[Valid RSS]

KabarIkn.com,Tanjung Selor - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 dilaksanakan, sejumlah personel TNI Kodim 0903/Tsr dan warga masyarakat setempat tetap bahu membahu tak mengenal lelah melakukan gotong royong terutama dalam peningkatan infrastrukur pembangunan, seperti melakukan pembuatan drainase depan Mushola Al Amin bertempat di Mushola Al Amin Desa Gunung Putih, Kec. Tanjung Palas, Kab. Bulungan, Rabu (03/3/2021).

Dandim 0903/Tsr Kolonel Inf Sapta Marwindu Ibraly, S.I.P mengatakan kegiatan TMMD yang dilaksanakan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat seperti pembangunan drainase depan Mushola Al Amin sehingga pembangunan yang dilaksanakan dapat selaras dan sejalan dengan program yang telah direncanakan oleh pemerintah daerah sehingga akan bersinergi dan terkoneksi dan akan memberikan dampak positif pada pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

Pekerjaan sasaran fisik Pra TMMD mulai dikerjakan dan salah satunya adalah pembuatan drainase di Mushola Al Amin Desa Gunung Putih, tingkat partisipasi warga sangat tinggi sehingga diharapkan pengerjaan sasaran fisik dapat lebih cepat diselesaikan sehingga manfaat dari pembangunan fisik tersebut dapat dirasakan warga terlebih di musim penghujan seperti saat ini, terangnya.

KabarIkn.com,Tanjung Selor - Apel Pengecekan Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 110 Kodim 0903/Tsr Kabupaten Bulungan Tahun 2021 bertempat di Lapangan Apel Makoramil 0903-01/Tanjung Palas, Desa Gunung Putih, Kec. Tanjung Palas, Kab. Bulungan Prov Kaltara, Selasa (02/03/2021).

Adapun pasukan satgas TMMD antara lain Anggota Kodim 0903/TSR, Anggota Polres Bulungan, Angggota Pos AL, Anggota Pos AU, Anggota Yonif 614/Raja Pandita, Anggota Koramil 0903-01/Tpl, Anggota Subdenpom Bulungan, Anggota Mimpet Bulungan, Anggota Poskes Bulungan.

Dandim 0903/Tsr Kolonel Inf Sapta Marwindu Ibraly, S.I.P menyampaikan saat melaksanakan apel menyampaikan bahwa tujuan pelaksanaan apel pengecekan personel sebelum diberangkatkan menuju lokasi TMMD antara lain untuk melihat secara langsung kesiapan masing-masing personel.

Pengecekan ini juga untuk meyakinkan kondisi kesehatan para personel satgas dalam keadaan baik dan memastikan perlengkapan yang akan dibawa sudah lengkap sehingga pada saat pelaksanaan berjalan lancar dan tepat waktu sesuai dengan rencana, jelasnya.

Dandim berpesan kepada personel satgas untuk menjaga kesehatan, kekompakan, faktor keamanan dan senantiasa menjaga hubungan baik dengan seluruh masyarakat di lokasi TMMD. Hindari hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun Satuan, tegasnya.

KabarIkn.com,Tanjung Selor -  Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 110 Kodim 0903/Tsr Kabupaten Bulungan Tahun 2021 dengan tema “TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Wujud Sinergi Membangun Negeri bertempat di Aula Kantor Bupati Bulungan Jalan Jelarai Raya Kec. Tanjung Selor, Kab. Bulungan Prov Kaltara, Selasa (02/03/2021).

Dandim 0903/Tsr Kolonel Inf Sapta Marwindu Ibraly, S.I.P menyampaikan Operasi Bakti TNI dilaksanakan dalam berbagai wujud yang salah satunya adalah program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). dengan kriteria sasaran berupa daerah miskin, tertinggal, terisolir (terpencil), daerah kumuh perkotaan, daerah perbatasan dan pulau terluar, daerah terkena bencana alam. 

Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) secara rutin dilaksanakan setiap tahun telah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. hal ini sejalan dengan upaya kita didalam percepatan dan pemerataan pembangunan. disamping itu, program TMMD ini merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat yang sinergis dengan program pemerintah baik pusat maupun daerah, terutama dalam penanganan dan pembangunan berbagai infrastruktur yang dibutuhkan oleh masyarakat di wilayah pedesaan, terangnya.

Hal ini tentunya merupakan sebagai basis penguatan kesadaran bersama dalam menghadapi pergeseran arah kebijakan pembangunan pada era reformasi dan otonomi daerah, dengan mengedepankan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, sehingga diperlukan semangat kebersamaan yang kuat untuk maju, didukung dengan kesungguhan, ketekunan, keuletan dan kesabaran dari seluruh pelaku pembangunan termasuk TNI dengan TMMD tersebut. Dengan adanya program TMMD ini diharapkan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. dengan kemanunggalan TNI, Pemerintah Kabupaten Bulungan dan masyarakat diharapkan menjadi salah satu jalan bagi terwujudnya kesejahteraan masyarakat dan ketahanan wilayah di Kabupaten Bulungan, ujarnya.

Adapun kegiatan pada TMMD ke-110 adalah kegiatan Fisik antara lain Pembuatan badan jalan dengan ukuran panjang 1900 meter dengan lebar 6 meter dan parit kanan kiri jalan ukuran 2 x 50 Cm sepanjang 1900 meter bertempat dikelurahan Tanjung Palas Hilir Kec. Tanjung Palas; Pembuatan Jembatan Kayu Ulin dengan Ukuran 4 x 6 meter bertempat di Kelurahan Tanjung Palas Hilir Kec. Tanjung Palas; dan Rehab Rumah Tidak Layah Huni (RTLH) 5 Unit antara lain 1 Unit di Desa Gunung Putih, 2 Unit di Kelurahan Tanjung Palas Hilir, 2 Unit di Desa Teras Baru dan merehab 1 tempat Ibadan (Mushola Al-Amin) di Desa Gunung Putih. Pembuatan Plat Duicker/gorong-gorong, ungkapnya.

Kegiatan Non Fisik Mencakup Antara lain Sosialisasi Bela Negara; Sosialisasi Wawasan Kebangsaan; Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Kamtibmas; Sosialisasi Radikalisme dan Terorisme; Sosialisasi Kualitas Kesehatan (Stunting); Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM); Posyandu dan Peningkatan Kesehatan; dan Sosialisasi/Penyuluhan Pertanian.

Sambutan Bupati Bulungan diwakili Sekda Kab Bulungan bapak Syafril, S.Pd M.Si menyampaikan atas nama pemerintah kabupaten bulungan, saya mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada tni terkhusus kepada kodim 0903/tsr atas terselenggaraya kegiatan ini, sebagai sarana dalam upaya bersama memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa demi terjaganya keutuhan NKRI.

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa tni manunggal membangun desa atau tmmd merupakan wujud nyata keperdulian dan dukungan tni kepada pemerintah dalam hal percepatan pembangunan di daerah terpencil dan terisolir di seluruh indonesia, melalui kegiatan yang bersifat fisik dan non fisik.Operasi bakti tni dilaksanakan dalam berbagai wujud, salah satunya adalah program TNI manunggal membangun desa atau TMMD, terangnya.

Hal ini sejalan dengan upaya kita didalam percepatan dan pemerataan pembangunan, disamping itu, program tmmd ini juga merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat yang sinergis dengan program-program pemerintah, baik dengan pemerintah pusat maupun dengan pemerintah daerah, terutama dalam penanganan dan pembangunan berbagai  infrastruktur yang dibutuhkan oleh masyarakat di wilayah pedesaan, katanya.

Melalui kegiatan ini tentunya menjadi basis penguatan kesadaran bersama dalam menghadapi pergeseran arah kebijakan pembangunan pada era reformasi dan otonomi daerah, dengan mengedepankan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, sehingga  diperlukan semangat kebersamaan yang kuat untuk maju, didukung dengan kesungguhan, ketekunan, keuletan dan kesabaran dari seluruh pelaku pembangunan termasuk tni dengan program TMMD-nya, tutupnya.

