[Valid RSS]

KabarIkn.com,BALIKPAPAN - Panglima Kodam VI/mulawarman Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso secara resmi membuka Rapat Pimpinan Kodam VI/Mlw Tahun 2022 bertempat di Aula Makodam VI/Mlw, Balikpapan Selasa (22/3).

Rapat Pimpinan kali ini mengangkat tema, "Membangun Prajurit Kodam VI/Mulawarman Yang Sejahtera dan Profesional Sebagai Pilar TNI AD dalam Mendukung Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural".

Pelaksanaan Rapim Kodam VI/Mlw ini merupakan tindak lanjut dari Rapim TNI AD yang telah dilaksanakan pada tanggal 2 Maret 2022, di Mabesad Jakarta.

Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso menjelaskan, pelaksanaan Rapim kali ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, mengevaluasi pelaksanaan Program Kerja dan Anggaran TA 2021 serta menyampaikan Garis Besar Program Kerja dan Anggaran TA 2022 serta Pokok-Pokok Kebijakan Pimpinan TNI, TNI AD dan Kodam VI/Mulawarman pada Tahun 2022.

Pada kesempatan tersebut Pangdam menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas kinerja dan prestasi seluruh Prajurit dan PNS Kodam VI/Mlw dimanapun berada dan bertugas, sehingga mampu mengangkat nama dan kehormatan Kodam VI/Mlw selama Tahun 2021. Berbagai prestasi yang telah diraih diharapkan dapat memberikan kontribusi atas kepercayaan masyarakat kepada TNI yang berdampak positif dalam mendukung pelaksanaan tugas TNI AD di wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara. Prestasi dan pencapaian yang telah diraih Kodam VI/Mulawarman agar dipertahankan dan ditingkatkan di Tahun 2022 ini.

Pada hari yang sama dilaksanakan Silaturahmi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah VI/Mulawarman dengan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem, Cabang, Ranting dan Ranting BS se jajaran PD VI/Mulawarman, bertempat di Lamin Kodam VI/Mlw.(Pendam 6)

KabarIkn.com,BALIKPAPAN – Kapok Sahli Pangdam VI/Mulawarman Brigadir Jenderal TNI Ivancius Siagian, M.A.  melaksanakan penanaman awal jagung program pendampingan PT. Indoditas Duta Raya di lahan Estate Agro Mulawarman (ETAM) Kodam VI/Mulawarman. Kamis (17/3/2022).

Penanaman awal jagung yang dilaksanakan hari ini merupakan tindak lanjut kerja sama antara Kodam VI/Mulawarman dan PT Indoditas Duta Raya dalam bidang ketahanan pangan, dalam mengelola kawasan ketahanan pangan dan agro wisata  Estate Agro Mulawarman (ETAM) Kodam VI/Mulawarman diwilayah Tranmigrasi Angkatan Darat (Transad). Adapun dua agenda penting akan digelar kegiatan kali ini yakni penyuluhan pelaksanaan budidaya dan pelaksanaan penanaman perdana yang secara simbolis telah dilaksanakan hari ini.

Dalam sambutannya Kapok Sahli Pangdam VI/Mlw menjelaskan bahwa Kodam VI/Mlw mengambil langkah strategis  didalam  mensejahterakan  masyarakat dengan mengembangkan konsep Ketahanan Pangan terintegrasi di wilayah jajarannya sebagai tindak lanjut mengimplementasikan 7 Perintah Harian Kasad khususnya “Point ke-6” yaitu “Lakukan tindakan-tindakan yang berdampak terhadap kesejahteraan rakyat".

Dijelaskan oleh Brigadir Jenderal TNI Ivancius Siagian, M.A. bahwa untuk luas lahan secara keseluruhan adalah 1.000 Ha, dimana luas lahan awal adalah  470 Ha, tahap I 100 Ha, tahap II 150 Ha dan tahap III 220 Ha,  yang   diperuntukan  pencadangan   lokasi  resettlement bagi Prajurit Kodam VI/Mlw yang sudah pensiun dan ingin tinggal di Balikpapan.

Sebagai proyeksi kedepan  konsep Food Estate Agro Mulawarman dilahan seluas 470 Ha akan terdapat beberapa  komoditi  ketahanan pangan terintegrasi yang dikembangkan dalam satu kawasan, diantaranya kebun jagung seluas 75 Ha, kebun durian 10 Ha, Kebun Alpukat 10 Ha, Peternakan Sapi 5 Ha, Kolam ikan 1 Ha serta Pertanian terintegrasi dengan perkebunan dan peternakan.

Khusus untuk penanaman awal jagung hari ini berada di lahan 3 Ha, sebagai lahan pemberdayaan masyarakat dengan Kelompok Tani sebagai penggarap dan pendampingan oleh  PT. Indoditas Duta Raya.  Selain itu sudah disiapkan lahan 7 Ha sebagai lahan inkubator untuk mencetak  para Babinsa di jajaran Kodam VI/Mlw agar mampu menerapkan penanaman jagung melalui program Integrated Suistinable Agriculture Development (ISAD) Merdeka Pangan, PT. Indoditas Duta Raya.

