Walikota Tarakan disertai Penandatanganan Naskah serah terima pelaksanaan pekerjaan dari Pemerintah Kota Tarakan kepada Satgas TMMD yang dikomandani oleh Dandim 0907/Tarakan.

Dalam Sambutanya,Wali Kota Dr.Khaerul M.Kes menyampaikan apresiasinya kepada TNI dan seluruh pihak yang terlibat, sehingga TMMD yang telah direncanakan dapat mulai dilaksanakan.

"Kegiatan ini sangat membantu pemerintah kota dalam rangka mengakselerasi pembangunan daerah",ucapnya.

Ada beberapa daerah yang perlu dipercepat pembangunannya, Misalnya jalan tembus ke Suaran yang akan dikerjakan.Ia berharap agar pelaksanaan kegiatan ini terus berjalan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat.

"Mudah-mudahan kegiatan ini bisa berjalan dengan baik, dan melalui kegiatan ini semoga tidak ada wilayah di Tarakan yang terisolir baik secara fisik, maupun secara kultural,”ungkapnya.

Sementara itu,selaku Dansatgas TMMD ke 109 Dandim 0907/Trk Letkol Inf Eko Antoni Chandra Lestianto mengatakan,Sebagaimana dipahami bersama, bahwa Program TNI Manunggal Membangun Desa adalah program lintas sektoral yang melibatkan TNI, Polri, Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian dan Pemerintah Daerah, serta segenap lapisan masyarakat untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,ucapnya.

Ia menambahkan,dalam program TMMD ke-ke-109 ini, TNI AD bekerjasama dengan Pemerintah Daerah akan melaksanakan kegiatan sasaran fisik dan sasaran non fisik.

" Sasaran fisik diprioritaskan pada pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana, fasilitas umum lainnya yang menjadi kebutuhan masyarakat di Kota Tarakan. Sedangkan kegiatan non fisik antara lain penyuluhan tentang Kesehatan, Kamtibmas, Hukum, Pertanian, Bahaya Narkoba, Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan yang diarahkan untuk mendorong tumbuhnya inovasi dan kreativitas masyarakat desa guna meningkatkan kualitas hidup dalam membangun daerahnya sendiri menuju kehidupan sosial yang lebih maju sejahtera dan mandiri",jelasnya.

Ia berharap,semua bentuk kegiatan tersebut sejalan dengan tema TMMD Ke-Ke-109 kali ini, yaitu (TMMD, Pengabdian Untuk Negeri).

"Semoga tema ini dapat dijadikan pendorong semangat untuk membantu Pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sehingga pada saatnya Indonesia akan semakin maju dan sejahtera",pungkasnya.*)

KabarIkn.com,JAKARTA - Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat, Brigjen TNI Nefra Firdaus, S.E., M.M., menutup pendidikan teknisi multimedia yang diikuti personel dari seluruh satuan Penerangan Kotama dan Balakpus jajaran TNI AD di Madispenad, Jl. Veteran No. 5, Jakarta Pusat, Senin petang (21/9/2020).

Dalam sambutannya Kadispenad mengapresiasi atas terselenggaranya pendidikan teknisi multimedia yang dimulai sejak hari Senin lalu (14/9/2020) selama kurang lebih sepekan. 

"Selama sepekan, para peserta sudah mendapatkan banyak kemajuan pengetahuan di bidang multimedia, hal ini sangat penting sebagai bekal para personel penerangan saat kembali ke kesatuannya masing-masing, laporkan kepada pimpinan satuan tentang hasil dan manfaat yang diperoleh selama mengikuti pendidikan dan lakukan knowledge sharing kepada sesama insan penerangan agar apa yang dicapai bisa diberdayagunakan secara maksimal dalam mendukung tugas pokok TNI AD," ujar Nefra.

Lanjut Nefra, ke depan para personel penerangan yang telah mengikuti pendidikan bisa tetap menjaga network yang sudah terjalin selama menempuh pendidikan dan tetap satukan visi dan misi satuan penerangan jajaran TNI AD terutama dalam menghadapi era keterbukaan informasi yang sedang dihadapi saat ini, sehingga diperlukan jalinan network yang kuat antar satuan penerangan agar dapat memberikan implikasi yang positif pada peningkatan profesionalitas fungsi penerangan TNI AD.