Kabarikn.com,Nunukan- Bentuk komitmen dalam memerangi peredaran Narkoba, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarhanud 16/SBC kembali menangkap dan mengamankan 5 orang terduga pengedar dan pengguna narkoba jenis Sabu-sabu di desa Liang Butan, kecamatan Krayan Induk, kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Jumat(26/2/2021). 

Hal tersebut disampaikan oleh Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Batalyon Arhanud (Yonarhanud) 16/SBC, Mayor Arh Drian Priyambodo, S.E, dalam keterangan tertulisnya di Makotis Satgas Pamtas RI-Malaysia, jalan Fatahilah, kecamatan Nunukan Tengah, Kabupaten Nunukan. 

Dansatgas mengatakan, pada hari Kamis, 25 Februari 2021, Satgas Pamtas Yonarhanud 16/SBC/3 Kostrad, Pos Long Bawan dibantu Aparat kewilayahan,  berhasil menangkap 5 orang terduga pengedar dan pengguna narkoba golongan I jenis Sabu-sabu seberat 4,26 gram, 5 orang tersebur atas nama P (33), M (24), RM (36), SK (34), H (35), dan masing-masing membawa paket (2,60 gram),(0,06 gram), (0,85 gram), (0,75 gram), Total berat BB : 4,26 gram. 5 tersangka adalah terduga jaringan Narkoba dari Tarakan yang mencoba melakukan peredaran di Krayan. 

“berawal dari laporan pengaduan masyarakat kepada anggota Pos Long Bawan, atas kecurigaan bahwa ada sebuah rumah yang dihuni beberapa orang (5 orang tersangka) melakukan aktifitas yang tidak wajar, yang diduga aktifitas transaksi Narkoba. Dari laporan tersebut, Danpos Lettu Arh Angga guruh beserta anggota pos, langsung  berkoordinasi dengan aparat wilayah setempat untuk melaksanakan pemeriksaan dan penggeledahan atas laporan pengaduan masyarakat tersebut."  Tambah Dansatgas. 

"Di pimpin Danpos Lettu Arh Angga Guruh beserta 5 Anggota Pos dan Camat Krayan, dan juga dibantu pihak Polsek Krayan, langsung menuju lokasi dan melaksanakan penggeledahan, dari hasil penggeledahan didapat 5 orang tersangka dan paket Narkotika jenis Sabu-sabu seberat 4,26 gram didalam rumah tersebut, kemudian 5 orang tersangka tersebut di bawa ke Pos Long Bawan untuk diambil keterangan dan pendataan. " Ujar Dansatgas. 

Selanjutnya Dansatgas menegaskan, keberhasilan penangkapan ini merupakan hasil dari sinergitas kerja sama semua pihak, dan juga khususnya bentuk dari kepercayaan masyarakat kepada TNI untuk senantiasa selalu bersama-sama menciptakan Sitkamtibmas yang aman dan damai di wilayah perbatasan. 

Barang bukti yang diamankan antara lain, 16 bungkus ukuran sedang warna transparan diduga berisi narkotika jenis sabu seberat 4,26 gram, 1 buah dompet, 1 ATM BPD, 8 Unit handphone, Uang Sebesar Rp. 2.230.800, 7 Buah alat hisap, 2 buah Bong alat hisap, 1 buah Paspor Lintas Batas, 2 Buah Buku tabungan, 4 buah Korek api, 1 buah Kartu Memori, selanjutnya untuk penyelidikan dan pendalaman lebih lanjut kasus ini dilimpahkan ke Polres Nunukan.(*) 

Sumber : Pendam VI/Mlw

KabarIkn.com,BALIKPAPAN-Pangdam VI/Mlw Mayjend TNI Heri Wiranto, S.E, .M.M, M.Tr (Han) menghadiri undangan Komandan Guspurla Koarmada II Laksma TNI Rahmat Eko Rahardjo, M.Tr. (Han), CHRMP dalam rangka makan siang bersama di KRI I Gusti Ngurah Rai ( GNR-332 ) yang bersandar di Pelabuhan Semayang Balikpapan, Jumat (26/02/2021).