Lebih lanjut Brigadir Jenderal TNI Ivancius Siagian, M.A.menyampaikan bahwa Elaborasi dan Kolaborasi antara Kodam VI/Mulawarman dan PT. Indoditas Duta Raya dalam rangka budidaya jagung untuk pakan ternak varietas R7, mulai dari hulu sampai hilir, antara lain  

-  Penyiapan  lahan oleh Kodam  VI/Mlw, penyiapan Agro Input (pupuk, bibit melalui skema  kerjasama). 

-  PT. Indoditas Duta Raya, sebagai Agregator atau pihak yang bertanggung jawab dalam memastikan kepatuhan tiap stake holder budidaya dan suply Agro Input, logistik,distribusi dan pembinaan.

-  Petani yang sudah terlatih melaksanakan silabus/program penanaman jagung.

-  Pemanfaatan  hasil  panen berupa jagung untuk ternak oleh koperasi petani selaku kemitraan Agro Output.

-   Penjualan hasil panen dengan menyiapkan Agro Input untuk musim tanam berikutnya.

-  Pembeli langsung dari pabrik/industri pakan untuk hasil panen. Dengan demikian petani tidak resah apabila panen, karena pasti akan ada yang membeli hasil dengan harga yang sesuai dengan harga pasar.                               

Sementara itu CEO PT. Indoditas Duta Raya Firly Firdauzy, merincikan, detil kerjasama itu mencakup beberapa hal, diantaranya, Indoditas berperan mulai dari konsultan Survey Investigasi Desain (SID) yang mana hasil SID itu, memberikan rekomendasi lahan yang cocok untuk budidaya serta pemetaan kawasan khusus tanaman Jagung sampai dengan implementasinya.

“Hasil SID dari yang kami dukung sebesar 60 hektare, ditahap awal terbagi menjadi 3 bagian, yaitu kawasan pemberdayaan, kawasan inkubator dan kawasan ketahanan pangan. Eksekusinya dalam tahapan awal ini akan dilakukan budidaya dengan pembuatan demfarm percontohan seluas 10 hektare yang pelaksanaannya dilakukan dengan 2 pola. Yaitu, pola pemberdayaan masyarakat seluas 3 hektar yang melibatkan kelompok tani dan pola inkubator yang melibatkan TNI seluas 7 hektar,” katanya.

Khusus kawasan pemberdayaan masyarakat seluas 3 hektare, terdiri lagi dari 12 plot. Masing-masing plot diisi kelompok tani yang sebelumnya sudah ditunjuk oleh Kodam VI/Mlw.

Diketahui, selain keterlibatan aktif PT Indoditas Duta Raya, pada program juga didukung oleh korporasi bidang pertanian seperti Pupuk Kaltim (PKT), Restu Agro Projaya Mas, dan Petrosida untuk persediaan agro input.  (Pendam VI)

KabarIkn.com,BALIKPAPAN - Kolonel Inf Dendi Suryadi, S.H., M.H. hari ini secara resmi menjabat Komandan Korem 091/Aji Surya Natakesuma mengantikan Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro, S.I.P., M.Si.,  melaui  Upacara Serah Terima Jabatan di aula Makodam VI/Mlw. Rabu (16/3/2022)

Sertijab Danrem 091/ASN dipimpin langsung oleh Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso dan dihadiri oleh para Pejabat Utama Kodam VI/Mlw, Kabalakdam VI/Mlw dan para Danrem jajaran Kodam VI/Mlw serta Ketua Persit KCK Daerah VI/Mulawarman beserta Pengurus.

Kolonel Inf Dendi Suryadi, S.H., M.H bukan orang baru dilingkungan Kodam VI/Mlw. Disamping beliau adalah putra asli Kutai, sebelumnya beliau pernah bertugas di Kodam VI/Mlw dari mulai Wadan Yonif Raider 613/Rja, Kasdim 0906/KKR dan pernah juga menjabat Komandan Kodim 0906/ Kukar.

Pangdam VI/Mlw dalam sambutannya menyampaikan bahwa pergantian jabatan di lingkungan TNI Angkatan Darat merupakan bagian dari upaya pembinaan Satuan serta pembinaan personel melalui Tour of Duty dan  Tour of Area dalam rangka meningkatkan kinerja organisasi, sekaligus untuk penyegaran tugas personel secara berkesinambungan.   

Ditambahkan oleh Pangdam, melalui alih tugas dan jabatan ini diharapkan bisa meningkatkan profesionalisme dan menambah pengalaman tugas para Perwira.

"Selain itu, hal ini juga merupakan bagian dari upaya membangun sistem pembinaan personel yang lebih efektif, sekaligus mendorong percepatan dalam pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia Prajurit TNI Angkatan Darat, khususnya Kodam VI/Mulawarman." Ujarnya.                          