Dalam acara penutupan ini Kadispenad juga memberikan hadiah kepada para peserta pendidikan yang terbaik dan terkreatif dalam pembuatan video pendek.

Di akhir sambutannya Kadispenad mengucapkan terima kasih dan apresiasinya kepada para pengajar antara lain CEO Digidem.id Makroen Sanjaya, pakar multimedia Efendi, dan lain-lain yang telah berbagi ilmu pengetahuan dan pengalamannya, sebagai bekal kemampuan multimedia yang bermanfaat bagi para personel penerangan demi kemajuan Penerangan TNI AD ke depan. (Dispenad)

KabarIkn.com,Balikpapan - Tersirat ingatan pada tahun 1989 pertama kali Mayor Jenderal TNI Hery Wiranto ketika menginjakan kaki di Batalyon Raider 600/Modang yang dulunya bernama Batalyon Infanteri 612/Modang sebagai perwira pertama lulusan Akabri. "Dulu saya pertama kali masuk ke batalyon ini harus melaksanakan tradisi Jalan Kompas dari Lapangan Sepinggan sampai pantai manggar yang kurang lebih berjarak 30 km, saya berangkat pukul 5 sore dan sampai di pantai manggar kira-kira pukul 5 pagi" sambung beliau membuka pengarahan kepada Prajurit dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana Yonif Raider 600/Modang.

Kunjungan kerja Pangdam VI/Mulawarman yang didampingi Ibu Ketua Persit KCK Daerah VI/ Mulawarman pertama kali ke Yonif Raider 600/Modanag meninjau langsung kondisi prajurit dan istri prajurit di satuan Pemukul yang langsung dibawah kendali Pangdam.

Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan kunjungan kerja yang dilaksanakan untuk meninjau langsung kondisi prajurit beserta keluarganya sebagai bentuk kepedulian pimpinan di tengah kondisi sulit di masa Pandemi Covid 19.

Dalam kesempatan tersebut, sebelum bertatap muka langsung dengan para prajurit dan istri, beliau juga menyempatkan untuk berkeliling meninjau komplek ksatrian Yonif Raider 600/Modang dan melihat beberapa hasil kegiatan pemanfaatan lahan pekarangan rumah untuk ditanami sayuran dan buah buahan yang bisa dimanfaatkan keluarga.

Dalam arahannya, jenderal bintang dua lulusan Akmil 1989 berpesan kepada Komandan Batalyon Raider 600/Modang dan Komandan Kompi agar menjaga dan memimpin anggota dengan hati dan ikhlas layaknya anak kandung sendiri, karena mereka pemilik Batalyon ini yang akan mengharumkan nasa satuan di lingkungan TNI AD.

Bantuan berupa 4 unit Komputer untuk diharapkan akan mendukung operasional satuan dan di harapkan dapat di gunakan sebaik-baiknya.

Dalam pesannya beliau mengharapkan batalyon ini memiliki kemampuan lebih baik dari kemampuan sumber daya manusia maupun dalam pelaksanaan tugas di lapangan bila di bandingkan batalyon Infanteri lain di Kodam VI . Hal tersebut akan dapat terwujud melalui cara pembinaan yang terarah dan terprogram untuk memelihara kemampuanya sebagai prajurit Raider yang memiliki keunggulan dari berbagai aspek bila dibandingkan satuan lain di jajaran Kodam VI/Mulawarman.

Rilis : Pangdam VI/Mulawarman

KabarIkn.com,Jayapura - Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata [KKSB] Kembali berulah di Kabupaten Intan Jaya Propinsi Papua, tindakan kejam yang dilakukan kelompok tersebut menyebabkan gugurnya dua Prajurit BKO Koramil Persiapan di Distrik Hitadipa Kabupaten Intan Jaya.

Demikian disampaikan Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Letkol Arm Reza Nur Patria dalam keterangan tertulisnya.

“Telah terjadi penyerangan Pos Koramil Persiapan Distrik Hitadipa Kabupaten Intan Jaya, dalam peristiwa tersebut mengakibatkan gugurnya salah satu anggota BKO Koramil Persiapan, Pratu Dwi Akbar Utomo karena luka tembak, Sabtu (19/9/2020) ,” terang Reza.