KRI I Gusti Ngurah Rai (332) atau Kapal PKR-2 (Perusak Kawal Rudal 10514) adalah fregat kelas Martadinata kedua yang dikerjakan bersama antara PT PAL dengan Damen Schelde Naval Shipbuilding (DSNS) Belanda sebgai pesanan Kementrian Pertahanan.

Dalam undangan makan siang bersama tersebut Pangdam juga melihat seisi ruangan KRI I Gusti Ngurah Rai 332 dan ruangan PIT (pusat informasi tempur) yang merupakan alat utama sistem persenjataan (alutsista) baru TNI untuk memperkuat poros maritim Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasdam VI/Mlw Brigjen TNI Tri Nugraha Hartanta, S.Sos, Waka Polda Brigjen Pol Harianto S.H M . Hum. (Waka), Asops Guspurla Koarmada II, Kolonel Laut (P) Henry Ballo, Komandan KRI Kolonel Laut (P) Suwarji Bimoaji, Dandim 0905/BPP Kol.Arm I Gusti agung putu sujarnawa, Kabakduk ops Binda Kaltim kol.inf Dani Koswara, Kapolres Balikpapan Kombes Pol. Turmudi S.I.K.

Kabarikn.com,BALIKPAPAN-Panglima Kodam (Pangdam) VI/Mulawarman, Mayjen TNI Heri Wiranto, S.E., M.M., M.Tr. (Han) memimpin upacara pembukaan gelar Operasi Penegakkan Ketertiban (Gaktib) dan Yustisi POM TNI TA 2021 di wilayah Provinsi Kalimantan Timur, Kamis (25/02/2021), di Lapangan Upacara Makodam VI/Mulawarman.

Dalam amanatnya Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP, yang dibacakan Pangdam VI/Mlw mengatakan bahwa Operasi Gaktib dan Yustisi tahun ini mengambil tema “Dengan Operasi Gaktib dan Yustisi Tahun Anggaran 2021, Polisi Militer Siap Meningkatkan Penegakan dan Ketaatan Hukum Dalam Mendukung Pendisiplinan Protokol Kesehatan Covid-19 serta Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa Demi Keutuhan NKRI”.

Tema yang diusung sangat relevan dengan upaya kita saat ini dalam penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Kedua program prioritas yang menjadi fokus Pemerintah tersebut hanya dapat dicapai melalui partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat untuk disiplin menegakkan protokol kesehatan.

Lebih lanjut lagi dikatakan bahwa Sebelum menegakkan disiplin, maka seluruh satuan dan personel Polisi Militer TNI harus terlebih dahulu menguasai tugas dan tanggung jawabnya serta menunjukkan disiplin yang tinggi. Petugas yang profesional adalah petugas yang tegas, tidak ragu-ragu, namun tidak bersikap arogan. Dengan masyarakat yang semakin kompleks, tentunya dibutuhkan inovasi dan adaptasi dalam menghadapi kompleksitas tantangan.

Diakhir kegiatan upacara Gaktib dan Yustisi POM TNI TA 2021 tersebut Pangdam VI/Mlw juga menyampaikan kepada media bahwasanya operasi gaktib ini dilaksanakan sepanjang tahun mulai tanggal 1 Januari sampai 31 Desember, “Dan untuk tahun 2021 operasi gaktib dan yustisi itu dilaksanakan menyeluruh secara serentak, hari ini dimulai bersama-sama dan kemudian khusus wilayah Kodam VI/Mulawarman kita laksanakan upacara”, ujarnya.

Pangdam juga menjelaskan dalam pelaksanaan operasi ini ada 4 tahapan dalam operasi ini yang pertama dilaksanakan sosialisasi, tahap kedua preventif kemudian yang ke tiga represif dan yang ke empat evaluasi.