Tak lupa Pangdam saya mengucapkan terima kasih dan  penghargaan  yang setinggi-tingginya kepada Brigadir Jenderal TNI Cahyo Suryo Putro, S.I.P., M.Si. yang telah melaksanakan tugas sebagai Danrem 091/Aji Surya Natakesuma dan selamat atas jabatan baru sebagai Kapok Sahli Danpusterad.

Kepada pejabat baru Pangdam menaruh harapan besar dapat mengembangkan gagasan-gagasan baru yang konstruktif, kreatif dan inovatif, dengan menjunjung tinggi integritas dan komitmen kuat terhadap kemajuan organisasi untuk berbuat yang terbaik dalam menjalankan setiap tugas.

Pada kesempatan ini juga, dilaksanakan Tradisi Penerimaan Warga Kodam VI/Mlw yaitu Kolonel Inf Drs. Husni yang menjabat sebagai Pamen Ahli bidang Jemen dan Sishanneg Pangdam VI/Mlw dan Kolonel Cba Heru Nurcahyo yang menjabat sebagai Kasilog Kasrem 092/Maharajalila serta Serah Terima Jabatan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 091 PD VI/Mulawarman.(Pendam6)

KabarIkn.com,BALIKPAPAN - Jajaran Polisi Militer TNI dari Kodam VI/Mlw, Lanal Balikpapan dan Lanud Dhomber Balikpapan hari mengikuti upacara pembukaan gelar operasi Gaktib dan Yustisi. Upacara dipimpin oleh Panglima Kodam VI/Mlw Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso di Aula Makodam VI/Mlw  Balikpapan (23/2/2022).

Operasi Gaktib dan Yustisi tahun ini mengambil tema "Dengan operasi gaktib dan yustisi TA 2022, Polisi Militer siap bersatu, berjuang menegakkan hukum, serta memelihara dan meningkatkan ketaatan disiplin dan tata tertib prajurit TNI guna mewujudkan  Indonesia tangguh Indonesia tumbuh”

Komandan Polisi Militer Kodam (Danpomdam) VI/Mlw Kolonel Cpm Didin Sofyannadin kepada awak media mengatakan, upacara gelar operasi gaktib dan yustisi Polisi Militer tahun 2022 ini menandakan dimulainya pelaksanaan operasi operasi Gaktib dan yustisi. Dan  pelaksanaan operasi gaktib dan yustisi yang dilaksanakan oleh POM TNI ini berjalan selama setahun, mulai tanggal 1 Januari sampai dengan 31 Desember 2022.

Ditegaskan oleh Danpomdam, tahap-tahapan dalam operasi Gaktib ini dimulai dari sosialisasi dulu kepada satuan satuan kemudian pencegahan preventif selanjuntya  penindakan Represif dan yang  terakhir melaksanakan evaluasi selama pelaksanaan operasi.

“Untuk sasaranya operasi ada tujuh yaitu Meningkatkan disiplin dan tata tertib serta kepatuhan hukum Prajurit dan PNS TNI baik perorangan maupun kesatuan,;  Melaksanakan penegakan hukum pelanggaran lalu lintas khususnya penyalahgunaan plat dinas TNI, plat dinas rahasia, sirine/strobo dan lampurotary. Melaksanakan penegakan hukum kasus illegal minning, illegal logging dan illegal fishing yang melibatkan Prajurit dan PNS TNI. Mewujudkan kehidupan Prajurit dan PNS TNI yang bebas dari narkoba dan barang-barang terlarang lainya.Mewujudkan kehidupan prajurit dan PNS TNI yang bebas dari korupsi.Terciptanya Prajurit TNI yang memiliki jiwa patriot sejati, professional, militan dan solid dan terkahir adalah terwujudnya citra Prajurit TNI yang baik di lingkungan masyarakat dalam mewujudkan Bersama rakyat TNI kuat,” ujar Kolonel Cpm Didin Sofyannadin.

Untuk  pelanggaran Prajurit Kodam VI/Mlw, Danpomdam menerangkan secara kwantitas pelanggaran di tahun 2021 mengalami penurunan sebesar 29 % sedangkan tingkat Kejahatan mengalami peningkatan sebesar 17 % dibandingkan tahun sebelumnya, namun secara umum tingkat kejahatan dan pelanggaran mengalami penurunan sebesar 3,6 %.

Diakui oleh Danpomdam pelanggaran dalam penyalahgunaan narkotika masih menonjol, terutama di perbatasan Indonesia –Malaysia. Kemudian pelanggaran Desersi  di tahun 2021 juga masih cukup tinggi mencapai 28 kasus. Di sisi lain pelanggaran kasus werving juga cukup menyita perhatian.  