Lebih lanjut Reza menjelaskan bahwa keberadaan satuan BKO Koramil dan Kodim Persiapan merupakan suatu upaya dari Pimpinan TNI AD untuk mempersiapkan berdirinya Koramil dan Kodim ditengah keterbatasan jumlah personil di Papua, sedangkan tugas pokok dari Koramil dan Kodim tersebut adalah membantu pemerintah daerah melalui pembinaan teritorial untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat serta percepatan pembangunan di wilayah Papua .

Kapendam menjelaskan, sebelumya juga terjadi dua aksi kejam yang dilakukan oleh KKSB, Kamis (17/9/2020), anggota KKSB membacok pengemudi ojek bernama Badawi dengan menggunakan parang hingga meninggal di lokasi kejadian pada pukul 10.50 WIT. Peristiwa kedua terjadi pada pukul 14.20 WIT, KKSB menghadang anggota BKO Koramil Persiapan yang sedang membawa logistik bernama Serka Sahlan, peristiwa tersebut mengakibatkan Serka Sahlan Gugur karena luka tembak.

Kapendam menyayangkan kejadian tersebut, serta berharap kepada seluruh komponen masyarakat di wilayah Papua untuk Bersama-sama membangun Papua dengan penuh Kedamaian, untuk kesejahteraan seluruh masyarakat Papua.

Rilis : Pendam XVII/Cenderawasih

 

Kabarikn.com,Balikpapan-Kunjungan kerja Kadisinfolahtad Brigjen TNI Taufik Budi Lukito ke Aula Infolahtadam VI/Mulawarman (17/9/2020)

Dalam sambutannya Kadisinfolahtad menyampaikan bahwa kunjungan kerja hari ini merupakan kegiatan untuk mengenal dan mengetahui lebih dekat antara Komandan satuanmemberikan informasi tentang kegiatan yang dilakukan serta kesulitan dan kendala yang di hadapi selama ini," ujar Kadisinfolahtad 

Jenderal Bintang satu tersebut juga menegaskan bahwa dengan kemajuan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, tugas infolahta ke depan tidaklah semakin ringan.

"Hal ini bisa dilakukan dengan mengikuti pelatihan dan penataran yang diselengarakan baik oleh disinfolahtad maupun instansi lain. Penataran yang akan di selengarakan terdiri dari penataran pengolahan data elektronik (PDE), penataran teknisi komputer, penataran CYBER SECURITY tingkat dasar," imbuhnya

Rilis : Pendam VI/Mlw

KabarIkn.com,BALIKPAPAN- Guna meringankan beban masyarakat, khususnya ditengah masa pandemi Covid-19 Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto.SE.MM. M.Tr.(Han) sbersama dengan alumnus Akabri angkatan 89 (Altar 89) dari TNI AD, TNI AL, TNI AU dan Kepolisian yang berkesempatan datang ke Balikpapan menggelar bakti sosial di wilayah Kalimantan Timur, Kamis(17/9/2020)

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Polri, Komjen Pol Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H, Deputi IV Bidang Koordinasi Hanneg Kemenko Polhukam, Mayjen TNI Rudianto sekaligus sebagai Ketua Altar 89, Gubernur Kalimantan Timur Dr. Ir. H. Isran Noor, M.Si, Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Herry Rudolf Nahak , Rekan-rekan Altar 89 serta Para Pejabat Kodam VI/Mulawarman.

Bhakti Sosial Altar 89 kali ini mengangkat tema “Kesehatan Pulih Indonesia Bangkit” yang mempunyai makna untuk memberikan motivasi bagi semua orang agar bekerja sekuat tenaga membantu memulihkan keadaan masyarakat dan sebagai bentuk pengabdian dan Sinergitas TNI-Polri dalam membantu meringankan beban masyarakat yang terkena dampak Covid-19 dengan memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sebagai tuan rumah kegiatan tersebut, Pangdam yang merupakan abituren Akmil 1989 menyampaikan selamat datang di Makodam dan ucapan terima kasih bagi rekan Altar 89 baik dari matra Darat, Laut dan Udara serta Polri yang sempat hadir di Balikpapan untuk ikut memberi bantuan kepada masyarakat yang kesulitan selama pandemi Covid-19 ini,” ujar Pangdam