Pangdam VI/Mlw juga mengatakan bahwa sepanjang tahun 2020 ini yang menonjol adalah desersi dan untuk proses hukum tentu secara berjenjang dan bertingkat dan juga tergantung pelanggarannya.

“kalau pelanggaran disiplin akan ditangani oleh komandan satuan selaku ankum tetapi apabila pelanggaran pidana akan dilimpahkan oleh POM (Polisi Militer) semua dilaksanakan secara transparan dan siapa yang bersalah pasti akan mendapatkan sanksi prinsipnya seperti itu, jadi kita tegas kemudian laksanakan sesuai ketentuan”, tegas Pangdam.

Menurutnya sesuai dengan tema dari Mabes TNI operasi gaktib dan yustisi ini dalam rangka penegakan disiplin kemudian juga membantu pemerintah dalam pendisiplinan protokol kesehatan olehkarenanya dalam kegiatannya mereka akan bersama sama dengan unsur-unsur yang ada diwilayah untuk penegakan disiplin khususnya untuk prajurit dan juga membantu yang berkaitan dengan masyarakat .

“tentu ini menjadi penting karena di kondisi pandemi seperti ini memang diperlukan langkah-langkah pendisiplinan protokol kesehatan yang selama ini sudah berjalan bahkan pemerintan sekarang sudah mencanangkan PPKM berbasis mikro sampai dengan RT RW dan ini kita libatkan sama-sama dengan kaitannya operasi gaktib ini”, imbuhnya. 

Sumber  : Pendam VI/Mlw

KabarIkn.com, MERAUKE – Kondisi alam Papua dengan cuaca yang mudah berubah-ubah dan daerah dengan endemik malaria yang sangat tinggi. Bertempat di Distrik Sota Jalur 3A Kab. Merauke Bapak Otniel (42 Thn) penyakit malaria yang dideritanya kambuh, Satgas Yonif 611/Awang Long yang berada dibawah Kolakops Korem 174/ATW bergerak cepat untuk memberikan pengobatan. Selasa, (23/04/2021).

Sebagai bentuk tindakan rasa kepedulian terhadap warga serta meminimalisir endemik malaria yang berada diperbatasan Satgas Yonif 611/Awang Long yang mendapat laporan bahwa ada warga yang mengalami kambuh sakit malaria dengan bergerak cepat menuju rumahnya, dengan di pimpin oleh Danton Kes Letda Ckm I Putu Krisna, A.Md. Per. beserta 4 orang personel lainnya. Melihat kondisi Bapak Otniel yang menggigil dan lemas, Tim Kesehatan Satgas Yonif 611/Awang Long selanjutnya melakukan tindakan medis dengan memberikan cairan infus RL ecosol dan obat anti malaria.

Mayor Inf Albert Frantesca dalam rilis tertulisnya mengatakan “kehadiran Satgas Yonif  611/Awang Long selain menjaga patok batas negara, juga selalu siap dan sigap memberikan pelayanan kesehatan kepada warga. Layanan kesehatan ini sebagai wujud kepedulian TNI terhadap warga perbatasan.” ucap Dansatgas.

“Ditambah Puskesmas yang berada di Distrik Sota sedang tidak beroperasi karena pandemi Covid-19 menjadikan Pos Kout Sota Satgas Yonif 611/Awang Long sebagai sarana pelayanan kesehatan bagi masyarakat atau warga sekitar, hampir setiap hari ada warga yang berobat ke Pos Kout sota jika mengalami luka atau pun sakit.” tuturnya.

“Diharapkan dengan adanya pelayanan kesehatan dari Satgas Yonif 611/Awang Long mampu mengatasi masalah kesehatan warga di daerah perbatasan serta sebagai salah satu bentuk untuk mengatasi kesulitan warga disekelilingnya sesuai dengan 8 wajib TNI.” tutupnya. 