“Ini menjadi pelajaran bagi masyarakat yang memiliki putra dan putri yang ingin masuk menjadi anggota TNI bahwa tidak bayar. JIka ingin masuk menjadi TNI agar disiapkan putra dari putrinya dari awal baik  kesehatan, fisik maupun mental, sehingga akan memudahkan pada pelaksanaan test.,” ujar Kolonel Cpm Didin Sofyannadin.(Pendam6)

KabarIkn.com,BALIKPAPAN - Peredaran sabu-sabu di wilayah perbatasan tidak ada habisnya, walaupun prajuriit TNI yang berjaga di perbatasan sudah sering sekali menggagalkan penyeludupan  barang haram tersebut. Hari ini Rabu (16/02)  tepat di Hari Ulang Tahunnya yang ke-13 Prajurit Satgas Pamtas Yonarmed 18/Komposit bekerja sama dengan Kodim 0911/Nunukan, Sat Res Narkoba Polres Nunukan dan Kantor Bea Cukai Nunukan  berhasil menggagalkan penyeludupan sabu-sabu seberat 2,1 kg di Pelabuhan Tunon Taka Kab. Nunukan Prov. Kaltara. Demikian disampaikan Kapendam VI/Mulawarman, Kol Inf Taufik Hanif, dalam keterangan pers tertulisnya, Rabu (16/2), di Pendam VI/Mlw Balikpapan. 

Ditegaskan Kapendam VI/Mlw bahwa  penggagalan penyeludupan sabu berawal informasi dari masyarakat kepada  Pasiintel Satgas Pamtas Lettu Arm Moch. Rizky K.H., S.T.Han. mengenai kapal yang dicurigai membawa sabu-sabu melalui jalur laut menuju Kalabakan. Selanjutnya Pasiintel memerintahkan personel Pos Sei Ular SSK II untuk melaksanakan pengecekan kepada setiap kapal yang melintasi dari dan ke arah wilayah Kalabakan.

Danpos Sei Ular Letda Kav Yurika Anggoro melaporkan kepada Pasi Intel Satgas Pamtas tentang adanya kapal dengan ciri-ciri dan bentuk kapal beserta muatan yang dicurigai membawa sabu-sabu dengan menggunakan rute dari Sei Ular ke Pelabuhan Sei Bolong, yang kemudian akan dibawa ke Pelabuhan Tunon Taka Kab. Nunukan menggunakan angkutan umum. Dari pelabuhan Tunon Taka selanjutnya akan menuju ke Pare-Pare menggunakan KM Adithya.

Anggota Staf Intel Satgas Pamtas yang melaksanakan pengintaian di Pelabuhan Sei Bolong mendapati kapal yang dicurigai bermuatan sabu-sabu dengan ciri-ciri seperti yang dilaporkan oleh Danpos Sei Ular. Dari hasil pendalaman dari pelabuhan Sei Bolong sampai dengan Pelabuhan Tunon Taka Nunukan didapatkan barang yang dibawa oleh buruh pelabuhan Sdr. F  menggunakan angkutan umum.

Satgas Pamtas, Kasdim 0911/Nunukan, Kasi P2 Kantor Bea Cukai Nunukan dan Kanit Reskoba Polres Nunukan melakukan pengecekan dan pemeriksaan terhadap isi muatan barang tersebut di parkiran Pelabuhan Tunon Taka dan ditemukan Narkotika gol l jenis sabu-sabu seberat 2,1 kg yang terbungkus lakban hijau dilapisi plastik hitam ditumpuk dibawah gula pasir dan milo didalam ember warna hitam. Dari hasil penyelidikan diketahui  bahwa barang tersebut adalah milik Sdr T. 

Anggota Staf Intel Satgas Pamtas berkoordinasi dengan Sat Res Narkoba Polres Nunukan untuk selanjutnya berhasil menangkap pemilik barang sdr T yang sedang berada di area perumahan sekitar pelabuhan Tunon Taka Nunukan.

Barang bukti yang berhasil diamankan adalah sabu-sabu sebanyak 2,1 kg,  HP Nokia 1 buah, ember warna hitam 1 buah, uang tunai sebesar 301 Ringgit, uang tunai sebesar 100 Peso, plastik pembungkus warna hitam dan hijau, dompet 1 buah, nota isi nomor telepon 1 buah, kartu vaksin Malaysia 1 buah,bula pasir 8 kg, susu Milo 500 Gr sebanyak 6 Bungkus.

Dijelaskan oleh Kapendam, selanjutnya barang bukti beserta pelaku pengedaran Narkoba tersebut diserahkan kepada Sat Reskoba Polres Nunukan.(Pendam 6)

KabarIkn.com,BALIKPAPAN,- Jajaran Kodam VI/Mlulawarman mulai menerima sosialisasi Undang-Undang  Nomor 23 Tahun 2019 tentang  Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia melalui Dirjen Pothan pada hari Rabu (16/02) di aula Makodam VI/Mlw.

Sosialisai ini di buka oleh Kepala Staf Kodam VI/Mlw Brigjen TNI Ibnu Bintang Setiawan dan dihadiri kurang lebih 50 orang Mulai dari personel TNI, Polri,  instansi pemerintah, para rektor universitas yang ada di Balikpapan, pramuka hingga perwakilan dari perusahaan yang ada di Balikpapan.

Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso dalam sambutannya yang di bacakan oleh Kasdam VI/Mlw mengatakan bahwa fungsi Pertahanan Negara diselenggarakan dengan memanfaatkan seluruh Sumber Daya Nasional serta sarana dan prasarana Nasional sebagai bagian penting dari komponen Pertahanan Negara sekaligus digunakan bagi kesejahteraan rakyat.