Dalam sambutannya selaku ketua Altar 89, Mayjen TNI Rudianto menjelaskan ”Sebanyak 2500 bingkisan dan 35.000 masker ini akan dibagikan ke sejumlah wilayah Balikpapan yang terdampak Covid-19 di wilayah Balikpapan melalui Babinsa, babinkantibmas, babinpotmar dan babinpotdirga sampai ke lokasi ,” Hal tersebut sebagai upaya rekan Altar 89 mengatasi kesulitan rakyat di masa sulit sekarang ini.

Pada kesempatan tersebut, Mayjen TNI Rudianto selaku Deputi Bidang Pertahanan Negara Kemenko Polhukam sekaligus Ketua alumni Altar 89 menambahkan, Altar 89 menyelenggarakan bakti sosial merupakan rangkaian sejak Bulan Juni lalu. 

,”Hari ini kami kirimkan paket bantuan ke beberapa wilayah dan di Indonesia dalam rangka partisipasi kami membantu masyarakat yang terdampak COVID-19 termasuk di wilayah Kalimantan Timur,” ujarnya

Gubernur Kalimantan Timur Dr. Ir. H. Isran Noor, M.Si, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian Altar 89 yang berkesempatan membantu masyarakat di Kalimantan Timur yang terkena dampak pandemi Covid 19. Niat dan kepedulian untuk membantu masyarakat yang kesulitan dari Altar 89 merupakan hal positif untuk bisa memberikan semangat dan motivasi bagi kita semua untuk bersama sama menghadapi kesulitan di masa pandemi ini.

Para alumni Akabri angkatan 89 bersama sama melepas iringan kendaraan roda dua gojek, babinsa, babhinkamtibmas, babinpotmar dan babinpotdirga serta truk pengangkut sembako yang akan mengirim Baksos kepada masyarakat yang terkena dampak Covid-19 diwilayah Balikpapan.

Pada kesempatan akhir untuk menutup rangkaian Kegiatan Baksos, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto dan Kasdam VI/Mulawarman Brigjen TNI Tri Nugraha Hartanta yang merupakan abituren Akmil 1989 bersama seluruh peserta Altar 89 yang hadir di Balikpapan berfoto bersama untuk mengabadikan moment langka tersebut yang baru pertama kali di laksanakan di Kodam VI/Mularwarman.

Rilis : Pengdam VI Mulawarman 

Kabarikn.com Balikpapan,-Setelah melakukan kegiatan Bhakti Sosial di wilayah Indonesia Timur, Alumni Taruna Angkatan (ALTAR) “89 kembali melaksanakan Bhakti sosial di wilayah Balikpapan Kalimantan Timur

Sebagai  pengabdian TNI-POLRI melaksanakan Bhakti sosial dengan tema” Kesehatan Pulih Indonesia Bangkit “

Acara berlangsung di Aula Makodam VI/Mlw ,Kamis (17/9/2020)

Pangdam VI Mulawrman Mayjen TNI Heri Wiranto,M.M.MTr (Han) dalam sambutannya  mengatakan ALTAR 89 telah melakukan Bhakti Sosial ditengah pandemi covid-19 ini serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia. Bakti sosial ini merupakan ke 20 kali dilaksanakan setelah dilakukan kegiatan di beberapa daerah seperti Jakarta, Bandung, Jawa Timur, Jawa Tengah, NTT, Ambon dan sebagainya.

“Sebenarnya mereka berencana akan menggelar kegiatan ini di perbatasan, tetapi karena jangka waktu yang tidak banyak maka kegiatan ini dilaksanakan di Kota Balikpapan dengan membagikan kurang lebih 2.500 sembako dan masker.

Diharapkan bantuan ini dapat bermanfaat dan sama sama mengabdi untuk negara dalam pandemi covid-19 ini.,”jelas Pangdam

Sementara Ketua ALTAR “89 Mayjen TNI Rudianto AKABRI 1989 atau ALTAR 89 melakukan Bhakti Sosial di Kota Balikpapan. Kegiatan ini dihadiri oleh Kabaharkam Polri, Gubernur Kalimantan Timur, Kapolda dan Pangdam VI Mulawarman.