Sumber : Pen Yonif 611/Awl

KabarIkn.com,BALIKPAPAN-Panglima Kodam (Pangdam) VI/Mulawarman, Mayjen TNI Heri Wiranto, S.E.M.Tr. (Han) mengikuti Rapat Pimpinan (Rapim) TNI AD Tahun 2021 secara virtual yang bertempat di Ruang Puskodal Kodam VI/Mulawarman, Selasa (23/02/2021).

Rapat yang dimulai pukul 11.00 Wita tersebut dipimpin langsung oleh KASAD Jendral TNI Andika Perkasa serta unsur jajaran pimpinan TNI AD se-Indonesia dengan mengusung tema , “Membangun TNI Angkatan Darat yang Adaptif“, dengan tetap menerapkan standar protokol kesehatan, yaitu tetap memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Dalam arahannya Jenderal Andika Perkasa mengatakan, seluruh kebijakan strategis TNI AD dalam pelaksanaannya diselaraskan dengan situasi dan kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, sehingga penyampaian evaluasi program kerja dan anggaran TA.2020 maupun program kerja dan anggaran TA.2021 yang telah dilakukan refocusing dan realokasi belanja disusun dengan menyesuaikan kondisi tersebut.

Adapun materi pembahasan pertama tentang evaluasi program kerja TNI AD tahun 2020 yang dibawakan oleh Irjenad Letjen TNI Benny Susianto dilanjutkan dengan paparan sesuai bidang masing-masing dari Irjenad dan para Asisten Kasad.

Selain itu KASAD juga menekankan kepada para pimpinan TNI AD yang hadir untuk meningkatkan kepedulian atas kondisi fisik dan kesehatan anggotanya, serta menggalakkan olahraga di satuannya masing-masing.“Tahun 2019 kemarin, kami kehilangan prajurit dan PNS TNI AD sebanyak 385 orang yang disebabkan oleh sakit. Tahun 2020 yang meninggal karena sakit meningkat menjadi 714 orang, hampir dua kali lipat. Oleh karena itu, yang sudah kami lakukan dua tahun terakhir, budaya olahraga setiap hari harus dilakukas”, Tegas Kasad.

Foto : Wakapendam VI/Mlw , Letkol Inf Moechtar Indrya

KabarIkn.com,Balikpapan - Meski TMMD ke 110 belum dibuka namun persiapan menyambut kegiatan TMMD ke 110 sudah mulai terlaksana, hal ini terlihat dengan diadakannya kegiatan Pra TMMD di 4 Kodim Kodam VI/Mulawarman diantaranya Kodim 0903/Tsr wilayah Korem 092/Mrl, Kodim 0912/Kbr wilayah Korem 091/Asn dan Kodim 1003/Kdg serta Kodim 1008/Tjg wilayah Korem 101/Ant.

Agar masyarakat dapat mengetahui dan mengerti dengan kegiatan TMMD, Pendam VI/Mulawarman melaksanakan koordinasi dengan seluruh awak media yang berada di wilayah Kodam VI/Mulawarman untuk dapat membantu mempublikasikan kegiatan TMMD kali ini secara massal.

Pertemuan dengan para awak media kali ini menjelaskan secara teknis terkait pemberitaan TMMD kepada seluruh wartawan untuk dapat berpartisipasi berkarya dalam bentuk tulisan maupun video yang di muat di media masing-masing yang di peruntukkan untuk memberitahu masyarakat tentang kegiatan ini.

Kapendam VI/Mlw dalam hal ini diwakili oleh Letkol Inf Moechtar Indrya selaku Wakapendam VI/Mlw menyampaikan, “Kami melihat masyarakat masih banyak yang belum mengetahui apa itu TMMD dan apa saja yang di kerjakan serta manfaatnya. untuk itu kami membantu mem-publikasikan kegiatan TMMD melalui rekan-rekan media, agar masyarakat mengetahui dan merasakan seberapa besar dampak manfaat dari TMMD ini.”tutur beliau.

Untuk diketahui, TMMD ke-110 tahun 2021 ini secara resmi di buka pada tanggal 2 Maret 2021 pekan depan, yang di laksanakan selama 30 hari. Target yang di capai bukan hanya sasaran fisik namun juga terdapat sasaran non-fisik yang di antaranya merupakan kegiatan sosial dan penyuluhan yang dapat di rasakan langsung oleh masyarakat. 