“Pengelolaannya adalah dengan mentransformasikan Sumber Daya Nasional menjadi kekuatan Pertahanan Negara yang siap digunakan untuk kepentingan Pertahanan Negara melalui usaha Bela Negara, penataan Komponen Pendukung dan pembentukan Komponen Cadangan, “Ujarnya.

Pangdam menegaskan Komponen cadangan merupakan salah satu wadah dan bentuk keikutsertaan Warga Negara serta Sarana dan Prasarana Nasional dalam usaha Pertahanan Negara. Komponen Cadangan dibentuk dengan tujuan untuk memperbesar dan memperkuat kekuatan dan kemampuan Tentara Nasional Indonesia sebagai Komponen Utama.

Sementara itu Dirjen Pothan Kemhan, Mayor Jenderal TNI Dadang Hendra Yudha yang juga ketua Tim Sosialisasi menjelaskan bawa dalam undang-undang nomor 23 2019 itu terdapat 5 hal pokok yaitu tentang belanegara, Komponen Pendukung, Komponen Cadangan, Mobilisasi  dan Demobilisasi. 

Mayor Jenderal TNI Dadang Hendra Yudha bersyukur menegaskan pada saat dulu baru dilantik menjadi anggota TNI sudah pernah mendengar namanya komponen cadangan komponen pendukung tetapi tidak bisa dilaksanakan karena tidak ada regulasi apalagi negara kita Negara hukum segala sesuatu yang kita lakukan harus ada regulasinya.

“Berbicara masalah bela negara antara komponen komponen cadangan dan kalau sudah terwujud bagaimana kita akan memobilisasi ujung-ujungnya adalah apabila ada ancaman  terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia dan yang bisa mobilisasi hanya Bapak Presiden RI, Panglima TNI pun tidak bisa memoblisasi,” Ujarnya. 

Sementara itu dalam wawancara dengan awak media, Mayor Jenderal TNI Dadang Hendra Yudha menuturkan rencana perekrutan komponen cadangan di wilayah Kodam VI/Mlw. Beliau berharap perekrutan di wilayah kodam VI/Mlw lebih baik dari tahun sebelumnya dengan tidak ada paksaan, mereka mendaftar secara sukarela. Untuk tahun 2022 ini ada 5 wilayah yang akan menyelengarakan pembentukan Komcad dengan melibatkan semua matra baik matra Darat, Laut dan Udara.

Kasdam menambahkan, untuk wilayah Kodam VI/Mlw akan menyiapkan 500 orang dengan beberapa tahapan melalui tes dan seleksi, selanjutnya mereka yang terpilih akan dididik dan dilatih di Rindam VI/Mlw Banjarmasin. (Pendam 6)

Kabarikn.com,Jakarta-Plt. Bupati Penajam Paser Utara (PPU), yang juga Ketua Badan Narkotika (BNK) Kabupaten PPU, Hamdam bersama Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Timur, Wisnu Handayana melakukan kunjungan kerja ke Kantor BNN RI di Jakarta.

Rombongan ini diterima langsung oleh Kepala BNN RI, Komjen Pol Dr. Petrus Reinhard Golose bersama Direktur Informasi dan Edukasi, Brigjen Pol. Iman Sumantri dan jajarannya di Gedung BNN RI Jakarta, Senin, (14/2/2022) siang.

Usai pertemuan yang digelar secara tertutup ini Plt. Bupati PPU, Hamdam mengatakan bahwa kunjungan ini dalam rangka pengusulan perubahan status BNK Kabupaten PPU menjadi BNNK PPU. Selain itu juga terkait akan dibangunnya Balai Latihan Kerja atau (BLK) di Kabupaten PPU.

“Mengingat pentingnya perubahan status BNK menjadi BNNK ini berharap usulan kami ini segera disetujui, ” kata Hamdam.

Diakuinya bahwa status BNK yang disandang PPU selama ini memiliki keterbatasan kewenangan di daerah. Apalagi saat ini Kabupaten PPU juga telah ditetapkan sebagai ibukota negara atau IKN yang baru. Hal ini tentu menjadikan status BNNK sangat dibutuhkan mengingat beban tugas yang dijalankan tentu akan semakin besar.

” Sepertinya ini juga merupakan hal yang urgent karena jika masih berstatus BNK kewenangan kita sangat terbatas apalagi Kabupaten PPU juga masuk dalam kategori rawan dalam penyebaran dan penyalagunaan narkotika di Kalimantan Timur, “bebernya.

” Kami juga sangat bersyukur sekali, yang pertama karena pada hari ini BNK PPU bersama BNN Provinsi Kaltim telah diterima dengan baik oleh Kepala BNN Pusat dan jajarannya. Kemudian kami berharap ada hasil yang positif dari pertemuan ini dan usulan kami dapat segera disetujui atas perubahan status BNNK ini, ” tambahnya.