Kegiatan Bhakti Sosial yang dilaksanakan oleh ALTAR 89 ini sudah berlangsung sejak bulan Juli sampai dengan bulan September sekarang ini.

ALTAR 89 membagikan 35.000 masker dalam rangka mendukung Program Pemerintah yaitu Penerapan Sosialisasi Pemakaian Masker. Mereka juga membagikan sembako, pembagian sembako ini diharapkan dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat yang terdampak covid-19.

ALTAR 89 berharap agar bantuan ini dapat bermanfaat dan kegiatan Bhakti Sosial ini meliputi seluruh wilayah Indonesia. Selain pembagian sembako dan masker mereka juga melakukan Bhakti Sosial mendukung ketahanan pangan.

Pertama, kegiatan tersebut dilakukan di daerah Tangerang dengan membantu masyarakat yaitu memberikan bibit, peralatan pertanian. Kemudian, kegiatan tersebut dilaksanakan di Subang dengan menggelar Pembibitan Padi dengan lahan kurang lebih 200 hektar.,”jelas Rudianto

Menurutnya kondisi bangsa ditengah pandemic covid-19 dinilai sangat menggoyang ekonomi bangsa. Sehingga perlu keterlibatan semua pihak, kerja keras dalam penanganan covid-19 Diperlukan kerjasama khususnya sosialisasi penggunaan masker

Dalam bhakti sosial ini, termasuk, kontribusi ke masyarakat adanya penguatan penguatan sosialisasi pengguna masker kepada masyarakat.

Keinginan ALTAR “89 untuk berkontribusi terhadap tenaga medis, menjadi penting sebagai tenaga terdepan dalam penangan covid-1

Direncanakan adanya ,pemberian suplemen bagi para medis,disaat HUT TNI Oktober mendatang,”ucapnya.   

Kabarikn.com,Sebatik - Berbekal informasi saat melaksanakan anjangsana di rumah masyarakat, anggota Pos Aji Kuning Satgas Pamtas Yonif 623/BWU menindaklanjuti dengan melaksanakan patroli malam di dermaga tradisional Tanah Merah, Desa Aji Kuning, Kec. Sebatik Tengah, Kab. Nunukan, Kaltara, Selasa (15/9/2020).

Informasi yang diberikan oleh masyarakat bahwa pada malam hari sering ada speedboat yang berhenti dan menurunkan barang di dermaga tradisional Tanah Merah yang tidak diketahui jenis barang tersebut.

Mengetahui informasi tersebut, selanjutnya Dan SSK I Kapten Inf Salim memerintahkan 4 anggota Pos Aji Kuning Satgas Pamtas Yonif 623/BWU diantaranya Sertu Bima Adhi, Praka Wawan, Pratu Tri dan Prada Gazali untuk melaksanakan patroli malam disekitar lokasi yang disampaikan oleh masyarakat tersebut.

Saat melaksanakan patroli malam tersebut, Sertu Bima dkk mendengar ada speedboat yang mendekati dermaga tradisional Tanah Merah dan berhenti untuk menurunkan barang-barangnya namun mendengar ada yang mencurigakan disekitar dermaga, speedboat beserta penumpangnya melarikan diri ke arah Tawau, Malaysia. Hasil pengecekan barang yang ditinggalkan di dermaga diamankan 2 dus minuman keras merk arak Likeur, Redbull sebanyak 24 botol dan beras 2 karung. 

Barang-barang tersebut selanjutnya diamankan di Pos Aji Kuning dan dilaporkan ke Komando Atas.

Dalam rilisnya di Nunukan, Rabu (16/9/2020) Dansatgas Pamtas Yonif 623/BWU Letkol Inf Yordania, S.I.P., M.Si mengatakan bahwa pelaksanaan patroli malam dimaksudkan untuk menciptakan rasa aman di sekitar masyarakat perbatasan dari perlintasan barang dan orang tanpa dokumen yang sah.