Sumber : Pendam VI/Mulawarman

KabarIkn.com,Nunukan - Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarhanud 16/SBC dan Polres Nunukan serta Pemerintahan daerah kabupaten Nunukan mengelar apel gerakan baksos 2021 masker, guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap protkes covid-19 di wilayah kabupaten Nunukan, Selasa (23/2/2021). 

Acara ini dilaksanakan di Mapolres Nunukan dan dihadiri seluruh perangkat daerah serta seluruh element pendukung seperti organisasi kepemudaan. Apel gelar ini pun dilaksanakan bertepatan dengan keluarnya Peraturan daerah (Perda) pada tanggal 15, Nomor 2 tahun 2021 tentang pendisiplinan protkes dalam pencegahan penyebaran wabah covid-19. 

Senada dengan Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar SIK, dalam satu bulan ini , kami (Satgas) dengan Polres dan Satpol PP kabupaten Nunukan akan melakukan sosialisasi Perda tersebut, sampai masyarakat benar-benar mengerti dan faham akan isi dan anjuran perda tersebut. 

Dansatgas mengatakan “Setelah dilaksanakan sosialisasi Perda protkes dalam satu bulan kedepa ini, mudah-mudahan sudah bisa diterapkan, karena di dalam perda itu ada ketentuan sangsi denda, dengan harapan kami aka  lebih efektif dan berjalan,”  ujarnya Dansatgas. 

Kegiatan apel gelar ini juga, selain mensosialisasikan tentang perda, kami (Satgas) bersama-bersama dengan Polres dan seluruh instansi terkait membagikan masker serta sembako berupa beras yang dibagikan kepada masyarakat sebanyak 100 paket kemasan 5 kilogram (kg). Tambah Dansatgas. 

Perda protkes covid-19 di Kalimantan Utara, baru pertama ada di kabupaten Nunukan, ini merupakan langkah maju bagi kabupaten Nunukan, dan semoga menjadi perubahan besar bagi kabupaten Nunukan. 

“Kita semua wajib patuhi protokol kesehatan. Sedangkan target penertiban dan penjatuhan sangsi ini bukan menjadi tolok ukur nantinya, yang terpenting masyarakat kita benar-benar patuh dan taat dalam menjalankan potokol kesehatan, bagi yang belum bisa mematuhi protkes, dalam pelaksanaanya akan diberi peringatan secara bertahap, bertingkat dan berlanjut hingga sanksi administrasi". Tutup Dansatgas.

KabarIkn.com,SAMARINDA - Panglima Kodam (Pangdam) VI/Mulawarman, Mayjen TNI Heri Wiranto, S.E., M.M., M.Tr. (Han) didampingi Komandan Korem (Danrem) 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro, S.I.P., M.Si. mengikuti Pengarahan Presiden RI tentang Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan 2021 secara virtual dari ruang serba guna Ruhui Rahayu lantai 1 Kantor Gubernur Kaltim, Senin (22/02/2021).

Dalam arahannya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada jajaran pemerintah pusat maupun daerah beserta seluruh stakeholder terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) agar melakukan pencegahan dan pengendalian secara intensif.

"Prioritaskan upaya pencegahan, jangan terlambat. Manajemen lapangan harus terkonsolidasi dan terorganisasi. Manfaatkan teknologi untuk monitoring. Kita juga harus mencari solusi permanen untuk mencegah dan menangani karhutla. Didukung langkah penegakan hukum yang tegas bagi siapapun pelaku karhutla, di konsesi milik perusahaan maupun masyarakat," tegas Jokowi.

Jokowi mengingatkan Pangdam, Kapolda, Kapolres, Danrem serta Dandim sesuai kesepakatan pada 2016, jika ada kebakaran, membesar dan tidak tertangani dengan baik, maka aturan mainnya tetap sama dan tidak berubah, yaitu dicopot atau diganti.