Sementara itu saat dikonfirmasi tetkait rencana pembangunan BLK maupun kantor BNK di Kabupaten PPU Hamdam mengatakan bahwa dirinya mendukung penuh rencana tersebut. Bahkan Pemda PPU telah menyediakan lahan untuk pembangunan ke dua fasilitas ini. Salah satunya karena keberadaan BLK ini nantinya sangat dibutuhkan di daerah.

“Dalam BLK ini nantinya mereka- mereka yang sedang menjalani proses hukum akan diberikan pelatihan-pelatihan dan keterampilan yang mumpuni. Sehingga melalui BLK ini nantinya kami berharap ketika mereka kembali ke masyarakat sudah memiliki keterampilan- keterampilan kerja yang diperoleh disana, ” kata Hamdam.

Hamdam mengatakan terkait lahan yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah Kabupaten PPU untuk rencana pembangunan kantor BNK maupun BLK Kabupaten PPU ini bahwa telah disiapkan sejak jauh-jauh hari di kawasan pemerintahan PPU.

” Untuk lahan pembangunan gedung BNK juga telah disediakan lahan seluas lebih kurang 3000 meter persegi yang berada dalam kawasan pemerintahan kemudian untuk rencana pembangunan BLK sendiri kami juga telah menyediakan lahan seluas kurang lebih dua hektar di PPU, ” tutupnya. 

Sumber : Humas6/DiskominfoPPU

KabarIkn.com,NUNUKAN – Dari 708 penumpang KM. Bukit Siguntang yang tiba di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan pada pukul 23.00 Wita Senin (14/2/2022), 400 orang diantaranya diamankan oleh sebuah Tim Penertiban Gabungan.

Mereka yang diamankan merupakan penumpang yang berasal dari NTT dan Sulawesi yang didapati tidak mengantongi identitas Kartu Tanda Penduduk (KTP) Nunukan.

Selain unsur Kodim 0911/Nunukan, institusi lain yang tergabung dalam Tim Pengamanan dalam operasi ini adalah UPT BP2MI Nunukan Kaltara, Satgas Pamtas Yon Arm 18/Komposit, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan.

Dalam kegiatan penertiban tersebut Kasdim 0911/Nunukan Mayor Inf Aditya Susanto yang memimpin operasi menjelaskan bahwa yang dimaksudkan sebagai upaya pencegahan terhadap Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan berlangsungnya praktik-praktik keberangkatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara illegal ke Malaysia belakangan mulai kembali marak terjadi.

Operasi dimulai dengan pengawasan dan pemeriksaan secara ketat terhadap penumpang yang baru turun dari kapal. Terhadap mereka yang tidak mengantongi KTP Nunukan dipisahkan dari penumpang lainnya yang baru mendarat di Pelabuhan Tunon Taka.

“Ini sebagai langkah awal untuk mencegah agar tidak ada lagi WNI atau PMI yang memasuki negara Malaysia secara ilegal di Malaysia termasuk TPPO yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab,” Ujar Kasdim 0911/Nunukan.

Menggunakan 6 unit kendaraan NPS milik Satgas Pamtas Yon Arm 18/Komposit, selanjutnya para pendatang yang diamankan dibawa dan diinapkan di Rusunawa di Jl. Ujang Dewa RT. 07 Sedadap, Kelurahan Nunukan Selatan.

Belum diperoleh keterangan terkait tindak lanjut bagaimana penanganan yang akan dilakukan terhadap para penumpang KM. Bukit Siguntang yang diamankan tersebut.

Namun Mayor Inf Aditya Susanto memastikan kegiatan serupa akan terus dan intensif dilaksanakan sebagai pengawasan guna mencegah terjadinya hal-hal yang bersentuhan dengan pelanggaran hukum. Di antaranya, perlintasan orang antara kedua negara secara illegal atau jenis pelanggaran hukum lainnya.

“Seperti kita ketahui bersama, wilayah perbatasan antara dua negara sangat rawan dengan kasus-kasus illegal. Kita tidak ingin itu terus berlangsung”. 

Kegiatan seperti yang dilancarkan dapat menjadi salah satu bentuk pencegahan yang efektif agar semua WNI yang bermaksud ingin bekerja ke Malaysia dapat terlindungi pada sisi keamanan dan legalitasnya.

Selain Mayor Inf. Aditya Susanto Kasdim 0911/Nunukan, ikut diantaranya yakni Kepala UPT BP2MI Nunukan Kaltara, Kombes Pol FJ Ginting AMk. SH., Dansatgas Pamtas Yon Arm 18/Komposit, Letkol Arm. Yudhi Ari Irawan., S.T.Han., M.Han., Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan, Washington Saut Dompak Napitupulu, A.Md., Im, S.H., M.A., Juga Kapolsek KP3 Polres Nunukan AKP Alimin, Pasiter Satgas Pamtas RI-Malaysia Yon Armed 18/Komposit Lettu Arm Muh. Hafis Almaliki, S.T.han., Kasatpol PP Nunukan Drs. Abdul Kadir, Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan pada Kantor Bea Cukai Nunukan Kodratullah, SAB,. MM, serta Kasi Intelijen Kejari Nunukan Bonar Satrio Wichaksono, SH.