"Telah menjadi tugas kami sebagai satuan pengamanan perbatasan untuk mencegah kegiatan ilegal di sepanjang perbatasan di Kabupaten Nunukan dan lebih khusus untuk menciptakan rasa aman dilingkungan masyarakat dari peredaran barang-barang ilegal atau pelintas batas ilegal," ujar Dansatgas.

Lebih lanjut disampaikan Dansatgas bahwa yang telah diamankan Pos Aji Kuning mungkin hanya sebagian kecil dari barang ilegal yang sudah masuk di perbatasan.

"Kami yakin bahwa yang telah kami amankan selama penugasan hanya sebagian kecil dari penyeludupan barang ilegal yang melewati perbatasan namun kami tetap tidak akan berhenti untuk terus melaksanakan patroli dan pemeriksaan rutin baik malam maupun siang hari agar barang ilegal dan terlarang tidak dapat masuk perbatasan Indonesia dan kami akan selalu berkoordinasi dengan instansi terkait," kata Dansatgas mengakhiri.

Rilis : Pendam VI/Mlw

 

Kabarikn.com,BALIKPAPAN – Guna membahas tentang Penanganan Covid-19 di Indonesia khususnya di daerah Kalimantan yang semakin hari semakin meningkat. Pangdam VI/Mulawarman  Mayjen TNI Heri Wiranto.SE.MM. M.Tr.(Han) melaksanakan kegiatan Video Conference (Vidcon) dengan Menko Bidang Maritim dan Investasi RI Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan, M.P.A., serta unsur terkait lainnya di Ruang Yudha Makodam VI/Mulawarman, Rabu (16/9/2020).

Dalam Vidcon tersebut, Menko Marves RI menyampaikan penekanan dari Presiden RI Ir. H. Joko Widodo antara lain dalam menangani kasus Covid-19 di 8 Provinsi yang memiliki kontribusi terbesar dalam total kasus yang masih aktif terhadap pandemi Covid-19 dan salah satunya adalah Provinsi Kalimantan Selatan.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam menyampaikan bahwa sesuai tugas yang di perintahkan dari Mabes TNI kita melaksanakan penanganan Covid-19 dan pendisiplinan protokol kesehatan di Kalimantan Selatan Khususnya dalam rangka menurunkan jumlah masyarakat penderita covid 19 dan mengurangi jumlah korban meninggal dunia dalam waktu dua minggu, sehingga kami melihat ada beberapa titik konsentrasi untuk melaksanakan kegiatan pendisiplinan protokol kesehatan,” ujar Pangdam

Pangdam juga menambahkan bahwa untuk di daerah Kalimantan Selatan sudah mencanangkan satu team mobile gabungan untuk pendisiplinan protokol kesehatan Covid-19.

"Jadi semua babinsa, babinkabtimas dan unsur-unsur pemerintah daerah yang terkait harus intensif  mendeteksi tempat kerumunan dan rawan penyebaran covid 19. Langsung kita stressing dan kita lakukan pembubaran apabila ada kerumunan masyarakat untuk mencegah terjadinya kluster baru,” imbuh Pangdam.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Video Conference Pangdam langsung dengan Dansatkowil di jajaran Kodam VI/Mulawarman guna menindaklanjuti pelaksanaan Penanganan Covid-19 dan Pendisiplinan Protokol Kesehatan di wilayah Kodam VI/Mlw khususnya di wilayah Kalimantan Selatan.

Rilis : Pendam VI/Mlw

 

KabarIkn.com,Nunukan - Anggota Pos Kotis Satgas Pamtas Yonif 623/BWU di Nunukan mengumpulkan anak-anak disekitar pos untuk belajar bersama tenaga pendidik Satgas Pamtas. Anak-anak yang dikumpulkan ini merupakan anak-anak yang sering bermain di lapangan Pos Kotis dan kegiatan belajar bersama ini dilaksanakan untuk mengisi waktu mereka selama belajar dari rumah, Senin (14/9/2020).

Belajar bersama ini dilaksanakan di garasi kendaraan pos Kotis agar anak-anak terlindung dari sinar matahari sehingga lebih fokus dalam belajar.