"Untuk penanganan karhutla di 2021 eksekusi lapangan harus semakin efektif. Karena pada tahun ini Indonesia masih mendapatkan hujan menengah tinggi hingga April. Mei akan jadi fase transisi dari musim hujan ke musim kemarau. Kita harus tetap waspada dan jangan lengah. Untuk itu, dimulai dari sekarang, planning disiapkan, organisasinya di cek apakah sudah siap bekerja atau tidak," pesan Jokowi.

Gubernur Dr Isran Noor menegaskan Pemprov Kaltim berkoordinasi dengan kabupaten/kota sudah melakukan persiapan-persiapan terkait pencegahan dan pengendaluan karhutla. Secara intensif juga dilakukan pemantauan dan monitoring di daerah-daerah yang rawan atau memiliki hotspot atau titik-titik api.

"Ada sekitar 2.500 tenaga yang disiapkan dari unsur TNI, Polri, Kehutanan, BPBD dan relawan baik dari Manggala Agni dan Masyarakat Peduli Api didukung dengan peralatan yang cukup untuk mencegah karhutla di daerah," tegas Isran.

Kegiatan ini juga di hadiri Kepala Kejati Kaltim Deden Ricky Hidayat Firman SH, MH, Danlanud Dhomber Kolonel Pnb Dedy Susanto S.E, Asintel Kasdam VI/Mlw Kolonel Inf Nyamin S.I.P.), Aster Kasdam VI/Mlw Kolonel Inf M. Isnaeni, SE, M.M, Waasops Kodam VI/Mlw Letkol Inf Teguh Wiratama,S.Sos, dan Waka Polresta Samarinda AKBP Eko Budiyarto. 

Sumber : Penrem 091/ASN

KabarIkn.com,Nunukan - Peduli akan kesehatan di perbatasan, Regu Pos Simanggaris Baru Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarhanud 16/SBC melaksanakan pengecekan kesehatan dan pengobatan keliling di Rayon A Sei Kalayan Hulu, desa Sekaduyan Taka, kecamatan Sei Manggaris, kabupaten Nunukan. Jumat (19/2/2021). 

Kegiatan ini dilaksanakan selain dalam rangka menjaga silaturahmi kami (Satgas) dengan masyarakat, juga berawal dari bentuk kepedulian kami untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat di perbatasan, khususnya terkait masalah kesehatan di sekitar Pos Simanggaris baru, desa Sekaduyan Taka, kecamatan Sei Manggaris. 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonarhanud 16/SBC/3 Kostrad Mayor Arh Drian Priyambodo, S.E, dalam keterangannya di Pos Kotis, jalan Fatahilah, kecamatan Nunukan Tengah, kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. 

Dansatgas mengatakan," Pers kami (Satgas) di tiap-tiap Pos, dengan kurun waktu dalam setiap minggunya 3 sampai 4 kali melaksanakan secara rutin dan berkesinambungan kegiatan pengobatan ini, dan dengan sasaran masyarakat sekitar Pos Satgas. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidang kesehatan, dengan harapan kondisi yang sehat dan terjaga, masyrakat dapat melaksanakan aktifitasnya dengan, dan tanpa ada kendala kesehatan. Ujarnya. 

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Bakes Serda Andre Mandala bersama Takes Prd Syaipul Haris, mereka  melaksanakan pengecekan kesehatan dan memberikan pengobatan sesuai dengan apa yang dikeluhkan oleh si pasien. Rata- rata pasien yang ditangani, mengeluhkan alergi gatal-gatal di seputaran badan. Selain memberikan obat, Bakes juga memberikan sosialisasi atau pengetahuan tentang cara pola hidup sehat agar terhindar dari penyakit. Tutup Dansatgas. 

Bapak Cong (45) salah satu warga desa Sekaduyan Taka mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Personil Pos Simanggaris Baru Satgas pamtas Yonarhanud 16 Kostrad, yang peduli dan perhatian terhadap keadaan masyarakat di daerah perbatasan terutama terkait masalah kesehatan.