Sebanyak 123 orang personil yang diturunkan mendukung kegiatan ini, masing-masing sebanyak 5 orang anggota Kodim 0911/Nnk, 18 orang Anggota Satgas Pamtas RI-Malaysia Yon Armed 18/Komposit, 10 Anggota Polsek KP3 Nunukan, 20 staf kantor BP2MI Nunukan, 7 orang staf kantor Bea dan Cukai Nunukan, 5 orang dari Pelindo Nunukan, 16 orang anggota Satpol PP Nunukan, 12 anggota KSOP Nunukan serta 30 orang dari Organisasi PMNTT dan HMI Nunukan.(Pendim 0911/Nunukan)

KabarIkn.com,Tarakan – Narkotika jenis sabu seberat 8,2 kilogram berhasil diamankan petugas gabungan yang dimotori Kodim 0907/Trk di Bandara Internasional Juwata Tarakan sekitar pukul 11.30 Wita, Jumat (11/2/2022).

Petugas gabungan berhasil mengamankan 8 bungkus serbuk kristal putih diduga sabu dengan berat 8.238 gram atau 8 kilogram lebih.

Barang haram tersebut diamankan dari seseorang atas nama (inisial) RI, dan diduga akan dibawa keluar Tarakan melalui Bandara.

Komandan Kodim 0907/Tarakan, Letkol Inf Reza Fajar Lesmana,S.I.P.,M.Si mengatakan, untuk kronologi lebih lengkap pengungkapan kasus ini akan di release resmi oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara.

"Hari ini kita menyerahkan barang bukti (sabu) beserta terduga dari Kodim 0907/Tarakan kepada BNNP Kaltara,” ujarnya dalam press release.

Dandim menegaskan, meski informasi awal pengungkapan kasus ini dari Intel Kodim 0907/Tarakan namun saat penangkapan dilakukan oleh tim gabungan.

“Penangkapan ini tidak serta merta dari personil Kodim saja, namun ada personil dari BNNP Kaltara, Kepolisian, Lanud Anang Busra, dan Avsec Bandara Juwata Tarakan,” tegasnya.

Di ketahui, barang diduga sabu tersebut dibungkus dalam plastik bungkus teh cina, kemudian di bungkus lagi dengan plastik bening bertuliskan very good dan dikemas dalam sebuah kotak kardus.

Selain barang bukti diduga sabu sebanyak 8 bal, petugas juga mengamankan tiket pesawat, uang tunai, handphone dan lainya.

Dandim mengungkapkan, barang bukti diamankan sudah masuk dalam bagasi pesawat.

“Jadi barang ini sebetulnya sudah masuk dalam bagasi, tapi nanti kronologinya akan disampaikan oleh BNNP Kaltara.untuk Penerbangan rute Tarakan – Makassar – Palu menggunakan maskapai Lion Air,”pungkasnya.

Dalam penyerahan barang bukti dan terduga dihadiri langsung Komandan Kodim 0907 Tarakan, Kabid Brantas BNNP Kaltara, Kapolres Tarakan, dan pihak Bandara Juwata Tarakan.(*)

KabarIkn.com,BALIKPAPAN - Panglima Kodam VI/Mw Mayor Jenderal TNI Teguh Pudjo Rumekso  memimpin upacara Penutupan Pendidikan Pertama Bintara TNI AD Tahun Anggaran 2021. Upacara dilaksanakan secara virtual dari ruang Yudha Makodam VI/Mlw Balikpapan Jumat pagi  (11/2).

Dalam upacara penutupan pendidikan tersebut, Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso mengambil sumpah 81 Prajurit Siswa dan melatiknya menjadi Prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat dengan menyandang Pangkat Sersan Dua. Mereka yang diambil sumpahnya terhitung hari ini Jumat (11/02)  telah resmi menjadi seorang Prajurit TNI AD.

Pengambilan sumpah  dan pelantikan berlangsung secara virtual dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat karena masih dalam situasi pandemi  Covid-19. Prajurit yang dilantik dan diambil sumpahnya berada di Aula serta lapangan Makorindam di Banjarbaru. 

Sementara itu Pangdam VI/Mlw melalui amanat yang dibacakan oleh Danrindam VI/Mlw  Kolonel Inf Freddino Janen Silalahi menegaskan  bahwa  mulai hari ini status Prajurit Siswa  telah berubah menjadi Bintara dengan menyandang pangkat Sersan Dua. Semoga keberhasilan ini bisa memotivasi seluruh Bintara Remaja untuk memperoleh keberhasilan dalam tugas-tugas selanjutnya.

Dikatakan oleh Pangdam bahwa penyelenggaraan belajar mengajar Pendidikan Pertama Bintara TNI AD telah dilaksanakan selama 20 minggu yang diikuti oleh 81 siswa. Adapun proses belajar mengajar dibagi menjadi dua tahap, yaitu tahap pertama merupakan tahap pembekalan pendidikan dasar keprajuritan, dan tahap kedua merupakan tahap pembekalan pendidikan dasar golongan.

