
KabarIkn.com,Balikpapan - Senin (20/04/2026),Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Wahyullah Bandung, mendorong pemerintah kota untuk mulai mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil, khususnya di sektor transportasi. Menurutnya, langkah ini penting sebagai bagian dari upaya efisiensi energi sekaligus menghadapi keterbatasan sumber daya yang tidak terbarukan.
Wahyullah menyampaikan bahwa ke depan, penggunaan kendaraan berbahan bakar fosil perlu secara bertahap ditinggalkan dan digantikan dengan kendaraan berbasis listrik atau electric vehicle (EV). Ia menilai, kendaraan listrik merupakan masa depan transportasi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
“Sudah waktunya kita mulai beralih ke kendaraan listrik. Energi fosil itu terbatas, sementara listrik bisa menjadi solusi jangka panjang,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa Dinas Perhubungan Kota Balikpapan telah memiliki rencana terkait pengembangan transportasi umum, termasuk rencana pengadaan bus listrik. Hal ini sejalan dengan rencana penyerahan layanan transportasi Bacitra kepada Dinas Perhubungan pada tahun mendatang.
Dalam jangka pendek, Wahyullah menilai diperlukan strategi untuk menekan konsumsi energi, salah satunya dengan membatasi penggunaan kendaraan berbahan bakar fosil. Ia mencontohkan, pembatasan aktivitas kendaraan juga bisa dilakukan melalui pengaturan hari kerja atau operasional tertentu sebagai bagian dari efisiensi anggaran.
Lebih lanjut, ia menyoroti tingginya antusiasme masyarakat terhadap layanan transportasi umum seperti Bacitra, yang saat ini masih dalam tahap uji coba dan disubsidi oleh pemerintah pusat. Menurutnya, tingginya minat masyarakat menunjukkan kebutuhan akan transportasi massal yang layak di Balikpapan.
“Transportasi umum seperti bus itu menjadi tulang punggung di kota-kota maju. Jadi Bacitra ini perlu didukung, meskipun masih banyak yang harus diperbaiki,” katanya.
Ia juga menilai, ke depan armada transportasi umum perlu beralih ke energi listrik sebagai bentuk inovasi dan adaptasi terhadap perkembangan zaman. Menurutnya, perubahan menuju teknologi yang lebih modern merupakan sebuah keniscayaan yang tidak dapat dihindari.
Selain itu, Wahyullah menyebutkan bahwa pemerintah kota melalui Dinas Perhubungan telah memiliki master plan pengembangan transportasi, termasuk rencana pengadaan busway hingga sistem transportasi massal seperti LRT dan MRT di masa depan.
DPRD, lanjutnya, mendukung penuh berbagai upaya pengurangan konsumsi energi fosil serta pengembangan transportasi berbasis listrik di Balikpapan. Ia menegaskan, langkah tersebut penting untuk menjaga ketersediaan energi sekaligus mendorong transformasi menuju kota yang lebih modern dan berkelanjutan.(t/adv)