Anak-anak yang terlibat dalam belajar bersama ini berjumlah 14 anak antara lain Ilham (9), Aden (7), Panji (8), Rehan (7), Ghafi (9), Sabil (12), Avika (9), Ikhram (7), Eca (13), Ica (8), Putri (10), Aulia (9), Fahri (7) dan Keysa (9). Personel yang terlibat sebagai tenaga pendidik adalah personel dari Pos Gabma Bakelalan yang masih berada di Kotis yaitu Sertu Ardhy dan Kopda Saipul.

Pemberian materi oleh tenaga pendidik disesuaikan dengan tingkat kelas mereka waktu masih sekolah dengan cara pembimbingan masing-masing anak per tingkat kelas.

Anak-anak sangat antusias dalam menerima materi pelajaran yang diberikan oleh tenaga pendidik dan kegiatan ini rutin dilaksanakan di Pos Kotis setiap pagi.

Dalam rilisnya, Dansatgas Pamtas Yonif 623/BWU Letkol Inf Yordania, S.I.P., M.Si mengatakan bahwa kegiatan belajar bersama anak-anak sekitar pos Kotis dan tenaga pendidik untuk memberikan aktifitas yang positif kepada anak-anak tersebut sehingga tidak lupa dengan pelajaran di sekolah di tengah Pandemi Covid-19.

"Anak-anak yang belajar bersama ini merupakan anak-anak sekitar pos Kotis Nunukan yang setiap hari bermain dilapangan Kotis dan belajar bersama ini dimaksudkan untuk memberikan kegiatan yang positif agar mereka tidak lupa dengan pelajaran di sekolah ditengah Pandemi Covid-19 yang mengharuskan mereka belajar dari rumah," ujar Dansatgas.

Lebih lanjut Dansatgas mengatakan kegiatan belajar bersama ini akan terus dilakukan di pos Kotis Nunukan dan diseluruh pos-pos disepanjang perbatasan RI-Malaysia yang diberikan kepada anak-anak perbatasan oleh tenaga pendidik pos Satgas Pamtas Yonif 623/BWU.

"Kegiatan belajar mengajar ini rutin diberikan tenaga pendidik Satgas Pamtas Yonif 623/BWU kepada anak-anak perbatasan dengan jadwal yang telah terencana sebelumnya sehingga benar-benar dapat dirasakan manfaatnya bagi kemajuan pendidikan di daerah perbatasan," kata Dansatgas mengakhiri.

Rilis : Satgas Pamtas Yonif 623/BWU

KabarIkn.com,Balikpapan - Gugus tugas covid-19 Kelurahan Gunung Sari Ilir melakukan evakuasi pasien positif covid-19 yang 

bertempat di jalan jenderal Ahmad Yani RT 68 no. 12 kelurahan Gunung sari ilir kecamatan Balikpapan tengah, Rabu (16/9/202).

Proses evakuasi pasien terkonfirmasi covid-19 ini berdasarkan hasil PCR/swab yang dikeluarkan oleh laboratorium Dinas Kesehatan Kota Balikpapan.

Proses evakuasi ini dihadiri oleh Kepala Puskesmas Gunung sari ilir Drg. Titing dan jajaran didampingi Babinsa Gunung Sari Ilir Serda Taufik Hadi, dan Ketua RT 68 Safrian.

Terkait hal tersebut diatas Babinsa Gunung Sari Ilir Serda Taufik Hadi membenarkan kejadian hari ini, Ia mengatakan proses evakuasi pasien positif covid-19 yang melakukaan isolasi mandiri telah dilakukan oleh gugus tugas covid-19 Kelurahan berdasarkan hasil  yang dikeluarkan oleh laboratorium Dinas Kesehatan Kota

" Kami telah lakukan evakuasi pasien covid-19 untuk melakukan isolasi mandiri di lingkungan RT 68 Kelurahan Gunung Sari Ilir sesuai dengan hasil Laboratorium Dinas Kesehatan Kota Balikpapan", Ujarnya.

Menurutnya, pasien yang terkonfirmasi positif covid-19 ini selanjutnya di bawa ke tempat isolasi asrama haji Kelurahan  Manggar, agar segera dilakukan penanganan proses isolasi. 

" Pasien terkonfirmasi covid-19 selanjutnya di bawa ke asrama haji untuk penanganan isolasi beberapa hari ke depan", pungkasnya. ( tn )