Untuk mendukung proses belajar mengajar tersebut dilakukan bimbingan dan pengasuhan agar dapat memantapkan sikap dan perilaku peserta didik sebagai prajurit TNI AD yang berjiwa Sapta Marga dan Sumpah Prajurit.

Dalam pesannya Pangdam  mengingatkan, bahwa sebagai seorang prajurit baru kalian harus segera menyesuaikan diri dengan hidup di tengah masyarakat dan lingkungan masing-masing.  Jaga penampilan kalian, hindari perilaku dan tindakan yang tidak terpuji. Jauhkan sikap sombong dan tampilkan keteladanan baik dalam ucap, sikap maupun tindakan yang positif, serta selalu memberikan rasa nyaman bagi masyarakat dimanapun kalian berada dan bertugas.

Masih dalam amanatnya Pangdam  mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para orang tua yang telah memberikan dukungan kepada putranya untuk menjadi prajurit TNI AD.

"Kepada para Bintara Remaja TNI AD, kalian akan segera mengikuti pendidikan kejuruan Bintara sesuai kecabangan masing-masing.  Siapkan fisik dan mental". ujar Danrindam yang membacakan amanat Pangdam. (Pendam 6)

KabarIkn.com,Banjarbaru - Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumenso secara resmi melantik 81 prajurit siswa yang mengikuti Pendidikan Pertama Bintara TNI-AD (Dikmaba) TA 2021  Melalui Virtual bertempat di Aula kesetiaan Mako Secaba Rindam VI/Mulwarman  Banjarbaru, Jumat (11/02/2022).

Setelah menempuh pendidikan selama 5 bulan di Rindam VI/ Mulawarman, 81 Putra terbaik Kalimantan  ini resmi menyandang pangkat sebagai Sersan Dua,  mantan prajurit siswa tersebut berasal dari berbagai kalangan dan status sosial. 

Pelaksanaan upacara penutupan ini sebagai tanda berakhirnya pendidikan Pertama Bintara yang mereka Tempuh sekaligus simbol keberhasilan para prajurit siswa untuk memperoleh status sebagai Bintara TNI Angkatan Darat. 

Pangdam dalam sambutannya  mengucapkan selamat atas keberhasilan menyelesaikany pendidikan tahap pertama, dan berharap agar prestasi yang telah dicapai selama pendidikan, dapat dijadikan motivasi untuk mengawali perjalanan pengabdian di lingkungan TNI Angkatan Darat. 

Jendral Bintang dua ini berpesan Kepada para Bintara Remaja TNI AD,  akan segera mengikuti pendidikan kejuruan Bintara sesuai kecabangan masing-masing. Siapkan fisik dan mental guna menuntut ilmu pengetahuan baik tori maupun praktek sesuai pendidikan kecabangan kalian masing masing sebagai bekal dalam menghadapi tugas di satuan nantinya. Jaga kesehatan dan tetap laksanakan protokol kesehatan untuk menghindari penyebaran Covid-19.

KabarIkn.com,BALIKPAPAN - Panglima Kodam VI/Mlw Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso menerima kunjungan  perdana Kapolda Kalimantan Utara Irjen Pol Daniel Adityajaya, S.I.K. dan rombongan di ruang transit Makodam VI/Mlw pada hari Kamis (10/02). 

Kedatangan Kapolda Kaltara tersebut disambut hangat oleh Pangdam yang didampingi Kasdam VI/Mlw, Irdam VI/Mlw, Kapoksahli Pangdam VI/Mlw dan para Asisten.

Pertemuan kedua petinggi TNI dan Polri itu terlihat  penuh keakraban dan kekeluargaan. Mengawali pembicaraan, Pangdam mengucapkan selamat datang  di Markas Kodam VI/Mlw kepada Kapolda Kaltara yang  didampingi Dirkrimum,  Dirlantas Polda Kaltara dan Kapolres Balikpapan. Selanjutnya Pangdam memberikan gambaran secara umum tentang Kodam VI/Mlw yang membawahi tiga Provinsi yaitu Kaltim, Kaltara dan Kalsel.

Kapendam VI/Mlw Kol Inf Taufik Hanif menjelaskan kedatangan Kapolda Kaltara ke markas Kodam VI/Mlw untuk bersilaturahmi dengan Pangdam VI/Mlw  serta para pejabat Kodam, karena beliau adalah Kapolda Kaltara yang baru menjabat. Dan ini merupakan kunjungan yang pertama dilakukan, semenjak Irjen Pol Daniel Adityajaya, S.I.K. dilantik menjadi Kapolda Kaltara menggantikan Irjen Pol Drs. Bambang Kristiyono, M.Hum  pada bulan Januari kemarin.

Kapendam mengungkapkan, selain memperkenalkan diri dan bersilaturahmi, kunjungan Kapolda Kaltara tersebut  juga sebagai sarana meningkatkan soliditas dan sinergitas TNI-Polri di wilayah Kalimantan Utara.(Pendam 6)